• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kekuasaan,Politik,Dan Pemberdayaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kekuasaan,Politik,Dan Pemberdayaan"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Di susun oleh :

Di susun oleh :

Muhammad fakrizal

Muhammad fakrizal

15106111146

15106111146

Dosen pengasuh :

Dosen pengasuh :

Husaini Abdullah Se, m.si

Husaini Abdullah Se, m.si

ekuasaan

ekuasaan Politik

Politik dan

dan

Pemberdayaan

(2)

A.

A. Me

Memb

mbed

edak

akan

an is

isti

tila

lah

h pe

peng

ngaru

aruh

h da

dan

n k

kek

ekua

uasa

saan

an

Istilah kekuasaan (

Istilah kekuasaan ( powe power r ) dan pengaruh () dan pengaruh (influence)influence) sering sering kali kali digunakdigunakan an secara secara bergabergantianntian dalam literatur

dalam literatur – –   li literteratatur maneur manejemjemen walen walaupaupun un sesusesunguhnguhnynya terdaa terdapapat t perperbedbedaan yanaan yangg penti

penting ng namnamum um hamphampir ir tak tak kenkentaratara,, antaantara ra dua dua konkonsep sep tersebtersebutut

K

Keueuasasaaaan n memengngamambabarkrkan an kkememamampuapuan n seseseseororanang g memelalakukukakan n sesesuasuatutu; ; sesedadangng pe

pengngaruaruh h adadalalah ah pepengnggugunanaan an kkememamampupuan an tetersrsebebutut. . CaCara ra lalain in ununtutuk k memengngamambabarkrkanan perbedaan tersebuat adalah dengan mendeskripsikan bahwa kekuasaan adalah pontesi yang perbedaan tersebuat adalah dengan mendeskripsikan bahwa kekuasaan adalah pontesi yang di

di milmiliki iki untuntuk uk memmempengpengaruhi aruhi sesseseoreorangang, , sedsedangkangkan an penpengarugaruh h adaadalah lah kekekuakuasaasaan n yanyangg ta

tampmpil il dadalalam m wuwujujud d nnyayatata. . AnAnda da mmunungkgkin in sasaja ja mememimililiki ki kkekekuauasasaan an (k(kememamampupuanan me

mempmpenengagaruruhhi) i) nanammum um titidadak k memengnggugunnakakaannyya a ; ; sesebbalalikiknnyya, a, AnAnda da titidadak k dadappaatt mempengaruhi orang lain (mendorong munculnya prilaku tententu pada orang lain) tanpa mempengaruhi orang lain (mendorong munculnya prilaku tententu pada orang lain) tanpa memiliki kekuasaan.

(3)

B. Mengidentifikasi lima dasar kekuatan interpersonal

B. Mengidentifikasi lima dasar kekuatan interpersonal

Kekusaan Interpersonakan

Kekusaan Interpersonakan

Dal

Dalam sebam sebuah kuah karyarya klasa klasik ik menmengenagenai manai manajemjemen en dan pridan prilaklaku orgau organisnisasiasi,,  John Fench dan  John Fench dan Bertram

Bertram mengajukan lima sumber interpersonal dari kekuasaan; legitimasi, imbalan, koersif, mengajukan lima sumber interpersonal dari kekuasaan; legitimasi, imbalan, koersif, ke

keahlahlian daian dan refn refererensensi. i. SebSebagaagaimaiman kita lin kita lihahat, st, sumumberber-s-sumumber inber ini i tidtidak dimak dimiliiliki ki setsetiapiap anggota organisasi secara merata`

anggota organisasi secara merata` 

 Kekuasaan Kekuasaan Legismatis Legismatis adalah adalah kemampuan kemampuan seseoran seseoran mempengaruhi orang mempengaruhi orang lain lain karenakarena posisinya dalam organisasi

posisinya dalam organisasi 

 KekuaKekuasaan imbsaan imbalan adalaalan adalah kekuash kekuasaan yanaan yang didasarg didasarkan pada kan pada kemankemanpuan seseorpuan seseorang untang untukuk memberikan imbalan pada pengikutnya yang taati pada perintah.

memberikan imbalan pada pengikutnya yang taati pada perintah. 

Kekuasaan Kekuasaan koersif koersif adalah adalah kebalikan kebalikan dari dari kemampuan kemampuan memberi imbalan, memberi imbalan, yakni yakni kekuasaankekuasaan

untuk menghukum. Para pengikut atau

untuk menghukum. Para pengikut atau bawbawahan anda mungkin ahan anda mungkin taat kepada anda semata-taat kepada anda semata-mata karena takut.

mata karena takut. 

 KeKekuaskuasaan keaan keahliaahlian adalan adalah ketih ketika seseka seseoranorang g tersetersebut mebut memilimiliki keahki keahlian khulian khusus ysus yangang sangat di hargai dalam organisasi.

sangat di hargai dalam organisasi. 

KekKekuasaauasaan Refern Referensi adalensi adalah mengidenah mengidenfikasifikasikan diri merekkan diri mereka dengan seoraa dengan seorang tokoh ang tokoh atautau

 bintang, atau di

 bintang, atau di pengaruhi pengaruhi oleh oleh seorang seorang tokoh,karena terpikat tokoh,karena terpikat dengan dengan kepribadian kepribadian atauatau prilaku tokoh tersebut.

(4)

C.

C. Kekua

Kekuasaan

saan Struktura

Strukturall

Ke

Kekuakuasan sering di san sering di tententuktukan an oleoleh h strukstruktur yang ada tur yang ada daldalam organiam organisassasi. Sumbi. Sumber er kekekuakuasaasaann  berdasar

 berdasar kan kan struktur struktur ini ini merupakan merupakan hasil hasil karakteristik karakteristik sistem sistem sosial sosial oraganisasi oraganisasi dan dan bukanbukan dari atribut-atribut individu.

dari atribut-atribut individu. Ti

Tigaga bebentntukuk kkekekuauasasaanan ststrukruktuturarall 

Sumber Sumber DaDaya; ya; Kanter Kanter memberikamemberikan n argumeargumentasi ntasi yang yang kuat kuat bahwbahwa a kekukekuasaan asaan bersumbebersumberr

dari

dari; ; (1) (1) aksakses es terterhadhadap ap sumsumberberdadaya, ya, imfimformasormasi,di,dan,an,dukudukungangan, n, dan dan (2) (2) kekemampmampuanuan mendapat kan kerja sama yang dibutuhkan guna menyesaikan tugas.

mendapat kan kerja sama yang dibutuhkan guna menyesaikan tugas. 

 Kekuasaan Kekuasaan PePengambilan Kngambilan Keputusan; eputusan; Sejauh mana Sejauh mana pengaruh individu atau sebpengaruh individu atau sebuuah subunituuah subunit (misaln

(misalnya departemen atau ya departemen atau kelkelompok proompok proyek khusus) terhayek khusus) terhadap pengambildap pengambilan keputusan keputusanan mengidika

mengidikasikan sikan jumlah jumlah kekkekuasaa uasaa yang yang dimilidimiliki orki orang ang atau atau sebunsebunit.it. 

KekuKekuasaan Iasaan Imfrmasi; mfrmasi; PPengetaengetahuan dihuan dianggap oanggap oleh bebeleh beberapa parapa pakar kar sebagai sebagai satu satu hal yahal yangng

 jauh

 jauh lebih lebih bermakna bermakna dibanding dibanding dalam dalam sruktur sruktur organisasi organisasi . . PePengatahuan ngatahuan didefinisikandidefinisikan sebagai sebuah kesimpulan atau analisis yang disarikan dari

(5)

D

D.. Konsep-konsep ketidakberda

Konsep-konsep ketidakberdayaan dan

yaan dan pemberda

pemberdayaan

yaan

Pemberdayaan didefinisikan sebagai sebuah proses meningkatkan persaan mampu pada Pemberdayaan didefinisikan sebagai sebuah proses meningkatkan persaan mampu pada an

anggggotota a ororgaganinisasasi si dedengngan an memengingidedenfnfikikasasikikan an kkonondidisisi-k-konondidisi si yayang ng memennyeyebababkbkanan ketidakberdayaan dan menyingkirkan kondi-kondisi tersebut melalui pratik organisasional ketidakberdayaan dan menyingkirkan kondi-kondisi tersebut melalui pratik organisasional formal dan teknik menyediakan imformasi yang berharga.

formal dan teknik menyediakan imformasi yang berharga. Ketidakberda

Ketidakberdayaan yaan terjadi ketika orang individu memiliki akses yang terbatterjadi ketika orang individu memiliki akses yang terbatas,atau tidak punas,atau tidak punyaya akses sama sekali, ke kuasaan interpersonal maupun kekuasaan struktural. Pemberdayaan akses sama sekali, ke kuasaan interpersonal maupun kekuasaan struktural. Pemberdayaan me

mengangacu cu padpada a prprososes es didimamana na kokondindis-ks-kondondisisi i yayang ng adada a dadan n memenynyababababkakan n mumuncncululnynyaa ketidakberda

ketidakberdayaan yaan dikenali dan di singkirkan. dikenali dan di singkirkan. Dua faktor penting dalam pemberdaDua faktor penting dalam pemberdayaan adalahyaan adalah membantu para anggota organisasi untuk merasa akan kemampuan mereka menunjukan membantu para anggota organisasi untuk merasa akan kemampuan mereka menunjukan kinerja y

(6)

E. Kontingensi yang mempengaruhi kekuasaan di tingkat subunit

E. Kontingensi yang mempengaruhi kekuasaan di tingkat subunit

..

P

Pen

ende

deka

kata

tan

n ko

kont

ntin

inge

gens

nsi i st

stra

rate

tegis

gis di

diar

arah

ahka

kan

n pa

pada

da ke

keku

kuas

asaa

aann

sab

sabuni

unit.S

t.Seb

ebuah

uah ko

konti

ntinge

ngensi

nsi str

strat

ategis

egis ad

adala

alah

h pe

perist

ristiw

iwa

a ya

yang

ng pen

penti

ting

ng

 bagi

 bagi tercapainy

tercapainya

a tujuan-tujaun

tujuan-tujaun organisasi.

organisasi. Fakto

Faktor-faktor

r-faktor kontingensi

kontingensi

ya

yang

ng st

stra

rate

tegis

gis te

tela

lah

h di

di te

tem

muk

ukan

an da

dalam

lampe

peni

niti

tian

an me

menc

ncak

akup

up ha

hal-

l-ha

hall

se

seppeerti

rti kkeema

manp

npua

uan

n me

mennga

gattas

asi

i kket

etid

idaakp

kpas

asttia

iann,

, se

sennttra

rali

lita

tas,

s, da

dann

subtitusibilitas.

subtitusibilitas.

(7)

KONTENSI CONTOH-CONTOH

KONTENSI CONTOH-CONTOH

..

Mencegah turunya target pasar dengan caraMencegah turunya target pasar dengan cara mengembangkan produk baru

mengembangkan produk baru

..

Menyediakan pemikiranMenyediakan pemikiran –  – kiraan kiraan masa masa depan depan yang yang kuratkurat

..

Menyerap permasalahan-permasalahan dari unit-unitMenyerap permasalahan-permasalahan dari unit-unit laninya

laninya

..

Berada pada keadaan pentingBerada pada keadaan penting dan mendesak

dan mendesak

..

Berada pada pusat aliran kerjaBerada pada pusat aliran kerja

. Memiliki keterampilan atau keahlian yang dibutuhkan . Memiliki keterampilan atau keahlian yang dibutuhkan .

. Memiliki talenta yang yang Memiliki talenta yang yang hanya pada diri anda dan hanya pada diri anda dan sangat disangat di  butuh kan dalam penyelesain

 butuh kan dalam penyelesain pekerjaanpekerjaan

Menatasi Menatasi ketidakpastian ketidakpastian Kekusaaan yang Kekusaaan yang di peroleh di peroleh subunit dan subunit dan perbedaan-perbedaan perbedaan kekuasaan kekuasaan Sentralitas Sentralitas Substitusibilitas Substitusibilitas

(8)

FF

. Istilah ilusi kekuasaan

. Istilah ilusi kekuasaan

per

perlu lu di akui, bebdi akui, beberaerapa indivipa individu du dan sabudan sabunit meminit memilikliki i jumjumlah lah kekekuakuasaasaan n yanyang g besbesar untukar untuk membuat orang lain melakukan hal- hal yanmereka ingin kan.

membuat orang lain melakukan hal- hal yanmereka ingin kan. Meski

Meski demikian,demikian, terdapat terdapat kondisi kondisi yang yang disebut disebut dengan ilusi dengan ilusi kekuasaan.kekuasaan.

Bayangkan pada satu sore, penyelia anda meminta anda dantang ke ruangnya. Dia Bayangkan pada satu sore, penyelia anda meminta anda dantang ke ruangnya. Dia memulai pertemuanya dengan ucapan berikut ini.

memulai pertemuanya dengan ucapan berikut ini.“saya“saya ingin anda  ingin anda tahu, tahu, kita kkita kehilangan ehilangan banyakbanyak uang kerena menggunakan mesin bermerek Beal. Saya ingin anda berbuat sesuatu terhadap uang kerena menggunakan mesin bermerek Beal. Saya ingin anda berbuat sesuatu terhadap perusahaan. Saya ingin menghancurkan mesin tersebut dan menbuatnya seperti terlihat sebuah perusahaan. Saya ingin menghancurkan mesin tersebut dan menbuatnya seperti terlihat sebuah kecelakaan .

kecelakaan .“Apakah“Apakah anda akan menuruti permintaan itu? Bagaimana pun juga, dia adalah atasan anda akan menuruti permintaan itu? Bagaimana pun juga, dia adalah atasan anda,dan dia bertanggung jawab atas semua hal gaji anda, promosi penungasan pada anda,dan dia bertanggung jawab atas semua hal gaji anda, promosi penungasan pada proyek-pro

proyeyek. k. MunMungkigkin n andanda a akakan an bertabertanynya,a,  “Apakah  “Apakah penypenyelelia ia sasaya ya mememimililiki ki kukukukuasasaaaan n yayangng sedemikian besar atas diri saya

sedemikian besar atas diri saya ?” ?”

Sang

Sangat at sulisulit t untuntuk menunuk menunjukkajukkan sebesn sebesar apa kear apa kekuasakuasaan yanan yang di miliki seg di miliki seseorseorang atang atauau sebuah sab

sebuah sabunit. Aunit. Anda mungkin akan mengasunda mungkin akan mengasumsikamsikan n bahwbahwa penyea penyelia tadi merupakan contohlia tadi merupakan contoh rekaan untuk mengambarkan kekuasaan spesifik dalam seseorang dalam meminta seseorang rekaan untuk mengambarkan kekuasaan spesifik dalam seseorang dalam meminta seseorang untuk melakukan tugas-tugas tidak etis dan ilegal.

(9)

G

G.. Kriteria untuk men

Kriteria untuk menentuk

entukan prilaku etis

an prilaku etis

Pri

Prila

laku

ku se

seor

oran

ang

g ma

manaj

najer

er ha

harus

rus me

meme

menu

nuhi

hi be

beber

berap

apa

a kri

krite

teria

ria un

untu

tukk

dapat d

dapat di anggap e

i anggap etis

tis.. Kriteria ini melipu

Kriteria ini meliputi :

ti :

1.

1. Kriteria hasil yang dapa

Kriteria hasil yang dapat diutilisa

t diutilisasi (manfaa

si (manfaat terbaik bagi sebany

t terbaik bagi sebanyak orang

ak orang

 banyak).

 banyak). Prilaku

Prilaku seorang

seorang manajer

manajer akan

akan berdampak

berdampak pada

pada tercapainy

tercapainyaa

tingkat kepuasan yang optimal pada orang-orang di dalam dan di luar

tingkat kepuasan yang optimal pada orang-orang di dalam dan di luar

organisasi.

organisasi.

2.

2. Kri

Krite

teria

ria ha

hak-

k-ha

hak

k in

indi

divi

vidu

du (m

(men

engh

ghar

arga

gai

i ha

hak

k me

memi

mili

lih,

h, be

berpa

rpati

tisi

sipa

pasi

si,,

 berbicara,

 berbicara, memiliki

memiliki privasi,

privasi, dan

dan mendapatkan

mendapatkan keadilan).

keadilan). Prilaku

Prilaku

se

seao

aora

rang

ng ma

mana

najer harus

jer harusla

lah

h me

meng

ngho

horma

rmati

ti ha

hak-

k-ha

hak

k or

oran

ang

g at

atau

au pi

piha

hakk

terkait.

terkait.

3.

3. Kri

Krite

teria

ria kkea

eadi

dila

lan

n ya

yang

ng me

mera

rata

ta (me

(meng

ngha

harg

rgai

ai at

atur

uran

an-a

-atu

tura

ran

n ke

kead

adila

ilan)

n)..

Prilaku seorang manajer menghargai aturan-aturan keadilan.

(10)

H

H

. Menggun

. Menggunakan Kekusaan untuk Mengelola dengan Ef

akan Kekusaan untuk Mengelola dengan Efektif 

ektif 

Tidak ada satupun yang dapat dihasilkan perusahaan atau organisasi

Tidak ada satupun yang dapat dihasilkan perusahaan atau organisasi

sampai ada seseorang yang dapat mengerjakannya. Mematiskan hal yang

sampai ada seseorang yang dapat mengerjakannya. Mematiskan hal yang

seharusnya dilakukan merupakan tugas seorang manajer. Untuk manjadi

seharusnya dilakukan merupakan tugas seorang manajer. Untuk manjadi

ma

mana

naje

jer

r yyan

ang

g ef

efek

ekti

tif,

f, se

seor

oran

ang

g ma

mana

naje

jer

r ha

harus

rus da

dapa

pat

t me

memp

mpen

enga

garuh

ruhii

aktivitas anggota

aktivitas anggota orgaanisasi lainnya.

orgaanisasi lainnya.

Menggunakan kekuasaan untuk malakukan pengelolaan yang efektif 

Menggunakan kekuasaan untuk malakukan pengelolaan yang efektif 

 berar

 berarti:

ti:

1.

1.

Me

Meng

ngen

enal

ali i ad

adan

anya

ya be

bera

raga

gam

m ke

kepe

pent

ntin

inga

gan

n ke

kepe

pent

ntin

inga

gan

n da

dan

n mi

mina

nat

t ya

yang

ng

 berbeda dalam organisasi.

 berbeda dalam organisasi.

2.

2.

Mem

Memaha

ahami

mi sik

sikap

ap ya

yang dipega

ng dipegang

ng ora

orang lain

ng lain ter

terkait deng

kait dengan

an mas

masala

alah

h ya

yang

ng

penting untuk anda.

penting untuk anda.

3.

3.

  M

  Meem

maahhaam

mi

i bbaahhw

wa

a uunnttuuk

k m

meellaakkuukkaan

n hhaal

l yyaanng

g hhaaru

rus

s ddiillaakkuukkaann

membutuhkan kekuasaan dan penerapan kekusaan.

membutuhkan kekuasaan dan penerapan kekusaan.

4.

4.

M

Meem

maahhaami

mi st

strraatteegi

gi-s

-srraatteegi

gi

ddaan

n ttaakkttik

ik--ttaakkttik

ik ppeennggeem

mbbaannggaan

n ddaann

penera

Referensi

Dokumen terkait