• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Informasi Rujukan Statistik - View Statistik Dasar metadata

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sistem Informasi Rujukan Statistik - View Statistik Dasar metadata"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

BADAN PUSAT STATISTIK

Kompilasi Data Statistik Indikator Pertanian, 2014

ABSTRAKSI

Indikator Pertanian merupakan data pengukur perkembangan di sektor pertanian yang berasal dari data Statistik Pertanian yang diolah/diturunkan kembali secara sederhana agar mudah dipahami. Peningkatan kualitas data hortikultura dapat dilihat indeks produksi maupun indeks berantai yang selalu disajikan dalam indikator pertanian. Adapun sumber data sekunder yang diperoleh berasal dari BPS (Direktorat STPHP, Direktorat SP2K, Direktorat Distribusi, Direktorat Harga, dan Direktorat Neraca Produksi), Instansi Lain : Kementerian Pertanian (Dirjen. Hortikultura, Dirjen. Peternakan, dan Dirjen. Perkebunan), Kementerian Kelautan (Dirjen. Perikanan Tangkap, Dirjen. Budidaya Perikanan), dan Kementerian Kehutanan.

TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN

Menyediakan informasi data penunjang yang dapat digunakan sebagai bahan untuk merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi perkembangan di sektor pertanian seperti perkembangan produksi, lahan pertanian, upah tenaga kerja, harga, ekspor, impor, dan kontribusi sektor pertanian terhadap produk domestik bruto.

Penanggung Jawab Kegiatan

PENYELENGGARA Subdit. Stat. Hortikultura

PENANGGUNG JAWAB MASALAH TEKNIS Subdit. Stat. Hortikultura

PENANGGUNG JAWAB METODE PENGUMPULAN DATA Subdit. Stat. Hortikultura

PENANGGUNG JAWAB METODE PENGOLAHAN DATA Subdit. Stat. Hortikultura

PENANGGUNG JAWAB DISEMINASI DATA Direktorat Diseminasi Statistik

PENANGGUNG JAWAB SUMBER DANA Subdit. Stat. Hortikultura

Informasi Pengumpulan Data

FREKUENSI KEGIATAN Tahunan

RIWAYAT KEGIATAN

Publikasi indikator pertanian diterbitkan pertama kali pada tahun 1985, yang kala itu tergabung dengan indikator industri. Publikasi ini bernama indikator indikator pembangunan pertanian dan industri. Pada tahun 1992 indikator pertanian dijadikan publikasi sendiri dengan nama publikasi indikator pertanian.

PERUBAHAN YANG TERJADI DARI KEGIATAN SEBELUMNYA

(2)

sekarang). Publikasi indikator pertanian tahun 2006 dimasukkan struktur ongkos usaha pertanian 2004. Publikasi indikator pertanian tahun 2006, didata pula ekspor dari beberapa komoditas pertanian. Publikasi indikator pertanian tahun 2009, ditambahkan data impor beberapa komoditas pertanian.

FREKUENSI PENGUMPULAN DATA - Tahunan

TIPE PENGUMPULAN DATA Longitudinal dan Cross Sectional

INDIKATOR PENGUMPULAN DATA LONGITUDINAL Trend Studies

REFERENSI YANG DIGUNAKAN

-KLASIFIKASI YANG DIGUNAKAN

Statistik Indikator Pertanian Tahun 2006 menggunakan kode HS tahun 2003 untuk data ekspor. Statistik Indikator Pertanian Tahun 2009 s/d 2011 menggunakan kode HS 2007 untuk data ekspor. Statistik Indikator Pertanian Tahun 2012 menggunakan kode HS 2012 untuk data ekspor impor.

JADWAL KEGIATAN

Metodologi

CARA PENGUMPULAN DATA Kompilasi

JENIS RANCANGAN SAMPEL

METODE PEMILIHAN SAMPEL STAGE TERAKHIR

-METODE PEMILIHAN SAMPEL PROBABILITAS

Rancangan Sampel Probabilitas

KERANGKA SAMPEL

KESELURUHAN FRAKSI SAMPEL (OVERALL SAMPLING FRACTION)

PERKIRAAN SAMPLING ERROR

ALOKASI SAMPEL CAKUPAN WILAYAH Sebagian kabupaten/kota WILAYAH KEGIATAN

(3)

CAKUPAN RESPONDEN Unit kerja/instansi terkait

MENGGUNAKAN DATA SEKUNDER DARI UNIT KERJA/INSTANSI LAIN Ya

Pengumpulan Data

METODE PENGUMPULAN DATA Lainnya

MELAKUKAN PILOT STUDY

Tidak

INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN Lembar kerja

PETUGAS PENGUMPULAN DATA - Staf

JUMLAH PETUGAS PENGUMPULAN DATA Pengawas/Kortim 1 Orang

Pencacah 14 Orang

MENGADAKAN PELATIHAN PETUGAS Tidak

METODE UNTUK MENGETAHUI KINERJA PENGUMPULAN DATA - Lainnya

PENYESUAIAN NON RESPON Kunjungan Ulang

Pengolahan Data

UNIT KERJA YANG MELAKUKAN PENGOLAHAN - Sendiri

METODE PENGOLAHAN - Data Entri/Scan

- Tabulasi

TEKONOLOGI/APLIKASI YANG DIGUNAKAN Ms. Excel 2007/2010, Indesign CS-3

Estimasi dan Analisis

(4)

-KOMPOSISI DAN PENIMBANG

-METODE ANALISIS Analisis deskriptif UNIT ANALISIS Nasional

SUMBER DATA ALTERNATIF UNTUK ANALISIS

-ADA UNIT KERJA LAIN YANG MENGGUNAKAN DATA INI Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

PERLAKUAN TERHADAP OUTLIER, SECARA UMUM Lainnya

RELIABILITAS DATA

-PENINGKATAN KUALITAS DATA

-PERBANDINGAN DATA

-METODE REVISI DATA

-INFORMASI TENTANG KUALITAS DATA

-Evaluasi

MELAKUKAN STUDI EVALUASI Tidak

REKOMENDASI UNTUK YANG AKAN DATANG

-Diseminasi

TAHUN DATA YANG DIDISEMINASIKAN 2012 s.d. 2013

DATA YANG DIDISEMINASIKAN DIBEDAKAN MENURUT JENIS KELAMIN Tidak

(5)

DIBEDAKAN MENURUT DAERAH PERKOTAAN/PERDESAAN Tidak

DATA/VARIABEL YANG TIDAK BISA DIBERIKAN KEPADA PIHAK PENGGUNA DATA

-Aksesibilitas

Direktorat Diseminasi Statistik [email protected], www.bps.go.id Persyaratan dan Penolakan

PERSYARATAN

Pengguna data harus menyebutkan nama kegiatan: Kompilasi Data Statistik Indikator Pertanian, 2014 PENOLAKAN

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan ini bertujuan untuk: Menyediakan data berbagai karakteristik dari perusahaan industri besar/sedang yang akurat dan tepat waktu perencanaan pembangunan sektor

Pengguna data harus menyebutkan nama kegiatan: Survei Harga Produsen Sektor Pertanian, 2003 PENOLAKAN. Pengguna data mengakui bahwa BPS tidak bertanggung jawab atas penggunaan data

Pengguna data harus menyebutkan nama kegiatan: Survei Harga Produsen Sektor Pertanian, 2007 PENOLAKAN. Pengguna data mengakui bahwa BPS tidak bertanggung jawab atas penggunaan data

Menyediakan direktori perusahaan hortikultura berbadan hukum dan usaha non rumah tangga hortikultura serta statistik perusahaan hortikultura yang meliputi data mengenai produksi,

Pengumpulan data bertujuan untuk mendapatkan data banyaknya perusahaan dan pekerja, produksi dan pembelian, pengadaan, pemakaian, dan stok bahan baku, produksi dan pembelian bahan

Mendapatkan data lengkap mengenai perusahaan budidaya budidaya ikan meliputi data produksi, nilai produksi, data pendapatan lain, data pengeluaran untuk pekerja, sarana produksi,

- Menyediakan data tentang keberadaan, ketersediaan dan perkembangan potensi yang dimiliki setiap wilayah administrasi pemerintahan yang meliputi: sarana dan prasarana wilayah

- Memperoleh nilai produksi dan jenis komoditas pertanian yang banyak dihasilkan petani dan persentase market surplusnya; - Memperoleh nilai konsumsi dan biaya produksi serta