BAB II BAB II
BUDIDAYA IKAN NILA BUDIDAYA IKAN NILA
Budidaya ikan nila tidaklah sulit. Ikan nila masih satu
Budidaya ikan nila tidaklah sulit. Ikan nila masih satu kerabat dengan ikan mujair. Kedua ikankerabat dengan ikan mujair. Kedua ikan ini mempunyai kemiripan sifat. Mu
ini mempunyai kemiripan sifat. Mudah berkembang biak dan mempunyai kemampuandah berkembang biak dan mempunyai kemampuan adaptasi yang baik.
adaptasi yang baik.
Di alam bebas, ikan nila banyak ditemukan di perairan air
Di alam bebas, ikan nila banyak ditemukan di perairan air tawar seperti sungai, danau, waduktawar seperti sungai, danau, waduk dan rawa. Suhu optimal bagi pertumbuhan ikan nila
dan rawa. Suhu optimal bagi pertumbuhan ikan nila berkisar 25-30berkisar 25-30ooC dengan pH air 7-8.C dengan pH air 7-8.
Ikan nila termasuk hewan pemakan segala atau
Ikan nila termasuk hewan pemakan segala atau omnivora. Makanan alaminya plankton,omnivora. Makanan alaminya plankton, plankton, tumbuhan air dan berbagai hewan air lainnya. Pakan buatan untuk budidaya ikan plankton, tumbuhan air dan berbagai hewan air lainnya. Pakan buatan untuk budidaya ikan nila sebaiknya berkada
nila sebaiknya berkadar protein sekitar 25%. r protein sekitar 25%. Biaya pakan untuk budidaya ikan nila relatBiaya pakan untuk budidaya ikan nila relatifif lebih murah. Tidak seperti
lebih murah. Tidak seperti budidayabudidaya ikan mas ikan mas atauatau ikan lele ikan lele yang membutuhkan pakanyang membutuhkan pakan dengan ka
dengan kadar protein tinggi, dar protein tinggi, sekitar 30-45sekitar 30-45%.%.
Untuk memulai budidaya ikan nila ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan, Untuk memulai budidaya ikan nila ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan, yakni pemilihan benih, persiapan kolam,
yakni pemilihan benih, persiapan kolam, pemberian pakan, hingga penanganan penyakit.pemberian pakan, hingga penanganan penyakit. Memilih benih ikan nila
Memilih benih ikan nila
Pemilihan benih merupakan faktor penting
Pemilihan benih merupakan faktor penting yang menentukan tingkat keberhasilan budidayayang menentukan tingkat keberhasilan budidaya ikan nila. Untuk hasil maksimal sebaiknya gunakan benih ikan
ikan nila. Untuk hasil maksimal sebaiknya gunakan benih ikan berjenis kelamin jantan.berjenis kelamin jantan. Karena pertumbuhan ikan nila jantan
Karena pertumbuhan ikan nila jantan 40% lebih cepat 40% lebih cepat dari pada ikan nila betina.dari pada ikan nila betina. Budidaya ikan nila secara
Budidaya ikan nila secara monosex monosex (berkelamin semua) lebih produktif (berkelamin semua) lebih produktif dibanding campuran.dibanding campuran. Karena ikan nila mempunyai sifat
Karena ikan nila mempunyai sifat gampang memijah (melakukan perkawinan). Sehingga bilagampang memijah (melakukan perkawinan). Sehingga bila budidaya dilakukan secara campuran, energi ikan akan habis untuk memijah dan
budidaya dilakukan secara campuran, energi ikan akan habis untuk memijah dan pertumbuhan bobot ikan sedikit
pertumbuhan bobot ikan sedikit terhambat.terhambat. Saat ini banyak yang menyediakan bibit ikan nila
Saat ini banyak yang menyediakan bibit ikan nila monosex monosex . Bila sulit mendapatkannya, bibit. Bila sulit mendapatkannya, bibit ikan nila
ikan nila monosex monosex bisa dibuat sendiri. Caranya bisa dilihat bisa dibuat sendiri. Caranya bisa dilihat dalam artikeldalam artikel budidaya budidaya pembenihan ikan nila.
pembenihan ikan nila.
Persiapan kolam budidaya Persiapan kolam budidaya
Budidaya ikan nila bisa menggunakan berbagai jenis kolam, mulai dari kolam tanah, kolam Budidaya ikan nila bisa menggunakan berbagai jenis kolam, mulai dari kolam tanah, kolam semen, kolam terpal, jaring terapung hingga tambak air payau. Dari sekian jenis
semen, kolam terpal, jaring terapung hingga tambak air payau. Dari sekian jenis kolamkolam
tersebut, kolam tanah paling banyak digunakan karena cara membuatnya cukup mudah dan tersebut, kolam tanah paling banyak digunakan karena cara membuatnya cukup mudah dan biaya konstruksinya murah. Silahkan lihat
Keunggulan lain kolam tanah adalah bisa menjadi tempat tumbuh berbagai tumbuhan Keunggulan lain kolam tanah adalah bisa menjadi tempat tumbuh berbagai tumbuhan dandan hewan yang bermanfaat sebagai pakan alami bagi
hewan yang bermanfaat sebagai pakan alami bagi ikan. Sehingga bisa ikan. Sehingga bisa mengurangi biayamengurangi biaya pembelian pakan buatan atau pelet.
pembelian pakan buatan atau pelet.
Untuk memulai budidaya ikan nila di kolam tanah, perlu
Untuk memulai budidaya ikan nila di kolam tanah, perlu langkah-langkah persiapanlangkah-langkah persiapan pengolahan tanah. Mulai dari penjemuran, pembajakan tanah, pengapuran, pemupukan pengolahan tanah. Mulai dari penjemuran, pembajakan tanah, pengapuran, pemupukan hingga pengairan. Berikut
hingga pengairan. Berikut langkah-langkahnya:langkah-langkahnya:
Langkah pertama adalah pengeringan dasar kolam. Kolam Langkah pertama adalah pengeringan dasar kolam. Kolam dikeringkan dengan caradikeringkan dengan cara
dijemur. Penjemuran biasanya berlangsung selama 3-7 hari,
dijemur. Penjemuran biasanya berlangsung selama 3-7 hari, tergantung kondisi cuaca.tergantung kondisi cuaca. Sebagai patokan, penjemuran sudah cukup bila
Sebagai patokan, penjemuran sudah cukup bila permukaan tanah terlihat retak-retak,permukaan tanah terlihat retak-retak, namun tidak sampai membatu. Bila diinjak masih meninggalkan jejak kaki sedalam 1-2 namun tidak sampai membatu. Bila diinjak masih meninggalkan jejak kaki sedalam 1-2 cm.
cm.
Selanjutnya, permukaan tanah dibajak atau dicangkul sedalam kurang Selanjutnya, permukaan tanah dibajak atau dicangkul sedalam kurang lebih 10 cm.lebih 10 cm.
Sampah, kerikil dan kotoran lainnya
Sampah, kerikil dan kotoran lainnya dibersihkan dari dasar kolam. Bersihkandibersihkan dari dasar kolam. Bersihkan juga lumpur hitam yang berbau busuk, biasanya berasal dari sisa
juga lumpur hitam yang berbau busuk, biasanya berasal dari sisa pakan yang tidakpakan yang tidak habis.
habis.
Kolam yang telah dipakai biasanya memiliki tingkat keasaman tinggi (pH rendah),Kolam yang telah dipakai biasanya memiliki tingkat keasaman tinggi (pH rendah),
kurang dari 6. Padahal kondisi pH optimal untuk budidaya ikan ni
kurang dari 6. Padahal kondisi pH optimal untuk budidaya ikan nila ada pada kisaranla ada pada kisaran 7-8. Untuk menetralkannya lakukan pengapuran dengan dolomit atau kapur pertanian. 7-8. Untuk menetralkannya lakukan pengapuran dengan dolomit atau kapur pertanian. Dosis pengapuran disesuaikan dengan keasaman tanah. Untuk pH tanah 6 sebanyak Dosis pengapuran disesuaikan dengan keasaman tanah. Untuk pH tanah 6 sebanyak 500 kg/ha, untuk pH tanah 5-6 sebanyak 500-1500 kg/ha, untuk pH tanah 4-5
500 kg/ha, untuk pH tanah 5-6 sebanyak 500-1500 kg/ha, untuk pH tanah 4-5
sebanyak 1-3 ton/ha. Kapur diaduk secara merata. Usahakan agar kapur bisa masuk ke sebanyak 1-3 ton/ha. Kapur diaduk secara merata. Usahakan agar kapur bisa masuk ke dalam permukaan tanah sedalam 10 cm. Kemudian diamkan
dalam permukaan tanah sedalam 10 cm. Kemudian diamkan selama 2-3 hari.selama 2-3 hari.
Setelah itu lakukan pemupukan. GunakanSetelah itu lakukan pemupukan. Gunakan pupuk organik pupuk organik sebagai pupuk dasar.sebagai pupuk dasar.
Jenisnya bisa
Jenisnya bisa pupuk kompos pupuk kompos atauatau pupuk kandang. pupuk kandang. Pemberian pupuk organik Pemberian pupuk organik bergunaberguna untuk mengembalikan kesuburan tanah. Dosisnya sebanyak 1-2 ton per hektar. Pupuk untuk mengembalikan kesuburan tanah. Dosisnya sebanyak 1-2 ton per hektar. Pupuk ditebar merata di dasar kolam. Biarkan selama 1-2 minggu. Setelah itu, bila dipandang ditebar merata di dasar kolam. Biarkan selama 1-2 minggu. Setelah itu, bila dipandang perlu bisa ditambahkan pupuk kimia berupa urea 50-70 kg/ha dan TSP 25-30 kg/ha, perlu bisa ditambahkan pupuk kimia berupa urea 50-70 kg/ha dan TSP 25-30 kg/ha, diamkan 1-2 hari. Tujuan pemupukan untuk memberikan nutrisi bagi hewan dan diamkan 1-2 hari. Tujuan pemupukan untuk memberikan nutrisi bagi hewan dan tumbuhan renik yang ada di lingkungan kolam. Sehingga hewan atau
tumbuhan renik yang ada di lingkungan kolam. Sehingga hewan atau tumbuhantumbuhan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai pakan alami ikan.
tersebut bisa dimanfaatkan sebagai pakan alami ikan.
Langkah selanjutnya, kolam digenangi dengan air. Pengairan Langkah selanjutnya, kolam digenangi dengan air. Pengairan dilakukan secaradilakukan secara
bertahap. Pertama, alirkan air ke dalam kolam sedalam 10-20
bertahap. Pertama, alirkan air ke dalam kolam sedalam 10-20 cm. Diamkan selama 3-5cm. Diamkan selama 3-5 hari. Biarkan sinar matahari menembus
hari. Biarkan sinar matahari menembus dasar kolam dengan sempurna, untukdasar kolam dengan sempurna, untuk memberikan kesempatan pada ganggag atau organisme air lainnya tumbuh.
memberikan kesempatan pada ganggag atau organisme air lainnya tumbuh. Setelah ituSetelah itu isi kolam hingga ketinggian air mencapai 60-75 cm.
isi kolam hingga ketinggian air mencapai 60-75 cm.
Cara pengolahan kolam tanah secara lebih mendetail bisa dilihat di
Cara pengolahan kolam tanah secara lebih mendetail bisa dilihat di persiapan kolam tanah persiapan kolam tanah untuk budidaya ikan.
untuk budidaya ikan.
Penebaran benih ikan nila Penebaran benih ikan nila
Kolam yang telah terisi air sedalam 60-75 cm siap
Kolam yang telah terisi air sedalam 60-75 cm siap untuk ditebari benih ikan nila. Padat tebaruntuk ditebari benih ikan nila. Padat tebar kolam tanah untuk budidaya ikan nila sebanyak 15-30 ekor/m2. Dengan asumsi, ukuran kolam tanah untuk budidaya ikan nila sebanyak 15-30 ekor/m2. Dengan asumsi, ukuran benih sebesar 10-20 gram/ekor dan akan dipanen
benih sebesar 10-20 gram/ekor dan akan dipanen dengan ukuran 300 gram/ekor.dengan ukuran 300 gram/ekor. Sebelum benih ditebar, hendaknya melewati tahap adaptasi terlebih dahulu.
Sebelum benih ditebar, hendaknya melewati tahap adaptasi terlebih dahulu. Gunanya agarGunanya agar benih ikan terbiasa dengan kondisi kolam, sehingga resiko kematian benih bisa
benih ikan terbiasa dengan kondisi kolam, sehingga resiko kematian benih bisa ditekan.ditekan. Caranya, masukkan wadah yang berisi benih ikan nila ke dalam air kolam.
beberapa jam. Kemudian miringkan atau buka wadah tersebut. Biarkan ikan keluar dan lepas beberapa jam. Kemudian miringkan atau buka wadah tersebut. Biarkan ikan keluar dan lepas dengan sendirinya.
dengan sendirinya.
Pemeliharaan budidaya ikan nila Pemeliharaan budidaya ikan nila
Setelah semua persiapan selesai dilakukan dan benih
Setelah semua persiapan selesai dilakukan dan benih sudah ditebarkan ke dalam kolam,sudah ditebarkan ke dalam kolam, langkah selanjutnya adalah merawa
langkah selanjutnya adalah merawat ikan hingga usia t ikan hingga usia panen. Tiga hal yang paling pentingpanen. Tiga hal yang paling penting dalam pemeliharaan budidaya ikan nila adalah pengelolaan air, pemberian pakan dan dalam pemeliharaan budidaya ikan nila adalah pengelolaan air, pemberian pakan dan pengendalian hama penyakit.
pengendalian hama penyakit. a. Pengelolaan air
a. Pengelolaan air
Agar pertumbuhan budidaya ikan nila
Agar pertumbuhan budidaya ikan nila maksimal, pantau kualitas air kolam. Parametermaksimal, pantau kualitas air kolam. Parameter
penentu kualitas air adalah kandungan oksigen dan pH air. Bisa juga dilakukan pemantauan penentu kualitas air adalah kandungan oksigen dan pH air. Bisa juga dilakukan pemantauan kadar CO2, NH3 dan H2S bila memungkinkan.
kadar CO2, NH3 dan H2S bila memungkinkan. Bila kandungan oksigen dalam kolam menurun,
Bila kandungan oksigen dalam kolam menurun, perderas sirkulasi air dengan memperbesarperderas sirkulasi air dengan memperbesar aliran debit air. Bila kolam sudah banyak mengandung NH3 dan H2S y
aliran debit air. Bila kolam sudah banyak mengandung NH3 dan H2S yang ditandai denganang ditandai dengan bau busuk, segera lakukan
bau busuk, segera lakukan penggantian air. Caranya dengan mengeluarkan air kotor sebesarpenggantian air. Caranya dengan mengeluarkan air kotor sebesar ⅓ nya, kemudian menambahkan air baru.
⅓ nya, kemudian menambahkan air baru. Dalam keadaan normal,pada kolam seluas 100 m2Dalam keadaan normal,pada kolam seluas 100 m2 atur debit air sebesar 1 liter/detik.
atur debit air sebesar 1 liter/detik. b. Pemberian pakan
b. Pemberian pakan
Pengelolaan pakan sangat penting dalam budidaya ikan nila.
Pengelolaan pakan sangat penting dalam budidaya ikan nila. Biaya pakan merupakanBiaya pakan merupakan komponen biaya paling besar dalam budidaya i
komponen biaya paling besar dalam budidaya ikan nila. Berikan pakan berupa kan nila. Berikan pakan berupa pelet denganpelet dengan kadar protein 20-30%.
kadar protein 20-30%.
Ikan nila membutuhkan pakan sebanyak 3% dari bobot tubuhnya setiap
Ikan nila membutuhkan pakan sebanyak 3% dari bobot tubuhnya setiap hari. Pemberianhari. Pemberian pakan bisa dilakukan pada pagi dan sore hari. Setiap dua minggu
pakan bisa dilakukan pada pagi dan sore hari. Setiap dua minggu sekali, ambil sampel ikansekali, ambil sampel ikan nila secara acak kemudian timbang bobotnya. Lalu sesuaikan jumlah pakan yang harus nila secara acak kemudian timbang bobotnya. Lalu sesuaikan jumlah pakan yang harus diberikan.
diberikan.
Perhitungan dosis pakan budidaya ikan nila: Perhitungan dosis pakan budidaya ikan nila: Dalam satu kolam terdapat 1500 ekor
Dalam satu kolam terdapat 1500 ekor ikan nila berukuran 10-20 ikan nila berukuran 10-20 gram/ekor.gram/ekor.
Rata-Rata-rata bobot ikan rata bobot ikan → (10+20)/2 = 15 gram/ekor.→ (10+20)/2 = 15 gram/ekor. Perhitungan pakannya → 15 x 1500 x 3% = 675 gram =
Perhitungan pakannya → 15 x 1500 x 3% = 675 gram = 6,75 kg per hari6,75 kg per hari Cek bobot ikan setiap dua minggu untu
Cek bobot ikan setiap dua minggu untuk menyesuaikan jumlah pakan.k menyesuaikan jumlah pakan. c. Pengendalian hama dan penyakit
c. Pengendalian hama dan penyakit
Seperti telah disebutkan sebelumnya, ikan nila
Seperti telah disebutkan sebelumnya, ikan nila merupakan ikan yang tahan banting. merupakan ikan yang tahan banting. PadaPada situasi normal, penyakit ikan nila tidak banyak mengkhawatirkan. Namun bila budidaya ikan situasi normal, penyakit ikan nila tidak banyak mengkhawatirkan. Namun bila budidaya ikan nila sudah dilakukan secara intensif dan massal, resiko serangan penyakit harus diwaspadai. nila sudah dilakukan secara intensif dan massal, resiko serangan penyakit harus diwaspadai. Penyebaran penyakit ikan sangat cepat, khususnya untuk
Penyebaran penyakit ikan sangat cepat, khususnya untuk jenis penyakit infeksi yang jenis penyakit infeksi yang menular.menular. Media penularan biasanya melewa
Media penularan biasanya melewati air. Jadi bisa ti air. Jadi bisa menjangkau satu atau lebih kawasan kolam.menjangkau satu atau lebih kawasan kolam. Untuk penjelasan lebih jauh silahkan baca
Untuk penjelasan lebih jauh silahkan baca hama dan penyakit ikan nila. hama dan penyakit ikan nila. Pemanenan ikan nila
Pemanenan ikan nila
Waktu yang diperlukan untuk budidaya ikan nila mulai dari penebaran benih hi
Waktu yang diperlukan untuk budidaya ikan nila mulai dari penebaran benih hi ngga panenngga panen mengacu pada kebutuhan pasar. Ukuran ikan nila untuk pasar domestik berkisar 300-500 mengacu pada kebutuhan pasar. Ukuran ikan nila untuk pasar domestik berkisar 300-500 gram/ekor. Untuk memelihara ikan nila dari
gram/ekor. Untuk memelihara ikan nila dari ukuran 10-20 gram hingga ukuran 10-20 gram hingga menjadi 300-500menjadi 300-500 gram dibutuhkan waktu sekitar 4-6 bulan.
BUDIDAYA IKAN SEPAT SIAM BUDIDAYA IKAN SEPAT SIAM
Ikan sepat siam yang mempunyai nama ilmiah (
Ikan sepat siam yang mempunyai nama ilmiah (Trichogaster PectoralisTrichogaster Pectoralis) regan dan famili dari) regan dan famili dari Anabantidae ini mempunyai badan yang memanjang.
Anabantidae ini mempunyai badan yang memanjang.
Cara budidaya sangat mudah, karena di alam liar seperti rawa dan
Cara budidaya sangat mudah, karena di alam liar seperti rawa dan sungai makanan ikan sepatsungai makanan ikan sepat siam ini hanya lumut dedaunan dan alga lainnya.
siam ini hanya lumut dedaunan dan alga lainnya.
Bentuk tubuh pipih kesamping (compressed), tinggi 2,2 - 3 kali panjang standar. Mulut kecil Bentuk tubuh pipih kesamping (compressed), tinggi 2,2 - 3 kali panjang standar. Mulut kecil dan dapat disembulkan.
dan dapat disembulkan.
Jari-jari sirip yang pertama mengalami modifikasi atau perubahan menjadi filamen yang Jari-jari sirip yang pertama mengalami modifikasi atau perubahan menjadi filamen yang panjang hingga mencapai ekor.
panjang hingga mencapai ekor.
Warna badan sepat siam pada daerah punggung hijau kegelapan, sedangkan pada bagian Warna badan sepat siam pada daerah punggung hijau kegelapan, sedangkan pada bagian badan sebelah samping sisik berwarna lebih terang. Pada kepala dan badan terdapat badan sebelah samping sisik berwarna lebih terang. Pada kepala dan badan terdapat garis-garis yang melintang, dan dari mata sampai ekor terdapat garis-garis memanjang yag terputus
garis yang melintang, dan dari mata sampai ekor terdapat garis memanjang yag terputus Memilih Induk Budidaya Ikan Sepat Siam (Trichogaster Pectoralis)
Memilih Induk Budidaya Ikan Sepat Siam (Trichogaster Pectoralis) Dalam melakukan budidaya ikan sepat siam,
Dalam melakukan budidaya ikan sepat siam, pemilihan induk sangat berpengaruh terhadappemilihan induk sangat berpengaruh terhadap benih dan keturunannya kelak.
benih dan keturunannya kelak.
Ikan sepat jantan dapat dibedakan dengan ikan betina.
Ikan sepat jantan dapat dibedakan dengan ikan betina. Caranya dengan melihat panjangCaranya dengan melihat panjang pendeknya sirip punggung.
pendeknya sirip punggung.
Perbedaan Induk Jantan dan Bentina Ikan Sepat Siam Perbedaan Induk Jantan dan Bentina Ikan Sepat Siam
1.
1. Jika sirip punggung itu Jika sirip punggung itu membulat dan pendek sehingga tidak mencapai dasar pangkalmembulat dan pendek sehingga tidak mencapai dasar pangkal sirip ekor (caudal penducel) bisa dipastikan ikan tersebut betina.
sirip ekor (caudal penducel) bisa dipastikan ikan tersebut betina. 2.
2. Namun jika sirip punggung panjang sehingga Namun jika sirip punggung panjang sehingga mencapai dasar pangkal sirip ekor danmencapai dasar pangkal sirip ekor dan ditambah lagi bentuknya yang lancip seperti sirip punggung ikan gurame maka
ditambah lagi bentuknya yang lancip seperti sirip punggung ikan gurame maka pastilah tanpa ragu-ragu bahwa ikan
pastilah tanpa ragu-ragu bahwa ikan tersebut mempunyai kelamin jantan.tersebut mempunyai kelamin jantan. 3.
3. Ikan betina biasanya berwarna lebih bersih Ikan betina biasanya berwarna lebih bersih warnanya atau terang, sedangkan ikanwarnanya atau terang, sedangkan ikan jantan mempunyai warna yang lebih gelap.
jantan mempunyai warna yang lebih gelap. 4.
4. Sedamgkan tinggi badan ikan jantan biasanya lebih tinggi dari betina.Sedamgkan tinggi badan ikan jantan biasanya lebih tinggi dari betina. Pemijahan Budidaya Ikan Ikan Sepat
Pemijahan Budidaya Ikan Ikan Sepat Siam (Trichogaster Pectoralis)Siam (Trichogaster Pectoralis) Untuk melakukan pemijahan
Untuk melakukan pemijahan budidaya ikan sepat siambudidaya ikan sepat siam sebenarnya tidak diperlukan yang sebenarnya tidak diperlukan yang terlalu istimewa.
Namun demikian bukan berarti ikan ini bebas dikawinkan begitu saja tanpa prasarat lain. Namun demikian bukan berarti ikan ini bebas dikawinkan begitu saja tanpa prasarat lain. Pemijahan yang dilakukan dengan meniru kebiasaan hi
Pemijahan yang dilakukan dengan meniru kebiasaan hidupnya di alam ternyata memberikandupnya di alam ternyata memberikan hasil.
hasil.
Kontruksi Kolam Pemijahahan Budidaya Ikan Sepat
Kontruksi Kolam Pemijahahan Budidaya Ikan Sepat Siam (Trichogaster Pectoralis)Siam (Trichogaster Pectoralis) Ikan sepat siam tidak membutuhkan aliran air yang besar dalam pemijahannya seperti ikan Ikan sepat siam tidak membutuhkan aliran air yang besar dalam pemijahannya seperti ikan keluarga cyprinidae.
keluarga cyprinidae.
Bahkan di kolam air yang tergelang pu sepat siam
Bahkan di kolam air yang tergelang pu sepat siam akan dengan senang hati melakukanakan dengan senang hati melakukan tugasnya mencari pasangan, membuat sarang dan kawin.
tugasnya mencari pasangan, membuat sarang dan kawin. Persiapan Pemijahan Budidaya Ikan Sepat
Persiapan Pemijahan Budidaya Ikan Sepat Siam (Trichogaster Pectoralis)Siam (Trichogaster Pectoralis)
Setelah mengeringkan kolam tempat budidaya ikan sepat siam, isi air hingga ketinggian 60 Setelah mengeringkan kolam tempat budidaya ikan sepat siam, isi air hingga ketinggian 60 --80 cm.
80 cm.
Sebelum dilakukan penebaran benih seminggu atau 10 hari sebelumnya kolam beoleh diberi Sebelum dilakukan penebaran benih seminggu atau 10 hari sebelumnya kolam beoleh diberi pupuk kandang sebanyak 1 kg/m2. Ini
pupuk kandang sebanyak 1 kg/m2. Ini dimaksudkan menyediakan makanan alami yangdimaksudkan menyediakan makanan alami yang dibutuhkan benih nantinya.
dibutuhkan benih nantinya.
Karena sifat induk jantan membuat
Karena sifat induk jantan membuat sarang sebelum melakukan pemijahan, maka padasarang sebelum melakukan pemijahan, maka pada
permukaan air kolam harus disediakan bahan untuk melindungi sarang yang dibuatnya. dapat permukaan air kolam harus disediakan bahan untuk melindungi sarang yang dibuatnya. dapat berupa jerami padi yang segar.
berupa jerami padi yang segar.
Pemijahan Ikan Sepat Siam (Trichogaster Pectoralis) Pemijahan Ikan Sepat Siam (Trichogaster Pectoralis) Proses
Proses budidaya ikan sepat siambudidaya ikan sepat siam yang pertama induk jantan yang pertama induk jantan biasanya akan membuat sarangbiasanya akan membuat sarang busa dibawah jerami yang
busa dibawah jerami yang telah disediakan mengambang di permukaan kolam. Pembuatantelah disediakan mengambang di permukaan kolam. Pembuatan sarang ini dibutuhkan waktu yang agak lama juga yaitu sekitar 1 - 2 hari.
sarang ini dibutuhkan waktu yang agak lama juga yaitu sekitar 1 - 2 hari.
Biasanya gelembung udara (buih) yang terbentuk tersebut bergaris tengah 1,5 - 3 mm. Biasanya gelembung udara (buih) yang terbentuk tersebut bergaris tengah 1,5 - 3 mm. Pada saat membuat sarang ini, induk sepat siam jantan akan berprangai galak yang mana Pada saat membuat sarang ini, induk sepat siam jantan akan berprangai galak yang mana hanya induk betina yang akan diterima mendekat.
hanya induk betina yang akan diterima mendekat.
Setelah pemijahan perkawinan semuanya berjalan, telur-telur tersebut akan mengapung di Setelah pemijahan perkawinan semuanya berjalan, telur-telur tersebut akan mengapung di bawah permukaan busa karena si induk jantan ini mengajak i
bawah permukaan busa karena si induk jantan ini mengajak induk betina tepat di bawahnduk betina tepat di bawah sarang yang telah dibangunnya.
sarang yang telah dibangunnya.
Telur tersebut akan menetas setelah 2 - 3 hari
Telur tersebut akan menetas setelah 2 - 3 hari sejak pembuahan. Seperti ikan lele, rupanyasejak pembuahan. Seperti ikan lele, rupanya yang pandai merawat anak sepat siam ini adalah induk jantan.
yang pandai merawat anak sepat siam ini adalah induk jantan. Cara Merawat Benih Burayak Ikan Sepat Siam
Cara Merawat Benih Burayak Ikan Sepat Siam Larva yang baru menetas belum
persediaan makanan kuning telurnya. persediaan makanan kuning telurnya. Hingga hari yang ke-tujuh, benih
Hingga hari yang ke-tujuh, benih ikan sepat baru membutuhkan makanan dari luar, pakanikan sepat baru membutuhkan makanan dari luar, pakan benih ini dapat sobat sediakan berupa plankton yang tersedia di kolam budidaya.
benih ini dapat sobat sediakan berupa plankton yang tersedia di kolam budidaya. Di dalam kolam pemijahan budidaya ikan sepat siam ini
Di dalam kolam pemijahan budidaya ikan sepat siam ini telur-telur dibiarkan menetas dantelur-telur dibiarkan menetas dan larvanya besar bersama-sama dengan indukya hingga berumur satu
larvanya besar bersama-sama dengan indukya hingga berumur satu bulan.bulan. Setelah 1 bulan induk sepat siam boleh
Setelah 1 bulan induk sepat siam boleh di pindahkan dari anak-anaknya.di pindahkan dari anak-anaknya. Pembesaran Budidaya Ikan Sepat Siam (Trichogaster Pectoralis) Pembesaran Budidaya Ikan Sepat Siam (Trichogaster Pectoralis)
Pembesaran ikan sepat siam sudah boleh dilakukan sejak ikan sepat berumur 2 bulan yang Pembesaran ikan sepat siam sudah boleh dilakukan sejak ikan sepat berumur 2 bulan yang biasanya berukuran panjang 5 - 6 cm.
biasanya berukuran panjang 5 - 6 cm. Pada usia ini ikan sudah
Pada usia ini ikan sudah bisa dianggap dapat melindungi dirinya dari serangan ikan buas danbisa dianggap dapat melindungi dirinya dari serangan ikan buas dan dapat bersaing mencari makanan dengan ikan lainnya.
dapat bersaing mencari makanan dengan ikan lainnya.
Untuk memperoleh hasil budidaya yang memuaskan, ikan sepat siam harus di suplai
Untuk memperoleh hasil budidaya yang memuaskan, ikan sepat siam harus di suplai makananmakanan tambahan dari luar kolam baik yang berupa tepung misalnya dedak, tepung daun, maupun tambahan dari luar kolam baik yang berupa tepung misalnya dedak, tepung daun, maupun kangkung, lemna, daun singkong, dan lainnya.
kangkung, lemna, daun singkong, dan lainnya. Selama melakukan usaha pembesaran
Selama melakukan usaha pembesaran budidaya ikan sepat siam (trichogaster pectoralis)budidaya ikan sepat siam (trichogaster pectoralis) ini, kolam yang dipupuk dengan pemberian pakan tambahan akan mencapai 7 - 9
ini, kolam yang dipupuk dengan pemberian pakan tambahan akan mencapai 7 - 9 cm setelahcm setelah berumur 3 bulan sejak penetasan.
berumur 3 bulan sejak penetasan.
Pada umur 6 bulan panjang total ikan dapat mencapai 10 -
BUDIDAYA IKAN TAMBAKAN BUDIDAYA IKAN TAMBAKAN
Ikan tambakan merupakan ikan yang cukup popular sebagai iakn konsumsi. Namun, tak Ikan tambakan merupakan ikan yang cukup popular sebagai iakn konsumsi. Namun, tak jarang ikan ini juga dapat ditemukan di akuraium sebagai ikan hias. Ikan ini memiliki hobi jarang ikan ini juga dapat ditemukan di akuraium sebagai ikan hias. Ikan ini memiliki hobi mencium kaca sehingga dikenal sebagai kissing gourami.
mencium kaca sehingga dikenal sebagai kissing gourami.
Ikan tambakan mempunyai badan pipih kesamping (compressed) memanjang oval. Mulut Ikan tambakan mempunyai badan pipih kesamping (compressed) memanjang oval. Mulut dapat disembulkan, celah mulut horizontal sangat kecil. Rahang atas dan bawah sama, bibir dapat disembulkan, celah mulut horizontal sangat kecil. Rahang atas dan bawah sama, bibir tebal mempunyai deretan gigi biasanya ujungnya hitam. Sisik bergerigi berukuran sedang, tebal mempunyai deretan gigi biasanya ujungnya hitam. Sisik bergerigi berukuran sedang, linea literalis terputus dibawah sirip dorsal. Sirip punggung terdiri dari 16-18 duri dan 13-16 linea literalis terputus dibawah sirip dorsal. Sirip punggung terdiri dari 16-18 duri dan 13-16 jari-jari lemah, terletak didepan anal. Sirip dubur mempunyai 13-15 duri dan 17-19 jari-jari jari-jari lemah, terletak didepan anal. Sirip dubur mempunyai 13-15 duri dan 17-19 jari-jari lemah. Sirip punggung dan dubur yang lemah membulat dan ujungnya lebih tinggi dari pada lemah. Sirip punggung dan dubur yang lemah membulat dan ujungnya lebih tinggi dari pada bagian yang berjari-jari keras, yang mempunyai sisik pada dasarnya, dan berjari-jari yang bagian yang berjari-jari keras, yang mempunyai sisik pada dasarnya, dan berjari-jari yang bercabang. Sirip dada membulat, sirip perut terletak dibawah sirip
bercabang. Sirip dada membulat, sirip perut terletak dibawah sirip dada dan berjari-jari kerasdada dan berjari-jari keras mempunyai 5 jari-jari yang pertama mengalami modifikasi berbentuk benang memanjang. mempunyai 5 jari-jari yang pertama mengalami modifikasi berbentuk benang memanjang. Tinggi badan dua kali panjang standar atau kurang lebih dua setengah kali panjang total. Sisik Tinggi badan dua kali panjang standar atau kurang lebih dua setengah kali panjang total. Sisik pada daerah punggung kehijau-hijauan atau kelabu, lebih terang pada bagian perut dan pada daerah punggung kehijau-hijauan atau kelabu, lebih terang pada bagian perut dan mempunyai garis longitudinal. Sisik tergolong ctenoid, jika diraba kasar karena adanya mempunyai garis longitudinal. Sisik tergolong ctenoid, jika diraba kasar karena adanya duri-duri pada bagian tepi.
duri pada bagian tepi.
Dikalangan para peternak ikan Tambakan Jawa Barat dikenal 2
Dikalangan para peternak ikan Tambakan Jawa Barat dikenal 2 ras ikan Tambakan, ras ikan Tambakan, yaituyaitu 1.
1. Tambakan KanyereTambakan Kanyere
Benih berwarna kekuning-kuningan, badan relatif lebih panjang, dua atau tiga sisik di Benih berwarna kekuning-kuningan, badan relatif lebih panjang, dua atau tiga sisik di punggung atau di badan mengkila
punggung atau di badan mengkilap, bintik mata agak kelabu, badp, bintik mata agak kelabu, badan lebih keras. an lebih keras. Jika indukJika induk matang telur perut membengkak hanya dekat lubang genital saja. Berat maksimal tambakan matang telur perut membengkak hanya dekat lubang genital saja. Berat maksimal tambakan kanyere hanya bisa mencapai 200 gr/ekor.
kanyere hanya bisa mencapai 200 gr/ekor. 2.
2. Tambakan GibasTambakan Gibas
Benihnya berwarna kehijau-hijauan, perut putih mengkilat dengan sisik yang berada di Benihnya berwarna kehijau-hijauan, perut putih mengkilat dengan sisik yang berada di daerah punggung, berwarna kehuijau-hijauan atau kebiru-biruan, mata jernih, badan buntek daerah punggung, berwarna kehuijau-hijauan atau kebiru-biruan, mata jernih, badan buntek dan lebar namun lembek
dan lebar namun lembek. . Induk betina yang sudah matang kelaInduk betina yang sudah matang kelamin perutnya membengkakmin perutnya membengkak mulai dari lubang genital sepanjang rongga perut. Berat tubuh bisa mencapai 500 gr/ekor mulai dari lubang genital sepanjang rongga perut. Berat tubuh bisa mencapai 500 gr/ekor bahkan 1 kg.
bahkan 1 kg. B.
B. Kebiasan Hidup di AlamKebiasan Hidup di Alam
Ikan tambakan merupakan ikan sungai atau rawa yang cocok dipelihara di kolam yang Ikan tambakan merupakan ikan sungai atau rawa yang cocok dipelihara di kolam yang sirkulasinya airnya kurang lancer atau miskin oksigen. Ikan tambakan pun memiliki alat sirkulasinya airnya kurang lancer atau miskin oksigen. Ikan tambakan pun memiliki alat pernapasan tambahan yang dapat mengambil oksigen secara lansung dari udara bebas. Oleh pernapasan tambahan yang dapat mengambil oksigen secara lansung dari udara bebas. Oleh
karenanya, pemasukan air yang berlebihan di kolam kurang diperlukan, bahkan boleh karenanya, pemasukan air yang berlebihan di kolam kurang diperlukan, bahkan boleh dikatakan tidak baik karena akan menghanyutkan zat-zat pakan yang ada dikolam. Hal ini dikatakan tidak baik karena akan menghanyutkan zat-zat pakan yang ada dikolam. Hal ini perlu diperhatikan, terutama bagi yang pertama kali mengusahakan kolam ikan. Tidak jarang perlu diperhatikan, terutama bagi yang pertama kali mengusahakan kolam ikan. Tidak jarang oaring akan cenderung memasukkan air sebanyak-banyaknya ke dalam kolam karena sering oaring akan cenderung memasukkan air sebanyak-banyaknya ke dalam kolam karena sering melihat yang semikian itu pada petani ikan yang mengusahakan ikan mas
melihat yang semikian itu pada petani ikan yang mengusahakan ikan mas dan sejenisnya.dan sejenisnya. Ikan tambakan menghendaki tempat yang hangat. Biasanya, berada pada ketinggian antara Ikan tambakan menghendaki tempat yang hangat. Biasanya, berada pada ketinggian antara 150-750 m dpl. Suhu air optimum yang memberikan hasil yang baik bagi pemeliharaan ikan 150-750 m dpl. Suhu air optimum yang memberikan hasil yang baik bagi pemeliharaan ikan ini antara 25-30
ini antara 25-30 00C.C.
1.
1. Kebiasaan Makan / Feeding HabitsKebiasaan Makan / Feeding Habits
Ikan Tambakan baik benih maupun ikan dewasa menyukai plankton yang melayang
Ikan Tambakan baik benih maupun ikan dewasa menyukai plankton yang melayang ––layanglayang dipermukaan air.
dipermukaan air. Oleh karena itu, ikan ini menyukai daerOleh karena itu, ikan ini menyukai daerah permukaan dan daerah permukaan dan daerahah pertengahan
pertengahan perairan. perairan. Melihat kebiasaan Melihat kebiasaan mencari makmencari makan tidaklah an tidaklah sulit, maka sulit, maka untukuntuk memberikan pakan tambahan dapat memberikannya dedak, ampas tahu, bungkil, dan memberikan pakan tambahan dapat memberikannya dedak, ampas tahu, bungkil, dan sisa-sisa dapur maupun bahan makanan lainnya.
sisa dapur maupun bahan makanan lainnya. 2.
2. Kebiasaan Berkembang Biak Kebiasaan Berkembang Biak Ikan ini mulai berbiak setel
Ikan ini mulai berbiak setelah berumur 12-18 bulan dan panjaah berumur 12-18 bulan dan panjang total 20 cm. ng total 20 cm. Ovarium yangOvarium yang telah siap biasanya berwarna kuning dan penuh dengan pembuluh darah terutama bagian telah siap biasanya berwarna kuning dan penuh dengan pembuluh darah terutama bagian lateral sebelah d
lateral sebelah dalam. alam. Ikan ini memijah sepanjng tahun tanpa adanya wIkan ini memijah sepanjng tahun tanpa adanya waktu yang khususaktu yang khusus untuk memijah.
untuk memijah.
Frekuensi pembiakan dapat terjadi setiap tiga bulan sekali jika tersedia makanan alami yang Frekuensi pembiakan dapat terjadi setiap tiga bulan sekali jika tersedia makanan alami yang mencukupi.
mencukupi. Telur-telur akan menetas daTelur-telur akan menetas dalam jangka waktu 24 jam setelah pembuahan dalam jangka waktu 24 jam setelah pembuahan dann benih / larvanya melekat dibawah tumbuh-tumbuhan atau benda-benda yang mengapung. benih / larvanya melekat dibawah tumbuh-tumbuhan atau benda-benda yang mengapung. Biasanya benih-benih akan berlangsung selama 3-4 hari.
Biasanya benih-benih akan berlangsung selama 3-4 hari. C.
C. Memilih Induk Memilih Induk
Seperti pada umumnya, induk ikan harus dipilih ynag benar-benar matang kelamin untuk Seperti pada umumnya, induk ikan harus dipilih ynag benar-benar matang kelamin untuk menjamin keberhasilan pemijahannya. Selain matang kelamin, ciri induk tambakan yang menjamin keberhasilan pemijahannya. Selain matang kelamin, ciri induk tambakan yang berkualitas sebagai berikut.
berkualitas sebagai berikut. Betina
Betina
Badannya relatif tebal agak membulat, jinak. Sisiknya terutama mulai dari dagu ke perut Badannya relatif tebal agak membulat, jinak. Sisiknya terutama mulai dari dagu ke perut putih bersih dari pada jantan. Perut mengembang dengan pangkal sirip dada berwarna putih bersih dari pada jantan. Perut mengembang dengan pangkal sirip dada berwarna kemerah-merahan.
kemerah-merahan. Jantan
Jantan
Badan relatif lebih tipis, memanjang da
Badan relatif lebih tipis, memanjang dan kelihatan liar. n kelihatan liar. Warnanya mulai dari daWarnanya mulai dari dagu ke perutgu ke perut lebih gelap daripada ika
lebih gelap daripada ikan betina. n betina. Jika perutnya di tekan makJika perutnya di tekan maka akan keluar cairan putiha akan keluar cairan putih (sperma).
(sperma). Pada punggung dan pipi sampai dagu terdaPada punggung dan pipi sampai dagu terdapat banyak sisik yang berwarnapat banyak sisik yang berwarna kehitam-hitaman.
kehitam-hitaman. D.
D. Pemijahan di KolamPemijahan di Kolam
Keberhasilan pemijahan ikan tambakan di kolam ditentukan oleh tersedianya induk-induk Keberhasilan pemijahan ikan tambakan di kolam ditentukan oleh tersedianya induk-induk yang baik serta persiapan tempat yang sesuai
yang baik serta persiapan tempat yang sesuai dengan kebiasaan hidup ikan tambakan dengan kebiasaan hidup ikan tambakan di alam,di alam, khususnya kebiasaan berkembang biaknya (breeding habits).
1.
1. Konstruksi kolam pemijahanKonstruksi kolam pemijahan
Seperti konstruksi kolam pemijahan ikan pada umumnya, kolam pemijahan ikan tambakan Seperti konstruksi kolam pemijahan ikan pada umumnya, kolam pemijahan ikan tambakan sebaiknya juga mempunyai pintu pemasukan dan pengeluaran air. Pintu tersebut sama-sam sebaiknya juga mempunyai pintu pemasukan dan pengeluaran air. Pintu tersebut sama-sam diberi saringan dengan plastic biasa.
diberi saringan dengan plastic biasa.
Kolam yang sesuai untuk budidaya ikan tambakan berebntuk empat persegi panjang dengan Kolam yang sesuai untuk budidaya ikan tambakan berebntuk empat persegi panjang dengan luas 2,50 m
luas 2,50 m2.2.Bila lahan pekarangan tidak mencukupi, luas kola mini berukuran 100 mBila lahan pekarangan tidak mencukupi, luas kola mini berukuran 100 m22 atau atau
bahkan 50 m
bahkan 50 m22 pun bias digunakan. Sesuai dengan tujuan semula, sebaiknya luas kola ini tidak pun bias digunakan. Sesuai dengan tujuan semula, sebaiknya luas kola ini tidak
menjadikan hambatan dalam usaha budidaya ikan ini karena memang bias disesuaikan menjadikan hambatan dalam usaha budidaya ikan ini karena memang bias disesuaikan dengan luas lahan pekarangan yang dimiliki. Hanya saja luas kolam akan mempengaruhi dengan luas lahan pekarangan yang dimiliki. Hanya saja luas kolam akan mempengaruhi kepadatan penebaran induk. Tentu saja akan mempengaruhi total produksi benih yang akan kepadatan penebaran induk. Tentu saja akan mempengaruhi total produksi benih yang akan dihasilkannya.
dihasilkannya. 2.
2. Persiapan KolamPersiapan Kolam
Kolam dikeringkan selama 2-3 hari jika hari panas terik, sedangkan apabila cuaca mendung Kolam dikeringkan selama 2-3 hari jika hari panas terik, sedangkan apabila cuaca mendung maka lakukan selama 5 har
maka lakukan selama 5 hari. i. Bersamaan dengan pengeBersamaan dengan pengeringan maka lakukan pembalikanringan maka lakukan pembalikan lumpur dasar kolam dan pembuatan kemalir dengan lebar 40 cm dan kedalamannya 20 cm. lumpur dasar kolam dan pembuatan kemalir dengan lebar 40 cm dan kedalamannya 20 cm. Tanah yang menutupi sebagian atau seluruh saluran sebaiknya segera dibereskan dan Tanah yang menutupi sebagian atau seluruh saluran sebaiknya segera dibereskan dan diangkat keatas dasar
diangkat keatas dasar kolam. kolam. Permukaan kolam, terutamPermukaan kolam, terutama bagian pinggir / tepinya tutupa bagian pinggir / tepinya tutup dengan lapisan jerami segar, yang membantu induk tambakan mencari tempat terlindung dengan lapisan jerami segar, yang membantu induk tambakan mencari tempat terlindung yang strategis untuk melaksanakan pemijahan.
yang strategis untuk melaksanakan pemijahan. 3.
3. PemijahanPemijahan
Pemasukan air dilakukan pa
Pemasukan air dilakukan pagi hari kurang lebih jam 06.00. gi hari kurang lebih jam 06.00. Setelah air masuk sekitar 2/3Setelah air masuk sekitar 2/3 bagian kolam, kurang lebih 40 cm dibagian pemasukan dan 70 cm dibagian pebgeluaran. bagian kolam, kurang lebih 40 cm dibagian pemasukan dan 70 cm dibagian pebgeluaran. Induk induk yang telah d
Induk induk yang telah diberok selama 3-7 hari dilepaskan ke diberok selama 3-7 hari dilepaskan ke dalam kolam. alam kolam. Pelepasan indukPelepasan induk jangan melebihi jam 10.00. Pemijahan ikan tambakan di tandai dengan tercium bau amis pada jangan melebihi jam 10.00. Pemijahan ikan tambakan di tandai dengan tercium bau amis pada permukaan air kolam.
permukaan air kolam. Telur akan terlihat bergTelur akan terlihat bergaris tengah 1-1,5 mm, terapung karearis tengah 1-1,5 mm, terapung karena adanyana adanya lapisan globul lemak.
lapisan globul lemak. Telur yang akan dibuahi daTelur yang akan dibuahi dan hidup berwarna kuning keputih-putihann hidup berwarna kuning keputih-putihan jika baru dan berw
jika baru dan berwarna kehitaman pada hararna kehitaman pada hari berikutnya. i berikutnya. Telur yang tidak dibuhi akan mTelur yang tidak dibuhi akan matiati dan berwarna kelabu atau keputih-putihan.
dan berwarna kelabu atau keputih-putihan.
Embrio telur yang telah dikeluarkan akan mengalami perubahan warna dalam Embrio telur yang telah dikeluarkan akan mengalami perubahan warna dalam perkembanganny
perkembangannya, yaitu akan berwarna coklat setelah 6 jam, kemuda, yaitu akan berwarna coklat setelah 6 jam, kemudian ian berwarna coklatberwarna coklat gelap setelah 12 jam, d
gelap setelah 12 jam, dan kehitam-hitaman setelah 18 jaman kehitam-hitaman setelah 18 jam. . Akhirnya telur-telur tAkhirnya telur-telur tersebut akanersebut akan menetas dalam wa
menetas dalam waktu 24 jam. ktu 24 jam. Penetasan ini tidak akan sekaligus, teapi terus-menerus danPenetasan ini tidak akan sekaligus, teapi terus-menerus dan baru selesai setelah 12 jam. Larva yang baru menetas akan terapung dengan perut diatas dan baru selesai setelah 12 jam. Larva yang baru menetas akan terapung dengan perut diatas dan banyak mengandung pigmen.
banyak mengandung pigmen. Setelah larva berumur 2 hari mereSetelah larva berumur 2 hari mereka akan berenang denganka akan berenang dengan perut dibawah.
perut dibawah. Hingga mencapai hari keempat beHingga mencapai hari keempat benih masih belum aktif berenang tetapi tetapnih masih belum aktif berenang tetapi tetap tinggal diam didalam jerami.
tinggal diam didalam jerami. Selama itu benih / larva belum membutuhkan maSelama itu benih / larva belum membutuhkan makanan darikanan dari luar sebab masih disuplai dengan kuning telurnya yang ada di
luar sebab masih disuplai dengan kuning telurnya yang ada di dalam tubuhnya.dalam tubuhnya.
Setelah 7 hari kemudian kolam yang telah terisi benih tambakan dipupuk dengan pupuk Setelah 7 hari kemudian kolam yang telah terisi benih tambakan dipupuk dengan pupuk kandang 20 kg untuk kolam seluas 100 m
kandang 20 kg untuk kolam seluas 100 m22dan pupuk hijau sebanyak 40 kg. dan pupuk hijau sebanyak 40 kg. Dapat pulaDapat pula
ditambahkan pupuk TSP yang telah dilarutkan terlebih dahulu dalam air dengan jumlah 1 kg ditambahkan pupuk TSP yang telah dilarutkan terlebih dahulu dalam air dengan jumlah 1 kg untuk kolam seluas 100 m
untuk kolam seluas 100 m22. . Setelah ikan berumur 1Setelah ikan berumur 10 hari, tanah dasar kola0 hari, tanah dasar kolam harus diaduk 2m harus diaduk 2
kali sehari agar organisme maka
kali sehari agar organisme makanan yang berada di dasar kolam dnan yang berada di dasar kolam dapat terapung. apat terapung. BenihBenih dipelihara besama-sama dengan induk di dalam kolam pemijahan
E.
E. Pembesaran Ikan TambakanPembesaran Ikan Tambakan
Sebelum kolam dipergunakan, kolam harus dikeringkan hingga dasar kolam sedikit retak. Sebelum kolam dipergunakan, kolam harus dikeringkan hingga dasar kolam sedikit retak. Pengeringan ini bertujuan untuk mematikan bibit penyakit dan hama misalnya gabus maupun Pengeringan ini bertujuan untuk mematikan bibit penyakit dan hama misalnya gabus maupun mujahir.
mujahir. Kemudian tebarkan pupuk Kemudian tebarkan pupuk kandang (kotoran aykandang (kotoran ayam, kambing, kerbau, saam, kambing, kerbau, sapi)pi) sebanyak 1 kuintal untuk luas kolam 100 m
sebanyak 1 kuintal untuk luas kolam 100 m22koam. koam. Kemudian air dKemudian air dimasukan dengan timasukan dengan terlebiherlebih
dahulu memasang saringan pada pintu pemasukan air untuk mencegah hama yang tidak dahulu memasang saringan pada pintu pemasukan air untuk mencegah hama yang tidak dikehendaki
dikehendaki masuk bemasuk bersama rsama air. air. Pemasukan Pemasukan air ini air ini sebaiknya sebaiknya tidak tidak terburuterburu––buru hinggaburu hingga penuh cukup sedalam 20 cm saja.
penuh cukup sedalam 20 cm saja. Ini sengaja dengan makIni sengaja dengan maksud agar pembusukan (pengurasud agar pembusukan (penguraian)ian) pupuk cepat sehingga jika
pupuk cepat sehingga jika masih ada binatang masih ada binatang yang masuk ke dalayang masuk ke dalam kolam akan mati.m kolam akan mati.
Setelah lebih kurang 5 hari permukaan air naikan hingga ketinggian yang dikehendaki, Setelah lebih kurang 5 hari permukaan air naikan hingga ketinggian yang dikehendaki, biasanya antara 40-70 cm.
biasanya antara 40-70 cm. pada hari ke 7 atau ke 10 supaya lebih yakin pembusukan telahpada hari ke 7 atau ke 10 supaya lebih yakin pembusukan telah berakhir maka ikan kolam tambakan yang berumur 30 hari tersebut sudah dapat berakhir maka ikan kolam tambakan yang berumur 30 hari tersebut sudah dapat menempatinya yang sudah ditumbuhi oleh makanan alami. Anak ikan yang telah berumur 1 menempatinya yang sudah ditumbuhi oleh makanan alami. Anak ikan yang telah berumur 1 bulan dapat dibesarkan di kolam selama 40 hari
bulan dapat dibesarkan di kolam selama 40 hari untuk mendapatkan benih tambakan sebesaruntuk mendapatkan benih tambakan sebesar 3-5 cm atau berat per ekornya 2 gr.
3-5 cm atau berat per ekornya 2 gr.
Benih-benih yang berukuran 3-5 cm (2 gr) dengan kepadatan 3.000 ekor per 100 m
Benih-benih yang berukuran 3-5 cm (2 gr) dengan kepadatan 3.000 ekor per 100 m 22kolam,kolam,
dapat dibesarkan lagi untuk mendapatkan benih yang berukuran 5 gr/ekor hanya dalam dapat dibesarkan lagi untuk mendapatkan benih yang berukuran 5 gr/ekor hanya dalam jangka waktu 30 hari.
jangka waktu 30 hari. Tentunya persiapan kolaTentunya persiapan kolam seperti sediakala lagi untuk mm seperti sediakala lagi untuk menjagaenjaga makanan bagi benih.
makanan bagi benih.
Makanan tambahan yang biasanya diberikan yaitu dedak halus yang ditebarkan kepada Makanan tambahan yang biasanya diberikan yaitu dedak halus yang ditebarkan kepada seluruh permukaan kolam.
seluruh permukaan kolam. Pemberian pakan tambahaPemberian pakan tambahan dapat diberikan pada pada pagi harin dapat diberikan pada pada pagi hari sekitar pukul 10.00 da
sekitar pukul 10.00 dan sore hari pukul 17.00. n sore hari pukul 17.00. Pemberian dedak ini boleh berlPemberian dedak ini boleh berlebih dari yangebih dari yang dibutuhkan, karena walau tidak termakan nantinya akan menjadi pupuk yang akan dibutuhkan, karena walau tidak termakan nantinya akan menjadi pupuk yang akan membantu pertumbuhan pakan alami ikan.
BUDIDAYA IKAN GURAME BUDIDAYA IKAN GURAME
1.
1. Pemeliharaan PembesaranPemeliharaan Pembesaran
Dalam tahapan pembesaran, jumlah benih yang akan dimasukan dalam kolam ini sebanyak Dalam tahapan pembesaran, jumlah benih yang akan dimasukan dalam kolam ini sebanyak 270.000 benih dengan berat sekitar 200-250 gram. Luas kolam yang dibutuh kan 13500 270.000 benih dengan berat sekitar 200-250 gram. Luas kolam yang dibutuh kan 13500 meter persegi, dengan ukuran 20 X 10 meter sebanyak 68 kolam. dengan konstruksi kolam meter persegi, dengan ukuran 20 X 10 meter sebanyak 68 kolam. dengan konstruksi kolam berupa kolam tanah. Kedalaman air kolam sekitar 1 m dari dasar kolam dibuat tidak terlalu berupa kolam tanah. Kedalaman air kolam sekitar 1 m dari dasar kolam dibuat tidak terlalu berlumpur. Masing-masing kolam menampung benih sebanyak 4.000. Ikan yang dipelihara berlumpur. Masing-masing kolam menampung benih sebanyak 4.000. Ikan yang dipelihara dapat berukuran berat 200-250 gram/ekor dan ditebar dengan kepadatan benih ± 1 -2 dapat berukuran berat 200-250 gram/ekor dan ditebar dengan kepadatan benih ± 1 -2 kg/m2. Pakan yang diberikan terdiri dari pelet dengan jumlah pemberian sebanyak 1,5 - 2% kg/m2. Pakan yang diberikan terdiri dari pelet dengan jumlah pemberian sebanyak 1,5 - 2% pada pagi dan sore hari serta daun-daunan sebanyak 5% diberikan pada sore hari. Dalam pada pagi dan sore hari serta daun-daunan sebanyak 5% diberikan pada sore hari. Dalam waktu 4 bulan ikan akan mencapai ukuran konsumsi dengan berat 1kg/ekor.
waktu 4 bulan ikan akan mencapai ukuran konsumsi dengan berat 1kg/ekor. 2.
2. Pemberian PakanPemberian Pakan
Adapun jenis pakan ikan gurame terdiri dari pakan alami (organik) berupa daun-daunan dan Adapun jenis pakan ikan gurame terdiri dari pakan alami (organik) berupa daun-daunan dan pakan buatan (anorganik), berupa pelet. Pakan alami yang digunakan antara lain daun sente pakan buatan (anorganik), berupa pelet. Pakan alami yang digunakan antara lain daun sente merupakan salah satu pakan ikan gurame yang lazim digunakan bahan makanan buatan merupakan salah satu pakan ikan gurame yang lazim digunakan bahan makanan buatan berupa pelet dibuat dari bahan makanan ternak, baik hewani maupun nabati. Dengan berupa pelet dibuat dari bahan makanan ternak, baik hewani maupun nabati. Dengan komposisi 33 bagian tepung ikan, 2 bagian tepung daging dan 65 bagian dedak halus, dengan komposisi 33 bagian tepung ikan, 2 bagian tepung daging dan 65 bagian dedak halus, dengan perhitungan kadar protein keseluruhan adalah sebagai berikut perhitungan kadar protein keseluruhan adalah sebagai berikut (60/10x33)+(80/100x2)+(15/100x65) = 31,1 %. Perhitungan ini diperoleh dari bagan daftar (60/10x33)+(80/100x2)+(15/100x65) = 31,1 %. Perhitungan ini diperoleh dari bagan daftar protein beberapa jenis
protein beberapa jenis makanan makanan Ikan diberi pakan Ikan diberi pakan setiap hari setiap hari sebanyak dua kali sebanyak dua kali dengandengan waktu pemberian pakan pada pagi dan sore hai. Untuk pagi hari ikan diberi pakan alami waktu pemberian pakan pada pagi dan sore hai. Untuk pagi hari ikan diberi pakan alami sedangkan pada sore hari ikan diberi pakan organik (pelet).
sedangkan pada sore hari ikan diberi pakan organik (pelet).
3.
3. Pemeliharaan KolamPemeliharaan Kolam
Setiap habis panen, kolam dibersihkan/kuras. setelah itu dilakukan pemupukan agar Setiap habis panen, kolam dibersihkan/kuras. setelah itu dilakukan pemupukan agar mempengaruhi kesuburan kolam, sehingga bila benih disebarkan, kesuburan ikan akan mempengaruhi kesuburan kolam, sehingga bila benih disebarkan, kesuburan ikan akan terjamin dan pertumbuhan ikan akan cepat.
terjamin dan pertumbuhan ikan akan cepat. 4.
Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos dan cukup mengandung humus. Jenis tanah
dan cukup mengandung humus. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dantersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam.
tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam. 1.
1. Kemiringan Kemiringan tanah tanah yang yang baik baik untuk untuk pembuatan pembuatan kolam kolam berkisar berkisar antara antara 3-5% 3-5% untukuntuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.
memudahkan pengairan kolam secara gravitasi. 2.
2. Ikan Ikan gurame gurame dapat dapat tumbuh tumbuh normal, normal, jika jika lokasi lokasi pemeliharaan pemeliharaan berada berada pada pada ketinggianketinggian 50-400 m dpl.
50-400 m dpl. 3.
3. Kualitas Kualitas air air untuk untuk pemeliharaan pemeliharaan ikan ikan gurame gurame harus harus bersih bersih dan dan dasar dasar kolam kolam tidaktidak berlumpur, tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan berlumpur, tidak terlalu keruh dan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik.
minyak/limbah pabrik. 4.
4. Kolam Kolam dengan dengan kedalaman kedalaman 70-100 70-100 cm cm dan dan sistem sistem pengairannya pengairannya yang yang mengalir mengalir sangatsangat baik bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik ikan gurame. Untuk pemeliharaan secara baik bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik ikan gurame. Untuk pemeliharaan secara tradisional pada kolam khusus, debit air yang diperkenankan adalah 3 liter/detik, sedangkan tradisional pada kolam khusus, debit air yang diperkenankan adalah 3 liter/detik, sedangkan untuk pemeliharaan secara polikultur, debit air
untuk pemeliharaan secara polikultur, debit air yang ideal adalah antara 6-12 yang ideal adalah antara 6-12 liter/detik.liter/detik. 5.
5. Keasaman Keasaman air air (pH) (pH) yang yang baik baik adalah adalah antara antara 6,5-8.6,5-8. 6.
6. Suhu Suhu air air yang yang baik baik berkisar berkisar antara antara 24-28 24-28 derajat derajat C.C. 5.
5. Penyiapan Sarana dan PeralatanPenyiapan Sarana dan Peralatan 1. Kolam
1. Kolam
Jenis kolam yang umum dipergunakan dalam budidaya ikan gurame antara lain: Jenis kolam yang umum dipergunakan dalam budidaya ikan gurame antara lain: 1.
1. Kolam Kolam penyimpanan penyimpanan indukinduk
Kolam ini berfungsi untuk menyimpan induk dalam mempersiapkan kematangan telur dan Kolam ini berfungsi untuk menyimpan induk dalam mempersiapkan kematangan telur dan memelihara kesehatan induk, kolam berupa kolam tanah yang luasnya sekitar 10 meter memelihara kesehatan induk, kolam berupa kolam tanah yang luasnya sekitar 10 meter persegi, kedalamam minimal 50 cm dan kepadatan kolam induk 20 ekor betina dan 10 ekor persegi, kedalamam minimal 50 cm dan kepadatan kolam induk 20 ekor betina dan 10 ekor jantan.
jantan. 2.
2. Kolam Kolam pemijahanpemijahan
Kolam berupa kolam tanah yang luasnya 200/300 meter persegi dan kepadatan kolam induk Kolam berupa kolam tanah yang luasnya 200/300 meter persegi dan kepadatan kolam induk 1 ekor memerlukan 2-10 meter persegi (tergantung dari sistim pemijahan). Adapun syarat 1 ekor memerlukan 2-10 meter persegi (tergantung dari sistim pemijahan). Adapun syarat kolam pemijahan adalah suhu air berkisar antara 24-28 derajat C; kedalaman air 75-100 cm; kolam pemijahan adalah suhu air berkisar antara 24-28 derajat C; kedalaman air 75-100 cm; dasar kolam sebaiknya berpasir. Tempatkan sarana penempel telur berupa injuk
dasar kolam sebaiknya berpasir. Tempatkan sarana penempel telur berupa injuk atau ranting-atau ranting-ranting.
ranting. 3.
3. Kolam Kolam pemeliharaan pemeliharaan benih/kolam benih/kolam pendederanpendederan
Luas kolam tidak lebih dari 50-100 meter persegi. Kedalaman air kolam antara 30-50 cm. Luas kolam tidak lebih dari 50-100 meter persegi. Kedalaman air kolam antara 30-50 cm. Kepadatan sebaiknya 5-50 ekor/meter persegi. Lama pemeliharaan di dalam kolam Kepadatan sebaiknya 5-50 ekor/meter persegi. Lama pemeliharaan di dalam kolam pendederan
pendederan/ipukan antara 3-4 minggu, pada saat benih ikan /ipukan antara 3-4 minggu, pada saat benih ikan berukuran 3-5 cm.berukuran 3-5 cm. 4.
4. Kolam Kolam pembesaranpembesaran
Kolam pembesaran berfungsi sebagai tempat untuk memelihara dan membesarkan benih Kolam pembesaran berfungsi sebagai tempat untuk memelihara dan membesarkan benih selepas dari kolam pendederan. Adakalanya dalam pemeliharaan ini diperlukan beberapa selepas dari kolam pendederan. Adakalanya dalam pemeliharaan ini diperlukan beberapa kolam jaring 1,25
kolam jaring 1,25––1,5 cm. Jumlah penebaran bibit sebaiknya tidak lebih dari 10 ekor/meter1,5 cm. Jumlah penebaran bibit sebaiknya tidak lebih dari 10 ekor/meter persegi.
persegi. 5.
5. Kolam/tempat Kolam/tempat pemberokanpemberokan
Merupakan tempat pembersihan ikan sebelum dipasarkan Adapun cara pembuatan kolam Merupakan tempat pembersihan ikan sebelum dipasarkan Adapun cara pembuatan kolam adalah sebagai berikut:
adalah sebagai berikut: 1.
1. Ukurlah Ukurlah tanah tanah 10 10 x x 10 10 m m (100 (100 m m 2 2 ).). 2.
2. Buatlah Buatlah pematangnya pematangnya dengan dengan ukuran; ukuran; bagian bagian atas atas lebarnya lebarnya 0,5 0,5 m, m, bagian bagian bawahnya bawahnya 11 m dan tingginya 1 m.
3.
3. Pasanglah Pasanglah pipa/bambu pipa/bambu besar besar untuk untuk pemasukan pemasukan dan dan pengeluaran pengeluaran air. air. Aturlah Aturlah tinggitinggi rendahnya, agar mudah memasukkan dan mengeluarkan air.
rendahnya, agar mudah memasukkan dan mengeluarkan air. 4.
4. Cangkullah Cangkullah tanah tanah dasar dasar kolam kolam induk induk agar agar gembur, gembur, lalu lalu diratakan diratakan lagi. lagi. Tanah Tanah akan akan jadijadi lembut setelah diairi, sehingga lobang-lobang tanah akan tertutup, dan air tidak keluar akibat lembut setelah diairi, sehingga lobang-lobang tanah akan tertutup, dan air tidak keluar akibat bocor dari pori-pori itu. Dasar kolam dibuat miring ke arah pintu keluar air.
bocor dari pori-pori itu. Dasar kolam dibuat miring ke arah pintu keluar air. 5.
5. Buatlah Buatlah saluran saluran ditengah-tengah ditengah-tengah kolam kolam induk, induk, memanjang memanjang dari dari pintu pintu masuk masuk air air keke pintu keluar. Lebar saluran itu 0,5 m dan dalamnya 15 cm.
pintu keluar. Lebar saluran itu 0,5 m dan dalamnya 15 cm. 6.
6. Keringkanlah Keringkanlah kolam kolam induk induk dengan dengan 2 2 karung karung pupuk pupuk kandang kandang yang yang disebarkan disebarkan merata,merata, kemudian air dimasukkan. Biarkan selama 1 minggu, agar pupuk hancur dan meresap ke kemudian air dimasukkan. Biarkan selama 1 minggu, agar pupuk hancur dan meresap ke tanah dan membentuk lumut, serta menguji agar kolam tidask bocor. Tinggi
tanah dan membentuk lumut, serta menguji agar kolam tidask bocor. Tinggi air 0,75-1 m.air 0,75-1 m. 2. Peralatan
2. Peralatan
Alat-alat yang biasa digunakan dalam usaha pembenihan ikan gurame diantaranya adalah: Alat-alat yang biasa digunakan dalam usaha pembenihan ikan gurame diantaranya adalah: jala, waring (anco), hapa (kotak dari jaring/kelambu untuk menampung sementara induk jala, waring (anco), hapa (kotak dari jaring/kelambu untuk menampung sementara induk maupun benih), seser, ember-ember, baskom berbagai ukuran, timbangan skala kecil (gram) maupun benih), seser, ember-ember, baskom berbagai ukuran, timbangan skala kecil (gram) dan besar (Kg), cangkul, arit, pisau serta piring secchi (secchi disc) untuk mengukur kadar dan besar (Kg), cangkul, arit, pisau serta piring secchi (secchi disc) untuk mengukur kadar kekeruhan. Sedangkan peralatan lain yang digunakan untuk memanen/menangkap ikan kekeruhan. Sedangkan peralatan lain yang digunakan untuk memanen/menangkap ikan gurame antara lain adalah warring/scoopnet yang halus, ayakan panglembangan diameter gurame antara lain adalah warring/scoopnet yang halus, ayakan panglembangan diameter 100 cm, ayakan penandean diameter 5 cm, tempat menyimpan ikan, keramba kemplung, 100 cm, ayakan penandean diameter 5 cm, tempat menyimpan ikan, keramba kemplung, keramba kupyak, fish bus (untuk mengangkut ikan jarak dekat), kekaban (untuk tempat keramba kupyak, fish bus (untuk mengangkut ikan jarak dekat), kekaban (untuk tempat penempelan telur yang bersifat melekat), hapa dari kain tricote (untuk
penempelan telur yang bersifat melekat), hapa dari kain tricote (untuk penetasan telur secarapenetasan telur secara terkontrol) atau kadang-kadang untuk penangkapan benih, ayakan penyabetan dari terkontrol) atau kadang-kadang untuk penangkapan benih, ayakan penyabetan dari alumunium/bambu, oblok/delok (untuk pengangkut benih), sirib (untuk menangkap benih alumunium/bambu, oblok/delok (untuk pengangkut benih), sirib (untuk menangkap benih ukuran 10 cm keatas), anco/hanco (untuk menangkap ikan), lambit dari jaring nilon (untuk ukuran 10 cm keatas), anco/hanco (untuk menangkap ikan), lambit dari jaring nilon (untuk menangkap ikan konsumsi), scoopnet (untuk menangkap benih ikan yang berumur satu menangkap ikan konsumsi), scoopnet (untuk menangkap benih ikan yang berumur satu minggu keatas), seser (gunanya= scoopnet, tetapi ukurannya lebih besar), jaring berbentuk minggu keatas), seser (gunanya= scoopnet, tetapi ukurannya lebih besar), jaring berbentuk segiempat (untuk menangkap induk ikan atau ikan konsumsi).
segiempat (untuk menangkap induk ikan atau ikan konsumsi). 3.
3. Pemilihan Pemilihan IndukInduk
Ciri-ciri induk ikan gurame yang baik
Ciri-ciri induk ikan gurame yang baik adalah sebagai berikut :adalah sebagai berikut : 1.
1. Memiliki Memiliki sifat sifat pertumbuhan pertumbuhan yang yang cepat.cepat. 2.
2. Bentuk Bentuk badan badan normal normal (perbandingan (perbandingan panjang panjang dan dan berat berat badan badan ideal).ideal). 3.
3. Ukuran Ukuran kepala kepala relatif relatif kecilkecil 4.
4. Susunan Susunan sisik sisik teratur,licin, teratur,licin, warna warna cerah cerah dan dan mengkilap mengkilap serta serta tidakluka.tidakluka. 5.
5. Gerakan Gerakan normal normal dan dan lincah.lincah. 6.
6. Bentuk Bentuk bibir bibir indah indah sepertipisang, sepertipisang, bermulut bermulut kecil kecil dan dan tidak tidak berjanggut.berjanggut. 7.
7. Berumur Berumur antara antara 2-5 2-5 tahun.tahun. 4.
4. Pemeliharaan Pemeliharaan IndukInduk
Induk-induk terpilih (20-30 ekor untuk kolam seluas 10 m 2 ) disimpan dalam kolam Induk-induk terpilih (20-30 ekor untuk kolam seluas 10 m 2 ) disimpan dalam kolam penyimpanan induk. Beri makanan selama dalam penampungan. Untuk setiap induk dengan penyimpanan induk. Beri makanan selama dalam penampungan. Untuk setiap induk dengan berat antara 2-3 kg diberi makanan daun-daunan sebanyak 1/3 kg setiap hari pada sore hari. berat antara 2-3 kg diberi makanan daun-daunan sebanyak 1/3 kg setiap hari pada sore hari. Makanan tambahan berupa dedak halus yang diseduh air panas diberikan 2 kali seminggu Makanan tambahan berupa dedak halus yang diseduh air panas diberikan 2 kali seminggu dengan takaran 1/2 blekminyak tanah setiap kali
dengan takaran 1/2 blekminyak tanah setiap kali pemberian.pemberian. 5.
5. Pemeliharaan Pemeliharaan PembesaranPembesaran Pemeliharaan pembesar
Pemeliharaan pembesaran dapat dilakukan secara polikultur maupun an dapat dilakukan secara polikultur maupun monokultur.monokultur. 1. Polikultur
Ikan gurame dipeliharan bersama ikan tawes, ikan mas, nilem, mujair atau lele. Cara ini lebih Ikan gurame dipeliharan bersama ikan tawes, ikan mas, nilem, mujair atau lele. Cara ini lebih menguntungkan karena pertumbuhan ikan gurame yang cukup lambat.
menguntungkan karena pertumbuhan ikan gurame yang cukup lambat. 2. Monokultur
2. Monokultur
Pada pemeliharaan gurame tersendiri, bibit yang disebar minimal harus berumur 2 bulan. Pada pemeliharaan gurame tersendiri, bibit yang disebar minimal harus berumur 2 bulan. Penebaran bibit sejumlah 500 ekor (ukuran 10-15 cm) diperlukan luas kolam sekitar 1500 Penebaran bibit sejumlah 500 ekor (ukuran 10-15 cm) diperlukan luas kolam sekitar 1500 meter persegi
meter persegi
6. Pemupukan 6. Pemupukan
Pemupukan dapat dilakukan dengan bahan kimia dan pupuk kandang. Pada umumnya Pemupukan dapat dilakukan dengan bahan kimia dan pupuk kandang. Pada umumnya pemupukan hanya dilakukan 1 kali dalam setiap pemeliharaan, dengan maksud untuk pemupukan hanya dilakukan 1 kali dalam setiap pemeliharaan, dengan maksud untuk meningkatkan makanan alami bagi hewan peliharaan. Tahap pertama pemupukan dilakukan meningkatkan makanan alami bagi hewan peliharaan. Tahap pertama pemupukan dilakukan pada waktu kolam dikeringkan. Pada saat ini pupuk yang diberikan adalah pupuk kandang pada waktu kolam dikeringkan. Pada saat ini pupuk yang diberikan adalah pupuk kandang sebanyak 7,5 kg untuk tiap 100 m
sebanyak 7,5 kg untuk tiap 100 m 2 kolam, air disisakan sedi2 kolam, air disisakan sedikit demi sedikit sampai mencapaikit demi sedikit sampai mencapai ketinggian 10 cm dan dibiarkan selama 3 hari. Pada tahap berikutnya pemupukan dilakukan ketinggian 10 cm dan dibiarkan selama 3 hari. Pada tahap berikutnya pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk buatan seperti TSP atau pupuk Urea sebanyak 500 gram untuk dengan menggunakan pupuk buatan seperti TSP atau pupuk Urea sebanyak 500 gram untuk setiap 100 m 2 kolam. Pemberian kedua pupuk tersebut ditebarkan merata ke setiap dasar setiap 100 m 2 kolam. Pemberian kedua pupuk tersebut ditebarkan merata ke setiap dasar dan sudut kolam.
dan sudut kolam. 6.
6. Hama dan Hama dan Penyakit Penyakit 1. Penyakit
1. Penyakit
Gangguan yang dapat menyebabkan matinya ikan adalah penyakit yang disebut penyakit non Gangguan yang dapat menyebabkan matinya ikan adalah penyakit yang disebut penyakit non parasiter dan penyakit yang disebabkan parasit. Gangguan-gangguan non parasiter bisa parasiter dan penyakit yang disebabkan parasit. Gangguan-gangguan non parasiter bisa berupa pencemaran air seperti adanya gas-gas beracun berupa asam belerang atau amoniak; berupa pencemaran air seperti adanya gas-gas beracun berupa asam belerang atau amoniak; kerusakan akibat penangkapan atau kelainan tubuh karena keturunan. Penanggulangannya kerusakan akibat penangkapan atau kelainan tubuh karena keturunan. Penanggulangannya adalah dengan mendeteksi keadaan kolam dan perilaku ikan-ikan tersebut. Memang adalah dengan mendeteksi keadaan kolam dan perilaku ikan-ikan tersebut. Memang diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk mengetahuinya. ikan-ikan yang diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk mengetahuinya. ikan-ikan yang sakit biasanya menjadi kurus dan lamban gerakannya. Gangguan lain yang berupa penyakit sakit biasanya menjadi kurus dan lamban gerakannya. Gangguan lain yang berupa penyakit parasiter, yang diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur dan berbagai mikroorganisme lainnya. parasiter, yang diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur dan berbagai mikroorganisme lainnya. Bila ikan terkena penyakit yang disebabkan parasit,
Bila ikan terkena penyakit yang disebabkan parasit, dapat dikenali sebagai berikut:dapat dikenali sebagai berikut: 1.
1. Penyakit Penyakit pada pada kulit; kulit; pada pada bagian-bagian bagian-bagian tertentu tertentu berwarna berwarna merah merah terutama terutama di di bagianbagian dada, perut dan pangkal sirip.
dada, perut dan pangkal sirip. 2.
2. Penyakit Penyakit pada pada insang; insang; tutup tutup insang insang mengembang. mengembang. Lembaran Lembaran insang insang menjadi menjadi pucat,pucat, kadang-kadang tampak semburat merah dan kelabu
kadang-kadang tampak semburat merah dan kelabu 3.
3. Penyakit Penyakit pada pada organ organ dalam; dalam; perut perut ikan mikan membengkak, embengkak, sisik besisik berdiri. rdiri. PencegahanPencegahan timbulnya penyakit ini dapat dilakukan dengan mengangkat ikan dan melakukan
timbulnya penyakit ini dapat dilakukan dengan mengangkat ikan dan melakukan penjemuranpenjemuran kolam beberapa hari agar parasit pada segala stadium mati. Parasit yang menempel pada kolam beberapa hari agar parasit pada segala stadium mati. Parasit yang menempel pada tubuh ikan dapat disiangi dengan pinset. Pengobatan bagi ikan-ikan yang sudah cukup tubuh ikan dapat disiangi dengan pinset. Pengobatan bagi ikan-ikan yang sudah cukup memprihatikan keadaannya, dapat dilakukan dengan menggunakan bahan
memprihatikan keadaannya, dapat dilakukan dengan menggunakan bahan kimia diantaranya:kimia diantaranya: 1.
1. Pengobatan Pengobatan dengan dengan Kalium Kalium Permanganat Permanganat (PK)(PK) 1.
1. Sediakan air sumur ataSediakan air sumur atau sumber air lainnya yang beu sumber air lainnya yang bersih dalam bak penamrsih dalam bak penampungan sesuaipungan sesuai dengan berat ikan yang akan diobati.
dengan berat ikan yang akan diobati. 2.
2. Buat larutan Buat larutan PK sebanyak 2 PK sebanyak 2 gram/10 liter gram/10 liter atau 1,5 sdatau 1,5 sdt/100 l air.t/100 l air. 3.
3. Rendam ikan yang akan diobati dalam larRendam ikan yang akan diobati dalam larutan tersebut selama 30-60 menit denganutan tersebut selama 30-60 menit dengan diawasi terus menerus.
diawasi terus menerus. 4.
4. Bila belum semBila belum sembuh betul, pengobatabuh betul, pengobatan ulang dan ulang dapat dilakukan pat dilakukan 3 atau 4 ha3 atau 4 hari kemudian.ri kemudian. 2.
2. Pengobatan dengPengobatan dengan Neguvon. Ikaan Neguvon. Ikan direndam pada n direndam pada larutan neguvon dengan 2-3larutan neguvon dengan 2-3,5% selama,5% selama 3 mernit. Untuk pembe-rantasan parasit di kolam, bahan tersebut dilarutkan dalam air hingga 3 mernit. Untuk pembe-rantasan parasit di kolam, bahan tersebut dilarutkan dalam air hingga
konsentrasi 0,1% Neguvon lalu disiramkan ke dalam kolam yang telah dikeringkan. Biarkan konsentrasi 0,1% Neguvon lalu disiramkan ke dalam kolam yang telah dikeringkan. Biarkan selama 2 hari.
selama 2 hari. 3.
3. Pengobatan dengan garPengobatan dengan garam dapur. Hal ini dilakukan di pedesaam dapur. Hal ini dilakukan di pedesaan yang sulit mendapatkaan yang sulit mendapatkann bahan-bahan kimia. Caranya:
bahan-bahan kimia. Caranya: 1.
1. siapkan wadasiapkan wadah yang diisi air h yang diisi air bersih. setiap 10bersih. setiap 100 cc air bersih d0 cc air bersih dicampurkan 1-2 gram (Nicampurkan 1-2 gram (NaCl),aCl), diaduk sampai rata.
diaduk sampai rata. 2.
2. ikan yang sakit direndam dalam larutan tersebut. Tetapikan yang sakit direndam dalam larutan tersebut. Tetapi karena obat ini berbahaya,i karena obat ini berbahaya, lamanya perendaman cukup 5-10 menit saja.
lamanya perendaman cukup 5-10 menit saja. 3.
3. Setelah itu segera ikan dipindaSetelah itu segera ikan dipindahkan ke wadah yang berisi air bersih untuk selanjutnyahkan ke wadah yang berisi air bersih untuk selanjutnya dipindahkan kembali ke dalam kolam.
dipindahkan kembali ke dalam kolam. 4.
4. pengobatan ulang dpengobatan ulang dapat dilakukan apat dilakukan 3-4 hari kemu3-4 hari kemudian dengan cadian dengan cara yang sama.ra yang sama. 2. Hama
2. Hama
Bagi benih gurame musuh yang paling utama adalah gangguan dari ikan liar/pemangsa dan Bagi benih gurame musuh yang paling utama adalah gangguan dari ikan liar/pemangsa dan beberapa jenis ikan peliharaan seperti tawes, gurame dan sepat. Musuh lainnya adalah beberapa jenis ikan peliharaan seperti tawes, gurame dan sepat. Musuh lainnya adalah biawak, katak, ular dan bermacam-macam burung pemangsa.