• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1

Definisi Dasar Sistem

Berikut ini adalah beberapa definisi sistem menurut beberapa ahli, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Dengan pendekatan prosedur, sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari prosedur-prosedur yang mempunyai tujuan tertentu.

2. Dengan pendekatan komponen, sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari komponen yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya membentuk satu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu.

3. Dikutip dari buku Bambang Hartono (2013:10). Menurut Bonita J. Campbel (1979) dalam buku Understanding Information System: Foundations for control menegaskan bahwa sistem adalah “any group of interrelated components or parts which function together to achieve goal” (Sehimpunan bagian-bagian atau komponen yang saling berkaitan dan secara bersama-sama berfungsi atau bergerak untuk mencapai suatu tujuan).

4. Dikutip dari buku Bambang Hartono (2013:10). Theo Lippeveveld, Rainer Saurborn, dan Claude Bodart (2000) dalam buku Design and Implementation of Health Information System mendefinisikan sistem sebagai “any collection of componnet that work together to achieve a common objective” (Sekumpulan komponen yang secara bersama-sama bekerja untuk mencapai suatu tujuan bersama).

2.2

Definisi Dasar Informasi

Berikut ini beberapa pendapat mengenai definisi informasi :

Informasi adalah sekumpulan fakta (data) yang diorganisasikan dengan cara tertentu sehingga mereka mempunyai arti bagi si penerima. (Sutarman, 2012:14).

1. Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Bambang Hartono (2013:15), information is data has been processed into a form that is meaningful to the recipient and is of real or perceived value in current or prospective decision. (Informasi adalah data

(2)

yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang berguna bagi penerimanya dan memiliki nilai bagi pengambilan keputusan saat ini atau di masa yang akan datang).

2. Menurut Henry C. Lucas dalam bukunya Bambang Hartono (2013:15), information is the interpretation of data to provide menaing by an individual. (Informasi adalah data yang telah ditafsirkan agar memberikan makna tertentu bagi seseorang).

Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa “Informasi adalah data yang sudah diolah sehingga mempunyai arti untuk dapat digunakan dalam membuat keputusan”.

Definisi Dasar Sistem Terdapat beberapa macam pengertian sistem informasi menurut para ahli, diantaranya yaitu sebagai berikut:

1. Menurut Sutarman (2012:13), “Sistem informasi adalah sistem yang dapat didefinisikan dengan mengumpulkan, memperoses, menyimpan, menganalisis, menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu. Seperti sistem lainnya, sebuah sistem informasi terdiri atas input (data, instruksi) dan output (laporan, kalkulasi)”.

2. Menurut Sutabri (2012:46), Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

3. Menurut Rudy Tantra (2012:12), Mendefinisikan sistem informasi sebagai berikut: “Cara yang terorganisir untuk mengumpulkan, memasukan, memproses data dan menyimpannya, mengelolah dan mengontrol serta melaporkannya sehingga dapat mendukung sebuah perusahaan atau organisasi untuk mencapai tujuan”.

Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa “Sistem informasi adalah sebuah sistem yang terdiri dari pengumpulan, pemasukan, pemrosesan data, penyimpanan, pengolahan, pengendalian dan pelaporan sehingga tercapai sebuah informasi yang mendukung pengambilan keputusan didalam suatu organisasi untuk dapat mencapai sasaran dan tujuannya”.

2.3

Definisi Dasar Informasi

Terdapat beberapa macam pengertian sistem informasi menurut para ahli, diantaranya yaitu sebagai berikut:

(3)

1. Menurut Sutarman (2012:13), “Sistem informasi adalah sistem yang dapat didefinisikan dengan mengumpulkan, memperoses, menyimpan, menganalisis, menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu. Seperti sistem lainnya, sebuah sistem informasi terdiri atas input (data, instruksi) dan output (laporan, kalkulasi)”.

2. Menurut Sutabri (2012:46), Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

3. Menurut Rudy Tantra (2012:12), Mendefinisikan sistem informasi sebagai berikut: “Cara yang terorganisir untuk mengumpulkan, memasukan, memproses data dan menyimpannya, mengelolah dan mengontrol serta melaporkannya sehingga dapat mendukung sebuah perusahaan atau organisasi untuk mencapai tujuan”.

Berdasarkan beberapa pendapat yang dikemukakan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa “Sistem informasi adalah sebuah sistem yang terdiri dari pengumpulan, pemasukan, pemrosesan data, penyimpanan, pengolahan, pengendalian dan pelaporan sehingga tercapai sebuah informasi yang mendukung pengambilan keputusan didalam suatu organisasi untuk dapat mencapai sasaran dan tujuannya”.

2.4

Definisi Kenaikan Pangkat Golongan

Ada beberapa pengertian tentang kenaikan pangkat dan golongan diantaranya adalah:

Pengertian Kenaikan Pangkat Badan Kepegawaian Daerah adalah:Kenaikan Pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian Pegawai Negeri Sipil terhadap Negara.Kenaikan pangkat adalah penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan terhadap Negara.

Pengertian Kenaikan Pangkat dan Golongan Pegawai

Berdasarkan pengertian-pengertian diatas Kenaikan Pangkat dan Golongan adalah penyerahan tanggung jawab dan hak yang lebih besar, serta tugas dan tanggung jawab yang lebih tinggi dan penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian seseorang

(4)

yang melakukan pekerjaan berdasarkan suatu perjanjian kerja baik tertulis maupun tidak tertulis.

Dasar hukum :

PP No. 99 tahun 2000 tentang kenaikan pangkat PNS.

PP No. 12 tahun 2002 tentang perubahan atas PP No. 99 tahun 2000 tentang kenaikan PNS. Keputusan

Kepala BKN No.12 tahun 2002 tentang ketentuan pelaksanaan PP No.99 tahun 2000 tentang kenaikan PNS.

Ketentuan pelaksanaan kenaikan pangkat reguler :

Kenaikan pangkat reguler diberikan kepada PNS yang tidak menduduki jabatan srtuktural/fungsional

Pangkat Golongan

Pembina Utama IV / e

Pembina Utama Madya IV / d Pembina Utama Muda IV / c Pembina Tingkat I IV / b

Pembina IV / a

Penata Tingkat I III / d

Penata III / c

Penata Tingkat Muda I III / b

Penata Muda III / a

Pengatur Tingakat I II / d

Pengatur II / c

Pengatur muda TK I II/b

Pengetur muda II/a

Juru tingkat I I/d

Juru I/c

Juru muda tingkat 1 I/b

(5)

2.5

Basis Data& DBMS

Basis data adalah suatu kumpulan logikal data yang berhubungan dan dekripsi dari data tersebut yang dirancang untuk kebutuhan informasi suatu organisasi (Connolly & Begg, 2010).

Database Management System (DBMS) adalah sistem perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk mendefinisikan, membuat, memelihara, dan mengawasi akses ke database (Connolly & Begg, 2010).

Ada beberapa keuntungan dari Database Management System (DBMS) diantaranya (Connolly & Begg, 2010) :

1. Mengendalikan pengulangan data 2. Menjaga konsistensi data

3. Mendapatkan banyak informasi dari sejumlah data yang sama 4. Dapat saling berbagi data

5. Meningkatkan integritas data 6. Meningkatkan keamanan data 7. Menerapkan standarisasi 8. Dapat mengurangi biaya

9. Menyeimbangkan konflik kebutuhan

10. Meningkatkan kemampuan pengaksesan dan respon pada data 11. Meningkatkan produktivitas

12. Meningkatkan pemeliharaan melalui kemandirian data 13. Meningkatkan konkurensi

14. Meningkatkan pelayanan backup dan services

2.6 Unified Modeling Languange (UML)

Unified modeling language adalah bahasa standar untuk menulisrancangansoftware. UML dapat digunakan untuk membangun danmendokumentasikankerangka software. Di sisi lain, dengan membangun rancangan arsitekturuntukdigunakan para konstruksi perusahaan, pembangun software membuatUMLdiagram untuk membantu pengembang software untuk membangun software Sehingga lebih mudah untuk dipahami, mudah untuk menentukan sistem danmudah untuk menjelaskan desain system [Pressman, 2010].

(6)

Diagram-diagram pada Unified Modeling Language (UML) dibagi menjadi 2 jenis yaitu structure diagrams dan behavior diagrams. Structure Diagrams yaitu diagram yang digunakan untuk menggambarkan data dan relasi paten yang terdapat pada sistem informasi. Sedangkan Behavior Diagrams adalah diagram yang menyediakan analisa dengan cara menggambarkan relasi yang dinamis antar objek yang mewakili sistem informasi yang akan dibangun.

Dalam perancangan aplikasi ini digunakan beberapa step Diagram UML yang digunakan yaitu :

1. Usecase Diagram ( Analisa sistem )

2. Activity Diagram ( Analisa dan Design sistem ) 3. Sequence Diagram (Analisa dan Design sistem) 4. Class Diagram ( Analisa dan Design sistem )

Model use case diagram membantu untuk menentukan fungsi dan fitur software dari perspektif pengguna. Use case menjelaskan bagaimana pengguna berinteraksi dengan sistem dengan cara mendefinisikan langkah langkahyangdiperlukan untuk mencapai tujuan tertentu.

Use case diagrammerupakangambaran dari semua use case dan hubungan antar setiap

(7)
(8)

Berikut ini adalah elemen-elemen dari use case diagram:

Tabel 2. 1 Elemen-Elemen Use Case Diagram

No. Nama Elemen Simbol Definisi

1 Aktor

1. Aktor adalah orang atau sistem yang memperoleh manfaat dari dan /atau di luar sistem.

2. Aktor harus diberikan label sesuai dengan peranannya

3. Aktor dapat dikaitkan dengan aktor-aktor lain oleh spesialisasi atau asosiasi

superclass yang dilambangkan dengan anak panah dengan panah berongga

4. Aktor ditempatkan di luar batas sistem

2 Use Case

1. Use case merupakan bagian utama dari fungsionalitas sistem

2. Use case dapat memperpanjang use case lain (extend)

3. Use case dapat menggunakan use case lain 4. Use case ditempatkan di dalam batas

sistem

5. Use case diberi label dengan penjelasan kata kerja atau kata benda

3 Batasan Sistem

1. Batasan sistem terdiri dari nama sistem yang terdapat di dalam atau di atas simbol 2. Batasan sistem merupakan ruang lingkup

system

4 Relasi Asosiasi Relasi asosiasi menghubungkan aktor dengan use case yang berinteraksi

(9)

1. Definisi Activity Diagram

UML model Activity diagram menjelaskan perilaku dinamis darisystematau bagian bagian sistem melalui aliran proses yang dilakukan sistem. Halinisama dengan model flow chart tetapi sedikit berbeda dikarenakanactivitydiagram dapat menampilkan aliran proses sistem secarabersamaan. Berikut adalah simbol-simbol yang digunakan pada activity

diagram.

.

(10)

Berikut adalah elemen-elemen UML dalam bentuk Activity diagram:

Tabel 2. 2 Elemen-Elemen Activity Diagram

No. Nama Elemen Simbol Definisi

1 Activity Menggambarkan aksi atau aktivitas,

activity dapat dilakukan hanya setelah semua predecessor activty atau aktivitas yang sebelumnya telah selesai dilakukan 2 Control Flow Arah aliran dari dan ke masing-masing

activity 3 Control node –

Decision

Adalah cabang dari control flow. Yang memberikan alternatif berbasis kondisi pada suatu object atau sekumpulan object 4 Control node – Fork

nodes

Membagi flow control ke dalam banyak activity (thread)

5 Control node – Join nodes

Melakukan sinkroniasi dari banyak activity (thread) ke dalam satu activity paralel .

(11)

2. Definisi Sequence Diagram

Sequence diagram digunakan untukmenampilkanstruktur yang dinamis antara obyek selama fungsi dijalankan. Sequencediagrammenampilkan proses pengiriman pesan antar obyek untuk menyelesaikanfungsitertentu. Alasan lain dengan menggunakan sequence diagram adalahuntukmenampilkan interaksi suatu use case atau satu skenario sistemsoftware. Berikut ini adalah contoh sequence diagram:

(12)

Berikut ini adalah elemen-elemen dari sequence diagram: Tabel 2. 3Elemen-Elemen Sequence Diagram

No. Nama

Elemen Simbol Definisi

1 Aktor

1. Aktor adalah orang atau sistem yang memperoleh manfaat dari dan di luar sistem

2. Aktor berpartisipasi secara berurutan dengan mengirimkan atau menerima pesan 3. Aktor ditempatkan di bagian atas diagram

2 Object

1. Objek berpartisipasi secara berurutan dengan mengirimkan atau menerima

message

2. Objek ditempatkan di bagian atas diagram

3 Lifeline

1. Lifeline menunjukkan masa dari sebuah objek dalam sebuah urutan Lifeline berisi X pada suatu poin dimana kelas atau objek tidak lagi berinteraksi

4 Focus of control

1. Focus of control berupa persegi panjang yang tipis ditempatkan di atas lifeline 2. Focus of control ditunjuk ketika sebuah

objek sedang mengirim atau menerima

message

5 Message Mesaage menyampaikan informasi dari satu object ke object lain

6 Object

destruction X

Object destruction berupa simbol X ditempatkan pada akhir dari suatu object’s lifeline untuk menunjukkan bahwa lifeline akan berakhir

(13)

3. Definisi Class Diagram

Untuk kelas model, termasuk atribut kelas, pengoperasian, dan hubungan antar kelas dengan kelaslain,UMLmenyediakan model classdiagram. Classdiagram menyediakan view

statis atau struktural dari sistem. Classdiagramtidak menunjukkan sifat dinamis dari komunikasi antar objek setiap kelasdalamdiagram. Setiap atribut dapat memiliki nama, tipe dan simbol. Simbolditunjukkandengan -, #, ~ atau +, yang masing masing menunjukan atribut tersebutprivate,protected, package atau public [Pressman, 2010]. Berikut contoh dari bentuk class diagram dari gambar 2.4:

(14)

Berikut ini adalah elemen-elemen dari class diagram: Tabel 2. 4Elemen-Elemen Class Diagram

No. Nama

Elemen Simbol Definisi

1 Class

1. Class dapat berupa jenis orang, tempat atau mengenai suatu hal yang harus didapatkan sistem dan disimpan informasinya.

2. Class mempunyai nama class yang ditulis dengan huruf tebal dan berada di atas bagiannya (kompartemen).

3. Class mempunyai daftar atribut di tengah bagiannya

4. Class mempunyai daftar operasi di bagian paling bawah

5. Class tidak secara eksplisit menunjukkan operasi yang tersedia untuk semua class

2 Atribut Nama Atribut

1. Atribut menggambarkan properties yang menggambarkan kondisi dari suatu objek. 2. Atribut dapat berasal dari atribut lain,

ditunjukkan dengan menempatkan garis miring sebelum nama atribut itu

3 Metode Operation name ()

1. Metode menggambarkan tindakan atau fungsi yang dapat dilakukan sebuah class 2. Metode dapat diklasifikasikan sebagai

konstruktor, query atau operasi update 3. Metode terdiri dari tanda kurung yang dapat

mengandung parameter khusus atau informasi yang dibutuhkan untuk melakukan operasi

class

+Attribute1 +Operation1()

(15)

No. Nama

Elemen Simbol Definisi

4 Asosiasi

1. Asosiasi menggambarkan hubungan antara beberapa class, atau class dengan dirinya sendiri.

2. Asosiasi diberi label kata kerja atau nama peran, tergantung yang mana yang lebih baik yang menggambarkan relasi

3. Asosiasi terdapat di antara satu class atau lebih

4. Asosiasi berisi simbol multiplicity, yang mewakili jumlah minimum dan maksimum suatu class instance dapat dikaitkan dengan class intance yang lain

2.7 Model Proses Software

Menurut (Sommer Fille, 2011) ada beberapa model proses software yang umum digunakan, salah satunya adalah Model Sekuensial Linear. Model Sekuensial Linear ini juga dikenal dengan nama “ClassicLife Cycle” atau “Waterfall Model”. Model ini melingkupi aktivitas-aktivitas sebagai berikut :

1. Requirements Definition

Mengumpulkan kebutuhan secara lengkap kemudian dianalisis dan didefinisikan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh software yang akan dibangun. Hal ini sangat penting, mengingat software harus dapat berinteraksi dengan elemen – elemen yang lain seperti

hardware, database, dsb. Tahap ini sering disebut dengan Project Definition. 2. System and Software Design

Proses pencarian kebutuhan diintensifkan dan difokuskan pada software. Untuk mengetahui sifat dari program yang akan dibuat, maka pada software engineer harus mengerti tentang domain informasi dari software, misalnya fungsi yang dibutuhkan, user interface, dsb. Dari dua aktifitas tersebut (pencarian kebutuhan system dan software) harus didokumentasikan dan ditunjukkan kepada user. Proses software design untuk mengubah kebutuhan – kebutuhan di atas enjadi representasi ke dalam bentuk “blueprintsoftware

(16)

sebelum coding dimulai. Desain harus dapat mengimplementasikan kebutuhan yang telah disebutkan pada tahap sebelumnya. Seperti dua aktifitas sebelumnya, maka proses ini juga harus didokumentasikan sebagai konfigurasi dari software..

3. Implementation and Unit Testing

Desain program diterjemahkan ke dalam kode-kode dengan menggunakan Bahasa pemrograman yang sudah ditentukan sebelumnya. Program yang dibangun langsung diuji baik secara unit.

4. Integration and System Testing

Untuk dapat dimengerti oleh mesin, dalam hal ini adalah computer, maka desain tadi harus diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin, yaitu ke dalam Bahasa pemrograman melalui proses coding. Tahap ini merupakan implementasi dari tahap desain yang secara teknis nantinya dikerjakan oleh programmer. Penyatuan unit – unit program kemudian diuji secara keseluruhan (System Testing).

5. Operation and Maintenance

Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian juga dengan software. Semua fungsi – fungsi software harus diujicobakan, agar software bebas dari error, dan hasilnya harus benar – benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya. Pemeliharaan (Maintenance) software diperlukan, termasuk di dalamnya adalah pengembangan, karena software yang dibuat tidak selamanya hanya seperti itu. Ketika dijalankan mungkin saja masih ada error kecil yang tidak ditemukan sebelumnya, atau ada penambahan fitur – fitur yang belum ada. Pengembangan tersebut diperlukan ketika adanya perubahan dari eksternal perusahaan seperti ketika ada pergantian sistem operasi, atau perangkat lainnya.

(17)

Gambar 2. 5System Developing Lifecycle (Waterfall model, Sommerville, 2011)

2.8

Layanan Berbasis Web

Layanan berbasis web atau disebut juga dengan nama web services, adalah layanan khusus yang dapat digunakan melalui Unified Resource Identifier (URI). URI melayani fitur-fitur pemrograman internet, menggunakan bahasa standar internet danprotokol-protokol berbasis internet. Web services dapat dipasang pada antarmuka self-describing berbasis standar open internet, contohnya adalah XML interface, yang dibuat melalui repositories

berbasis jaringan “A Web service is a specific kind of service that is identified by a URI that exposes its features programmatically over the Internet using standard Internetlanguages and protocols, and can be implemented via a self-describing interfacebased on open Internet standards (e.g., XML interfaces which are published in network-based repositories).“

(Bouguettaya et al., 2014:vii)

2.9

PHP

PHP merupakan bahasa pemrograman untuk dijalankan melalui halaman WEB dan biasanya disisipkan didalam halaman script HTML. Umumnya PHP digunakan untuk mengolah informasi baik pemrosesan data, pengambilan data dari Database, ataupun perhitungan yang dilakukan oleh sistem [M. Hilmi Masruri,2015].

(18)

File php ini nantinya akan berekstensi (*.php) dalam penamaan datanya. Ada beberapa komponen PHP yang sering digunakan oleh developer dalam pembentukan file PHP.

Tabel 2. 5 Elemen-elemen tag PHP

Simbol Nama Elemen Keterangan

<? Awalan Script Dalam penulisan program PHP diperlukan symbol berikut untuk membaca awal script php. Fungsinya sama dengan <body> di script HTML

?> Penutup Script Sebagai simbol penutup dalam script php $* Variable Variabel ini digunakan untuk penempatan hasil

operasi sementara

$GET Mengambil Digunakan untuk mendapatkan hasil dari inputan data

$POST Mengirim Digunakan untuk mengirim input/output data/variable ke file lain atau ke proses yang lain

echo Input object Digunakan untk menginputkan data script yang lain missal script html ke dalam script php

2.10

Macromedia Dreamweaver

Adobe Dreamweaver adalah aplikasi desain dan pengembangan web yang menyediakan editor WYSIWYG visual (bahasa sehari-hari yang disebut sebagai Design view) dan kode editor dengan fitur standar seperti syntax highlighting, code completion, dan code collapsing serta fitur lebih canggih seperti real-time syntax checking dan code introspection untuk menghasilkan petunjuk kode untuk membantu pengguna dalam menulis kode. Tata letak tampilan Design memfasilitasi desain cepat dan pembuatan kode seperti memungkinkan pengguna dengan cepat membuat tata letak dan manipulasi elemen HTML. Dreamweaver memiliki fitur browser yang terintegrasi untuk melihat halaman web yang dikembangkan di jendela pratinjau program sendiri agar konten memungkinkan untuk terbuka di web browser yang telah terinstall. Aplikasi ini menyediakan transfer dan fitur sinkronisasi, kemampuan

(19)

untuk mencari dan mengganti baris teks atau kode untuk mencari kata atau kalimat biasa di seluruh situs, dan templating feature yang memungkinkan untuk berbagi satu sumber kode atau memperbarui tata letak di seluruh situs tanpa server side includes atau scripting. Behavior Panel juga memungkinkan penggunaan JavaScript dasar tanpa pengetahuan coding, dan integrasi dengan Adobe Spry Ajax framework menawarkan akses mudah ke konten yang dibuat secara dinamis dan interface.

2.11

Database MySQL

MySQL (My Structure Query Language) adalah salah satu DataBase Management System (DBMS) dari sekian banyak DBMS seperti Oracle, MS SQL, Postagre SQL, dan lainnya. MySQL berfungsi untuk mengolah database menggunakan bahasa SQL. MySQL bersifat open source sehingga bias dipergunakan secara gratis. Pemrograman PHP juga sangat mendukung dengan database MySQL. (Anhar. 2010:045).

2.12

Xampp

Xampp adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program. Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis. Untuk mendapatkanya dapat mendownload langsung dari web resminya.

2.13

Metode Pengujian

Pemrograman dan pengujian sangat mirip dengan menulis dan mengedit, namun tidak seorang programmer profesional akan berhenti setelah melakukan pemrograman, mereka lebih banyak membutuhkan waktu dan uang untuk pengujian dan revisi setelah menulis program. Sebuah program tidak dianggap selesai apabila belum lulus tahap pengujian. (Dennis et al 2012:450). Berikut metode beberapa metode pengujian yang dilakukan:

1. Unit Testing, merupakan pengujian pada tiap komponen (unit) untuk menjamin bahwa komponen tersebut berjalan dengan semestinya. Pengujian ini mencakup pengujian sepotong atau sebagian kode. Unit testing dibagi menjadi 2 tipe yaitu:

(20)

a. Black box testing: menguji perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program. Pengujian dimaksudkan untuk mengetahui apakah fungsi-fungsi, masukan, dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

b. White box testing: menguji perangkat lunak dari segi desain dan kode program apakah mampu menghasilakn fungis-fungsi, masukan, dan keluaran yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan.

2. Integration Testing, merupakan level kedua dalam proses testing. Pengujian ini dilakukan dengan mencari bug dalam hubungan dan antarmuka antara pasangan komponen atau sekelompok komponen dalam sistem yang diuji. Tujuannya adalah memastikan modul-modul dan antarmuka dalam suatu aplikasi berinteraksi satu-sama lain dengan benar dan aman.

3. System Testing, merupakan pengujian terhadap keseluruhan fungsionalitas dan kecocokan penggunaan berdasarkan system/acceptance test plan. Pengujian ini juga mungkin dirancang untuk menekankan pada aspek-aspek tertentu pada sistem yang mungkin tidak disadari oleh pengguna, tetapi kritis terhadap perilaku sistem yang benar. 4. User Acceptance Testing, merupakan pengujian yang dilakukan oleh end-user dimana

user tersebut adalah staff/ Pegawai perusahaan yang langsung berinteraksi dengan sistem dan dilakukan verifikasi apakah fungsi yang ada telah berjalan sesuai dengan kebutuhan/fungsinya.

Gambar

Gambar 2. 1Contoh Usecase [Pressmen,2010]
Tabel 2. 1 Elemen-Elemen Use Case Diagram
Gambar 2. 2 Contoh Activity Diagram[Pressman:2010]
Tabel 2. 2 Elemen-Elemen Activity Diagram
+7

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Oleh karena itu untuk menyikapi masalah tersebut, peneliti bersama guru mengambil tindakan yaitu mengarahkan dan membimbing siswa untuk bertanya tentang pelajaran yang dianggap

Kolom Kanan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 2 3 4 5 6 7 8 9 Tuntutan Tugas Tuntutan Peran Tuntutan Tugas Tuntutan Hubungan Pribadi Tuntutan Tugas Struktur Organisasi Tuntutan Tugas

Penegakan hukum dengan upaya non penal lebih menitikberatkan pada sifat preventif (pencegahan/ penangkalan/ penegndalian) sebelum kejahatan terjadi. Mengingat upaya

Lalu nabi menutup jawabannya kepada Muadz dengan menyebutkan sebuah amalan penguat yang dapat menjaga pahala aneka amalan yang telah disebutkan sebelumnya. Amalan itu ialah

5) Penilaian Pengetahuan (aspek kognitif) siswa menggunakan tes berupa pretes dan posttest yang berupa 5 soal essay setiap satu soal memiliki bobot 20 point.. 52) data kualitatif

pemasungan pada klien gangguan jiwa di Desa Sungai Arpat Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar berdasarkan karakteristik pekerjaan pada masyarakat yang tidak bekerja

UML merupakan bahasa pemodelan yang memiliki pembendaharaan kata dan cara untuk mempresentasikan secara fokus pada konseptual dan fisik dari suatu sistem. Contoh untuk sistem