JUAL BELI MAKANAN SISTEM ALL YOU CAN EAT DI KOTA BANJARMASIN
SKRIPSI
OLEH ROSSIANA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI BANJARMASIN
2022 M/1443 H
i
JUAL BELI MAKANAN SISTEM ALL YOU CAN EAT DI KOTA BANJARMASIN
SKRIPSI
Diajukan kepada Fakultas Syariah untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana
dalam Ilmu Hukum
Oleh : Rossiana 180102040060
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI
FAKULTAS SYARIAH
JURUSAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (MUAMALAH) BANJARMASIN
2022 M/1443 H
ii
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ROSSIANA
NIM : 180102040060
Tempat/Tgl. Lahir : AMUNTAI, 22 MARET 1999
Jurusan : Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Fakultas : Syariah
Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini benar-benar merupakan karya saya sendiri, bukan merupakan pengambilalihan tulisan atau pikiran orang lain yang saya akui sebagai tulisan atau pikiran saya sendiri. Jika di kemudian hari terbukti ia merupakan duplikat, tiruan, plagiat atau dibuat oleh orang lain secara keseluruhan atau sebagian besar, maka skripsi dan gelar yang diperoleh karenanya batal demi hukum.
Banjarmasin, 27 Desember 2022 Yang membuat pernyataan, Tanda tangan
_________________
Rossiana Materai
Rp.
10.000.-
iii PERSETUJUAN
iv
v ABSTRAK
Rossiana. 2022. Jual Beli Makanan Sistem all you can eat di Kota Banjarmasin.
Skripsi, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah. Pembimbing:
(I) Drs. H. Ruslan, M. Ag., (II) Muhammad Haris, M. Kn.
Kata Kunci: All you can eat, Jual Beli, dan Gharar.
Jual beli makanan dengan sistem all you can eat di Restoran Pochajjang dan Restoran Ms.geisha. Dalam jual beli ini pembeli datang dan membayar harga terlebih dahulu yang telah ditentukan pihak restoran setelah membayar pembeli dipersilahkan makan sepuasnya tanpa ada batasan jumlah makanan, sehingga jual beli seperti ini menimbulkan persoalan dimana tidak diketahui seberapa banyak makanan yang dimakan oleh pembeli dan diindikasikan terdapat unsur gharar.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui praktek jual beli makanan sistem all you can eat di restoran Banjarmasin. (2) Untuk mengetahui pandangan Hukum Islam terhadap praktek jual beli maknan sistem all you can eat di restoran Banjarmasin.
Penelitian ini termasuk Jenis penelitian yang dilakukan penulis adalah penelitian empiris, dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik wawancara. Kemudian data yang telah didapat tersebut diolah menggunakan analisis data kualitatif yaitu mulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan Praktik jual beli sistem all you can eat ini antara pihak restoran dan konsumen dilakukan diawal kesepakatan atau atas dasar suka sama suka tanpa ada paksaan. Pelaksanaan jual beli makanan sistem all you can eat adalah jual beli makanan dengan membayar satu harga dan makan sepuasnya. Jual beli all you can eat ini mengandung unsur gharar karena setiap konsumen berbeda-beda mengambil makanan yang telah mereka ambil, belum diketahui secara jelas dalam jumlah, takaran atau porsi makanan. Dalam jual beli ini termasuk gharar yasir (gharar ringan) diperbolehkan dan akad telah diepakati tetap sah.
vi MOTTO
Permata tidak bisa berkilau tanpa gesekan, begitu juga manusia, tidak ada manusia yang luar biasa tanpa cobaan.
“karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”
(QS.Al-Insyirah)
vii
PERSEMBAHAN
ي ِح َرا ِنمْح َرا ِهَلا ِْسِب Alhamdulillahi rabbil’alamin...
Segala puji bagi Allah Swt. Tuhan semesta alam, serta shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw.
Skripsi yang telah saya buat ini, saya persembahkan untuk:
1. Kedua orang tua penulis (Ayah H.Jarhani dan Ibu Hj.Noor Latifah Asne) yang sangat penulis cintai, karya tulis yang nilainya tidak seberapa ini penulis persembahkan utamanya untuk kedua orang tua. Segala ucapan terima kasih tiada hentinya penulis ucapkan kepada mereka berdua yang selalu memberikan semangat, doa, dorongan, nasihat serta kasih sayang yang tidak ada henti-hentinya sehingga membuat penulis menjadi pribadi yang selalu kuat dan selalu sabar dalam menjalani rintangan yang ada didalam kehidupan. Tanpa perjuangan dan doa dari mereka berdua mungkin penulis tidak dapat melangkah sejauh ini dalam proses meraih apa yang dicita-citakan.
2. Saudara perempuan penulis (Emi Zulfa), terima kasih atas bantuan dan untuk tetap semangat dalam penulisan skripsi ini.
3. Orang-orang terdekat saya, Mardiati, Ainul Huda, Nurul Husna, Alfina Nur Azizah, Syahrin Ramadhan, Nur Ajizah, Aulia nam, Helda, Hilman Ramadhani, Nahwan Arifin, Jamal Ari, Solhan, amat, dul, fahmi, yuli, ilmi, acut dan dayat yang selalu menemani dan mendukung saya.
4. Teman-teman seperjuangan saya Hukum Ekonomi Syariah angkatan 2018 yang senantiasa menemani perjalanan saya hingga pada titik ini.
Teman-teman saya lainnya yang selalu memberikan semangat dan doanya.
viii
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-INDONESIA
1. : A 16. : Th
2. : B 17. : Zh
3. : T 18. : ‘
4. : Ts 19. غ : Gh
5. : J 20. : F
6. : H 21. : Q
7. خ : Kh 22. : K
8. : D 23. : L
9. : Dz 24. : M
10. : R 25. : N
11. : Z 26. : W
12. : S 27. : H
13. : Sy 28. ء : ‘
14. : Sh 29. : Y
15. : Dh
1. Vokal
Vokal dalam bahasa Arab, seperti vokal bahasa Indonesia, terdiri dari vokal tunggal atau monoftong dan vokal rangkap atau diftong.
Tanda Vokal Arab Tanda Vokal Latin Keterangan
ِـــ A Fathah
ـــ I Kasrah
ـــ U Dhammah
Kata Sandang: Contoh: )ار(al-rijâl bukan ar-rijâl,)ود(al-dîwân bukan ad-dîwân.
ix
Syidah: Misalnya, kata (ُرض) tidak ditulis adh-dharûrah melainkan al- dharûrah, demikian seterusnya.
Vokal rangkap memiliki ketentuan alih aksara sebagai berikut.
Tanda Vokal Arab Tanda Vokal Latin Keterangan
ـ Ai a dan i
ـ Au a dan u
2. Vokal Panjang
Ketentuan alih aksara vokal panjang (mad), yang dalam bahasa Arab dilambangkan dengan harakat dan huruf sebagai berikut.
Tanda Vokal Arab Tanda Vokal Latin Keterangan
ا Â a dengan topi di atas
î i dengan topi di atas
وُ Û u dengan topi di atas
3. Kata Sandang
Kata sandang, yang dalam sistem aksara Arab dilambangkan dengan huruf, yaitu dialihaksarakan menjadi huruf /l/, baik diikuti huruf syamsiyah maupun huruf kamariah. Contoh: al-rijâl bukan ar-rijâl, al-dîwân bukan ad-dîwân.
4. Syiddah (Tasydîd)
Syiddah atau tasydîd yang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan sebuah tanda (ـ) dalam alih aksara ini dilambangkan dengan huruf, yaitu dengan menggandakan huruf yang diberi tanda syiddah itu. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku jika huruf yang menerima tanda syiddah itu terletak setelah kata sandang yang diikuti oleh huruf-huruf syamsiyah. Misalnya kata (ررض) tidak ditulis ad- dharûrah melainkan al-dharûrah, demikian seterusnya.
5. Ta’ marbûthah
Berkaitan dengan alih aksara ini, jika huruf ta marbûthah terdapat pada kata yang berdiri sendiri, maka huruf tersebut dialihaksarakan menjadi huruf /h/ (lihat contoh 1 di bawah). Hal yang sama juga berlaku jika ta marbûthah tersebut diikuti oleh kata sifat (na‘t) (lihat contoh 2). Namun, jika huruf ta marbûthah tersebut
x
diikuti kata benda (ism), maka huruf tersebut dialihaksarakan menjadi huruf /t/
(lihat contoh 3).
No. Kata Arab Alih Aksara
1. قـر Tharîqah
2. ةّيلةعاج Al-Jâmî’ah al-Islâmiyyah
3. وُُو Wahda al-Wujûd د
6. Huruf Kapital
Meskipun dalam sistem tulisan Arab huruf kapital tidak dikenal, dalam alih aksara ini huruf kapital tersebut juga digunakan, dengan mengikuti ketentuan yang berlaku dalam ejaan Bahasa Indonesia, antara lain untuk menuliskan permulaan kalimat, huruf awal nama tempat, nama bulan, nama diri, dan lain-lain. Jika nama diri didahului oleh kata sandang, maka yang ditulis dengan huruf kapital tetap huruf awal nama diri tersebut, bukan huruf awal atau kata sandangnya. Contoh: al- Ghazali bukan Al-Ghazali, al-Banjari bukan Al-Banjari.
Beberapa ketentuan lain dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sebetulnya juga dapat diterapkan dalam alih aksara ini, misalnya ketentuan mengenai huruf cetak miring (italic) atau cetak tebal (bold). Jika menurut PUEBI, judul buku itu ditulis dengan cetak miring, maka demikian halnya dalam alih aksaranya, demikian seterusnya.
Berkaitan dengan penulisan nama, untuk nama-nama tokoh yang berasal dari Nusantara sendiri, disarankan tidak dialihaksarakan meskipun akar katanya berasal dari bahasa Arab. Misalnya ditulis Abdussamad al-Palimbani, tidak ‘Abd al-Samad al-Palimbânî; Nuruddin al-Raniri, tidak Nûr al-Dîn al-Rânîrî.
xi 7. Cara Penulisan Kata
Setiap kata, baik kata kerja (fi‘l), kata benda (ism), maupun huruf (harf) ditulis secara terpisah. Berikut adalah beberapa contoh alih aksara atas kalimat- kalimat dalam Bahasa Arab.
Kata Arab Alih Aksara
ُات ُ dzahaba al-ustâdzu
بـث
ُر tsabata al-ajru ةرح
ةّرصع al-harakah al-‘ashriyyah
ُدهش
إ ّ
ّإ
asyhadu an lâ ilâha illa Allâh
و
ّص mawlânâ Malik al-Shâlih
ُُُرثؤُـ
yu’tsirukum Allâh راظم
ةّيقع al-mazhâhir al-‘aqliyyah
ُ
لطت
hub al-istithlâ’
ّام
ةوُـنصم
وـيح
al-mâddah al-mashnû’ah min al-hayawân
ُر
يع tharf al-‘ayni
ةماسُم al-musâhamah, man salaka tharîqan
اًقـر man salaka tharîqan
xvi
KATA PENGANTAR
ــيح ّرا نمحّرا هلا ســب
Segala puji hanyalah bagi Allah Swt., atas segala limpahan karunia, nikmat, dan petunjuk-Nya sehingga pada akhirnya skripsi ini dapat terselesaikan. Shalawat serta salam selalu kita haturkan kepada panutan Nabi Besar Muhammad Saw., keluarga, sahabat, dan para pengikut beliau hingga akhir zaman. Lepas dari khilaf dan segala kekurangan, penulis merasa sangat bersyukur telah menyelesaikan skripsi yang berjudul “Jual Beli Makanan Sistem All you can eat di Kota Banjarmasin”, sebagai salah satu syarat guna memperoleh gelar strata satu Sarjana Hukum, pada Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin.
Penulis menyadari sepenuhnya, telah banyak mendapatkan dukungan, bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak yang telah menyumbankan pikiran, waktu, tenaga dan sebagainya. Oleh karena itu, pada kesempatan ini dengan setulus hatu penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Ibu Dr. Hj. Amelia Rahmaniah, M.H, selaku Dekan Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin.
2. Bapak Drs. Ruslan M.Ag, selaku Pembimbing Skripsi I dan Bapak Muhammad Haris, M.H, M.Kn. selaku Pembimbing Skripsi II yang memberikan bimbingan dan pengetahuan selama peneliti berstudi dan telah banyak memberikan bimbingan, kritik dan saran kepada peneliti dalam penelitian skripsi ini.
3. Bapak Muhammad Haris, M.H, M.Kn. selaku Ketua Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin yang memberikan bimbingan dan pengetahuan selama peneliti berstudi di Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin.
4. Seluruh Dosen yang telah berjasa dalam memberikan pengetahuan, mendidik, dan membimbing peneliti, baik dalam perkuliahan maupun sampai penyusunan skripsi ini.
5. Kepala Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin dan Kepala Perpustakaan Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin beserta seluruh staf karyawan dan karyawati yang telah melayani peneliti dalam peminjaman sejumlah literatur untuk menyusun skripsi ini.
6. Kepala bagian Tata Usaha Fakultas Syariah beserta stafnya yang telah memberikan pelayanan dalam membantu mengurus keperluan perkuliahan hingga kelengkapan penyusunan skripsi.
7. Semua pihak yang telah ikut berjasa dalam penyusunan skripsi ini yang mohon maaf penulis tidak bisa menyebutkan satu persatu.
xvii
Semoga Allah Swt., membalas segala bentuk kebaikan pihak-pihak yang terkait. Akhir kata penulis mengharapkan ampunan dan ridha Allah Swt., semoga karya tulis ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak dan menambah khazanah pengetahuan, Amin.
Banjarmasin, 18 November 2022 Penulis,
Rossiana
xviii DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN ... ii
PERSETUJUAN ... iii
PENGESAHAN ... Error! Bookmark not defined. ABSTRAK ... v
MOTTO ... vi
PERSEMBAHAN ... vii
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-INDONESIA ... viii
KATA PENGANTAR ... xvi
DAFTAR ISI ... xviii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Masalah ... 6
C. Tujuan Penelitian ... 6
D. Kegunaan Penelitian ... 6
E. Definisi Operasional ... 7
F. Penelitian Terdahulu ... 8
BAB II KETENTUAN TENTANG JUAL BELI ... 13
A. Jual Beli ... 13
1. Pengertian Jual Beli ... 13
2. Hukum Jual Beli ... 15
3. Rukun Jual Beli ... 18
4. Macam-macam Jual beli ... 21
5. Jual Beli yang dilarang ... 26
B. Gharar ... 33
1. Pengertian Gharar ... 33
2. Macam-Macam Gharar ... 35
3. Kriteria Gharar ... 36
4. Bentuk Gharar yang di Larang ... 38
C. All You Can Eat ... 40
1. Pengertian All You Can Eat ... 40
2. Sistem All You Can Eat ... 41
xix
D. Denda ... 42
1. Pengertian denda... 42
2. Hukum Dasar Denda ... 43
3. Penerapan Denda dalam Fiqh Muamalah ... 44
4. Denda dalam Jual beli... 45
BAB III METODE PENELITIAN ... 47
A. Jenis dan pendekatan penelitian ... 47
1. Jenis Penelitian ... 47
2. Pendekatan Penelitian ... 47
B. Lokasi Penelitian ... 48
C. Subjek dan Objek Penelitan ... 48
D. Data dan Sumber Data Penelitian ... 49
E. Teknik Pengumpulan Data ... 50
F. Teknik Pengolahan Data ... 52
G. Analisis Data ... 53
BAB IV ANALISIS DATA DAN LAPORAN PENELITIAN... 54
A. Gambaran Umum ... 54
1. Struktur Kepegawaian ... 54
2. Restoran Ms.Geisha di Kota Banjarmasin ... 55
3. Restoran Pochajjang di Kota Banjarmasin ... 57
B. Laporan Penelitian ... 59
1. Wawancara kepada informan I ... 60
2. Wawancara kepada Informan II ... 61
3. Wawancara kepada Informan III ... 63
4. Wawancara kepada Informan IV ... 64
5. Wawancara kepada informan V ... 65
6. Wawancara kepada informan VI ... 66
7. Wawancara kepada informan VII ... 67
C. Analisi Data ... 68
1. Pelaksaan jual beli makanan sistem all you can eat ... 68
2. Pandangan Hukum Islam terhadap sistem All you can eat ... 71
BAB V PENUTUP ... 80
A. Simpulan ... 80
B. Saran-saran ... 81
DAFTAR PUSTAKA ... 82
LAMPIRAN-LAMPIRAN ... 88