• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sidang Hasil Tugas Akhir (SB )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sidang Hasil Tugas Akhir (SB )"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

Sidang Hasil Tugas Akhir (SB- 091358 )

Kajian Pemanfaatan Lumpur Limbah Water Treatment PT. Pupuk Kujang Sebagai Media Tanam Arachis hypogaea dengan Penambahan Mikoriza, Rhizobium,

dan Pupuk Bokashi

Paul Fernando Haposan Nainggolan

1505 100 1052

Dosen pembimbing :

Tutik Nurhidayati, S.Si., M.Si.

Kristanti Indah Purwani, S.Si.,M.Si.

(2)

2

PENDAHULUAN

(3)

Latar Belakang

Media tanam Mikoriza Rhizobium Pupuk

Bokashi Lumpur limbah

Unit pengolahan air PT. Pupuk Kujang

Lumpur limbah Dibuang

Arachis hypogaea

(4)

4

Permasalahan

Bagaimanakah pertumbuhan Arachis hypogaea pada media lumpur limbah water treament PT. Pupuk Kujang dengan penambahan

Mikoriza, Rhizobium, dan Pupuk Bokashi

Tujuan Penelitian

Mengetahui pertumbuhan tanaman Arachis hypogaea pada media tanam lumpur limbah water treatment PT. Pupuk kujang dengan

penambahan Mikoriza, Rhizobium, dan Pupuk Bokashi.

(5)

Batasan Masalah

Mengukur pertumbuhan tanaman Arachis hypogaea pada media lumpur limbah water treament PT. Pupuk Kujang yang meliputi tinggi tanaman, lebar daun tanaman, berat

kering, persen infeksi mikoriza, dan jumlah bintil akar tanaman.

Manfaat Penelitian

Penelitian diharapkan dapat memberikan informasi bahwa lumpur limbah water treament PT. Pupuk Kujang dapat dimanfaatkan sebagai media tanam melalui penambahan

Mikoriza, Rhizobium, dan Pupuk Bokashi dengan

konsentrasi yang tepat.

(6)

6

METODOLOGI

(7)

Waktu dan Tempat

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Juni 2009.

Pembudidayaan dan pengamatan parameter tanaman Arachis

hypogaea dilakukan di dalam green house dan Laboratorium Botani

Program Studi Biologi FMIPA-ITS.

Sampel lumpur limbah water treatment PT. Pupuk Kujang diambil langsung dari PT. Pupuk Kujang Cikampek, Jawa Barat.

Benih Arachis hypogaea diperoleh dari BALITKABI MALANG.

Mikoriza jenis Glomus aggregatum diperoleh dari BIOTROP IPB BOGOR.

Rhizobium dibeli dari FAPERTA UGM.

Pupuk Bokashi Cap BUNGA di beli dari Toko Trubus.

(8)

8

Persiapan Media Tanam

Lumpur limbah water tretment

Dimasukkan dalam polibag

Media Tanam 1 kg Lumpur

limbah water tretment

+

10 gr Propagul Mikoriza

1 kg Lumpur limbah water tretment

+ 7 gr Pupuk

Bokashi

1 kg Lumpur limbah water tretment

+ Bibit yang dinokulasi rhizobium

Di inokulasi 10 gr Rhizobium ditempat yang teduh

-ditimbang 1 kg

-disterilisasi dengan cara disangrai menggunakan panci aluminium di atas pemanas atau kompor

-dihancurkan dan disaring dengan ukuran 2

mm

1 kg Lumpur limbah water tretment

Tanah

Biji kacang tanah (Arachis hypogaea)

Direndam dengan air selama 2 jam ditiriskan disemaikan pada media kapasdan sekam selama 10 hari

(9)

9

Penyemaian dan Pemindahan Bibit pada Media Tanam

Biji kacang tanah (Arachis hypogaea)

Dipindah pada Media Tanam

direndam dengan air selama 2 jam ditiriskan disemaikan pada media kapas

diambil yang seragam (telah muncul kotiledon)

1 kg Lumpur limbah water tretment

+

10 gr Propagul Mikoriza

1 kg Lumpur limbah water tretment

+ 7 gr Pupuk

Bokashi

1 kg Lumpur limbah water tretment denga

+

bibit yang diinokulasi Rhizobium

Diisi dengan satu semai/polibag

Disiram tiap pagi hari

Di lakukan analisa pertumbuhan dengan metode destruktif meliputi:

tinggi tanaman luas daun

berat kering tanaman jumlah bintil akar persen infeksi mikoriza 1 kg Lumpur limbah

water tretment Tanah

(10)

10

Pengamatan Parameter

Biji kacang tanah

(Arachis hypogaea) dilakukan setelah tanaman dipanen

Tinggi Tanaman Luas Daun

Berat Kering Jumlah Bintil akar

dilakukan dengan menggunakan

benang dan

penggaris

dimulai dari batas terbawah-tertinggi perumbuhan (kotiledon-daun terakhir yang tumbuh)

diukur menggunakan metode kertas millimeter

daun digambar mengikui pola daun kotak yang dimasukkan dalam perhitungan adalah kotak yang mempunyai ukuran = 0,05 mm2

dihitung luas daun dengan rumus LD = n x LK

Diambil daun tanaman yang sehat dikeringkan dengan oven pada suhu 75-800C selama 2 x 24 jam ditimbang dengan timbangan analitik

diambil tanaman dihitung jumlah bintil akar yang ditemukan secara manual

Hasil

Hasil Hasil

Hasil

(11)

11

Perhitungan Persen Infeksi MVA pada Kacang Tanah (Arachis hypogaea)

-diambil secara acak -dicuci dengan akuades

Dipotong sepanjang 1 cm

Ditata 10 buah per gelas objek @ replikasi 3

Kacang Tanah (Arachis hypogaea) Direndam KOH 2.5 %

Dihitung jumlah vesikel arbuskula yang terwarnai

Direndam dengan larutan HCl 2 % selama 10 menit

Siap dijadikan preparat Di rendam dalam larutan staining (gliserin

dan aquades dengan perbandingan 70 : 30

%), ditambah dengan Trypan blue 0.25 % Dioven selama 10 menit dengan suhu

900C

Ditutup dengan kaca penutup

Dioven selama 10 menit dengan suhu 900C

Larutan staining dibuang dan diganti

dengan larutan distaining

(larutan staining tanpa Trypan blue yaitu gliserin dan aquades dengan perbandingan 1 : 1)

di rendam selama semalam

(12)

12

Rancangan Penelitian

Pengamatan T LD BK IM BA

Perlakuan

Minggu IV IV IV IV IV

Inokulasi Mikoriza Inokulasi Rhizobium Pupuk Bokashi Lumpur Limbah

Tanah

Keterangan:

T : Tinggi Tanaman (cm)

LD : Luas Daun (cm2)

BK : Berat Kering (gr)

IM : Infeksi Mikoriza (%)

BA : Bintil Akar

(13)

Analisa Data

Data yang diperoleh diuji dengan Analysis of Variance (ANOVA) One Way untuk mengetahui pengaruh penambahan Mikoriza, Rhizobium, dan Pupuk Bokashi pada

lumpur limbah water treament PT. Pupuk Kujang dengan hipotesa sebagai berikut:

H0 : Tidak ada pengaruh penambahan Mikoriza, Rhizobium, dan Pupuk Bokashi pada lumpur limbah water treament PT. Pupuk Kujang terhadap luas permukaan daun, panjang akar, dan tinggi tanaman.

H1 : Ada pengaruh penambahan Mikoriza, Rhizobium, dan Pupuk Bokashi pada lumpur limbah water treament PT. Pupuk Kujang terhadap luas permukaan daun, panjang

akar, dan tinggi tanaman.

Jika H1 diterima atau terdapat pengaruh pada perlakuan tiap media tanam lumpur limbah water treament PT. Pupuk Kujang dengan Mikoriza, Rhizobium, dan Pupuk Bokashi maka dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf kepercayaan 95% (α

= 0,05) untuk mengetahui perbedaan yaang nyata antara perbedaan perlakuan tiap jenis media tanam lumpur limbah water treament PT. Pupuk terhadap morfologi

tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.).

(14)

14

ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN

(15)

Persen infeksi Mikoriza dan Bintil Akar

Tabel 4.4 persen infeksi mikoriza

Perlakuan Infeksi Mikoriza (%)

Kontrol 0a

Inokuasi Mikoriza 16.7a Inokulasi Rhizobium 13.3a

Pupuk Bokashi 13.3a

Lumpur limbah 6.67a

Keterangan tabel :

Angka-angka yang diikuti huruf yang sama pada baris dan kolom yang sama tidak berbeda nyata berdasarkan Uji BNT α = 0.05

Persen Infeksi Mikoriza

0.000 0.020 0.040 0.060 0.080 0.100 0.120 0.140 0.160 0.180

1 Perlakuan

Persen (%) Kontrol

Inokuasi Mikoriza Inokulasi Rhizobium Pupuk Bokashi Lumpur limbah

Grafik 4.4 Persen Infeksi Mikoriza

(16)

16

Perlakuan Jumlah Bintil Akar

Kontrol 0a

Inokulasi Mikoriza 0a

Inokulasi Rizobium 0a

Pupuk Bokashi 0a

Lumpur limbah 0a

Keterangan tabel :

•Angka-angka yang diikuti huruf yang sama pada baris dan kolom yang sama tidak berbeda nyata berdasarkan Uji BNT α = 0.05

Tabel 4.5 Jumlah Bintil Akar

Jumlah Bintil Akar

0.000 0.200 0.400 0.600 0.800 1.000

1 Perlakuan

Jumlah Bintil Kontrol

Inokulasi Mikoriza Inokulasi Rhizobium Pupuk Bokashi Lumpur limbah

Grafik 4.5 Jumlah Bintil akar

(17)

17

Lumpur limbah water treatment PT. Pupuk Kujang diduga memiliki spora indogenus mikoriza

 Proses sterilisasi yang dilakukan tidak dapat membunuh 100 % mikroorganisme indogenus yang ada dalam lumpur limbah

 Proses sterilisasi dengan metode

penyangarian diduga tidak efektif untuk membunuh semua mikroorganisme yang

terdapat pada lumpur limbah water treatment PT. Pupuk Kujang

 Spora mikoriza mati akan pada suhu 60

o

C

untuk waktu 1-5 menit. (Tommerup dan Kidby,

1980)

(18)

18

 Tidak efektifnya perlakuan yang diberikan

diduga karena terjadi kompetisi mikroorganisme

 Bentuk kompetisi ini dapat berupa kompetisi dalam merebut ruang, air, dan unsur-unsur

hara serta infeksi di daerah permukaan inang

 Mikroorganisme berkompetisi mendapatkan O

2

yang digunakan dalam proses metabolismenya

(19)

Pertumbuhan Tanaman

Grafik 4.1 Berat kering tanaman Arachis hypogaea

Berat Kering Tanaman (gr)

0.000 0.200 0.400 0.600 0.800

1 Perlakuan

Berat (gr)

Kontrol

Inokulasi Mikoriza Inokulasi Rhizobium Pupuk Bokashi Lumpur limbah

Grafik 4.2 Luas daun tanaman Arachis hypogaea

Luas Daun Tanaman (cm2)

0.000 20.000 40.000 60.000 80.000 100.000 120.000

1 Perlakuan

Luas (cm2) Kontrol

Inokulasi Mikoriza Inokulasi Rhizobium Pupuk Bokashi Lumpur limbah

(20)

20

Grafik 4.2 Tinggi tanaman Arachis hypogaea

Tinggi Tanaman (cm)

0.000 10.000 20.000 30.000 40.000 50.000 60.000

1 Perlakuan

Tinggi (cm) Kontrol

Inokuasi Mikoriza Inokulasi Rhizobium Pupuk Bokashi Lumpur limbah

Tanaman Kacang tanah (Arachis hypogaea) yang ditanam pada medium Lumpur Limbah Water treatment PT. Pupuk Kujang mampu bertahan hidup sampai dengan akhir

penelitian minggu ke-4 (28 hari)

(21)

 Berdasarkan pengamatan secara morfologis lumpur limbah dapat digolongkan dalam kelompok tanah andosol, berwarna hitam sampai coklat tua,

bertekstur lempung, berstruktur tanah remah dengan konsistensi gembur, reaksi tanah masam sampai

netral dengan pH 5.0-7.0 (Rukmana, 1998)

• Kandungan haranya sedang hingga rendah untuk

nilai N, P, dan K (Hadi, 2000).

(22)

22

 Unsur hara makro yang terdapat dalam lumpur diantaranya Nitrogen 0.13%, Posfor 1.62 % dan Kalium 0.12%.

 Unsur hara mikro yang terdapat di dalam lumpur diantaranya Besi(Fe) < 0.01 mg/l, Tembaga (Cu) <

0.03 mg/l, Aluminium (Al) 0.14 mg/l, Zink (Zn) 0.09 mg/l

 Ketersediaan unsur-unsur tersebut menyebabkan

bertambahnya berat kering, bertambahnya luas daun

dan pertambahan tinggi tanaman walaupun hanya

ditanam pada lumpur saja

(23)

KESIMPULAN DAN SARAN

(24)

24

Kesimpulan

• Tanaman Kacang tanah (Arachis hypogaea) yang ditanam pada medium Lumpur Limbah Water treatment PT. Pupuk Kujang dengan atau tanpa penambahan

Mikoriza,Rhizobium dan Pupuk Bokashi mampu bertahan hidup sampai dengan akhir penelitian minggu ke-4 (28 hari).

Saran

•Perlu dilakukan peneltian untuk mengetahui jenis bakteri endogenus yang terdapat pada lumpur limbah.

•Penelitian lebih lanjut sampai dengan masa generatif perlu dilakukan untuk mengetahui buah yang di hasilkan layak di konsumsi atau tidak.

Penelitian lebih lanjut mengenai Lumpur Limbah water treatment PT. Pupuk Kujang sangat diperlukan dengan kajian yang lebih detail terutama proses bioremediasi sehingga Lumpur Limbah water treatment PT. Pupuk Kujang dapat termanfaatkan.

(25)

Peta letak PT. Pupuk Kujang di Jawa Barat

(26)

26

Peta tata letak Pabrik PT. Pupuk Kujang

(27)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk daun Top Foliar terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas tanaman kacang tanah (Arachis hypogeae

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Perbaikan Sifat Kimia Tanah Masam, Produksi, dan Serapan P Tanaman Kacang Tanah ( Arachis hypogaea ) dengan Pemberian

Pemberian pupuk limbah media jamur tiram putih sebagai tambahan pupuk organik berpengaruh pada rata-rata penambahan Jumlah daun (helai daun/tanaman), Berat basah dan berat

Tanaman kacang panjang yang ditanam pada petak lahan sawah di subak Basang Be dengan pemberian dosis pupuk 10 t/ha akan memberikan hasil benih kacang panjang yang

Pengaruh Pemberian Limbah Tekstil “Troso” Terhadap Parameter Bobot Biji Kering, Bobot Polong Kering, Dan Bobot Seratus Biji Per Tanaman pada Kacang Tanah

“Pengaruh Varietas dan Dosis Pupuk SP- 36 Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.)”.. “Peranan Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA)

Skripsi dengan judul “ Pengaruh kombinasi pupuk organik dan pupuk N, P, K terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah (Arachis hypogaea L.) Serta pertumbuhan

Hasil pendugaan menunjukkan bahwa penggunaan dosis optimum pupuk nitrogen (Urea) 67,94 kg/ha (0,26 g/tanaman) pada galur kacang tanah varian somaklonal yang ditanam