Pengolahan Sampah Plastik Jenis PP, PET dan PE Menjadi Bahan Bakar Minyak dan Karakteristiknya
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Menurut Edirisooriya et al (2015) hasil analisis GC-MS menunjukkan bahwa konversi sampah plastik PP menjadi bahan bakar diperoleh cairan yang terdiri dari senyawa
Hal ini disebabkan karena plastik PET memiliki titik didih tertinggi dibandingkan bahan lain sehingga tidak terjadinya reaksi sekunder dari proses pirolisis yang dilakukan
Spesimen dibuat sesuai sampel dengan pengujian dilakukan sebanyak 10 kali,dengan hasil nilai rata – rata specimen adalah plastik jenis polypropylene nilai mean energy
PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK JENIS KANTONG KRESEK DAN GELAS MINUMAN MENGGUNAKAN PROSES PIROLISIS MENJADI BAHAN BAKAR MINYAK.. Muhrinsyah Fatimura 1 ,Rensi Sepriyanti 2
Spesimen dibuat sesuai sampel dengan pengujian dilakukan sebanyak 10 kali,dengan hasil nilai rata – rata specimen adalah plastik jenis polypropylene nilai mean energy
Penelitian ini dilakukan untuk mengkonversi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak menggunakan katalis sintetis yang disintesis dari abu terbang batubara yang
Hasil akhir pengolahan sampah PET Berupa minyak Proses pirolisis sendiri dilakukan dengan treatment yang sama, masing-masing sampah plastik sebanyak 4kg dalam reaktor tertutup, untuk
Standar Nilai Kalor Bahan Bakar Minyak Bahan Viskositas mm2/s Referensi Minyak tanah 5831,14 [11] Bensin 11414,45 Standar Bahan Bakar Pertamina Solar 11106,33 Standar Bahan Bakar