BAB II KESULTANAN PALEMBANG
Teks penuh
Dokumen terkait
Akulturasi Arsitektur Rumah Siput dengan Rumah Limas pada bangunan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang tahun 1900-1942 sebagai Sumbangan pengajaran
teknis pengoperasian fasilitas teknik bandar udara, diperoleh beberapa kesimpulan pembahasan dalam kajian ini, yaitu Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II – Palembang
Penelitian ini dilakukan untuk mencari karakteristik pedestrian di daerah Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dengan mengevaluasi perencanaan dan
Setelah Sultan Agung Komaruddin Sri Truno wafat tahun 1724, tahta pemerintahan digantikan pada Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikromo atau lebih dikenal dengan
Dari uraian di atas, maka permasalahan dalam kajian ini adalah “Bagaimana konflik antara Kesultanan Palembang dan Inggris, Belanda pada masa pemerintahan Sultan Badaruddin II?”
Berdasarkan hasil dari penelitian diketahui bahwa Upaya penyampaian edukasi yang dilakukan pengelola Museum Sultan Mahmud Badaruddin II adalah dengan menggunakan Komunikasi
Pangeran Adikesumo merupakan putra kedua dari Sultan Mahmud Badaruddin I yang dinobatkan sebagai Sultan Palembang Darussalam kelima dengan gelar Sultan Ahmad Najamuddin I
Perancangan Konten Digital Promosi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II di era New Normal ini menggunakan teori social media advertising di mana promosi yang dilakukan oleh Museum Sultan