N
Noo..11778877, , 2200115 5 KKEEMMEENNKKUUMMHHAAMM. . AAnnggggootta a MMaajjeelliis s PPeennggaawwaass.. O
Orrggaanniissaassii. . PPeennggaannggkkaattaann. . PPeennggggaannttiiaann.. Pencabutan
Pencabutan
PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2015 NOMOR 40 TAHUN 2015 TENTANG TENTANG SUSUNA
SUSUNAN N ORGANORGANISASI, ISASI, TATA CARA TATA CARA PENGANPENGANGKATGKATAN AN ANGGOTANGGOTA,A, PEMBERHENTIAN ANGGOTA, DAN TATA KERJA MAJELIS PENGAWAS PEMBERHENTIAN ANGGOTA, DAN TATA KERJA MAJELIS PENGAWAS
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
Me
Meninimbmbanang g : : a. a. babahwhwa a ununtutuk k memempmpererkukuat at ststruruktktur ur ororgaganinisasasi si mamajejeliliss pengawas dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pengawas dan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Pe
Peraratuturaran n MeMentntereri i HuHukukum m dadan n HHak ak AsAsasasi i MMananususiaia Nomor M .02 . PR . 08 . 10 Tahun 2004 tentang Tata Nomor M .02 . PR . 08 . 10 Tahun 2004 tentang Tata Car
Cara a PePengangangkngkataatan n AngAnggogotata, , PemPemberberhenhentitian an AngAnggotgota,a, S
Suussuunnaan n OOrrggaanniissaassii, , TTaatta a KKeerrjja a ddaan n TTaatta a CaCarraa Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris perlu diganti;
Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris perlu diganti; b
b. . bbaahhwwa a bbeerrddaassaarrkkaan n ppeerrttiimmbbaannggaan n sseebbaaggaaiimmaannaa di
dimamaksksud ud dadallam am huhururuf f a a dadan n ununtutuk k memelalakksasananakakann ke
ketetentntuan uan PaPasal sal 81 81 UnUndandang-g-UndUndang ang NoNomomor r 30 30 TaTahuhunn 2004 tentang Jabatan Notaris sebagaimana telah diubah 2004 tentang Jabatan Notaris sebagaimana telah diubah de
dengngan an UnUndadangng-Un-Undadang ng NoNomomor r 2 2 TaTahun hun 202014 14 tetentntangang Per
Perubahubahan an atas atas UndaUndang-Ung-Undanndang g NomNomor or 30 30 TahuTahun n 20020044 te
tentntang ang JabJabatatan an NoNotatariris, s, peperlrlu u memenetnetapapkakan n PePeraratuturarann M
Meenntteerri i HHuukkuum m ddaan n HHaak k AAssaassi i MMaannuussiia a tteennttaanngg Sus
P
Peemmbbeerrhheennttiiaan n AAnnggggoottaa, , ddaan n TTaatta a KKeerrjja a MMaajjeelliiss Pengawas;
Pengawas;
Me
Mengingingngat at : : 1. 1. UnUndadang-ng-UnUndadang ng NoNomomor r 30 30 TaTahuhun n 202004 04 tetentntang ang JaJababatatann Notaris (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Notaris (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 N
Noommoor r 111177, , TTaambmbaahhan an LLeemmbbaarraan n NNeeggarara a RReeppuubblliikk Indonesia Nomor 4432) sebagaimana telah diubah dengan Indonesia Nomor 4432) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan at
atas as UnUnddanang g NNomomoor r 330 0 TTahahun un 2200004 4 tetentntanang g JaJababatatann Notaris (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Notaris (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 3, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5491);
Nomor 5491); 2
2. . UUnnddaanngg--UUnnddaanng g NNoommoor r 339 9 TTaahhuun n 2020008 8 tteennttaanngg Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
Tahun 2008 2008 Nomor Nomor 166, 166, Tambahan Tambahan Lembaran Lembaran NegaraNegara Republik Indonesia Nomor 4916);
Republik Indonesia Nomor 4916); 3
3. . PPeerraattuurraan n PPrreessiiddeen n NNoommoor r 444 4 TTaahuhun n 2200115 5 tteentntanangg Kem
Kemententerierian an HukHukum um dan dan Hak Hak AsaAsasi si ManManusiusia a (Le(Lembambaranran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 84);
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 84); 4.
4. PerPeratuaturan Menteran Menteri Hukum dan ri Hukum dan Hak AsasHak Asasi i ManManusiusia a NomNomoror 2
29 9 TTahahuun n 2200115 5 tteentntanang g OOrrggaaninissasasi i ddaan n TTatata a KKeerrjjaa Ke
Kemementntereriaian n HuHukukum m dadan n HaHak k AsAsasasi i MaManunusisia a (B(Bererititaa Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1473);
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1473);
MEMUTUSKAN: MEMUTUSKAN: Me
Menenetatapkpkanan: : PEPERARATUTURARAN N MEMENTNTERERI I HUHUKUKUM M DADAN N HAHAK K ASASASASI I MAMANUNUSISIAA TENTANG
TENTANG SUSUNAN SUSUNAN ORGANISASI, ORGANISASI, TATA TATA CARACARA PEN
PENGANGANGKAGKATAN TAN ANGGANGGOTAOTA, , PEMPEMBERBERHENHENTIATIAN N ANGANGGOTGOTA,A, DAN TATA KERJA MAJELIS PENGAWAS.
DAN TATA KERJA MAJELIS PENGAWAS.
Pasal 1 Pasal 1
Dalam Peraturan Menteri ini, yang dimaksud dengan: Dalam Peraturan Menteri ini, yang dimaksud dengan: 1.
1. NoNotatariris s adadalalah ah pepejajababat t umumum um yayang ng beberwrwenenanang g ununtutukk membuat akta autentik dan memiliki kewenangan lainnya membuat akta autentik dan memiliki kewenangan lainnya sebag
sebagaimanaimana a dimadimaksud ksud daladalam m UndangUndang-Undan-Undang g NomoNomor r 3030 Tahun
di
diububah ah dedengngan an UnUndadangng-U-Undndanang g NoNomomor r 2 2 TaTahuhun n 20201414 te
tentntanang g PePerurubabahan han atatas as UnUndadang ng NoNomomor r 30 30 TaTahuhun n 20200404 tentang Jabatan Notaris atau berdasarkan undang-undang tentang Jabatan Notaris atau berdasarkan undang-undang lainnya.
lainnya. 2.
2. MajMajelielis s PengPengawas awas NoNotartaris is yang yang selselanjanjutnutnya ya disdisebuebut t MajMajelieliss P
Peennggaawwaas s adadaallaah h ssuuaattu u bbaaddaan n yyaanng g mmeemmppuunnyyaaii k
keewweennaannggaan n ddaan n kkeewwaajjiibbaan n uunnttuuk k mmeellaakkssaannaakkaann pembinaan dan pengawasan terhadap Notaris
pembinaan dan pengawasan terhadap Notaris 3.
3. OrganiOrganisasi Notaris adalah organisasasi Notaris adalah organisasi profesi jabatan Notarissi profesi jabatan Notaris yang
yang berbentuk berbentuk perkumpulan perkumpulan yang yang berbadan berbadan hukum.hukum. 4.
4. PePengngawawasasan an adadalalah ah kekegigiatatan an yayang ng bebersrsififat at prprevevententif if dadann kurati
kuratif f termastermasuk uk kegiakegiatan tan pembipembinaan naan yang dilakukan olehyang dilakukan oleh Majel
Majelis is PengawPengawas as terhadterhadap ap NotarNotaris.is. 5.
5. MeMentntereri i adadalalah ah mementntereri i yayang ng memenynyelelenenggggararakakan an ururususanan pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia. pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia. 6.
6. KantoKantor Wilayah adalah kantor wilar Wilayah adalah kantor wilayah Kementeryah Kementerian Hukumian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
dan Hak Asasi Manusia. 7.
7. DirDirektektur ur JenJenderderal al adaadalah lah DirDirektektur ur JenJenderderal al AdmAdminiinistrstrasiasi Hukum Umum.
Hukum Umum. 8.
8. UndUndangang-Und-Undang ang adaladalah ah UndUndang-ang-UndUndang ang NomNomor or 30 30 TahTahunun 200
2004 4 tententantang g JabJabataatan n NotNotariaris s sebsebagaiagaimana mana teltelah ah diudiubahbah de
dengngan an UnUndadangng-U-Undndanang g NoNomomor r 2 2 TaTahuhun n 202014 14 tetentntanangg Pe
Perurubabahahan n atatas as UnUndadang ng NoNomomor r 30 30 TaTahuhun n 202004 04 tetentntangang Jabatan
Jabatan Notaris.Notaris. 9.
9. HarHari adalai adalah h harhari kerjai kerja..
BAB II BAB II SUSUNA
SUSUNAN N ORGANORGANISASI ISASI MAJELMAJELIS IS PENGPENGAWAS AWAS NOTARNOTARISIS
Bagian Kesatu Bagian Kesatu Umum Umum Pasal 2 Pasal 2 (1
(1) ) PePengngawaawasasan n atatas as NoNotatariris s didilalakukukakan n ololeh eh MeMentntereri.i.
((22) ) DDaallaam m mmeellaakkssaannaakkaan n pepennggaawwaassaan n sseebbaaggaaiimmaannaa d
diimmaakkssuud d ppadada a ayayat at ((11) ) MMeenntteerri i mememmbbeentntuk uk MMajajeelliiss Pengawas.
Pasal 3 Pasal 3 (1) Majelis Pengawas terdiri atas: (1) Majelis Pengawas terdiri atas:
a.
a. MajMajelielis Pes Pengangawas was DaeDaerahrah;; b.
b. MajMajelielis Pengs Pengawaawas Wilas Wilayahyah; dan; dan c.
c. MajMajelielis Ps Pengengawaawas Ps Pusausat.t. (2
(2) ) MaMajejelilis s PePengngawawas as sesebabagaigaimamana na didimakmaksusud d papada da ayayat at (1)(1) me
melalaksksananakakan an PePengangawawasan san dadan n pepembimbinaanaan n teterhrhadadapap Notaris untuk dan atas nama Menteri.
Notaris untuk dan atas nama Menteri.
Pasal 4 Pasal 4 (1)
(1) MajMajelielis s PenPengawgawas as DaeDaerah rah sebsebagaiagaimana mana dimdimaksuaksud d daldalamam Pa
Pasasal l 3 3 ayayat at (1(1) ) huhururuf f a a didibebentntuk uk ololeh eh KeKepapala la KaKantntoror Wilayah atas nama Menteri dan berkedudukan di ibukota Wilayah atas nama Menteri dan berkedudukan di ibukota kabupaten/ kota.
kabupaten/ kota. (2
(2) P) Pemembebentntukukan an MaMajejelilis s PePengngawawas as DaDaererah ah sesebabagagaimimananaa dimaksud pada ayat (1) dilakukan jika di kabupaten/kota dimaksud pada ayat (1) dilakukan jika di kabupaten/kota tteellaah h ddiiananggkkaat t ppaalliinng seg seddiikkiit t 112 2 ((dduua a bbeellasas) ) oorraanngg Notaris.
Notaris.
Pasal 5 Pasal 5
Majelis Pengawas Wilayah sebagaimana dimaksud dalam Majelis Pengawas Wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasa
Pasal 3 ayat (1l 3 ayat (1)hu)huruf ruf b b dibdibententuk uk oleoleh h DirDirektektur ur JenJenderderal al ataatass nama Menteri dan berkedudukan di ibukota Provinsi.
nama Menteri dan berkedudukan di ibukota Provinsi.
Pasal 6 Pasal 6
Majelis Pengawas Pusat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 Majelis Pengawas Pusat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf c dibentuk oleh Menteri dan berkedudukan di ayat (1) huruf c dibentuk oleh Menteri dan berkedudukan di ibuko
ibukota ta Negara Republik Negara Republik IndonesIndonesia.ia.
Pasal 7 Pasal 7 (1)
(1) MajMajelielis s PenPengawgawas as sebsebagaiagaimana mana dimdimaksaksud ud daldalam am PasaPasal l 33 terdiri atas unsur:
terdiri atas unsur: a.
a. pepememeririntntahah;; b.
b. OrgOrganianisasi sasi NotNotariaris; ds; danan c.
(2
(2) ) MaMajejelilis s PePengangawawas s sesebabagagaimimana ana didimakmaksud sud papada da ayayat at (1(1)) beranggotakan 9 (sembilan) orang yang terdiri atas:
beranggotakan 9 (sembilan) orang yang terdiri atas: a. 1 (satu) orang ketua merangkap anggota;
a. 1 (satu) orang ketua merangkap anggota;
b. 2 (dua) orang wakil ketua merangkap anggota; dan b. 2 (dua) orang wakil ketua merangkap anggota; dan c. 6 (enam) orang anggota.
c. 6 (enam) orang anggota.
(3) Ketua dan wakil ketua Majelis Pengawas harus berasal dari (3) Ketua dan wakil ketua Majelis Pengawas harus berasal dari
un
unsusur r yayang ng beberbrbededa a dadan n didipipililih h dadari ri dadan n ololeh eh ananggggototaa Majelis Pengawas.
Majelis Pengawas. (4
(4) ) PePemimililihahan n kekettua ua dadan n wawakikil l kketetua ua MMajajelelis is PePengngawawasas dilakukan secara musyawarah.
dilakukan secara musyawarah. (5)
(5) DalDalam am hal hal pempemiliilihan han secsecara ara musmusyawayawarah rah tidtidak ak menmencapacapaii ka
kata ta sesepakpakatat, , pepemimililihahan n keketutua a dan dan wawakikil l keketutua a MaMajejeliliss Pengawas dilakukan dengan cara pemungutan suara.
Pengawas dilakukan dengan cara pemungutan suara.
Bagian Kedua Bagian Kedua Persyaratan Pengangkatan Persyaratan Pengangkatan Pasal 8 Pasal 8 (1)
(1) UntUntuk uk dapdapat at diadiangkngkat at menjmenjadi adi angganggota ota MajMajelielis s PengPengawasawas harus
harus memenuhmemenuhi i persypersyaratan sebagai aratan sebagai berikberikut:ut: a.
a. berkberkewargewarganeganegaraan araan IndonIndonesiaesia;; b.
b. berbertaktakwa kwa kepaepada da TuhTuhan Yan Yang ang MahMaha Ea Esa;sa; c.
c. berpberpendiendidikan dikan palipaling ng rendrendah ah sarjsarjana ana hukurhukurn,n, d.
d. sehsehat at jajasmasmani ni dan dan rohrohaniani;; e.
e. tidtidak ak nernernah nah melmelakukakukan pan perberbuatuatan tan tercercelaela:: f.
f. ttididak ak pepernrnah ah didihuhukukum m kakarerena na memelalakukukakan n titindndakak pi
pidadana na kekejajahathatan an yayang ng tetelalah h memempmpununyayai i kekekukuatatanan hukum tetap;
hukum tetap; g.
g. tidtidak dak dalam alam keadkeadaan paaan pailiilit; dat; dann h.
h. berberpenpengalgalaman dalaaman dalam m bidbidang hukum paliang hukum paling singkng singkat 3at 3 (tiga) tahun.
(tiga) tahun.
((22) ) SSeellaaiin n haharruus s mememmeennuuhi hi peperrssyyaarraattaan n sesebbaaggaaiimmaannaa dim
dimaksuaksud d padpada a ayat (1), ayat (1), bagbagi i calcalon on angganggota yang ota yang berberasaasall dari unsur ahli/akademisi bukan merupakan advokat atau dari unsur ahli/akademisi bukan merupakan advokat atau penase
(3
(3) ) PePersrsyayararatatan n sesebabagagaimimana ana didimakmaksusud d papada da ayayat at (1(1) ) hahamsms dibuktikan dengan melampirkan dokumen:
dibuktikan dengan melampirkan dokumen: a.
a. fofototokokopi pi kakartrtu u tatandnda a pependndududuk uk atatau au tatandnda a bubuktkti i didiriri lain yang sah;
lain yang sah; b.
b. fofototokokopi pi ijijazazah ah sasarjrjanana a huhukukum m yayang ng didisasahkhkan an ololeheh ffaakkuullttaas s hhuukkuum m aattaau u peperrgguurruuaan n ttiinnggggi i yyaanngg bersangkutan;
bersangkutan; c.
c. sursurat keteat keteranrangan sehagan sehat jasmat jasmani dan rohani dan rohani dari dokni dari dokterter rumah
rumah sakit pemerintahsakit pemerintah;; d.
d. surat surat pernyapernyataan ttaan tidak idak pernah pernah dihukudihukum;m; e.
e. sursurat perat pernyatnyataan tiaan tidak pedak pernah prnah pailiailit; dant; dan f.
f. dafdaftar riwtar riwayaayat hidup yat hidup yang dileng dilekatkatkan paskan pasfotfoto berwao berwarnarna terbaru.
terbaru.
((44) ) AAnnggggootta a MMaajjeelliis s PPeengngaawwaas s ddiiaannggkkaat t oolleeh h MMeentnteerrii berdasarkan usulan yang diajukan kepada dan/atau yang berdasarkan usulan yang diajukan kepada dan/atau yang ditunjuk Menteri.
ditunjuk Menteri.
Pasal 9 Pasal 9 (1)
(1) AnggotAnggota a MajelMajelis is PengawPengawas as Daerah Daerah sebagasebagaimana imana dimaksdimaksudud dalam Pasal 4 terdiri atas:
dalam Pasal 4 terdiri atas: a.
a. 3 (ti3 (tiga) oga) orang yrang yang berang berasaasal dari ul dari unsunsur pemer pemerinrintah yatah yangng d
diiuussuullkkan an oolleeh h KKeeppaalla a DDiivviissi i PPeellaayyaananan n KKaantntoorr Wilayah;
Wilayah; b.
b. 3 3 (t(tigiga) a) ororanang g yayang ng beberarasasal l dadari ri ununsusur r NoNotatariris s yayangng d
diuiususulklkan an ooleleh h PePengngururus us DaDaererah ah IkIkatatan an NNototararisis Indones
Indonesia; ia; dandan c.
c. 3 (ti3 (tiga) oga) oranrang yang beg yang berasrasal daral dari unsui unsur ahlir ahli/ak/akadeademismisii yang
yang diusdiusulkaulkan n oleh oleh dekadekan n fakfakultaultas s hukhukum um setesetempatmpat at
atau au ahahlili/a/akakadedemimisi si yayang ng diditutunjnjuk uk ololeh eh KeKepapalala Kantor Wilayah.
Kantor Wilayah.
((22) ) DDaallaam m hhaal l ppaadda a kkaabbuuppaatteenn/ / kkootta a tteerrtteennttu u ttiiddaakk mem
mempunypunyai ai fakfakultultas as hukhukum um ataatau u seksekolaolah h tintinggi ggi hukhukum,um, penunjukan unsur ahli/akademisi ditentukan oleh Kepala penunjukan unsur ahli/akademisi ditentukan oleh Kepala Kantor Wilayah atau pejabat yang ditunjuk.
Kantor Wilayah atau pejabat yang ditunjuk.
di
dilalakukukakan n ooleleh h mamasisingng-m-masasining g ununsusur r beberdrdasasararkakann pe
permrminintataaaaan n KeKepapala la KaKantntor or WiWilalayayah, h, atatau au pepejajababat t yayangng ditunjuk oleh Menteri dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) ditunjuk oleh Menteri dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) Ha
Hari ri teterhrhititung ung sesejajak k tatangnggagal l pepermrminintataan an diditeteririma ma yayangng dibuk
dibuktikan dengan tikan dengan tanda tanda peneripenerimaan.maan.
((44) ) DDaallaam m hahal l uussuullan an yyanang g ddiissamamppaaiikkaan n sseebbaaggaaiimmaanana di
dimakmaksusud d papada da ayaayat t (1(1) ) titidadak k didisesetutujuijui, , KeKepalpala a KaKantntoror W
Wiillaayyaah h ddaappaat t mmeemmiinntta a uussuullaan n bbaarru u ddeennggaann me
mempmpererhathatikikan an keketetentntuauan n jajangngka ka wawaktktu u sesebabagagaimimanaana dimaksud pada ayat (3).
dimaksud pada ayat (3). (5)
(5) ApabApabila dalam ila dalam jangjangka ka waktwaktu u sebasebagaigaimana dimaksumana dimaksud d padapada ayat (3)
ayat (3) tidtidak ak ada ada pengpengusulusulan an yang disampayang disampaikaikan, n, KepaKepalala Ka
Kantontor r WilWilayaayah h dapdapat at memenunnunjujuk k calcalon on anganggogota ta MaMajejeliliss Pe
Pengangawawas s DaeDaerah rah dedengangan n memmemperperhathatikikan an pepersyrsyaraaratatann sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8.
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8. (6
(6) Dala) Dalam m hahal l pepersrsyayaratratan an tetelalah h teterprpenenuhiuhi, , KeKepapala la KaKantntoror Wilayah atas nama Menteri menerbitkan surat keputusan Wilayah atas nama Menteri menerbitkan surat keputusan pengang
pengangkatan katan anggotanggota a MajelMajelis is PengawaPengawas s Daerah.Daerah.
Pasal 10 Pasal 10
(1) Anggota Majelis Pengawas Wilayah sebagaimana dimaksud (1) Anggota Majelis Pengawas Wilayah sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 5 terdiri atas: dalam Pasal 5 terdiri atas: a.
a. 3 3 (t(tigiga) a) oorarang ng yayang ng bbererasasal al dadari ri ununsusur r pepememeririntntahah yang
yang diusulkan diusulkan oleh oleh Kepala Kepala Kantor Kantor Wilayah;Wilayah; b.
b. 3 3 (t(tigiga) oraa) orang yanng yang g beberarasasal l dadari unsri unsur Notur Notararis yanis yangg di
diususululkakan n ololeh eh PePengngururus us WiWilalayayah h IkIkatatan an NoNotataririss Indones
Indonesia; ia; dandan c.
c. 3 (ti3 (tigaga) ora) orang yanng yang berg berasasal daral dari unsui unsur ahlr ahli/i/akakadadememisisii yang
yang diusulkan diusulkan oleh oleh dekan dekan fakultas fakultas hukum hukum setempatsetempat at
atau au ahahlili/a/akakadedemimisi si yayang ng diditutunjnjuk uk ololeh eh DiDirerektkturur Jenderal
Jenderal atas atas nama nama Menteri.Menteri. (2
(2) ) DaDalalam m hahal l papada da prprovovininsi si tterertetentntu u titidadak k memempmpununyyaiai ffaakkuullttaas s huhukkuum m aattau au ppeerrgguurruuaan n ttiingngggi i hhuukkuumm,, pe
penununjnjukukan an ununsusur r ahlahli/i/akakadadememisisi i diditetentntukukan an ololeheh Direktur Jenderal atas nama Menteri.
((33) ) PePenngugususullaan n ssebebaagagaiimamana na ddiimmakaksusud d ppadada a ayayaat t ((1)1) di
dilalakukukakan n ololeh eh mamasisingng-m-masasining g ununsusur r beberdrdasasararkakann pe
permrminintataaaaan n DiDirerektktur ur JeJendndereral al dadalalam m jajangngka ka wawaktktuu paling lama 30 (tiga puluh) Hari terhitung sejak tanggal paling lama 30 (tiga puluh) Hari terhitung sejak tanggal pe
permrminintataan an diditeteririma ma yayang ng didibubuktktikikan an dedengngan an tatandndaa penerimaan.
penerimaan. (4
(4) ) DaDalalam m hahal l ususululan an yayang ng ddisisamampapaikikan an sesebabaggaiaimamanana di
dimamaksksud ud papadda a ayayat at (1(1) ) ttididak ak ddisisetetujujuiui, , DDirirekektturur Jenderal
Jenderal dapat dapat meminta meminta usulan usulan bare bare dengandengan mem
memperperhathatikaikan n ketketententuan uan janjangka gka wakwaktu tu sebsebagaiagaimanamana dimaksud pada ayat (3).
dimaksud pada ayat (3).
(5) Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (5) Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat ((22) ) tteellaah h lleewwaat t ddaan n ttiiddaak k aadda a ppeenngguussuullaan n yyaanngg dis
disampaampaikaikan, n, DirDirektektur ur JendJenderaeral l dapdapat at menmenunjuunjuk k calcalonon a
annggggootta a MMaajjeelliis s PPeennggaawwaas s WWiillaayyaah h ddeennggaann me
mempmpererhahatitikakan n perpersysyaraaratatan n sesebabagaigaimamana na didimamaksksudud dalam Pasal 8.
dalam Pasal 8.
(6) Dalam hal persyaratan telah terpenuhi, Direktur Jenderal (6) Dalam hal persyaratan telah terpenuhi, Direktur Jenderal
a
attaas s nnamama a MMeentnteerri i mmeenneerrbbiittkkaan n ssuurraat t kkeeppuuttuussaann pengang
pengangkatan katan anggotanggota a MajelMajelis is PengawaPengawas s WilayWilayah.ah.
Pasal 11 Pasal 11 (1)
(1) AngAnggotgota a MajMajelielis s PenPengawgawas as PusPusat at sebasebagaigaimana mana dimdimaksaksudud dalam Pasal 6 terdiri atas:
dalam Pasal 6 terdiri atas: a.
a. 3 (tig3 (tiga) orana) orang yang berasg yang berasal dari unsal dari unsur pemerur pemerintintah yangah yang diu
diusulsulkan kan oleoleh h DirDirektektur ur JenJenderderal al ataatau u yanyang g ditditunjunjukuk oleh Menteri;
oleh Menteri; b.
b. 3 3 (t(tigiga) a) ororanang g yayang ng beberarasasal l dadari ri ununsusur r NoNotatariris s yayangng d
diiuussuullkkan an oolleeh h PPeengnguurruus s PPuussaat t IIkkatatan an NNoottaarriiss Indones
Indonesia; ia; dandan c . 3 (
c . 3 ( t it i g a ) g a ) o r ao r a n g n g y a ny a n g bg b e r ae r a s a l s a l d a rd a r i ui u n s un s u rr ah
ahlili/ak/akadeademimisi si yayang ng didiususululkakan n ololeh eh dedekakan n fafakukultltasas h
huukkuum m yyaanng g mmeemmppuunnyyaai i pprrooggrraam m MMaaggiisstteerr Ken
Kenotaotariariatan tan ataatau u ahliahli/ak/akadeademismisi i yang yang ditditunjunjuk uk oleolehh Menteri.
(2
(2) ) PePenngugususullaan n ssebebagagaiaimamanna a ddiimamakksusud d papadda a ayayaat t ((1)1) di
dilalakukukakan n ololeh eh mamasisingng-m-masasining g ununsusur r beberdrdasasararkakann per
perminmintaataan n MenMenterteri i ataatau u pejpejabaabat t yanyang g ditditunjunjuk uk daldalamam jangka
jangka waktu waktu paling paling lama lama 30 30 (tiga (tiga puluh) puluh) Hari Hari terhitunterhitungg se
sejajak k tatangnggagal l pepermrminintataan an diditeteririma ma yayang ng didibubuktktikikanan dengan tanda penerimaan.
dengan tanda penerimaan.
((33) ) DDaallam am hahal l uussuullaan n yyaanng g ddiissaammppaaiikkaan n sseebbaaggaaiimmaannaa di
dimamaksksud ud papada da ayayat at (1(1) ) titidadak k didisesetutujujui, i, MeMentntereri i dadapapatt meminta usulan baru dengan memperhatikan ketentuan meminta usulan baru dengan memperhatikan ketentuan jangka
jangka waktu waktu sebagaimana sebagaimana dimaksud dimaksud pada pada ayat ayat (2).(2).
(4) Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (4) Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat ((22) ) tteellaah h lleewwaat t ddaan n ttiiddaak k aadda a ppeenngguussuullaan n yyaanngg dis
disampampaikaikan, an, MenMenteteri ri dapdapat at menmenunjunjuk uk calcalon on anganggogotata M
Maajjeelliis s PPeengngaawwaas s PPuussaat t ddeennggan an mmeemmppeerrhhaattiikkaann persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8.
persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8.
((55) ) DDaallaam m hhaal l ppeerrssyyaarraattaan n tteellaah h tteerrppeennuuhhii, , MMeenntteerrii me
menenerbrbititkakan n susurarat t kekepupututusasan n pepengnganangkgkatatan an ananggggototaa Majel
Majelis is PengawaPengawas s Pusat.Pusat.
Pasal 12 Pasal 12 (1)
(1) MajMajelielis s PenPengawgawas as sebsebeluelum m melmelaksaksanakanakan an wewwewenaenang ng dandan ttuuggasasnnyya a mme e nngguuc c aappkkaan n ssuummppaah h / / jjaanjnji i jjaabbaattaan n ddii hadapan pejabat
hadapan pejabat yang yang mengangmengangkatnyakatnya.. (2)
(2) LafaLafal l sumsumpahpah/ja/janji nji sebsebagaagaimaimana na dimdimaksaksud ud padpada a ayaayat t (1)(1) adalah:
adalah:
"Saya bersumpah/berjanji: "Saya bersumpah/berjanji:
Bahwa saya akan patuh dan setia kepada negara Republik Bahwa saya akan patuh dan setia kepada negara Republik In
Indodonenesisia, a, PPanancacasisilala, , UnUndadangng-U-Undndanang g DaDasasar r NNegegararaa Rep
Republublik ik IndoIndonesinesia a TahTahun un 1941945, 5, UndaUndang-Ung-Undandang ng tententantangg Jabatan
Jabatan Notaris, Notaris, dan dan peraturan peraturan perundangundanganperundangundangan lainnya.
lainnya. B
Bahahwa wa sasaya ya ununtutuk k didianangkgkat at sesebabagagai i ananggggoota ta MMajajelelisis Pen
Pengawgawas, as, baibaik k lanlangsugsung ng maupmaupun un tidtidak ak langlangsungsung, , dendengangan n
naamma a aattaau u ddaalliih h aappaappuun n jjuugga a ttiiddaak k mmeemmbbeerri i aattauau menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun juga. menyanggupi akan memberi sesuatu kepada siapapun juga.
Ba
Bahwhwa a sasaya ya akakan an memememegagang ng rahrahasasia ia hashasil il pepememeririksksaaaann ata
atau u segsegala ala sessesuatuatu u yanyang g menumenurut rut perperatuaturan ran perperundundang ang--undangan atau menurut sifatnya harus dirahasiakan.
undangan atau menurut sifatnya harus dirahasiakan. Ba
Bahwhwa a sasaya ya titidadak k akakan an memeneneririma ma hahadidiah ah atatau au susuatatuu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga, yang saya pemberian berupa apa saja dari siapapun juga, yang saya tahu atau patut dapat menduga, bahwa is mempunyai hal tahu atau patut dapat menduga, bahwa is mempunyai hal yang
yang bersangkbersangkutan utan atau atau mungkin mungkin bersangkbersangkutan utan dengandengan jabatan
jabatan atau atau pekerjaan pekerjaan sayasaya Ba
Bahwhwa a dadalalam m memenjnjalalankankan an jajababatatan n ataatau u pepekekerjrjaan aan sasaya,ya, sa
saya ya sesenanantntiaiasa sa akakan an lelebibih h mememementntiningkgkan an kekepepentntiningagann negara dari pada kepentingan saya sendiri, seseorang, atau negara dari pada kepentingan saya sendiri, seseorang, atau golongan.
golongan. B
Baahhwwa a ssaayya a sseennaannttiiaassa a aakkaan n mmeennjjuunnjjuunng g ttiinnggggii kehormatan negara dan pemerintah.
kehormatan negara dan pemerintah.
Bahwa saya akan bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan Bahwa saya akan bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan semang
semangat at untuk untuk kepentkepentingan ingan negara"negara"..
Bagian ketiga Bagian ketiga Pemberhentian Pemberhentian Pasal 13 Pasal 13 (1)
(1) AngAnggotgota a MajMajelielis s PenPengawgawas as dibdiberherhentientikan kan dendengan gan hormhormatat dari
dari jabatjabatannya annya karenakarena:: a.
a. menmeninginggal gal dundunia;ia; b.
b. teltelah berah berakhiakhir masa jar masa jabatbatannyannya;a; c.
c. perperminmintaataan n sensendirdiri;i; d.
d. pinpindah dah wilwilayaayah keh kerjarja;; e.
e. ttididak ak memengnghahadidiri ri rarappat at dadan/n/atatau au sisidadang ng MMajajelelisis Pengawas sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut atau 6 Pengawas sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut atau 6 (en
(enam) am) kalkali i tidtidak ak berberturturut-ut-turturut ut daldalam am masa masa 1 1 (sa(satu)tu) tahun
tahun jabatjabatan;an; f.
f. ttididak ak cacakakap p dadallam am memellakakukukan an peperbrbuauatatan n huhukukumm berdasarkan usul dari Majelis Pengawas;
berdasarkan usul dari Majelis Pengawas; g.
g. kehilkehilangan angan kewargkewarganegaranegaraan aan IndonesIndonesia;ia; h.
h. tidak tidak sehat jsehat jasmani dasmani dan/atau an/atau rohanirohani; dan/at; dan/atauau i.
(2
(2) ) AnAnggggotota a MaMajejelilis s PePengangawawas s didibeberherhentntikikan an dedengngan an titidadakk hormat dari jabatannya karena:
hormat dari jabatannya karena: a.
a. dipdipidaidana na berberdasdasarkarkan an putputusausan n penpengadgadilailan n yanyang g teltelahah mem
memperperoleoleh h kekkekuatuatan an hukuhukum m tettetap ap dengdengan an ancaancamanman pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;
pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;
b. telah melanggar sumpah jabatan berdasarkan usul dari b. telah melanggar sumpah jabatan berdasarkan usul dari
Majelis Pengawas. Majelis Pengawas. (3
(3) ) DaDalam lam hal hal anganggogota ta MaMajejelilis s PenPengagawas was dididugduga a melmelakuakukankan ti
tindndak ak pipidadana na dadan n diditetetatapkpkan an sesebabagagai i tetersrsanangkgka a atatauau te
terdrdakwakwa, a, yanyang g berbersansangkugkutan tan dibdiberherhententikaikan n sesemenmentartaraa d
daari ri jjababatataannnnyya a ssaammpapai i ddiikkeeluluaarrkakannnnyya a ppututuusasann pe
pengngadadililan an yayang ng tetelalah h memempmpererololeh eh kekekukuatatan an huhukukumm tetap.
tetap.
Pasal 14 Pasal 14
Anggota Majelis Pengawas yang berasal dari unsur Organisasi Anggota Majelis Pengawas yang berasal dari unsur Organisasi No
Notatariris s IndIndononesesia ia kakarerena na huhukukum m beberhrhenenti ti sesebabagagai i anganggogotata Majelis Pengawas dalam hal:
Majelis Pengawas dalam hal: a.
a. yyaanng g bbeerrssananggkkuuttan an ddiibbeerrhheentntiikkaan n sseemmeentntaarra a ddararii jabatannya
jabatannya selaku selaku Notaris Notaris berdasarkan berdasarkan ketentuan ketentuan Pasal Pasal 99 Undang-Undang; atau
Undang-Undang; atau b.
b. yang bersangkyang bersangkutan diberheutan diberhentikan dengan tidak hormat darintikan dengan tidak hormat dari jabatannya
jabatannya selaku selaku Notaris Notaris berdasarkan berdasarkan ketentuan ketentuan Pasal Pasal 1212 Undang-Undang. Undang-Undang. Bagian Keempat Bagian Keempat Pergantian Antarwaktu Pergantian Antarwaktu Pasal 15 Pasal 15 (1)
(1) DalDalam am hal hal terterjadi kekosojadi kekosongan ngan angganggota ota MajMajelielis s PengPengawasawas kare
karena na terjterjadi adi pembpemberheerhentiantian n dengdengan an hormhormat at atau atau tidtidakak deng
dengan an dengdengan an hormhormat at maka maka MentMenterieri, , DirDirektektur ur JendJenderaleral,, at
atau au KeKepapala la KaKantntoor r WiWilalayayah h dadapapat t mememimintnta a kekepapadada masi
masing-mng-masinasing g unsuunsur r untuuntuk k mengmengajukajukan an calocalon n angganggotaota s
seebbaaggaai i ppeennggggaanntti i aannttaarrwwaakkttu u aannggggootta a yyaanngg diberhentikan.
(2
(2) Ke) Ketetentuntuan an penpenunjunjukaukan n anganggotgota a penpenggagganti nti antantararwakwaktutu s
seebbaaggaaiimmaanna a ddiimmaakkssuud d ppaadda a aayyaat t ((11) ) tteettaapp me
mempmpererhahatitikakan n pepersrsyayararatatan n sesebabagagaimimanana a didimamaksksudud dalam Pasal 8.
dalam Pasal 8. (3)
(3) MasMasa a jabjabataatan n anganggotgota a penpenggagganti nti antantarwarwaktaktu u adaadalah lah sissisaa masa jabatan anggota yang digantikan.
masa jabatan anggota yang digantikan.
Bagian Kelima Bagian Kelima
Sekretariat Majelis Pengawas Notaris Sekretariat Majelis Pengawas Notaris
Pasal 16 Pasal 16
Dalam melaksanakan tugasnya Majelis Pengawas dibantu oleh Dalam melaksanakan tugasnya Majelis Pengawas dibantu oleh majeli
majelis s pemeripemeriksa ksa dan dan sekretsekretariat Majelis ariat Majelis PengawPengawas.as.
Pasal 17 Pasal 17
((11) ) MMaajjeelliis s pepemmeerriikkssa a bbeerrttuuggaas s uunnttuuk k mmeellaakkuukkaann pemeriksaan awal dan persiapan persidangan.
pemeriksaan awal dan persiapan persidangan. (2
(2) ) MaMajejelilis pems pemererikiksa sesa sebagbagaiaimanmana dima dimakaksusud padd pada ayaa ayat (1)t (1) dibantu oleh 1 (satu) orang sekretaris sidang.
dibantu oleh 1 (satu) orang sekretaris sidang.
Pasal 18 Pasal 18 (1
(1) ) MaMajejelilis s PePengngawawas as didibabantntu u ololeh eh sesekkreretataririat at MMajajelelisis Pengawas.
Pengawas.
((22) ) SeSekkrreettaarriiaat t MMajajeelliis s PPeennggaawwaas s DDaaeerrah ah ddaan n MMaajjeelliiss Pe
Pengngawawas as WiWilalayayah h memempmpununyayai i tutugagas s memembmbererikikanan du
dukukungngan an adadmimininiststrarasisi, , ttekekninis s ppememererikiksasaan an dadann pe
penynyususununan an prprogograram m kekerjrja, a, ananggggararanan, , dadan n lalapoporarann kepada
kepada MajelMajelis is PengawPengawas.as. (3
(3) ) SekSekreretataririat Majat Majelelis Penis Pengagawawas Pusas Pusat mempt mempununyayai tugai tugass me
melalakukukakan n pepembmbininaaaan n adadmimininiststrarasisi, , susumbmber er dadayaya man
manususiaia, , anganggagararan, n, sasararana na dadan n prprasasararanana, a, sesertrta a tatatata kelola persidangan Majelis Pengawas Notaris.
kelola persidangan Majelis Pengawas Notaris. (4
(4) ) SeSekrkretetarariaiat t MaMajejelilis s PePengngawawas as sesebabagagaimimanana a didimamaksksudud pa
pada da ayayat at (2(2) ) dadan n ayayat at (3(3) ) haharurus s memempmpununyayai i kakantntoror dalam wilayah kerja Majelis.
(5
(5) ) TeTempmpat at kekedudududukakan n kakantntor or sesekrkretetarariaiat t sesebabagagaimimananaa dimaksud pada ayat (4), untuk tingkat:
dimaksud pada ayat (4), untuk tingkat: a.
a. MaMajejelilis s PePengangawas was DaeDaerah rah beberadrada a padpada a kankantotor r uniunitt pe
pelaklaksansana a tetekniknis s KeKemenmenteteriarian n HuHukum kum dadan n HakHak A
Assasasi i MMaanunusisia a atatau au tteempmpaat t llaiain n di di iibubukkoottaa ka
kabupbupataten/en/kokota ta yanyang g diditettetapkapkan an beberdardasarsarkakann rapat Majelis Pengawas Daerah;
rapat Majelis Pengawas Daerah; b
b. . MMaajjeelliis s PPeennggaawwaas s WWiillaayyaah h bbeerraadda a ddi i KKaannttoorr Wi
Willayayah ah KeKemementntereriian an HuHukukum m dadan n HaHak k AsAsasasii Manusia; dan
Manusia; dan c
c. . MMaajjeelliis s PPeennggaawwaas s PuPussaat t bbeerraadda a ddi i KKaannttoorr Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. (6
(6) ) TeTempmpat at lalain in yayang ng diditetetatapkpkan an beberdrdasaasarkrkan an rarapapat t MaMajejeliliss Pen
Pengawgawas as DaerDaerah ah sebsebagaagaimaimana na dimdimaksaksud ud padpada a ayaayat t (5)(5) hu
hururuf f a a hahams ms memempmpererhahatitikakan n ununsusur r kekeamamananan an dadann kerahasiaan.
kerahasiaan.
Pasal 19 Pasal 19
((11) ) SeSekkrreettaarriiaat t MMaajjeelliis s PPeennggaawwaas s DDaaeerrah ah ddaan n MMaajjeelliiss Pengawas Wilayah dipimpin oleh 1 (satu) orang sekretaris Pengawas Wilayah dipimpin oleh 1 (satu) orang sekretaris Majelis Pengawas.
Majelis Pengawas. (2)
(2) SekSekretretariariat Majat Majelielis Pengas Pengawas Puswas Pusat dipiat dipimpimpin oleh 1 (satn oleh 1 (satu)u) orang sekretaris eksekutif.
orang sekretaris eksekutif. (3)
(3) SekSekretretariaris Majels Majelis Pengis Pengawaawas Daeras Daerah diangh diangkat olekat oleh Kepalh Kepalaa Di
Divivisi si PePelalayayanan nan HukHukum um dadan n HaHak k AsaAsasi si MaManusnusia ia atatasas nama Kepala Kantor Wilayah.
nama Kepala Kantor Wilayah. (4
(4) ) SeSekkreretatariris s MMajajelelis is PePengngawawas as WiWilalayayah h ddiaiangngkakat t ololeheh Ke
Kepapala la KaKantntor or WiWilalayayah h KeKemenmenteteririan an HuHukukum m dadan n HaHakk Asasi
Asasi ManusiManusia.a. (5)
(5) SekSekretretariaris ekses eksekutkutif sebif sebagaiagaimana dimana dimakmaksud padsud pada ayat (2)a ayat (2) diangkat oleh Menteri.
diangkat oleh Menteri.
Pasal 20 Pasal 20
((11) ) UUnnttuk uk ddaappaat t ddiiananggkkat at sseebbaagagai i SSeekkrreetatarriis s MMajajeleliiss Pe
d
diimmaakkssuud d dadallaam m PPaassaal l 119 9 hhaarruus s mmeemmeennuuhhii persyaratan:
persyaratan:
a. berasal dari unsur pemerintah; dan a. berasal dari unsur pemerintah; dan b. mempunyai golongan ruang:
b. mempunyai golongan ruang: 1.
1. palinpaling rendah III.b untuk Majelig rendah III.b untuk Majelis Pengawas Daerah;s Pengawas Daerah; 2.
2. ppalalining g rerendndah ah IVIV.a .a ununtutuk k MMajajelelis is PePengngawawasas Wilay
Wilayah; ah; dandan 3.
3. palinpaling rendah IV.b untuk Majelig rendah IV.b untuk Majelis Pengawas Pusat.s Pengawas Pusat. (2
(2) ) SeSekrkretetararis is MaMajejelilis s PePengngawawas as dadan n sesekrkretetararis is ekeksesekukutitif f s
seebbaaggaaiimmaana na ddiimmaakkssuud d ppadada a ayayat at ((11) ) bbeerrwweennanangg me
mengngususululkakan n pepengnganangkgkatatan an ststaf af sesekrkretetarariaiat t sesesusuaiai keb
kebutuutuhan han kepkepada ada KetKetua ua MajMajelielis s PenPengawgawas as padpada a setsetiapiap tingkatan.
tingkatan.
Bagian Keenam Bagian Keenam
Kewenangan Majelis Pengawas Kewenangan Majelis Pengawas
Pasal 21 Pasal 21 Kewenan
Kewenangan gan MajelMajelis is PengawPengawas as melipmeliputi uti kewenakewenangan:ngan: a.
a. adadmimininiststraratitif f yayang ng titidadak k memememerlrlukukan an pepersrsetetujujuauan n rarapapatt Majelis Pengawas;
Majelis Pengawas; b.
b. admadminiinistrstratiatif f yanyang g memmemerlerlukaukan n perpersetsetujuujuan an raprapat at MajMajelieliss Pengawas;
Pengawas;
c. melakukan pemeriksaan rutin; dan c. melakukan pemeriksaan rutin; dan d
d.. mmeellaakkuukkaan n pepemmeerriikkssaaaan n tteerrhhaaddaap p dduuggaaaan n aaddaannyyaa pelang
pelanggaran pelaksanaan garan pelaksanaan jabatjabatan an dan dan perilperilaku aku NotarNotaris.is.
Pasal 22 Pasal 22 Ke
Kewewenannangagan n MaMajejelilis s PePengngawaawas s yayang ng bebersrsififat at adadmimininiststraratitif f di
dillakaksasananakakan n ololeh eh kekettuaua, , wawakikil l keketutua, a, atatau au sasalalah h sasatutu anggota, yang diberi wewenang berdasarkan keputusan rapat anggota, yang diberi wewenang berdasarkan keputusan rapat Majelis Pengawas.
Majelis Pengawas.
Pasal 23 Pasal 23
(1
(1) ) KeKewewenanangngan an MaMajejelilis s PePengngawawas as DaDaererah ah yayang ng bebersrsififatat adm
adminiinistrstratiatif f yanyang g tidtidak ak memmemerlerlukaukan n perpersetsetujuujuan an raprapatat Majel
Majelis is PengawPengawas as Daerah meliputi:Daerah meliputi: a.
a. memembmbererikikan an izizin in cucuti ti ununtutuk k jajangngka ka wawaktktu u sasampmpaiai dengan 6 (enam) bulan;
dengan 6 (enam) bulan; b.
b. menetapmenetapkan Notarkan Notaris Penggantis Pengganti;i; c.
c. memeneneririma ma dadan n memenenentntukukan an tetempmpat at pepenynyimimpapananann Protokol Notaris yang pada saat serah terima Protokol Protokol Notaris yang pada saat serah terima Protokol Notaris telah berumur 25 (dua puluh lima) tahun atau Notaris telah berumur 25 (dua puluh lima) tahun atau lebih;
lebih; d
d.. mmeennggeelluuaarrkkaan n ssaalliinnaan n dadarri i aakktta a sseebbaaggaaiimmaannaa d
diimmaakkssuud d ppaadda a hhuurruuf f c c tteerrmmaassuuk k ssuurraat t yyaanngg dil
dilekaekatkatkan n padpada a aktakta a tertersebsebut ut ataatas s perperminmintaataan n pihpihakak yang
yang berkepentingan berkepentingan sesuai sesuai ketentuan ketentuan Pasal Pasal 5454 Undang-Undang;
Undang-Undang; e. m
e. mengengesaesahkahkan n fotfotokookopi pi sessesuai uai aslaslinyinya a dardari i sursurat at yanyangg di
dilelekakatktkan an padpada a akakta ta sesebagbagaiaimanmana a didimamaksksud ud papadada huruf d;
huruf d; f.
f. menmenerierima ma laplaporaoran n dardari i masmasyaryarakat akat menmengenagenai i adaadanyanya d
duuggaaaan n ppeellaannggggaarraan n kkoodde e eettiik k NNoottaarriis s aattaauu pelanggaran ketentuan dalam Undang-Undang;
pelanggaran ketentuan dalam Undang-Undang;
g. memberi paraf dan menandatangani daftar akta, daftar g. memberi paraf dan menandatangani daftar akta, daftar surat di bawah tangan yang disahkan, daftar surat di surat di bawah tangan yang disahkan, daftar surat di baw
bawah ah tangtangan an yang dibukyang dibukukaukan, n, dan dan daftdaftar ar sursurat at lailainn yang
yang diwajibkan diwajibkan Undang-Undang; Undang-Undang; dandan h.
h. memeneneririma ma pepenynyampampaiaian an sesecacara ra tetertrtululis is salsalininan an dadariri akta, daftar surat di bawah tangan yang disahkan, dan akta, daftar surat di bawah tangan yang disahkan, dan da
daftftar ar susurarat t di di bawbawah ah tatangngan an yayang ng didibubukukukakan n yayangng tteellaah h ddiissaahhkkaannnnyyaa, , yyaanng g ddiibbuuaat t papadda a bbuullaann sebelumnya paling lambat 15 (lima belas) hari kalender sebelumnya paling lambat 15 (lima belas) hari kalender pa
pada da bubulalan n beberirikukutntnyaya, , yayang ng mememumuat at papaliling ng sesedidikikitt nomor, tanggal, dan judul akta.
nomor, tanggal, dan judul akta. (2
(2) ) KKewewenenanangagan n MMajajelelis is PePengngawawas as DaDaererah ah yayang ng bberersisifafatt ad
admimininiststraraststif if yayang ng memememerlrlukukan an kekepuputtususan an rarapapatt meliputi:
meliputi: a.
pemegang Protokol Notaris yang akan diangkat sebagai pemegang Protokol Notaris yang akan diangkat sebagai pejabat Negara;
pejabat Negara; b
b.. mmeennuunnjjuuk k NNoottarariis s yyaanng g aakkan an bbeerrttiinnddaak k sseebbaaggaaii pemegang Protokol Notaris yang meninggal dunia;
pemegang Protokol Notaris yang meninggal dunia;
c. mengeluarkan salinan dari akta yang telah berusia 25 c. mengeluarkan salinan dari akta yang telah berusia 25 (dua puluh lima) tahun atau lebih yang telah diterima (dua puluh lima) tahun atau lebih yang telah diterima oleh Majelis Pengawas Daerah dan/atau surat yang di oleh Majelis Pengawas Daerah dan/atau surat yang di le
lekakatktkan an papada da akakta ta tetersrsebebut ut atatas as pepermirmintntaaaan n pipihakhak yang
yang berkepentingan berkepentingan sesuai sesuai ketentuan ketentuan Pasal Pasal 5454 Undang-Undang;
Undang-Undang; d.
d. mengesmengesahkan fotokahkan fotokopi sesuai asliopi sesuai aslinya dari surat yang dinya dari surat yang di lekatkan pada akta sebagaimana dimaksud pada huruf lekatkan pada akta sebagaimana dimaksud pada huruf c;
c; e.
e. memmemberberikaikan n perpersetsetujuujuan an ataatas s perperminmintaataan n penpenyidyidikik,, penuntut umum, atau hakim untuk proses peradilan; penuntut umum, atau hakim untuk proses peradilan; f. men
f. menyeyerarahkhkan an fofototokokopi pi miminunuta ta aktakta a dadan/n/atatau au susuraratt yang
yang dilekatkan dilekatkan pada pada minuta minuta akta akta atau atau protokolprotokol Notaris dalam penyimpanan Notaris; dan
Notaris dalam penyimpanan Notaris; dan g.
g. mememamangnggigil l NoNotatariris s ununtutuk k hadhadir ir dadalalam m pepemermerikiksasaanan yang
yang berkaitan berkaitan dengan dengan akta akta yang yang dibuatnya dibuatnya atauatau pr
prototokokol ol NoNotatariris s yayang ng beberarada da dadalalam m pepenynyimimpapananann Notaris.
Notaris.
Pasal 24 Pasal 24 Ke
Kewewenannangagan n admadmininisistrtratatif if MaMajejelilis s PePengngawaawas s WiWilalayayah h yayangng ti
tidadak k memememerlrlukukan an pepersrsetetujujuauan n rarapapat t MaMajejelilis s PePengngawawasas Wilayah meliputi:
Wilayah meliputi: a.
a. memembmbererikikan an izizin in cucuti ti ununtutuk k jajangngka ka wawaktktu u lelebibih h dadari ri 66 (enam) bulan sampai dengan 1 (satu) tahun;
(enam) bulan sampai dengan 1 (satu) tahun; b.
b. menetamenetapkan Notarpkan Notaris Penggais Pengganti; dannti; dan c.
c. memeneneririma ma lalapoporaran n dadari ri mamasysyararakakat at memengngenenai ai adadananyaya du
dugagaan an pepelalangnggagararan n kokode de etetik ik NoNotatariris s atatau au pepelalangnggagararann ketentuan dalam Undang-Undang.
Pasal 25 Pasal 25
Kewenangan administratif Majelis Pengawas Pusat yang tidak Kewenangan administratif Majelis Pengawas Pusat yang tidak me
mememerlrlukukan an pepersrsetetujujuauan n rarapapat t MaMajejelilis s PePengngawawas as PuPusasatt meliputi:
meliputi:
a. memberikan izin cuti untuk jangka waktu lebih dari 1 (satu) a. memberikan izin cuti untuk jangka waktu lebih dari 1 (satu)
tahun; tahun; b.
b. menemenetapktapkan an NotNotaris Penggaaris Pengganti; dannti; dan c.
c. memeneneririma ma lalapoporaran n dadari ri mamasysyararakakat at memengngenenai ai adadananyaya du
dugagaan an pepelalangnggagararan n kokode de etetik ik NoNotatariris s atatau au pepelalangnggagararann ketentuan dalam Undang-Undang.
ketentuan dalam Undang-Undang. BAB III BAB III TATA
TATA KERJAKERJA Pasal 26 Pasal 26 (1
(1) ) PePengngamambibilalan n kekebibijajakakan n ororgaganinisasasi si didipupututuskskan an dadalalamm rapat
rapat MajelMajelis is PengawPengawas.as. (2
(2) ) RaRapapat t plpleneno o memerurupapakakan n foforurum m pepengngamambibil l kekepupututusasann tertinggi Majelis Pengawas.
tertinggi Majelis Pengawas. (3)
(3) RapRapat pleat pleno Majno Majelielis Pengs Pengawas saawas sah dan dapat meh dan dapat mengamngambilbil keputusan jika dihadiri dan setujui oleh paling sedikit 5 keputusan jika dihadiri dan setujui oleh paling sedikit 5 (lima) orang. (lima) orang. BAB IV BAB IV KETENTUAN LAIN-LAIN KETENTUAN LAIN-LAIN Pasal 27 Pasal 27 Ke
Kepapada da ananggggotota a MaMajejelilis s PePengngawawas as didibeberirikakan n hohononoraraririumum sesuai
sesuai dengan dengan ketenketentuan tuan peratuperaturan ran perundperundang-undang-undangan.angan.
Pasal 28 Pasal 28
Dalam hal pengangkatan sekretaris dan staf pada sekretariat Dalam hal pengangkatan sekretaris dan staf pada sekretariat Maj
Majelielis s PenPengawgawas as berbersifsifat at perperangangkapkapan an pelpelaksaksanaanaan an tugtugasas da
dari ri tutugagas s dadan n fufungngsisinynya, a, yayang ng bebersrsanangkgkututan an didibeberirikakann honora
honorarium rium sesuasesuai i dengan dengan keteketentuan ntuan peratperaturan uran perunperundang dang--undangan.
BAB V BAB V KETENTUAN PERALIHAN KETENTUAN PERALIHAN Pasal 29 Pasal 29 P
Paadda a ssaaaat t PPeerraattuurraan n MMeenntteerri i iinni i mmuullaai i bbeerrllaakkuu,, kab
kabupatupaten/ken/kota ota yanyang g belbelum um mempmempunyaunyai i MajMajelielis s PengPengawasawas Da
Daererah, ah, tutugagas s dadan n kekewewenannangagan n MaMajejelilis s PePengngawaawas s DaDaererahah dilak
dilaksanakan oleh sanakan oleh MajelMajelis is PengawaPengawas s WilayWilayah.ah.
Pasal 30 Pasal 30 Ma
Majejelilis s PePengngawawas as yayang ng tetelalah h teterbrbenentuk tuk sesebebelulum m PePeratraturaurann Men
Menterteri i ini ini mulmulai ai berberlaklaku u tettetap ap melmelaksaksanakanakan an kewkewenanenangangan,, tu
tugagas, s, dadan n fufungngsisinynya a sasampmpai ai dedengngan an mamasa sa jajababatatannnnyaya berakhir. berakhir. BAB VI BAB VI KETENTUAN PENUTUP KETENTUAN PENUTUP Pasal 31 Pasal 31 Pad
Pada a sasaat at PePeraratuturaran n MeMentntereri i inini i mumulai lai beberlrlakaku, u, PePeratratururanan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.02.PR.08.10 Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.02.PR.08.10 Tahun
Tahun 2004 2004 tentang tentang Tata Tata Cara Cara Pengangkatan Pengangkatan Anggota,Anggota, Pemberhentian Anggota, Susunan Organisasi, Tata Kerja dan Pemberhentian Anggota, Susunan Organisasi, Tata Kerja dan Tata
Tata Cara Cara Pemeriksaan Pemeriksaan Majelis Majelis Pengawas Pengawas Notaris Notaris dinyatakandinyatakan tetap berlaku, kecuali Pasal 1 sampai dengan Pasal 19, Pasal tetap berlaku, kecuali Pasal 1 sampai dengan Pasal 19, Pasal 38, dan Pasal 39.
38, dan Pasal 39.
Pasal 32 Pasal 32 Pad
Pada a saasaat t PerPerataturauran n MeMententeri ri inini i mulmulai ai berberlalaku, ku, PerPeratuaturanran M
Meentnteerri i HHukukuum m dadan n HHak ak AAsasassi i MMananuusisia a NNoommoor r M.M.HH HH--0
066.A.AH.H.002.2.10 10 TTaahhun un 2200009 9 ttenenttanang g SSeekrkretetaaririat at MMajajeellisis Peng
Pengawas awas NotNotaris aris (Be(Beritrita a NegaNegara ra RepuRepubliblik k IndoIndonesinesia a TahuTahunn 2009 Nomor 242), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Pasal 33 Pasal 33 P
Peerraattuurraan n MMeenntteerri i iinni i mmuullaai i bbeerrllaakku u ppaadda a ttaannggggaall diundangkan.
diundangkan. Ag
Agar ar sseettiiaap p oorraang ng mmeengngeettaahuhuiinynya, a, memememerriinnttaahkhkanan p
peenngguunnddaannggaan n PPeerraattuurraan n MMeenntteerri i iinni i ddeennggaann penempa
penempatannya dalam tannya dalam BeritBerita a Negara Republik Indonesia.Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta Ditetapkan di Jakarta padatan
padatanggal ggal 23 23 OktobeOktober2015r2015
M
MEENNTTEERRI I HHUUKKUUM M DDAAN N HHAAK K AASSAASSII MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
ttd ttd YASONNA H. LAOLY YASONNA H. LAOLY Diundangkan di Jakarta Diundangkan di Jakarta padata
padatanggal, nggal, 29 Ok29 Oktober tober 20152015
DIREKTUR JENDERAL DIREKTUR JENDERAL
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, REPUBLIK INDONESIA, ttd ttd WIDODO EKATJAHJANA WIDODO EKATJAHJANA