• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Dan Evaluasi Saluran Drainase Untuk Mengatasi Genangan Pada Catchment Area Saluran Yang Dilayani Rumah Pompa Boezem Kedurus Rayon Wiyung Surabaya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Dan Evaluasi Saluran Drainase Untuk Mengatasi Genangan Pada Catchment Area Saluran Yang Dilayani Rumah Pompa Boezem Kedurus Rayon Wiyung Surabaya"

Copied!
214
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  2.1  Saluran  Primer  dan  Sekunder  pada  Daerah  Pematusan  Rumah Pompa Boezem Kedurus
Tabel  2.2  Lokasi  Area  Genangan  pada  Wilayah  yang  Dilayani  Rumah  Pompa Boezem Kedurus
Gambar 2.1. Waduk Penampung Air dari Daerah Pelayanan  Sumber : Google Earth, 2016
Gambar 2.2 Lokasi Rumah Pompa Boezem Kedurus dan Sungai Brantas  Sumber : Google Earth, 2016
+7

Referensi

Dokumen terkait

a) Dilakukan pengerukan sedimen pada 5 segmen saluran sekunder yaitu Kali Tembok Gede, Kali Semarang, Kali Margo Rukun, Kali Demak Timur, dan Kali Dupak, agar saluran pada

a) Dilakukan pengerukan sedimen pada 5 segmen saluran sekunder yaitu Kali Tembok Gede, Kali Semarang, Kali Margo Rukun, Kali Demak Timur, dan Kali Dupak, agar saluran pada

Debit rancangan adalah debit total dari debit air hujan, debit dari limpasan jalan dan debit buangan yang akan masuk ke dalam saluran3.

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengevaluasi saluran drainase yang sudah ada ( eksisting ) dalam menampung dan mengalirkan debit limpasan, serta melihat

Dari perhitungan kapasitas saluran kemudian dievaluasi antara kapasitas saluran eksisting dengan debit limpasan hujan, hal ini bertujuan untuk mengetahui tindakan apa

Berdasarkan hasil perhitungan desain debit kondisi saluran eksisiting drainase sudah tidak mampu menampung debit air, terdapat satu titik saluran eksisting yang mempunyai debit >

Menentukan rencana tindak lanjut dari hasil evaluasi dalam mengurangi genangan, meliputi kapasitas pompa di Rumah Pompa, debit aliran yang masuk ke saluran primer Kali

Aspek teknis dengan melakukan evaluasi sistem drainase eksisting yang menunjukkan bahwa saluran primer dan sekunder di Kota Sidoarjo tidak mampu menampung debit