KUMPULAN ABSTRAK JURNAL
KOLEKSI E-DEPOSIT PERPUSTAKAAN
NASIONAL
TEMA PENDIDIKAN 2020
Penyusun : Cut Jamilah
Penyunting : Wenny Altje Palar
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI HIMPUNAN KONTEKS LASKAR PELANGI DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK
INDONESIA (PMRI) KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Jonny Simanulang
ABSTRAK
Pembelajaran pada hakekatnya adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungannya. Pembelajaran merupakan aktualisasi kurikulum yang menuntut keaktifan guru dalam menciptakan dan menumbuhkan kegiatan peserta didik sesuai dengan rencana yang telah diprogramkan. Dalam pembelajaran matematika sering kita temui adanya siswa yang kesulitan dalam menerima materi yang diajarkan, untuk mengantisipasi hal itu pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi (contextual problem).
Salah satu pendekatan yang sesuai untuk menunjang guru sebagai guru profesional adalah pendekatan PMRI, sehingga siswa bisa mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Rumusan masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana mengembangkan bahan ajar yang valid dan praktis yang dikembangkan dengan pendekatan PMRI, dan bagaimana efek potensial bahan ajar yang dikembangkan dengan pendekatan PMRI terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research) yang bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar yang valid, praktis dan efektif untuk pembelajaran matematika di kelas VII SMP Negeri 4 Pangkal Pinang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII.D sebanyak 36 siswa. Dengan kesimpulan bahwa bahan ajar yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan valid, praktis dan memiliki potential effect terhadap hasil belajar siswa di kelas VII.D SMP Negeri 4 Pangkal Pinang.
Kata kunci : himpunan, pendekatan PMRI
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Matematika Volume : Vol.8, No.1 (2014)
Link : https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/1859
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN MATERI SEGITIGA DI KELAS VII
Dian Novita, Darmawijoyo , Nyimas Aisyah
ABSTRAK
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1)mengetahui karakteristik LKS berbasis Project Based Learning (PjBL) yang valid dan praktis dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII; (2)mengetahui efek potensial penggunaan LKS berbasis PjBL terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII.
Metode penelitian pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah walkthrough, tes hasil belajar dan angket. Dari tes hasil belajar, diperoleh bahwa sebesar 82,5% siswa telah mencapai kategori tuntas dan 17,5% belum tuntas dengan KKM 75. Hasil angket respon siswa menunjukkan bahwa untuk pelaksanaan pembelajaran menggunakan LKS berbasis PjBL telah mencapai kriteria kepraktisan. Kemudian untuk LKS berbasis PjBL yang telah didesain, divalidasi oleh beberapa pakar, kemudian direvisi berdasarkan saran dari para pakar tersebut. LKS yang telah direvisi tersebut dianggap telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran materi segitiga di kelas VII.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) LKS bebasis PjBL yang dikembangkan valid, tergambar dari konten (sesuai dengan kurikulum untuk materi segitiga), konstruk (sesuai dengan prinsip PjBL), dan bahasa (sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD)). Kepraktisan tergambar dari proses kerja siswa dalam melaksanakan LKS dan hasil angket respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan LKS berbasis PjBL; (2) dari hasil latihan yang dikerjakan oleh siswa, LKS berbasis PjBL memiliki efek potensial terhadap hasil belajar, yakni sebanyak 33 siswa termasuk kategori tuntas (82,5%) dan 7 orang belum tuntas (17,5%), dengan KKM 75.
Kata Kunci : LKS, Project Based Learning
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Matematika
Volume : Vol.10, No.2 (2006)
Link : https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/3626
PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA PRAKTIK MINIATUR TANDON AIR TERHADAP
HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X SMA NEGERI 3 KOTA MANNA
Rahmad Ramelan Setia Budi*
ABSTRAK
Tujuan penulisan karya tulis ilmiah ini adalah: (1) Untuk mengetahui perbedaan efektivitas pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada pembelajaran logika matematika melalui alat peraga praktik miniatur tandon air dengan alat peraga charta rangkaian listrik seri dan parallel, (2) Untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia pada pembelajaran logika matematika melalui alat peraga praktik miniatur tandon air terhadap peningkatan mutu pembelajaran matematika yang ditengarai dengan adanya perbedaan hasil belajar siswa di kelas kontrol dan kelas eksperimen.Ukuran keberhasilan penelitian ini adalah adanya perbedaan hasil belajar antara siswa di kelas kontrol dan kelas eksperimen pada pelajaran matematika yang dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar secara individual dan klasikal serta nilai ratarata kelas. Hasil belajar matematika siswa di kelas kontrol menunjukkan: ketuntasan belajar individual 20 orang, ketuntasan belajar klasikal 62,5 % dan rata-rata kelas 64,8 sedangkan hasil belajar matematika di kelas eksperimen menunjukkan: ketuntasan belajar individual 28 orang, ketuntasan belajar klasikal 87,5% dan rata-rata kelas 75,3. Penerapan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia melalui penggunaan alat peraga praktik miniatur tandon air terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika bila dibandingkan dengan alat peraga charta rangkaian listrik seri dan paralel.
Kata Kunci : Pendidikan Matematika Realistik Indonesia dan Alat Peraga Peraga Praktik Miniatur Tandon Air
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Matematika Volume : Vol.2, No.1 (2008)
Link : https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/299
KONSEPSI SISWA TENTANG SOAL-SOAL PEMECAHAN MASALAH DI SMA YPI TUNAS BANGSA PALEMBANG
Rina Anggraini
ABSTRAK
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan konsepsi siswa SMA YPI Tunas Bangsa tentang soal-soal pemecahan masalah, meliputi karakteristik, langkah-langka, dan strategi  soal pemecahan masalah. Subjek penelitian adalah enam orang siswa kelas XI IPA 1 SMA YPI Tunas Bangsa Palembang. Instrumen penelitian  terdiri dari tes uraian dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan: siswa berkonsepsi bahwa soal pemecahan masalah merupakan soal yang jarang ditemui atau tidak rutin dan membutuhkan perhitungan; siswa dapat menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dari soal hanya soal yang mereka yakin bisa diselesaikan dan jawabannya benar; sebagian besar siswa mampu mengikuti langkah ketiga pemecahan masalah dan mampu memeriksa kembali hasil jawabannya pada soal-soal yang mereka bisa selesaikan;
strategi yang digunakan siswa yaitu membuat pola, membuat gambar, menebak dan memeriksa serta menggunakan logika dalam menyelesaikan masalah; siswa yang yakin dengan jawabannya akan cenderung tidak mencoba cara lain atau strategi lain dalam menyelesaikan masalah.
Kata Kunci : Konsepsi siswa, Soal-soal Pemecahan Masalah Matematika
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Matematika Volume : Vol.7, No.2 (2013)
Link : https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/2272
WEBSITE PERMAINAN MATEMATIKA ONLINE UNTUK BELAJAR MATEMATIKA SECARA MENYENANGKAN
Sitti Maesuri Patahuddin, Alfath Famela Rokhim
ABSTRAK
Persepsi bahwa matematika adalah pelajaran yang menakutkan sering ada pada anak. Oleh karena itu, pembelajaran matematika seharusnya diarahkan ke suasana yang lebih menyenangkan bagi anak, misalnya melalui permainan. Kehadiran teknologi internet telah membuka peluang tersebut karena banyaknya website yang menawarkan permainan matematika secara online.
Hasil analisis penulis terhadap sejumlah website-website matematika menunjukkan bahwa terdapat website permainan matematika yang dapat digunakan untuk membangun pemahaman konsep, mengembangkan berpikir kritis, serta melatihkan kecepatan berhitung (drilling). Tulisan ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan beberapa contoh website permainan matematika yang dapat digunakan untuk pemahaman konsep, berpikir kritis, dan drilling.
Kata kunci : website permainan matematika Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Matematika Volume : Vol.3, No.2 (2009)
Link : https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/332
PENGUASAAN KONSEP LINGKARAN TERHADAP KEMAMPUAN SPASIAL MATEMATIKA SISWA POKOK BAHASAN BANGUN RUANG SISI LENGKUNG
KELAS VIII SMP NEGERI 1 KOTA CIREBON
Dewi Rikanah, Widodo Winarso
ABSTRAK
Konsep lingkaran adalah konsep dasar yang harus dipahami lebih lanjut untuk memahami mengenai konsep bangun ruang sisi lengkung. Sehingga alur konsep ini dapat membantu meningkatkan kemampuan spasial pada materi bangun ruang sisi lengkung. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui penguasaan konsep pada materi lingkaran pada kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Cirebon; (2) Mengetahui kemampuan spasial yang dimiliki oleh siswa; (3) Mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penguasaan konsep lingkaran terhadap kemampuan spasial siswa pada materi bangun ruang sisi lengkung. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Kota Cirebon dengan keseluruhan populasi sebanyak 359 sisswa dari kelas VIII. Sampel penelitian dipilih dengan metode cluster random sampling, yang terpilih adalah kelas VIII D sebanyak 38 siswa sebagai sampel dari penelitian. Berdasarkan analisis data, hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata nilai penguasaan konsep lingkaran adalah 70,34 dan rata-rata siswa kategori tinggi 72,34 yang termasuk tinggi. Hasil dari persamaan regresi dalam memprediksi kemampuan spasial berdasarkan penguasaan konsep lingkaran adalah 𝑦 = 31,29 + 0,58𝑥 mengindikasikan pengaruh yang positif. Setelah menguji hipotesis dengan 𝛼 = 0,05, analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh penguasaan konsep lingkaran terhadap kemampuam spasial siswa pada materi bangun ruang sisi lengkung dengan kontribusi 42%, 58% ditentukan oleh faktor-faktor lainnya.
Kata Kunci : Lingkar\an, Bangun Ruang Sisi Lengkung, Kemampuan Spasial
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Matematika
Volume : Vol.10, No.1 (2016)
Link : https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/3266
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PENDEKATAN PEMODELAN MATEMATIKA UNTUK MELATIH KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA SMP KELAS VIII
Puji Astuti, Yusuf Hartono, Hanifah Bunayati, Indaryanti
ABSTRAK
National Council of Teacher of Mathematics (NCTM) menyebutkan lima kemampuan dasar matematika, yaitu pemecahan masalah, penalaran dan bukti, komunikasi, koneksi, dan representasi. Dalam upaya mengembangkan kemampuan komunikasi matematis siswa, peneliti menggunakan pendekatan pemodelan matematika dalam pembelajaran matematika di Kelas VIII SMP Negeri 13 Palembang. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang valid dan praktis berbasis pendekatan pemodelan untuk melatih kemampuan koneksi matematis siswa. Analisis dokumen menunjukkan kevalidan dan kepraktisan LKS. Data hasil tes menunjukkan efek potensial dengan kategori kemampuan koneksi siswa: 66, 67% kategori baik, 21,21% berkategori “cukup”, dan kategori “kurang”
sebesar 12, 12%. Kemunculan indikator paling tinggi adalah indikator pertama yaitu mengenali dan menggunakan hubungan antar ide-ide dalam matematika. Sedangkan kemunculan indikator paling rendah adalah mengenali dan mengaplikasikan matematika di bidang studi lain atau kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci : Kemampuan koneksi siswa, pendekatan pemodelan matematika
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Matematika Volume : Vol.11, No.2 (2017)
Link : https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/4613
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL POKOK BAHASAN TURUNAN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 3 PALEMBANG
Tati, Zulkardi, Yusuf Hartono
ABSTRAK
Penelitian Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kontekstual Pokok Bahasan Turunan di Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis kontekstual pokok bahasan turunan yang valid dan praktis; (2) mengetahui efektifitas pembelajaran dengan menggunakan pendekatan berbasis kontekstual pokok bahasan turunan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (development research) yang terdiri dari 3 tahap yaitu (1) self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain perangkat pembelajaran; (2) prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; dan (3) field test. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes, observasi dan dokumentasi. Dari hasil tes diperoleh nilai rata-rata siswa mencapai 81,11 atau sudah melampaui standar ketuntasan minimum 66,16. Hasil observasi menunjukkan bahwa tujuh prinsip pembelajaran kontekstual telah mencapai 84,95 % atau termasuk kriteria baik. Dari data dokumentasi disimpulkan bahwa untuk penggunaan buku siswa dan Lembar Kerja Siswa (LKS) telah mencapai kriteria kepraktisan. Kemudian untuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah didesain, divalidasi oleh beberapa pakar dan praktisi matematika dan pendidikan matematika kemudian direvisi berdasarkan saran dari para pakar tersebut. RPP yang telah divalidasi dan direvisi tersebut dianggap telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan sehingga dapat digunakan pada pelaksanaan pembelajaran berbasis kontekstual untuk pokok bahasan turunan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan valid dan praktis; (2) dari hasil analisis data tes hasil belajar pokok bahasan turunan dengan menggunakan pendekatan kontekstual diketahui bahwa nilai rata-rata siswa telah mencapai 81,11 dengan kata lain sudah melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 66,16. Hal ini berarti bahwa pembelajaran kontekstual yang dilakukan sudah termasuk kategori efektif.
Kata kunci : perangkat pembelajaran kontekstual, turunan.
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Matematika Volume : Vol.3, No.1 (2009)
Link : https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/323
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN OPERASI BENTUK ALJABAR
Dewi Malihatuddarojah , Rully Charitas Indra Prahmana
ABSTRAK
Aljabar merupakan subjek yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, siswa khususnya pada tingkat SMP kelas VII harus dapat memahami konsep ini dengan baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa kelas VII dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan operasi bentuk aljabar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Kalasan. Instrumen pada penelitian ini berupa sebuah tes yang terdiri dari 10 soal tentang operasi bentuk aljabar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melakukan beberapa kesalahan dalam menyelesaikan permasalahan tentang operasi bentuk aljabar, seperti kesalahan pada variabel, kesalahan pada tanda negatif, kesalahan pada menyelesaikan bentuk persamaan aljabar, kesalahan pada pengoperasian bentuk aljabar, dan kesalahan dalam penyelesaian bentuk pecahan.
Kata kunci : Kesalahan Siswa, Aljabar, Deskriptif Kualitatif
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Matematika Volume : Vol.13, No.1 (2019)
Link : https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/6668
KAJIAN SOAL BUKU TEKS MATEMATIKA KELAS X KURIKULUM 2013 MENGGUNAKAN FRAMEWORK PISA
𝐙𝐮𝐥𝐯𝐚 𝐌𝐮𝐧𝐚𝐲𝐚𝐭𝐢, 𝐙𝐮𝐥𝐤𝐚𝐫𝐝𝐢, 𝐁𝐮𝐝𝐢 𝐒𝐚𝐧𝐭𝐨𝐬𝐨
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan soal di buku teks Matematika Kelas X berdasarkan framework PISA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptifanalitis. Subjek penelitiannya berupa soal uji kompetensi di Bab 1, 2, 9, dan 11 buku Matematika SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Semester 1 dan 2 Kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud. Hasil penelitian menunjukkan jumlah soal framework PISA pada buku teks hanya 44 soal (46,81%), lebih rendah dari soal non- framework PISA yang mencapai 50 soal (53,19%). Dalam soal framework PISA, semua aspeknya termuat. Pada aspek konten, jenis konten didominasi Shape and Space (Ruang dan Bentuk) 24 soal (54,54%), lalu Uncertainly and Data (Ketidakpastian dan Data) 10 soal (22,73%), Change and Relationship (Perubahan dan Hubungan) 6 soal (13,64%), dan Quantity (Bilangan) 4 soal (9,09%). Pada aspek konteks, jenis konteks yang sering digunakan Science (Ilmiah) 31 soal (70,45%), lalu Occupational (Pekerjaan) 8 soal (18,18%), Personal (Pribadi) 3 soal (6,81%), dan Societal (Sosial) 2 soal (4,54%). Pada aspek proses, yang dominan Employ (Menerapkan) 35 soal (79,54%), diikuti Interpret (Menafsirkan) 5 soal (11,36%) dan Formulate (Merumuskan) 4 soal (9,09%). Terkait tingkat kesulitan, soal framework PISA baru mencapai level 4.Sebarannya, level 2 (21 soal atau 47,72%), level 3 (17 soal atau 38,63%), level 4 (4 soal atau 9,09%), dan level 1 (2 soal atau 4,54%).
Kata kunci : Judul : Kajian Soal deskriptif-analitis, buku teks, kurikulum 2013, soal framework PISA.
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Matematika Volume : Vol.9, No.2 (2015)
Link : https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jpm/article/view/2161