• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN KEBIJAKAN PENAL DAN NON PENAL DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN PORNOGRAFI DI INTERNET (CYBER PORN) (Studi Kasus di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENERAPAN KEBIJAKAN PENAL DAN NON PENAL DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN PORNOGRAFI DI INTERNET (CYBER PORN) (Studi Kasus di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia)."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Penanggulangan tindak pidana judi online baik melalui sarana penal dan non penal sesuai dengan peran Kepolisian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) UU No.2 Tahun

15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan tindak Pidana Terorisme memberikan pengertian tindak pidana terorisme adalah setiap tindakan dari seseorang yang dengan sengaja

Dilihat dari perspektif hukum pidana, upaya penanggulangan cyber crime dengan penal policy, khususnya di Indonesia dapat dilihat dari berbagai aspek, antara lain aspek

Penyidik tidak dapat bekerja sama dengan negara yang melegalkan perjudian, untuk menproses bandar judi online, yang berafilisiasi dengan agen judi online di Indonesia

Pidana penjara yang dijatuhkan hakim ini patut dipertanyakan apakah pidana penjara dapat menimbulkan efek jera pada di terpidana mengingat banyak kasus kekerasan dalam rumah

(4) kendali dengan menggunakan senjata api atau alat lain untuk menghentikan tindakan atau prilaku pelaku yang dapat menyebabkan luka atau kematian anggota Polri

[r]

Ada beberapa faktor penghambat dalam penanggulangan tindak pidana judi online, yaitu: Penyidik tidak dapat bekerja sama dengan negara yang melegalkan perjudian, untuk