Perangkat Administrasi Guru
Penyusu
n
Santie
Penyusu
n
Santie
Kegiatan belajar mengajar yang baik selalu memerlukan perencanaan dan proses yang baik pula. Perencanaan proses pembelajaran meliputi Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar (PP No. 19 Tahun 2005 Pasal 20).
Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran atau tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok atau pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan telah dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.
Untuk mengakomodasi hal-hal tersebut, perlu disusun sebuah buku petunjuk yang dapat dijadikan acuan dan pedoman bagi guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas. Salah satu buku yang dapat mengakomodasi hal tersebut adalah Perangkat Administrasi Guru (PAG) Nihongo O Manabou 1.
PAG ini merupakan buku petunjuk guru yang mengacu pada buku Nihongo O Manabou 1 untuk Kelas X. Materi pembelajarannya berdasarkan pada Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar 2006. Dalam PAG ini terdapat Program Tahunan, Program Semester, Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, dan Kunci Jawaban.
Buku Nihongo O Manabou 1 untuk Kelas X kami perkaya dengan nilai karakter budaya bangsa yang kami integrasikan dalam materi pembelajaran, tugas, dan kolom pengayaan. Semua itu kami maksudkan untuk memotivasi siswa agar membudayakan sikap dan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, siswa tidak hanya cerdas dalam bidang pelajaran, tetapi juga cerdas dan unggul dalam berperilaku.
Berikut ini nilai pendidikan karakter budaya bangsa serta deskripsinya yang diharapkan dapat diaplikasikan oleh siswa:
1. Religius: sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
2. Jujur: perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
3. Toleransi: sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
5. Kerja keras: perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. 6. Kreatif: berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari
sesuatu yang telah dimiliki.
7. Mandiri: sikap dan perilaku yang tidak mudah bergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
8. Demokratis: cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
9. Rasa ingin tahu: sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
10. Semangat kebangsaan: cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompok.
11. Cinta tanah air: cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bangsa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
12. Menghargai prestasi: sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
13. Bersahabat/komunikatif: tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerjasama dengan orang lain.
14. Cinta damai: sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.
15. Gemar membaca: kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
16. Peduli lingkungan: sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
17. Peduli sosial: sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
18. Tanggung jawab: sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dialakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial, danbudaya), negara, dan Tuhan Yang Maha Esa.
lingkungan setempat. Selamat berkarya.