• Tidak ada hasil yang ditemukan

GRA. PUR.003. Menyusun gabung. Lembar Cetakan Secara Manual

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "GRA. PUR.003. Menyusun gabung. Lembar Cetakan Secara Manual"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

Menyusun gabung

Lembar Cetakan

Secara Manual

GRA. PUR.003

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM

(2)

Menyusun Gabung

Lembar Cetakan Secara Manual

Penyusun Suparmi Editor Agus Nugroho Diding Wahyuding 2004

(3)

Kata Pengantar

Puji syukur dipanjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga kami dapat menyusun bahan ajar modul manual untuk Bidang Keahlian Grafika, khususnya Program Keahlian Persiapan dan Produksi Grafika. Modul ini disusun menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan kompetensi, sebagai konsekuensi logis dari Kurikulum SMK Edisi 2004 yang menggunakan pendekatan kompetensi (CBT: Competency Based Training).

Sumber dan bahan ajar pokok Kurikulum SMK Edisi 2004 adalah modul, baik modul manual maupun interaktif dengan mengacu pada Standar Kompetensi Nasional (SKN) atau standarisasi dunia kerja. Modul ini diharapkan digunakan sebagai sumber belajar pokok oleh peserta diklat untuk mencapai komptensi kerja standar yang diharapkan dunia kerja.

Penyusunan modul ini dilakukan melalui beberapa tahap, yakni dari penyiapan materi modul, penyusunan naskah secara tertulis, setting dengan bantuan komputer, serta divalidasi dan diujcobakan empirik secara terbatas. Validasi dilakukan dengan teknik telaah ahli (expert-judgment), sementara ujicoba empirik dilakukan pada beberapa peserta didik SMK. Harapannya, modul yang telah disusun ini merupakan bahan dan sumber belajar yang sesuai untuk membekali peserta diklat dengan kompetensi kerja yang diharapkan. Namun demikian, karena dinamika perubahan dunia kerja begitu cepat terjadi, maka modul ini masih akan selalu diminta masukan untuk bahan perbaikan atau revisi agar supaya selalu relevan dengan kondisi lapangan.

Pekerjaan berat ini dapat terselesaikan, tentu dengan banyaknya dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang perlu diberikan penghargaan dan ucapan terima kasih. Dalam kesempatan ini tidak berlebihan bilamana disampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak, terutama tim penyusun modul (penulis, editor, tenaga komputer modul, tenaga

(4)

ahli desain grafis) atas dedikasi, pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menyelesaikan penyusunan modul ini.

Kami mengharapkan saran dan kritik dari para pakar di bidang psikologi, praktisi dunia usaha dan industri, dan pakar akademik sebagai bahan untuk melakukan peningkatan kualitas modul. Diharapkan para pemakai berpegang pada azas keterlaksanaan, kesesuaian, dan fleksibelitas dengan mengacu pada perkembangan IPTEKS pada dunia kerja dan potensi SMK serta dukungan kerja dalam rangka membekali kompetensi standar pada peserta diklat.

Demikian, semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya peserta diklat SMK Bidang Keahlian Grafika, atau praktisi yang sedang mengembangkan bahan ajar modul SMK.

Jakarta, Desember 2004

a.n. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah

Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan,

Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto, M.Sc. NIP 130 675 814

(5)

Kata Pengantar

ada setiap pembelajaran untuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu diperlukan media yang sesuai dan tepat. Dari beberapa media yang dapat digunakan adalah berupa modul. Untuk sekolah menengah kejuruan, modul merupakan media informasi yang dirasakan efektif, karena isinya yang singkat, padat informasi dan mudah dipahami bagi peserta didik. Sehingga proses pembelajaran yang tepat guna akan dapat dicapai.

alam modul ini akan dipelajari bagaimana cara menggalang atau menyusun lembaran cetak dengan benar. Teknik menggabungkan atau menyusun halaman lembaran tercetak secara manual adalah salah satu pekerjaan yang penting dalam menyelesaikan penjilidan buku. Teknik menyusun halaman dengan sistem tumpuk atau sistem sisip merupakan salah satu teknik yang ada dalam kegiatan di bagian penyelesaian grafika.

ntuk melakukan pekerjaan penyusunan halaman-halaman buku perlu dipahami bagaimana cara penyusunan yang baik, karena kalau dilihat dari pekerjaan penyelesaian akhir dari purna cetak banyak ragamnya.

Surabaya, Desember 2004 Penyusun Suparmi

P

P

U

(6)

Daftar Isi

? Halaman Sampul ... 1 ? Halaman Francis... 2 ? Kata Pengantar ... 3 ? Kata Pengantar ... 5 ? Daftar Isi ... 6

? Peta Kedudukan Modul... 8

? Daftar Judul Modul ... 9

? Mekanisme Pemelajaran ... 10

? Glosary ... 11

I. PENDAHULUAN a. Deskripsi... 12

b. Prasarat ... 12

c. Petunjuk Penggunaan Modul ... 13

d. Tujuan Akhir ... 14

e. Kompetensi ... 15

f. Cek Kemampuan... 17

II. PEMELAJARAN A. Rencana Belajar Peserta Diklat... 18

B. Kegiatan Belajar 1. Kegiatan Belajar ... 19

a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran ... 19

b. Uraian Materi ... 19 c. Rangkuman ... 23 d. Tugas ... 24 e. Tes Formatif ... 24 f. Kunci Jawaban ... 24 g. Lembar Kerja ... 24 III. EVALUASI A. Tes Tertulis... 27 B. Tes Praktik... 28

(7)

KUNCI JAWABAN

A. Tes Tertulis... 29

B. Lembar Penilaian Tes Praktik... 32

IV. PENUTUP... 35

(8)

Peta Kedudukan Modul

GRA.CTK.001 GRA.CTK.006 GRA.CTK.008 GRA.CTK.009

GRA.PUR.013 GRA.PUR.014 GRA.PUR.015 GRA.PUR.016 GRA.PUR.003 GRA.PUR.004 GRA.PUR.005 GRA.PUR.007 GRA.PUR.008 GRA.PUR.010 GRA.PUR.012 GRA.PUR.011 GRA.SUP.001 GRA. SUP.002 GRA. SUP.009 GRA. SUP.010 GRA. SUP.012 LULUS GRA.PUR.001 GRA.PUR.002 GRA.PUR.009

(9)

DAFTAR JUDUL MODUL

No. Kode Modul Judul Modul

1 GRA:CTK:001 Mengoperasikan mesin cetak tinggi (letter press)

2 GRA:CTK:006 Mengoperasikan mesin cetak offset lembaran (sheet)

3 GRA:CTK:008 Mengoperasikan mesin cetak digital

4 GRA:CTK:009 Mencetak dengan teknik cetak saring/sablon

5 GRA:PUR:001 Mengerjakan pelipatan lembar cetakan secara manual

6 GRA:PUR:002 Mengerjakan pelipatan lembar cetakan dengan mesin

7 GRA:PUR:003 Menyusun gabung lembar cetakan secara manual

8 GRA:PUR:004 Menyusun gabung lembar cetakan dengan mesin

9 GRA:PUR:005 Mengerjakan laminating

10 GRA:PUR:007 Memotong kertas dengan mesin semi otomatis

11 GRA:PUR:008 Memotong kertas dengan mesin full otomatis

12 GRA:PUR:009 Menjilid secara manual

13 GRA:PUR:010 Menjilid dengan mesin jilid lem panas

14 GRA:PUR:011 Menjilid dengan mesin jilid kawat

15 GRA:PUR:012 Menjilid dengan mesin jilid benang

16 GRA:PUR:013 Membuat pisau pon/ril/embosing

17 GRA:PUR:014 Mengepon hasil cetak dan hasil embos

18 GRA:PUR:015 Mengelem hasil dari pon (kemasan lipat) secara manual

19 GRA:PUR:016 Mengelem hasil dari pon (kemasan lipat) dengan mesin

20 GRA:SUP:001 Mengaplikasikan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja

21 GRA:SUP:002 Mengaplikasikan standar mutu

22 GRA:SUP:009 Mengemas hasil cetak

23 GRA:SUP:010 Mengirimkan hasil cetak

(10)

MEKANISME PEMELAJARAN

START Lihat Kedudukan Modul Lihat Petunjuk Penggunaan Modul Kerjakan Cek Kemampuan Nilai <=7 Nilai 7>= Kegiatan Belajar 1 Kegiatan Belajar n Evaluasi Tertulis & Praktik Nilai 7>= Modul berikutnya/Uji Kompetensi Nilai < 7

(11)

GLOSARY

ISTILAH KETERANGAN

Anleg Penepat; bagian yang menjadi pedoman (penepat) Bone folder Alat bantu untuk melipat lembaran-lembaran yang

sudah dilipat.

Collationern Tanda yang dicetak dengan bentuk blok atau angka Signatur Angka kecil yang dicetak dan ditempatkan di sebelah

kanan bawah pada halaman pertama tiap-tiap kuras. Tanda merk Nama pengarang atau namabuku yang dicetak

dengan korp C atau lebih.

Kuras Lembaran-lembaran tercetak yang sudah siap

digabung/disusun.

Paginatur Nomor halaman yang dicetak di tengah-tengah halaman bagian atas dan bawah.

Bone folder Alat bantu untuk melipat lembaran-lembaran yang sudah dilipat.

Collationern Tanda yang dicetak dengan bentuk blok atau angka Signatur Angka kecil yang dicetak dan ditempatkan di sebelah

kanan bawah pada halaman pertama tiap-tiap kuras. Tanda merk Nama pengarang atau namabuku yang dicetak

dengan korp C atau lebih.

Kuras Lembaran-lembaran tercetak yang sudah siap

digabung/disusun.

Paginatur Nomor halaman yang dicetak di tengah-tengah halaman bagian atas dan bawah.

(12)

BAB. I

PENDAHULUAN

A. Deskripsi

alam modul ini anda akan mempelajari teknik menyusun hasil-hasil cetakan yang berbentuk halaman-halaman buku dikerjakan secara manual, dikenal dengan sebutan “Menyusun gabung lembar” cetakan secara manual. Dalam pekerjaan ini akan menghasilkan sesuatu blok buku yang sudah tersusun kopi dengan urutan – halaman – halaman dari yang terkecil sampai pada halaman terbesar (terakhir). Tetapi dalam modul ini akan dibahas tentang teknik penyusunan hasil cetakan dengan cara manual. Penyusunan gabung lembar cetakan secara manual ini ada dua sistem, yaitu sistem tumpuk dan sistim sisip. pErbedaan ini berdasarkan dari rencana pembuatan buku yang akan diselesaikan jilid sistem lembek, jahit kawat, atau jahit benang. Untuk melakukan pekerjaan tersebut, maka harus diperhatikan tujuan dari hasil pembuatan buku. Sehingga hasil tersebut dapat diselesaikan dengan proses pekerjaan selanjutnya. Oleh sebab itu apabila anda telah mempelajari dan menguasai modul ini, maka anda akan diharapkan dapat menerapkan proses menyusun gabung lembar cetakan secara manual.

B. Prasarat

alam mempelajari modul ini Anda harus dapat melaksanakan penyusunan lembar-lembar cetakan dengan benar. Selain itu juga menguasai seluruh hasil-hasil cetakan yang siap dijadikan buku. Perhatikan pula tujuan dari hasil akhir pembuatan buku, sebab tanpa mengetahui tujuan nantinya akan menghambat terhadap proses penjilidan (penylesaiannya).

D

(13)

Kemudian perlu dipahami sistem penyusunannya, apakah disusun dengan sistem tumpuk atau sistem sisip. Anda juga harus menguasai tentang jalannya penyusunan dan halaman-halaman dari lembaran cetakan.

C. Petunjuk Penggunaan Modul

1. Pelajari daftar isi serta skema kedudukan modul dengan cermat dan teliti. Karena dalam skema modul akan nampak kedudukan modul yang sedang Anda pelajari dengan modul-modul yang lain.

2. Kerjakan soal-soal dalam cek kemampuan untuk mengukur sampai sejauh mana pengetahuan yang telah Anda miliki.

3. Apabila dari soal dalam cek kemampuan telah Anda kerjakan dan 70 % terjawab dengan benar, maka Anda dapat langsung menuju Evaluasi untuk mengerjakan soal-soal tersebut. Tetapi apabila hasil jawaban Anda tidak mencapai 70 % benar, maka Anda harus mengikuti kegiatan pemelajaran dalam modul ini.

4. Perhatikan langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan dengan benar untuk mempermudah dalam memahami suatu proses pekerjaan.

5. Pahami setiap materi teori dasar yang akan menunjang dalam penguasaan suatu pekerjaan dengan membaca secara teliti. Kemudian kerjakan soal-soal evaluasi sebagai sarana latihan.

6. Untuk menjawab tes formatif usahakan memberi jawaban yang singkat, jelas dan kerjakan sesuai dengan kemampuan Anda setelah mempelajari modul ini.

7. Bila terdapat penugasan, kerjakan tugas tersebut dengan baik dan bilamana perlu konsultasikan hasil tersebut pada guru/instruktur.

8. Catatlah kesulitan yang Anda dapatkan dalam modul ini untuk ditanyakan pada guru pada saat kegiatan tatap muka. Bacalah referensi lainnya yang berhubungan dengan materi modul agar Anda mendapatkan tambahan pengetahuan.

(14)

D. Tujuan Akhir

Setelah mempelajari modul ini diharapkan Anda dapat:

o mengenal bahan dan alat dalam penggabungan lembar cetakan o menggunakan bahan sesuai dengan kebutuhan

o melakukan penggabungan dengan lembaran tercetak dengan tangan o melakukan pengoreksian gabungan lembar cetakan

(15)

E. Kompetensi

KOMPETENSI : Menyusun gabung lembar cetakan secara manual KODE : GRA:PUR:003(A)

DURASI PEMELAJARAN : 20 Jam @ 45 menit

A B C D E F G

LEVEL KOMPETENSI KUNCI

1 1 2 1 1 2 1

KONDISI KINERJA

1. Dimiliki/dikuasai kemampuan/ketrampilan melakukan pelipatan dengan mesin. 2. Instruksi yang diberikan, dapat dilaksanakan dengan benar.

3. Diberlakukan pada industri/ usaha grafika yang menggunakan mesin pelipat.

4. Dalam melakukan pekerjaan ini; S.O.P yang berlaku ditempat kerja serta peraturan keselamatan kerja yang berlaku diperusahaan, harus diperhatikan dan dipatuhi.

MATERI POKOK PEMELAJARAN SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

1. Melakukan persiapan pekerjaan susun-gabung

? Perlengkapan keselamatan kerja diperiksa dan disiapkan sesuai prosedur yang berlaku.

? Peralatan kerja dipersiapkan.

? Perintah kerja dibaca dan dipahami

? Tempat untuk hasil susun-gabung disiapkan

? Bahan/ susunan lembar disiapkan sesuai spesifiksi

? Penyusunan ketern ? Cermat ? Teliti ? Disiplin ? Tanggungjawab ? Bekerja sesuai dengan prosedural (SOP) ? Proses persiapan

(16)

MATERI POKOK PEMELAJARAN SUB KOMPETENSI KRITERIA KINERJA LINGKUP BELAJAR

SIKAP PENGETAHUAN KETERAMPILAN

2. Melakukan pekerjaan

susun-gabung ? Pekerjaan susun-gabung contoh dilakukan ? Urutan hasil

susun-gabung contoh diperiksa ? Dimintakan persetujuan untuk hasil susun-gabung contoh.

? Penyusunan katern ? Cermat ? Teliti ? Disiplin

? Tanggungjawab ? Bekerja sesuai

dengan prose dural (SOP)

? Penyusunan

pengga-bungan katern ? Melaksanakan penyusunan katern menjadi blok buku

? Pekerjaan susun-gabung massal dilakukan ? Hasil pekerjaan

susun-gabung disimpan pada tempat yang telah disediakan.

(17)

F. Cek Kemampuan

1. Jelaskan pekerjaan utama bagian purna cetak! 2. Sebutkan bentuk-bentuk pekerjaan purna cetak! 3. Sebutkan jenis-jenis peralatan penggabungan! 4. Jelaskan tujuan penggabungan lembar cetakan! 5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sistem tumpuk ! 6. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sistem sisip !

7. Jelaskan syarat utama dalam susun gabung lembar cetakan! 8. Jelaskan mengapa dalam menggabungkan lembar cetakan harus

menggunakan prosedur yang benar!.

9. Apakah yang Anda ketahui tentang gabungan lembar cetakan dengan cara manual? Jelaskan!

10. Jelaskan persiapan yang harus dilakukan sebelum melakukan gabung lembar cetakan!

(18)

BAB. II

PEMELAJARAN

A. Rencana Belajar Peserta Diklat

Kompetensi : Menyusun gabung lembar cetakan secara manual Sub Kompetensi : 1. Melakukan persiapan pekerjaan susun gabung

2. Melakukan pekerjaan susun gabung Jenis

Kegiatan Tanggal Waktu

Tempat Belajar Alasan Perubahan Tanga Tangan Guru

(19)

B. Kegiatan Belajar

a. Tujuan kegiatan pemelajaran

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, diharapkan Anda dapat:

- mengenal bahan dan alat untuk menggambungkan lembaran tercetak

- mengenal cara menggabungkan lembar tercetak

- menggunakan alat untuk menggabungan lembar tercetak - menggabungkan lembar tercetak dengan cara manual.

- membedakan cara menggabungkan lembar cetak dengan sistem sisip maupun tumpuk

- melakukan pengepresan hasil gabungan lembar tercetak. - menjawab tes-tes formatif

b. Uraian materi

Ebelum awal penjilidan atau menyelesaiakan hasil cetak, maka pekerjaan sebelumnya adalah menyusun lembar-lembar cetakan. Oleh sebab itu tidak hubungan kerja antara bagian penyelesaian grafika dan percetakan sangatlah erat. Tugas bagian penjilidan senantiasa berusaha menyerasikan pekerjaan dari bagian cetak. Walaupun hasil cetakan itu baik, tetapi pada waktu menyelesaikan atau mengerjakan barang-barang itu dibagian penyelesaian kurang memuaskan, akan menjadi sia-sia dan hasil pekerjaan itu akan sangat mengecewakan. Untuk itu pekerjaan menyusun gabung lembar tercetak secara manual ada dua cara :

(20)

1. Menyusun dan meratakan kuras (lembaran-lembaran tercetak)

T

ahap pertama sebelum menyusun gabung lembaran tercetak adalah mempersiapkan lembaran cetak untuk dilipat terlebih dahu- lu. Setelah semua lembaran itu dilipat kita ambil sebanyak 25 kuras (sections), dijatuhkan secara kendur-kendur saja di atas meja. Pekerjaan ini maksudnya adalah meratakan bagian kepala dan punggung buku. Pada bagian-bagian yang tertutup ini dengan memakai tulang pelipat (bond folder) digosok sambil menekan agar supaya sisi lipatan itu dapat rapat dan rata sehingga pada waktu kuras kuras buku itu ditumpuk di dalam pres atau dia tas meja tidak akan jatuh berserakan atau tumpukan itu meleset. Dan penjelasan-penjelasan ini adalah awal mula menyusun gabung lembar cetakan.

S

elanjutnya pada bagian kepala dan punggung kuras itu ditum- puk secara berbolak-balik. Sedikit 1 cm bagian yang tertutup itu masuk ke dalam, lalu tumpukkan itu diletakkan di atas dua buah papan pengepres dan kedalam pres. Biasanya pada perusahaan-perusahaan penjilidan dan penerbitan buku dilakukan secara serempak di dalam pres yang besar dan pengepresan itu dilakukan secara hidrolik atau biasa. Pengepresan itu dilakukan sampai semalam lamanya. Begitulah cara persiapan menyusun gabung pekerjaan buku. Untuk menghindari kekeliruan kuras-kuras atau lembaran-lembaran tercetak yang sudah dilipat diselesaikan dahulu.

Setelah semua kuras itu dikeluarkan dari dalam pres diatur dalam bentuk tumpukan yang setiap tumpuknya berisi 50 lembar. dari

(21)

beberapa tumpukan itu ditumpuk lagi menjadi satu tumpukan besar 3 atau 4 yang khusus terdiri hanya satu bab, yang selanjutnya untuk masing-masing bab dikerjakan seperti itu juga.

Tumpukan salah Tumpukan betul

Tumpukan kuras dalam pres

2. Mengumpulkan atau menggabungkan kuras (lembaran tercetak)

M

enggabungkan lembaran cetak merupakan salah satu pekerjaan yang penting dijadikan blok buku. Semua lembar tercetak yang telah dipotong menurut halamannya diletakkan secara urut dari kiri ke kanan jadi lembaran nama didekat tangan kanan si penjilid dengan angka signaturnya menghadap ke atas, setelah itu pekerjaan menyusun kuras atau lembaran tercetak dimulai dari kuras terakhir dipegang tangan

(22)

kanan langsung diterimakan pada tangan kiri menurut urutan-urutan dari susunan kuras dalam satu blok buku. Dengan cara yang demikian berarti pekerjaan menyusun atau menggabungkan kuras buku itu dilakukan seterusnya, sedangkan bagi buku-buku yang tidak begitu tebal lembar kuras itu dapat disusun beberapa buah kuras sekali saja sebelum diratakan.

Gambar. 3.

Tumpukan lembar tercetak yang telah disusun

LEMBAR TERCETAK

L

embaran plano yang sudah dicetak untuk pekerjaan buku pelajaran mempunyai macam-macam bagian ialah :

1) Titel atau tanda merk buku, adalah nama pengarang atau nama buku yang dicetak dengan huruf korp 6 atau lebih kecil yang oleh penyusun halaman buku diletakkan di sebelah kiri halaman bagian bawah diletakkan pada halaman pertama dari tiap-tiap kuras yang digunakan untuk membantu si penjilid pada waktu mencek, termasuk mata pelajaran atau pengetahuan apakah buku itu.

2) Permukaan cetak atau bidang cetakan adalah merupakan susunan dari apda huruf-huruf teks atau huruf cetak. Sedangkan ruang putih yang mengelilingi bidang cetakan dinamai “het wit”.

3) Nomor halaman atau paginatur, ditempatkan dan dicetak di tengah-tengah halaman bagian atas dan bawah. Tetapi kadang-kadang angka ini ditempatkan di sebelah sudut kanan atas atau sebelah kanan bawah. Dan pada waktu menyusun kuras buku, angka halaman itu harus urut.

(23)

4) Signatur atau angka kecil (section signatures) dari 5 atau 6 titik. Angka ini dicetak dan ditempatkan di sebelah kanan bawah pada halaman pertama tiap-tiap kuras digunakan untuk membantu mempermudah si penjilid buku pada waktu menyusun urutan kuras.

5) Collationern, tanda ini sedikit berbeda dengan angka signatur. Kalau angka signatur oleh penyusun halaman ditempatkan di sebelah kanan bawah, collationern ditempatkan pada punggung kuras buku. Tanda ini biasanya dicetak dalam bentuk blok atau angka. Dengan menggunakan tanda ini si penjilid buku dalam menyusun kuras buku akan lebih cepat mengecek, andaikata ada kuras yang disusun itu salah, atau ada kuras yang terbalik. Tetapi ada sedikit kesulitan seandainya kuras itu jumlahnya tipis. Sebab pada waktu tanda itu dicetak, lalu dilipat kemungkinan besar collationern itu letaknya tidak tepat ada di tengah-tengah punggung kuras buku.

d. Rangkuman

? Untuk itu pekerjaan menyusun gabung lembar tercetak secara manual ada dua cara :

1) Menyusun dan meratakan kuras (lembaran-lembaran tercetak) 2) Mengumpulkan atau menggabungkan kuras (lembaran

tercetak)

? Tahap pertama sebelum menyusun gabung lembaran tercetak adalah mempersiapkan lembaran cetak untuk dilipat terlebih

dahulu.

? Semua lembar tercetak yang telah

dipotong menurut halamannya diletakkan secara urut dari kiri ke kanan.

(24)

d. Tugas

1). Gambarlah posisi penumpukan kuras-kuras buku!

2). Gambarlah yang dilengkapi keterangan untuk sistem jahit kaye dengan 5 lobang!

e. Tes Formatif

1) Jelaskan maksud tanda-tanda pada halaman! 2) Jelaskan apa yang dimaksud dengan kuras!

3) Jelaskan tujuan menyusun lembaran-lembaran tercetak!

4) Jelaskan bagaimana cara menyusun lembaran-lembaran tercetak dengan benar!

f. Kunci Jawaban

1) Tanda-tanda pada halaman buku adalah:

a. Titel atau tanda/merk buku nama pengarang atau nama buku yang diletakkan pada halaman pertama dari tiap-tiap kuras. b. Permukaan cetak atau bidang cetakan susunan huruf

daripada huruf-huruf teks atau huruf cetak. c. Nomor halaman (paginatur) angka halaman buku

d. Signatur angka yang dicetak di sebelah bawah pada halaman kanan bawah pada halaman pertama tiap-tiap kuras.

e. Collationern angka halaman yang diletakkan pada punggung kuras.

2) Kuras adalah lembaran-lembaran tercetak yang siap disusun atau lembaran-lembaran tercetak yang sudah dilipat dan untuk disusun. 3) Tujuan menyusun lembaran-lembaran tercetak adalah untuk

(25)

hingga halaman yang terakhir untuk dijadikan sebuah blok buku yang akan dikerjakan sampai penyampulan dan proses selanjutnya.

4) Cara menyusun halaman-halaman yang benar adalah semua kuras yang dilipat ataupun lembaran-lembaran cetak yang sudah dipotong diletakkan secara berurut dari kiri ke kanan dengan tangan si penjilid dengan angka signaturnya menghadap ke atas. Kemudian pekerjaan menyusun kuras dimulai dari kuras terakhir di pegang dengan tangan kanan langsung diterimakan pada tangan kiri menurut urutan-urutan dari susunan kuras dalam buku. Dengan cara demikian berarti pekerjaan menyusun kuras buku itu dimulai dari kiri ke kanan. Begitu seterusnya pekerjaan menyusun kuras dilakukan. Sedangkan untuk buku-buku yang tidak terlalu tebal, lembaran kuras itu dapat disusun beberapa buah kuras sekali saja sebelum diratakan.

g. Lembar Kerja

Menyusun gabung lembar cetakan secara manual

1). Alat - tulang pelipat - pres tangan - papan pengepres 2). Bahan - lembaran-lembaran tercetak - lembaran cetak yang sudah dilipat 3). Keselamatan Kerja

a. Pergunakan alat dan bahan sesuai kebutuhan.

(26)

c. Hati-hati ketika memotong kertas. d. Pergunakan masker bila diperlukan.

e. Kembalikan peralatan yang telah digunakan pada tempatnya. 4). Langkah Kerja

a. Siapkan lembaran-lembaran kertas yang sudah dipotong menurut halamannya.

b. Susun kuras atau lembar-lembar cetak secara berurutan

c. Pres kuras-kuras bila penyusunannya menggunakan sistem sisip.

d. Lakukan penyusunan kuras-kuras atau lembaran-lembaran tercetak dari kiri ke kanan.

e. Ratakan hasil susunan dengan rata dan rapi.

f. Susunlah hasil susunan dalam keadaan rapi dan benar (dibatasi dengan lembar kertas yang ada)

(27)

BAB. III

EVALUASI

A. Tes Tertulis

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas! 1. Sebutkan fungsi dari tulang pelipat !

2. Jelaskan fungsi papan pengepres !

3. Sebutkan bagian-bagian lembaran kertas tercetak !

4. Jelaskan bagaimana cara menyusun hasil susunan yang baik ! 5. Jelaskan penyusunan lembaran cetak dengan sistim tumpuk ! 6. Jelaskan penyusunan lembaran cetak dengan sistim sisip ! 7. Sebutkan bagian-bagian dari cetakan lembaran tercetak !

8. Bagian apakah yang sangat membantu dalam mempermudah penyusunan ? 9. Bahan apa yang digunakan untuk membantu penyusunan agar lebih cepat ? 10. Bagaimana langkah selanjutnya bila setelah selesai penyusunan !

(28)

B. Tes Praktik

Lakukanlah penyusunan kuras buku/lembaran-lembaran tercetak dengan kriteria sebagai berikut :

1. Jumlah isi buku 126 halaman

2. Susunan terdiri dari lembaran-lembaran

3. Jenis pekerjaan penyusunan menggunakan sistem tumpuk 4. Jumlah lembaran-lembaran terbagi menjadi 16 kelompok. 5. Hasil susunan dizigzag dengan jumlah 25 sap.

Catatan: Kriteria diatas dapat dirubah dan instruktur/guru dapat memberikan tes praktik dengan ketentuan selain diatas.

(29)

KUNCI JAWABAN

A. Tes Tertulis

1. Fungsi tulang pelipat :

a. untuk melipat lembaran lembaran b. untuk menekan lipatan pada lembaran c. untuk menghaluskan hasil lipatan. 2. Fungsi Papan Pengepres :

Papan pengepres dipergunakan untuk mengepres pekerjaan hasil liputan agar rata atau lurus kembali pada lembaran yang berombak.

3. Bagian-bagian lembaran tercetak : a. bagian muka

b. bagian ekor c. bagian kepala

4. Cara menyusun dengan cara yang baik :

a. mengetahui jumlah halaman yang akan digabung b. membagi kelompok halaman menjadi beberapa sap

c. meletakkan tumpukan halaman-halaman dari halaman yang terkecil dahulu.

d. menyusun halaman dari kiri halaman.

(30)

5. Penyusunan lembaran tercetak dengan sistem tumpuk : a. Mengetahui jumlah halaman buku

b. Menghitung kelompok halaman-halaman

c. Menggabungkan halaman yang terkecil dari kiri seterusnya ke kanan mengelompokkan hasil gabungan.

d. Menggabungkan kelompok-kelompok susunan dijadikan blok buku. 6. Penyusunan lembaran cetak dengan sistem sisip :

a. Mengetahui jumlah halaman yang akan digabung

b. Membagi kelompok halaman-halaman yang sudah dilipat.

c. Meletakkan lembar lipatan dengan urutan halaman yang sudah ditentukan.

d. Menggabungkan susunan halaman dengan cara menyisipkan. 7. Bagian-bagian lembaran cetak :

a. Titel atau tanda merk buku

b. Permukaan cetak atau bidang cetak c. Nomor halaman atau paginatur d. Signatur atau angka kecil e. Collationern

8. Bagian yang membantu untuk mempermudah penyusunan : tanda yang berada pada punggung buku yang ditempatkan di sebalah kanan bawah pada punggung kuras buku.

9. Bahan yang digunakan untuk penyusunan agar lebih cepat adalah : a. Selotip

b. Spon pembasah c. Perekat

(31)

10. Langkah selanjutnya, setelah selesai penyusunan: a. Melakukan pengoreksian hasil susunan

b. Meratakan susunan dengan anleg yang ditentukan

(32)

B. Lembar Penilaian Tes Praktik

Nama Peserta :

No. Induk :

Program Keahlian : Nama Jenis Pekerjaan :

PEDOMAN PENILAIAN

No. Aspek Penilaian Maks. Skor Perolehan Keterangan Skor

1 2 3 4 5 Perencanaan 1.1. Persiapan alat 1.2. Persiapan bahan 3 4 I Sub total 7

Proses (Sistematika & Cara Kerja)

2.1. Cara mengetrek lembaran-lembaran 2.2. Cara mengelompokkan halaman 2.3. Cara menempatkan halaman 2.4. Cara menggabung halaman 2.5. Cara menata hasil gabungan

5 10 10 5 5 II Sub total 35

Kualitas Hasil Gabungan

3.1. Posisi halaman sesuai dengan urutan 3.2. Posisi katern sesuai dengan urutan 3.3. Posisi anleg blok buku sesuai dengan

paskres yang ditentukan

3.4. Pekerjaan diselesaikan dengan waktu yang telah ditentukan

10 5 10 10 III Sub total 35 Sikap/Etos Kerja 4.1. Tanggung jawab 4.2. Ketelitian 4.3. Inisiatif 4.4. Kemandirian 2 3 3 2 IV Sub total 10 Laporan

5.1. Sistimatika penyusunan laporan

5.2. Kelengkapan tugas yang diberikan 4 6 Sub total 10

V

(33)

KRITERIA PENILAIAN

No. Aspek Penilaian Kriteria Penilaian Skor I Perencanaan

1.1. Persiapan alat

1.2. Persiapan bahan

?

Peralatan penyetelan disiapkan sesuai kebutuhan

?

Peralatan penyetelan disiapkan tidak sesuai kebutuhan

?

Bahan disiapkan sesuai kebutuhan

?

Bahan disiapkan tidak sesuai

kebutuhan

3 1 4 1

II Proses (Sistematika & Cara Kerja)

2.1. Cara mengetrek lembaran-lembaran

2.2. Cara mengelompokkan halaman

2.3. Cara menempatkan halaman

2.4. Cara menggabungkan halaman

2.5. Cara menata hasil gabungan

?

Posisi anleg pada kepala betul-betul rapi dan benar

?

Posisi anleg tidak sesuai dan salah

?

Pengelompokkan jumlah halaman benar

?

Pengelompokkan jumlah halaman tidak benar

?

Posisi halaman tepat

?

Posisi halaman tidak tepat

?

Cover dipasang pada posisi yang

benar

?

Cover dipasang pada posisi yang kurang benar

?

Posisi gabungan lembaran rapid an benar

?

Posisi gabungan halaman tidak

5 1 10 1 10 1 5 2 5 2

III Kualitas Hasil Gabungan

3.1. Posisi halaman sesuai dengan urutan

3.2. Posisi katern sesuai dengan urutan

?

Urutan halaman benar

?

Urutan halaman terbalik

?

Posisi katern disusun sesuai

dengan angka signatur pada bagian depan dan belakang

10 2 5

(34)

3.3. Posisi anleg blok buku sesuai dengan paskres yang

ditentukan

3.4. Pekerjaan diselesaikan dengan waktu yang telah ditentukan

?

Posisi katern disusun tidak sesuai dengan angka signatur

?

Hasil susunan/gabungan ditrek sesuai dengan anleg

?

Pengetrekan hasil susunan kurang rapi

?

Menyelesaikan pekerjan lebih cepat

?

Menyelesaikan pekerjaan tepat waktu

?

Menyelesaikan pekerjaan melebihi waktu yang ditentukan

1 3 1 10 8 1 IV Sikap/Etos Kerja 4.1. Tanggung jawab 4.2. Ketelitian 4.3. Inisiatif 4.4. Kemandirian

?

Membereskan kembali alat dan bahan yang dipergunakan

?

Tidak membereskan alat dan

bahan yang dipergunakan

?

Tidak banyak melakukan

kesalahan kerja

?

Banyak melakukan kesalahan kerja

?

Memiliki inisiatif bekerja

?

Kurang/tidak memiliki inisiatif

kerja

?

Bekerja tanpa banyak diperintah

?

Bekerja dengan banyak diperintah

2 1 3 1 3 1 2 1 VI Laporan 5.1. Sistimatika penyusunan laporan

5.2. Kelengkapan tugas yang diberikan

?

Laporan disusun sesuai sistimatika yang telah ditentukan

?

Laporan disusun tanpa sistimatika

?

Melampirkan hasil tugas dengan

benar

?

Tidak melampirkan tugas

4 1 6 1

(35)

BAB. IV

PENUTUP

etelah menyelesaikan modul ini, maka anda diharapkan dapat melakukan penyusunan lembaran-lembaran tercetak. Bila anda dinyatakan memenuhi syarat kelulusan dari evaluasi dalam modul ini, maka anda dapat

melanjutkan ke topik/modul berikutnya. Mintalah pada pengajar/instruktur untuk melakukan penguji kompetensi dengan sistem penilaiannya dilakukan langsung dari pihak dunia industri atau asosiasi profesi yang berkompeten, bahwa anda telah menyelesaikan seluruh evaluasi dari setiap modul. Hasil yang berupa nilai dari instruktur atau berupa porto folio dapat dijadikan sebagai bahan verifikasi bagi pihak industri atau asosiasi profesi. Kemudian selanjutnya hasil tersebut dapat dijadikan sebagai penentu standard

pemenuhan kompetensi.

(36)

DAFTAR PUSTAKA

1983. Penjilidan Buku Jilid Masal, Pusat Grafika Indonesia, Jakarta, Indonesia. Krebet Hidayat, R. Soemarto, Drs. Sumarlan, 1982, Teori Jilid Buku 1, Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Jakarta, Indonesia.

1983, Pengetahuan Kejuruan Dasar Penjilidan Buku, Pusat Grafika Indonesia, Jakarta, Indonesia.

Ahmad Syafi’i, A. Rifan, 1983, Teori Jilid Buku 3 , Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Jakarta, Indonesia.

Soedjono, 1985, Menjilid Buku Sendiri, Bhatara Karya Aksara, Jakarta, Indonesia.

J. Soetarmo, 1986, Jilid Buku 1, PT. Lawu Karya Abadi, Jakarta, Indonesia. Tim Leksikon Grafika, 1985, Leksikon Grafika, Pusat Grafika Indonesia, Jakarta, Indonesia.

Referensi

Dokumen terkait