EFISIENSI BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE Efisiensi Bank Umum Syariah Di Indonesia Menggunakan Metode Data Envelopment Analysis(DEA).(Studi Pada Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia, Bank BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri Tahu
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari latar belakang di atas, maka penyusun mengambil judul dalam penelitian ini “ Analisis Efisiensi Bank Umum Syariah di Indonesia dengan Metode Data Envelopment
Dari empat bank tersebut hanya ada satu bank yang mengalami penurunan secara teknologi produksi yakni Bank Syariah Muamalat Indonesia, hal ini dapat dilihat
6 Bank Syariah yang digunakan terdiri dari 3 Bank Umum Syariah berupa data Bank Muamalat, Bank Mandiri Syariah, dan Bank Mega Syariah sedangkan Unit Usaha Syariah memakai data
Berdasarkan pada permasalahan di atas, penulis tertarik untuk melihat lebih dalam tingkat kinerja Bank Muamalat Indonesia sebagai bank umum syariah pertama yang eksis di Indonesia
Berdasarkan hasil dari data dan pembahasan yang telah diarahakan pada bab sebelumnya mengenai Perbandingan Efisiensi Penyaluran Kredit Bank Umum Syariah antara Bank
Sampel dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah berskala nasional yang terdaftar di Bank Indonesia pada tahun pengamatan, yaitu pada Kuartal I Tahun 2013 sampai
Berdasarkan pada permasalahan di atas, penulis tertarik untuk melihat lebih dalam tingkat kinerja Bank Muamalat Indonesia sebagai bank umum syariah pertama yang eksis di Indonesia
Sedangkan pada tahun 2011, dengan skor efisiensi 0,975 (97,5%) berarti tidak efisien, agar berubah menjadi efisien dengan skor 1 (100%) Bank Mega Syariah