Buku Acuan (1)
Pengolahan Citra Digital, Rinaldi Munir, 2004, Penerbit Informatika,
Bandung
Pengolahan Citra Digital & Teknik pemrogramannya, Usman Ahmad,
2005, Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta
Pengolahan Citra Digital menggunakan Visual Basic, Achmad Basuki
dkk, 2005. Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta
Pengolahan Citra Digital menggunakan MatLAB Image Processing
Toolbox, Marvin Ch. Wijaya & Agus Prijono, 2007. Penerbit INFORMATIKA Bandung
Pengolahan Citra menggunakan Delphi, Fadlisyah dkk, 2008.
Buku Acuan (2)
Pengolahan Citra pada MOBIL ROBOT, Tabratas Tharom
dan Onno W. Purbo, 2000, Penerbit ITB Bandung
Interpretasi Citra Digital, F. Sri Hardiyanti Purwadhi, 2001,
Penerbit Gramedia Jakarta
Teknik Pengolahan CITRA DIGITAL menggunakan
DELPHI, Balza Achmad dan Kartika Firdausy, 2005, Penerbit Ardi Yogyakarta
PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Teori dan Aplikasinya
dalam Bidang Penginderaan Jauh, Projo Danoedoro, 1996, Penerbit Fakultas Geografi UGM Yogyakarta
Pemanfaatan KAMERA DIGITAL & Pengolahan
Sejarah
Minat PCD dimulai awal 1921 yaitu
pertama kali sebuah foto berhasil
ditransmisikan secara digital melalui
kabel laut dari New York ke London
Lanjutan
lanjutan
lanjutan
1960 perkembangan pesat
Munculnya teknologi komputer
Kecepatan proses
Kapasitas memori
Pengelompokan dua kegiatan
1.
Memperbaiki kualitas gambar (citra)
sehingga dapat lebih mudah
diinterpretasikan oleh mata manusia
2.
Mengolah informasi yang terdapat pada
lanjutan
Situs WEB (website) di Internet menarik
visualisasi gambar atau video
HP. SMS (Short Message Service)
MMS (Multimedia Message Service) gambar atau video
Sosial media (SOSMED)Pengertian Citra
Citra (image) – istilah lain untuk gambar-
sebagai salah satu komponen multimedia yang memegang peranan sangat penting sebagai bentuk informasi visual.
Citra punya karakteristik yang tidak dimiliki
teks, yaitu citra kaya informasi
Secara harfiah, citra (image) adalah gambar
Citra adalah gambar dua dimensi yang
dihasilkan dari gambar analog dua dimensi yang kontinus menjadi gambar diskrit melalui proses sampling (Wikepedia, 2006).
Gambar analog dibagi menjadi N baris dan M kolom sehingga menjadi gambar diskrit.
Secara Matematis
Citra merupakan fungsi menerus (continue)
dari intensitas cahaya pada bidang 2D
Sumber cahaya menerangi obyek, obyek
memantulkan kembali sebagian dari berkas cahaya tsb.
Pantulan cahaya ini ditangkap oleh alat-alat
optik mis. Kamera, scanner, mata manusia dsb, sehingga bayangan obyek yang
Citra sebagai keluaran dari sistem perekaman data dapat bersifat:
Optik
Analog
Digital
Pengertian Citra
foto
sinyal video/gambar pada monitor TV (screen)
Macam citra menurut keadaan
Citra diam (Still Images), citra tunggal yang
tidak bergerak
Citra bergerak (Moving Images), rangkaian
citra diam yang ditampilkan secara beruntun
(sequencial), sehingga memberi kesan pada mata kita sebagai gambar bergerak. Setiap citra dalam rangkaian disebur frame.
Degradasi citra
Citra kaya informasi, seringkali mengalami
penurunan mutu (degradasi) :
a.
Mengandung cacat atau derau (
noise
)
b.
Warna terlalu kontras,
c.
Kurang tajam,
d.
Kabur (
blurring
)
lanjutan
Agar citra terdegradasi mudah diinterpretasi
(manusia/mesin), maka citra tersebut perlu
dimanipulasi menjadi citra lain yang kualitasnya lebih baik.
Bidang studi yang menyangkut ini adalah
Pengolahan Citra Digital (Digital Image Processing)
Contoh : Citra agak gelap diperbaiki kontrasnya
Perbaikan citra
1. Perbaikan/modifikasi citra untuk
meningkatkan kualitas penampakan/ untuk menonjolkan aspek informasi yang
terkandung di dalam citra
2. Elemen di dalam citra perlu
dikelompokkan, dicocokkan atau diukur
3. Sebagian citra perlu digabung dengan
3 Bidang Studi yang berkaitan
dengan Citra (Rinaldi Munir)
deskripsi deskripsi citra citra Pengolahan Citra
Pengenalan Pola
Grafika Komputer (computer graphics),
menghasilkan citra dengan primitif-primitif geometri spt: garis, lingkaran, elips dll. Hal ini penting dalam visualisasi
Pengolahan Citra (image processing),
memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasi oleh manusia atau komputer
Pengenalan Pola (pattern recognition),
mengelompokkan data numerik dan simbolik untuk mengenali suatu objek di dalam citra
Bidang Tambahan
Artificial intellegence (Kecerdasan Buatan), menganalisis
pemandangan dalam citra dengan perhitungan simbol-simbol yang mewakili isi pemandangan tsb setelah citra diolah untuk memperoleh ciri khas (usg)
Artificial neural network, mengolah berbagai data yang
dihasilkan oleh sistem visual dalam upaya pengambilan keputusan yang tepat berdasarkan data-data
Psycophysics, sistem visual manusia dalam bidang
Bidang Studi Citra
Citra karakter “D” digunakan sebagai masukan untuk pengenalan huruf Contoh Pengenalan Pola
Pola batik
Pengolahan Citra
Pengolahan citra (image processing)
Penerapannya:
Perbaikan/modifikasi citra
kualitas citra
Pengelompokan elemen dalam citra
pengukuran, pencocokan
Penggabungan citra
jika diperlukan
Contoh: citra buah tomat
Pengolahan Citra
Computer Vision
Computer vision merupakan proses
otomatis yang mengintegrasikan sejumlah besar proses untuk persepsi visual, seperti akuisisi citra, pengolahan citra, klasifikasi, pengenalan (recognition) dan membuat keputusan.
Sistem Visual
Computer vision terdiri dari teknik-teknik untuk
Proses dalam computer vision
Computer Vision
1. Mengakuisisi citra digital.
2. Melakukan teknik komputasi (operasi-operasi pengolahan citra).
Computer Vision
Hirarki Pemrosesan Contoh Algoritma
preprocessing noise removal contras enhancement
lowest-level feature extraction edge detection texture detection
intermediate-level feature identification
conectivity pattern matching boundary coding
high-level scene interpretation via images
model-base recognition
Scalkoff, 1989
Operasi Pengolahan Citra
1. Perbaikan kualitas citra (image enhancement)
Operasi ini bertujuan memperbaiki kualitas citra dengan cara memanipulasi parameter-parameter citra.
Contoh perbaikan kualitas citra:
perbaikan kontras gelap/terang
perbaikan tepian objek (edge enhancement) penajaman (sharpening)
Operasi Pengolahan Citra
1. Perbaikan kualitas citra (image enhancement)
Citra asli
Operasi Pengolahan Citra
2. Pemugaran citra (image restoration)
Operasi ini bertujuan menghilangkan/ meminimumkan cacat pada citra.
Operasi Pengolahan Citra
3. Pemampatan citra (image compression)
Operasi ini dilakukan agar citra dapat direpresentasikan dalam bentuk yang lebih kompak sehingga memerlukan memori yang lebih sedikit.
Operasi Pengolahan Citra
4. Segmentasi citra (image segmentation)
Operasi Pengolahan Citra
5. Pengorakan citra (image analysis)
Operasi Pengolahan Citra
5. Pengorakan citra (image analysis)
Contoh pengorakan citra:
Pendeteksian tepi objek (edge detection) Ekstraksi batas (boundary)
Operasi Pengolahan Citra
5. Pengorakan citra (image analysis)
Citra Landsat berikut menunjukkan suhu permukaan laut global (dengan thermal IR). Dengan analisis
Operasi Pengolahan Citra
6. Rekonstruksi citra (image recontruction)
Aplikasi Pengolahan Citra dan
Pengenalan Pola
1. Bidang perdagangan : bar code di supermarket,
pengenalan huruf/angka pada formulir secara otomatis
2. Bidang militer : Mengenali sasaran peluru kendali melalui sensor visual, mengidentifikasi jenis pesawat musuh
3. Bidang kedokteran : Citra sinar X untuk deteksi kanker, Nuclear Magnetic Resonance, USG dll
4. Bidang biologi/Bioinformatika: pengenalan
kromosom, DNA
lanjutan
6. Hiburan : Pemampatan Video (MPEG)
7. Robotika : Visualy guided autonomous Navigation
8. Pemetaan : Klasifikasi penggunaan tanah mll foto udara/LANDSAT
9. Geologi : Jenis-jenis batuan
10.Hukum : Sidik jari/ pengenalan wajah dll 11.Digital printing/publishing
Aplikasi Pengolahan Citra dan
Pengenalan Pola
Bidang kedokteran
Citra otak bayi direkam menggunakan NIRS.
Aplikasi Pengolahan Citra dan
Pengenalan Pola
Bidang biometrik untuk diabetes
Aplikasi Pengolahan Citra dan
Pengenalan Pola
Bidang geologi
Aplikasi Pengolahan Citra dan
Pengenalan Pola
Bidang geologi