• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFISIENSI BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE Efisiensi Bank Umum Syariah Di Indonesia Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis(DEA).(Studi Pada Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia, Bank BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri Tahu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EFISIENSI BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE Efisiensi Bank Umum Syariah Di Indonesia Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis(DEA).(Studi Pada Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia, Bank BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri Tahu"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel Hasil Perhitungan Technical Efficiency DEA Bank Umum Syariah Maret 2013-Desember 2014
Tabel Nilai Actual, Target, Radial Movement Input Output Bank Mega Syariah yang inefisiensi periode Maret 2013-Desember 2014
Tabel Nilai Actual, Target, Radial Movement Input Output Bank BNI Syariah yang inefisiensi periode Maret 2013-Juni 2014
Tabel Nilai Actual, Target, Radial Movement Input Output Bank Syariah Mandiri yang inefisiensi periode Juni 2013-Desember 2014

Referensi

Dokumen terkait

Dari latar belakang di atas, maka penyusun mengambil judul dalam penelitian ini “ Analisis Efisiensi Bank Umum Syariah di Indonesia dengan Metode Data Envelopment

Dari empat bank tersebut hanya ada satu bank yang mengalami penurunan secara teknologi produksi yakni Bank Syariah Muamalat Indonesia, hal ini dapat dilihat

6 Bank Syariah yang digunakan terdiri dari 3 Bank Umum Syariah berupa data Bank Muamalat, Bank Mandiri Syariah, dan Bank Mega Syariah sedangkan Unit Usaha Syariah memakai data

Berdasarkan pada permasalahan di atas, penulis tertarik untuk melihat lebih dalam tingkat kinerja Bank Muamalat Indonesia sebagai bank umum syariah pertama yang eksis di Indonesia

Berdasarkan hasil dari data dan pembahasan yang telah diarahakan pada bab sebelumnya mengenai Perbandingan Efisiensi Penyaluran Kredit Bank Umum Syariah antara Bank

Sampel dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah berskala nasional yang terdaftar di Bank Indonesia pada tahun pengamatan, yaitu pada Kuartal I Tahun 2013 sampai

Berdasarkan pada permasalahan di atas, penulis tertarik untuk melihat lebih dalam tingkat kinerja Bank Muamalat Indonesia sebagai bank umum syariah pertama yang eksis di Indonesia

Sedangkan pada tahun 2011, dengan skor efisiensi 0,975 (97,5%) berarti tidak efisien, agar berubah menjadi efisien dengan skor 1 (100%) Bank Mega Syariah