• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bobot telur, indeks bentuk telur, dan nilai kantung udara telur itik pengging setelah pemberian imbuhan tepung daun kelor (Moringa oleifera Lam.) dalam pakan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Bobot telur, indeks bentuk telur, dan nilai kantung udara telur itik pengging setelah pemberian imbuhan tepung daun kelor (Moringa oleifera Lam.) dalam pakan"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Komposisi dan rasio bahan pakan itik pengging yang digunakan dalam penelitian
Tabel 2. Rata-rata aksis panjang dan pendek telur, indeks bentuk telur, diameter kantung udara telur, nilai kantung  udara, dan bobot telur itik pengging setelah pemberian tepung daun kelor sebagai imbuhan pakan

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi pakan komersial dengan tepung daun kelor sampai 45% mampu meningkatkan kemampuan reproduksi kelinci jantan yang diteliti

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun kelor pada pakan ayam petelur memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap berat telur dan kolesterol

Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi larutan daun kelor dalam “Liquid feeding” meningkatkan efisiensi pakan, berat karkas dan luas daging mata rusuk

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun kelor dan tepung bawang putih taraf 1% dalam pakan tidak berpengaruh terhadap total

Penambahan tepung daun kelor dalam pakan hingga taraf 3% tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap performa ternak itik lokal yang dipelihara scara intensif yang

Hasil analisis terhadap beberapa parameter telur itik pengging yang meliputi kadar protein, kolesterol, bobot putih telur, bobot kuning telur, dan bobot total

Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi pakan komersial dengan tepung daun kelor sampai 45% mampu meningkatkan kemampuan reproduksi kelinci jantan yang diteliti

Berdasarkan hal tersebut penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efek suplementasi tepung daun kelor Moringa oleifera dengan penambahan berbagai level terhadap performa produksi