• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN. lapangan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan eksplanasi (penelitian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN. lapangan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan eksplanasi (penelitian"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Table 3.1  Skala Likert  Sangat Tidak  Setuju (STS)  Tidak Setuju (TS)
Table 3.3  Identifikasi Variable

Referensi

Dokumen terkait

Setelah peneliti melakukan uji coba, merevisi alat ukur, dan menyusun kembali aitem-aitem yang diterima pada saat uji coba, maka peneliti mengambil data

Jika Signifikansi < 0,05 maka hipotesis penelitian diterima, artinya ada perbedaan rata-rata yang signifikan antara motif menggunakan media sosial Facebook

Dimana ketentuan hipotesisnya yaitu jika nilai signifikansi kurang dari 0,05 maka hipotesis diterima, hal ini menjelaskan bahwa variabel independen tersebut mempunyai

Kriteria pengujian hipotesis dengan uji statistik t adalah jika nilai signifikansi t (p-value) < 0.05 maka hipotesis alternatif diterima atau dengan kata lain

Kriteria pengujian hipotesis dengan menggunakan uji statistik F adalah jika nilai signifikansi F < 0.05, maka hipotesis diterima, yang menyatakan bahwa semua variabel

Sedangkan secara parsial kriteria pengujian hipotesis adalah sebagai berikut : H 0 : b i = 0 (faktor gaya hidup, kelompok acuan, produk, harga, dan promosi secara

Sedangkan dilihat pada akhlak atau perilaku siswa di sekolah tersebut yang menunjukkan hasil kurang baik walaupun masih ada sebagian siswa yang kurang baik terhadap sikap

 Nilai Durbin – Watson di atas +2 berarti ada autokorelasi negatif 3.5.3 Uji Hipotesis 3.5.3.1 Uji Parsial T Uji T atau uji koefisien regresi parsial adalah pengujian yang