PENGARUH SUHU, ph, WAKTU HIDROLISIS, DAN KONSENTRASI H2SO4 TERHADAP KADAR GLUKOSA YANG DIHASILKAN DARI LIMBAH KULIT KAKAO
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrolisat kulit kakao mengandung gula reduksi yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol.Analisa kuantitatif
Tujuan penelitian ini untuk menentukan suhu dan waktu optimum hidrolisis enzimatik terhadap jumlah glukosa yang dihasilkan menggunakan variasi suhu (30, 40, 50 dan 60) o C
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrolisat kulit kakao mengandung gula reduksi yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol.Analisa kuantitatif
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrolisat kulit kakao mengandung gula reduksi yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol.Analisa kuantitatif
[3] Fauzi A Rahman, Didik Haryadi Dan Slamet Priyanto,“ Pengaruh Waktu Fermentasi dan Efektifitas Adsorben Dalam Pembuatan Bioetanol Fuel Grade Dari Limbah Pod
Gambar L3.4 Hidrolisat Tepung
Hidrolisis selulosa menjadi glukosa dapat dilakukan dengan menggunakan asam, namun hidrolisis asam mempunyai dampak negatif terhadap lingkungan, oleh sebab itu pada
53 3.1 Perbandingan Suhu dan Waktu Hidrolisis terhadap Kadar Glukosa Adapun pengaruh perbandingan suhu dan waktu Hidrolisis terhadap kadar Glukosa % yang dihasilkan dapat dilihat