83
PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 4 KUPANG
Saverina Imbu1, Andri Paulus Loe1, Erika Feronika Br Simanungkalit 2 Universitas Nusa Cendana, Indonesia
Email: [email protected]
Abstrak: Minimnya hasil belajar siswa di SMA Negeri 4 Kupang akan ilmu pengetahuan ekonomi, dimana dapat kita lihat kenyataannya saat ini tidak sesuai harapan. Maka dari itu dilakukan suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, dalam penelitian ini Siswa/siswi kelas XII IPS SMA Negeri 4 kupang yang dipilih sebagai objek pada penelitian ini. Dari 206 peserta didik yang ada di kelas XII IPS hanya 136 peserta didik yang akan diteliti, hal tersebut dikarenakan metode pengambilan sampel menggunakan proporsional sampling. Pada penelitian ini, pengolahan datanya menggunakan Regresi Linear Sederhana. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa perhatian orang tua memberikan dampak positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,000, artinya jika nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05 maka itu dapat diterima. Dari hasil uji t hitung 42,964 > t
tabel sebesar 1,97783 dapat disimpulkan bahwa perhatian orang tua sangat berpengaruh
terhadap hasil belajar siswa.
Kata Kunci: Orang Tua, Hasil Belajar Siswa
Abstract: The low value of student learning outcomes at SMA Negeri 4 Kupang in economics, which we can see in reality is currently not as expected. Therefore, a study was conducted that aims to determine how much influence parental attention has on student learning outcomes. This type of research includes quantitative research, in this study students of class XII IPS SMA Negeri 4 Kupang were selected as objects in this study. Of the 206 students in class XII IPS, only 136 students will be studied, this is because the sampling method uses proportional sampling. In this study, the data processing uses Simple Linear Regression. From the results of research that has been done, it was found that parental attention has a positive and significant impact on student learning outcomes. This is indicated by a significance value of 0.000, meaning that if the significance value is less than 0.05 then it is acceptable. From the results of the t-test of 42.964 > t-table of 1.97783, it can be concluded that parental attention is very influential on student learning outcomes
Keywords: Parents, Students Learning Outcomes
Pendahuluan
Melalui proses pendidikan yang berlangsung sepanjang hayat, manusia akan dapat mencapai potensinya secara maksimal serta menjadi manusia yang lebih baik.
Salah satu aktivitas yang biasa dilakukan seseorang dalam menentukan pilihan rangsangan dari lingkungannya merupakan bentuk perhatian (Slamento, 2015). Pada dasarnya orang tua menginginkan akan kesuksesan dan keberhasilan dari anak-anak mereka terutama dalam bidang pendidikan, dan tidak melakukan sesuatu yang akan
menyakiti mereka dan orang lain. Namun Perhatian orang tua yang masih kurang terhadap hasil pembelajaran siswa masih menjadi permasalahan yang dihadapi dunia Pendidikan saat ini (Nisa, 2015). Sedangkan Pendidikan tidak hanya guru yang berperan penting untuk mendidik anak, tetapi juga orang tua (Mahmudi et al., 2020). Harapan ini akan lebih mudah dipenuhi jika orang tua menyadari peran mereka sebagai orang tua sejak awal dan dituntut untuk memberikan perhatian setiap hari kepada anak-anak mereka, meskipun jadwal
84
mereka sibuk. Anak tidak boleh dilupakan dalam mengontrol, mendidik, menunjukkan kasih sayang, dan memimpin (Rini, 2016).
Prestasi belajar merupakan sesuatu yang ingin dicapai semua anak. Salah satu prestasi yang capai oleh siswa dapat tercermin dalam hasil belajar mereka. Hasil belajar sendiri merupakan aspek penting yang Sudah direncanakan sejak awal pembelajaran oleh guru. Prestasi belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran, lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka yang diberikan oleh guru (Zunaidi, 2021). Posisi hasil belajar adalah sasaran yang harus dicapai dalam sebuah proses pembelajaran.
Namun hasil balajar yang dicapai oleh seorang siswa sangat dipengaruh oleh factor dari dalam dan dari luar siswa itu sendiri.
Factor internal berkaitan dengan psikologi, fisik dan jasmaniah. Sedangkan factor dari luar siswa terdiri dari keluarga dan lingkungan sosialnya. Hubungan antara proses belajar dan prestasi belajar bukan hanya tergantung pada kecemerlangan otak saja, tetapi sikap, minat baca dan kebiasaan belajar serta faktor yang berasal dari luar siswa juga mempunyai pengaruh dalam menentukan keberhasilan belajar siswa (Susanti, 2020)
Mengingat bahwa keluarga menjadi tempat Pendidikan yang pertama diterima oleh siswa dalam membentuk karakter, motivasi nilai – nilai kehidupan dalam belajar maka peran orang tua menjadi sangat penting dalam membentuk dan mendukung kepribadian yang baik di sekolah sehingga menjadi modal yang dikembangkan demi terwujudnya hasil belajar yang baik.
Beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dan prestasi belajar siswa, berupa perhatian orang tua, ketersediaan fasilitas belajar memadai dan waktu efektif yang digunakan oleh siswa untuk belajar, motivasi siswa, kecerdasan, minat dan keterampilan siswa (Bangun, 2012).
Kurangnya perhatian orang tua pada saat
anak belajar di rumah dapat mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa karena anak hanya fokus bermain dan melakukan hal lain yang tidak penting, sehingga anak kehilangan waktu untuk belajar, hasil belajar siswa yang tidak memenuhi KKM menunjukkan hal tersebut.
Adapun penelitian terdahulu yang mendukung penelitian ini yaitu; Saba’
Pasinggi et al., (2022) Pengaruh Perhatian Orang Tua Selama Pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar siswa mengalami perubahan positif, dilihat dari nilainya yang secara signifikansi membaik. Selain itu (Andriani, 2021) mengungkapkan dalam penelitiannya yang berjudul pengaruh motivasi dan perhatian orang tua terhadap hasil belajar pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 5 Pontianak menunjukan adanya pengaruh signifikan antara motivasi dan perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa.
Salah satu yang bisa dilakukan oleh ayah dan ibu dalam menolong anak belajar dengan baik yaitu dengan memberikan contoh, perhatian, serta tanggungjawab untuk membentuk karakter anak (Manek et al., 2020). Aktivitas belajar anak sangat dipengaruhi secara psikologis oleh perhatian orang tua. Peran orang tua sangat penting memberikan dukungan dan motivasi kepada anak baik secara materiil maupun nonmaterial (Budiati & Muhadi, 2022).
Anak akan lebih terlibat dan antusias belajar jika orang tuanya memperhatikannya karena dia atau dia akan tahu bahwa orang tuanya juga tertarik pada kemajuan.
Kekeliruan orang tua siswa dalam mengelola keluarga akan berdampak pada niat belajar anak dan kecenderungan perilaku yang menyimpang sehingga berdampak buruk bagi masa depan anak (Ra’ufuatun, 2015). Akibatnya jika perhatian yang di berikan orang tua selama anak belajar di rumah berkurang maka akan berdampak pada hasil belajar anak di sekolah. Perhatian orang tua berupa bimbingan selama belajar di rumah, memberikan motivasi belajar dan prestasi,
85
serta fasilitas yang diberikan akan memudahkan anak untuk belajar dan dukungan orang tua agar anak dapat meningkatkan hasil belajarnya (Radito et al., 2022). Sebaliknya jika ayah dan ibu memberikan perhatian saat anak belajar di rumah maka hasil belajar yang didapatkan anak di sekolah akan meningkat.
Metode
Metode yang digunakan dalam jenis penelitian ini kausal asosiatif bersifat kuantitatif. Siswa SMA Negeri 4 Kupang menjadi fokus penelitian ini. Langkah- langkah dalam proses melakukan penelitian meliputi observasi awal, penyusunan proposal, proposal seminar, pengujian instrumen penelitian, penelitian, analisis data, penyusunan hasil, perbaikan hasil, dan pemeriksaan tugas akhir. Observasi, dokumentasi, angket, wawancara, dan metode lain yang digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini.
Analisis data juga menggunakan uji t dan regresi linier sederhana.
Penelitian ini menggunakan sampling proporsional untuk penentuan sampel. sugiyono, (2013) mengklaim bahwa metode sampling proporsional menggunakan perhitungan sampel berbasis perbandingan. Sedangkan Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, pengamatan, kuesioner, serta wawancara.
Hasil dan Pembahasan
Hasil Uji Instrumen Penelitian 1. Uji Validitas
Uji validitas adalah alat untuk menilai tingkat ketelitian suatu instrumen.
Tabel 1. Hasil Uji Validitas
Sumber data: data primer diolah dengan aplikasi SPSS Versi 26
Tabel 1 menampilkan pernyataan validitas untuk setiap butir angket berdasarkan hasil uji validitas. R hitung
> R tabel (0,1684) menunjukkan hal tersebut.
2. Uji Reliabilitas
Sunyoto Danang, (2013) mengatakan bahwa jika suatu variabel memiliki nilai Cronbach Alpha lebih besar dari 0,60, maka dianggap reliabel.
Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas
Sumber data: data primer diolah dengan aplikasi SPSS Versi 26
Cronbach Alpha masing-masing variabel lebih besar dari 0,60, seperti terlihat pada tabel 2 di atas.
Hasil Uji Prasyarat Statistik 1. Uji Linearitas
Uji linearitas digunakan untuk mengetahui bagaimana variabel independen dan dependen berhubungan.
Scatter-plot hasil uji linearitas.
86 Grafik 1. Uji Linearitas Scatter- Plot
Sumber data: data primer diolah dengan aplikasi SPSS Versi 26
Terlihat dari output scatterplot Grafik 1 di atas bahwa titik-titik plot data membentuk pola garis lurus dari kiri bawah ke kanan atas. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel independen dan variabel dependen memiliki hubungan yang linier dan positif. Jika ada hubungan yang positif, hasil belajar juga akan meningkat jika orang tua lebih memperhatikan.
2. Uji Normalitas
Kolmogorov Smirnov digunakan dalam penelitian ini untuk uji normalitas.
Tabel 3. Hasil Uji Normalitas
Sumber data: data primer diolah dengan
aplikasi SPSS Versi 26
Nilai Asymp.sig. (2-tailed) adalah 0,200, sebagaimana terlihat dari hasil uji normalitas pada tabel 3 di atas. Fakta bahwa nilai signifikan lebih besar atau sama dengan 0,200 dari hasil sebelumnya menunjukkan bahwa uji normalitas terdistribusi normal.
3. Uji heteroskedastisitas
Uji heteroskedastisitas di pakai untuk memastikan apakah model regresi tidak memiliki ketidaksetaraan varians atau tidak.
Tabel 4. Hasil Uji Heteroskedastisitas
Sumber data: data primer diolah dengan aplikasi SPSS Versi 26
Tabel 4 menunjukkan bahwa uji heteroskedastisitas memberikan hasil dengan taraf signifikansi 0,598. Karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, hal ini menunjukkan bahwa data tidak terjadi heteroskedastisitas (homogenitas).
Hasil Analisis Regresi Sederhana
Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk mengetahui bagaimana hubungan satu variabel dengan variabel lainnya ditentukan. Berdasarkan pengolahan data dengan program SPSS versi 26, persamaan tersebut dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 5. Hasil Uji Regresi Sederhana
87 Sumber Data: data primer diolah dengan
aplikasi SPSS Versi 26
Persamaan regresi berikut diturunkan dari hasil perhitungan, seperti terlihat pada Tabel 5:
Y=a+bx
Y = -793 + 0,936
Berdasarkan persamaan regresi linier sederhana yang diperoleh, maka hasil belajar siswa memiliki nilai konstan -793 jika perhatian orang tua tidak berubah.
Sedangkan Koefisien regresi X sebesar 0,936 menunjukkan bahwa nilai hasil belajar siswa meningkat sebesar 0,936 untuk setiap tambahan nilai perhatian orang tua.
Uji Hipotesis Penelitian 1. Uji t
Pengaruh perhatian orang tua (X) terhadap hasil belajar (Y) pada peserta didik di SMA Negeri 4 Kupang yang diteliti dengan menggunakan uji t (uji parsial). Untuk melakukan pengujian ini dapat dibandingkan dengan thitung dan ttabel. Dengan melihat nilai signifikansi thitung sebesar 0,05 yang menunjukkan bahwa masing-masing variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat, maka uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. H1 diterima jika t tabel hitung benar, dan H1 ditolak jika t tabel hitung salah .df = n-2 (136- 2 = 134) nilai t tabel dengan taraf signifikansi 0,05 sebesar 1,97783 dalam penelitian ini. Uji t tabel berikut.
Tabel 6. Hasil Uji t
Sumber data: data primer diolah dengan aplikasi SPSS Versi 26
Nilai t hitung sebesar 42,964, dan nilai t tabel
sebesar 1,97783, seperti terlihat pada Tabel 6 di atas. Setelah itu diperoleh taraf signifikansi sebesar 0,000<0,05. Hal tersebut membuktikan besarnya pengaruh perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi.
2. Koefisien Determinasi
Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara keseluruhan. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dengan software SPSS versi 26. Tabel 7 menampilkan informasi berikut mengenai hasil uji koefisien determinasi:
Tabel 7. Hasil Uji Koefisien Determinasi
Sumber data: data primer diolah dengan aplikasi SPSS Versi 26
Tabel 7 menampilkan hasil uji koefisien determinasi (R2) yang menunjukkan bahwa nilai R squared adalah 0,932 atau 93,2%.
Hal tersebut menunjukkan bahwa perhatian orang tua berpengaruh terhadap besarnya persentase hasil belajar siswa, sedangkan untuk 6,8% lainnya tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pembahasan Penelitian
Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Hasil Belajar (Y) dipengaruhi secara
88
signifikan oleh variabel perhatian orang tua (X). Berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa perhatian orang tua (X) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi (Y) untuk siswa Kelas XII di SMA Negeri 4 Kupang, Nusa Tenggara Timur. Koefisien regresi bernilai positif dan bernilai 0,936. Hal ini menunjukkan bahwa jika nilai variabel X naik satu satuan dan variabel bebas lainnya tetap, maka nilai variabel Y akan naik sebesar 0,936. Koefisien positif menunjukkan hubungan searah antara variabel Hasil Belajar (Y) dan perhatian orang tua (X). Dengan kata bahwa kehadiran perhatian orang tua kepada anak akan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Apabila semakin perhatian orang tua kepada anak maka akan semakin tinggi pula hasil belajar yang capai oleh anak. Hal ini disebabkan nilai t-hitung sebesar 42.964 menunjukkan bahwa pengaruh yang diberikan positif terhadap variabel terikat dan bahwa X memiliki tingkat signifikan 0,000, yaitu kurang dari 0,05.
Selain itu, hasil belajar (Y) peserta didik kelas XII IPS SMA Negeri 4 Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebagian dipengaruhi oleh perhatian orang tua (X).
hasil bahwa nilai Sig. Nilai t-hitung adalah 42,964 > 1,97783, dan 0,000 0,05. Secara positif, ada hubungan yang kuat antara kedua variabel Hasil Belajar (Y) dan perhatian orang tua (X). Hubungan ini menunjukkan bahwa variabel X berhubungan baik dengan variabel Y berdasarkan koefisien determinasi yang disebut juga dengan R Square (r), yang menunjukkan 93,2 persen. Hubungan antara variabel Y dengan variabel perhatian orang tua (X) kuat terhadap hasil belajar, sedangkan sisanya sebesar 6,8%
dipengaruhi oleh faktor yang tidak diteliti.
Dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini factor perhatian orang tua memiliki pengaruh yang dominan terhadap hasil belajar siswa. Sedang sisanya bisa di sebabkan oleh factor eksternal atau internal lain selain perhatian orang.
Kesimpulan
Dari penelitian dan pembahasan yang dilakukan peneliti menyimpulkan:
Perhatian orang tua (X) berdampak kecil dan signifikan terhadap Hasil Belajar (Y).
Hal ini menunjukkan kekuatan pengasuhan orang tua untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jika orang tua terlibat dalam pendidikan anak-anaknya, anak-anak akan merasa diperhatikan dan diawasi di rumah, memungkinkan mereka untuk belajar dengan penuh semangat, ketekunan, dan ketulusan, yang akan meningkatkan hasil belajar siswa.
Saran 1. Siswa
Siswa harus berusaha meningkatkan hasil belajar dan menjadikan perhatian orang tua sebagai dorongan untuk berhasil dalam pembelajaran
2. Orang Tua
Di rumah, berperan aktif dalam pembelajaran anak dengan memberikan dukungan belajar dan perhatian anak berupa pengawasan selama waktu belajar. Meningkatkan motivasi belajar siswa dengan memberikan dukungan dan perhatian terkait proses pembelajaran.
3. Guru
Jika pengajar menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan mengundang, siswa akan lebih tertarik dan menikmati pelajaran ekonomi, yang akan meningkatkan hasil belajar siswa.
4. Sekolah
Diharapkan temuan penelitian ini dapat digunakan untuk membuat kebijakan yang mendorong siswa untuk belajar dan meningkatkan hasil belajar.
5. Peneliti berikut
Diharapkan bahwa variabel tambahan yang tidak diteliti dalam penelitian ini akan dimasukkan dalam penelitian selanjutnya.
Daftar Pustaka
89
Andriani, N. (2021). Pengaruh Motivasi Belajar dan Perhatian Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Pada Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 5 Pontianak.
Bangun, D. (2012). Hubungan Persepsi Siswa Tentang Perhatian Orang Tua, Kelengkapan Fasilitas Belajar, Dan Penggunaan Waktu Belajar di Rumah dengan Prestasi Belajar Ekonomi. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 5(1), 74–94.
https://doi.org/10.21831/jep.v5i1.604
Budiati, Y. M., & Muhadi, F. (2022).
Pengaruh Dukungan Orang Tua Dan Lingkungan sosial Terhadap Prestasi Belajar Pada Matapelajaran Ekonomi (Lintas Minat) Di Sma Negeri 1 Kalasan. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan
Akuntansi, 15(2), 27–36.
https://doi.org/10.24071/jpea.v15i2.46 00
Mahmudi, A., Sulianto, J., & Listyarini, I.
(2020). Hubungan Perhatian Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa.
Jurnal Pedagogi Dan Pembelajaran, 3(1), 122.
https://doi.org/10.23887/jp2.v3i1.2443 5
Manek, A. M., Haryono, A., & Wahyono, H. (2020). Pendidikan Ekonomi Informal Masyarakat Adat Loona.
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan
Pengembangan, 5(1), 65.
https://doi.org/10.17977/jptpp.v5i1.13 136
Nisa, A. (2015). Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Minat Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengertahuan Sosial. Faktor Jurnal Ilmiah Kependidikan, II(1), 1–9.
Pasinggi, Y. S., Zainal, Z., & A.Nurfauziah.
(2022). Pengaruh Perhatian Orang Tua Selama Pandemi Covid-19 Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas
IV SD. Jurnal Axioma : Jurnal Matematika Dan Pembelajaran, 7(1).
Ra’ufuatun, I. (2015). Pengaruh perhatian orang tua, kedisiplinan, dan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar.
Jurnal Penelitian Dan Pendidikan IPS (JPPI), 9(3), 1268–1276.
Radito, T. A., Tarigan, N. L. L., Charina, P., & Tarigan, B. (2022). The Role Of Parent Attention And The Environment Of People On Students’ Learning Achievement In Pandemic. 2(2), 103–111.
Rini, E. S. (2016). Pengaruh perhatian orang tua dan kedisiplinan siswa terhadap prestasi belajar matapelajaran IPS. Jurnal Penelitian & Pendidikan IPS, 9(2), 1131–1149.
Slamento. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (Edisi revi).
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sunyoto Danang. (2013). Metodologi penelitian akuntansi (Aep Gunarsa (ed.);
Cet. 1). Refika Aditama.
Susanti, R. E. (2020). Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Minat Baca terhadap Prestasi Belajar Sains. Jurnal Pendidikan MIPA, 3(1), 64–74.
Zunaidi, A. (2021). Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Motivasi Berprestasi Terhadap prestasi Belajar Pada Mata Pelajaran Pemeliharaan kelistrikan Kendaraan Ringan Kelas XII di SMKN 1 Ngawen. Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif, 3(2), 45–54.