• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Non Performing Loan (Npl) Dalam Meningkatkan Profitabilitas Pada Pt. Bank Sumut

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis Non Performing Loan (Npl) Dalam Meningkatkan Profitabilitas Pada Pt. Bank Sumut"

Copied!
74
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 Ke
Table 3.1  Waktu Penelitian
Grafik 4.1   Non Perfoming Loan
Grafik 4.2   Return On Asset (ROA)

Referensi

Dokumen terkait

NPL yang tinggi menyebabkan menurunnya laba yang akan diterima oleh bank, oleh karena itu masalah yang terdapat pada laporan ini adalah apakah kredit bermasalah

” Rasio Loan to Deposit Ratio juga merupakan indikator kerawanan dan kemampuan suatu bank. Apabila kredit yang disalurkan mengalami kegagalan atau bermasalah, maka

Menurut Datu Asmira Suri (2006) mengatakan jika kondisi dalam suatu bank terjadi peningkatan penyaluran kredit maka NPL akan meningkat yang tidak diikuti dengan

“Pengaru Capital Adequacy Ratio (CAR), Efficiency Ratio, Loan To Deposit Ratio (LDR), dan Non Perfoaming Loan Ratio (NPL) terhadap Profitabilitas Bank” dapat terselesaikan pada

Rasio Non Performing Loan (NPL) merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan bank dalam meng- cover risiko kegagalan pengembalian kredit oleh

 Total kredit macet yang ada  Total kredit Peresentase Rasio Net Interest Margin (X2) Perbandingan pendapatan bunga bersih dengan aktiva produktifnya pada Bank

6 Variabel NPL Non Performing Loan, RISK Indeks Risiko Bank, GWM Giro Wajib Minimum, NIM Net Interest Margin dan SIZE Ukuran Bank apabila digunakan secara bersama-sama dalam kegiatan

Berdasarkan dengan wawancara terhadap Bapak wayan Sulasa selaku Accunt Officer analis kredit di PT.BPR.Dinar Jagad, banyaknya terjadi kredit macet disebabkan oleh 4 empat Faktor yaitu