Penambahan Enzim Fitase Kompleks dalam Ransum Berbasis Dedak Padi terhadap Produksi Kadar Kolesterol Telur Ayam Lohmann Brown
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan 10% ampas tahu yang disuplementasi 0,20% ragi tape ( Saccharomyces spp .) dalam ransum dapat meningkatkan produksi
Berdasarkan hasil-hasil penelitian sebelumnya maka penelitian ini difokuskan pada penggunaan dedak padi sebagai bahan pakan lokal dan efektivitas enzim pemecah serat (
Pada ransum kontrol tanpa penambahan dedak padi halus (bekatul) dalam ransum dengan penambahan dedak padi halus (bekatul) sebesar 5 persen, diasumsikan kebutuhan energy
Konversi ransum yang hampir sama diduga disebabkan penambahan enzim fitase pada berbagai level dalam penelitian ini juga memberikan pengaruh yang tidak nyata
Klis van der et al., (1997) melaporkan bahwa penambahan enzim fitase sebesar 250 FTU/kg ransum dalam ransum yang berbasis jagung dan bungkil kedelai dapat memberikan performa
Kesimpulan pemberian enzim fitase sampai level 2000 UFT pada ransum ayam broiler tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap bobot potong, bobot karkas, persentase
Konversi ransum yang hampir sama diduga disebabkan penambahan enzim fitase pada berbagai level dalam penelitian ini juga memberikan pengaruh yang tidak nyata
Ransum perlakuan terdiri atas perlakuan P0 = 100% Ransum komersial, P1 = 85% Ransum komersial + 15% Dedak padi, P2 = 70% Ransum komersial + 30% Dedak padi dan P3 = 55%