STABILISASI TANAH LEMPUNG KABUPATEN SORONG DENGAN KAPUR SEBAGAI LAPISAN SUB - GRADE JALAN ( Studi Kasus Daerah Mariat Pantai )
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil uji sifat mekanis, pengujian standard Proctor menunjukkan adanya kenaikan berat volume kering dan kenaikan terbesar terjadi pada tanah lolos saringan No.200+kapur
Hal ini disebabkan karena tanah lolos saringan No.4 merupakan tanah yang bergradasi paling baik dalam pengujian ini, sedangkan penambahan kapur juga berpengaruh
Penelitian ini adalah penelitian untuk analisis sifat fisis dan mekanis tanah berbutir halus dengan bahan tambah kapur, dengan menganalisa distribusi butiran, analisa berat
Untuk mengetahui pengaruh kapur sebagai bahan stabilisasi tanah lempung ditinjau dari kuat geser (nilai tegangan geser, kohesi atau sudut geser dalam).. Prosentase
Selanjutnya adalah pengujian tanah yang sudah diberi OMC tanpa perbaikan kapur untuk mengetahui perubahan kuat tekan ketika tanah tersebut diberi kapur dan
Untuk mengetahui pengaruh kapur sebagai bahan stabilisasi tanah lempung ditinjau dari kuat geser (nilai tegangan geser, kohesi atau sudut geser dalam).. Prosentase
Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan kapur padam pada tanah lempung dapat menyebabkan perubahan pada gradasi tanah, dapat menurunkan batas-batas atterberg,
Dari ketiga variasi campuran tanah dan kapur tohor tersebut maka didapat nilai CBR (California Bearing Ratio) desain yang memenuhi syarat yaitu pada campuran 7 % ( S7 ) dengan