• Tidak ada hasil yang ditemukan

STABILISASI TANAH LEMPUNG KABUPATEN SORONG DENGAN KAPUR SEBAGAI LAPISAN SUB - GRADE JALAN ( Studi Kasus Daerah Mariat Pantai )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STABILISASI TANAH LEMPUNG KABUPATEN SORONG DENGAN KAPUR SEBAGAI LAPISAN SUB - GRADE JALAN ( Studi Kasus Daerah Mariat Pantai )"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Indeks Plastisitas Terhadap Persentase Kadar Kapur
Gambar 2. Kurva Aliran Untuk Penentuan Batas Cair Tanah Asli
Gambar 3. Grafik hubungan antara plastic index dan liquid limit tanah asli mariat pantai menurut pendapat  USCS
Tabel 4.  Pengujian hidrometer tanah asli mariat pantai
+3

Referensi

Dokumen terkait

Hasil uji sifat mekanis, pengujian standard Proctor menunjukkan adanya kenaikan berat volume kering dan kenaikan terbesar terjadi pada tanah lolos saringan No.200+kapur

Hal ini disebabkan karena tanah lolos saringan No.4 merupakan tanah yang bergradasi paling baik dalam pengujian ini, sedangkan penambahan kapur juga berpengaruh

Penelitian ini adalah penelitian untuk analisis sifat fisis dan mekanis tanah berbutir halus dengan bahan tambah kapur, dengan menganalisa distribusi butiran, analisa berat

Untuk mengetahui pengaruh kapur sebagai bahan stabilisasi tanah lempung ditinjau dari kuat geser (nilai tegangan geser, kohesi atau sudut geser dalam).. Prosentase

Selanjutnya adalah pengujian tanah yang sudah diberi OMC tanpa perbaikan kapur untuk mengetahui perubahan kuat tekan ketika tanah tersebut diberi kapur dan

Untuk mengetahui pengaruh kapur sebagai bahan stabilisasi tanah lempung ditinjau dari kuat geser (nilai tegangan geser, kohesi atau sudut geser dalam).. Prosentase

Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan kapur padam pada tanah lempung dapat menyebabkan perubahan pada gradasi tanah, dapat menurunkan batas-batas atterberg,

Dari ketiga variasi campuran tanah dan kapur tohor tersebut maka didapat nilai CBR (California Bearing Ratio) desain yang memenuhi syarat yaitu pada campuran 7 % ( S7 ) dengan