Analisis Faktor – Faktor Produksi Padi Study Kasus Operasi Pangan Riau Makmur di Kabupaten Kampar
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Nilai rata-rata efisiensi teknis tersebut masih dibawah 1, artinya bahwa usahatani yang padi organik oleh petani sampel masih belum efesien, masih terdapat peluang
Tingkat efisiensi teknis yang dicapai petani responden bervariasi dari 0,423-0,999, dengan rata-rata 0,836, yang berarti usaha tani padi organik yang dilakukan
Petani padi sawah di Desa Minti Makmur dalam kegiatan usahataninya membutuhkan input produksi sebagai sarana penunjang produksi padi sawah sehingga dapat
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi sawah, mengetahui pendapatan petani dari usahatani padi sawah dan melihat
Nilai rata-rata efisiensi teknis tersebut masih dibawah 1, artinya bahwa usahatani yang padi organik oleh petani sampel masih belum efesien, masih terdapat peluang
Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti di lapangan, respon masyarakat atau petani terhadap kebijakan program Operasi Pangan Riau Makmur (OPRM) adalah sejak
Nilai rata-rata efisiensi teknis tersebut masih dibawah 1, artinya bahwa usahatani yang padi organik oleh petani sampel masih belum efesien, masih terdapat peluang
Efisiensi Teknis Usahatani Padi Menurut Musim No Petani Musim Hujan Musim Kemarau 1 Padi Ladang 0.931 1.000 2 Padi Sawah Hibrida 1.000 1.000 3 Padi Sawah Inbrida 0.994 0.967