• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Kinerja 10

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Manajemen Kinerja 10"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Insentif Individual Berbasis Hasil Kinerja dan Insentif Kelompok

Jangka Pendek

Pertemuan 10 (Shields, Bab 17-18)

Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia

Fakultas Ekonomi

Universitas Malikussaleh

Aliansi

(2)

Pendahuluan

Insentif diberikan untuk meningkatkan

produktivitas jangka pendek

Insentif merupakan mekanisme

manajemen kinerja yang paling tua

Insentif memberikan tingkat kepastian,

kecepatan dan obyektivitas yang lebih

besar dibanding mekanisme

(3)

Insentif Langsung

Standard Piece Rate

Bonus Waktu

Komisi Penjualan

(4)

Standard Piece Rate

 Karyawan dibayar berdasar unit yang berhasil dikerjakan/ dihasilkan per hari

 Sesuai untuk pekerjaan

dengan sistim kerja output kasat mata

 Tidak dapat diterapkan untuk tugas-tugas pendukung

(5)

Bonus Waktu

 Karyawan dibayar berdasar unit yang berhasil

dikerjakan /dihasilkan, dengan bonus rate lebih tinggi untuk produksi diatas tingkat

standar harian

(6)

Komisi Penjualan

 Karyawan dibayar berdasar unit yang berhasil dijual

 Mendorong tenaga penjualan untuk

meningkatkan volume penjualan jangka pendek, tanpa melihat pengembangan pasar jangka panjang

(7)

Komisi Penjualan

 sistim komisi penjualan murni sebaiknya digunakan ketika pasar maupun produk sudah mapan

 Sistim gaji pokok murni sebaiknya

digunakan ketika pasar maupun produk masih baru

 Jika pasar atau produk, salah satu masih belum mapan, sebaiknya dikombinasi

(8)

Bonus Pencapaian Target

 Selain output, juga

melihat outcome

 Adanya target

yang menjadi standar kinerja

 Penghargaan

(9)

Insentif Langsung Individu

 Insentif langsung memiliki hubungan langsung dengan output/kinerja individu  Insentif berbasis individu hanya relevan

pada situasi dimana kinerja dapat diukur secara valid dan reliabel per individu

(10)

Insentif Kelompok

Beberapa jenis Insentif Kelompok:

Profit Sharing

Gain Sharing

Goalsharing

(11)

Profit Sharing

Mulai digunakan sejak awal era

industri

Ukuran kinerja yang digunakan adalah

keuntungan historis, dengan

pembagian insentif yang dapat

(12)

Profit Sharing

Tiga jenis profit sharing:

 Distribusi langsung (current distribution)

 Pembayaran ditunda (deferred payment)

(13)

Kelebihan Profit Sharing

Meningkatkan motivasi seluruh

anggota organisasi

Menanamkan rasa memiliki dan

loyalitas

Menurunkan kebutuhan supervisi

Memperbaiki hubungan

manajemen-karyawan

(14)

Kelemahan Profit Sharing

Faktor eksternal mempengaruhi

kinerja organisasi tanpa pengaruh

upaya individu

Freerider / social loafing

Semakin besar jumlah karyawan,

semakin tidak efektif

Kecurigaan serikat pekerja terhadap

(15)

Gain Sharing

 Dikembangkan pada akhir abad 19 untuk mengatasi sebagian kelemahan profit

sharing, gain sharing baru diterima pada pertengahan abad 20.

 Gainsharing mencakup unit bisnis tertentu, memberikan penghargaan atas

(16)

Gain Sharing

Karakteristik utama gain sharing:

 Fokus pada hasil yang dapat diukur

 Baseline historis sebagai patokan

 Ada formula tertentu untuk menghitung

gain

 Sistim formal dimana karyawan dapat

(17)
(18)

Goal Sharing

Mulai diadopsi tahun 1970-1980an

Serupa dengan bonus pencapaian

target untuk individu, namun pada

skala organisasi

Menggunakan indikator kinerja masa

(19)
(20)

Insentif Tim

Mulai diadopsi secara luas tahun

1990an

Adaptasi gain sharing atau goal

sharing, tetapi dengan ruang lingkup

tim kecil, baik tim permanen,

paruh-waktu maupun temporer

(21)

Simpulan

Setiap jenis insentif memiliki kelebihan

dan kelemahan, serta situasi aplikasi

yang ideal

Pemilihan jenis insentif baik individu

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Hasil Analisis Regresi menunjukkan bahwa faktor situasional efektivitas kepemimpinan secara serentak berpengaruh terhadap kepuasan karyawan RS Permata Bunda Yogyakarta

Model persoalan untuk melakukan pemilihan usaha kecil menengah yang layak untuk mendapatkan bantuan pengembangan usaha pada sistem ini akan menghasilkan ranking

Salah satu sebagai wujud pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga adalah melalui permainan tradisional, permainan tradisional diangkat karena budaya merupakan identitas

a) Audit energi perlu dilakukan untuk menentukan langkah-langkah perbaikan sehingga pemborosan energi dapat dihindari. b) Desain bangunan maupun pemeliharaan dan

Keterangan : Orang tersebut diatas adalah benar-benar penduduk Desa Ringinsari Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri, orang tua dari anak yang bernama YASMIN FIQX NISA yang kuliah

Hasil uji Duncan menyatakan bahwa lama penyimpanan 2 hari berbeda nyata (P<0,05) lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan lama penyimpanan 4 dan 6 hari pada daya tetas

Dapat dilihat pada Tabel 4.8 bahwa terdapat error yang besar pada siang hari yakni pada pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB karena suhu dan kelembapan yang dideteksi

Pada saat proses pembelajaran berlangsung di kelas eksperimen dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match siswa sangat aktif dan bersemangat