PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENINGKATKAN
PERLUASAN PEMASARAN PRODUK BAGI
PENGUSAHA DI INDONESIA
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas akhir Mata Kuliah Entrepreneurship
Dosen Pengajar:
Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto
Disusun Oleh:
Isma Oktavia
NIM. 41814014
PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum. Wr.Wb
Puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa karena atas segala rahmat dan ridho-Nya penulis diberikan kekuatan, nikmat, dan karunia yang tiada hentinya selama mengerjakan karya tulis ilmiah dengan judul Perkembangan Teknologi Informasi Dalam Meningkatkan Perluasan Pemasaran Produk Bagi Pengusaha Di Indonesia. Karya tulis ilmiah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah entrepreneurship.
Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam karya tulis ilmiah ini, sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ini dengan waktu yang telah ditentukan.
Penyusunan karya tulis ilmiah ini tidak mengaami kesulitan maupun hambatan, namun atas izin Allah SWT, usaha, serta bantuan dari berbagai pihak yang diterima baik secara langsung maupun tidak langsung, akhirnya penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini.
Penulis mengarapkan masukan yang bersifat membangun demi keseluruhan karya tulis ini. Semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Terima Kasih
Wassalamualaikum. Wr. Wb
Bandung, 14 Januari 2018
Penulis,
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENINGKATKAN
PERLUASAN PEMASARAN PRODUK BAGI
PENGUSAHA DI INDONESIA
Isma Oktavia1Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Komputer Indonesia 2Email: [email protected]
Abstract
Advances in information technology is currently very rapidly growing, able to make the community environment to change. And until now, technology has become like the needs of everyday people, especially in Indonesia. Included in the business world, technology can help entrepreneurs in the field of marketing their products. Currently marketing through the internet or any social media is being loved by people, especially in Indonesia. This is an opportunity for entrepreneurs to touch the area to increase its product marketing expansion.
The purpose of this paper to know and understand how the development of information technology in the expansion of product marketing for entrepreneurs in Indonesia. The data analysis technique is to collect data, reduce data, analyze data. And data collection techniques through library study and internet searching.
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Saat ini perkembangan teknologi informasi sangatlah pesat dan cepat termasuk di Indonesia sendiri. Dengan adanya teknologi pada dasarnya adalah untuk mempermudah manusia dalam menjalankan sesuatu hal. Teknologi informasi ini digunakan untuk memproses, mengolah data, menganalisis data untuk mengasilkan data atau informasi yang kehidupan masyarakat,termasuk di dunia bisnis, saat ini para entrepreneur memanfaatkan teknologi informasi ini untuk perkembangan bisnisnya itu sendiri.
Menginplementasikan teknologi informasi ini juga memberikan manfaat lainnya yang mampu mendorong terciptanya pengelolaan bisnis yang menjdi lebih baik, efisien, professional, efektif dan berdaya saing tinggi bagi para pelaku usaha atau entrepreneur.
Teknologi informasi ini telah menjadi peluang bagi para pelaku bisnis atau enterpreneur untuk melebarkan bisnisnya dengan menggunakan teknologi terbaru yang sekarang ini sedang booming di dunia usaha seperti e-commerce dan yang lainnya.
Penggunaan teknologi informasi ini pun akan berpengaruh terhadap perluasan pemasaran produk yang tentunya akan meningkat seiring kemajuan zaman dan teknologi yang semakin canggih seperti di era digital ini. Kehidupan di masyarakat sangtlah berubah pesat, dimana masyarakat sudah mempunyai dunia yang baru dengan menggunakan sistem IT, dengan demikian para pelaku usaha harus menyeimbangkan produknya untuk bisa bersaing di era saat ini.
Sebelum itu dilakukan para pelaku
Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan di atas, penulis merumuskan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana perkembangan teknologi informasi di Indonesia?
2. Bagaimana strategi perluasan produk? 3. Bagaimana perkembagan teknologi
informasi dalam meningkatkan perluasan produk bagi pengusaha di Indonesia?
1.3 Tujuan
Berdasarkan pada identifikasi masalah yang telah dipaparkan di atas, maka tujuannya adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui perkembangan teknologi informasi di Indonesia. 2. Untuk mengetahui strategi perluasan
produk.
3. Untuk mengetahui perkembangan teknologi informasi dalam meningkatkan perluasan produk bagi pengusaha di Indonesia.
1.4 Tinjauan Pustaka
1.4.1 Tinjauan Tentang Teknologi Informasi
Saat ini, teknologi informasi (Information Technology = IT) telah mengubah wajah dunia dari dunia nyata (real) ke dunia maya (cyber world). Perkembangan pesat IT telah menyebabkan terjadinya era globalisasi. Hal ini ditunjukan oleh terjadinya penetrasi internet di berbagai belahan dunia yang telah menumbuhkan ruang platform baru seperti e-commerce, electronic data interchange, virtual office, telemedicine, dan berbagai kemajuan lain yang telah menerobos batas – batas fisik antar Negara.(Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto : 2014 : 502)1
IT dalam arti luas berarti teknologi yang dikendalikan oleh mikro prosesor atau chip computer.
1.4.2 Tinjauan Tentang Strategi Perluasan Pemasaran Produk Dalam buku Enterpreneurship Menjadi Pembisnis Ulung, untuk
Kemudian perusahaan akan meninjau ualang peluang untuk mengembangkan produk-produk baru untuk pasar-pasar yang baru dengan strategi keragaman (diversification strategy). (Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto : 2014 : 184)2
1.4.3 Tinjauan Tentang Enterpreneur Dalam bukunya Menjadi Pebisnis Ulung, “Eddy menyatakan Enterpreurship
1 Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto. Entrepreneurship Menjadi Pebisnis Ulung Edisi evisi . Jakarta. 2014
adalah orang yang berjiwa kreatif, inovatif, mandiri, percaya diri, ulet dan tekun, rajin disiplin, siap menghadapi risiko, jeli melihat dan meraih peluang, piawai mengelola sumber daya, dalam membangun, mngengembangkan, memajukan dan menjadikan usaha atau perusahaannya yang unggul.” (Eddy Soeryanto Soegoto, 2009).
BAB II METODE 2.1 Teknik Analisa Data
Adapun Menurut Miles dan Huberman dalam buku Sugiono menyataka bahwa teknik pengumpulan data penelitian yang dilakukan.
2. Reduksi Data atau Klarifikasi Data, adalah proses penelitian, pemusatan perhatian pada penyederhanaan data kasar dari catatan tertulis lapangan penelitian, membuat ringkasan, penggolongan kategori jawaban dan kualifikasi jawaban informan penelitian kembali ke catatan yang telah diperoleh setelah pengumpulan data.
pengumpulan data yang dilakukan, diantaranya sebagai berikut:
2.2.1 Studi Pustaka
Ketika membuat sebuah karya tulis ilmiah, penulis perlu melihat materi – materi yang sesuai dengan kebutuhan penulis. Yang diperoleh dari pustaka – pustaka lainnya.
“J.Supranto menyatakan dalam buku rosadi ruslan bahwa Studi pustaka adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan materi data atau informasi melalui jurnal ilmiah, buku – buku referensi dan bahan – bahan publikasi yang tersedia di perpustakaan”. (Supranto dalam Ruslan : 2003 : 31)
A. Tinjauan Pustaka
Tinjauan pustaka merupakan pengumpulan data melalui buku literature dan sumber pustaka yang lainnya. Dilengkapi dengan pendapat para ahli di bidangnya untuk memperkuat bahasan secara teoritis dan untuk jadi bahan pembanding dalam pembahasan masalah.
B. Internet Searching
Internet searching merupakan pencarian data melalui media online atau jejaring lainnya dengan fasilitas online. Sehingga memungkinkan penulis dapat memanfaatkan data informasi online yang berupa data ataupun informasi teori cepat dan mudah sesuai dengan kebutuhan.
BAB 3 PEMBAHASAN
3.1 Perkembangan Teknologi Informasi Di Indonesia
Teknologi informasi adalah suatu proses dari mulai mendapatkan data hingga mengolah dan menganalisis data tersebut hingga hardware dan jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lain sesuai dengan kebutuhan dengan kebutuhan dan fasilitas yang dibutuhkan.
Badan Pusat statistik (BPS) bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat angka pertumbuhan pengguna internet di Indonesia hingga akhir tahun 2013 sudah mencapai 82 juta orang. Penetrasi internet di Indonesia saat ini adalah sekitar 28% dari total populasi penduduk Indonesia. Sekitar 90% di antaranya memiliki akun media sosial. (Eddy Soeryanto Soegoto : 2014 : 504 )3
Tidak semua orang sadar akan kekuatan teknologi informasi saat ini.. Saat ini sistem teknologi informasi menjadi lebih responsive, efisien, dan fleksibel perubahannya dapat dilihat secara cepat dan berkelanjutan. Teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk membuat suatu perusahaan mempercepat proses dan fokus pada inti keahlian dan kemampuan akan terlihat berbeda dari pesaing – pesaingnya yang lain di pasaran. Jika seorang pengusaha gagal dalam memanfaatkan teknologi informasi ini, maka dapat menyebabkan kegagalan dalam berbisnis.
Jika menggunakan kekuatan sistem teknologi informasi yang modern untuk mengambil manfaatnya merupakan suatu keahlian yang benar dan aman dalam persyaratan untuk mengungguli para pesaing-pesaing bisnisnya.
Teknologi informasi mempunyai banyak fungsi dalam suatu perusahaan untuk mengatur suatu proses otomatis dan management sistem. Sistem IT dapat menyederhanakan proses bisnis dalam hal mengefisienkan pada proses berkomunikasi.
Teknologi informasi dapat membuat perusahaan lebih dekat dengan konsumen ,
membantu untuk menurunkan biaya, dan agar dapat lebih fleksibel.
3.2 Strategi Perluasan Pemasaran Produk Ketika bisnis sudah mulai berjalan, lalu hal yang selanjutnya haus dilakukan adalah memperluas atau meningkatkan pemasaran produknya. Memperluas pemasaran bisa dikatakan memperbesar bisnis. Hal ini dikarenakan jika pangsa pasar meningkat, maka tentu permintaan akan meningkat, kemudian jumlah produk yang dihasilkan juga harus meningkat, termasuk juga tenaga produksi akan meningkat.
Ekspansi ini dijalankan oleh perusahaan dalam rangka untuk mengembangkan perusahaan, yang berupa kenaikan profil atau keuntungan, kenaikan penjualan, dan lain sebagainya. Berikut merupkan beberapa strategi untuk meningkatkan perluasan pemasaran produk oleh Matrks Ansoff, secara gencar , sehingga membuat calon konsumen membeli produk tersebut.
Melaksanakan strategi penetrasi pasar ini dengan cara mengkombinasikan unsur bauran pemasaran promosi dan harga, melalui meningkatkan anggaran iklan, menaikan jumlah tenaga penjualan, menawarkan secara gencar berbagai item promosi penjualan, atau meningkatkan eefektivitas aktifitas publisitas.
2. Strategi Pengembangan Pasar (Market Development Strategy pangsa pasar yang sudah lama mengalami kebosanan atau kejenuhan. melakukan jalur distribusi ke suatu wilayah atau Negara yang baru untuk tujuan ekspornya agar pemasaran produknya lebih luas. 2. Dimensi produk dan kemasan
Ketika suatu perusahaan ingin meningkatkan kualitas suatu produk, sebelum di pasarkan perusahaan akan melakukan pembuatan kemasan yang lebih menarik dari yang sudah ada, agar konsumen dan calon konsumen tidak bosan dengan desain kemasan yang sudah ada.
3. Kebijakan harga yang berbeda menarik pelanggan atau menciptakan segmen pasar baru
Ketika perusahaan ingin mengembangkan pasar kepada wilayah yang baru, setidaknya harus melakukan kebijakan harga yang relatif lebih rendah atau murah dengan unsur promosi yang diberikan kepada calon konsumen di wilayah yang baru.
3. Strategi Pengembangan Produk
Dalam strategi ini dilakukan karena jika perusahaan telah melakukan dua strategi yang telah dijelaskan sebelumnya, dimana produk sebelumnya mengalami penurunan dari jumlah produk yang sudah ada.
Pengembangan produk ini sebagai suatu strategy perusahaan untuk memperkenalkan produk – produk yang baru kepada pangsa pasar yang sudah lama atau yang telah ada.
1. Perbaikan dan pengembangan produk yang lebih mempunyai nilai lebih dari produk sebelumnya agar dapat merebut pangsa pasar lagi.
4. Biaya untuk penelitian dan pengembangan yang cukup besar untuk strategi ini.
Untuk meninjau ulang peluang, perusahan akan melakukan strategi keragaman atau diversification strategy.
Diversification strategy merupakan upaya yang dilakukan oleh pengusaha guna untuk mengusahakan / memasarkan produk dengan jenis yang sama dan sudah dipasarkan sebelumnya. Dalam Meningkatkan Perluasan Pemasaran Produk Bagi Pengusaha Di Indoensia.
Sudah diketahui bersama bahwa saat ini teknologi informasi sangat muju dan berkembang. Seperti yang telah dijelaskan di atas. Perkembangan teknologi informasi pun telah membuat peradaban manusia menjadi berubah , yang saat ini kebanyakan dari manusia bergantuk kepada teknologi informasi seperti media sosial dan lain sebagainya.
Teknologi informasi merupakan suatu alat yang diciptakan dalam suatu bisnis, dengan melihat saat ini di dunia bisnis persaingannya semakin ketat, sehingga suatu perusahaan dituntut untuk melakukan pembaharuan terhadap sistem yang digunakan
dalam berbisnis agar dapat bersaing dengan perusahaan yang lainnya.
Untuk menghadapi persaingan bisnis tersebut, perusahaan perlu sistem teknologi informasi yang terstruktur dengan baik, sehingga dapat melakukan tindakan dan merealisasikan peluang dan terhindar dari ancaman yang menerpa perusahaan.
Pemasaran produk dan teknologi informasi merupakan dua hal yang berbeda, tapi saat ini mempunyai keterkaitan yang kuat. Karena saat ini teknologi mempunyai peranan penting dalam proses pemasaran suatu produk atau pun jasa.
Salah satu teknologi informasi yang digunakan dalam bisnis adalah internet. Saat ini sedang marak pengusaha menggunakan internet sebagai alat untuk pemasaran produknya. Yang mungkin sedanh happening saat ini adalah dalam media sosial seperti facebook, instagram, line, youtube, dan lain sebagainya. Tidak dipungkiri dengan adanya teknologi informasi yang seperti itu perluasan produk dapat meningkat karena semua orang khusunya masyarakat di Indonesia dapat secara mudah mengakses kapan pun dan dimana pun ia berada untuk melakukan proses transaksi dengan produk yang diinginkan.
Saat ini proses pemasaran dengan teknologi informasi dengan internet dinamakan sebagai digital marketing. Karena saat ini masyarakat di Indonesia merupakan salah satu pemakai internet terbesar di dunia, para pelaku bisnis ini dapat menafaatkan dengan sebaik – baiknya untuk mendapatkan perluasan pemasaran produk yang lebih tinggi lagi. Maka dari itu, para pengusaha harus melakukan strategi yang pas sesuai dengan kebiasaan masyarakat di Indonesia saat ini.
Salah satu strategi perluasan pemasaran produk pun dengan mengenalkan produk yang baru melalui internet, dengan mudah informasi tersebut akan diketahui oleh sebagian besar masyarakat Indonesia dengan mudah. Pemasaran melalui teknologi informasi ini dapat menjadikan masyarakat tidak gaptek (gagap teknologi) artinya masyarakat dapat mengikuti perubahan yang terjadi di dunia ini denngan baik.
Dapat dilihat saat ini konsumen dan calon konsumen dapat melihat stok barang atau pun barang yang diinginkan melalui internet dan media sosial yang mereka miliki.
Dan berikut ini adapun hal – hal yang harus diperhatikan:
1. Harga
Harga merupakan sejumlah mata uang yang harus dibayarkan oleh pelanggan atau konsumen untuk mendapatkan atau membeli sebuah atau sejumlah produk kepada penjual. Dan ada tiga elemen yang harus dipertimbangkan dalam harga ini. Yang pertama biaya atau ongkos produksi, kenaikan harga atau margin yang harus tidak berlebihan agar pelanggan tidak berpaling. Dan yang ketiga kompetisi, dimana harga dapat bersaing dengan yang lain tanpa mengurangi kualitas yang diberikan.
2. Distribusi
Distribusi merupakan suatu proses pemasaran produk suatu perusahaan hingga sampai ke tangan konsumen. Dan ada pun pemilihan saluran distribusi
Promosi merupakan suatu usaha untuk menarik perhatian konsumen dan calon konsumen agar berniat untuk membeli. Biasanya promosi ini berkaitan dengan potongan harga yang diberikan oleh perusahaan kepada konsumennya. Berikut adalah bauran promosi, yakni:
Iklan (Advertising)
Merupakan sarana untuk menyampaikan kepada konsumen atas promosi apa yang sedang dilakukan oleh perusahaan, sehingga informasi tersebut dapat dengan memberikan beberapa diskon untuk produk tententu dengan batas waktu yang telah ditentukan, dan pemberian kupon. Pemasaran langsung (Direct
Marketing)
Marupakan proses promosi yang langsung mendatangi konsumen atau pelanggannya.
Hubungan Masyarakat (Public Relations)Merupakan suatu bentuk promosi yang mempunyai tujuan untuk membentuk image yang baik terhadap produknya.
BAB IV KESIMPULAN
Berdasarkan dengan apa yang telah di uraikan di atas, maka penulis menarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Bahwa teknologi informasi itu berkembang dari masa ke masa yang dapat memberikan perubahan dalam banyak bidang. Teknologi informasi memberikan efek positif dan juga efek negative bagi kehidupan manusia. Dengan seperti itu bisa ketahui bahwa kehidupan itu berjalan dengan adanya teknologi informasi.
2. Perkembangan teknologi informasi juga berpengaruh tehadap peningkatan perluasan produk suatu bisnis. Dengan teknologi informasi, para pengusaha dapat menjalankan usahanya lebih mudah dengan bantuan internet dan media sosial yang digunakan. Para pengusaha harus menyeimbangkan usahanya dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih ini untuk mendapatkan profit atau keuntungan yang besan bagi perusahaannya. Jika suatu perusahaan tidak menggunakan teknologi pada sistem menagemen nya, maka kemungkinan untuk mengalami penurunan profit juga semakin tinggi.
3. Pemasaran melalui internet atau media sosial saat ini sangat sedang banyak dilakukan oleh hampir semua para pengusaha di Indonesia untuk memperluar pemasaran produk nya agar ebih dikenal dan dapat menjadi salah satu kebutuhan masyarakat di Indonesia.
4. Dan para pelaku bisnis juga perlu melakukan pemantauan atas teknologi yang digunakan agar tidak melanggar aturan hukum di Indonesia.
BAB V REFERENSI PUSTAKA
Ardianto, Elvinaro. 2010. Metode Penelitian Untuk Public Relations Kuantitatif Dan Kualitatif. Bandung : Simbiosa Rekatama
Media
Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto. 2014. Entrepreneurship Menjadi Pebisnis Ulung
Edisi Revisi. Jakarta : Gramedia
INTERNET SEARCHING
Wawan Wardiana . Diambil dari : https://elmawati.wordpress.com/perkembangan -teknologi-informasi-di-indonesia/ diakses pada tanggal 17 Januari 2018