• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM BIOLOGI (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAPORAN HASIL PRAKTIKUM BIOLOGI (1)"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN HASIL

PRAKTIKUM BIOLOGI

D

I

S

U

S

U

N

OLEH :

ANDRE SIREGAR

AYULY MAYONA

MUCHSIN

IVANA CINTHYA

PANJAITAN

MUHAMMAD SYAIBATUL

HAMDI

(2)

SMA NEGERI 14 MEDAN

UJI MAKANAN (AMILUM, PROTEIN DAN

VITAMIN)

A. UJI AMILUM / KARBOHIDRAT

 Tujuan : Untuk mengetahui kandungan amilum pada makanan

 Alat dan bahan : - 3 tabung reaksi - Pipet

- Larutan lugol/betadine - Nasi yang sudah dihaluskan - Pisang yang sudah dihaluskan - Tepung kanji

 Langkah kerja:

- Siapkan alat dan bahan eksperimen yang akan diuji

- Masukkan masing-masing bahan (nasi, tepung kanji, dan pisang) ke dalam tabung reaksi yang berbeda dengan takaran yang sama

±4cm

- Tambahkan 7 tetes lugol ke dalam masing-masing tabung reaksi yang sudah terisi makanan

- Amati perubahan warna yang terjadi.

 Hasil pengamatan :

- Nasi yang ditambahkan lugol, berubah menjadi warna ungu kehitam-hitaman

- Tepung kanji yang ditambah lugol berubah menjadi warna biru tua - Pisang yang ditambahkan lugol berubah menjadi warna hijau gelap

 Kesimpulan :

Semakin gelap warna yang dihasilkan, maka semakin banyak pula kandungan amilum pada makanan.

Dari hasil praktikum terbukti bahwa :

- Kandungan amilum pada nasi lebih banyak dari pada kandungan amilum pada tepung kanji dan pisang.

- Kandungan amilum pada tepung kanji lebih banyak dari pada kandungan amilum pada pisang.

-B. UJI PROTEIN

 Tujuan : Untuk mengetahui kandungan protein pada makanan

 Alat dan bahan : - 2 tabung reaksi - Pipet

(3)

- Putih telur

- Tahu yang sudah dihaluskan

 Langkah kerja:

- Siapkan alat dan bahan eksperimen yang akan diuji

- Masukkan masing-masing bahan (putih telur dan tahu) ke dalam tabung reaksi yang berbeda dengan takaran yang sama ±2cm

- Tambahkan 10 tetes biuret ke dalam masing-masing tabung reaksi yang sudah terisi makanan

- Amati perubahan warna yang terjadi.

 Hasil pengamatan :

- Putih telur yang sudah dicampur biuret berubah menjadi warna ungu tua

- Tahu yang yang sudah dicampur biuret berubah menjadi warna ungu muda

 Kesimpulan :

Jika warna makanan semakin ungu, menandakan makanan tersebuat mengandung protein.

Dari hasil praktikum telur dan tahu mengandung protein, namun

kandungan protein pada telur lebih banyak dari pada kandungan protein pada tahu.

C. UJI VITAMIN C

 Tujuan : Untuk mengetahui kandungan vitamin C pada makanan

 Alat dan bahan : - 2 tabung reaksi - Pipet

- lugol - jeruk nipis - jeruk manis

 Langkah kerja:

- Siapkan alat dan bahan eksperimen yang akan diuji

- Masukkan lugol ke dalam masing-masing tabung sebanyak 10 tetes - Tambahkan tetes demi tetes larutan vitamin C (jruk manis dan jeruk

nipis) ke dalam masing-masing tabung reaksi yang berisi lugol tersebut sampai warna lugol hilang.

- Hitung jumlah tetesan yang diperlukan untuk menjernihkan larutan lugol.

- Catatlah hasil pengamatanmu.

(4)

- Diperlukan 200 tetes jeruk manis untuk menetralkan 10 tetes lugol - Diperlukan 140 tetes jeruk nipis untuk menetralkan 10 tetes lugol

 Kesimpulan :

Semakin banyak jumlah tetesan jeruk untuk menetralkan lugol, berarti semakin sedikit kandungan vitamin C pada bahan makanan tersebut. Berarti, kandungan vitamin C pada jeruk nipis lebih banyak dari pada kandungan vitamin C pada jeruk manis, karena jeruk nipis dapat

Referensi

Dokumen terkait

Pada percobaan terakhir yaitu reaksi antara aldehid dan keton dengan pereaksi fehling, langkah pertama yang dilakukan yaitu disiapkan 2 buah tabung reaksi,

Masukkan ujung tusuk gigi yang mengandung epitelium pipi dan jaringan hati kucing masing-masing ke dalam setets biru metilen di atas keduan kaca objek tadi, tutup dengan

Pada percobaan tentang proses fotosintesis, Hydrilla verticillata dengan panjang yang telah ditentukan dimasukkan ke dalam corong kaca yang ditutup dengan tabung reaksi dan

Ambil 1 ml supernatan dari atas tabung sentrifus klinik (hati-hati)  masukkan ke dalam tabung reaksi mikrosentrifus yang 2 ml  tandai tabung dan simpan di dalam es ini

Percobaan ini dilakukan dengan cara menyiapkan 3 lempeng kecil aluminium kemudian masing-masing dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang berturut-turut berisi basa kuat

Pada pengujian golongan alkaloid, ekstrak metanol dalam 3 tabung reaksi ditambahkan dengan HCL 0,5 N, dan masing-masing ditambahkan dengan pereaksi Mayer, bauchardat, dan

Tabung reaksi adalah gelas tahan panas yang berfungsi untuk melakukan suatu reaksi kimia dan wadah penyimpanan medium atau larutan yang akan disterilkan.. Bagian tabung reaksi

Dengan hati-hati ambil 1 ml supernatan dari atas tabung sentrifus klinik dan masukkan ke dalam tabung reaksi mikrosentrifus yang 2mlI. Tandai tabungnya dan letak