• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13 PMK.010 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13 PMK.010 2017"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

PEATUAN MENTE! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13/PK.010/2017

TENTANG

PENTAPAN BAANG EKSPOR YANG DIENAN BEA KELUAR DAN TARIF BEA ELUAR

Menimbng

DENGAN HMAT TUAN YANG MHA ESA

MENTE! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

a. bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 140/PMK.010/2016 tentang Penetapan Barang Ekspor Yng Dikenakan Bea Keluar dan Tif Bea Keluar, telh ditetapkan jenis-jenis barang ekspor yang dikenakan bea keluar dan tarif bea keluar;

b. bahwa dalam rangka mendukung program hilirisasi produk mineral hasil pengolahan di dlam negeri, Menteri Energi dn Sumber Daya Mineral melalui surat Nomor: 998/32/MEM.B/2017 tanggal 30 Januari 2017, menyampaikan usulan kepada Menteri Keuangan untuk menetapkan kembli barang ekspor yang dikenakan bea keluar dan tarif bea keluar;

(2)

Mengingat

Menetapkan

d. bahwa berdasarkan pertimbangn sebagimana dimaksud dlam huruf a, huruf b, dan huruf c, serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 2 ayat (3) dan Pasal 3 ayat (5) Peraturan Pemerinth Nomor 55 Tahun 2008 tentang Pengenaan Bea Keluar terhadap Barang Ekspor, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tarif Bea Kelur;

I. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 Nomor 75, Tambahan Lembarn Negara Republik Indonesia Nomor 3612) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undn

g

Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undng-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4661);

2. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2008 tentng Pengenaan Bea Keluar terhadap Barang Ekspor (Lembaran Negara Republik Indonesia Thun 2008 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4886);

. MEMUTUSAN:

PERATURAN MENTE! KEUANGAN TENTANG PENTAPAN BARANG EKSPOR YANG DIKENAAN BEA KELUAR DAN TARIF BEA KELUAR.

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri ini yng dimaksud dengan:

(3)

2. Bea Keluar adalh pungutan negara berdasarkan Undang-Undang Kepabenn yang dikenkan terhadap brang ekspor.

3. Pemberitahuan Paben Ekspor adalah pemyataan yang dibuat oleh orng dalam rangka melaksanakan kewajiban pabean di bidang ekspor dalam bentuk tulisan di atas ormulir atau data elektronik.

4. Hrga Patokan Ekspor yang seljutnya disingkat HPE adalah harga patokan yang ditetapkan secara periodik oleh menteri yang menyelenggarakn tugas dan fungsi pemerintahan di bi dang perdagangan setelah berkoordinasi dengn menteri/kepla lembaga pemeinth non kementerian/kepala badn teknis terkait.

5. Harga Ekspor adalah harga yang. digunakn untuk penghitungan Bea Keluar.

6. Hrga Referensi adalh harga rata-rata intemasional dan/atau harga rata-rata bursa komoditi tertentu di dalam negeri untuk penetapan tf Bea Keluar yang ditetapkan secara periodik oleh menteri yang menyelenggarkan tugas dan fungsi pemerintahan di bidang perdagangan setelah berkoordinasi dengan mentert/kepla lembaga pemerinth non kementeian/ kepala badan teknis terkait.

Pasl 2

(1) Terhadap barang ekspor dapat dikenakan Bea Keluar. (2) Barang ekspor yang dike,akan Bea Keluar sebagaimana

dimaksud pada ayat (1) terdiri atas: a. kulit dan kayu;

b. biji kkao;

(4)

Pasal 3

Besaran tarif Bea Keluar atas barang ekspor berupa kulit dan kayu sebagaimana dimksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf a adlah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Huruf A yang merupakan bagian tidak terpisahkan dri Peraturan Menteri ini.

Pasal 4

(1) Besran taif Bea Keluar atas barang ekspor berupa biji kakao sebagaimana dimaksud dlam Pasal 2 ayat (2) huruf b adalh sebagaimana tercantum dalm Lmpiran I Huruf B yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari

Peraturan Menteri ini.

(2) Terhadap penetapan trif Bea Keluar atas barang ekspor berupa biji kakao sebagaimana dimaksud pada ayat (1), berlaku ketentuan sebagai berikut:

a. untuk Harga Referensi smpi dengn USD2,000.00 ( dua ibu dollr Ameika Seikat) per ton, tif Bea Keluar adlah sebagimana tercantum dalam kolom 1 · pada Lampiran I Huruf B.

b. untuk Harga Referensi lebih dari USD2,000.00 (dua ribu dollar Amerika Serikat) per ton sampi dengan USD2, 750.00 (dua ribu tujuh ratus lima puluh dollar Amerika Serikat) per ton, tarif Bea Keluar adalah sebagaimana tercantum dalam kolom 2 pada Lampiran I Huruf B.

c. untuk Harga Referensi lebih dri USD2,750.00 (dua ribu tujuh ratus ima puluh dollar Amerika Serikat) per ton sampai dengn USD3,500.00 (tiga ribu lima ratus dollr Amerika Serikat) per ton, trif Bea Kelur adlh sebagaimana tercantum dalm kolom 3 pada Lampiran I Huruf B.

(5)

Pasal 5

(1) Besaran tarif Bea Keluar atas barang ekspor berupa kelapa sawit, Cude Palm Oil (CPO), dan produk

turunannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf c adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Huruf C yang merupakan bagian tidak terpisahkan dri Peraturan Menteri ini.

(2) Terhadap penetapan tarif Bea Keluar atas barng ekspor berupa kelapa sawit, Cude Palm Oil (CPO), dan produk turunannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1), berlaku ketentuan sebagai berikut:

a. untuk Hrga Referensi sampai dengan USD750.00 (tujuh ratus lima puluh dollar merika Serikat) per ton, tarif Bea Keluar adalah sebagaimna tercantum dalam kolom 1 pada Lampiran I Huruf C.

b. untuk Harga Referensi lebih dari USD750.00 (tujuh ratus lima puluh dollr merika Serikat) per ton sampai dengan USD800.00 (delapan ratus dollar Amerika Serikat) per ton, tarif Bea Keluar adalah sebagimana tercantum dalam kolom 2 pada Lampirn I Huruf C.

c. untuk Harga Referensi lebih dari USD800.00 ( delapan ratus dollar Amerika Serikat) per ton sampi dengan USD850.00 (delapan ratus lima puluh dollr Amerika Serikat) per ton, tarif Bea Keluar adalah sebagaimana tercntum dalam kolom 3 pada Lampiran I Huruf C.

(6)

e. untuk Harga Referensi lebih di USD900.00 (senbiln ratus dollar neika Seikat) per ton snpi dengan USD950.00 (senbilan ratus na puluh dollar neika Seikat) per ton, tif Bea Keluar adalah sebagainana tercantun daln kolom 5 pada Lampiran I Huruf C.

f. untuk Hrga Referensi lebih dt USD950.00 ·

(senbilan ratus lina puluh dollar nerika Serikat) per ton snpai dengn USDl,000.00 (seribu dollar nerika Serikat) per ton, ttf Bea Keluar adlah sebagaimana tercantum dalam kolom 6 pada Lampiran I H.uruf C.

g. untuk Harga Referensi lebih dart USDl,000.00 (seribu dollar nerika Serikat) per ton sampai dengan USDl,050.00 (seribu lima puluh dollar merika Serikat) per ton, tartf Bea Keluar adalah sebaginana tercantun dalam kolom 7 pada Lampiran I Huruf C.

h. untuk Harga Referensi lebih dart USDl,050.00 (seribu lina puluh dollar nerika Serikat) per ton sampi dengn USDl,100.00 (seribu seratus dollar Ameika Serikat) per ton, tarif Bea Keluar adalah sebagaimana tercantum dalam kolom 8 pada Lampiran I Huruf C.

i. untuk Harga Re

erensi lebih dri USD 1, 100.00 (seibu seratus dollar nerika Seikat) per ton sampai dengan USDl,150.00 (seribu seratus na puluh dollar neika Seikat) per ton, taif Bea Keluar adlh sebagnana tercantun dalam kolom 9 pada Lampiran I Huruf C.

(7)

k. untuk Hrga Referensi lebh dt USDl,200.00 (seribu dua ratus dolar Amerika Sekat) per ton sampai dengan USDl,250.00 (seribu dua ratus na puluh dollar Ameika Seikat) per ton, tif Bea Keluar adalah sebagimna tercntum dalam kolom 11 pada Lampiran I Huruf C.

1. untuk Harga Referensi lebih dt USDl,250.00 (seribu dua ratus na puluh dollr Ameika Serikat) per ton, tf Bea Keluar adlh sebagaimana tercntum dlm

kolom 12 pada mpirn I Humf C.

Pasal 6

(1) Terhadap produk _campuran yang berasal dart Cude Palm Oil (CPO) dan produk tumnannya dapat dikenkan Bea

Keluar.

(2) Jenis barang dan pos tarif atas produk campuran yang berasal dt Cude Palm Oil (CPO) dan produk

tumnannya yang dikenakan Bea Keluar adalah sebagaimana tercantum dlam Lampiran I Humf D yang merupakan bagian tidak terpisahkan dat Peraturan Menteri ini.

(3) Produk campuran sebagaimana dimaksud pada ayat (2), meliputi:

a. campuran dt 2 (dua) atau lebih jenis barang y�g dikenakan Bea Keluar sebagaimna tercantum dalam Lampiran I Humf C.

b. campuran dari jenis barang yang dikenakan Bea Keluar sebagaimana tercantum dalam Lampiran I

(8)

Pasal 7

(1) Tarif Bea Keluar atas produk campuran sebagaimana dimaksud dalarh Pasal 6 ayat (3) huruf a adalah sebesar tartf Bea Kelur tertinggi yang berlaku dat komponen produk campuran tanpa memperhatikan komposisi komponen pencampumya.

(2) Ttf Bea Kelur atas produk campuran sebagaimana dimksud dlam :>asal 6 ayat (3) huruf b adalah:

a. sebesar tarif Bea Keluar yang berlaku dt komponen pencampur yang dikenakan Bea Keluar, dalam hal terdapat satu komponen pencampur yang berasal dat barang yang dikenkan Bea Keluar; a tau

b. sebesar tarif Bea Keluar tertinggi yang berlaku dart komponen pencampur yang dikenakan Bea Keluar tan pa memperhatikan komposisi komponen pencmpur, dalam hal terdapat 2 (dua) atau lebih komponen pencampur yang berasl dat brang yang dikenakan Bea Keluar.

Pasal 8

Jumlah satuan barng untuk penghitungan Bea Keluar produk campuran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 adalah volume dan/atau berat total produk campuran.

Pasal 9

(9)

Pasal 10

(1) Hrga Referensi sebagaimana dimaksud dalm Pasal 4 ayat (2) dan Pasal 5 ayat (2) ditetapkan oleh menteri yng menyelenggarakan urusan pemerintahn di bidang perdagngn dengn berpedomn pada:

a. untuk biji kkao, adalah harga rata-rata Cost Insurance reght ( CIF) kakao Intercontinental

Exchange (ICE), New York.

b. untuk kelapa sawit, Crude Palm Oil (CPO), dan produk turunannya, adalah harga rata-rata tertimbang Cost Insurance reght (CIF) Crude Palm Oil (CPO) dat Rotterdam, bursa Malaysia, dan bursa Indonesia, dengn pembobotan Rotterdam sebesar 20% (dua puluh persen), bursa Malaysia -sebesar 20% (dua puluh persen), dan bursa Indonesia sebesar 60% (enam puluh persen).

(2) Dalam hl tejadi perbedan harga rata-rata yang akan digunkan dalm pembobotan lebih dt USD20.00 (dua puluh dollar Amerika Serikat) di antra ketiga sumber harga sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, per i tung an Harga Ref erensi diperoleh dengn menggunakn harga rata-rata dt 2 (dua) sumber hrga tertinggi.

Pasal 11

(10)

(2) Besaran trif Bea Kelur atas barang ekspor berupa produk hasil pengolahn mineral logam sebagaimna dimaksud pada ayat (1) adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Huruf F yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

(3) Besaran tarif Bea Keluar atas barang ekspor berupa produk hasil pengolahan mineral logam sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berlaku sampai dengan tanggal 11 Januari 2022.

(4) Penetapan tarif Bea Keluar atas ekspor produk hasil pengolahan mineral logam sebagaimana dimaksud pada ayat (2), didasarkan atas kemajuan fisik pembangunan asilitas pemunian.

(5) Tahapan kemajuan isik pembangunan fasilitas pemunian sebagaimana dimaksud pada ayat (4), terdiri atas 4 (empat) tahap sebagai berikut:

a. Tahap I : tingkat kemajuan isik pembangunan sampai dengan 30% (tiga puluh persen) dari total pembngunan;

b. Tahap II tingkat kemajuan isik pembangunan lebih dari 30% (tiga puluh persen) sampai dengan 50% (lima puluh persen) dat total pembangunan;

c. Tahap III : tingkat kemajun fisik pembangunan lebih dat 50% (lima puluh persen) sampai dengn 75% (tujuh puluh lima persen) dari total pembangunan;

d. Tahap N : tingkat kemajuan isik pembngunan

lebih dat 75% (tujuh puluh lima persen) dri total pembangunan.

(11)

(7) Thapan kemajun isik pembangunan yng tercntum dalam rekomendasi ekspor sebagaimana dimaksud pada ayat ·(6), dicantumkan dalam surat persetujun ekspor yng diterbitkan oleh menteri yng menyelenggarakan urusan pemeintahn di bidng perdagangan dan menjadi dasar dalam pengenan tarif Bea Keluar.

Pasal 12

(1) Besarn tarif Bea Keluar atas barang ekspor berupa produk mineral logam dengan kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (2) huruf e adalah sebagaimna tercantum dalam Lampiran I Huruf G yng merupakan bagin tidak terpisahkan dari

Peraturan Menteri ini.

(2) Besarn tarif Bea Keluar atas barng ekspor berupa produk mineral logam dengan · kriteria tertentu

sebagaimna dimaksud pada ayat (1) berlaku sampai dengan tanggl 11 Jnuari 2022.

Pasl 13

(1) Perhitungn Bea Kelur adalh sebagai beikut:

a. dalm hal Tarif Bea Keluar ditetapkan berdasarkn persentase di Harga Ekspor (advaloum), Bea Keluar dihitung berdasarkan rumus sebagai berikut: Tarif Bea Keluar x Jumlah Satun Barang x Harga

Ekspor per Satuan Barang x Nilai ukar Mata Dang.

b. dalam hal Tif Bea Keluar ditetapkan secara spesifik, Bea Keluar dihitung berdasarkan rumus sebagai berikut:

Tarif Bea Keluar Per Satuan Barng Dalam Satuan Mata Dang Tertentu x Jumlh Satun Barang x Nilai

(12)

(2) Barga Ekspor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, ditetapkan oleh Direktur J enderal Bea dan Cuki atas nama Menteri Keuangan sesui HPE.

Pasal 14

(1) Jenis barang ekspor yang dikenakan Bea Keluar dan besaran tarif Bea Keluar sebagaimana tercantum dalam: a. Lampirn I Huruf A sebagaimna dimaksud dalam

Pasal 3;

b. Lampiran I Huruf B sebagaimna dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2);

c. Lampiran I Huruf C sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat ( 1) dn ayat (2) dan Pasal 9;

d. Lmpiran I Huruf D sebagaimana dimaksud dlam Pasl 6 ayat (2);

e. Lampirn I Huruf E sebagaimna dimaksud dlam Pasal 11 ayat ( 1);

f. Lampiran I Huruf F sebagaimna dimaksud dalm Pasl 11 ayat (2);

g. Lampirn I Huruf G sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (1)

belaku sejak tanggal Peraturan Menteri ini diundngkn sampi dengan tanggal 28 Februari 201 7.

(2) Terhitung muli tanggal 1 Maret 2017, jenis barang ekspor yang dikenakan Bea Kelur dan besran ttf Bea Keluar produk berupa:

a. kulit dan kayu sebagaimana dimaksud dlam Pasal 3 adalah sebagimana tercantum dalam Lampiran II Huruf A;

(13)

c. kelapa st, Crude Palm Oil (CPO), dn produk turunannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 9 adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Huruf C;

d. produk campuran yang berasal dart Crude Palm Oil

(CPO) dan produk turunannya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (2) adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Huruf D; e. produk hasil pengolahan mineral logam sebagaimana dimksud dalam Pasal 11 ayat (1) adalah sebagaimana tercantum dalam Lainpiran II Huruf E dan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (2) adalah sebagaimana tercantum dalam Lampirn IIHuruf F;dan

f. produk mineral logam dengan kriteria tertentu sebagaimana dimksud dalam Pasl 12 ayat (1) adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Huruf G;

yang merupakan bagian tidk terpisahkn dt Peraturan Menteri ini.

Pasal 15

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 140/PMK.010/2016 tentang Penetapan Barang Ekspor yang Dikenakan Bea Keluar dan Tartf Bea Keluar (Berita Negara Republik Indonesia Thun 2016 Nomor 1419), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 16

(14)

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan

pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya

dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Diundangkan di Jakarta

pada tanggal 1 0 Februari 201 7

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 9 Februari 2017

MENTERI KEUANGAN

REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

SRI MULYANI INDRAWATI

DIREKTUR JENDERAL

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

WIDODO EKATJAHJANA

(15)

LAMPIRAN I

PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR

13/PK.010/2017

TENT ANG

PENETAPAN BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR DAN TARIF BEA KELUAR

A. BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR DAN TARIF BEA ihlusan paa kdua sii leb: dn rn tebal idk lebh ri 5 mm� lebar

tid: lebih ri 300 m, dn pnjng tid: lebih ari 1.250 m, yang ignakn ntuk pmbuatan kmasn

(16)

TERMASUK TARIF

NO. URAIAN DALAM BEAKELUAR

POSTARIF (/}

B. SerihKayu

- ayu dlm bnuk keping atau 4401.21.00.00 5

pecan {ood in cps or pce} 4401.22.00.00

x. 4401.39.00.00

- Kepngn kayu (chpwoo) x. 4404.10.00.00 5

4404.20.10.00

ex. 4404.20.90.00

c. ayu Olahan

- ayu gergajian yng t.ah ikerinkan x. 4407.10.00.00 5

n diratn keempat siinya seingga s/d permukannya menjai rata n hls x. 4407.99.90.00

dengan luas pempag 1.000 2 s/ d

4.000 m2

- husus untuk kayu gergajian dari jnis x. 4407.29.91.00 10

ayu mrbau yg telah ikeinkn x. 4407.29.92.00

n r.atan keempat sinya singga permukn.ya menjai rata n alus

dngan luas pempang lebih di 4.000

m2 s/d 10.000 m2

- kun i pngan Bea Kluar ahayu onyg iprolh dg� menymbug ayu gergajan dngan ketntan n seap kg yg mbun:an luas pmpgna tiak

leih i 4.000 2 n pnjg ik

leih i 1.000 m.

B. BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR DAN TARIF BEA KELUAR BERUPA BIJI KAKAO

NO.

1. Bji ao

UAN

TERMASUK TIF BEA ELUR (%}

DLM

POS TARIF Kol m Kolm Kolom Kol om

1 2 3 4

(17)

C. BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR DAN TARIF BEA KELUAR BERUPA KELAPA SAWIT, CRUDE PALM OIL (CPO), DAN PRODUK TURUNANNYA

TIF BEA KEUR S$/M)

ERSK

NO N DLAM

STF oo. oo. oo. Koloi Kolo. Kolo1 Kolo. Kolo. oo11 ol11 Kolo. ol.

� 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1. Td. Bh Sr x 1207.99.90.00 65 79 92 105 118 132 145 158 171 185 198 211 uh ai, Bii awi, dn 127.10.10.00

2. 45 59 72 85 8 112 125 138 151 165 178 191

l :.l p. Sat 1207.10.20.00 l (Ol ak) n rdu

3. aa: na di Bh ait 236.0.00.00 l 2 4 s 7 8 10 11 12 14 15 17

n Kil t

4. T.n oog .it .: 1404.90.90.QO 6 s 10 12 14 15 17 19 21 23 25 27

b kg l S.: dn

5. bnk dn sp; dn n pk1 . bubuk 50 x 144.90.90.0 7 10 11 13 16 18 0 2 24 26 28 30 h

6. udeP. l (CPO) 1511.10.00.00 0 3 18 33 52 74 93 116 144 166 183 00 l

7. Cude Plm Knl O. (CPKO) 1513.21.10.00 0 1 21 49 5 95 116 163 10 06 225 245 8. lePn n 1511.90.19.00 0 0 0 0 0 14 9 46 65 84 101 118

9. ude m tn 1511.90.11.00 0 0 0 0 0 10 22 32 4 81 7 114

10. ude . l O. 1513.29.13.00 0 0 0 0 17 25 8 66 90 107 127 147

11. ude m :1 Sn 1513.29.11.00 0 0 0 0 17 25 38 66 90 107 127 147

12. n ty Ai le PFD} : 3823.19.0.00 0 0 0 0 13 8 32 47 80 95 110 13. m e1 Fay . lte : 3823.19.90.00 0 0 0 0 5 13 28 3 2 47 80 95 110

PFD)

m Spt Fty , Cude Pm K.l , Ad i CmdePm

(18)

TF BA EWR ($/T)

0 EASK

NO IN STF DLM Kolom Kolom Kolom oom Ko1om o. oom olom Kol . o tom oo. Ko tom

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

17. BD Pn On x 1511.90.92.0 0 0 0 2 12 . 26 40 56 70 83 10 117

x 1511.90.99.0

18. BD Pm . x 15.11.90.92.0 0 0 0 0 5 17 30 44 57 70 81 92

: 1511.90.99.0

N 19. BD Pm Sn x 1511.90.91.10 0 0 0 0 4 15 25 35 0 8 78 9

: 1511.90.91.90

20. BD Pm .l Ol 1513.29.95.0 0 0 0 1 17 27 8 63 3 95 110 124

21. BD Pm nl On 1513.29.94.0 0 0 0 0 14 24 35 57 fl 4 97 110

22. BD Pm nl Stn 1513.29.91.00 0 0 0 4 21 38 54 83 105 120 18 155

BD Pm Ol. m kmn x 1511.90.92.00

23. b.k n ks dn x 1511.90.99.00 0 0 0 0 0 0 0 1 14 26 37 49

bt ntto �25g v

ii1 di nk .t

24. dn dgn Ml Etr : 3826.00.90.10 0 0 0 0 0 0 1 3 3 36 36 4

(19)

D. BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR BERUPA CAMPURAN CRUDE PALM OIL (CPO) DAN PRODUK TURUNANNYA

1. Cmpuran i nyak nabati atau rkinya yang brbeda yg mngndung hn uma minyak keapa awit atau e. 1517.90.50.00 nyk knel kelpa awit aau rsinya dm bentuk padat.

ex. 1517.90.62.00

2. Cmpran di minyk abai yng brbeda dngan bhn utma nyak kelapa sawit dlam benuk r. ex. 1517.90.63.00

ex. 1517.90.64.00 3. Cmuran di nyk nabai yng brbeda dngan bn uma nyak kenel kelpa sawit dlam nk cr. ex. 1517.90.65.00

4. Cmprn i iyk nabi yng brbeda dngan bhn utama olen kenel klapa sait dlm bentuk r. ex. 1517.90.66.00

5. Cmpurn dlam benuk r dengn hn utama i jeis yang trtra dlm mprn I Hf C Pratran Mnti i e. 1517.90.69.00 dngan seln bhan uma ada nomor 1 (satu) smpi dengan nomor 4 (empat) lmprn i.

(20)

E. BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR BERUPA PRODUK HASIL PENGOLAHAN MINERAL LOGAM

POSTIF

1. Konsntrat tembaga dngn kaar :: 15% u x 2603.00.00.00

Konsntrat bsi (hmit. mgnit} dngan kadr ;. 62 % Fe dan :; 1 % Ti02 x 2601. 11.00.00

x 201.12. 00.00

Konsntrat bsi ltit (guit� hmtit, agneit} dengn adr � 50% Fe dan kadar (h03+Si02} :: 10% x 2601.11.00.00 -x 201.12.00.00 2.

Konsnrat par bsi l..a magneit-lmit} dengn aar :: 56% Fe dn 1% < Ti02 � 25% x 2601.11.00.00 x 201.12.00.00

Pllet konsnrat par bsi (mla maneit-lmnit) dngn adr :: 4% Fe dn .%< Ti2 � 25% x 201.11.00.00 x 2601.12.00.00

3. Konsntrat mangn dnan adar :: 49% Mn x 202.00.00.00

4. Konsntrat imbal dngan kadar :: 56% Pb x 2607. 00.00.00

5. Konsnrat sng dngn kadr :; 51 % Zn x 2608.00.00.00

Konsntrat lmnite dengn adr :: 45% Ti02 x.2614. 00.10.00

6.

(21)

F. TARIF BEA KELUAR BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR BERUPA PRODUK HASIL PENGOLAHAN MINERAL LOG AM

T F BA ELUR (%)

017 -2022

NO. TINGAT MAUAN FISK EBNGNN

Sejak eaturn Mentei ni dindangn s/d 28 Februri 017

1. TapI 7.5

2. Tap I 5

3. T�plI 2,5

(22)

G. TARIF BEA KELUAR BAANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR BERUPA PRODUK MINERAL LOGAM DENGAN KRITERIA TERTENTU

NO.

1.

2.

UIN

Nikl dengn kaar < 1, 7% Ni

Baukit yg tlh an pncucn (wsed bte) dengn kadar � 42%b03

Salinan sesuai dengan aslinya Kepala Biro Umum

u.b.

Kepala Bagian T.U. Kementerian

TEMAK T IF BA ELUAR {%)

DM

OSTIF Sejak erauran Mentei .i dindang:n

ex 2604.00.00.00

ex 2606.00.00.00

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

SRI MULYANI INDRAWATI

s/d 28 Februari 017

10

(23)

LAMPIRAN II

PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 13/PK.010/2017

TENTANG

PENETAPAN BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR DAN TARIF BEA KELUAR

A. BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR DAN TARIF BEA KELUAR BERUPA KULIT DAN KAYU

(24)

NO. UN

B. SerpihKayu

Kayu dam benuk kping atau pcn (wood in chps or pce}

Kepingan kayu (chpwoo)

C. KyuOlhn

Kau gergajin yang telah dikekan n diratkan kempat sisinya seingga pemuannya mnjadi raa dan hlus dengan luas pen.pg 1000 .2 s/ d 4000 .2 menyambung kayu grgajian dengan ketntuan urn setiap keping yang dimbunkn luas penampangnya iak lebih

(25)

C. BARANG EKSPOR BERUPA KELAPA SAWIT, CRUDE PALM OIL (CPO), DAN PRODUK TURUNANNYA YANG DIKENAKAN BEA KELUAR DAN TARIF BEA KELUAR

TF BA ELUR (S$/Tt

EASK

0 NO N DLM

PSTIF oom olo. olo. Kol o. Kolo. Kolom Ko tom oom olo. olo. Kolo. Kolo..

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1. Tdan h gr 1207.99.50 65 79 92 105 118 132 145 158 171 185 198 211 1207.10.10

2. iji .it, n Knl Klapa Sait 1207.10.90 1207.10.30 45 59 72 85 98 112 125 138 151 165 178 191

Ia u.Sait x 107.99.90

gl (l Cke) n ridu paat lnnya x 206.0.10

3. x 2306.0.90 1 2 4 5 7 8 10 11 1 2 14 15 17

i h ait n Knl Sait x 206.90.90

4. Tdn h ong i K.a Sait 1404.90.92 6 8 0 12 14 15 17 19 21 23 2 5 27

b 5. ankng Knl sph; n uk adngn rn it lm bnk pkl

: x 104.90.91 7 10 11 13 16 18 20 22 24 26 28 30 0meh

I 6. Cde m l (O) 1511.10.00 0 3 18 33 52 74 93 116 144 166 183 200 7. Cude m Krnl l (PKO} 1513.21.10 0 1 21 49 85 95 116 163 190 206 225 245

8. Ce m Oln 1511.90.42 0 0 0 0 0 14 29 46 6 5 84 101 118

1511.90.49

9 . rude Pn Stmm 1511.90.41 0 0 0 0 0 10 22 32 54 81 97 114

10. Cude Pn Kl Oln 1513.29.13 0 0 0 0 17 25 38 66 90 107 127 147

11. ude Pn Knl Stn 1513.29.11 0 0 0 0 17 25 38 6 90 107 127 147 12. m Fy Ad slteFD) 3823.19.20 0 0 0 0 5 13 28 32 4 7 80 95 110 13. m Knl Fay d slte FD) 3823.19.30 0 0 0 0 5 13 28 32 47 80 95 110

ll Sit Faty Aid di Cude m l, de

(26)

TF BA ELUR ($/Tt EK

0 NO N DLM

a

PSTF oom olom olo. Kolom Kolo. Koi Koo. oo. olom ol om Kolom Kolom

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 1 12

1511.0.36

17. RBD Pm Oln 1511.90.37 0 0 0 2 12 26 0 56 70 83 100 117

1511.0.39

18. RBDPmOl 1511.90.0 0 0 0 0 5 17 30 44 57 70 81 92

V 1 9. RBD Pm Stn 1511.0.31

0 0 0 0 4 15 25 35 50 6 8 78 89

1511.90.32

20. RBD Pm Knl l 1513.29.95 0 0 0 1 17 27 38 3 83 95 110 124

21. RBD Pm Knl Oln 1513.29.94 0 0 0 0 14 24 35 57 71 84 97 110

22. RBD Pm Knl Sn 1513.29.91 0 0 0 4 21 38 54 3 105 120 138 155

2 3. RBD Pm Oln dm ksn nnrk . 1511.90.36 0 0 0 0 0 0 0 1 14 26 37 49

n ks brt ntto

v iil i nk Sait dgn : 3826.00.21

24. Kndgn Mel Est: leh i 96,�o- x 3826.00.22 0 0 0 0 0 0 1 3 3 36 36 4

(27)

D. BARANG EKSPOR BERUPA CAMPURAN CRUDE PALM OIL (CPO) DAN PRODUK TURUNANNYA YANG DIKENAKAN BEA KELUAR DAN TARIF BEA KELUAR

.

��

AN DLM

PSTF

1. mpr. knl kapa ai nk nabi aau it atau rs.a m nk rnya ang brbda at. yg mngndung n utama yk klapa ait aau .k x 1517.90.50

. 1517.90.62 2. pr. i k nabai yng brbda dn ban utma inyak klapa ait lm bnk r. . 1517.90.63

x. 1517.90.64

3. mpr. i nk abai yng brba dnn ban uta inyk knl klapa sait lm nk r. x. 1517.90.65

4. mprn i k nabi yng brbda dnn bn uta olin knl kapa ait lm bnk r. x. 1517.90.66

5. mprn dgn m nk r dgan ban uta i js yng ttra dm L.pran I Hf C Pran Mnti i ex. 1517.90.69 sn bhn uma ada nomor 1 (su) smi dnn nomor 4 (.pat} mrn i.

(28)

E. BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR BERUPA PRODUK HASIL PENGOLAHAN MINERAL LOGAM

NO. UN DAAM

POS TARF

1. Kosnrat tembaga dngan kadar :. 15% u x 2603.00.0

x 2601.11.10

Konsntrat bsi (hmit, mgntit} dngan kadar :. 62 % Fe dan 5 1 % Ti z x 2601.11.90

x 2601.12. 10

x 2601.12.90

x 2601.11. 10

Kosntrat bsi late.t (guit, hmait, magneit} dengan adar :. 50% Fe dan kadr (h03+Si02) :. 10% x 2601.11.90

2. x 2601.12.10

x 2601.12.90

Konsnrat pair bsi l..a magnetit-lmnit} dengan aar :. 56% Fe dan 1 % < Ti2 � 25% ex

2601.11.90

x 2601.12.90

Pllet kosntrat pair bsi (amla magnit-lmnit} dngan adar :. 54% Fe dn 1 % < Ti02 � 25% x

2601.11.90

x 2601.12.90

3. Konsntrat mangn dnn adar :: 49% Mn x 2602.00.00

4 . Kosenrat mbal dngan kadar :. 56% Pb x 2607.00.00

5. Konsntrat seng dengan kadar :. 51 /oZn x 2608.00. 00

Konsntrat mnite dengan adar :. 45% Ti02 x 2614.00.10

6.

(29)

F. TARIF BEA KELUAR BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR BERUPA PRODUK HASIL PENGOLAHAN MINEAL LOG AM

T F BA ELUR {%)

017-202

NO. TINGAT MUN FlSK EMBNGNN

ejak 1 Mxet 017

s/d 11Jnuai2022

1. TapI 7.5

2. TapI 5

3. Tap II 2.5

(30)

G. TARIF BEA KELUAR BARANG EKSPOR YANG DIKENAKAN BEA KELUAR BERUPA PRODUK MINERAL LOGAM DENGAN

KRITERIA TERTENTU

NO.

1.

2.

URAIAN

Nkel dengn ar < 1, 7% Ni

Basit yng tlh lkn penuian (wshed b) dengan ar :: 42%b03

Salinan sesuai dengan aslinya Kepala Biro Umum

K

TE RVIASUK DALAM

OS TARIF

x 2604.00.0

x 2606.00.0

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

TARIF BEA KELUAR (/j 2017 - 2022

Sejk 1 Mret 201 7

s/d 11 Jmi 2022 10

10

Referensi

Dokumen terkait

Terkait dengan kevalidan pantun matematika, terdapat tiga data hasil validasi ahli yang dianalisis, yaitu data hasil validasi yang bersumber dari 1 ahli materi, 1

Kompetisi ini dilaksanakan untuk Menumbuhkan jiwa yang kompetitif, inovatif, dan kreatif untuk turut berpartisipasi dalam strategi Sustainable Development Goals

Untuk Selanjutnya, Paket Pekerjaan ini Kami serahkan kepada Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Muaro Jambi selaku Pengguna Anggaran Dinas Perikanan dan Peternakan

[r]

hasil pengujian ini menunjukkan bahwa faktor (jaminan, empati, daya tanggap dan kepuasan pasien) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat kunjungan ulang

Bab IV adalah hasil penelitian dan pembahasan tentang faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, bentuk bimbingan islami yang diberikan oleh Jabatan

Untuk mengetahui kandungan antioksidan dalam daun kunyit dapat digunakan metode DPPH yang mempunyai Prinsip yaitu pada metode DPPH melihat perubahan warna DPPH

Kota Malang yang tidak dianggap sebagai kota seni-budaya ternyata di kota ini ada juga pecinta seni yang berani membuka galeri swasta. Seorang dokter yaitu dr. Purnomo Limanto