• Tidak ada hasil yang ditemukan

DATA KEGIATAN Peningkatan Kualitas PPM 1.1. Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kegiatan Penelitian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DATA KEGIATAN Peningkatan Kualitas PPM 1.1. Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kegiatan Penelitian"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

DATA KEGIATAN – 2013

Penilaian capaian kinerja manajemen tingkat pusat dilakukan mengacu pada indikator balance scorecard yang ditetapkan IPB dan indikator kunci lembaga yang dibina sebagai Pusat Unggulan yang ditetapkan oleh Kemenristek. Selain itu berkaitan dengan Pusat Studi Biofarmaka telah mengimplementasikan sistem ISO 9001:2008, maka capaian kinerja manajemen juga mengacu pada sasaran mutu yang ditetapkan di awal tahun 2013.

Secara umum, capaian kinerja manajemen Pusat Studi Biofarmaka selama tahun 2013 ini sangat baik, hal ini dibuktikan antara lain dengan dipertahankannya sertifikasi ISO 9001:2008 (survailance tanggal 5-6 September 2013) untuk manajemen PSB dari PT Sucofindo dan dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk akreditasi ISO 17025 untuk unit Laboratorium PSB (Juli 2013). Capaian lain yang cukup membanggakan adalah ditetapkannya Pusat Studi Biofarmaka sebagai salah satu Pusat Studi Unggulan Iptek Obat Herbal dari Kemenristek pada tanggal 17 Desember 2013. Dengan capaian tersebut di atas, menunjukkan bahwa kinerja Pusat Studi Biofarmaka telah mendapatkan pengakuan di tingkat nasional.

1.

Peningkatan Kualitas PPM

1.1. Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

1.1.1 Kegiatan Penelitian

Pusat Studi Biofarmaka pada tahun 2013 mengkoordinasikan penelitian yang mengacu kepada payung unggulan PSB dan IPB dari berbagai sumber sebanyak 26 judul penelitian terdiri dari 19 atas nama pusat dan 7 anggota. Dari 29 judul penelitian yang direncanakan melalui hibah kompetitif dan kerjasama, dapat didanai 26 judul yang didanai dan terealisasi. Penelitian yang tidak didanai ialah penelitian yang diajukan ke Kemenristek sebanyak 2 judul (penelitian sinas riset terapan). Penelitian dan PPM dalam lingkup kerjasama terlaksana sebanyak 12 kegiatan baik penelitian maupun kerjasama PPM baik dalam maupun luar negeri. Sedangkan penelitian lainnya merupakan penelitian kerjasama internal IPB dengan kegiatan seluruhnya merupakan kegiatan multidisiplin. Penelitian umumnya bersifat multi tahun dan pada tahun 2013 sebanyak 2 judul penelitian merupakan penelitian lanjutan tahun sebelumnya dan sisanya adalah penelitian yang baru diajukan.

Implementasi kegiatan penelitian diawali dengan pembentukan tim sesuai dengan kepakaran dan dalam pelaksanaannya kegiatan penelitian tersebut di supervisi oleh divisi yang terkait dengan penelitian tersebut. Kegiatan supervisi oleh divisi disesuaikan dengan tata laksana ISO 9001:2008.

Sesuai dengan tupoksi divisi, maka divisi PSDABB melakukan supervisi terhadap semua penelitian yang berkaitan dengan konservasi, budidaya, standarisasi dan formula GAP dan GACP. Divisi PPB melakukan supervisi terhadap semua penelitian yang berkaitan dengan pengembangan produk baik untuk hewan, manusia, tanaman serta kosmetik. Divisi PMPPB mensupervisi kegiatan yang bersifat pengabdian pada masyarakat, pendampingan, pembinaan dan pelatihan. Untuk kegiatan PPB dalam implementasinya melibatkan UPT yang ada baik Laboratorium Pusat Studi Biofarmaka, Unit Konservasi dan Budidaya Biofarmaka, Unit Kandang Hewan Percobaan dan Unit Pilot Plant dan Workshop. Divisi kerjasama mensupervisi kegiatan penelitian dan PPM yang dilakukan dengan berbagai mitra dari luar IPB, mencakup kelancaran pelaporan dan pencapaian output/outcome.

Pada tahun 2013 juga telah disusun proposal penelitian untuk diusulkan pada kegiatan tahun 2014. Hal ini dilakukan untuk menjamin keberlanjutan penelitian yang telah dilakukan serta melanjutkan pelaksanaan roadmap yang telah disusun.

(2)

Kegiatan penelitian bidang eksplorasi telah dilakukan yaitu untuk menambah sumber biofarmaka baru baik terestial maupun laut (mangrove) dari sekitar Taman Nasional Lorelindu dan pantai disekitar Kota Palu, Sulawesi Tengah (Gambar 1).

Gambar 1. Kegiatan eksplorasi dan pengembangan database sumber daya biofarmaka baru di Sulawesi

Untuk kegiatan pemuliaan tanaman telah dipilih untuk diteliti adalah meniran dan temu ireng, kegiatan perbanyakan in vitro dilakukan untuk tanaman kunyit, temulawak dan tabat barito, sedangkan untuk pembuatan SOP difokuskan kepada tanaman kumis kucing (Gambar 2) dan kemuning. Riset metabolomik berbasis database jamu, standardisasi, fingerprint, serta riset docking kurkuminoid juga dilaksanakan. Sementara isolasi dan marker diteliti untuk tanaman tabat barito dan secang. Untuk pengembangan produk obat hewan/feed additive telah dipilih untuk unggas dalam mengatasi flu burung dan Anti-Chronic Respiratory Disease pada ayam serta Anti Mastitis dan Anti Parasit pada kambing perah laktasi. Untuk pengembangan produk obat herbal dan pangan fungsional telah dipilih sesuai dengan tema riset nasional dan riset saintifikasi jamu.

Pada tahun 2013, program Insentif SINAS yang didapat yaitu penelitian dengan judul Pengembangan Obat Herbal Terstandar Antihipertensi. Penelitian ini dilakukan melalui “Konsorsium Obat Herbal Untuk Penyakit Degeneratif” yang diketuai oleh PSB-IPB dengan anggotanya adalah: PT Indofarma, BPPT dan Balittro. Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah merancang teknis pelaksanaan penelitian, penyiapan bahan tanaman dan budidaya oleh peneliti dari Balittro, penelitian teknik pasca panen oleh PSB, skrining kandidat aksesi dengan kadar flavonoid tinggi, produksi bahan baku terstandar untuk obat anti hipertensi, pemantaban formulasi anti hipertensi secara in vitro, penyusunan protokol uji toksisitas akut dan uji preklinik antihipertensi untuk didaftarkan ke BPOM, dan studi kelayakan oleh PT Indofarma.

(3)

Penelitian kerjasama yang didanai oleh LPDP Rispro merupakan proses alih teknologi dari hasil penelitian kerjasama PSB dan PT Soho Industri Pharmasi.Walaupun kegiatan ini baru saja menandatangani kontrak, namun kegiatan ini tetap berjalan mulai dari sebelum penandatanganan kontrak. Pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan adalah diskusi dan pengaturan tata waktu serta proses transfer teknologi dari skala pilot plant ke skala industri. Kerjasama penelitian yang didanai oleh PT Charoen Phokpand dan Kemendikbud untuk formula pakan ternak untuk mengatasi flu burung saat ini telah dilakukan scale up uji khasiat di fasilitas riset PT Charoen Phokpand.

Penguatan riset mahasiswa, bantuan untuk riset mahasiswa S1, S2 dan S3 untuk tahun 2013 telah direalisasikan sejumlah 15 orang (S1), 5 orang (S2) dan 2 orang (S3). Pada tahun 2013 telah meluluskan 3 orang mahasiswa S3 dan 5 orang mahasiswa S2 dari riset yang dikoordinasikan oleh PSB.

1.1.2 Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat

Kegiatan PPM PSB untuk tahun 2013 dapat dilihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2013

NO KEGIATAN

1 Pelatihan blok herbal mahasiwa kedokteran Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang sudah berjalan untuk tahun ketiga

2 Pelatihan petani di desa Nagrak, Kabupaten Sukabumi

3 IbM (kerjasama dengan PEMDA Bogor). IbM Petani Biofarmaka Desa Sukaluyu Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor

4 IbM Kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Babakan Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Melalui Swamedikasi Menggunakan Tanaman Obat

5 Pengabdian di Desa Nguter Sukoharjo kerjasama dengan Kemenko Perekonomian

6 Kegiatan Jumling

7 Kementerian Kesehatan; Penyiapan Konsep Penyediaan Bahan Baku Herbal untuk Saintifikasi Jamu

8 Kementerian Kesehatan; Workshop dan Lokakarya Kemandirian Bahan Obat Tradisional

9 Kementerian Perekonomian; Monitoring Roadmap Jamu Nasional dan FGD Pengembangan Jamu

10 PT Soho Industri Pharmasi, Kementan dan Pemda Sukabumi; Uji Coba Penanaman Temulawak sebagai bagian dari Pengembangan Kawasan Biofarmaka

11 Lomba meracik jamu untuk ibu-ibu PKK

12 Lomba membuat blog tentang jamu

13 Lomba menggambar bertema jamu

14 Pameran tanaman obat dan Lomba tebak tanaman

15 Bekerjasama dengan ASPETRI memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat umum

16 Melaunching buku tentang teknik membuat kebun tanaman obat.

17 Workshop Jamu Informatics

18 Narasumber : Ibu Dyah Iswantini di Unpak

19 Narasumber : Prof Amzu di Solo

20 Narasumber : Dr. Yeni di Biotrop

21 Narasumber : Ibu Ime di Diknas

22 Jasa layanan pemeriksaan kualitas tanaman obt (Unit Laboratorium. Biofarmaka)

23 Jasa Layanan penyediaan tanaman obat dan kunjungan ke kebun ( Unit Kebun Biofarmaka)

24 PT Bukit Asam; Evaluasi Kualitas Kayu Putih

25 Pemda Bogor dan PT Antam; Perencanaan Kerjasama Tanaman Obat

26 Kunjungan SD Asyukriyyah Depok

27 Kunjungan SMP Asyukriyyah Depok

28 Kunjungan Universitas Pahang Malaysia

29 Kunjungan SD Tunas Harapan Bekasi

30 Kunjungan SD Al Azhra I Depok

31 Kunjungan SMAN Tanjungkerta

32 Kunjungan Gathering Mahasiswa Malang

33 Kunjungan mahasiswa Fahutan IPB

34 melayani Praktikum mahasiswa AGH (S1)

35 Melayani Praktikum AGH (S2)

36 Kunjungan SD Yaspen Depok

37 Kunjungan SD 17 Agustus Bekasi

38 Kunjungan OMDA Klaten

39 Kunjungan SMP Global Islamic Jakarta

(4)

Kegiatan PPM yang dilaksanakan ada yang dilaksanakan oleh Divisi, UPT dan juga perorangan terkait dengan peran sebagai nara sumber. Dalam kegiatan nasional PSB aktif berperan dalam perumusan kebijakan antara lain roadmap jamu, bahan baku obat bahan alam, saintifikasi jamu dan penilaian varietas. Kegiatan diseminasi teknologi dan kebijakan dilaksanakan melalui mengikuti seminar, pelatihan, kunjungan, pendampingan dan kerjasama dengan mitra. Sebanyak 40 aktivitas PPM telah di kerjakan selama tahun 2013. Adapun kegiatan PPM dari Divisi dan UPT adalah sebagai berikut:

a. Kegiatan PPM di Desa Nguter Sukoharjo

Desa Nguter merupakan desa industri jamu terbesar dan pemerintah melalui kementerian perdagangan tengah membangun pasar jamu terbesar di Nguter Sukoharjo. PSB sebagai Pusat Unggulan Iptek Biofarmaka mulai tahun 2013 memiliki program kegiatan PPM dalam rangka mendukung pengembangan industri dan pasar jamu di Nguter Sukoharjo. Kegiatan ini turut didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI (Kemenko perekonomian). Kegiatan diawali dengan kunjungan lapang peneliti PSB dan tim kemenko perekonomian ke Sukoharjo pada bulan April 2013. Pada pertemuan tersebut tim PSB mendapatkan gambaran umum mengenai potensi industri jamu di Sukoharjo. Berdasarkan informasi yang diperoleh saat kunjungan lapang tersebut, PSB selanjutnya menyelenggarakan kegiatan diskusi kelompok terarah dengan pelaku industri jamu, pemangku kebijakan, dan pihak terkait di Nguter Sukoharjo. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 9 November 2013. Dari kegiatan diskusi kelompok terarah ini berhasil diinventarisasi beberapa permasalahan yang dihadapi pelaku industri jamu dan berhasil dirangkum masukan yang dapat mendorong pertumbuhan industri jamu Indonesia pada masa yang akan datang. Direncanakan tindak lanjut dari kegiatan PPM di Nguter Sukoharjo ini dapat dilaksanakan pada tahun 2014. Ilustrasi aktivitas diskusi kelompok terarah disajikan pada Gambar 3.

Gambar 3. Ilustrasi aktivitas diskusi kelompok terarah pengembangan industry dan pasar jamu Nguter, Sukoharjo.

b. Kegiatan PPM di Desa Nagrak Kabupaten Sukabumi

Desa nagrak merupakan salah satu desa binaan PSB. Para petani di desa nagrak telah mendapatkan pembinaan mengenai Good Agricultural Practices dan Good Manufacturing Practices terutama untuk komoditi temulawak. Petani selama ini menjual rimpang temulawak basah atau simplisia temulawak sehingga keuntungan yang diperoleh kecil. Untuk meningkatkan nilai jual temulawak yang ditanamnya, petani diajari bagaimana membuat produk dari temulawak seperti permen, jelly, dan sirop. Di samping itu petani diajak untuk sama-sama menghitung dan membandingkan peluang bisnis menjual rimpang, simplisia, dan produk olahan temu lawak. Kegiatan dikemas dalam bentuk diskusi kelompok terarah yang diikuti oleh 12 kelompok tani yang ada di desa nagrak dengan nara sumber dan fasilitator peneliti PSB. Kegiatan ini dilaksanakan terintegrasi dalam penelitian PPM peneliti PSB (Dr. Eka Intan, Drs. Edy Djauhari, MS, Susi Indariani, M.Si dan tim lainnya) dan dilaksanakan pada tanggal 19-20 Februari 2013. Ilustrasi kegiatan PPM disajikan pada Gambar 4.

(5)

c. Kegiatan PPM di Desa Sukaluyu, Nanggung Bogor

Kegiatan PPM di desa Sukaluyu, Nanggung dilaksanakan melalui studi banding dan pelatihan budidaya, pasca panen dan pengolahan produk biofarmaka. Kelompok Tani Lamping, Desa Sukaluyu mendapat tambahan pengetahuan tentang berbagai jenis tanaman biofarmaka, pengetahuan dan keterampilan pembuatan simplisia serta pengolahan produk biofarmaka beras kencur instan. Petani juga diberi pelatihan budidaya biofarmaka dan pembuatan demplot tanaman kapol dan kencur pola agroforestri. Kegiatan ini terselenggara melalui penelitian PPM peneliti PSB (Dr. Leti Sundawati, Dr. Ninuk Purnaningsih, Drs. Edy Djauhari, MS, dan Prof. Munif Gulamahdi). Ilustrasi kegiatan PPM di Desa Sukaluyu, Nanggung Bogor disajikan pada Gambar 5.

Gambar 5. Ilustrasi aktivitas PPM di Sukaluyu, Nanggung Bogor.

d. Dies Emas IPB dan Dies Natalis PSB ke-15

Pada tahun 2013 IPB berulang tahun yang ke-50 sementara PSB genap berusia 15 tahun. Dalam rangka memeriahkan dies natalis IPB dan PSB, pada bulan September 2013 diselenggarakan serangkaian kegiatan meliputi workshop jamu informatics, lomba penulisan artikel jamu di blog, lomba mewarnai dan menggambar bertema jamu untuk siswa taman kanak-kanak dan sekolah dasar, lomba meracik jamu, bursa tanaman obat, serta launcing buku karya peneliti PSB berjudul “Taman Terapi Mandiri : Diabetes Melitus.

Workshop jamu informatics dilaksanakan pada 9 September 2013, kegiatan ini mengambil tema Farmakologi Jejaring Molekular, suatu Pendekatan untuk Kajian Mekanisme Kerja Jamu. Sebanyak 46 peserta dari instansi pemerintah, perguruan tinggi, dan perusahaan swasta mengikuti kegiatan ini.

Lomba penulisan artikel jamu di blog diikuti oleh 74 peserta. Kegiatan ini secara tidak langsung meningkatkan kunjungan/sitasi ke website http://biofarmaka.ipb.ac.id. Sehingga pada tahun 2013 ini website Biofarmaka mendapatkan peringkat tertinggi di dilingkup IPB.

Lomba mewarnai dan kreasi gambar bertema jamu diikuti oleh siswa taman kanak-kanak (TK) sebanyak 48 orang yang berasal dari TK di daerah Jabodetabek. Sementara itu lomba kreasi gambar diikuti oleh siswa sekolah dasar (SD) yang dibagi ke dalam dua kategori, yaitu kategori I untuk siswa kelas 1 sampai 3 dan kategori II untuk siswa kelas 4 sampai 6 dengan jumlah peserta masing-masing sebanyak 21 dan 17 orang. Kegiatan diselenggarakan oleh PSB bekerjasama dengan PT Dexa Medica dan juga disponsori oleh Kampung Djamoe Organik PT Martina Berto serta Yayasan Dahan.

Kegiatan bursa tanaman diisi dengan pameran tanaman obat, bibit tanaman obat, hasil olahan tanaman obat hingga produk jamu. Kegiatan ini diikuti oleh 10 peserta pameran dan dimeriahkan dengan lomba tebak tanaman obat dan bakti sosial berupa pengobatan gratis oleh Asosiasi Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia (ASPETRI).

Lomba meracik jamu diikuti oleh ibu-ibu PKK binaan PSB.

Kegiatan bedah buku Taman Terapi Mandiri: Diabetes Melitus karya para peneliti Pusat Studi Biofarmaka yang diterbitkan oleh IPB Press menghadirkan Prof. Dr. Ir. Hadi Susilo Arifin, MS., Dip.RLE dari Departemen Arsitektur Lanskap Institut Pertanian Bogor, Ir. Musdhalifah Machmud, MT (Asisten Deputi Urusan Perkebunan dan Hortikultura, Kementerian Koordinator Perekonomian RI), serta Bapak Soetresno dari Asosiasi Pengobat Tradisional Indonesia sebagai pembahas. Ilustrasi kegiatan Dies Natalis disajikan pada Gambar 6.

(6)

e. Kegiatan PPM Ibu-ibu PKK

Kegiatan pembinaan ibu PKK pada tahun ini diselenggarakan melalui penelitian PPM peneliti PSB (Siti Sa’diah, M.Si, Apt, Katrin Roosita, Sp., M.Si. dan Rudi Heryanto, S.Si. M.Si.) dipusatkan di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang ibu-ibu PKK dari RW 06 dan 07, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Bogor. Ilustrasi kegiatan PPM ibu PKK disajikan pada Gambar 7.

Gambar 7. Ilustrasi kegiatan PPM ibu PKK Desa Babakan Kecamatan Dramaga.

f. Ikut serta dalam kegiatan jumling

Keikutsertaan dalam kegiatan jumling tahun 2013 dilaksanakan satu kali, yaitu pada hari Jum’at 11 Oktober 2013. Kegiatan ini diselenggarakan di desa binaan IPB. Selain itu dilaksanakan juga pembinaan desa lingkar kampus tepatnya di Desa Situ Gede melalui kerjasama pembuatan percontohan taman terapi mandiri diabetes mellitus.

g. Jasa Analisis Penelitian Mahasiswa

LPSB IPB bertekad untuk berperan aktif dalam menjalankan tugas pokok Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian pada masyarakat dengan membuka laboratorium layanan pendidikan untuk mahasiswa baik S1, S2 maupun S3, serta mahasiswa luar negeri. Jumlah mahasiswa yang melakukan penelitian sebanyak 46 orang dengan 1 mahasiswa S3, 6 mahasiswa S2 dan 31 mahasiswa S1.

h. Jasa Analisis Layanan Umum

LPSB IPB juga memberikan pelayanan kepada masyarakat luas dalam jasa pengujian. Bidang yang dilayankan pada analisis layanan umum terdiri dari layanan yang masuk ke ruang lingkup maupun di luar lingkup ISO 17025 seperti kadar air, kadar abu, kadar abu tidak larut asam, kadar sari larut etanol, logam berat (Pb, Cd, Na, Mg, Fe, Cu, Al, Cr, K, Mn, Zn), FTIR, Total Fenol, aktivitas Toksisitas, antioksidan DPPH, anti bakteri, penghambatan enzim -glukosidase, penghambatan enzim tyrosinase, Fitokimia, serat kasar, kadar lemak, oganoleptik, ekstraksi, kadar flavonoid, kadar tanin, beta karoten, total karoten, kadar xantorizol, kadar brazilin, kadar gingerol, kadar kurkuminoid, kadar apigenin, dan lain-lain. Jumlah rerata pelanggan yang melakukan analisis per bulan sebanyak 40 pelanggan dengan jenis analisis yang berbeda-beda, terjadi peningkatan rerata lebih dari 30% dibandingkan tahun 2012.

i. Kunjungan Ke Kebun

Unit Kebun selama tahun 2013 melayani kunjungan lebih dari 13 instansi baik dari Institusi di lingkup IPB maupun luar IPB dengan jumlah yang berkujung mencapai 1175 orang atau meningkat lebih dari 46% dibanding tahun 2012 dengan jumlah pengunjung baru sekitar 800 orang. Kunjungan merupakan salah satu sasaran mutu UKBB yang ditargetkan dalam 1 tahun minimal ada 8 kali kunjungan sehingga target sudah terlampaui. Untuk tahun 2014 sasaran mutu untuk kunjungan harapannya target capaian bisa ditingkatkan dari tahun 2013.

(7)

j. Jasa layanan penjualan bahan baku (simplisia) dan Bibit tanaman obat

Selama tahun 2013 jumlah layanan penyediaan bahan baku tanaman untuk kepentingan peneliti Pusat Studi Biofarmaka, mahasiwa mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun 2012. Layanan untuk keperluan penelitian mahasiswa dan dosen lebih dari 70 transaksi. Selain itu penyediaan bahan baku yang rutin adalah untuk kebutuhan produksi mitra permanen PT. Biofarmaka Indonesia. Selama tahuan 2013 ada 35 jenis tanaman yang dilayani penyediaan bahan bakunya dengan jumlah permintaan terkecil 0,2 kg dan terbesar 100 kg. Bahan baku yang cukup besar utamanya untuk keperluan produksi mitra permanen. Jasa layanan penjualan bahan baku dan bibit tanaman obat merupakan sasaran mutu yang target capaianya per bulan minimal 10 kali transaksi pada tahun 2013. Sampai bulan Desember sudah 136 kali transaksi, rata-rata perbulan 11 kali transaksi per bulan. Untuk tahun 2014 target capaiannya diharapkan makin meningkat sehingga sasaran mutu pada tahun 2014 bisa ditingkatkan.

1.2. Peningkatan Kualias SDM

Merujuk pada visi, misi dan tujuan PSB serta pengembangannya menjadi PSBI, maka program dan kegiatan PSBI yang mencakup hulu-hilir memerlukan kepakaran SDM dengan latar belakang keilmuan yang bersifat multidisiplin. Sumber Daya Manusia Pusat Studi Biofarmaka terdiri dari peneliti (dosen) dan tenaga kependidikan (peneliti bukan dosen dan tenaga administrasi). Peneliti (dosen) yang terlibat di Pusat Studi Biofarmaka adalah dosen IPB dari berbagai disiplin ilmu yang memiliki kesamaan kajian penelitian yaitu aspek hulu hingga hilir biofarmaka sesuai dengan payung penelitian dari Pusat Studi Biofarmaka.

Pada tahun 2013 ini Sumber Daya peneliti (dosen) yang bergabung di bawah payung penelitian Pusat Studi Biofarmaka meningkat menjadi 62 orang, hal ini berkaitan dengan meningkatnya penerimaan proposal peneliti yang dapat didanai melalui jalur BOPTN. Dari 62 orang tersebut, 2 diantaranya adalah asisten peneliti yang meningkat statusnya menjadi peneliti muda seiring telah diangkatnya menjadi CPNS dosen. Jika pada tahun 2012 jumlah peneliti 47 orang, maka peningkatan jumlah SDM dosen peneliti sebesar 31,9 persen. Peningkatan jumlah peneliti ini diharapkan akan meningkatkan jumlah diseminasi (publikasi) hasil penelitian di tahun 2014.

Jumlah SDM sebagai asisten peneliti juga mengalami peningkatan, sebanyak 2 orang direkrut di akhir tahun 2012 (untuk memperkuat unit laboratorium), dan satu orang direkrut (untuk memperkuat unit UKHP) di awal tahun 2013. Namun berkaitan dengan peningkatan status orang asisten peneliti menjadi peneliti muda, maka total peningkatan asisten peneliti hanya 1 orang atau 11.1 persen. Adapun untuk tenaga administrasi, di akhir tahun 2012 juga telah direkrut 1 orang staf sebagai tenaga kebersihan dan pembantu umum. Jumlah peningkatan SDM seperti tampak pada Tabel 2.

Sumber Daya peneliti (dosen) yang berjumlah 62 orang, yang telah berpendidikan doktor hampir 90%, pada tahun 2013 ini 1 orang staf peneliti sudah menyelesaikan program doctoralnya dari Gifu University, dan ada 4 orang yang sedang menyelesaikan program doctoralnya baik di dalam maupun di luar negeri. Sumberdaya peneliti/asisten peneliti (bukan dosen) pada tahun 2013 ini ada 1 orang asisten peneliti yang sedang melanjutkan ke program doctoral di Jepang, 1 orang yang mengambil program magister (herbal medik UI tahun 2013), dan satu lagi sedang menyelesaikan program magister (agronomi IPB). Sedangkan tenaga teknis dan administrasi saat ini berjumlah 13 orang.

Tabel 2. Sumber Daya Manusia Pusat Studi Biofarmaka

September 2012 Desember 2012 Oktober 2013

Peneliti (dosen) 47 47 62

Asisten Peneliti 9 11 10

Teknisi administrasi, laboratorium dan kebun

12 13 13

Berdasarkan kegiatan riset dan pembimbingan mahasiswa serta administrasi pusat, full time equivalent (FTE) dosen yang bergabung dalam Pusat Studi Biofarmaka selama 2008-2012 berkisar dari 15-65% dengan rerata sebesar 32% FTE. Adanya kegiatan pusat unggulan telah meningkatkan aktivitas riset di PSBI sehingga tahun 2013, FTE berkisar menjadi 30-75% dengan rerata ≥ 50%.

(8)

1.2.1 Pelatihan

Untuk pengembangan SDM bagi peneliti dan non peneliti hingga bulan Oktober 2013 telah diikuti oleh SDM PSB sebanyak 21 jenis pelatihan. Pelatihan yang diikuti oleh SDM PSB khususnya untuk meningkatkan kemampuan analis unit laboratorium seperti pelatihan ketidakpastian pengukuran analisis kimia, validasi/verifikasi metoda pengujian kimia, gravimetric, dan LCMC-MS. Selain itu juga pelatihan pengembangan produk dari minyak atsiri untuk menguatkan unit pilot plant. Di bagian administrasi juga dilakukan pelatihan pengenalan ISO khususnya untuk staf yang baru, hingga kursus mengemudi mobil pada salah satu staf yang diharapkan dapat merangkap sebagai supir cadangan manakala diperlukan untuk memperlancar operasional kegiatan PSB.

Untuk meningkatkan kemampuan dalam penulisan publikasi ilmiah, pada bulan Januari 2013 telah diselenggarakan workshop pembuatan manuskrip selama 2 hari yang diikuti oleh seluruh asisten peneliti dan sebagian peneliti. Sebagai narasumber pada pelatihan ini adalah Prof. Yaya Rukayadi dari UTM (Gambar 9).

Gambar 9. Pelatihan yang diikuti oleh SDM PSB

Adapun untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa inggris khususnya staf bagian administrasi, pada bulan Mei selama lebih dari 1 bulan (15 kali tatap muka) telah diselenggarakan kursus bahasa inggris perkantoran bekerjasama dengan unit bahasa IPB. Kegiatan ini diikuti seluruh staf administrasi dan asisten peneliti. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan percaya diri staf peneliti dan staf administrasi khususnya dalam melayani tamu asing yang berkunjung ke PSB.

1.2.2 Seminar

Kegiatan pengembangan lainnya adalah mengikuti seminar ilmiah. Sebanyak lebih dari 35 kegiatan seminar di dalam negeri dan 13 kegiatan seminar di luar negeri baik sebagai narasumber, peserta maupun sebagai pemakalah telah diikuti di tahun 2013. Tempat penyelenggaraan seminar di dalam negeri mulai selain di Bogor dan Jakarta, juga di 9 kota lainnya yaitu di Palembang, Malang, Bandung, Solo, Makasar, Medan, Jogjakarta, Padang dan Banda Aceh. Sedangkan tempat penyelenggaraan seminar di luar negeri yang telah diikuti ada di 7 negara yaitu Thailand, Singapura, Malaysia, Philipina, Jepang (Gifu dan Fukuoka), Turki dan Perancis. Selain itu juga direncanakan pada bulan Desember akan mengikuti seminar di Karachi Pakistan. Beberapa kegiatan seminar yang diikuti seperti tampak pada gambar di bawah ini.

(9)

Gambar 10. Kegiatan seminar ilmiah yang diikuti oleh SDM PSB

1.2.3 Lain-Lain

Peneliti juga diberi kesempatan untuk melanjutkan studi lanjut baik di tingkat S2 dan/atau S3 baik di dalam maupun di luar negeri. Pada tahun 2013 ada 3 staf yang melanjutkan studi S2/S3 di bidang agronomi, farmasi, dan biofarmaka. Sementara itu, untuk peneliti yang telah mendapatkan gelar S3 dikirim untuk melakukan post doctoral ataupun extention services ke mitra di luar negeri. Post doctoral dan transfer of knowledge telah dilakukan oleh Prof. Dr. Dyah Iswantini melakukan pengalihan pengetahuan (transfer of knowledge) ke Perancis dalam bidang biosensor dan Dr. Irmanida Batubara Gifu University, Jepang. Hal ini akan mudah dilakukan dengan mengembangkan kerjasama riset dengan mitra baik dalam negeri maupun luar negeri.

Gambar

Gambar 1. Kegiatan eksplorasi dan pengembangan database sumber daya biofarmaka baru di Sulawesi
Tabel 1. Kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2013
Gambar 3.  Ilustrasi aktivitas diskusi kelompok terarah pengembangan industry dan pasar jamu Nguter, Sukoharjo
Gambar 5.  Ilustrasi aktivitas PPM di Sukaluyu, Nanggung Bogor.
+5

Referensi

Dokumen terkait

Zaman mengalami begitu banyak perubahan. Dunia mengalami perubahan dengan begitu cepat. Apalagi di zaman sekarang dimana arus globalisasi menguasai dunia. Globalisasi juga

Menurut Shadiq (2007) mendapati kenyataan bahwa di beberapa wilayah Indonesia yang berbeda, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan

Untuk melakukan monitoring ruangan menggunakan browser, dengan mengakses IP Address dari Raspberry Pi melalui media transmisi berupa wireless, sehingga video bisa

BANTUAN TEMPAT PENAMPUNGAN 100% 20 20 - Bila ada data pengungsi diasumsikan semua tertampung dalam Posko Pengungsi - Memiliki kriteria tingkat kepentingan dengan bobot 20 dari

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Pedoman Pengelolaan Arsip Inaktif pada Unit Kearsipan di

Menurut Koentjaraningrat (2009: 93--95) adat istiadat adalah adalah ilmu yang mempelajari seluruh pengetahuan, gagasan, dan konsep yang secara umum hidup dalam

Data kategori yang terdiri dari beberapa variabel disajikan dalam tabel kontingensi, yaitu tabel yang berbentuk baris dan kolom dan dapat digunakan untuk dua

Luasnya penggunaan teknologi ini disebabkan karena bangunan dan mesin yang dibuat dengan teknik penyambungan menjadi ringan dan lebih sederhana dalam proses pembuatannya.Lingkup