PERTUMBUHAN TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PEMBIBITAN UTAMA DENGAN PEMBERIAN Trichoderma KOMPOS DAN PUPUK MAJEMUK LENGKAP
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hal ini menunjukan bahwa pemberian pupuk organik limbah kelapa sawit yang diubah menjadi pupuk organik padat (POP) dikombinasikan dengan pupuk anorganik rekomendasi
Hasil penelitian menunjukkan Interaksi pemberian Tricho kompos tandan kosong kelapa sawit dan pupuk NPK 16:16:16 memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji aplikasi pupuk majemuk NPKMg produksi PT Pupuk Sriwijaya dibandingkan dengan pupuk komersil dan kontrol
g/polybag pada media inseptisol merupakan jumlah daun bibit kelapa sawit terbanyak yaitu 5,50 helai, berbeda nyata dengan interaksi pemberian pupuk majemuk dosis 0
Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian kompos limbah sagu dengan berbagai dosis memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi bibit kelapa sawit umur
Data hasil sidik ragam menunjukkan bahwa interaksi pemberian pupuk majemuk dan kompos TKKS pada media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi
Kegiatan pembibitan pada dasarnya berperan dalam penyiapan bahan tanaman (bibit) untuk keperluan penanaman di lapangan, sehingga kegiatan pembibitan harus dikelola
Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian kompos limbah sagu dengan berbagai dosis memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi bibit kelapa sawit umur