• Tidak ada hasil yang ditemukan

APLIKASI MEDIA PEMASARAN PROPERTI MENGGU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "APLIKASI MEDIA PEMASARAN PROPERTI MENGGU"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

APLIKASI MEDIA PEMASARAN PROPERTI

MENGGUNAKAN TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY

PADA PERANGKAT ANDROID

PROPOSAL TUGAS AKHIR

Oleh:

AHMAD ARIF FAIZIN 21060112120027

PROGRAM STUDI SARJANA

DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS DIPONEGOROSEMARANG

2016

HALAMAN PENGESAHAN

(2)

Proposal Tugas Akhir

Aplikasi Media Pemasaran Properti Menggunakan Teknologi Augmented Reality Pada Perangkat Android

yang diajukan oleh: Ahmad Arif Faizin

21060112120027

Kepada

Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Telah disetujui oleh:

Pembimbing I

Dr. Maman Somantri, S.T., M.T. NIP. 197406271999031002 Tanggal: ________________

Pembimbing II

Yuli Christyono, S.T., M.T. NIP. 196807111997021001 Tanggal: ________________

Mengetahui, Sekretaris Program Studi

Dr. Munawar Agus R, S.T., M.T.

(3)

Abstrak

Saat ini, media pemasaran promosi dalam bidang properti kebanyakan masih menggunakan selebaran atau brosur saja. Dengan banyaknya kompetitor yang bergerak di bidang yang sama, tentunya hal ini akan membuat penasaran menjadi menjadi kurang efektif dan kurang menarik. Selain itu dari segi konsumen, konsumen ingin mengetahui rumah yang akan ditempatinya secara nyata dan lebih detail. Untuk itu diperlukan penerapan teknologi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan konsumen tersebut.

Augmented Reality adalah teknologi yang menggabungkan benda maya (virtual) dua dimensi maupun tiga dimensi ke dalam dunia nyata secara real-time. Teknologi ini akan membuat media menjadi lebih nyata, menarik perhatian dan berbeda. Hal ini dikarenakan ketika saat kita menggunakan Augmented Reality, akan muncul objek 3D di atas gambar marker 2D yang ada di brosur melalui aplikasi yang dipasang di perangkat Android.

Tujuan pembuatan aplikasi ini yaitu untuk menampilkan properti dalam bentuk augmented reality untuk meningkatkan pengalaman dan daya tarik konsumen dalam memilih properti. Selain itu konsumen juga dapat mengetahui properti yang akan dibeli secara lebih detail dan nyata. Sehingga tingkat kepuasan konsumen akan meningkat dengan adanya teknologi baru ini.

(4)

PROPOSAL TUGAS AKHIR

I. Judul

Judul : Aplikasi Media Pemasaran Properti Menggunakan Teknologi Augmented Reality Pada Perangkat Android.

II. Konsentrasi Keilmuan

Konsentrasi keilmuan :Teknologi Informasi

III. Latar Belakang Masalah

Dalam era globalisasi ini seperti sekarang ini, ponsel pintar bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir setiap orang mempunyai ponsel pintar untuk memperlancar dan memenuhi kebetuhan hidupnya. Pemanfaatan teknologi yang terdapat dalam ponsel pintar hingga saat ini pun semakin meningkat. Salah satu teknologi tersebut yaitu Augmented Reality (AR). AR yaitu penggabungan antara benda nyata dengan benda virtual baik 2D maupun 3D secara real-time.

Dengan memanfaatkan teknologi AR, maket/miniatur properti yang biasa digunakan untuk memberi contoh properti sebenarnya dapat digantikan dengan model properti 3D yang ditampilkan secara virtual menggunakan perangkat komputer, sehingga para pengusaha properti dapat menghemat biaya pengeluaran karena mereka tidak perlu lagi membuat miniatur rumah dan menggantinya dengan aplikasi katalog rumah AR ini. Tidak hanya pembeli dapat melihat bagian dalam rumah dengan detil, tetapi lingkungan disekitar rumah juga akan terasa lebih hidup dengan adanya animasi pendukung seperti mobil yang melintas, burung-burung terbang, dan lain sebagainya.

(5)

IV. Batasan Masalah

Agar dalam pembahasannya lebih terarah dan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai maka diperlukan batasan masalah. Adapun batasan masalah dalam pelaksanaan penelitian ini adalah :

1. Pembahasan dalam penulisan ini sebatas menampilkan model properti berbentuk rumah .

2. Aplikasi yang digunakan untuk membuat AR ini menggunakan Android Stdio, Vuforia SDK dan Unity 3D Sebagai Graphic Renderer.

3. Model 3D yang dgunakan didapat dari pustaka Sketchup 3D Warehouse.

V. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membuat aplikasi android untuk menampilkan properti dalam bentuk 3D dengan menggunakan augmented reality untuk meningkatkan pengalaman konsumen dalam memilih properti yang yang akan mereka beli.

VI. Tinjauan Pustaka 6.1 Augmented Reality 6.1.1 Pengertian

Merupakan teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi, lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata. Tidak seperti realitas maya yang sepenuhnya menggantikan kenyataan, namun Augmented Reality hanya menambahkan atau melengkapi kenyataan.

(6)

6.1.2 Kelebihan Augmented Reality

Kelebihan utama dari Augmented Reality dibandingkan Virtual reality adalah pengembangannya yang lebih mudah dan murah. Sehingga tidak seperti Virtual Reality yang sampai saat ini masih digunakan secara terbatas oleh kalangan tertentu, Augmented Reality merebak secara cepat diberbagai bidang yang bahkan belum dapat dijangkau oleh pendahulunya tersebut.

Kelebihan lain dari Augmented Reality yaitu dapat diimplementasikan secara luas dalam berbagai media. Sebagai aplikasi dalam sebuah smartphone, console game, dalam bingkisan sebuah produk, bahkan media cetak seperti buku, majalah atau koran.

6.1.3 Cara Kerja Augmented Reality

Langkah-langkah proses supaya bisa membuat sevbuah Augmented Reality yaitu yang pertama diperlukan pemindai berupa kamera sebagai input untuk gambar dunia nyata, kemudian citra yang diambil dilakukan proses frame processing yaitu mengolah citra tersebut supaya tahu letak bidang x, y dan z pada bidang tersebut. Untuk mendeteksi tersebut bisa dengan menggunakan bantuan Vuforia sehingga kita tidak perlu melakukan perhingan rumit, karena Vuforia telah melakukannya. Kemudian dengan melihat bentuk marker yang telah dipindai, program akan mengambil data informasi tertambah (augmented information) dari database yang ada sesuai dengan data markernya. Kemudian setelah itu, informasi (teks, gambar, video) tersebut dimunculkan melalui layar kamera tersebut. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 2 Cara Kerja Augmented Reality

(7)

Gambar 3 Logo Vuforia

Vuforia merupakan software library untuk augmented reality, yang menggunakan sumber yang konsisten mengenai computer vision yang fokus pada image recognition. Vuforia mempunyai banyak fitur-fitur dan kemampuan, yang dapat membantu pengembang untuk mewujudkan pemikiran mereka tanpa adanya batas secara teknikal. Dengan support untuk iOS, Android, dan Unity3D, platform Vuforia mendukung para pengembang untuk membuat aplikasi yang dapat digunakan di hampir seluruh jenis smartphone dan tablet.

Pengembang juga diberikan kebebasan untuk mendesain dan membuat aplikasi yang mempunyai kemampuan antara lain :

1. Teknologi computer vision tingkat tinggi 2. Terus-menerus mengenali multiple image. 3. Tracking dan Detection tingkat lanjut.

4. Dan solusi pengaturan database gambar yang fleksibel

6.3 Unity3D

Unity 3D merupakan sebuah tools yang terintegrasi untuk membuat bentuk obyek 3 dimensi pada video games atau untuk konteks interaktif lain seperti Visualisasi Arsitektur atau animasi 3D real-time. Lingkungan dari pengembangan Unity 3D berjalan pada Microsoft Windows dan Mac Os X, serta aplikasi yang dibuat oleh Unity 3D dapat berjalan pada Windows, Mac, Xbox 360, Playstation 3, Wii, iPad, iPhone dan tidak ketinggalan pada platform Android. Unity juga dapat membuat game berbasis browser yang menggunakan Unity web player plugin, yang dapat bekerja pada Mac dan Windows, tapi tidak pada Linux.

(8)

Marker adalah semacam penanda yang akan dipakai kamera untuk menandai letak gambar yang akan dimunculkan pada screen. Marker itu sendiri biasanya berbentuk seperti kotak persegi dominan warna hitam dan putih, namun sebenarnya marker itu sendiri banyak jenisnya tapi pada umumnya yang di gunakan adalah marker yang warna hitam dan putih.

Gambar 5 Contoh Marker

6.5 Android

OS Android – Merupakan sebuah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak.

Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia. Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.

(9)

Gambar 6 Perkembangan Android

6.1 Properti

Properti adalah harta berupa tanah dan bangunan serta sarana dan prasaranan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanah dan/atau bangunan yang dimaksudkan. Singkatnya, definisi dari properti adalah tanah milik dan bangunan. Sebagai tambahan referensi, ada pula yang mendefinisikan arti properti sebagai hak untuk memiliki sebidang tanah dan memanfaatkan apa saja yang ada di atasnya. Sehingga bisnis properti biasanya berkutat pada perwujudan bisnis dalam bentuk aset, sehingga tidak selalu berupa kepemilikan hunian mewah.

Sebagai salah satu bentuk aset, properti telah mengalami berbagai perkembangan seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi yang terjadi baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Tak heran jika saat ini banyak sekali beredar literatur maupun buku-buku yang membahas mengenai usaha properti atau bisnis properti. Mulai dari buku yang benar-benar ditulis oleh praktisi sampai buku buku properti yang kurang bermutu. Namun terlepas dari itu semua, ada beberapa alasan mengapa orang memilih properti sebagai sarana investasi alasan tersebut antara lain;

 Properti tahan terhadap inlasi.

 Properti bisa disewakan

(10)

VII. Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini meliputi beberapa tahap yaitu:

1. Tahap I

Tahap I meliputi studi literatur. Mencari referensi tentang pembuatan aplikasi sebagai dasar untuk melakukan penelitian, khususnya tentang android, java, unity dan augmented reality

2. Tahap II

Tahap II meliputi pengumpulan data penelitian dengan a. Menentukan kebutuhan data yang akan digunakan. b. Mengumpulkan data yang akan digunakan.

c. Mempersiapkan alat dan bahan penelitian. 3. Tahap III

Tahap III meliputi analisa dan perancangan sistem dengan a. Perancangan Data

b. Perancangan Arsitektur c. Perancangan Antarmuka 4. Tahap IV

Tahap IV meliputi Pengujian dan Evaluasi. Pada tahapan ini akan dilakukan pengujian yang dibuat serta evaluasi dan analisa dari hasil pengujian tersebut. 5. Tahap V

(11)

VIII. Jadwal Pelaksanaan Penelitian

Tabel 1. Jadwal Pelaksanaan Penelitian

Kegiatan

(12)

Daftar Pustaka

[1] Rekimoto J., “Matrix : A Real-Time Object Identification and Registration Method for Augmented Reality”, Proceedings of the third Asia Pacific on computer–human interactions, Kangawa Japan, p. 63–98, 199

[2] Kato, H., dan Billinghurst, M., “Marker Tracking and HMD Calibration for a Video-based Augmented Reality Conferencing System”, Proceedings of 2nd Int. Workshop on Augmented Reality, 85-94, 1999

[3] Anugerah, Willy. (2013). Implementasi Augmented Reality Pada Pemasaran Rumah Bogor Nirwana Residence Menggunakan Blender dan OpenSpace3D. Depok: Universitas Gunadarma.

[4] Fathoni, Mochammad., Eko B.C., Wahyu A.K .(2012). Alat Musik Perkusi Augmented reality Berbasis Android. Malang:Universitas Muhammadiyah Malang.

[5] Gorbala, Bregga Tedy. (2010). Aplikasi Augmented reality Untuk Katalog Penjualan Rumah.Surabaya:Institut Teknologi Sepuluh Nopember..

[6] Karmilasari., Fina A.B. (2012). Implementation Of Augmented Reallity Technology For Supporting Interactive Advertising By Using Google SketchUp And ARMedia. Surabaya:Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[7] Andriyadi, Anggi. 2011. Augmented Reality with ARToolKit: Reality Leaves a lot to Imagine. Bandar Lampung: Augmented Reality Team

[8] Andriyadi, Anggi. 2011. Augmented Reality With ARToolkit Reality Leaves a lot to Imagine. Lampung : Augmented Reality Team

Gambar

Gambar 1 Ilustrasi Augmented Reality
Gambar 2 Cara Kerja Augmented Reality
Gambar 5 Contoh Marker
Gambar 6 Perkembangan Android
+2

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah aplikasi berbasis android mobile yang memudahkan masyarakat yang ingin mengetahui informasi tentang

Tujuan yang ingin dicapai dari hasil penelitian adalah membuat suatu website untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas tentang pariwisata di Kota Solo membuat

Adapun tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah menghasilkan aplikasi sistem informasi manajemen user yang dapat mengintegrasikan layanan webmail,

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah aplikasi android yang dapat menampilkan objek Benteng Marlborough bebasis 3D menggunakan Augmented Reality

Kesimpulan Berdasarkan uraian yang telah dibahas pada bab sebelumnya mengenai perancangan dan pembuatan aplikasi augmented reality untuk menampilkan model rumah dalam bentuk 3D maka

327 TABEL IV BLACK BOX TESTING Pengujian Skenario Uji Tujuan yang ingin dicapai Hasil yang didapat Halaman Awal Aplikasi 1 Membuka aplikasi apakah menampilkan halaman

Tujuan Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah merancang dan membangun Aplikasi Augemented Reality Informasi Bahaya Narkoba berbasis Android supaya dapat digunakan oleh

Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat sebuah aplikasi android untuk melakukan reservasi supaya pasien yang ingin berobat dapat melakukan reservasi tanpa datang langsung