• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penambahan Enzim Fitase Kompleks dalam Ransum Berbasis Dedak Padi terhadap Produksi Kadar Kolesterol Telur Ayam Lohmann Brown

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penambahan Enzim Fitase Kompleks dalam Ransum Berbasis Dedak Padi terhadap Produksi Kadar Kolesterol Telur Ayam Lohmann Brown"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Komposisi Bahan Penyusun Ransum Ayam Petelur Umur  42-50 Minggu  Bahan ransum (%) A B Jagung kuning Tepung ikan Bungkil kelapa Dedak padi Kacang kedelai Minyak kelapa Kulit Kerang  Phylazim 48,9011,9515,0015,003,001,854,300 42,0110,451,7930,009,4
Tabel 3.  Pengaruh Penambahan Phylazime dalam ransum yang mengandung 30% dedak padi terhadap produksi telur ayam Lohmann Brown  umur 42-50 minggu

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan 10% ampas tahu yang disuplementasi 0,20% ragi tape ( Saccharomyces spp .) dalam ransum dapat meningkatkan produksi

Berdasarkan hasil-hasil penelitian sebelumnya maka penelitian ini difokuskan pada penggunaan dedak padi sebagai bahan pakan lokal dan efektivitas enzim pemecah serat (

Pada ransum kontrol tanpa penambahan dedak padi halus (bekatul) dalam ransum dengan penambahan dedak padi halus (bekatul) sebesar 5 persen, diasumsikan kebutuhan energy

Konversi ransum yang hampir sama diduga disebabkan penambahan enzim fitase pada berbagai level dalam penelitian ini juga memberikan pengaruh yang tidak nyata

Klis van der et al., (1997) melaporkan bahwa penambahan enzim fitase sebesar 250 FTU/kg ransum dalam ransum yang berbasis jagung dan bungkil kedelai dapat memberikan performa

Kesimpulan pemberian enzim fitase sampai level 2000 UFT pada ransum ayam broiler tidak memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap bobot potong, bobot karkas, persentase

Konversi ransum yang hampir sama diduga disebabkan penambahan enzim fitase pada berbagai level dalam penelitian ini juga memberikan pengaruh yang tidak nyata

Ransum perlakuan terdiri atas perlakuan P0 = 100% Ransum komersial, P1 = 85% Ransum komersial + 15% Dedak padi, P2 = 70% Ransum komersial + 30% Dedak padi dan P3 = 55%