KA
KAT
TA
A PE
PENG
NGANT
ANTAR
AR
Puji Syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan Puji Syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karuniaNya, sehingga kami dapat menyusun bahan ajar modul interaktif karuniaNya, sehingga kami dapat menyusun bahan ajar modul interaktif dan modul manual
dan modul manual. . AdAdapunapun modul manualmodul manual terdiri atas bidangbidang terdiri atas bidangbidang dan
dan prprograogramprmprograogram m kekeahlian ahlian kejkejuruauruan n yang yang berkberkembembang ang di di duniduniaa ker
kerja ja baik baik instinstansi ansi maumaupun pun peruperusahaasahaan. n. TTahun ahun AnggAnggaran aran !""# !""# telahtelah dibuat sebanyak $"" modul manual terdiri atas % &sembilan' bidang dibuat sebanyak $"" modul manual terdiri atas % &sembilan' bidang ke
keahlian dan $! ahlian dan $! &tiga puluh dua' prog&tiga puluh dua' program keahram keahlian yaitu(lian yaitu( Bisnis danBisnis dan Manajemen
Manajemen &A&Admdmininisistrtrasasi i PPererkkanantotoraran n dadan n AkAkununtatansnsi'i',, PertanianPertanian &Agr
&Agroinduoindustri stri pangapangan n dan dan nonpnonpanganangan, , )udi)udidaya daya TTanamanaman, an, )udi)udidayadaya T
Ternak ernak **uminansia, uminansia, PengendPengendalian alian Mutu',Mutu', Seni Rupa dan KriyaSeni Rupa dan Kriya &+riya &+riya +ayu, +riya +eramik, +riya +ulit, +riya ogam +riya Tekstil',
+ayu, +riya +eramik, +riya +ulit, +riya ogam +riya Tekstil', Tata BusanTata Busan,, T
Teknik eknik BangunanBangunan &-&-ambambar ar )an)angungunan, an, TTekneknik ik ++onsonstrutruksi ksi )aj)aja a dandan Alumunium, Teknik +onstruksi )atu )eton, Tekni ndustri +ayu',
Alumunium, Teknik +onstruksi )atu )eton, Tekni ndustri +ayu', Teknik Teknik Elektronika
Elektronika &Teknik Audio /idio, Teknik Elektronika ndustri', &Teknik Audio /idio, Teknik Elektronika ndustri', Teknik Teknik Listrik
Listrik &Pemanfaatan Energi istrik, Teknik 0istribusi, Teknik Pembangkit &Pemanfaatan Energi istrik, Teknik 0istribusi, Teknik Pembangkit +
+eteetenagnagalialistrstrikikkakan',n', TTeknik eknik MesinMesin &Mek&Mekanik anik 1tom1tomotif, otif, PePenge2onge2oranran
oogagamm, , TTekekninik k ))oodi di 1t1tomomootitif, f, TTekekninik k --amambabar r MMesesinin, , TTekekninikk P
Pemembbenentutukkanan, , TTekeknnik ik PPememelelihihararaaaan n MMekekananik ik ndndususttrri, i, TTekekninikk P
Pememesesininanan'',, TTekneknoloologi gi InInormormasi asi dan dan KoKomunmunikaikasisi &Multimedia, &Multimedia, *ekayasa Perangkat unak, Teknik +omputer dan 3aringan', dan program *ekayasa Perangkat unak, Teknik +omputer dan 3aringan', dan program Normati
Normati )ahasa ndonesia.)ahasa ndonesia.
Modul ini disusun menga2u kepada Standar +ompetensi +erja Nasional Modul ini disusun menga2u kepada Standar +ompetensi +erja Nasional ndonesia &S++N', +urikulum Sekolah Menengah +ejuruan &SM+' Edisi ndonesia &S++N', +urikulum Sekolah Menengah +ejuruan &SM+' Edisi !"
!""4 "4 dedengngan an memengnggugunanakkan an pependndekekatatan an pepemmbebelalajajarran an beberbrbasasisis ko
kompetmpetensiensi !"ompeten#y Based !"ompeten#y Based TTraining$"BT%raining$"BT%. 0iharapkan modul. 0iharapkan modul modul ini digunakan sebagai sumber belajar pokok peserta pendidikan modul ini digunakan sebagai sumber belajar pokok peserta pendidikan da
dan n pepelalatitihahan n &0&0ikiklalat' t' ++ejejururuauan n khkhususususnynya a SMSM+ + dadalalam m memen2n2apapaiai standar kompetensi kerja
standar kompetensi kerja yang diharapkan dunia kerja. yang diharapkan dunia kerja.
P
Penenyyususuunanan n mmooddul ul didilalakkuukkan an ooleleh h pparara a tetennagaga a ahahli li kkejejuururuanan di
dibibidadangngnynya a teterrdidiri ri atatas as papara ra -u-uru ru SMSM+, +, papara ra 55ididyayaisis6a6ara ra PPususatat
Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9
Pengem
Pengembangan bangan PenatarPenataran -uru &Pan -uru &PPP-' lingkuPP-' lingkup +p +ejuruan dengan ejuruan dengan parapara nara sumber dari berbagai perguruan Tinggi, para praktisi )alai atihan nara sumber dari berbagai perguruan Tinggi, para praktisi )alai atihan dan
dan PPengengembembangangan an TTekneknoloologi gi &)&)PT' PT' dan dan unsunsurure e dundunia ia ususaha aha dandan industri &07:0', dan berbagai sumber referensi yang digunakan baik industri &07:0', dan berbagai sumber referensi yang digunakan baik dar
dari i daldalam am dan dan lualuar r negnegri. ri. ModModul ul dildilakakukukan an melmelalualui i bebbeberaerapa pa tahtahapap pe
pengngererjajaan an teterrmamasusuk k ;a;alilidadasi si dadan n ujuji i 2o2oba ba kkepepadada a papara ra pepesesertrtaa 0iklat:Sis6a di beberapa SM+.
0iklat:Sis6a di beberapa SM+.
Se
Sesusuai ai peperkrkemembabangngan an papararadidigmgma a yayang ng seselalalu lu teterjrjadadi, i, 0i0irrekektotoraratt Pembinaan Sekolah Menengah +ejuruan 0irektorat 3enderal Manajemen Pembinaan Sekolah Menengah +ejuruan 0irektorat 3enderal Manajemen P
Penendidididikakan n 0a0asasar r dadan n MeMenenengngah ah bebesesertrta a papara ra pepenunulilis s dadan n ununsusurree terlibat, menerima masuk
terlibat, menerima masukanmasukanmasukanan konstrukti konstrukti dari berbagai pihak dari berbagai pihak khususnya para
khususnya para praktisipraktisi dunia usaha dan industri, para dunia usaha dan industri, para akademisakademis, dan, dan p
paarraa psikologispsikologis untuntuk uk dihdihasiasilklkannannya ya SumSumber ber 0ay0aya a ManManusiusia a &S0&S0M'M' ti
tingngkkat at memenenengngah ah yayang ng hahandndalal. . PPadada a kkesesemempapatatan n babaik ik inini i kkamamii samp
sampaikaaikan n u2apan u2apan teriterima ma kaskasih ih dan dan penghpenghargargaan aan sebessebesararbesabesarnrnyaya k
kepepadada a beberbrbagagai ai pipihahak k teterurutatama ma titim m pepenynyususun un momodudul, l, papara ra nanarara sumber dan fasilitator, serta para editor atas dedikasi dan pengorbanan sumber dan fasilitator, serta para editor atas dedikasi dan pengorbanan 6aktu, tenaga, dan pemikiran untuk dihasilkannya modul ini.
6aktu, tenaga, dan pemikiran untuk dihasilkannya modul ini.
Sem
Semogoga a momodul dul ini ini berbermamanfanfaat at bagbagi i kitkita a semsemua, ua, khukhusususnysnya a pespesertertaa 0ik
0iklat lat SM+ SM+ ataatau u prpraktaktisi isi yanyang g sedsedang ang menmengemgembanbangkgkan an bahbahan an ajaajarr modul SM+.
modul SM+.
3akarta, 0es
3akarta, 0esember !""#ember !""#
a.n. 0irektur 3enderal Manajemen a.n. 0irektur 3enderal Manajemen Pendidikan
Pendidikan
0asar dan Menengah 0asar dan Menengah
0irektur Pembinaan Sekolah 0irektur Pembinaan Sekolah Menengah +ejuruan
Menengah +ejuruan
Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9 Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9
0r. 3oko Sutrisno, MM 0r. 3oko Sutrisno, MM NP 9$949#<=" NP 9$949#<=" Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9 Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9
&A'TAR ISI
>alaman
KATA PENGANTAR... i
&A'TAR ISI... iii
&A'TAR GAMBAR ... ;i
&A'TAR TABEL... ;iii
&A'TAR BAGAN$SKEMA... i?
PETA KE&(&(KAN M)&(L ... ? KETERANGAN PETA KE&(&(KAN M)&(L... ?i
MEKANISME PEMELA*ARAN... ?; GL)SAR+ ... ?;i BAB, I PEN&A-(L(AN A. 0eskripsi ... 9 ). Prasyarat ... 9
8. Petunjuk Penggunaan Modul ... ! 0. Tujuan Akhir ... 4
E. +ompetensi ... # @. 8ek +emampuan ... 99
BAB, II PEMELA*ARAN A. *en2ana )elajar Peserta 0iklat ... 9$ ). +egiatan )elajar ... 9< Kegiatan Pemelajaran ., ... 9< a. Tujuan +egiatan Pemelajaran ... 9< b. 7raian Materi ... 9< 2. *angkuman ... #% d. Tugas ... #% e. Tes @ormatif ... #%
f. +un2i 3a6aban ... <9 g. embar +erja ... <$
Kegiatan Pemelajaran /, ... <# a. Tujuan +egiatan Pemelajaran ... <# b. 7raian Materi ... <# 2. *angkuman ... %" d. Tugas ... %" e. Tes @ormatif ... %9 f. +un2i 3a6aban ... %9 g. embar +erja ... %! Kegiatan Pemelajaran 0, ... %4
a. Tujuan +egiatan Pemelajaran ... .. %4 b. 7raian Materi ... %4 2. *angkuman ... 9"B d. Tugas ... 9"B e. Tes @ormatif ... 9"B f. +un2i 3a6aban ... 9"= g. embar +erja ... 99" Kegiatan Pemelajaran 1, ... 999 a. Tujuan +egiatan Pemelajaran ... 999 b. 7raian Materi ... 999 2. *angkuman ... 99$ Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9 iv
d. Tugas ... ... 994 e. Tes @ormatif ... 994 f. +un2i 3a6aban ... 994 g. embar +erja ... 99< BAB, III E2AL(ASI &AN ')RMAT PENILAIAN A. E;aluasi ... 99=
1. Soal ... 99=
a. Soal Pilihan -anda ... 99=
b. Soal sian 3a6aban Singkat ... 9!9 c. Soal Praktik ... 9!!
2. +un2i 3a6aban ... 9!!
a. Pilihan -anda ... 9!!
b. sian 3a6aban Singkat ... 9!!
c. Praktik ... 9!< B. @ormat Penilaian ...9!< BAB, I2 PEN(T(P ... 9$$
&A'TAR P(STAKA ... 9$4
&A'TAR GAMBAR
N),
-AL
KETERANGAN GAMBAR
.9 9# -ambar +onstruksi Silang Polos dan hasilnya .! 9< -ambar +onstruksi Silang +ipar dan hasilnya .$ 9< -ambar +onstruksi Silang Satin dan hasilnya
.4 9= -ambar +onstruksi +ain *ajut *ata:Polos dan
hasilnya
.# 9= -ambar +onstruksi +ain *ajut Trikot dan hasilnya
.< 9% -ambar +onstruksi +ain *ajut 0ouble
.B 9% -ambar Anyaman
.= !" -ambar 8ontoh >asil )uhul:Makrame
.% !! -ambar +aitan )iasa
.9" !! -ambar +aitan Motif Tunisia
.99 !$ -ambar +aitan rish
.9! !$ -ambar +aitan Amerika
.9$ !4 -ambar +aitan *enda 3epitan *ambut
.94 !# -ambar +ain *enda & a2i '
.9# !< -ambar *enda @ri;olite
.9< != -ambar Ma2am +ain )erdasarkan )erat +ain
.9B 4B -ambar Motif Searah
.9= 4= -ambar Motif 0ua Arah
.9% #9 -ambar 0esain Sama )ahan )erbeda
)eratnya
.!" #$ -ambar )entuk Tubuh Tinggi +urus
.!9 #$ -ambar )entuk Tubuh Pendek +urus
.!! #4 -ambar )entuk Tubuh Tinggi )esar
.!$ ## -ambar )entuk Tubuh Pendek -emuk
N),
-AL
KETERANGAN GAMBAR
.!4 #B -ambar 0esain yang sesuai untuk bahan
+atun
.!# #= -ambar 0esain yang sesuai untuk bahan
inen
.!< #% -ambar 0esain yang sesuai untuk bahan 5ol
.!B <" -ambar 0esain yang sesuai untuk bahan Sutra
.!= <9 -ambar 0esain yang sesuai untuk bahan *ajut
.!% <!
-ambar 0esain yang sesuai untuk bahan Manikmanik
.$" B$ -ambar Simbol Pen2u2ian
.$9 B$ -ambar Simbol Penyetrikan
.$! B4 -ambar Simbol 0ry 8leaning
.$$ B4 -ambar Simbol Pengeringan
.$4 B# -ambar Simbol 1bat Pemutih
&A'TAR TABEL
NO. HAL KETERANGAN
1. ix Tabel -losary
2. x +eterangan Peta +edudukan Modul
3. 4 Tabel +ompetensi
4. 8 Tabel 8ek +emampuan
5. 9 Tabel *en2ana +egiatan )elajar Peserta
0iklat
6. 27 Tabel +ain )erdasarkan )erat +ain
7. 56 Tabel Nama Tekstik 7ntuk Pembuatan
)usana dan 0enah *umah Tangga
8. 63 Tabel sian Tugas
9. 66 Tabel 8ara Pemeliharaan )ahan Tekstil
)erdasarkan Asal Serat
10. 70 Tabel )ahan Pembersih Noda dan 8ara
Mempergunakannya
11. 88 Tabel Tugas
&A'TAR BAGAN$SKEMA
N),
-AL
KETERANGAN
9. ? )agan Peta +edudukan Modul
!. ?; Skema Mekanisme Pemelajaran
$. 9% )agan Penggolongan Serat Tekstil
PETA KE&(&(KAN M)&(L
Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9 xi CUT.12A 0 01 CC01A $%.)7S $%.)7S II I O P E R A T O R P O L A I O P E R A T O R J A H I T $%.)7S O P E R A T O R P O T O N G 8m 88."$A $%.)7S $%.)7S $%.)7S $%.)7S $%.)7S $%.)7S $%.)7S $%.)7S $%.)7S $%.)7S C-m FDR.04A C-m SEW.1 4A C-m SEW.15 A C-mSEW.16A C-mFNS.17A C-m MR.19A C-m FRES.13A C-m CC.02A C-m CC.01A CC02A CC03A FDR.04A FDR.04A FRESS.13A 001 SEW.14A 001 SEW.14A 002 SEW.14A 003 SEW.14A 004 SEW.14A 005 SEW.14A 006 MR.19.A 001 SEW.15.A 001 001 002 SEW.16.A 001 SEW.16.A 008 SEW.16.A 007 SEW.16.A 006 SEW.16.A 005 SEW.16.A 004 SEW.16.A 003 SEW.16.A 002 FNS.17A 001 FNS.17A 002 C-m CUT.12A $%.)7S PAT."%.A PAT."=.A PAT.9".A PAT."=. A PAT."=. A 001 002 PAT."%.A PAT.9".A 001 001 $%.)7S PAT."<.A $%.)7S PAT."B.A $%.)7S PAT."=.A $%.)7S PAT."=.A PAT."B. A 004 PAT."B. A 003 PAT."B. A 002 PAT."<. A 001 PAT."B. A 001 I I C-m MAT.11A 0 0 1 MAT.11.A 0 01 0 0 1 MAT.11.A 0 02 0 0 1 MAT.11.A 0 01 0 0 1 MAT.11.A 0 03 0 0 1 MAT.11.A 0 04 $%.)7S C-m MAT.11. A 001 001 0 01KETERANGAN PETA
KE&(&(KAN M)&(L
N), MATA &IKLAT$K)MPETENS IK)&E M)&(L *(&(L M)&(L
9. Memberikan Pelayanan Se2ara Prima +epada Pelanggan $%.)7S.8 m.88."9.A.""9 Memberikan pelayanan se2ara prima kepada pelanggan !. Melakukan Pekerjaan 0alam ingkungan Sosial yang )eragam
$%.)7S.8 m.88."!.A.""9 Melakukan Pekerjaan 0alam ingkungan Sosial yang )eragam $. Mengikuti Prosedur +esehatan, +eselamatan, dan +eamanan dalam )ekerja $%.)7S.8 m.88."$.A.""9 Mengikuti prosedur +$ di bidang busana 4. Menggambar )usana $%.)7S.8 m.@0*."4.A.""9 0asardasar menggambar $%.)7S.8 m.@0*."4.A.""! 0asardasar Menggambar )usana #. Melakukan pengepresan $%.)7S.8 m.@*ES.9$.A."" 9 Teknik Pengepresan <. Menjahit dengan mesin $%.)7S.8 m.SE5.94.A.""9 Pengoperasian Alat Menjahit
N), MATA K)&E M)&(L *(&(L M)&(L
Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9
&IKLAT$K)MPETENS I $%.)7S.8 m.SE5.94.A.""! Teknologi Menjahit $%.)7S.8 m.SE5.94.A.""$ Teknik Menjahit )usana Anak $%.)7S.8 m.SE5.94.A.""4 Teknik Menjahit )usana 5anita $%.)7S.8 m.SE5.94.A.""# Teknik Menjahit )usana Pria $%.)7S.8 m.SE5.94.A.""< Teknik Menjahit )usana Tailoring
B. Memelihara alat jahit $%.)7S.8
m.M*.9%.A.""9
Pemeliharaan Alat Menjahit
=. Menyelesaikan busana
dengan jahitan tangan
$%.)7S.8
m.SE5.9#.A.""9
Teknik
Penyelesaian )usana
%. Membuat >iasan pada busana $%.)7S.8 m.SE5.9<.A.""9 0esain >iasan )usana $%.)7S.8 m.SE5.9<.A.""! 0asar Menghias +ain $%.)7S.8 m.SE5.9<.A.""$ Teknik 0asar )ordir $%.)7S.8
m.SE5.9<.A.""4 ekapan )enang $%.)7S.8
m.SE5.9<.A.""# Sulaman Putih
N),
MATA
&IKLAT$K)MPETENS I
K)&E M)&(L *(&(L M)&(L
$%.)7S.8
m.SE5.9<.A.""< ekapan )ur2i $%.)7S.8
m.SE5.9<.A.""B Sulaman @antasi $%.)7S.8
m.SE5.9<.A.""= /ariasi )ordir
Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9
9". Melakukan penyelesaian akhir busana $%.)7S.8 [email protected].""9 Pelabelan $%.)7S.8 [email protected].""! Pengemasan .., Memili3$mem4eli
Ba3an 4aku 4usana
05,B(S,"6 m,MAT,..,A,77 . Pengeta3uan Ba3an Tekstil $%.)7S.8 m.MAT.99.A.""! Pengetahuan )ahan Pelapis $%.)7S.8 m.MAT.99.A.""$ Pengetahuan bahan Pelengkap $%.)7S.8 m.MAT.99.A.""4 Teknik Meran2ang )ahan 9!. Memotong bahan $%.)7S.8 m.87T.9!.A.""9 Teknik Memotong &8utting' 9$. Mengukur tubuh pelanggan sesuai desain $%.)7S.8 m.PAT."<.A.""9 Teknik Mengambil 7kuran )adan 94.
Membuat Pola busana dengan teknik konstruksi $%.)7S.8 m.PAT."B.A.""9 Pola 0asar +onstruksi N), MATA &IKLAT$K)MPETENS I
K)&E M)&(L *(&(L M)&(L
$%.)7S.8 m.PAT."B.A.""! Pe2ah Pola )usana Anak $%.)7S.8 m.PAT."B.A.""$ Pe2ah Pola )usana 5anita $%.)7S.8 m.PAT."B.A.""4 Pe2ah Pola )usana Pria 9#.
Membuat pola busana konstruksi di atas kain $%.)7S.8 m.PAT."=.A.""9 Pola 8elana di Atas kain Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9 xiii
$%.)7S.8
m.PAT."=.A.""!
Pola +emeja di Atas +ain
9<. Membuat Pola busana teknik kombinasi
$%.)7S.8
m.PAT."%.A.""9
Pola +ombinasi
9B.
Membuat pola dasar dengan teknik drapping $%.)7S.8 m.PAT.9".A.""9 Pola 0asar Se2ara Drapping Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9 xiv
MEKANISME PEMELA*ARAN
7ntuk men2apai penguasaan modul ini dilakukan melalui alur mekanisme pemelajaran sebagai berikut(
Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9 xv + + T START ihat Petunjuk Penggunaan Modul ihat +edudukan Modul Nilai C B Modul 4erikutnya$(j i Kompetensi +egiatan )elajar +egiatan )elajar +erjakan E;aluasi Nilai C B +erjakan Cek+emampuan T
GL)SAR+
ISTILA- KETERANGAN
)arang Nyamu enan rumah tangga barangbarang yang dibuat dari kain dan keperluan rumah tangga. Misalnya( taplak meja, sapu tangan, seprei, dan lainlain )enang lusi )enang yang direntangkan sejajar dengan tepi
kain
)enang pakan )enang yang melintang mengisi rentangan
benang lusi
)ody &size' 7kuranukuran yang mengikuti ukuran tubuh
Bonding Proses menggabungkan dua atau lebih bahan
dengan menggunakan bahan rajutan atau bahan tenunan longgar dilatarbelakangi bahan pelapis yang ringan
Casual Pakaian seharihari
Course Satu deretan sengkelit rajut ke arah lebar kain
Crochet Salah satu teknik membuat kain dengan 2ara
mengait benang
Drape 3atuhnya bahan:kain ketika bahan
dibentang:digantung
Fashion fabric )ahan utama yang diperlukan dalam pembuatan busana dan lenan rumah tangga
Felting Suatu proses dimana kelembapan panas dan
tekanan diterapkan pada serat pendek
Fusing Serupa felting tapi menggunakan suatu
2ampuran perekat untuk menahan serat
Grain line Arah serat pada pola yang berfungsi untuk meletakkan bahan searah dengan serat bahan
+ain Pleat Sema2am hiasan pakaian yang berupa lipitlipit
yang sama besar dengan jarak yang sama dan searah.
Knitted Proses pemuatan kain dengan 2ara dirajut
Laken Salah satu bahan tekstil yang dihasilkan dari
teknik kempa
Lingerie Pakaian dalam &patty2oat, 2amisol, underyork'
Lining )ahan pelapis terakhir yang langsung
Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9
IISSTTIILLAA-- KKEETTEERRAANNGGAANN bersentuhan dengan kulit
bersentuhan dengan kulit Non woven
Non woven )ahan tekstil yang proses pembuatannya tidak)ahan tekstil yang proses pembuatannya tidak dengan 2ara ditenun
dengan 2ara ditenun Patchwork
Patchwork T Teknik menambal pereknik menambal per2a menjadi selembar k2a menjadi selembar kainain P
Piinnttaall PPeennggggaabbuunnggaan an annttaarra sa seerraat yt yaanng sg saattu du deennggaann serat yang lain dengan 2ara dipilin
serat yang lain dengan 2ara dipilin Press bod
Press bod PPakakaiaaian n yanyang g dibdibuat uat memengingikukuti ti benbentuk tuk tubtubuhuh tanpa terganggu gerakan tubuh
tanpa terganggu gerakan tubuh T
Tekstilekstil Adalah Adalah bahan bahan baku baku busana busana yang yang dibuat dibuat daridari b
bererbbagagai ai mma2a2am am seserrat at bbaiaik k yyanang g didittenenuunn &&!oven!oven' maupun bukan tenun &' maupun bukan tenun &Non !ovenNon !oven''
Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9 Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9
xvii xvii
BAB, I
BAB, I
PEN&A-(L(AN
PEN&A-(L(AN
A,&eskripsi
A,&eskripsi
ModulModul pengetahuan bahan tekstil ini merupakan salah satu pengetahuan bahan tekstil ini merupakan salah satu mo
modudul l dadasasar r pepenununjnjanang g dadalalam m memempmpelelajajarari i mamata ta didiklklatat memilih:membeli bahan busana sesuai desain &
memilih:membeli bahan busana sesuai desain &"aterial"aterial' pada' pada sub kompetensi satu dan dua, yaitu meren2anakan persiapan sub kompetensi satu dan dua, yaitu meren2anakan persiapan d
daan n 66aakkttu u pepemmiilliihhaann::ppeemmbbeelliiaan n bbaahhaan n bbaakku u ddaann mengidentiDk
mengidentiDkasi jenis bahan asi jenis bahan utama &utama &fashion fabricfashion fabric'.'. T
Tujuan ujuan diajarkannya diajarkannya modul modul ini, ini, agar agar peserta peserta diklatdiklat me
memmililikiki i 6a6a6a6asasan n dadan n kketetrarammpipilalan n dadalalam m mmememililih ih dadann me
membmbeleli i babahahan n babakku u bubusasana na sesesusuai ai dedengngan an dedesasainin. . AgAgarar tujuan pemelajaran ter2apai, ada beberapa materi yang harus tujuan pemelajaran ter2apai, ada beberapa materi yang harus dik
dikuasuasai ai oleoleh h pespeserterta a dikdiklat lat memelallalui ui momodul dul iniini, , antantara ara lailainn adalah(
adalah( −
− PengetPengetahuan bahan ahuan bahan tekstiltekstil −
− PemPemilihan bahan ilihan bahan tekstiltekstil −
− MerMeren2anen2anakan akan perspersiapan iapan dan dan pemilpemilihan:ihan:pembpembelian elian bahabahann baku busana
baku busana
B,
B, Prasy
Prasyarat
arat
0alam mempelajari modul ini Anda harus sudah menguasai 0alam mempelajari modul ini Anda harus sudah menguasai das
dasarardadasar sar memenggnggambambar ar busbusanaana. . +a+arerena na daldalam am mememilmilihih bahan tekstil pengetahuan tentang dasardasar desain, faktor bahan tekstil pengetahuan tentang dasardasar desain, faktor pem
pemiliilihan han desdesain ain harharus us dipdipahaahami mi dendengan gan benbenar ar agaagar r tidtidakak
Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9 Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9
men
mengalgalami ami kekesulsulitaitan n keketiktika a memmempelpelajaajari ri mamaterteri i pempemiliilihanhan bahan tekstil.
bahan tekstil.
",
", Petunjuk
Petunjuk Penggunaan
Penggunaan Modul
Modul
Petunjuk Penggunaan Modul (ntuk Peserta &iklat Petunjuk Penggunaan Modul (ntuk Peserta &iklat
a.
a. PPelelajaajari ri dadafftatar r isisi i sesertrta a pepeta ta kkededududukukan an momodudul l dedengnganan 2er
2ermamat t dan dan teltelitiiti. . +a+arerena na daldalam am petpeta a kkeduedudukdukan an momoduldul akan nampak kedudukan modul yang sedang Anda pelajari akan nampak kedudukan modul yang sedang Anda pelajari dengan modulmodul yang lain.
dengan modulmodul yang lain. b.
b. +er+erjakan soalsojakan soalsoal dalam 2ek kal dalam 2ek kemampuan untemampuan untuk mengukuk mengukurur sampai sejauh mana pengetahuan yang telah
sampai sejauh mana pengetahuan yang telah Anda miliki.Anda miliki. 2.
2. ApApababilila a dadari ri sosoal al dadalalam m 2e2ek k kkememamampupuan an tetelalah h AnAndada kerjakan dan B" terja6ab dengan benar, maka Anda kerjakan dan B" terja6ab dengan benar, maka Anda dap
dapat at lanlangsugsung ng memenujnuju u e;ae;alualuasi si untuntuk uk menmengergerjakjakanan soal
soalsoal soal terstersebut. ebut. TTetapi etapi apabapabila ila hasil hasil ja6abja6aban an AndaAnda ttiiddaak k ssaammppaai i mmeenn22aappaai i BB"", , mmaakka a AAnndda a hhaarruuss mengikut
mengikuti kegiatan pemelajaran dalam i kegiatan pemelajaran dalam modul ini.modul ini. d.
d. PerPerhatikhatikan an langklangkahlanahlangkagkah h dalam melakdalam melakukaukan n pekpekerjaaerjaann dengan benar untuk mempermudah dalam memahami dengan benar untuk mempermudah dalam memahami suatu proses pengerjaan.
suatu proses pengerjaan. e.
e. PPahamahami setiap mati setiap materi teoreri teori dasar yang aki dasar yang akan menuan menunjangnjang dalam penguasaan suatu pekerjaan dengan memba2a dalam penguasaan suatu pekerjaan dengan memba2a se
se2a2ara ra tetelilititi. . ++ememududiaian n kkererjajakakan n sosoalalssoaoal l e;e;alaluauasisi sebagai sarana latihan.
sebagai sarana latihan.
ff.. 7n7ntutuk k mmenenjaja66ab ab tetest st foforrmmatatif if ususahahakakan an mmemembeberrii ja6aban yang singkat, jelas
ja6aban yang singkat, jelas dan kerjakan sesuai dengandan kerjakan sesuai dengan kemam
kemampuan Anda setelah puan Anda setelah mempelajari modul ini.mempelajari modul ini. g
g.. ))ilila a teterrddapapat at ppenenuuggasasanan, , kkererjajakkan an tutuggas as teterrsesebubutt den
dengan gan baibaik k dan dan bilbilamamana ana perperlu lu kkonsonsultultasiasikakan n hashasilil tersebut pada guru:instruktur.
tersebut pada guru:instruktur.
Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9 Modul $%.)7S.8m.MAT.99A.""9
h. 8atatlah kesulitan yang Anda dapatkan dalam modul ini untuk ditanyakan pada guru pada saat kegiatan tatap muka. )a2alah referensi lainnya yang berhubungan dengan materi modul agar Anda mendapatkan tambahan pengetahuan.
i. Agar benarbenar mahir di dalam memilih bahan tekstil, Anda perlu melakukan latihan se2ara berulangulang dengan men2oba men2o2okkan antara gambar desain dengan bahan tekstil.
j. Perlengkapan yang perlu Anda persiapkan(
- )erma2amma2am bahan tekstil.
- )erma2amma2am per2a bahan tekstil dengan
ukuran = ? 9" 2m.
- )erma2amma2am gambar desain berdasarkan
kesempatan pemakaian.
., Peran 'asilitator
a. Menginformasikan langkahlangkah belajar yang harus dilakukan peserta diklat.
b. Memberikan penjelasan kepada peserta diklat bagian bagian modul yang belum dipahami oleh peserta diklat. 2. Mendemonstrasikan langkahlangkah yang disyaratkan
dalam kegiatan belajar.
d. Membimbing peserta untuk melaksanakan praktik.
Melakukan e;aluasi se2ara komprehensif melalui proses dan produk belajar yang di2apai oleh peserta diklat.
&, Tujuan Ak3ir
Setelah mempelajari modul ini diharapkan Anda dapat( Mengenal bahan tekstil.
Memahami penggolongan serat. Memahami konstruksi bahan tekstil.
Memahami $ ma2am kain berdasarkan beratnya. Memahami penyempurnaan bahan tekstil.
Penyelidikan bahan tekstil.
Memahami faktorfaktor yang mempengaruhi pemilihan bahan tekstil.
Melakukan pemeliharaan bahan tekstil.
Melakukan persiapan pemilihan dan 6aktu
pemilihan:pembelian bahan baku.
E, Kompetensi
+1MPETENS ( Memilih:membeli bahan baku busana sesuai desain +10E ( $%.)us.8m.MAT.99.A
07*AS PEMEA3A*AN ( <" jam F 4# menit
E/E +1MPETENS +7N8 A ) 8 0 E @
-9 ! 9 9 9
+1N0S +E*3A 9. Mampu memberikan saran:petunjuk dalam memilih membeli bahan yang 2o2ok:sesuai dengan desain pemesan
!. Mampu mengikuti perkembangan:kemajuan industri ke2il.
$. Memiliki 2ita rasa yang tinggi dalam memilih bahanbahan pelengkap yang sesuai dengan desain dan selera pemesan.
4. +emampuan menghitung jumlah bahan utama dan bahan pelengkap yang dibutuhkan. #. +emampuan membedakan efek kain seperti(
• 3enis serat kain &katun, 6ool, poliester'
• +onstruksi serat &tenunan, rajutan, hasil kempa dan lainlain' • Penyempurnaan &#nishing' kilau, berbulu, li2in, kaku
<. Pekerjaan dilakukan dengan mengikuti peraturan +$ No. 9 Th 9%B"
B. )ahan pelengkap men2akup( rits, kan2ing, bantal bahu, gesper, renda, mote, payet, bisban, aplikasi, ;uring, lapisanlapisan kantong.
M o d u l $ % . ) 7 S . 8 m . M A T. 9 9 A . " " 9
=. Pengadaan bahan dapat diperoleh dari pemesan itu sendiri atau disiapkan oleh pembuat busana.
S(B
K)MPETENSI KRITERIA KINER*A
LINGK(P BELA*AR
MATERI P)K)K PEMELA*ARAN
SIKAP PENGETA-(AN KETERAMPILAN 9. Meren2ana kan persiapan dan 6aktu pemilihan: pembelian bahan baku • +oordin asi dilakukan antara pelanggan: pemesan dengan pembuat busana • +esepa katan dilakukan dalam hal pemilihan jenis:2orak: tekstur bahan sesuai desain pesanan • Persi apan pembelian bahan baku • Persua sif dalam komunikasi untuk pemilihan bahan • Menjel askan teknik komunikasi dalam penentuan pemilihan bahan • Memili h bahan yang sesuai dengan desain
!. Mengidenti • 0esain • dent • 8erma • Menjel • Mengi M o d u l $ % . ) 7 S . 8 m . M A T. 9 9 A . " " 9
S(B
KRITERIA KINER*A LINGK(P MATERI P)K)K PEMELA*ARAN
SIKAP PENGETA-(AN KETERAMPILAN Dkasi jenis bahan utama &fashion fabric' diidentiDkasi berdasarkan 6aktu pema kaian, umur, kesempatan, postur tubuh si pemakai: pemesan • 3enis kain dipilih berdasarkan desain busana dan pesanan • 8orak
dan efek kain dipilih sesuai kriteria berdasarkan desain dan pesanan: iDkasi jenis bahan utama t dalam memilih bahan utama sesuai desain askan 2ara mengidentiDka si jenis bahan utama dentiDkasi bahan utama sesuai desain M o d u l $ % . ) 7 S . 8 m . M A T. 9 9 A . " " 9 B
S(B
KRITERIA KINER*A LINGK(P MATERI P)K)K PEMELA*ARAN
SIKAP PENGETA-(AN KETERAMPILAN pelanggan $. Mengidenti Dkasi jenis bahan pelapis • 3enis kain furing &lining' dipilih sesuai jenis bahan utama • 5arna kain furing &lining' dipilih sesuai jenis bahan utama dan desain • +ain pelapis diperiksa apakah layak $co"patible% untuk digunakan sesuai desain • dent iDkasi jenis bahan pelapis • Teliti dalam mennetukan bahan pelapis sesuai dengan desain • Menjel askan 2ara mengidentiDka si jenis bahan pelapis • Menen tukan bahan pelapis sesuai dengan bahan utama M o d u l $ % . ) 7 S . 8 m . M A T. 9 9 A . " " 9 =
S(B
KRITERIA KINER*A LINGK(P MATERI P)K)K PEMELA*ARAN
SIKAP PENGETA-(AN KETERAMPILAN
• +ondisi
kain diperiksa bila terjadi 2a2at dilakukan tindakan 4. Menentuka n bahan pelengkap • )ahan pelengkap rits, kan2ing, bantal bahu, benang dan lainlain dipilih sesuai dengan desain dan 6arna bahan • 3umlah bahan pelengkap yang diperlukan • Pene ntuan bahan pelengkap • 8erma t dalam menyerasikan bahan pelengkap dengan bahan utama sesuai desain • Menjel askan 2ara menentukan bahan pelengkap • Menen tukan bahan pelengkap M o d u l $ % . ) 7 S . 8 m . M A T. 9 9 A . " " 9 %
S(B
KRITERIA KINER*A LINGK(P MATERI P)K)K PEMELA*ARAN
SIKAP PENGETA-(AN KETERAMPILAN disediakan sesuai dengan kebutuhan #. Menyusun ren2ana belanja • )ahan baku utama diran2ang sesuai dengan kebutuhan • )ahan pelengkap diran2ang sesuai dengan kebutuhan • 0aftar ren2ana belanja dikoreksi dan diparaf oleh bagian yang ber6enang • Mera n2ang ren2ana belanja • Teliti dalam meren2anakan harga:belanja • Menjel askan 2ara menyusun ren2ana belanja • Memb uat ren2ana belanja M o d u l $ % . ) 7 S . 8 m . M A T. 9 9 A . " " 9 9"
S(B
KRITERIA KINER*A LINGK(P MATERI P)K)K PEMELA*ARAN
SIKAP PENGETA-(AN KETERAMPILAN
• 0aftar ren2ana belanja diajukan pada bagian keuangan M o d u l $ % . ) 7 S . 8 m . M A T. 9 9 A . " " 9 99
', "ek Kemampuan
N), Aspek yang dinilai Belu
m
Suda 3
., Apakah Anda mampu menjelaskan
apa yang dimaksud dengan bahan tekstilG
!. Apakah Anda mengetahui
penggolongan serat tekstil
berdasarkan asalnyaG
$. Apakah Anda mampu membdakan
bahan tekstil berdasarkan konstruksi bahan tekstilG
4. Apakah Anda mampu menggolongkan
bahan tekstil berdasarkan berat kainG
#. Apakah Anda mampu menjelaskan
jenis penyempurnaan yang dilakukan pada bahan tekstilG
<. Apakah Anda sudah mampu
melakukan penyelidikan terhadap
bahan tekstilG
B. Apakah Anda mampu menjelaskan $ faktor yang mempengaruhi pemilihan bahan tekstil
=. Apakah Anda mampu melakukan
pemeliharaan bahan tekstil dengan benar berdasarkan asal seratG
%. Apaah Anda mampu melakukan
peeiharaan bahan tekstil dengan benar berdasarkan asal serat G
9". Apakah Anda mampu melakukan
persiapan pemilihan bahan tekstil yang sesuai dengan desainG
99. Apakah Anda mampu membuat
kesekapatan dengan pelanggan untuk
N), Aspek yang dinilai Belu m
Suda 3 bahan tekstil yang 2o2okG
9!. Apakah Anda mampu melakukan
pembelian bahan baku sesuai dengan desain dan pemesanG
8atatan -uru ( 9. ... !. ... $. ... +esimpulan ( ... ... ... ... ... ... Modul $%.)7S. 8m.MAT.99A."" 9 9$
BAB, II
PEMELA*ARAN
A,Ren#ana Belajar Peserta &iklat
+ompetensi ( Memilih:membeli bahan baku busana sesuai
desain &"aterial'
Sub +ompetensi ( 9. MengidentiDkasi jenis bahan utama
&fashion fabric'
!. Meren2anakan persiapan dan 6aktu pemilihan: pembelian bahan baku.
Alokasi 5aktu ( !4 jam ? F 4# menit
No, *enis Kegiatan Tg
l 8aktu Tempat Belajar Alasan Peru4a3a n Ttd, Guru 9. !. Pengenalan bahan tekstil 9' Penge
nalan bahan tekstil
!' Pengg
olongan serat
$' +onstr
uksi bahan tekstil
4' Pengg olongan bahan tekstil berdasarkan berat kain #' Penye < ab. )usana Modul $%.)7S. 8m.MAT.99A."" 9 94
No, *enis Kegiatan Tg l 8aktu Tempat Belajar Alasan Peru4a3a n Ttd, Guru $. mpurnaan bahan tekstil <' Penyeli
dikan bahan tekstil
@aktorfaktor yang mempengaruhi pemilihan bahan tekstil
9' 7nsur
unsur 0esain Pada )ahan Tekstil • 5arna • 8orak • jatuhnya bahan • tekstur !' Pemili
han )ahan Tekstil
• +egunaan • +arakteristik Penanganan • model • ebar +ain $' +riteri ! 4 ! ! ab. )usana ab. )usana ab. )usana ab. )usana Modul $%.)7S. 8m.MAT.99A."" 9 9#
No, *enis Kegiatan Tg l 8aktu Tempat Belajar Alasan Peru4a3a n Ttd, Guru 4. #. a Pemilihan )ahan Tekstil 0engan Memperhatikan @aktorfaktor Mendesain )usana • 7sia • kesempatan pemakaian • 6aktu pemakaian • postur tubuh • 6arna kulit • dan kepribadian. Pemeliharaan bahan tekstil Meren2anakan persiapan pemilihan atau pembelian bahan baku 9' Meren 2anakan persiapan, pemilihan:pembeli an bahan baku !' 8ara membeli bahan tekstil < ! ab. )usana *. Teori Modul $%.)7S. 8m.MAT.99A."" 9 9<
No, *enis Kegiatan Tg l 8aktu Tempat Belajar Alasan Peru4a3a n Ttd, Guru $' Memb uat kesepakatan dengan pelanggan E;aluasi Modul $%.)7S. 8m.MAT.99A."" 9 9B
Kegiatan Belajar
Kegiatan Belajar .,
a, Tujuan Kegiatan Pemelajaran
Setelah mempelajari kegiatan belajar 9, diharapkan Anda dapat(
9' Mengenal bahan tekstil.
!' Menggolongkan serat tekstil.
$' Menjelaskan metode konstruksi bahan tekstil.
4' Menggolongkan $ ma2am kain berdasarkan berat kain. #' Menjelaskan penyempurnaan bahan tekstil.
<' Penyelidikan bahan tekstil.
4, (raian Materi
Memiliki pengetahuan tentang bahan tekstil merupakan satu modal yang sangat besar bagi Anda yang bergerak di bidang busana.
)agi konsumen tekstil, mengetahui bahan tekstil diperlukan untuk pemilihan sesuai dengan gambar desain. Selain itu pengetahuan bahan tekstil akan banyak membantu Anda dalam mengenal jenis dan kualitas bahan yang di2antumkan dalam label tekstil, sehingga dapat menghindari kesalahan pada 6aktu membeli atau menghindari penipuan.
Pemilihan bahan yang baik berdasarkan kualitas kain yang sangat dipengaruhi oleh asal serat, proses pembuatan benang, proses pembuatan kain serta penyempurnaan bahan.
.% Pengenalan Ba3an Tekstil
Setiap kali Anda melihat kain, Anda selalu ingat dengan istilah bahan tekstil. Apa yang dimaksud dengan bahan tekstilG )ahan tekstil adalah semua bahan yang berupa tenunan &woven' dan bukan tenunan &non woven' yang digunakan untuk membuat berbagai jenis busana dan lenan rumah tangga.
Pada umumnya bahan tekstil dapat
dikelompokkan dalam ! kelompok besar berdasarkan fungsinya, yakni(
a% Ba3an (tama
)ahan utama adalah bahan yang paling banyak digunakan dalam pembuatan suatu busana atau lenan rumah tangga. )ahan utama sangat berperan bagi penampilan dan mutu suatu busana atau lenan rumah tangga.
0alam dunia pertekstilan Anda mengenal beraneka ragam bahan tekstil yang indah dan menarik. )ahan tekstil:kain ini telah melalui suatu proses yang panjang hingga sampai ke konsumen.
4% Ba3an Pelengkap$Garnitur Busana
)ahan pelengkap:garnitur busana adalah semua jenis bahan yang digunakan untuk melengkapi suatu busana atau lenan rumah tangga. Menurut fungsinya
bahan pelengkap dapat dikelompokkan sebagai berikut(
9' &ene"purnakanH sebagai bahan pelapis, pengisi, dan pembentuk antara rambut kuda, spons, Iiselin dan bantal bahu.
!' &elengkapi'&enghias, antara lainH &a' Ma2amMa2am +an2ing
&b' Ma2amMa2am Pita &2' Ma2amMa2am *enda &d' Ma2amMa2am )enang
&e' Ma2amMa2am )ahan Aplikasi
/% Penggolongan Serat Tekstil
Serat tekstil digolongkan berdasarkan jenis serat, yaitu, serat alam dan serat buatan. Serat alam telah lama dikenal, sedangkan serat buatan dikenal pada permulaan abad ke9%. Serat buatan mengalami
perkembangan pesat dalam pengolahan dan
penyempurnaan dari masa ke masa.
+ebanyakan konsumen di ndonesia menggunakan bahan tekstil dari serat 2ampuran atau sintetis dengan alasan mudah pemeliharaannya, ringan serta murah.
Menurut asalnya serat tekstil dapat dibagi sebagaimana yang tersusun dalam bagan di ba6ah ini.
Bagan Penggolongan Serat Tekstil
Modul $%.)7S. 8m.MAT.99A."" 9 !!
Serat Tekstil
)atang→ Ia?, &linen', henep, jute, kenaf, rami
!. )uah→ Ia?, serat sabut kelapa
0aun→ aba2a &manilla', heneguen, sisal
)iji→ serat kapas dan kapok
*ambut→ Alpa2a, 7nta,
8hasmere, lama, Mohair, +elin2i 5ol→ )iribiri
Sutera→ dari ulat sutera
Serat Asbes
Serat *ayon /iskosa Serat *ayon Asetat
Serat *ayon +upro Amonium Serat +aseina
Serat Jein
Serat logam, gelas, silikat, karbon Poliamida→ Serat Nilon Poliester→ Serat Tetoron, 0a2ron
)liuretan→ Serat Spande?
Polihidrokarbon → Serat 0eDn, Polletilena, Polipropilena Polihidrokarbon yang
disubstitusi halogen → Serat Poli;inil +hlorida
Polihidrokarbon yang
disubstitusi hidroksil → Serat
Poli;inil Alkohol Polihidrokarbon yang
disubstitusi nitril→ Serat Akrilat
Serat Alam Serat Protein Serat Mineral )erbentuk Stapel )erbentuk @ilamen Serat Setengah )uatan Selulosa Protein Serat Selulosa Serat )uatan Mineral Serat Sintetis Polimer Adisi Polimer +ondensasi
Konstruksi Ba3an Tekstil
+onstruksi suatu bahan tekstil menentukan berat jatuhnya bahan &drape', kea6etan dan tekstur bahan.
Ada metode dasar konstruksi bahan, yaitu( a' Tenunan &woven' b' *ajutan &knitted' 2' Anyaman d' )uhul e' +aitan f' *enda g' +empa
h' )ahan tidak ditenun &non woven'
a) Tenunan !8o9en%
+alau Anda memperhatikan selembar kain, maka Anda akan mengetahui arah panjang dan lebar kain, serta pinggir kain atau tepi kain. +etika Anda mengamati kain dengan lebih teliti maka Anda bisa melihat kain dengan lebih teliti maka Anda bisa melihat susunan benangbenang yang sejajar dan searah dengan tepi kain dan benangbenang yang melintang.
)enangbenang yang sejajar pinggir kain disebut dengan Benang Lusi. Sedangkan benang yang melintang disebut dengan Benang Pakan. )enang lusi dan benang pakan saling menyilang satu sama lain.
Setiap bahan tenunan mempunyai pinggir atau tepi kain &selvage' sepanjang kedua sisi kain dan biasanya dibuat lebih tebal dengan 2ara memakai
benang gintir atau memperbanyak jumlah benang lusi dibandingkan pada bagian tengah kain. ebar pinggir kain ber;ariasi seAndar ",# 2m sampai 9 2m. >al ini bertujuan untuk menguatkan kain dan melindungi benangbenang supaya tidak mudah bertiras.
Selalu pastikan bah6a benangbenang pakan ada pada sudut yang tepat pada tepi kain &selvage'. >al ini menunjukkan bah6a bahan terletak pada lajurnya atau sesuai dengan arah serat &grain line' suatu hal yang harus dipertimbangkan ketika Anda memotong bahan.
+eken2angan dari suatu tenunan tergantung pada jumlah benangbenang lusi dan benangbenang pakan dalam setiap 9 2m!. >al ini biasa disebut
dengan (etal Kain. )anyaknya benang lusi per 9 2m dan benang pakan per 9 2m masingmasing disebut dengan tetal lusi dan tetal pakan.
+onstruksi tenunan dibedakan berdasarkan silang tenunan, yaitu silang dasar dan silang dasar yang di;ariasi. Ada tiga ma2am silang dasar, yaitu silang polos, silang kepar , dan silang satin. 0alam perkembangannya ada berma2am silang tenunan tetap pada dasarnya merupakan ;ariasi dari ketiga silang dasar tersebut, ke2uali untuk tenunan yang berpola & patterned'.
&9' Kain (enun Dengan )ilang Polos
Silang polos merupakan silang paling tua
dan paling banyak digunakan diantara
persilangan yang lain. 0iperkirakan =" dari
semua silang tenunan adalah silang polos dan turunannya. Silang polos merupakan silang yang paling sederhana dengan permukaan yang sama antara bagian baik dan bagian buruk kain.
+arena persilangan antara benangbenang pakan dan lusi pada silang polos paling banyak jika dibandingkan dengan silang yang lain, maka
silang polos adalah tenunan paling kuat. Selain kuat anyaman polos mudah diberi desain, misalnya permukaan di2ap, dibatik, disulam dan lain sebagainya. )eberapa tenunan dengan anyaman polos yang terkenal adalah kain muslin, mori, nansook, ;oile, organdi, bla2o dan sebagainya.
+onstruksi 8ontoh )ahan
-ambar !.9 +onstruksi silang polos dan hasilnya
&!' Kain (enun Dengan )ilang Kepar $(will%
Silang kepar adalah suatu persilangan yang benangbenang lusinya menyilang di atas atau di ba6ah dua benang pakan atau lebih, dengan silangan benang lusi sebelah kiri atau kanan
bergeser satu benang pakan atau lebih untuk membentuk garis diagonal atau garis kepar.
+ain dengan silang kepar jarang di2ap karena tekstur permukaannya sudah menarik dengan adanya garisgaris kepar tersebut. Namun kain kepar yang berasal dari serat sutera atau serat lain yan ringan sering di2ap. +ain kepar tidak mudah kotor karena kotoran hanya 2enderung menempel pada permukaan garis kepar.
)eberapa tenunan dengan silang kepar antara lain drill, jeans, denim, gabardin dan sebagainya.
+onstruksi 8ontoh )ahan
-ambar !.! +onstruksi silang kepar dan hasilnya
&$' Kain (enun Dengan )ilang )atin
Efek yang panjang, baik arah lungsi maupun
kearah pakan menempati sebagian besar
permukaan kain, tidak ada titik silang, yang berimpit melainkan tersebar merata. Pergeseran yang panjangpanjang membuat efek kain yang lebih berkilau dibanding dengan tekstil dengan
efek pendekpendek. Namun kekurangannya adalah tenunan 2enderung menjadi kendor.
Satin biasanya dibuat dari benangbenang Dlamen sutera maupun serat buatan seperti rayon, nilon dan sebagainya. Satin dibuat dari benang kapas, kainnya dimerser disebut sateen atau satine.
+onstruksi 8ontoh )ahan
-ambar !.$ +onstruksi silang satin dan hasilnya
+arena sedikitnya jumlah silangan pada satin menyebabkan benangbenang berimpit satu sama lain dan menghasilkan sifatsifat kain yang lebih halus, berkilau, lembut dan melangsai. Satin terutama baik dipakai sebagai kain lapis karena dengan banyaknya jumlah lusi maka tenunan lebih kuat dan karena satin li2in, tidak menempel pada badan karena keringat.
b) Rajutan !Knitted %
)erbeda dengan kain tenun yang dibuat dengan menyilangkan dua ma2am benang yaitu
benang lusi dan benang pakan, maka kain rajut pada dasarnya dibuat dengan 2ara membentuk sengkelit sengkelit. 0ari satu ma2am benang saja yang searah dengan lebar kain atau yang searah dengan panjang kain.
Apabila Anda mengamati selembar kain rajut, Anda akan melihat aluralur pada kain itu baik ke arah panjang kain maupun ke arah lebar kain. Alur alur ini terbentuk oleh rangkaian sengkelit. Menurut arah alur tersebut istilah baris sengekelit &wale' dan deret jeratan &course', baris sengkelit &wale' adalah satu deretan sengkelit ke arah panjang kain yang dalam pembuatannya dibentuk oleh sebuah jarum. Sedangkan deret sengkelit &course' adalah satu deretan sengkelit rajut ke arah lebar kain.
+onstruksi kain rajut berbeda dengan kain tenun, maka sifatsifatnya pun berbeda pula. +ain rajut pada umumnya mulur dan daya elastisitasnya lebih tinggi daripada kain tenun, sehingga kain rajut 2o2ok untuk pakaianpakaian yang berukuran tubuh &bod size' dan mengikuti bentuk tubuh tanpa mengganggu gerakan tubuh & press bod '. >al ini disebabkan karena adanya lengkungan sengkelit pada kain rajut dapat mudah tertarik ke segala arah.
+elemahan dari rajutan adalah apabila sehelai benangnya putus maka akan mudah menjalar melepaskan sengkelit lainnya, sehingga lubang kain
menjadi bertambah besar. Tetapi dengan
perkembangan teknologi di bidang rajut, telah banyak dibuat kain rajut yang kokoh seperti kain tenun tanpa mengurangi elastisitasnya.
+onstruksi bahan rajutan berma2am, diantaranya adalah sebagai berikut.
&9'
&9' Kain *a+ut *ata'Polos $Plain )ingle ,erse%Kain *a+ut *ata'Polos $Plain )ingle ,erse%
Ad
Adalaalah h yanyang g dikdikenaenal l dendengan gan polpolapapola ola ;er;ertiktikalal be
berbrbenentutuk k K/K/L L papada da peperrmmukukaaaan n babahahan, n, dadann d
deerreettananddeerreettaan n hhoorriioonnttaal l ddaarri i sseetteennggaahh lingkaran pada bagian belakang. *ajutan ini mulur lingkaran pada bagian belakang. *ajutan ini mulur &&stretchstretch' pada bagian ' pada bagian horiontalnya.horiontalnya.
+
+oonnssttrruukkssii 88oonnttooh h ))aahhaann
-ambar !.4 +onstruksi kain rajut rata dan -ambar !.4 +onstruksi kain rajut rata dan
hasilnya hasilnya
&!'
&!' Kain *a+ut (rikot $(riko%Kain *a+ut (rikot $(riko%
*a
*ajutjutan an luslusi i tertermasmasuk uk rajrajutautan n tritrikko o dan dan rajrajutautann ras2h
ras2hel. el. TTrikriko o memmempunyapunyai i teksteksturtur rriibb yang halusyang halus s
seerrttaa ddrraappee lelembmbut ut dadan n seseriringngkakali li didigugunanakakann untuk bahan pelapis &
untuk bahan pelapis &lininglining', pakaian seharihari', pakaian seharihari &&casualcasual' dan pakaian dalam &' dan pakaian dalam &lingerielingerie'.'.
Modul
+
+oonnssttrruukkssii 88oonnttooh h ))aahhaann
-ambar !.# +onstruksi kain rajut trikot dan -ambar !.# +onstruksi kain rajut trikot dan
hasilnya hasilnya
&$'
&$' Kain *a+ut Double $Double Knits%Kain *a+ut Double $Double Knits%
0irajut dengan dua jarum dan dua benang se2ara 0irajut dengan dua jarum dan dua benang se2ara serentak sehingga seolaholah dirajut. )agian baik serentak sehingga seolaholah dirajut. )agian baik d
daan n bbaaggiiaan n bbuurruuk k bbaahhaan n kkeelliihhaattaan n ssaammaa.. *ajutannya stabil dan kuat, banyak memberikan *ajutannya stabil dan kuat, banyak memberikan keleluasaan dengan tidak mulur maupun kendur. keleluasaan dengan tidak mulur maupun kendur.
+
+oonnssttrruukkssii 88oonnttooh h ))aahhaann
-ambar !.< +onstr
-ambar !.< +onstruksi kain rajut double uksi kain rajut double dandan hasilnya
hasilnya
#%
#% AnAnyayamamann
Modul
Anyaman bukanlah suatu hasil tenunan, tetapi Anyaman bukanlah suatu hasil tenunan, tetapi dib
dibuat uat dardari i satsatu u sussusunaunan n benbenang ang yanyang g disdisilailangkngkanan miring dari kiri ke kanan dan kembali lagi. Anyaman miring dari kiri ke kanan dan kembali lagi. Anyaman ini bisa dikerjakan dengan tangan ataupun mesin. ini bisa dikerjakan dengan tangan ataupun mesin.
-ambar !.B >asil anyaman -ambar !.B >asil anyaman
)ahan anyaman bisa Anda buat dari beraneka )ahan anyaman bisa Anda buat dari beraneka bahan. Asal bahan itu tidak mudah putus dan pipih bahan. Asal bahan itu tidak mudah putus dan pipih serta lentur maka bahan itu bisa dianyam, misalnya( serta lentur maka bahan itu bisa dianyam, misalnya( kulit, benang, plastik, raDa, bambu, rotan, dan bahan kulit, benang, plastik, raDa, bambu, rotan, dan bahan alami yang lain,
alami yang lain, seperti rumput, rumputan, mendong,seperti rumput, rumputan, mendong, ag
agelel, , enen2e2eng ng gogondndok ok yayang ng susudadah h didikkereriningkgkanan,, pelepah pisang, akar 6angi dan
pelepah pisang, akar 6angi dan sebagainya.sebagainya.
>asil dari anyaman bisa berupa tas dari kulit >asil dari anyaman bisa berupa tas dari kulit yang dianyam, anyaman kain, plastik, sepatu, rompi, yang dianyam, anyaman kain, plastik, sepatu, rompi, ata
atau u gargarnitnitur ur busbusana ana dan dan pelpelengengkakap p busbusanaana. . 3ug3ugaa untuk lenan rumah seperti taplak meja, alat rumah untuk lenan rumah seperti taplak meja, alat rumah tangga misalnya alat dapur, hiasan dinding, kerajinan tangga misalnya alat dapur, hiasan dinding, kerajinan tangan dan sebagainya.
tangan dan sebagainya.
Anyaman dapat dibuat dalam bentuk pipih atau Anyaman dapat dibuat dalam bentuk pipih atau bu
bulalat, t, mmisisalalnynya a ;e;eteterbrbanand, d, tatali li sesepapatu tu dadan n ikikatat pinggang.
pinggang.
Modul
d% Bu3ul
Salah satu teknik membuat kain adalah membuat buhul atau simpul. 8ontoh dari buhul adalah ma2rame dan Dlet. Teknik ma2rame berasal dari Arab. Pada mulanya hanya berupa simpulsimpul yang sederhana, tetapi kemudian berkembang dengan ;ariasi antara simpulsimpul tersebut dan menghasilkan motif yang berma2amma2am. )uhul terdiri dari dua kali simpul, yang pertama disebut setengah buhul. +edua, setengah buhul lagi yang
menguatkan ikatan setengah buhul pertama
sehingga tidak terlepas. Motif buhul bisa merupakan garisgaris horisontal, ;ertikal dan diagonal. 0ari
rangkaian buhul tersebut dapat dihasilkan
berma2amma2am barang kerajinan dan aksesori busana, seperti tas, ikat pinggang, rompi &vest ', syal:selendang dan sebagainya.
-ambar !.= 8ontoh hasil buhul:makrame
e% Kaitan
Teknik membuat kain yang lain adalah mengait dan hasilnya dinamakan crochet &kaitan'. +aitan dibuat dari benang kait, misalnya benang 6ol, benang akrilik, benang katun, benang nilon maupun jerami &ra-a' dan lainnya.
Mengait menggunakan jarum kait &haak. pen:)elanda, Crochet needle:nggris' dari ukuran
ke2il sampai besar, disesuaikan dengan benang yang dipergunakan. 3arum kait yang ke2il &jarum bernomor ke2il' dipakai benang yang ke2il &halus'. )enang yang besar menggunakan jarum kait yang besar &jarum bernomor besar'.
Nomor jarum kait ukuran standar internasional adalah dari ".<" sampai dengan B."". 8ontoh hasil kaitan ialah blus, vest &rompi', selendang, taplak meja, seprei, tas, topi, dan lainnya.
Ada berma2amma2am kaitan antara lain( • +aitan )iasa • +aitan Tunisia • +aitan rish • +aitan Amerika • +aitan *enda &9'Kaitan Biasa
Mulamula dibuat sengkelit, kemudian dibuat kaitan yang merupakan rangkaian tusuk rantai. Ada berbagai ma2am setik kaitan, yaitu tusuk
setengah erat &kaitan tunggal', tusuk erat &kaitan rangkap', tusuk setengah tangkai, tusuk tangkai, tusuk tangkai ganda, tusuk tangkai lipat tiga. )erbagai ma2am tusuk kaitan ini dirangkaikan sehingga merupakan suatu rangkaian kaitan yang dibentuk menjadi benda kaitan, seperti taplak meja, selendang, dan lainnya.
-ambar !.% +aitan )iasa
Modul $%.)7S. 8m.MAT.99A."" 9 $#
Mengait tusuk rantai
9. Mengait tusuk setengah erat !. Mengait tusuk erat
$. Mengait tusuk setengah tangkai
#. Mengait tusuk tangkai ganda
4. Mengait tusuk tangkai
<. Mengait tusuk tangkai tiga lipat
&!' Kaitan &otif (unisia
+aitan Tunisia atau kaitan afghan biasanya menggunakan benang yang kasar dan memakai jarum yang besar, panjang, dan rata. +aitan Tunisia menghasilkan kaitan yang rata, padat, dan bertepi. )ahan yang dihasilkan oleh kaitan Tunisia kelihatan agak seperti rajutan &knit ', jika Anda kurang teliti kadangkala susah membedakan antara hasil rajutan atau kaitan $crochet%/
+aitan Triko +aitan *enda Aghan
-ambar !.9" +aitan Motif Tunisia
Modul $%.)7S. 8m.MAT.99A."" 9 $<
&$' Kaitan 0rish
+aitan rish merupakan kaitan yang berbentuk bungabunga. +aitan ini dapat dihubungkan satu dengan lainnya, sehingga merupakan rangkaian kaitan untuk tas, taplak meja, penutup seprai tempat tidur &bed.cover ', dan sebagainya.
-ambar !.99 +aitan rish
&4' Kaitan 1"erika
+aitan Amerika hampir sama dengan kaitan irish. )edanya, motif pada kaitan amerika merupakan motif bunga yang rata:datar, sedangkan pada kaitan irish bermotif bunga timbul. 0ari kaitan yang rata tersebut dirangkaikan menjadi satu, sehingga merupakan suatu patchwork &tambal' yang dipergunakan untuk penutup seprei tempat tidur &bed cover '2 tas, taplak meja, vest &rompi', dan lainnya.
-ambar !.9! +aitan Amerika
&#' Kaitan *enda ,epitan *a"but $3air.pin Crochet%
Tipe kaitan ini biasanya dipergunakan untuk menghasilkan potongan renda panjang $strip%2 yang dapat dipakai untuk hiasanhiasan pinggir ataupun sisipan. +adangkala potongan strip renda digabungkan bersama untuk membentuk ban lebar sebagai hiasan kelim rok ba6ah $skirt%2 stola &selendang panjang dan lebar', ataupun taplak meja. Alat yang dipakai ialah jarum kait dan pen khusus berbentuk K45/
Setelah benang dikaitkan pada pen, kemudian
dirajut dan dilepaskan setelah selesai
pengerjaannya, baru dibentuk dan digabungkan sesuai desain dan kebutuhan.
-ambar !.9$ +aitan *enda 3epitan *ambut &>airpin 8ro2het'
% Renda
Yang dimaksud dengan renda di sini adalah kain renda $lace%2 yang dibuat dengan tangan ataupun dengan mesin. 0alam rumah tangga dipergunakan untuk taplak meja, tirai jendela, sebagai pakaian &dress:gaun', pakaian dalam $lingerie%2 dan saputangan. 8orak kain renda dapat terdiri atas dua bagian yaitu bagian yang merupakan dasar dan bagian lainnya merupakan sekelompok motifmotif tertentu, misalnya motif bunga. )enang linen biasanya dapat dibuat renda yang nyata &dengan benang besar', yang dikerjakan dengan tangan atau mesin. Tetapi, benang kapas, rayon, nilon, atau sutra dibuat dengan mesin. Ada beberapa ma2am renda, yaitu #let2 renda simpul $frivolite%2 dan tula $tulle%/
-ambar !.94 +ain renda &lace'
-ambar !.9# *enda @ri;olite
g% Kempa
)iasanya dibuat langsung dari serat 6ol. )ulu bulu pada permukaan tenunan, ikatannya kurang kuat, sehingga dapat bebas bergerak pada bulu be nang sebelah dalam. Serat 6ol akan menggelembung dalam air dan saling mengait:menjerat satu sama lainnya dan akan tetap dalam keadaan demikian ketika dikempa.
+arena obat kempa dan proses kempa, bulu 6ol akan menyusut, sehingga tenunan menjadi padat. Padat eratnya tenunan dipengaruhi oleh obat kempa, juga oleh kelembaban dan kenaikan suhu &panas' yang dipergunakan dalam proses kempa.
8ontoh kain yang dikempa adalah laken
sedangkan serabut yang dikempa ialah felt/
h) Ba3an Tidak &itenun !Non Woven%
Ada beberapa konstruksi bahan atau proses yang tidak dapat diklasiDkasikan sebagai rajutan ataupun tenunan. Non.woven dibentuk dari serat serat yang dilumatkan, direkatkan atau di2ampurkan bersamaan dengan bahan kimia, uap pemanasan $ther"al% atau dengan 2ara mekanis. 0engan demikian meniadakan pintalan, tenunan, ataupun rajutan. Penggunaan praktisnya terutama untuk fashion terbatas, disebabkan kurang jatuh $drape%2 kurang kuat, dan biasanya terlalu tebal untuk pakaian. Tetapi masingmasing mempunyai makna
ya
yang ng peperlrlu u didipeperrhahatitikakan. n. SeSebubuah ah 2o2ontntoh oh adadalalahah,, felting
felting yaitu salah satu metode tertua di dunia dari yaitu salah satu metode tertua di dunia dari pe
pemmbubuatatan an babahahan, n, mmunungkgkin in tetelalah h memendndahahululuiui tenunan.
tenunan.
Netting
Netting dan dan braidingbraiding adalah teknikteknik lama, adalah teknikteknik lama, keduaduanya dipergunakan dalam pembuatan renda keduaduanya dipergunakan dalam pembuatan renda &&lacelace'.'.
F
Fuussiinngg2 2 bboonnddiinngg2 2 llaa""iinnaattiinngg adalahadalah penge
pengembambangan ngan se2arse2ara a modmodern ern yang yang mengmenggunakgunakanan 1dhesives
1dhesives &perekat' untuk saling mengisi seratserat&perekat' untuk saling mengisi seratserat ya
yang ng pependndek ek atatau au babahahan n yayang ng didirrekekatatkakan:n:didilelemm bersamaan.
bersamaan.
0
0%% MMaa##aam m KKaaiin n BBeerrddaassaarrkkaan n BBeerraat t KKaaiinn
Selain Anda mengetahui persilangan pada tenunan yang Selain Anda mengetahui persilangan pada tenunan yang men
menghghasiasilklkan an kkekekuatuatan an serserta ta efeefek k yanyang g dihdihasiasilklkan,an, A
Andnda a jujugga a hhararus us mmenenggetetahahuui i pepengnggogololongngan an kkaiainn b
beerrddaassaarrkkaan n bbeerraattnnyyaa. . )e)errddaassaarrkkaan n bbeerraat t kkaaiinn digolongkan menjadi 4 yaitu(
digolongkan menjadi 4 yaitu( &a'
&a' +ain ringan deng+ain ringan dengan berat <" gr:man berat <" gr:m!!
&b'
&b' +ain menengah d+ain menengah dengan berat <"94" grengan berat <"94" gr:m:m!! :medium:medium
&2'
&2' +ain setengah +ain setengah berat dengan bberat dengan berat 94"!#" gr:erat 94"!#" gr:mm!!
&d'
&d' +ain berat +ain berat O !#" gr:mO !#" gr:m!!
0engan Anda mengetahui berat kain, maka Anda dapat 0engan Anda mengetahui berat kain, maka Anda dapat memilih bahan menurut jatuhnya bahan sesuai dengan memilih bahan menurut jatuhnya bahan sesuai dengan desain.
desain.
8ontoh jenis kain
8ontoh jenis kain berdasarkberdasarkan beratnya.an beratnya.
Modul
No No
,,
B
Beerraatt NNaamma a KKaaiinn ""oonnttoo3 3 BBaa33aann
9 9.. **iinnggaann +ain )atiste +ain )atiste +ain a6n +ain a6n +ain Nainsook +ain Nainsook +ain /oile +ain /oile +ain 1rgandy +ain 1rgandy +ain 0imity +ain 0imity
+ain sutra &silk' +ain sutra &silk' ! !.. MMeenneennggaa h h &medium &medium '' +ain 8ambridge +ain 8ambridge +ain Mori +ain Mori +ain -ingham +ain -ingham +ain 8hambray +ain 8hambray +ain )la2u +ain )la2u +
+aaiin n TTeettoorroonn Satin
Satin
+
+aaiin n AArrrroo66
Modul
No No
,,
B
Beerraatt NNaamma a KKaaiinn ""oonnttoo3 3 BBaa33aann
-ishkin -ishkin $ $.. ++aaiinn Setenga Setenga h )erat h )erat +ain 8elana +ain 8elana 4. +ain 4. +ain )erat
)erat +ain T6eed+ain T6eed
+ain +an;as +ain +an;as
-ambar !.9< 8ontoh )ahan
-ambar !.9< 8ontoh )ahan berdasarberdasarkan berat kainkan berat kain
1
1%% PPeennyyeemmppuurrnnaaaan Bn Baa33aan Tn Teekkssttiill
P
Prroossees s ppeennyyeemmppuurrnnaaaan n &&#nishing#nishing' ' ddaappaatt did
dideDeDnisnisikikan an sebsebagaagai i penpengergerjaajaan n serserat, at, benbenangang, , ataatauu ka
kain in yayang ng diditutujujukakan n ununtutuk k memengngububah ah pepenanampmpililanan,, pe
pegagangnganan, , dadan n dadaya ya gugunana:f:funungsgsi i dadari ri babahahannbabahahann tersebut.
tersebut. a.
a. PPenenyeyempmpururnanaan an pepenanampmpililan an babahahan n dadapapat t beberurupapa pe
pe6a6arrnanaan an yayang ng sasama ma dadan n memerarata ta papada da seselulururuhh per
permumukakaan an bahbahan an &pe&pen2en2eluplupan'an', , ataatau u pe6pe6ararnaanaann
Modul
satu 6arna atau lebih pada tempattempat tertentu pada permukaan bahan &pen2apan'. Permukaan bisa menjadi mengkilap, berkerutkerut, atau lainnya.
b. Penyempurnaan pada pegangan bahan dapat berupa pegangannya menjadi lemas, penuh, kaku, atau lainnya.
2. Penyempurnaan daya guna bahan berupa beberapa sifat khusus, misalnya bahan menjadi tidak kusut, tidak tembus air, tidak tembus udara, tahan api, dan sebagainya.
>asil dari proses penyempurnaan tekstil ada yang bersifat sementara, artinya dengan sekali atau dua kali pen2u2ian akan hilang, dan ada yang bersifat permanen artinya baru hilang setelah berkalikali di2u2i.
a% Proses Penyempurnaan Pem4uatan Ba3an Tekstil
Proses ini bertujuan untuk menghilangkan bulu
bulu yang berupa ujungujung serat yang
menonjol:keluar dari permukaan benang atau kain. )ulubulu serat hanya terdapat pada benang staple. )ulubulu serat akan mengurangi kilap bahan, keli2inan permukaan bahan, dan akan menahan kotoran sehingga bahan 2epat kotor. )ahan tekstil yang harus dibakar bulunya yaitu yang menghendaki permukaan li2in dan mengkilap, 2orak permukaan
kelihatan, kotoran yang menempel mudah
dihilangkan pada 6aktu pen2u2ian, tidak gatal 6aktu dipakai dan sebagainya. Misalnya kain sapu tangan, kain serbet, kain yang akan dimerser, benang jahit, bahan pelapis $lining'voering%2 dan sebagainya.
&9' &enghilangkan Kan+i
Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kanji atau at penguat yang diberikan pada benang lusi yang akan ditenun. Adanya kanji atau at penguat akan mengganggu pengerjaan penyempurnaan selanjutnya yang berakibat hasil prosesnya kurang:tidak sempurna. Jatat penghilang kanji tersebut dapat berupa asam sulfat atau enim yang mampu melarutkan kanji sehingga untuk
selanjutnya mudah dihilangkan dengan
pen2u2ian.
&!' &enghilangkan Le"ak
Proses ini bertujuan melepaskan at perekat alam serisin dari Dlamen serat sutra. Penghilangan tersebut terdiri atas pemanasan dalam larutan alkalin atau larutan sabun. Proses ini juga digunakan untuk menghilangkan minyakminyak yang terdapat pada seratserat buatan.
Proses pemasakan bertujuan untuk menghilang kan kotorankotoran dan atat yang terdapat
pada bahan tekstil, yang dapat
mengganggu:menghambat prosesproses
penyempurnaan selanjutnya.
&$' &engelantang $Bleaching%
Pengelantangan merupakan proses penghilangan atau perusakan se2ara kimia at 6arna atau
pigmen alam yang terkandung dalam serat, sehingga bahan menjadi putih bersih. Proses pengelantangan dilakukan apabila(
• )ahan yang dikehendaki ber6arna putih
bersih, misalnya kain putih, pakaian putih, kain seprai, sarung bantal, dan sebagainya.
• )ahan akan di2elup atau di2ap dengan 6arna 6arna muda dan 2erah, misalnya merah, kuning, orange, dan sebagainya. Proses pengelantangan yang dilakukan untuk tujuan ini bersifat setengah putih, terutama dilakukan pada bahan yang terbuat dari serat alam atau 2ampuran.
b) Penyempurnaan Tam4a3an
Penyempurnaan tambahan dilakukan untuk memperoleh tekstur &lembut, kaku', kilau, pola timbul, serta sifat tahan gesekan pada kain. Pelaksanaannya dapat dikerjakan se2ara mekanis atau kimia6i.
&9' &engalander
Penyetrikaan &calandering' merupakan proses penyempurnaan mekanik yang dilakukan dengan mele6atkan bahan kain dalam kondisi terbentang melalui suatu susunan rol logam yang dipanaskan dan rol lunak, misalnya dari kertas 6ol dan lainnya.
Terdapat berma2amma2am 2ara penyetrikaan,
tergantung pada hasil akhir yang dikehendaki. Misalnya penyetrikaan sederhana atau kilap biasa, kilap tinggi, buram, "oire &2orak riakair',
Embosing &pahatan, digunakan untuk
menghasilkan 2orak pada permukaan kain'. Setiap jenis penyetrikaan akan memberikan hasil yang berbeda.
&!' &e"erser
Tujuan Proses merserisasi yaitu untuk
mendapatkan kilap yang tinggi dan permanen pada kapas. Proses ini dilakukan dengan mengerjakan benang:kain kapas dalam larutan kaustik soda atau alkali kuat lainnya, kemudian diikuti dengan proses netralisasi dan pen2u2ian. Proses merserisasi selain memberikan kilap lebih tinggi juga memberikan efek lainnya, yaitu(
• )ahan menyusut
• +ekuatan bahan bertambah tinggi • 0aya serap terhadap air meningkat
• 0aya gabung terhadap at 6arna bertambah tinggi
• Pegangan bahan menjadi lebih penuh.
&$' &enggaru Bulu
Penyempurnaan menggaru bulu bertujuan untuk membuat agar permukaan kain berbulu, sehingga menjadi hangat jika dipakai, karena kain berbulu akan dapat menahan panas.
Penyempurnaan ini dilakukan se2ara mekanika, yaitu dengan mesin penggaru bulu dimana serat serat pada permukaan kain ditusuktusuk dan dikaitkait oleh jarum lurus dan jarum bengkok sehingga ujungujung serat pada benang akan keluar dan menyerupai bulu pada permukaan kain.
7ntuk membuat kain berbulu, diperlukan syarat syarat tertentu yang meliputi(
• )enang pakan dibuat dari serat panjang • Antihan benang pakan seke2il mungkin • +ain harus lunak
Proses menggaru bulu dilakukan dalam
pembuatan kain selimut, Ianel, dan sebagainya.
&4' &engeriting $Krep%
Penyempurnaan krep bertujuan untuk membuat permukaan kain menjadi tidak rata atau berkerut. Ada dua 2ara yaitu( a' 2ara mekanik, dan b' 2ara kimia.
• Penyempurnaan krep 2ara mekanik dilakukan
dengan mengerjakan kain pada mesin
kalender Embossing, di mana permukaan rol
kerasnya bermotif kerutkerut. Tetapi
penyempurnaan ini bersifat sementara, karena akan hilang oleh pen2u2ian berkalikali dan oleh penyetrikaan.
• Penyempurnaan krep 2ara kimia dilakukan
dengan men2apkan pasta 2ap yang