Analisis Non Performing Loan (Npl) Dalam Meningkatkan Profitabilitas Pada Pt. Bank Sumut
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
NPL yang tinggi menyebabkan menurunnya laba yang akan diterima oleh bank, oleh karena itu masalah yang terdapat pada laporan ini adalah apakah kredit bermasalah
” Rasio Loan to Deposit Ratio juga merupakan indikator kerawanan dan kemampuan suatu bank. Apabila kredit yang disalurkan mengalami kegagalan atau bermasalah, maka
Menurut Datu Asmira Suri (2006) mengatakan jika kondisi dalam suatu bank terjadi peningkatan penyaluran kredit maka NPL akan meningkat yang tidak diikuti dengan
“Pengaru Capital Adequacy Ratio (CAR), Efficiency Ratio, Loan To Deposit Ratio (LDR), dan Non Perfoaming Loan Ratio (NPL) terhadap Profitabilitas Bank” dapat terselesaikan pada
Rasio Non Performing Loan (NPL) merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan bank dalam meng- cover risiko kegagalan pengembalian kredit oleh
Total kredit macet yang ada Total kredit Peresentase Rasio Net Interest Margin (X2) Perbandingan pendapatan bunga bersih dengan aktiva produktifnya pada Bank
6 Variabel NPL Non Performing Loan, RISK Indeks Risiko Bank, GWM Giro Wajib Minimum, NIM Net Interest Margin dan SIZE Ukuran Bank apabila digunakan secara bersama-sama dalam kegiatan
Berdasarkan dengan wawancara terhadap Bapak wayan Sulasa selaku Accunt Officer analis kredit di PT.BPR.Dinar Jagad, banyaknya terjadi kredit macet disebabkan oleh 4 empat Faktor yaitu