BAB 3
OBJEK DAN METODE PENELITIAN
3.1 Objek Penelitian
3.1.1 Sejarah Singkat KPP Pratama Kosambi
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kosambi dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 132/PMK.01/2006 tanggal 22 Desember 2006, sebagai unsur pelaksana Direktorat Jenderal Pajak di bidang pelayanan pajak yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Banten.
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kosambi pada mulanya merupakan Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Tangerang Dua yang mempunyai tugas melakukan penyuluhan , pelayanan dan pengawasan wajib pajak di bidang Pajak Bumi dan Bangunan serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dalam wilayah wewenangnya.
Sejalan dengan perubahan sosial, politik dan ekonomi yang sangat cepat telah menuntut perubahan undang-undang perpajakan dan struktur organisasi. Bahwa dalam rangka pelaksanaan modernisasi sistem administrasi perpajakan sebagai upaya pelaksanaan “Good Governance” dan meningkatkan penerimaan pajak serta efektivitas organisasi instansi vertikal di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak maka dipandang perlu untuk melakukan penataan organisasi dan tata kerja instansi vertikal di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak melalui Penerapan Sistem Perpajakan Modern.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 132/PMK.01/2006 tanggal 22 Desember 2006 dan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor : SE- 19/PJ/2007 tanggal 13 April 2007, Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Tangerang Dua secara organisasi berubah menjadi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kosambi.
3.1.2 Visi dan Misi KPP Pratama Kosambi
Adapun Visi dan Misi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kosambi merupakan Visi dan Misi dari Direktorat Jenderal Pajak.
a. Visi
"Menjadi institusi pemerintah penghimpun pajak Negara yang terbaik di wilayah Asia Tenggara"
b. Misi
“Menyelenggarakan fungsi administrasi perpajakan dengan menerapkan Undang-Undang Perpajakan secara adil dalam rangka membiayai penyelenggaraan Negara demi kemakmuran rakyat”
1. Fiskal
"Menghimpun penerimaan Dalam Negeri dari sektor pajak yang mampu
menunjang kemandirian pembiayaan pemerintahan
berdasarkan UU Perpajakan dengan tingkat efektivitas dan efisiensi yang tinggi."
2. Ekonomi
"Mendukung kebijaksanaan Pemerintah dalam mengatasi permasalahan ekonomi bangsa dengan kebijaksanaan yang minimizing distortion."
3. Politik
"Mendukung proses demokratisasi bangsa."
4. Kelembagaan
"Senantiasa memperbaharui diri, selaras dengan aspirasi masyarakat dan
teknokrasi perpajakan serta administrasi perpajakan mutakhir."
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kosambi sebagai salah satu instansi vertikal Direktorat Jenderal Pajak yang berada di bawah Kantor
Wilayah DJP Banten di dalam melaksanakan tugasnya selalu memegang teguh dan konsisten dengan Visi, Misi dan Strategi Direktorat Jenderal Pajak.
3.1.3 Tugas dan Fungsi
3.1.3.1 Fungsi
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58, KPP Pratama menyelenggarakan fungsi:
a. pengumpulan, pencarian dan pengolahan data, pengamatan potensi perpajakan, penyajian informasi perpajakan, pendataan objek dan subjek pajak, serta penilaian objek Pajak Bumi dan Bangunan;
b. penetapan dan penerbitan produk hukum perpajakan;
c. pengadministrasian dokumen dan berkas perpajakan, penerimaan dan pengolahan Surat Pemberitahuan, serta penerimaan surat lainnya;
d. penyuluhan perpajakan;
e. pelaksanaan registrasi Wajib Pajak;
f. pelaksanaan ekstensifikasi;
g. penatausahaan piutang pajak dan pelaksanaan penagihan pajak;
h. pelaksanaan pemeriksaan pajak;
i. pengawasan kepatuhan kewajiban perpajakan Wajib Pajak;
j. pelaksanaan konsultasi perpajakan;
k. pelaksanaan intensifikasi;
l. pembetulan ketetapan pajak;
m. pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan;
n. pelaksanaan administrasi kantor.
Dalam ketentuan lain dalam pasal 79 Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 132/PMK.01/2006 tanggal 22 Desember 2006, KPP Pratama juga melakukan fungsi pendataan dan penilaian objek Pajak Bumi dan Bangunan yang dilaksanakan oleh Kelompok Jabatan Fungsional Penilai Pajak Bumi dan Bangunan.
3.1.3.2 Tugas
Kantor Pelayanan Pajak Pratama adalah instansi vertikal Direktorat Jenderal Pajak yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wilayah.
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kosambi dalam kegiatan operasional sehari-hari merupakan penggabungan fungsi dan tugas pokok dari 3 instansi vertikal Direktorat Jenderal Pajak sebelumnya, yaitu Kantor Pelayanan Pajak ( KPP ), Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan ( KP PBB ) dan Kantor Pemeriksaan dan Penyidikan Pajak ( KARIKPA ).
Tugas pokok Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kosambi adalah sebagaimana tertera dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 132/PMK.01/2006 tanggal 22 Desember 2006 tentang “ Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Drektorat jenderal Pajak”, yaitu melaksanakan penyuluhan, pelayanan, dan pengawasan Wajib Pajak di bidang Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Tidak Langsung Lainnya, Pajak Bumi dan Bangunan serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dalam wilayah wewenangnya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kosambi terdiri dari:
a. Sub Bagian Umum;
b. Seksi Pengolahan Data dan Informasi;
c. Seksi Pelayanan;
d. Seksi Penagihan;
e. Seksi Pemeriksaan dan Kepatuhan Internal f. Seksi Ekstensifikasi Perpajakan;
g. Seksi Pengawasan dan Konsultasi I;
h. Seksi Pengawasan dan Konsultasi II;
i. Seksi Pengawasan dan Konsultasi III;
j. Kelompok Jabatan Fungsional.
(1) Sub Bagian Umum mempunyai tugas melakukan urusan kepegawaian, keuangan, tata usaha, dan rumah tangga.
(2) Seksi Pengolahan Data dan Informasi mempunyai tugas melakukan pengumpulan, pencarian, dan pengolahan data, penyajian informasi perpajakan, perekaman dokumen perpajakan, urusan tata usaha penerimaan perpajakan, pengalokasian Pajak Bumi dan Bangunan dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, pelayanan dukungan teknis komputer, pemantauan aplikasi e-SPT dan e-Filing, pelaksanaan i-SISMIOP dan SIG, serta penyiapan laporan kinerja.
(3) Seksi Pelayanan mempunyai tugas melakukan penetapan dan penerbitan produk hukum perpajakan, pengadministrasian dokumen dan berkas perpajakan, penerimaan dan pengolahan Surat Pemberitahuan, serta penerimaan surat lainnya, penyuluhan perpajakan, pelaksanaan registrasi Wajib Pajak, serta melakukan kerjasama perpajakan.
(4) Seksi Penagihan mempunyai tugas melakukan urusan penatausahaan piutang pajak, penundaan dan angsuran tunggakan pajak, penagihan aktif, usulan penghapusan piutang pajak, serta penyimpanan dokumen-dokumen penagihan.
(5) Seksi Pemeriksaan mempunyai tugas melakukan penyusunan rencana pemeriksaan, pengawasan pelaksanaan aturan pemeriksaan, penerbitan dan penyaluran Surat Perintah Pemeriksaan Pajak serta administrasi pemeriksaan perpajakan lainnya.
(6) Seksi Ekstensifikasi Perpajakan mempunyai tugas melakukan pengamatan potensi perpajakan, pendataan objek dan subjek pajak, pembentukan dan pemutakhiran basis data nilai objek pajak dalam menunjang ekstensifikasi.
(7) Seksi Pengawasan dan Konsultasi I, Seksi Pengawasan dan Konsultasi II, Seksi Pengawasan dan Konsultasi III, masing- masing mempunyai tugas melakukan pengawasan kepatuhan kewajiban perpajakan Wajib Pajak, bimbingan/himbauan kepada Wajib Pajak dan konsultasi teknis perpajakan, penyusunan profil Wajib Pajak, analisis kinerja Wajib Pajak, melakukan rekonsiliasi data Wajib Pajak dalam rangka melakukan intensifikasi, usulan pembetulan ketetapan pajak, usulan pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan dan melakukan evaluasi hasil banding.
(8) Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan jabatan fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
3.1.4 Bagan Struktur Organisasi KPP Pratama Kosambi
3.1.5 Wilayah Kerja
Wilayah kerja KPP Pratama Kosambi meliputi 11 Kecamatan dengan 109 kelurahan di wilayah Kabupaten Tangerang. Adapun wilayah kerja KPP Pratama Kosambi di Kabupaten Tangerang meliputi :
1. Kecamatan Pasar Kemis 2. Kecamatan Sindang Jaya 3. Kecamatan Mauk
4. Kecamatan Kemiri 5. Kecamatan Sukadiri 6. Kecamatan Rajeg 7. Kecamatan Sepatan 8. Kecamatan Sepatan Timur 9. Kecamatan Paku Haji 10. Kecamatan Teluk Naga 11. Kecamatan Kosambi
Kepala Kantor
Subbag Umum
Seksi PDI
Seksi Pelayana
n
Seksi Penagihan
Seksi Pemeriksaan
Seksi Ekstensi
fikasi
Seksi Waskon
I
Seksi Waskon
II
Seksi Waskon
III
Kelompok Jabatan Fungsional
3.2 Kekuatan Berbagai Sumber Daya Yang Ada
3.2.1 FAKTOR INTERNAL : Sumber Daya Manusia :
Jumlah pegawai masing-masing seksi pada KPP Pratama Kosambi :
No. Seksi Jumlah Pegawai
1. Sub Bagian Umum 6
2. Seksi Pelayanan 12 3. Seksi Pengolahan Data 6
4. Seksi Penagihan 4
5. Seksi Pemeriksaan 2 6. Seksi Ekstensifikasi 6
7. Seksi Waskon I 9
8 Seksi Waskon II 8
9. Seksi Waskon III 9 10. Tenaga Fungsional 12
TOTAL 75
3.2.2 FAKTOR EKSTERNAL Potensi Perpajakan :
Sektor Usaha di wilayah KPP Pratama Kosambi yang strategis dan dapat mempengaruhi penerimaan pajak adalah :
i. Kawasan Industri di Kec. Pasar Kemis ii. Kawasan Pegudangan di Kec. Kosambi
Sektor tersebut diperkirakan akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan perekonomian, sosial dan politik di Indonesia.