• Tidak ada hasil yang ditemukan

o LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN B

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "o LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN B"

Copied!
54
0
0

Teks penuh

(1)

0 0kp

C, BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN

PERWAKILAN PROVINSI DKI JAKARTA

0 0 0 0

6 JUL 2014

o LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN B

o ATAS

c LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

0 DAM OPERA TIONAL IMPROVEMENT AND SAFETY PROJECT (DOISP)

c IBRD LOAN NUMBER 7669-ID

0, PADA

0 DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

UNTUK TAHUN ANGGARAN YANG BERAKHIR PER 31 DESEMBER 2013

0

SCANNED FILE COPY

Acc'mssion Nr'. Box Nio.

o J yLog 77D

No.

0

OaerAO&S t'Coyýnt'V !nýo/G,'enera Lonr'r-AidCo./rtna

O NOMOR LAI-743/PW091212014

TANGGAL 27 JUNI2014

0

0

Public Disclosure Authorized Public Disclosure Authorized Public Disclosure Authorized Public Disclosure Authorized

(2)

DAFTAR ISI

Halanan

A. Laporan Auditor Independen I

B. Laporan Keuangan 3

S1. Project Sources and Uses of Funds 4

2. Catatan atas Laporan Keuangan 5

a. Gambaran Umum Proyek 5

b. Kebijakan Akuntansi 10

c. Penjelasan atas Cumulative Project Uses of Funds 11

3. Special Account Activity Statement 16

C. Dasar Audit 17

D. Tujuan dan Lingkup Audit 17

E. Penilaian atas Sistem Pengendalian Intern 18

F. Penilaian Ketaatan pada Ketentuan Loan Agreement 18

G. Pencapaian Target Keuangan dan Hambatannya 19

H. Ikhtisar Kondisi Temuan Audit yang Berpengaruh pada Kewajaran Penyajian

Laporan Keuangan 21

1. Kejadian Setelah Tanggal Laporan Keuangan 21

LAMPIRAN

1. Project Uses of Funds by Category (IFR-2)

2. Summary Sheet for Payments of Contract Subject to Prior Review (Form 1B) 3. Summary Statement of Expenditures (SUM-SOE) for those NOT Subject to

Prior Review (Form 1C)

4. Statement of Expenditures (SUM-SOE) for those NOT Subject to Prior

Review (Form I-C2)

(3)

0 0

FINANCIAL AND DEVELOPMENT SUPERVISORY BOARD

o JAKARTA REPRESENTATIVE OFFICE

JI. Pramuka Nomor 33 Jakarta 13120 Kotak Pos: 6817/JKPRS Telepon (021) 8562614 Pes. 0539, Fax. (021) 8190663

0e-mail: dki 1 bpkP.go.!d

C Number: LAI-743/PWO9/2/2014 June 27, 2014

o- A. Independent Auditor's Report

C) To:

1. Director General of Water Resources Ministry of Public Works As Executing Agency of IBRD Loan Number 7669-ID

2. Director General of Debt Management, Ministry of Finance In Jakarta

0 We have audited the accompanying financial statements of the Dam Operational Improvement

o and Safety Project (DOISP), IBRD Loan Number 7669-ID as of December 31, 2013 and for the year then ended. These financial statements are the responsibility of the Director General of Water Resources, Ministry of Public Works. Our responsibility is to express an opinion on the

C0 accompanying statements based on our audit.

O We conducted audit in accordance with the auditing standards prescribed by the Indonesian Institute of Certified Public Accountants that referred to international auditing standard. Those

C! standards require that we plan and perform the audit to obtain reasonable assurance about

C whether the financial statements are free of material misstatement. An audit includes examining,

O. on a test basis, evidence supporting the amounts and disclosures in the financial statements.

An audit also includes assessing the accounting principles used and significant estimates made

O by management, as well as evaluating the overall financial statement presentation. We believe 0 that our audit provides a reasonable basis for our opinion.

C)

As discribed in Item H of this report, there were audit findings in amount of Rp29.744.590.546,72 or 18,56% of total expenditures in 2013 for Rpl 60.264.133.359,00. Those

Q findings have significant effect on the fairness of the overall financial statement presentation.

In our opinion, except for the possible impact of audit findings as described in the previous paragraph, (a) the Financial Statements referred to above, and the appended notes, present fairly in all material respects, the financial position of Dam Operation Improvement and Safety

o 1

C

0

(4)

C1

Project (DOISP) financed under IBRD Loan Nr. 7669-ID as at December 31, 2013 and for the year then ended in conformity with accounting basis as described in note B,2.b; (b) Director

C0 General of Water Resources, Ministry of Public Works as the Executing Agency has utilized all

o proceeds of the loan with drawn from the World Bank only for the purpose of the Project in accordance with the Loan Agreement; and no proceeds of the loan has been utilized for other

C purposes; and (c) Director General of Water Resources, Ministry of Public Works as the

O) Executing Agency was in compliance, as of the end of financial year with all financial covenants of the Loan Agreement.

In addition:

o a. With respect to the Statement of Expenditures, adequate supporting documentation has

C been maintained to support claims to the World Bank for replenishment of expenditures incurred, and all expenditures incurred are eligible for financing under IBRD Loan Number 7669-ID.

o b. Special Account Activity Statements (SAAS) of IBRD Loan Number 7669-ID give a fair view of the receipt collected and payments made during the year ending December 31, 2013, and these receipts and payments support special account liquidation/replenishments during the year.

C,

o) Financial and Development Supervisory Board

0 AIR Representative Office,

?u1uY0 ny Anang Dwijanto

ntant, State Register No. D-5436

C, 0 C.

C

0

(5)

BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI DKI JAKARTA

Jalan Pramuka Nornor 33 Jakarta Timur 13120 Kotak Pos: 6817/JKPRS Telepon (021) 856 3614 ext.0539; Facsimile (021) 819 0663

e-mail: dki [email protected]

Nomor: LAI-743/PW09/2/2014 27 Juni 2014

C A. Laporan Auditor Independen

C Yth.

1. Direktur Jenderal Sumber Daya Air

C' Kementerian Pekerjaan Umum RI selaku Executing Agency IBRD Loan Number 7669-fD

c 2. Direktur Jenderal Pengelolaan Utang, Kementerian Keuangan RI

C di Jakarta

Kami telah mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP), IBRD Loan Number 7669-ID per 31 Desember 2013 dan untuk Tahun

C Anggaran 2013. Laporan keuangan konsolidasian adalah tanggung jawab Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Tanggung jawab kami terletak pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan konsolidasian berdasarkan audit kami.

C) Kami melaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Institut Akuntan Publik C Indonesia yang telah mengacu kepada standar auditing internasional. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar kami memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan konsolidasian bebas dari salah saji material. Suatu audit

C meliputi pemeriksaan, atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen, serta penilaian terhadap

C penyajian laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. Kami yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai untuk menyatakan pendapat.

Sebagaimana diungkapkan dalam Butir H dalam laporan ini, terdapat temuan audit yang

C berpengaruh pada kewajaran laporan keuangan sebesar Rp29.744.590.546,13 atau 18,56%

dari jumlah pengeluaran Tahun 2013 sebesar Rp160.264.133.359,00, sehingga cukup signifikan berpengaruh pada kewajaran penyajian laporan keuangan secara keseluruhan.

Menurut pendapat kami, kecuali atas dampak yang mungkin timbul dari temuan audit sebagaimana diungkapkan dalam paragraf di atas, (a) Laporan Keuangan Konso[idasian DOISP IBRD Number 7669-ID yang kami sebut di atas termasuk pengungkapannya telah menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, posisi keuangan DOISP IBRD

C C

C

C)

(6)

0 0

Number 7669-ID per 31 Desember 2013 untuk Tahun Anggaran 2012, sesuai dengan basis akuntansi yang dijelaskan dalam catatan butir B.2.b, (b) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air

0 Kementerian Pekerjaan Umum RI selaku Executing Agency telah menggunakan pinjaman dari Bank Dunia sebagaimana tercantum dalam Naskah Perjanjian Pinjaman Luar Negeri dan tidak ada penggunaan dana pinjaman untuk tujuan lain, dan (c) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum RI telah mematuhi persyaratan keuangan sampal akhir tahun anggaran sebagaimana tercantum dalam Naskah Perjanjian Pinjaman Luar Negeri.

Selain itu:

a. Dalam kaitannya dengan Statement of Expenditures, pengajuan klaim kepada World

0, Bank untuk pengisian kembali dana di rekening khusus, berdasarkan pengeluaran yang dilaporkan telah didukung dengan dokumentasi yang memadal, dan semua pengeluaran yang terjadi adalah sah sesuai ketentuan Loan Agreement, yaitu IBRD Loan Number 7669- oID.

b. Special Account Activity Statement untuk IBRD Loan Number 7669-ID telah memberikan gambaran yang wajar mengenai penerimaan dan pembayaran yang terjadi selama tahun anggaran per 31 Desember 2013. Penerimaan dan pembayaran tersebut telah mendukung penggantian dana (replenishment) selama tahun yang bersangkutan.

Kepala Perwakilan,

* B Anang Dwijanto

ister Negara No. D-5436

0

C)

2

0

0

(7)

B. Laporan Keuangan

Laporan Keuangan Konsolidasian Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP) terdiri dari:

1. Project Sources and Uses of Funds 2. Catatan atas Laporan Keuangan:

a. Gambaran Umum Proyek b. Kebijakan Akuntansi

c. Penjelasan atas Cummulative Project Uses of Funds by Category 3. Special Account Activity Statement

Laporan Keuangan tersebut disajikan dalam halaman berikut.

C!3

(8)

1. Project Sources and Uses of Funds

DAM Operational Improvement and Safety Project Loan Number 7669 - ID

Project Sources & Uses of Funds For the Year Ended on December 31, 2013

ACTUAL Planed - Variance in

a

No DESCRIPTION Cumulative Year to Date Cumulative Cumulative year to Date Cumulative Previous Year to Date Cumulative

Up to Year 2012 Up to 2013 Up to Year 2012 Up to 2013 Year to Date

1 2 345 4 6 7=1/4 8n2/5 9=3/6

Sources -of Funds

I GO[ (Rupiah Murni) 29,986,658,125 30,908,904,515 60,895,562,640 66,862,838,414 106,837,634,000 173,700,472,414 44.85 28.93 35.06

II IThe World Bank 126,224,135,125 129,355,228,844 255,579,363,969 300,568,304,280 297,391,300,000 597,959,604,280 42.00 43.50 42.74

Total Sources Of Fund 156,210,793,250 160,264,133,359 316,474,926,609 367,431,142,694 404,228,934,000 771,660,076,694 42.51 39.65 41.01

Uses Of Fund (By Component) -

1

0 0 I

S Works & Studies 61,995,419,777 103,440,205,052 165,435,624,829 185,229,631,545 218,727,656,000 403,957,287,545 33.47

47.29

40.95

2 0 & M Improvement and Capacity 45,420,492,539 29,446,731,350 74,867,223,889 77,891,488,965 105,189,108,000 183,080,596,965 58.31 27.99 40.89

Buildina _______ _____ ________

3 Reservoir Sedimentation Mitigation 5,674,894,078 4,594,645,873 10,269,539,951 53,969,999,000 52,709,322,000 106,679,321,000 10.51 8.72 9.63

4 Dam Safety Institutional Improvement 28,279,162,51 7,577,881,003 35,857,043,564 31,388,770,537 9,524,100,000 40,912,870,537 90.09 79.57 87.64

5 Project Management 14,840,824,295 15,204,670,081 30,045,494,376 18,951,252,647 18,078,748,000 37,030,000,647 78.31 84.10 81.14

TOTAL USES OF FUND 156,210,793,250 160,264,133,359 316,474,926,609 367,431,142,694 404,228,934,000 771,660,076,694 42.51 39.65 41.01

4

(9)

2. Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian

a. Gambaran Umum Proyek 1) Data Pinjaman

Nomor Pinjaman IBRD Loan Number 7669-ID

Pemberi Pinjaman :International Bank for Reconstruction and Development (IBRD)

Penerima Pinjaman : Pemerintah Republik Indonesia Spesifikasi Pinjaman adalah sebagai berikut:

a. Nomor Pinjaman : IBRD Loan Number 7669-ID

b. Nomor Register 10785701

c. Tanggal Penandatanganan : 27 Maret 2009 d. Effective Date : 08 Juni 2009

e. Closing Date : 1July 2015

o f. Jumlah Pinjaman : USD 50,000,000.00

g. Nomor Rekening Khusus: 601.289411

h. Executing Agency : Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum RI

2) Tujuan dan Sasaran Proyek

Tujuan Dam Operalonal Improvement and Safety Project (DOISP) adalah:

• Meningkatkan keamanan dan fungsi bendungan besar milik Kementerian Pekerjaan Umum terutama dalam penyediaan air baku;

u

Memperkuat kemampuan Pemerintah dalam pengembangan kebijakan, pengaturan dan administrasi pengelolaan operasi dan keamanan bendungan.

DOISP memiliki sasaran sebagai berikut:

" Mengembalikan tingkat keamanan, kinerja operasi dan umur ekonomis pada 34 bendungan besar yang terseleksi, termasuk pengurangan risiko bencana banjir terhadap masyarakat di hilir akibat kapasitas spillway;

C Pengurangan dampak sedimentasi pada 3 buah bendungan milik Kementerian Pekerjaan Umum;

0 Memperkuat Institusi Keamanan Bendungan.

3) Diskripsi Proyek

Secara umum program DO[SP Fase I dan 2 meliputi:

5

(10)

a) Pengurangan jumlah bendungan yang berisiko tinggi (high dan extreme risks

ci diatas nilai risiko 76 skala ICOLD) pada 63 bendungan terpilih yaitu dari 84%

menjadi lebih kecil 5%;

b) Peningkatan kinerja bendungan dalam penyediaan air baku dengan mengembalikan kondisi seperti semula;

c) Peningkatan umur ekonomis bendungan melalui perbaikan, rehabilitasi, penggantian dan/atau pekerjaan remedial pada badan bendungan dan/atau pengurangan volume sedimen pada waduk;

d) Penguatan kerangka pengaturan dan administrasi bendungan.

Program DOISP Fase 1 mencakup:

a) Pengembangan kelembagaan dan peningkatan kemampuan untuk mencapai tujuan/sasaran kebijakan reformasi.

cl, b) Peningkatan fungsi dan keamanan 34 waduk dan bendungan besar yang terkait dengan penyediaan air baku.

CI c) Penyelenggaraan kegiatan pilot project di hulu DAS dan sabuk hijau waduk dengan berbasis partisipasi masyarakat.

d) Penyelenggaraan kegiatan survey dan study.

e) Penyiapan kegitan sub-proyek yang bersifat lebih kompleks untuk DOISP fase 2.

Program DOISP Fase 2 mencakup:

a) Melanjutkan dan me[engkapi pengembangan kelembagaan.

b) Melakukan replikasi kegiatan disabuk hijau dan pilot project di hulu DAS dengan berbasis partisipasi masyarakat pada sub-DAS lainnya.

c) Melaksanakan peningkatan fungsi dan keamanan 29 waduk dan bendungan besar yang bersifat lebih kompleks yang telah disiapkan pada DOISP fase 1.

4) Komponen Proyek DOISP-1

Part 1: Peningkatan Operasi dan Keamanan Bendungan dan Studi Memulihkan kinerja dan keamanan bendungan melalui kegiatan pekerjaan:

a) Desain dan pelaksanaan konstruksi pekerjaan rehabilitasi minor dan peningkatan keamanan untuk memulihkan kinerja operasi danfatau keamanan.

b) Persiapan kegiatan survey, investigasi dan desain termasuk rencana pengelolaan sosial dan lingkungan.

6

(11)

c) Perbaikan dan/atau upgrading BDSF untuk peningkatan monitoring keamanan dan persiapan sistem perhitungan debit banjir spillway untuk 34

Ci bendungan.

d) Menyusun sistem monitoring debit sungai dan sedimentasi.

e) Penilaian kapasitas spi/way dan daerah resiko bencana di hilir.

f) Technical Assistance Consultant serta dukungan terhadap kegiatan CPIU dan PlUs.

Part 2: Peningkatan Operasi dan Pemeliharaan dan Peningkatan Kemampuan

Peningkatan OP, monitoring keamanan bendungan dan peningkatan kemampuan Ditjen SDA melalul:

i a) Persiapan rencana OP, rencana monitoring instrumentasi dan proses analisa data, standar prosedur operasi dan manual.

b) Persiapan rencana pengelolaan bendungan dan waduk, operasi spil/way darurat.

c) Penyelenggaraan training untuk monitoring keamanan bendungan, operasi dan pemeliharaan.

d) Pelaksanaan program partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan waduk.

Part 3: Pengurangan Sedimentasi Pada Waduk

Tingkat Sedimentasi pada waduk dapat dikurangi melalui beberapa kegiatan:

a) Survey bathymetric pada 30 waduk yang mengalami masalah sedimentasi.

b) Feasibility study, desain dan rencana pengelolaan lingkungan dan sosial untuk jangka meriengah.

c) Melakukan study penghapusan (decommissioning) bendungan yang tingkat sedimentasinya sudah sangat parah.

d) Percontohan model kelembagaan serta rencana untuk memulihkan kondisi hulu sungai dan sub-catchment.

Part 4: Peningkatan Institusi Keamanan Bendungan

Penguatan dan konsolidasi institusi Keamanan Bendungan (Komisi Keamanan

Ø Bendungan, Balai Bendungan maupun Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.

7

0

(12)

0 0

Part 5: Manajemen Proyek

Dukungan terhadap manajemen proyek melalui Technical Assistance kepada C CPMU, Incremental Operation Cost dan staff untuk semua PIU, termasuk

penyiapan Project Management Consultant.

o- 5) Organisasi Proyek

Struktur Organisasi DAM Operational Improvement and Safety Project (DOISP) terdiri dari:

C Organisasi di Tingkat Pusat:

a) NSCWR - National Steering Committee Water Resources (Tim Pengarah

o Sumber Daya Air), berkedudukkan di Bappenas, yang terdiri dari para pejabat Eselon I yang mewakili departemen/kementerian terkait dan diketuai 0 oleh Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas. Untuk koordinasi

sehari-hari NSCWR dibantu oleh Sekretariat NSCWR.

b) Executing Agency adalah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian

o Pekerjaan Umum RI.

Untuk melaksanakan koordinasi pengelolaan secara umum, perencanaan,

C pengelolaan manajemen keuangan dan pengawasan dibentuk:

a) Central Project Management Unit (CPMU) dan Central Project Implementation Unit (CPIU)

Pembentukan Central Project Management Unit dan Central Project Implementation Unit berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 347.1IKPTS/M/2010, pada tanggal 21 Juli 2010.

C Susunan Keanggotaan Tim Pelaksana Tugas pada Central Project Management Unit (CPMU) dan Central Project Implementation Unit sebagaimana telah ditetapkan pada Keputusan Menetri Pekerjaan Umum 0 Nomor 347.1/KPTS/M/2010, telah disesuaikan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Nomor 253/KPTSI D/201 1, tertanggal 26 Mei 2011.

.C Tim Pelaksana Tugas pada CPMU dan CPU DOISP berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Nomor 253/KPTS/D/2011 telah disesuaikan kembali dengan Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya

o, Air Nomor 317/KPTS/D/2011 pertanggal 30 Nopember 2011.

C b) Tim Teknis Pengelolaan Bendungan Tingkat Pusat

o) Anggota Tim Teknis adalah pejabat dan staf unit kerja/instansi Pusat yang terkait dengan bidang pengelolaan tersebut. Tim Teknis mempunyai tugas 0 untuk memberikan pembinaan teknis, dan melakukan supervisi terhadap

o 8

0

C

0

0

(13)

0 0

C pelaksanaan kegiatan DOISP di Direktorat Jenderal SDA, Balai Bendungan,

o Puslitbang Air, Dinas PUP/Balai PSDA maupun BBWS/BWS dan kelompok

0 masyarakat,

c) Project Implementation Unit di tingkat Pusat, terdiri dari:

(a) Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan Ditjen SDA,

o (b) Direktorat Sungai dan Pantai Ditjen SDA, (c) Balai Bendungan,

(d) Puslitbang SDA, dan

(e) PSDAT Kementerian PPN/Bappenas

d) Project Implementation Unit di Tingkat Provinsi, terdiri dari:

(a) Dinas PSDA Jawa Tengah, (b) BBWS Mesuji Sekampung, (c) BBWS Citarum,

(d) BBWS Cimanuk Cisanggarung, (e) BBWS Pemali Juana,

(f) BBWS Serayu Opak, (g) BBWS Bengawan Solo,

C (h) BBWS Brantas,

(i) BWS Nusa Tenggara 1, () BWS Kalimantan III, dan

o) (k) BBWS Pompengan Jeneberang.

C

6) Alokasi Dana

Alokasi dana pinjaman sesuai dengan Loan Agreement harus berdasarkan kategori pengeluaran. Alokasi jumlah Pinjaman untuk masing-masing Kategori dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

o Amount of the % of Expenditures to

o Category Loan Allocated be financed

(in USD) (inclusive of Taxes)

o (1) Goods, works, services, 27,058,000 80%

consultants' services and incremental operating costs for

o Part 1 of the Project

(2) Goods, services, consultants' 5,263,000 80%, except for Part

services, training and workshops 2(d)

and incremental operating costs 100% for Part 2(d) for Part 2 of the Project

C. 9

C C

0

(14)

(3) Goods, services, consultants' 11,992,000 80%, except for Part

services, training and workshops 3(d)

and incremental operating costs 100% for Part 3(d) for Part 3 of the Project

(4) Goods, services, consultants' 2,022,000 80%

services, training and workshops and incremental operating costs for Part 4 of the Project

(5) Goods, services, consultants' 3,665,000 80%

services, training and workshops and incremental operating costs

for Part 5 of the Project

Total Amount 50,000,000

b. Kebijakan Akuntansi

Pokok-pokok kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam pelaksanaan penyusunan laporan keuangan konsolidasian Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP), yaitu:

1) Laporan keuangan disusun berdasarkan basis kas (cash basis) yaitu penerimaan dan pengeluaran diakui pada saat terjadinya transaksi kas;

2) Periode akuntansi dimulai I Januari dan berakhir tanggal 31 Desember, sesuai dengan tahun anggaran yang dianut oleh Pemerintah RI;

3) Mata uang yang digunakan adalah mata uang Rupiah (Rp) dan valuta asing, yang diekuivalenkan ke dalam Rupiah, sesuai kurs saat transaksi penarikan dana;

4) Laporan keuangan merupakan laporan pertanggungjawaban Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP) atas dana yang dikelola, yang berasal dar pinjaman luar negeri;

5) Penerimaan pembiayaan dari pinjaman luar negeri dicatat dengan cara sebagal berikut:

- Penerimaan pembayaran dari rekening khusus dicatat berdasarkan SP2D yang dicairkan melalui Rekening Khusus pada Bank Indonesia, sedangkan pengeluarannya dicatat sesual dengan bukti-bukti pembayaran yang dikelompokkan menurut kategorilkomponennya.

- Penerimaan pembiayaan dengan cara pembayaran loangsung (direct payment) dicatat berdasarkan Withdrawal Authorization (WA) dari World Bank. Konversi dari mata uang asing ke dalam mata uang Rupiah, berdasarkan kurs tengah

Bank Indonesia per tanggal penerbitan WA.

01

(15)

6) Laporan Keuangan Konsolidasian (The Consolidated Financial Statement) CPMU DOISP yang berakhir sampai dengan periode 31 Desember 2013 adalah hasil konsolidasi laporan-laporan keuangan sbb:

a) PIU Satker Direktorat Sungai dan Pantai,

b) PIU Satker Direktorat Bina Operasi dan Pemeliharaan,

( c) PIU Balai Bendungan,

d) PIU Puslitbang SDA,

e) PIU BBWS Mesuji Sekampung, f) PIU BBWS Citarum,

g) PIU BBWS Cimanuk Cisanggarung, h) PlU BBWS Pemali Juana,

i) PIU BBWS Serayu Opak, j) PIU BBWS Bengawan Solo,

k) PIU BBWS Brantas, 1) PIU BWS Nusa Tenggara 1, m) PIU BWS Kalimantan Ill,

n) PIU BBWS Pompengan Jeneberang, o) PIU PSDA Jawa Tengah, dan

p) PIU Satker PSDAT Bappenas.

c c. Penjelasan atas Project Sources and Uses of Funds

Expenditures Komponen 1,2,3,4, dan 5 Rp.316.474.926.609,00 Jumlah tersebut merupakan realisasi pengeluaran kumulatif untuk kegiatan proyek-proyek Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP) sampai dengan 31 Desember 2013, dengan rincian sebagal berikut:

GOI Loan IBRD Jumlah

Description (Rp) (Rp) (Rp)

Saldo awal 1 Januari 2013 29.986.658.125 126.224.135.125 156.210.793.250 Realisasi Tahun Anggaran 2013 30.908.904.515 129.355.228.844 160.264.133.359 Saldo Akhir 31 Desember 2013 60.895.562.640 255.579.363.969 316.474.926.609 Mutasi Tahun Anggaran 2013, sebesar Rp. 160.264.133.359,00 adalah pengeluaran untuk komponen 1, 2, 3,4, dan 5 dengan rincian pengeluaran sebagal berikut:

01 G

0

0

(16)

Description GO[ Loan IBRD Jumlah

(Rp) (Rp) (Rp)

1. Komponen 1 21.189.075.887 82.751.129.165 103.440.205.052 2. Komponen 2 4.547.561.692 24.899.169.658 29.446.731.350 3. Komponen 3 615.757.359 3.978.888.514 4.594.645.873

C 4. Komponen 4 1.515.576.201 6.062.304.802 7.577.881.003

5. Komponen 5 3.040.933.376 12.163.736.705 15.204.670.081

o Jumlah 30.908.904.515 129.355.228.844 160.264.133.359

Mutasi periode Tahun Anggaran 2013, berdasarkan pengeluaran pada P[U terinci sebagai berikut:

Description GOI Loan [BRD Jumlah

(Rp) ( Rp) (Rp)

1. PiU Satker Direktorat 683.893.695 2.822.593.809 3.506.487.504

o Sungal Panta!

2. PIU Satker Direktorat Bina 2.193.662.975 10.573.424.717 12.767.087.692 OG&P

3. PIU Puslitbang SDA 3.071.913.894 12.364.621.321 15.436.535.215

4. PIU Balai Bendungan 4.357.470.846 17.429.883.386 21.787.354.232 5. PIU BBWS Mesuji 1.574.674.655 6.524.409.245 8.099.083.900

Sekampung

6. PIU BBWS Citarum 2.614.422.934 10.457.691.735 13.072.114.669 7. PIU BBWS Cimanuk 7.639.000 316.143.578 323.782.578

Cisanggarung

8. PlU BBWS Pemali Juana 2.317.141.596 9.268.566.384 11.585.707.980 9. PIU BBWS Serayu Opak 965.844.607 3.863.378.430 4.829.223.037 10. PIU BBWS Bengawan Solo 2.743.023.468 8.388.237.526 11.131.260.994 11. PIU BBWS Brantas 179.650.150 1.420.260.200 1.599.910.350

o 12. PIU BWS Nusa Tenggara I 1.565.583.588 6.517.185.438 8.082.769.026 13. PIU BWS Kalimantan Il 3.374.289.613 14.564.097.617 17.938.387.230 14. PIU BBWS Pompengan 4.696.889.729 19.665.536.942 24.362.426.671

Jeneberang

12

0

0

(17)

0

15. PlU Dinas PSDA Jawa 199.648.850 3.726.575.655 3.926.224.505 Tengah

16. PlU Satker PSDAT 363.154.915 1.452.622.861 1.815.777.776

C> Bappenas I

C. TOTAL 30.908.904.515 129.355.228.844 160.264.133,359

Atas realisasi pengeluaran tersebut, terdapat hal-hal sebagai berikut:

* Kelemahan proses verifikasi bukti pertanggungjawaban yang mengakibatkan kelebihan pembayaran senilai Rp296.602.639,40;

a Pengeluaran yang tidak didukung dengan bukti yang cukup dan kompeten

C sehingga tidak dapat diyakini kewajarannya senilai Rpl.130.921.110,00;

C a Pengadaan barang/jasa yang belum sepenuhnya sesuai dengan PMM DOISP, Consulting Services Manual dan kontrak senilai Rp2.299.830.871,01

C) yang terdapat pada BWS Kalimantan Ill, BWS Nusa Tenggara 1, BBWS Sungal Brantas, Dinas PSDA Jawa Tengah, BBWS Pemali Juana, dan BBWS Bengawan Solo yang direkomendasikan kepada Kepala Satker atau Pejabat Pembuat Komitmen untuk menyetorkan ke Kas Negara/koreksi kontrak/melengkapi dokumen pendukung.

* Terdapat kurang saji nilai realisasi pengeluaran (Expenditures) di 12 PlU DOISP dalam Tahun Anggaran 2013 dalam laporan konsolidasian sebesar Rp26.017.235.926,72 apabila dibandingkan dengan nilai realisasi

0 Expenditures tiap-tiap PlU audited.

Rincian per Komponen adalah sebagai berikut:

1) Component 1: Dam Operational Improvement Rp. 165.435.624.829,00

C Safety Works & Studies

Jumlah tersebut merupakan realisasi pengeluaran kumulatif untuk membiayai kegiatan pemulihan kinerja dan keamanan bendungan sampai

C dengan 31 Desember 2013, dengan rincian sebagai berikut:

C D Description(p)R) pGOI Loan IBRD Jumlah

(Rp) ( Rp) (Rp)

Saldo awal 1 Januari 2013 12.665.508.057 49.329.911.720 61.995.419,777

C Realisasi Tahun Anggaran 2013 21.189.075.887 82.251.129.165 103.440.205.052 Saldo Akhir 31 Desember 2013 33.854.583.944 131.581.040.885 165.435.624.829 Mutasi Tahun Anggaran 2013, sebesar Rp103.440.205.052,00 dengan rincian pengeluaran sebagal berikut:

o 13

C C, C!

0

(18)

C

Description GOI Loan IBRD Jumlah

SDsi(Rp) (Rp) (Rp)

1. Services 561.361.310 2.304.888.792 2.866.250.102 2. Civil Work 16.163.933.187 62.154.278.162 78.318.211.349 3. Consultant Services 4.247.709.650 16.927.675.251 21.175.384.901

o 4. Goods 213.601.740 854.406.960 1.068.008.700

C 5. IOC 2.470.000 9.880.000 12.350,000

Jumlah 21.189.075.887 82.251.129.165 103.440.205.052 2) Component 2: Operational & Maintenance Rp. 74.867.223.899,00

Improvement and Capacity Building

C Jumlah tersebut merupakan

realisasi pengeluaran kumulatif untuk membiayai kegiatan peningkatan Operas! & Pemeliharaan, monitoring keamanan bendungan dan peningkatan kemampuan Ditjen SDA sampai dengan 31 Desember 2013, dengan rincian sebagai berikut:

C', Description GO1 Loan IBRD Jumlah

(Rp) (Rp) (Rp)

SaIdo awal 1 Januari 2013 8.045.812.237 37.374.680.302 45.420.492.539 Realisasi Tahun Anggaran 2013 4.547.581.692 24.899.169.658 29.446.731.350 Saldo Akhir 31 Desember 2013 12.593.373.939 62.273.849.960 74.867.223.899

C Mutasi Tahun Anggaran 2013, sebesar Rp29.446.731.351,00 dengan rincian pengeluaran sebagai berikut:

DsrpinGOI Loan IBRD Jumlah

Description ( Rp) ( Rp) ( Rp )

1. Goods 2.818.481.622 11.273.926.488 14.092.408.110

Co 2. Services 0 4.910.150.067 4.910.150.067

3. Consultant Services 1.542.502.342 7.424.773.008 8.967.275.350

C 4. Training & Workshops 186.577.728 1.290.320.095 1.476.897.823 Jumlah 4.547.561.692 24.899.169.658 29.446.731.350

C 3) Component 3: Reservoir Sedimentation Rp. 10.269.539.951,00

Mitigation

Jumlah tersebut merupakan realisasi pengeluaran kumulatif untuk membiayai kegiatan pengurangan tingkat sedimentasi pada waduk sampai dengan 31 Desember 2013, dengan rincian sebagai berikut:

GO] Loan IBRD Jumlah

Description(R)Rp

( Rp) ( Rp) (Rp)

Saldo awal 1 Januari 2013 739.307.215 4.935.586.863 5.674.894.078 Realisasi Tahun Anggaran 2013 615.757.359 3.978.888.514 4.594.645.873 Saldo Akhir 31 Desember 2013 1.355.064.574 8.914.475.377 10.269.539.951

C Mutasi Tahun Anggaran 2013, sebesar Rp4.594.645.873,00 dengan rincian

C pengeluaran sebagai berikut:

o 14

C,

C

(19)

Description GOI Loan IBRD Jumlah

(Rp) (Rp) (Rp)

1. Services 246.072.702 2.413.130.861 2.659.203.563 2. Consultant Services 369.684.657 1.565.757.653 1.935.442.310 Jumlah 615.757.359 3.978.888.514 4.594.645.873 4) Component 4: Dam Safety Institutional Rp. 35.857.043.564,00

Improvement

Jumlah tersebut merupakan realisasi pengeluaran kumulatif untuk membiayal kegiatan penguatan dan konsolidasi institusi Keamanan Bendungan (Komisi Keamanan Bendungan, Balai Bendungan maupun Ditjen SDA Kementerian Pekerjaan Umum) sampai dengan 31 Desember 2013, dengan rincian sebagai berikut:

Description GOI Loan IBRD Jumlah

(Rp) (Rp) (Rp)

Saldo awal I Januari 2013 5.613.385.123 22.665.777.438 28.279.162.561 Realisasi Tahun Anggaran 2013 1.515.576.201 6.062.304.802 7.577.881.003 Saldo Akhir 31 Desember 2013 7.128.961.324 28.728.082.240 35.857.043.564 Mutasi Tahun Anggaran 2013, sebesar Rp7.577.881.003,00 dengan rincian pengeluaran sebagai berikut:

Description GO Loan 1BRD Jumiah

(Rp) (Rp) (Rp)

1. Consultant Services 1.515.576.201 6.062.304.802 7.577.881.003 Jumlah 1.515.576.201 6.062.304,802 7.577.881.003 5) Component 4: Project Management Rp. 30.045.494.376,00

Jumiah tersebut merupakan realisasi pengeluaran kumulatif untuk membiayai kegiatan dukungan terhadap manajemen proyek sampai dengan 31 Desember 2013, dengan rincian sebagai berikut:

Description GoI Loan IBRD Jumlah

(Rp) _ (Rp) (Rp)

Saldo awal I Januari 2013 2.922.645.494 11.918.178.801 14.840.824.295 Realisasi Tahun Anggaran 2013 3.040.933.376 12.163.736,705 15.204.670.081 Saldo Akhir 31 Desember 2013 5.963,578.870 24.081.915.506 30.045.494.376 Mutasi Tahun Anggaran 2013, sebesar Rpl5.204.670.081,00 dengan rincian pengeluaran sebagai berikut:

G01 Loan IBRD Jumlah

e esct .3(7Rp) (Rp) (Rp)

1. Services 3.040.933.376 12.163.736.705 15.204.670.081

Jumlah 3.040.933.376 12.163.736.705 15.204.670.081

15

(20)

3. Special Account Activity Statement

SPECIAL ACCOUNT ACTIVITY STATEMENT

For Year January 1, 2013 up to December 31, 2013

Title of Project Dam Operational Improvement and Safety Project (DOISP)

Loan Number IBRD Loan Number 7669-ID

Account Number : Bank Indonesia 601289411

Currency

Partl

1. Cumulative advances to end of current reporting period US $ 21,854,669.93

2. Cumulative expenditures to end of last reporting period US $ 17,654,669.93

3. Outstanding advances to be accounted (1-2) US $ 4,200,000.00

Part II

4. Opening SA balance at beginning of reporting period (as of October 1, 2013) US $ 480,090.20

5. Add/Substract : Cumulative adjustments (if any) * US $ 0.01

6. Advances from the World Bank during reporting period US $ 3,719,909.79

7. Add 5 and 6 US $ 3,719,909.80

8. Outstanding advances to be accounted for (4+7) (same as item 3) - US $ 4,200,000.00 9. Closing SA balance at end of current reporting (as of December 31, 2013) /i US $ 271.77

10. Add/substract; cummulative adjusment (if any) ** US $ 0.01

) 11. Expenditures for current reporting period /ii(same asIFR-2): US $ 4,199,728.22

12. Add 10 + 11 US $ 4,199,728.23

13. Add 9 and 12 US $ 4,200,000.00

14. Difference (if any) 8-13

***

US$

Part III

15. Total Forecasted amount to be paid by World Bank /iii US $ 8,862,998.59

16. Less : Closing SA balance after adjustment US $ 271.77

17, Cumulative adjustment (if any)

****

US $ 4,021,277.68

18. Add 16 and 17 US $ 4,021,549.45

19. Cash requirement from WB for next six months (15-18) US $ 4,841,149.14

20. Amount requested for advance to SA (rounding) us $ 4,841,000.00

*

t

Explanation for Itern 5 (if not zero)

Roundings US$ 0.01

**

Explanation for item 10 (if not zero)

Roundings US$ 0.01

16

(21)

C. Dasar Audit

o 1. Loan Agreement Number 7669-ID;

2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah;

3. Surat Tugas Kepala Perwakilan BPKP Provinsi DKi Jakarta Nomor ST- 633/PW09/2/2014 tanggal 10 Juni 2014.

o D. Tujuan dan Lingkup Audit

Tujuan audit adalah sebagai berikut:

a. Memberikan opini (pernyataan pendapat) atas kewajaran penyajian laporan keuangan konsolidasian berbasis Interim Financial Report (IFR);

b. Memberikan penilaian dan rekomendasi atas pelaksanaan sistem manajemen keuangan dan prosedur keuangan, termasuk pelaksanaari sistem pengendalian intern, dan meyakini bahwa seluruh dana pinjaman yang telah dicairkan telah dimanfaatkan untuk pos-pos pengeluaran sesuai Loan Agreement, dan telah dipergunakan untuk tujuan yang telah ditetapkan;

c. Melakukan penilajan atas keandalan informasi manajemen keuangan yang disajikan dalam Laporan Triwulan Pemantauan Keuangan (quarterly IFR//nterim

Financial Reports);

d. Melakukan penilaian atas pencapalan tujuan proyek berdasarkan indikator- indikator yang telah ditetapkan;

e. Melakukan penilaian atas ketaatan proyek terhadap berbaga ketentuan keuangan (financial covenants) yang telah disepakati dalam Loan Agreement.

Lingkup audit mencakup pengujian terhadap kewajaran penyajian [aporan keuangan, penilajan terhadap kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian intern proyek, serta ketaatan terhadap ketentuan pada peraturan yang berlaku dalam pelaksanaan proyek

0C untuk tahun anggaran per 31 Desember 2013.

Ø Penilaian kewajaran laporan keuangan mencakup pengujian keakuratan penyajian jumlah-jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan, penilaian kecukupan sistem pencatatan/pembukuan serta kecukupan bukti-bukti pendukung pengeluaran proyek pada Project Coordinator Unit (PCU).

Penilaian terhadap kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian intern proyek mencakup penilaian terhadap kecukupan rancangan (desain) sistem pengendalian intern proyek serta efektivitas implementasinya di lapangan.

C Penilaian ketaatan (compliance) pada peraturan yang berlaku dalam pelaksanaan proyek mencakup penilalian terhadap ketaatan program yang mencakup:

a. Ketaatan pada ketentuan tertentu dalam Loan Agreement untuk aspek: porsi pembiayaan dan penyediaan dana pendamping, prosedur pengadaan, dan peruntukan penggunaan dana pinjaman;

b. Ketaatan terhadap mekanisme dan ketentuan internal yang ditetapkan proyek.

17

0

(22)

o

C Audit lapangan (field work) berakhir pada tanggal 27 Juni 2014.

o E. Penilaian atas Sistem Pengendalian Intern

Menurut penilaian kami, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang diterapkan

Q proyek secara keseluruhan belum memadai. Penilaian tersebut diperoleh dari hasil

C evaluasi unsur-unsur pengendalian intern yang meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, sistem informasi dan komunikasi, serta

Q. monitoring dan pengendalian. Hasil penilaian untuk masing-masing unsur pengendalian adalah sebagai berikut:

'1. Lingkungan Pengendalian

QI Menurut peniiaian kami, lingkungan pengendalian program cukup memadai.

2. Proses Penialan Risiko

Menurut penilaian kami, proses penilaian risiko pada program belum cukup memadai, karena belum adanya kebijakan penilaian risiko.

3. Aktivitas Pengendallan

Menurut penilaian kami, aktivitas pengendalian pada proyek belum memadai, antara lain terlihat dari adanya kesalahan pembebanan loan, terlambatnya pencatatan aset, lemahnya proses pengendalian pelaksanaan kegiatan, [emahnya verifikasi atas bukti- bukti pengeluaran, dan tidak dilakukannya proses rekonsiliasi data realisasi belanja

Q secara berkala antara data realisasi di tiap-tiap PIU dengan data di PMU sebelum diinput menjadi laporan keuangan.

4. Sistem Informasi dan Komunikasi

Q Menurut penilaian kami, sistem informasi dan komunikasi pada program cukup memadai, namun masih dijumpai kelemahan koordinasi diantara para pelaksana kegiatan.

5. Monitoring atas Pengendalian

Monitoring atas pengendalian belum sepenuhnya memadai yang terlihat dari adanya perkembangan kemajuan pekerjaan tidak sesuai dengan jadwal yang ditetapkan dan tidak dilakukannya verifikasi kehadiran konsultan di beberapa PIU, adanya perbedaan penyajian nilai expenditures pada Laporan Keuangan PIU dengan Laporan Keuangan Konsolidasian.

F. Penilaian atas Ketaatan pada Ketentuan Loan Agreement

Hasil penilaian kami terhadap ketaatan (compliance) dalam pelaksanaan proyek adalah sebagai berikut:

1) Secara umum Executing Agency telah memenuhi ketentuan dalam Loan Agreement khususnya untuk aspek porsi pembiayaan, dan peruntukan penggunaan dana loan, kecuali prosedur pengadaan yang belum dapat dievaluasi auditor dan pembuatan kontrak belum sesuai ketentuan Guidefines IBRD;

Q

o 18

o)

Q)

o) oD

(23)

0

2) Secara umum, mekanisme dan prosedur kegiatan proyek telah mengikuti ketentuan

o internal yang ditetapkan proyek.

Q) G Pencapaian Target Keuangan dan Hambatannya

Pencapaian Target keuangan proyek dalam Tahun Anggaran 2013 adalah sebagal berikut:

Sumber Dana Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) % Realisasi Loan IBRD 7669-iD 528.378.241.930 129.355.228.844 24,48%

GOI 140.630.737.613 30.908.904.515 21,98%

0 Jumlah 669.008.979.543 160.264.133.359 23,96%

Hambatan Pencapalan Target DOISP

Terdapat hambatan dalam pencapalan target keuangan pada tiap PLU yang disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

1) Rekanan pelaksana pekerjaan Remedial/Rehabilitasi Minor Struktur dan Hidromekanikal Bendungan Samboja tidak sanggup menyediakan Asphalt Treated Base (ATB) sehingga kontrak harus diaddedum dan nilal kontrak mengalami

C penurunan sebesar Rp452.512.000,00. (PIU Kalimantan Timur)

2) Keterbatasan sumber daya manusia pada Seksi Operasi & Pemeliharaan Sumber daya Air I sehingga kegiatan Operasi & Pemeliharaan Bendungan Merancang dan Bendungan Lempake baru dapat dilaksanakan di akhir Tahun 2013. (PIU Kalimantan Timur)

3) Penghematan penggunaan biaya manajemen proyek. (PIU Kalimantan Timur)

Ci 4) Pelaksanaan lelang dilaksanakan bulan Agustus 2012, karena NOL (No Obejction Letter) dari Bank Dunia diterbitkan tanggal 2 Agustus 2012, sehingga penandatanganan kontrak pelaksanaan paket pekerjaan Remedial/Rehabilitasi Ringan Bendungan baru dilakukan tanggal 10 Desember 2012. (Sungai Pompengan

C) Jeneberang Su[awesi Selatan)

5) Untuk pelaksanaan Kegiatan Implemetasi Of Community Participation Program In DAM/Reservoir Maintenance anggaran yang tersedia untuk kegiatan tersebut

ol, seluruhnya berjumlah Rpl.500.000.000,00. Didalamnya terdapat anggaran belanja barang fisik lainnya untuk diserahkan kepada masyarakat berupa pengadaan sapi

0, sebesar Rp976.000.000,00 yang tidak dapat direalisasikan dikarenakan menunggu kegiatan pelatihan POKMAS dan kegiatan pemetaan swadaya masyarakat, Rencana Kerja Masyarakat (RKM) dan Nota Kesepahaman dengan Forum Komunikasi Waduk (FKW). Dari hasil kegiatan di atas ternyata kebutuhan masyarakat sesuai RKM tidak sesual dengan pengalokasian anggaran pengadaan sapi pada RAB dan tidak dapat

0 melakukan revisi mengingat waktu sudah tidak memungkinkan. (PiU Sungai Brantas)

19

G

0

O

0)

(24)

6) Fasilitator DOIP-CP dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk pemberdayaan

C) masyarakat daerah tangkapan air baru datang pada akhir bulan April 2013 sehingga proses pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan hanya untuk pekerjaan non- konstruksi, sedangkan pekerjaan konstruksi akan dilaksanakan pada Tahun 2014.

(PSDA Jawa Tengah)

7) Proses pabrikasi peralatan hidromekanikal di luar negeri mengalami keterlambatan.

(PIU Sungai Pemali Juana Jawa Tengah)

8) Perubahan desain di Waduk Nglangon untuk menyesuaikan kondisi di lapangan.

c (PIU Sungai Pemali Juana Jawa Tengah)

9) Penyusunan anggaran rehab hidromekanikal 4 waduk sebesar Rp15 milyar melebihi kebutuhan riil sehingga dana yang dilelangkan hanya Rp5 milyar. (PIU Sungai Bengawan Solo)

10) Proses pelaksanaan rehab hidromekanikal terlambat karena dipengaruhi proses pabrikasi alat di luar negeri. (PIU Sungai Bengawan Solo)

ø, 11) Kegiatan Pemeliharaan Waduk Berbasis Masyarakat dan Pengelolaan Daerah Tangkapan Air Waduk Batutegi Berbasis Masyarakat tidak sesuai dengan pedoman dimana kegiatan tidak didampingi fasilitator, realisasi kegiatan tidak sesuai dengan Rencana Kegiatan Masyarakat yang disusun Kelompok Masyarakat dan laporan

C kegiatan tidak disusun. (PIU Provinsi Lampung)

12) Belum terlaksananya kegiatan Civil Works yaitu remedial/rehab minor struktur dan

o hidromekanikal bendungan (2 paket, yaitu Wadas Lintang dan Sempor). (PIU Sungai

c Serayu Opak)

C 13) Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap valuta asing sehingga menyulitkan penyedia barang untuk melakukan impor peralatan pengeruk sedimen. (PIU Direktorat

0 Jenderal Operasi dan Pemeliharaan)

14) Minimnya perusahaan konsultan yang memiliki tenaga ahli di bidang bendungan dengan pengalaman yang dipersyaratkan, sehingga sering terjadi gagal tender dalam pengadaan tenaga konsultan. (PIU Direktorat Jenderal Operasi dan Pemeliharaan)

S15) Secara umum rencana pelaksanaan dan penetapan volume kegiatan yang dituangkan dalam DIPA Tahun Anggaran 2013 belum sepenuhnya akurat, serta kurang koordinasi diantara pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan, antara lain

o. lemahnya koordinasi dan sinkronisasi antara Satker Direktorat Sungai dan Pantai selaku penyediaan konsultan supervisi DOISP dengan P[U yang berada dl Balai (Besar) Wilayah Sungai selaku penyelenggara kegiatan

o, konstruksi DOISP. (PLU Sungai dan Pantal)

20

0 cl

(25)

H. Ikhtisar Kondisi atau Temuan yang Berpengaruh pada Kewajaran Penyajian Laporan Keuangan

Terdapat temuan audit yang berpengaruh pada kewajaran laporan keuangan proyek seluruhnya sebesar Rp29.744.590.546,13 atau 18,56% dari total pengeluaran sebesar Rpl60.264.133.359,00 dengan rincian sebagai berikut:

No. Uraian Nilai

(Rp)

1 Kelemahan proses verifikasi volume (pekerjaan 296.602.639,40 pengadaan barang/jasa/kegiatan proyek) yang masih

harus ditindaklanjut

2 Pengeluaran yang belum didukung dengan bukti yang 1.130.921.110,00 cukup

3 Pengadaan barang/jasa yang belum sepenuhnya

sesuai dengan PMM DOISP, Consulting Service 2.299.830.871,01 Manual dan Kontrak

4 Kurang saji realisasi belanja di 12 PIU dalam laporan

keuangan konsolidasian 26.017.235.926,72

Jumlah 29.744.590.546,13

Temuan tersebut sebesar Rp29.744.590.546,13 atau 18,6% dari jumlah pengeluaran proyek Tahun 2013 sebesar Rp160.264.133.359,00, sehingga cukup signifikan berpengaruh pada kewajaran penyajian laporan keuangan secara keseluruhan. Oleh karenanya, pendapat kami terhadap penyajian laporan keuangan adalah Wajar Dengan Pengecualian.

I. Kejadian Setelah Tanggal Laporan Keuangan

C Tidak terdapat kejadian yang signifikan setelah tanggal laporan keuangan.

0 C

21

0

(26)

00000 00000Q00000000oo00000000000

Form 1-C DAM Operational Improvement and Safety Project

IBRD Loan No. 7669 - ID

Summary Statement of Expenditures (Sum-SOE) for those NOT Subject to Prior Review for the Year Ending - December 31, 2013

2 3 4 5 6 7 8 9 10

Disbursement Category Threshold Number of Country of Total Amount WB Amount of Average Amount

Item for SOEs SP2D Supplier/Consultant/ Paid to Contractor Financing WB portion Exchange Charged to SA

No. Cat. No , DescriptionU(USD egv) covered Training (GOI+IBRD+PPN) % paid Rate (USD eqv)

1 DO IS Works & Studies 182 Indonesia IDR 11,352,876,616 80% IDR 9,082,301,293 11,897 763,403.78

2 0 & M Improvement and Capacity Building 113 Indonesia IDR 5,205,999,632 98% IDR 5,117,306,165 11,915 429,466.41

3 Reservoir Sedimentation Mitigation 43 Indonesia IDR 1,741,682,601 93% IDR 1,616,818,462 11,794 137,093.36

4 Dam Safety Institutional Improvement 0 Indonesia IDR - 0% IDR - -

5 Project Management 107 Indonesia IDR 8,414,924,383 80% IDR 6,731,939,506 11,780 571,449.16

Grand Total 445 IDR 26,715,483,232 84% IDR 22,548,365,426 1,901,412.71

(27)

ooooooooooooooooooooooooooooooooooc

IFR 2 DAM Operational Improvement and Safety Project

IBRD Loan No. 7669 - ID Project Uses of Funds by Component for the Year Ending - December 31, 2013

Expenditures in Year to Date

Uses of Fund Component Total GOI OthersSBUN Charged to WB Charged toW

Counterpart Donors Sp.Acc Sp.Acct */

Rp. Rp. Rp, Rp. Rp. Rp. US $

9 10 = (11+ s/d 15) 11 12 13 14 15 16

1 D 0 I S Works & Studies 103,405,964,447 21,154,835,282

- - -

82,251,129,165 7,677,456.85

2 0 & M Improvement and Capacity Building 29,446,731,351 4,547,561,693

- - -

24,899,169,658 2,315,729.26

3 Reservoir Sedimentation Mitigation 4,581,446,873 602,558,359

- - -

3,978,888,514 367,706.40

4 Dam Safety Institutional Improvement 7,577,881,003 1,515,576,201

- - -

6,062,304,802 515,971.84

5 Project Management 15,134,575,751 2,970,839,046

- - -

12,163,736,705 1,102,488.80

Non Bank Finance ( Rupiah Murni

Total 160,146,599,425 19,811,004,896

- - -

129,355,228,844 11,979,353.15

Average Exchange rate: 10,798.18

Cummulative Expenditures to Date

Uses of Fund Component Total GOSBUN Outstanding Charged toW Charged to WB

Counterpart Donors Sp.Acc Sp.Acct

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. US $

17 18 = (19 + s/d 23) 19 20 21 22 23 24

1 D 0I 5 Works & Studies 165,295,416,569 33,892,408,850

-

13,660,652,614 - 117,742,355,106 11,448,403.94

2 0 & M Improvement and Capacity Building 74,739,637,129 12,625,574,948

-

10,646,337,496 288,151,609 51,179,573,076 5,194,531.41

3 Reservoir Sedimentation Mitigation 10,203,544,951 1,341,865,574 2,046,966,449 - 6,814,712,928 664,342.40

4 Dam Safety Institutional Improvement 35,857,043,564 7,128,961,323

-

6,108,710,704

-

22,619,371,536 2,331,495.29

5 Project Management 29,695,022,726 5,839,588,376

-

1,474,626,453

-

22,380,807,897 2,215,625.13

Non Bank Finance ( Rupiah Murni )_-_-___-_-

Total 315,790,664,939 49,848,033,386

-

33,937,293,716 288,151,609 220,736,820,543 21,854,398.17

Average Exchange rate: 10,100.34

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Berdasarkan hasil penelitian terdahulu, diperoleh gambaran umumn kinerja guru di SMP Negeri 1 Batujajar Kabupaten Bandung Barat sudah cukup baik tetapi belum optimal. Peningkatan

The objectives of our study were: (i) to quantify the biomass fuel and charcoal produced during a typical slash-and-burn event in a temperate deciduous forest, (ii) to determine

Keragaman geografis juga menjadi masalah signifikan, karena beberapa sumber energi terbarukan seperti panas bumi, air, dan angin bisa berada di lokasi yang jauh dari

Berdasarkan pengukuran, perhitungan, dan analisa di laboratorium dimana nilai porositas sampel batuan sebelum dan sesudah dilakukan proses Aging adalah sebagai berikut:.. Tabel

Pada perpustakaan ini terdapat beberapa fasilitas yang menunjang kegiatan dalam proses pinjam buku. Dimulai dari peminjaman buku, pengembalian buku, memeriksa status buku,

Anggaran perusahaan merupakan pendekatan yang formal dan sistematis daripada pelaksanaan tanggungjawab manajemen di dalam perencanaan, koordinasi dan pengawasan seluruh

Effect of inoculum size on the mean duration of time to the first emergence of infective juveniles of Steinernema sp., isolate Skpr-20/Str, from Tenebrio molitor