• Tidak ada hasil yang ditemukan

REALISASI ANGGARAN MEMBENGKAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "REALISASI ANGGARAN MEMBENGKAK"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

REALISASI ANGGARAN MEMBENGKAK, WASPADAI PENYELEWENGAN ANGGARAN

www.indonesiamedia.com

Bantuan keuangan partai politiki di tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota yang berasal

dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)ii dinilai kerap diselewengkan oleh

Partai Politikiii. Bahkan dari laporan penggunaan bantuan keuangan itupun jarang dilakukan

oleh partai politik. Sampelnya Partai Politik Provinsi/Kabupaten/Kota tidak menyerahkan

Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), atau lapor tapi terlambat jadi masuk kategori tidak lapor

dan mungkin tidak akan lapor kalau tidak dikejar-kejar. Hal tersebut dikemukan oleh Ketua

Perludem Didik Supriyanto dalam sebuah diskusi di Jakarta, Minggu (6/10).

Dikarenakan terlambat, menurut Didik Supriyanto ada kecendrungan dana yang

dialokasikan justru tidak digunakan pada tempatnya. Padahal dalam Undang-Undang Nomor

2 Tahun 2008 tentang Partai Politik menyebutkan bahwa bantuan keuangan harus dilakukan

untuk pendidikan politik dan operasional sekretariativ.

Menurut Didik Supriyanto, dari Laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diketahui bahwa sebagian besar Realisasi Anggaran Bantuan Parpol dari APBD tidak jelas.

Kebanyakan digunakan untuk membeli kendaraan operasional partai dan sewa sekretariat.

Sedangkan, pendidikan politiknya hampir nol persen.

Pihaknya menduga untuk kegiatan pendidikan politiknya hanya mendompleng dari

program pengurus pusat. Namun, hal ini belum dapat dipaparkan Didik Supriyanto secara

rinci karena sedang di dalami dan dalam kurun waktu 2 bulan lagi baru dapat disampaikan.

Sumber Berita :

Siwalima, 8 Oktober 2013.

i Keuangan Partai Politik

adalah semua hak dan kewajiban Partai Politik yang dapat dinilai dengan uang, berupa uang, atau barang serta segala bentuk kekayaan yang dimiliki dan menjadi tanggung jawab Partai Politik.

ii

APBD, 1. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang

disetujui oleh DPRD; 2. suatu rencana keuangan tahunan daerah yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah

tentang APBD.

iii

Partai Politikadalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia

(2)

Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Pasal 1 Angka 1 UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik)

iv

Pasal 36 Ayat (1) UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik :

Referensi

Dokumen terkait

Hasil kekayaan desa sebagai sumber pendapatan asli desa sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 huruf a keputusan ini terdiri atas:. 1) Tanah kas desa; 2)

Sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya (SiLPA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 ayat (2) huruf a, mencakup pelampauan penerimaan pendapatan

(4) Alokasi Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Pertambangan Umum yang ditempatkan dalam Rekening Dana Cadangan Menteri Keuangan Tahun 2008 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf c

Dana alokasi umum adalah semua pengeluaran Negara yang dialokasikan kepada daerah dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antardaerah, sebagaimana dimaksud dalam

Dana alokasi umum adalah semua pengeluaran Negara yang dialokasikan kepada daerah dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antardaerah, sebagaimana dimaksud dalam

(2) Menteri Keuangan menetapkan alokasi dana pengeluaran Bendahara Umum Negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berdasarkan Keputusan Presiden sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13

Penghitungan, penganggaran dalam APBD, pengajuan, penyaluran, penggunaan dan laporan pertanggungjawaban bantuan keuangan partai politik sebagaimana dimaksud dalam pasal 19

(1) Berdasarkan persetujuan Gubernur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (3), Bendahara Pengeluaran pada Perangkat Daerah yang menjalankan fungsi Pengelolaan