Chap 7
Model-Gas Real dan
Ekspansi Virial
1. Ekspansi Virial
2. Gugus Mayer
Fungsi Partisi Kanonik Untuk Gas Dengan
Interaksi Lemah
โข Misalkan terdapat interaksi (potensial) antar 2 partikel : ๐ข๐๐, sehingga Hamiltonian system N partikel diberikan oleh:
๐ป ๐, ๐ = 1 2๐ เท ๐=1 ๐ ๐2 + เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ ๐ข๐๐ Dengan ๐ข๐๐ = ๐ข ๐๐, ๐๐ dan ๐๐2 = ๐๐๐ฅ2 + ๐๐๐ฆ2 + ๐๐๐ง2
โข Fungsi partisi kanonik klasik akan diberikan oleh:
๐๐ ๐, ๐ = 1
โ3๐๐! เถฑ ๐๐๐๐ ๐
โ๐ฝ๐ป(๐,๐)
Integral Konfigurasi
Integral di ruang momentum segera bisa dilakukan (lihat gas ideal tanpa interaksi): 1 โ3๐ เถฑ0 โ ๐๐๐ exp โ ๐ฝ 2๐ เท ๐=1 ๐ ๐๐2 = 1 ๐3๐
Dengan : ๐ = โ/ 2๐๐ ๐๐. Jadi fungsi partisi kanoniknya menjadi:
๐๐ ๐, ๐ = ๐๐ ๐! ๐3๐
Dengan ZN adalah integral konfigurasi sbb:
๐๐ = เถฑ๐๐๐ exp โ ๐ฝ 2๐ เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ ๐ข๐๐
Integral Konfigurasi
Integral konfigurasi akan dihitung secara perturbative dengan ekspansi parameter kecil . Definisikan fij :
๐๐๐ = ๐โ๐ฝ๐ข๐๐ โ 1
Maka ZN dapat dituliskan sbg:
๐๐ = เถฑ๐๐๐ เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ exp โ๐ฝ๐ข๐๐ = เถฑ๐๐๐ เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ 1 + ๐๐๐ Perhatikan bahwa: เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ 1 + ๐๐๐ = 1 + ๐12 1 + ๐13 1 + ๐23 โฆ . .
Integral Konfigurasi
เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ 1 + ๐๐๐ = 1 + เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ ๐๐๐ + เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ ๐๐๐ ๐๐๐ + โฏConoth untuk 3 partikel:
เท ๐<๐ 3 เท ๐=1 3 1 + ๐๐๐ = 1 + ๐12 1 + ๐13 1 + ๐23 เท ๐<๐ 3 เท ๐=1 3 1 + ๐๐๐ = 1 + ๐12 + ๐13 + ๐23 + ๐12๐13 + ๐12๐23 + ๐13๐23 + ๐12๐13 ๐23
Integral Konfigurasi
Suku pertama : gas ideal โ tak ada interaksi:
๐ผ1 = ืฌ๐ ๐๐๐ 1 = ืฌ๐ ๐3๐1 ืฌ๐ ๐3๐2โฆืฌ๐ ๐3๐๐ = ๐๐ Suku kedua : ๐ผ2 = เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ เถฑ ๐ ๐3๐1 โฆ ๐3๐๐๐๐๐
Salah satu sukunya misalnya:
เถฑ ๐ ๐3๐1๐3๐2๐12 เถฑ ๐ ๐3๐3 โฆ ๐3๐๐ = ๐๐โ2 เถฑ ๐ ๐3๐1๐3๐2๐12
Suku semacam ini untuk semua pasangan (I,j) berbeda ada sebanyak ๐(๐ โ 1)/2, sehingga:
Integral Konfigurasi
๐ผ2 = ๐ ๐ โ 1 2 ๐ ๐โ2 เถฑ ๐ ๐3๐1๐3๐2๐12Akan tetapi potensial ๐ข๐๐ biasanya hanya bergantung jarak relative ๐๐, ๐๐ sehingga : เถฑ ๐ ๐3๐1๐3๐2๐12 = ๐ เถฑ ๐ ๐3๐ ๐(๐) Dan ๐ผ2 = ๐ ๐ โ 1 2 ๐ ๐โ1 เถฑ ๐ ๐3๐ ๐(๐)
Fungsi Partisi Kanonik
Pada umumnya potensial interaksi hanya bergantung jarak ri dan rj bukan pada posisi absolutnya, sehingga:
๐๐ = ๐๐ + ๐ ๐ โ 1 2 ๐ ๐โ1 เถฑ 0 โ 4๐๐2๐ ๐ ๐๐ + โฏ .
Dan fungsi partisi kanoniknya dapat dinyatakan sbg:
๐๐ ๐, ๐ = ๐๐ ๐3๐๐! = ๐๐ ๐3๐๐! (1 + ๐ผ ๐ + โฆ ) Dengan ๐ผ = ๐ ๐ โ 1 2๐ เถฑ 0 โ 4๐๐2๐ ๐ ๐๐
Fungsi Energi Bebas Helmhotz
Seperti biasa berbagai hubungan thermodinamika bisa didapatkan melalui ungkapan energy bebas Helmhotz:
๐ด = โ๐๐ ln ๐๐ = โ๐๐ ln ๐ ๐ ๐3๐๐! 1 + ๐ผ ๐ + โฏ . ๐ด = โ๐๐ ln ๐ ๐ ๐3๐๐! โ ๐๐ ln 1 + ๐ผ ๐ + โฏ .
Untuk ๐ผ kecil maka ln 1 + ๐ผ โ ๐ผ sehingga :
๐ด โ โ๐๐ ln ๐
๐
Persamaan Keadaan Gas Real
Persamaan keadaan dapat diperoleh melalui hubungan:
๐ = โ ๐๐ด ๐๐ ๐,๐ = ๐๐๐ ๐ โ ๐๐ ๐๐ผ ๐V + . . ๐ ๐๐ ๐ ๐ โ 1 2๐ เถฑ 0 โ 4๐๐2๐ ๐ ๐๐ = โ๐ ๐ โ 1 2๐2 เถฑ 0 โ 4๐๐2๐ ๐ ๐๐
Dengan aprosimasi ๐ ๐ โ 1 โ ๐2 dan definisi ๐ = ๐
๐, maka ๐ = ๐๐๐ 1 + 1 2๐ เถฑ 0 โ 4๐๐2๐ ๐ ๐๐ + โฏ
Persamaan Keadaan Gas Real- Ekspansi Virial
๐ = ๐๐๐ 1 + ๐๐ด2 ๐ + ๐2๐ด3 ๐ + โฏ
Dimana ๐ด2(๐) dikenal sebagai koefisien virial kedua :
๐ด2 ๐ = 2๐ เถฑ
0 โ
๐2๐ ๐ ๐๐
โข Secara teknis, persoalan menjadi, bagaimana cara mencari koefisien-koefisien virial untuk mendapatkan hasil yg lebih teliti, bilamana model potensial interaksi antar partikel
Potensial Bola Keras (Hard Sphere)
Model potensial Hard-Sphere dg jari-jari a: Sehingga:
Jadi koefisien virial kedua:
๐ด2 ๐ = โ2๐ เถฑ 0 ๐ ๐2๐๐ = โ 2 3 ๐๐ 3 ๐ = ๐๐๐ 1 โ 2 3 ๐๐๐ 3 + โฏ โ ๐๐ = ๐๐๐{1 โ 2๐ 3๐ ๐๐ 3 + โฏ . } ๏ฎ ๏ญ ๏ฌ ๏ณ ๏ผ ๏ฅ = a r a r r u 0 ) ( U(r) r ๏ฎ ๏ญ ๏ฌ ๏ณ ๏ผ โ = โ = โ a r a r e r f u r 0 1 1 ) ( ๏ข ( )
Bagaimana merumuskan dan mencari koefisien virial orde-orde berikutnya??
Linked-Cluster Expansions
โ
Gugus Mayer
Telah didemonstrasikan kebutuhan untuk secara sistematis mendapatkan suku-suku koreksi pada fungsi partisi atau
persamaan keadaan. Sepasang suami istri Mayer menemukan cara mengasosiasikan suku-suku koreksi dengan sekumpulan grafik yg khas .
Kita mulai dari integral konfigurasi:
๏ท๏ท ๏ธ ๏ถ ๏ง๏ง ๏จ ๏ฆ + + + =
๏ฒ
๏ฅ๏ฅ
๏ฅ๏ฅ๏ฅ๏ฅ
๏พ ๏พ ๏พ ๏ i j i kl k l k ij i j i ij N dr f f f Z 1Linked-Cluster Expansions
โ
Gugus Mayer
Gambar disamping mengilustrasikan berbagai suku-suku:
Biru : suku-suku fij merah fijfkl kuning fijfklfmn , misal
Misal suku f8b fab f9a dan f23 f47 f56
Jadi tiap garis menghubungkan 2 vertex melambangkan fij 2 3 4 5 8 9 b a 7 6
Linked-Cluster Expansions
โ
Gugus Mayer
Jadi ekspansi berbagai suku terasosiasi dengan berbagai grafik connected maupun disconnected. Tetapi semua grafik
disconnected bisa dinyatakan dengan grafik connected. Berikut contoh beberapa
gambar-gambar grafik yg terkait dengan suku-suku tertentu: (contoh-contoh)
fij
fijfkl fijfklfmn
Semua bisa dinyatakan sebagai jumlah
connected-graph (gugus) saja
Linked-Cluster Expansions
โ
Gugus Mayer
Dapat dibuktikan bahwa fungsi partisi grand kanonik dapat dituliskan sbg: ln ๐ = ๐ ๐3 เท ๐ โ ๐ง๐๐๐
Dengann z : fugacity, dan bk dihitung berdasarkan linked-cluster (gugus) sbb:
๐๐ ๐, ๐ = 1
๐! ๐3(๐โ1)๐ ๐๐ข๐๐๐โ ๐ ๐๐๐ข๐ ๐๐ข๐๐ข๐ โ ๐ ๐ฆ๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ข๐๐ก
Gugus โk adalah connected-graph dengan k-titik atau vertex. Contoh: ๏ ๏ 1 1 1 ! 1 1 1 3 0 ) 1 1 ( 3 1 = โ =
๏ฒ
= V = V r d V V b ๏ฌ ๏ฌ ๏ฏ V b2 3(2 1) ! 2 1 โ = ๏ฌ =๏ฒ
2 12 3 1 3 3 2 1 f r d r d V ๏ฌ 1 2 l= โขl=3 โขk=1 โขk=2Linked-Cluster Expansions
โ
Gugus Mayer
V b3 3(3 1) ! 3 1 โ = ๏ฌ๏ป
3 12 23 13๏ฝ
3 2 3 1 3 23 12 3 3 2 3 1 3 6 3 3 6 1 f f f r d r d r d f f r d r d r d V b =๏ฒ
+๏ฒ
๏ฌ + + + 1 3 2 2 3 1 2 1 3 1 3 2 V b4 3(4 1) ! 4 1 โ = ๏ฌ ๏ฏ๏พ ๏ฏ ๏ฝ ๏ผ ๏ฏ๏ฎ ๏ฏ ๏ญ ๏ฌ + + =๏ฒ
๏ฒ
๏ฒ
34 13 23 12 4 3 3 3 2 3 1 3 34 12 4 3 3 3 2 3 1 3 34 12 4 3 3 3 2 3 1 3 9 4 6 3 24 1 f f f f r d r d r d r d f f r d r d r d r d f f r d r d r d r d V b ๏ฌ โขk=4 โขk=3 + 6 + 1 3 2 2 3 1 2 1 3 4 4 4 3Fungsi Partisi Grand Kanonik
โข Fungsi partisi grand kanonik:
๐๐ ๐๐ = ln ๐ = ๐ ๐3 เท ๐ โ ๐ง๐๐๐
โข Jumlah partikel rata-rata:
๐ =< ๐ > = ๐ง ๐ ๐๐ง ln ๐ = ๐ ๐3 เท ๐ โ ๐๐ง๐๐๐ Atau : ๐ ๐ = ๐ = 1 ๐3 เท ๐ โ ๐๐ง๐๐๐
Perhatikan nilai bk dihitung dari integral terhadap graph yg terkait.
Ekspansi Virial
Dengan v= V/N persamaan keadaan dapat diekspansikan sebagai deret kuasa dari (๏ฌ3 /v): ๐๐ฃ ๐๐ = เท ๐=1 โ ๐๐ ๐ 3 ๐ฃ ๐โ1 =
Koefisien ekspansi ak dihitung dari 2 persamaan sebelumnya melalui nilai bk (ฯ๐=1โ ๐ง๐๐๐/ฯ๐=1โ ๐๐๐(๐ง๐) ๐๐ฃ ๐๐ = เท ๐=1 โ ๐๐ ๐ 3 ๐ฃ ๐โ1 ๐ ๐๐ = 1 ๐3 เท ๐=1 โ ๐ง๐๐๐ 1 ๐ฃ = 1 ๐3 เท ๐=1 โ ๐๐ง๐๐๐
Ekspansi Virial
เท ๐=1 โ ๐๐๐ง๐ = เท ๐=1 โ ๐๐๐๐ง๐ เท ๐=1 โ ๐๐ ๐ 3 ๐ฃ ๐โ1 = เท ๐=1 โ ๐๐๐ง๐ = เท ๐=1 โ ๐๐๐๐ง๐ เท ๐=1 โ ๐๐ เท ๐=1 โ ๐๐ง๐๐๐ ๐โ1 Berarti: ๐1๐ง1 + ๐2๐ง2 + ๐3๐ง3 + โฏ . . = ๐1๐ง1 + 2๐2๐ง2 + 3๐3๐ง3 + โฏ โ {๐1+๐2 ๐1๐ง1 + 2๐2๐ง2 + 3๐3๐ง3 + โฏ + ๐3 ๐1๐ง1 + 2๐2๐ง2 + 3๐3๐ง3 + โฏ 2 + โฏ }Ekspansi Virial
Samakan koefisien ๐ง๐: ๐ง : ๐1 = ๐1๐1 โ ๐1 = 1 ingat ๐1 = 1 ๐ง2 : ๐2 = 2๐2๐1 + ๐2๐12 โ ๐2 = 2๐2 + ๐2 โ ๐2 = โ๐2 ๐ง3 : ๐3 = 3๐1๐3 + 2๐2๐1๐2 + 2๐2๐1๐2 + ๐3๐13 ๐3 = 3๐3 โ 4๐22 + ๐3 โ ๐3 = โ2๐3 + 4๐22 DstModel Hard sphere:
๐ข ๐ = แโ ๐ < ๐
0 ๐ โฅ ๐ โ ๐ ๐ = ๐
โ๐ฝ๐ข(๐) โ 1 = แโ1 ๐ < ๐
Ekspansi Virial
๐ข ๐ = แโ ๐ < ๐ 0 ๐ โฅ ๐ โ ๐ ๐ = ๐โ๐ฝ๐ข(๐) โ 1 = แ โ1 ๐ < ๐ 0 ๐ โฅ ๐ ๐2 = 1 2๐3๐ เถฑ ๐ 3๐ ๐๐3๐๐ ๐12 = 1 2๐3 ืฌ ๐ 3๐ 12๐(๐12) ๐2 = 1 2๐3 เถฑ0 โ 4๐๐2๐ ๐ ๐๐ = โ 1 2๐3 เถฑ0 ๐ 4๐๐2๐๐ ๐2 = โ 2๐๐ 3๐3 Dengan ini : ๐2 = โ๐2 = 2๐๐ 3๐3Pers. Keadaan
Maka: ๐๐ฃ ๐๐ = เท ๐=1 โ ๐๐ ๐ 3 ๐ฃ ๐โ1 = ๐1 + ๐2 ๐ 3 ๐ฃ + โฏ ๐๐ฃ ๐๐ = 1 + 2๐๐ 3 1 ๐ฃ + โฏ โข Dengan ๐ฃ = ๐๐ maka hasil ini sama dengan ekspansi virial yang
Perumusan Linked Cluster
Expansions*)
โข Pada bagian ini akan diturunkan cara menghitung integral konfigurasi dengan Linked-Cluster Expansions.
โข Kita mulai dengan integral konfigurasi ZN:
๐๐ ๐,๐ = ืฌ ๐3๐1 โฆ ๐3๐๐ เท ๐<๐ ๐ เท ๐=1 ๐ (1 + ๐๐๐)
Arti perkalian tsb, adalah perkalian factor (1 + ๐๐๐) untuk seluruh kemungkinan pasangan (i,j) (dengan i<j, mengapa?). Contoh N=3:
ฯ๐<๐๐ ฯ๐=1๐ (1 + ๐๐๐) = (1 + ๐12) (1 + ๐13) 1 + ๐23 = = 1 + (๐12+๐13 + ๐23) +
Hubungan Z
N
dengan Graph
โข Sehingga secara umum dapat dituliskan:
๐๐ ๐,๐ = ืฌ ๐3๐1 โฆ ๐3๐๐{1 + เท ๐<๐ ๐ เท ๐ ๐ ๐๐๐ + เท ๐<๐ ๐ เท ๐ ๐ เท ๐<๐ ๐ เท ๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐ + โฆ . }
Setiap suku di integrand tsb dapat divisualisasikan sebagai graph: 1 f12 f12 f34 f12 f13 1 1 2 1 2 3 4 1 2 3
Apakah Graph?
โข Apakah grafik ?
Himpunan titik (vertex) dan garis (bond).
โข Grafik bisa berlabel atau tak berlabel
โข Grafik bisa connected/linked (terhubung) atau
disconnected (tak terhubung)
1 2
vertex bond
Grafik Partikel-N
โข Grafik partikel-N :
โ Kumpulan N vertex yang dilabeli 1,2,โฆN dan mengandung sejumlah
garis penghubung antara vertex yang berbeda
โข Jika ๐ผ, ๐ฝ โฆ ๐พ adalah garis-garis penghubungnya, maka grafik tsb diasosiasikan dengan integral berikut ini:
ืฌ ๐3๐1 โฆ ๐3๐๐ ๐๐ผ๐๐ฝ โฆ ๐๐พ
โข Karena grafik partikel โN berlabel, maka cara pelabelan berbeda menghasilkan grafik yg beda. Contoh:
2 1 3 1 2 3 3 2 1 1 2 3 ๏น =
Grafik Partikel-N dan Z
N
โข Grafik sebagai cara visualisasi berbagai suku integral:
โข Maka integral konfigurasi dapat dinyatakan sebagai jumlah total seluruh grafik partikel N:
๐ = (๐๐ข๐๐๐โ ๐ก๐๐ก๐๐ ๐ ๐๐๐ข๐๐ขโ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐๐ ๐ ๐ฆ๐ ๐๐๐๐๐๐๐)
Disconnected graph dapat dituliskan sebagai perkalian dari masing-masing connected graph
Grafik Cluster-k dan Integral Cluster-k
โข Grafik cluster-k : connected k-vertex graph. Himpunan k vertex yang saling
terhubung.
โข Definisikan integral cluster-k sebagai :
๐๐ ๐, ๐ = 1
Grafik Cluster-k
โข Contoh beberapa integral konfigurasi bk
โข Sebuah Grafik-Partikel N adalah kumpulan (hasil kali) dari cluster-graph dengan jumlah vertex k, yg memenuhi
kriteria:
เท
๐
Cara membuat Grafik Cluster-k
โข Tetapi dengan mendefinisikan himpunan tertentu {mk} yg memenuhi kriteria tsb, tidak mendefinisikan secara unik grafik partikel-N. Ada banyak macam cluster-graph yg terkait dengan {mk} yg sama, sebab:
โข a. Banyak cara membentuk cluster-k yg berbeda
โข b. Banyak cara labeling untuk cluster-k yang sama
โข Jadi himpunan {mk} tertentu terkait dengan sekumpulan grafik. 2 1 3 1 2 3
S{m
k
}
โข Jika S{mk} himpunan seluruh grafik yg terkait dengan suatu distribusi {mk} tertentu, maka jumlah terhadap seluruh
kemungkinan {mk} yg memenuhi kriteria adalah Z:
๐ = เท
{๐๐}
๐ ๐๐
โข Yang memenuhi kriteria ฯ๐ ๐๐๐ = ๐
โข Bagaimana cara mendapatkan S{mk}?
1. Buat sebuah grafik partikel-N terkait dengan distribusi jumlah vertex tertentu {mk}.
1-vertex : m1 buah 2-vertex: m2 buah dst
S{m
k
}
โข Masing-masing grafik cluster-k yg terlibat bisa berbeda
โข Total vertex =N
โข Kemudian tiap vertex bisa diberi label 1,2,โฆN. Setiap
permutasi label ini akan menghasilkan grafik-N yang berbeda.
โข Jika seluruh kemungkinan di atas dilakukan maka akan diperoleh S{mk}:
Permutasi dan Labelling
โข Arti notasi jumlah P: dijumlahkan terhadap seluruh
kemungkinan permutasi label 1,2,โฆN. Dan jika suku
(..+..+..)m dibuka akan menghasilkan banyak grafik, tetapi
ketika dijumlahkan thd P, total vertex =N
โข Jadi ada mk cluster-k, permutasi diantara mk ini tidaklah menghasilkan grafik baru!
โข Di dalam penjumlahan terhadap seluruh cluster-k, permutasi label diantara k vertex tsb tidak akan menghasilkan grafik N-partikel yg baru. Contoh:
Banyak Suku terkait {m
k
}
โข Jadi banyaknya suku terkait dengan suatu distribusi {mk} tertentu di S{mk} adalah:
๐!
1! ๐1! 2! ๐2! โฆ ๐1! ๐2! โฆ
โข Dan setiap suku tsb berkontribusi (lihat definisi bk):
1! ๐๐1 ๐1 2! ๐3๐๐
2
๐2
3! ๐6๐๐3 ๐3 โฆ
โข Menggunakan ini maka S{mk} adalah:
๐ ๐๐ = ๐! เท ๐ ๐ ๐๐3๐โ3๐๐ ๐๐ ๐๐! = ๐! ๐ 3๐ เท ๐ ๐ ๐๐๐/๐3 ๐๐ ๐๐!
Q
N
sebagai Integral Cluster-k
โข Mengingat fungsi partisi kanonik QN:
๐๐ ๐, ๐ = 1
๐! ๐3๐ ๐๐
Dan definisi ZN dalam S{mk}:
๐๐(๐, ๐) = เท {๐๐} เท ๐=1 ๐ ๐๐๐/๐3 ๐๐ ๐๐! Dengan kendala ฯ๐ ๐๐๐ = ๐
โข Kendala ini mempersulit penjumlahan tsb. Untuk
melonggarkan hal tsb maka digunakan fungsi partisi Grand Kanonik, sehingga setiap mk=0,1,2,โฆ..
๐(๐ง, ๐, ๐)
dan Integral Cluster
โข Fungsi partisi grand kanonik:
๐ ๐ง, ๐, ๐ = เท ๐=0 โ ๐ง๐๐๐ ๐, ๐ = เท ๐=0 โ ๐ง ๐3 ๐ ๐ ๐ ๐, ๐ ๐! ๐(๐ง, ๐, ๐) = เท ๐=0 โ ๐ง๐ เท ๐๐ เท ๐=1 ๐ ๐๐๐/๐3 ๐๐ ๐๐! โข Dengan ฯ๐ ๐๐๐ = ๐ maka ๐ง๐ = ๐ง1๐1+2๐2+โฏ ๐ ๐ง, ๐, ๐ = เท ๐1=0 โ เท ๐2=0 โ โฆ ๐๐ง๐1/๐ 3 ๐1 ๐1! ๐๐ง2๐2/๐3 ๐2 ๐2! โฆ