34
ITPC-Chicago
670 N Clark St
Chicago, IL 60654
Tel: 312-640-2463
Fax: 312-640-2648
Market Brief
Produk Kabel
2014
1
Daftar Isi
DAFTAR ISI ... 1
KATA PENGANTAR ... 2
I. PENDAHULUAN ... 3
PERDAGANGAN AS DAN INDONESIA... 4
PEREKONOMIAN DAN PASAR AS ... 8
II. INFORMASI PASAR ... 14
PERTUMBUHAN PASAR PRODUK KABEL AS ... 14
POTENSI PASAR EKSPOR PRODUK KABEL DI AS ... 19
PRODUSEN UTAMA PRODUK KABEL DI AS ... 21
III. KEBIJAKAN IMPOR ... 24
REGULASI DAN KETENTUAN PRODUK PRODUK KABEL DI AS ... 24
TARIF BEA MASUK ... 25
SALURAN DISTRIBUSI PRODUK PRODUK KABEL DI AS ... 26
IV. PELUANG DAN STRATEGI ... 27
SEGMENTASI DAN PRODUK KABEL ... 27
STRATEGI ... 29
V. INFORMASI PENTING ... 31
TPO DAN KEDUTAAN AMERIKA SERIKAT DI INDONESIA ... 31
KAMAR DAGANG AMERIKA SERIKAT DI INDONESIA, KADIN INDONESIA DENGAN AMERIKA SERIKAT DAN KAMAR DAGANG INDONESIA DI AMERIKA SERIKAT ... 31
ASOSIASI PRODUK KABEL DI AMERIKA SERIKAT ... 32
DAFTAR PAMERAN PRODUK KABEL AMERIKA SERIKAT ... 32
PERWAKILAN KEDUTAAN/KONSULAT INDONESIA DI AMERIKA SERIKAT ... 32
DAFTAR IMPORTIR PRODUK KABEL DI AS ... 34
2
Kata Pengantar
Dalam rangka melakukan upaya peningkatan ekspor non-migas Indonesia ke Amerika Serikat, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Chicago melakukan salah satu kegiatan memberikan informasi pasar dalam bentuk Market Brief Kabel. Market Brief
Kabel tersebut merupakan tulisan singkat yang disusun berdasarkan desk study dan
diharapkan dapat memberikan informasi terkini mengenai kondisi pasar Amerika Serikat untuk produk Produk Kabel dari Indonesia.
Informasi penulisan Market Brief Produk Kabel diperoleh dari sumber primer maupun sekunder. Sumber primer diantaranya berasal dari hasil temuan dan pengamatan lapangan, wawancara dengan nara-sumber baik di pameran-pameran dan juga di seminar perdagangan maupun ekonomi. Sedangkan sumber sekunder berasal dari laporan-laporan, surat kabar, majalah, internet dan terbitan-terbitan lainnya. Sedangkan data yang disajikan bersumber dari Statistik Amerika Serikat, beberapa diantaranya diolah kembali.
Kami berharap bahwa, dengan segala keterbatasan, informasi Market Brief Produk Produk Kabel ini dapat bermanfaat. Kritik dan saran untuk perbaikan selanjutnya sangat kami harapkan.
Chicago, Oktober 2014
Wijayanto Kepala ITPC
3
I. Pendahuluan
Gambar 1. Peta Amerika Serikat
Keterangan Dasar Amerika Serikat
Ibukota: Washington D.C. Total Ekspor: 1,57 trillion USD (2013.est)
Luas Area: 9,827,000 km² AS merupakan negara ketiga pengekspor terbesar di dunia
Populasi: 318.892.103 (Juli 2014.est) Total Impor: 2,27 trillion USD (2013.est)
GDP: 16,72 trillion USD (2013) AS merupakan negara kedua pengimpor terbesar di dunia
4
Perdagangan AS dan Indonesia
Amerika Serikat (AS) merupakan negara dagang terbesar di dunia. Empat mitra dagang terbesar AS adalah Kanada, Meksiko, China dan Jepang. AS tetap merupakan negara produsen terbesar di dunia yang merepresentasikan seperlima output manufaktur global. Dari 500 perusahaan besar di dunia, 133 diantaranya bermarkas di AS.
Baru-baru ini, AS telah memberlakukan perjanjian perdagangan bebas dengan Columbia, Panama dan Korea Selatan yang mulai berlaku pada tahun 2012. AS juga telah memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Kanada dan Meksiko dalam North American Free
Trade Agreement (NAFTA) sejak tahun 1994. Selain itu, AS memiliki perjanjian
perdagangan bebas dalam Dominican Republic-Central America Free Trade Agreement (DR-CAFTA) yang meliputi Kosta Rika, Republik Dominika, El Savador, Guatemala dan Honduras. Secara bilateral AS telah mempunyai perjanjian perdagangan bebas dengan Israel (1985), Jordan (2001), Singapore (2003), Chile (2003), Bahrain (2004), Australia (2004), Maroko (2004), Oman (2006), dan Peru (2009).
Saat ini, AS sedang melakukan perundingan perdagangan bebas dengan negara-negara Australia, Brunei, Chile, New Zealand, Peru, Singapore, Vietnam dan Malaysia dalam
Trans-Pacific Partnership (TPP).
Bagi Indonesia, AS merupakan salah satu mitra dagang strategis dimana AS merupakan negara yang menjadi negara tujuan ekspor non migas Indonesia terbesar ketiga setelah China dan Jepang.
5
Total perdagangan Amerika Serikat dengan Indonesia periode Januari-Desember 2013
sebanyak US$ 27,97 milyar atau 7,6% lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012 sebesar US$ 25,99 milyar.
Tabel 1: 15 Komoditas Ekspor Utama Indonesia ke AS
Calendar Year: 2011 - 2013
Commodity Description United States Dollars 13/1%Δ 2
2011 2012 2013
_Total All Commodity Chapters 19,110,978,077 17,997,698,962 18,878,020,201 0.05 61 Articles Of Apparel And Clothing Accessories, Knitted Or
Crocheted 2,847,205,770 2,831,183,159 2,745,498,400 (0.03) 40 Rubber And Articles Thereof 3,570,433,213 2,698,767,119 2,316,857,304 (0.14) 62 Articles Of Apparel And Clothing Accessories, Not Knitted Or
Crocheted 2,218,593,781 2,128,019,460 2,254,443,322 0.06
85
Electrical Machinery And Equipment And Parts Thereof;
Sound Recorders And Reproducers, Television Recorders And Reproducers,
Parts And Accessories
1,797,714,833 1,550,358,550 1,586,562,888 0.02
64 Footwear, Gaiters And The Like; Parts Of Such Articles 769,894,470 940,424,271 1,154,881,574 0.23 03 And Other Aquatic Invertebrates Fish And Crustaceans, Molluscs 843,460,745 901,851,763 1,032,020,662 0.14
27
Mineral Fuels, Mineral Oils And Products Of Their Distillation; Bituminous Substances; Mineral
Waxes
846,863,500 338,535,472 886,609,477 1.62
94
Furniture; Bedding, Cushions Etc.; Lamps And Lighting Fittings
Nesoi; Illuminated Signs, Nameplates And The Like;
Prefabricated Buildings
567,377,072 649,955,259 713,148,580 0.10
84 Machinery And Mechanical Nuclear Reactors, Boilers,
Appliances; Parts Thereof 563,937,644 680,759,131 536,651,521 (0.21) 09 Coffee, Tea, Mate And Spices 519,966,361 651,351,521 515,910,256 (0.21) Total komoditas lainnya 4,565,530,688 4,626,493,257 5,135,436,217 0.11
Sumber: Global Trade Atlas
Impor Amerika dari Indonesia pada periode Januari-Desember tahun 2013 tercatat
sebesar US$ 18,88 milyar, naik 5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012 sebesar US$ 17,99 milyar.
6
Calendar Year: 2011 - 2013
Commodity Description United States Dollars
%Δ 13/12 2011 2012 2013
_Total All Commodity Chapters 7,413,465,657 7,997,176,049 9,088,498,083 0.14 88 Aircraft, Spacecraft, And Parts Thereof 1,184,614,364 1,476,077,066 2,100,507,948 0.42 12
Oil Seeds And Oleaginous Fruits; Miscellaneous Grains, Seeds And Fruits; Industrial Or Medicinal Plants; Straw And Fodder
868,578,667 1,030,560,428 1,008,737,892 (0.02)
84 Nuclear Reactors, Boilers, Machinery And Mechanical Appliances; Parts
Thereof 859,530,529 1,002,939,709 994,031,979 (0.01) 23 Residues And Waste From The Food Industries; Prepared Animal Feed 392,083,778 397,674,693 481,907,306 0.21
85
Electrical Machinery And Equipment And Parts Thereof; Sound Recorders And Reproducers, Television
Recorders And Reproducers, Parts And Accessories
307,505,282 363,477,828 353,672,188 (0.03)
86
Railway Or Tramway Locomotives, Rolling Stock, Track Fixtures And Fittings, And Parts Thereof; Mechanical Etc. Traffic Signal Equipment Of All Kinds
7,509,555 33,446,202 298,634,056 7.93 39 Plastics And Articles Thereof 262,553,569 230,336,486 291,889,659 0.27 52 Cotton, Including Yarns And Woven Fabrics Thereof 522,253,032 193,244,393 287,872,877 0.49 04 Dairy Produce; Birds' Eggs; Natural Honey; Edible Products Of Animal
Origin, Nesoi 202,179,267 161,553,713 280,297,866 0.74 10 Cereals 397,736,294 242,191,264 227,098,027 (0.06) Total komoditas lainnya 2,408,921,320 2,865,674,267 2,763,848,285 (0.04)
Ekspor Amerika ke Indonesia untuk periode Januari-Desember 2013 tercatat sebesar US$ 9,08
milyar, naik 14% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012 sebesar US$ 7,99 milyar. Dalam periode Januari-Desember 2013 ini, Amerika mengalami defisit neraca perdagangan dengan Indonesia sebesar US$ 9,79 milyar.
7 Tabel 3: Perdagangan Amerika Indonesia Periode Januari-Desember 2011 – 2013 (juta US$)
Sumber: Global Trade Atlas diolah oleh ITPC
Pada tingkat pemerintahan, AS dan Indonesia memiliki kerangka kerjasama pertemuan dalam Trade and Investment Framework Agreement (TIFA) untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi kedua negara. TIFA yang terdiri dari 4 (empat) kelompok kerja:
Intellectual Property Rights, Agricultural and Industrial Goods, Services and Investment.
AS dan Indonesia juga telah membentuk “Comprehensive Partnership” pada tahun 2010. Kemitraan strategsis ini merupakan komitmen bersama kedua negara. Kemitraaan ini diantaranya ditujukan untuk lebih meningkatkan kerjasama ekonomi dalam mendorong perdagangan dan investasi.
Kedua negara juga telah membentuk US-Indonesia Commercial Dialogue pada tahun 2011 untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan mendorong diskusi (Business to Business) dalam perdagangan termasuk meningkatkan iklim bisnis, perdagangan dan investasi. Terdapat 6 (enam) fokus aktifitas dalam kerjasama ini, yaitu: Investment Climate, Energy
and Clean Environment, Small and Medium Enterprises (SMEs), The Expansion of Bilateral Trade Activities, Entrepreneurship, and Industrial Cooperation.
Indonesia; 2011; 19.111 Indonesia; 2012; 17.998 Indonesia; 2013; 18.878 Amerika; 2011; 7.413 Amerika; 2012; 7.997 Amerika; 2013; 9.088 Indonesia Amerika
8
Perekonomian dan Pasar AS
Amerika Serikat merupakan negara dengan perekonomian terbesar di dunia. PDB AS adalah senilai $16,79 triliun pada tahun 2013 atau sekitar seperempat GDP global. AS juga merupakan salah satu negara terkaya di dunia dengan PDB per kapita pada tahun 2012 menurut Bank Dunia sebesar $51.749, atau nomor delapan terbesar dunia.
Meskipun perekonomian AS sempat mengalami perlambatan bersama dengan Uni Eropa juga sempat mengalami krisis keuangan dan juga berpengaruh ke ekonomi global, namun pada akhir 2013 perekonomian dunia sedikit menguat. Begitu juga dengan perekonomian AS mengalami pertumbuhan sebesar 2,6% pada akhir tahun 2013, dan diprediksi akan mengalami pertumbuhan kurang lebih 1,9% menjadi 2,8% pada tahun 2014.
Ketidakmerataan pendapatan terus meningkat di AS sejak tahun 1970. Menghadapi kenyataan ini, pedagang eceran (retailer) di AS memutuskan untuk mengikuti perubahan pola pembelanjaan rumah tangga yang fokus akan produk low dan high end consumer goods. Tabel 4: Data Statistik Perekonomian AS
Description 2011 2012 2013 2014 2015 2016
Population (m) 311.8 314.3 317.0 319.5 322.1 325.0 GDP (US$ bn at market exchange rates) 15,094 15,780 16,492 17,239 18,053 18,851 GDP per head (US$ at market exchange
rates) 48,409 50,202 52,027 53,959 56,053 57,996 GDP (US$ bn at PPP) 15,094 15,780 16,492 17,239 18,053 18,851 GDP per head (US$ at PPP) 48,409 50,202 52,027 53,959 56,053 57,996 Personal disposable income (US$ bn) 11,556 12,086 12,579 13,066 13,605 14,188 Median household income (US$) 72,349 74,939 77,238 79,455 81,938 84,627 Household consumption (US$ bn) 10,726 11,203 11,678 12,218 12,778 13,350 Household consumption per head (US$) 34,400 35,640 36,840 38,240 39,670 41,070
9 Tabel 5: Data Statistik Belanja Konsumen AS
2011 2012 2013 2014 2015 2016
US$ bn
Food, beverages & tobacco 956 999 1,037 1,069 1,105 1,146 Housing & household fuels 1,993 2,065 2,135 2,200 2,269 2,346 Clothing & footwear 383 398 412 424 438 452 Household goods & services 464 481 497 512 528 546 Health 2,100 2,210 2,320 2,427 2,541 2,668 Transport & communications 1,339 1,415 1,493 1,569 1,650 1,741 Leisure & education 1,241 1,300 1,359 1,415 1,475 1,541 Hotels & restaurants 657 690 723 754 788 825 Other 1,590 1,675 1,760 1,841 1,929 2,026
Total 10,723 11,233 11,736 12,211 12,723 13,292
Sumber: Bureau of Economic Analysis, US Department of Commerce dan berbagai sumber
Tabel 6: Profil Negara Amerika Serikat
Pemerintahan
Nama Resmi : United States of America Bentuk Pemerintahan : Federal Democracy Kepala Negara : President Barrack Obama
Kota Dagang Kota Utama (* merupakan kota dagang) : Washington DC* 617,996 Jiwa
10 Northern New Jersey 8,821,155 Jiwa Houston 2,145,146 Jiwa Los Angeles-Long Beach 465,576 Jiwa Seattle Tacoma 4,269,349 Jiwa Detroit 706,585 jiwa Chicago 2,707,120 jiwa Miami-Fort
Lauderdale 5,007,564 jiwa San
Jose-Sunnyvale-Santa Clara 1,836,911 jiwa Minneapolis-St.
Paul. 3,615,902 jiwa
Batas Negara
Lautan : Lautan Pasifik berbatasan dengan pantai barat AS, Lautan Atlantik berada pada pantai timur AS dan Lautan Artik pada pantai utara Alaska, yang juga bagian dari AS.
Daratan Imperial Beach, California, Tijuana, dan Baja California, di Sebelah Barat yaitu Matamoros, di wilayah timur yaitu Tamaulipas, dan Brownsville, Texas.
11
Populasi : 22,3 juta (2010)
Kelompok Etnis : Kulit putih 92%, Asia 7%, aboriginal dan lainnya 1%
Bahasa
(English merupakan bahasa utama)
: English 78.5%, Chinese 2.5%, Italian 1.6%, Greek 1.3%, Arabic 1.2%, Vietnamese 1%, lainnya 8.2%, tidak teridentifikasi 5.7% (sensus tahun 2006)
Infrastruktur
Ports STATE Number of Ports
: Alabama 19 Alaska 55 Arkansas 2 California 37 Connecticut 13 Delaware 4 District Of Columbia 1 Florida 19 Georgia 5 Hawaii 16 Idaho 1 Illinois 11 Indiana 6
12 Iowa 3 Kentucky 7 Louisiana 29 Maine 44 Maryland 7 Massachusetts 23 Michigan 24 Minnesota 5 Mississippi 16 Missouri 10 New Hampshire 1 New Jersey 14 New York 27 North Carolina 3 Ohio 9 Oklahoma 2 Oregon 11 Pennsylvania 6 Rhode Island 6 South Carolina 3 Tennessee 5
13 Texas 23 Vermont 1 Virgin Islands 1 Virginia 10 Washington 42 Wisconsin 12 Airports : 14,000
14
II. Informasi Pasar
Pertumbuhan Pasar Produk Kabel
Produk kabel adalah tulang punggung di zaman informatika modern, menyediakan setiap individu dengan tenaga listrik, cahaya, dan komunikasi. Terlebih lagi dengan adanya ekspansi di dalam aktifitas konstruksi (bangunan bangunan baru membutuhkan kabel dan kawat listrik dalam jumlah yang sangat besar) dan proyek pembangunan infrastruktur energi menuntut penambahan tenaga listrik dan pembuatan kabel dan kawat listrik. Sebagai hasilnya, pendapatan untuk industri produk kabel diperkirakan meningkat dengan pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 10.4% dalam kurun waktu lima tahun hingga 2014, mencapai 20.4 milyar US dollar. Pendapatan industri diperkirakan akan meningkat 3.3% lagi di tahun 2014, seiring dengan perbaikan perbaikan infrastruktur dan aktifitas pembangunan pembangunan baru yang terus mendorong permintaan terharap produk kabel.
Pemintaan dunia terhadap produk kabel juga sudah meningkat selama lima tahun terakhir ini, mendorong industri terkait ke tingkat perdagangan internasional yang lebih tinggi. Terlepas dari nilai tukar dollar yang cukup lemah di awal periode lima tahun ini (yang membuat barang-barang produksi luar negeri menjadi lebih mahal), impor produk industri terkait mulai meningkat sejak tahun 2010, terutama dari negara-negara dengan tingkat upah tenaga kerja yang lebih rendah seperti RRT dan Meksiko. Kedua negara tersebut sudah meningkatkan ekspor produk kabel dan kawat listrik mereka ke dalam negara Amerika Serikat sebesar 10% setiap tahunnya dalam lima tahun terakhir ini. Ekspor dari perusahaan perusahaan Amerika Serika juga meningkat dalam lima tahun belakangan ini, yang mana sebagian besar didorong oleh meningkatnya permintaan produk industri terkait dari negara-negara berkembang. Di tahun 2014, ekspor industri kabel diperkirakan mencapai kurang dari 30% total pendapatan, sedangkan impor diantisipasikan akan memuaskan sekitar 35% dari permintaan domestik.
Upgrade dalam infrastruktur yang dinantikan dan kapasitas dari jaringan transmisi yang
meningkat diprediksikan akan merangsang permintaan terhadap kabel tenaga listrik dan komunikasi dalam kurun waktu lima tahun ke depan menuju 2019. Komisi Kebijakan Energi Negara Amerika Serikat menyatakan akan ada investasi skala besar di dalam generasi listrik, penyaluran dan transmisi tenaga listrik di tahun-tahun menuju 2030. Bersama dengan itu, dalam lima tahun kedepan, sekitar 17,000 mil jalan arus listrik untuk saluran transmisi bervoltase tinggi
15 yang baru akan mulai dipasang. Seiring dengan perbaikan infrastrutur, aktifitas konstruksi pembangunan baru dan tingkat belanja konsumen yang tinggi akan terus meningkatkan permintaan terhadap produk industri kabel. Sebagai hasilnya, pendapatan industri diperkirakan akan bertumbuh per tahunnya sebesar 3.6% di dalam kurun waktu lima tahun menuju 2019, mencapai sekitar 24.3 milyar US dollar.
Industri produksi Kabel sudah melakukan pengiriman dalam kapasitas penuh selama lima tahun terakhir, dimana pendapatan industri diharapkan mengalami pertumbuhan rata-rata 10% setiap tahunnya. Industri memproduksi beranekaragam produk kabel yang terbuat dari aluminium dan tembaga, juga kabel pelindung fiber optic yang digunakan untuk komunikasi dan saluran energi. Oleh karena paket stimulus pemerintah, maka industri Kabel mendapatkan dukungan untuk keluar dari tingkat resesi rendah dan mengalami pertumbuhan yang kuat di tahun 2010. Di tahun-tahun berikutnya, saat aktifitas konstruksi dan pembangunan mulai naik dan permintaan dari telekomunikasi dan penyiaran mulai bertumbuh, maka permintaan terhadap kabel juga terus berkembang. Di samping itu, pembelanjaan konsumen yang sehat selama lima tahun terakhir meningkatkan permintaan terhadap peralatan elektronik, yang ikut menambah permintaan terhadap produk industri terkait. Di tahun 2014, dengan pertumbuhan baik di sektor pembangunan maupun pembelanjaan konsumen, pendapatan industri produk kabel diperkirakan akan tumbuh 3.3% mencapai 20.4 milyar US dollar.
Permintaan terhadap kabel tenaga listrik ada di tingkat yang sangat rendah di tahun 2009, seiring dengan pembelanjaan modal dan perawatan terhadap utilitas tenaga listrik yang diturunkan meresponi melambatnya perekonomian. Permintaan terhadap tenaga listrik mengalami kemacetan sebab produksi industri turun drastis dan banyak badan usaha yang membatasi pemakaian tenaga listrik mereka untuk menekan biaya, oleh sebab itu ikut membatasi ekspansi jaringan tenaga listrik yang baru. Namun American Recovery and Reinvestment Act of 2009 (ARRA) menyuntikkan sekitar 31 milyar US dollar kepada Departemen Energi Amerika Serikat untuk mendukung proyek pengembangan energi di seluruh negeri. ARRA mengandung banyak ketentuan pajak dan apropriasi yang secara langsung menguntungkan industri-industri tenaga listrik, energi yang dapat diperbaharui, dan telekomunikasi broadband, yang menuntut proyek-proyek infrastruktur baru yang membutuhkan kabel komunikasi dan tenaga listrik. Contohnya, sebagai bagian dari ARRA, pemerintah Amerika Serikat menginvestasikan lebih dari 4.5 milyar US dollar untuk penyaluran tenaga listrik dan modernisasi keandalan energi. Dana tersebut dibarengi dengan lebih dari 5.5 milyar US dollar dari agensi
16 lokal dan sektor swasta untuk mendanai jaringan intelektual dan teknologi penyimpanan energi di seluruh negeri. Inisiatif ini meningkatkan permintaan terhadap produk kabel, mengembangkan pertumbuhan industri di tahun 2010.
Konstruksi baik di bangunan perumahan maupun komersil mendorong bagian besar dari permintaan terhadap kabel; kontraktor komersial menggunakan kabel untuk mendistribusikan tenaga listrik dan layanan telekomunikasi di seluruh bangunan. Kenyataannya, penjualan kawat dan kabel untuk gedung meliputi 16% dari pendapatan industri terkait, membuat aktifitas pembangunan sebagai aspek penting dalam permintaan industri. Krisis perumahan, yang menghancurkan nilai pembangunan komersial swasta dan menyebabkan penurunan angka perumahan dimulai dari 38.8% di tahun 2009. Hal ini menyebabkan penurunan pendapatan industri ke level yang terendah dalam 10 tahun.
Setelah berada di bawah di tahun 2009, pasar perumahan pun mulai pulih, menunjukkan pertumbuhan yang perlahan di tahun 2010. Pertumbuhan mulai bertambah cepat di tahun 2012 dengan semakin pulihnya ekonomi, menyebabkan perumahan mulai meningkat dengan signifikan (28.2%). Secara keseluruhan, perumahan mengalami peningkatan rata-rata sebesar 14.4% setiap tahunnya di dalam jangka waktu lima tahun menuju 2014, menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap produksi kabel dan kawat. Pembangunan komersial yang bukan komersial, yang mana biasanya mengikuti pola yang sama dengan pembangunan perumahan dan kondisi ekonomi secara umum, namun dengan keterbelakangan satu dua tahun, kembali bertumbuh di tahun 2011. Perkembangan terkuat dalam aktifitas pembangunan komersial berasal dari fasilitas-fasilitas retail dan komersial lainnya, fasilitas-fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan swasta. Kenaikan-kenaikan dalam aktifitas pembangunan ini mendongkrak permintaan terhadap produk kabel dan kawat, mendorong pertumbuhan industri dari tahun 2013 ke 2014.
Pertumbuhan dalam permintaan terhadap produk-produk industri telah memampukan perusahaan-perusahaan produsen kabel dan kawat untuk melebarkan operasi mereka; perusahaan seperti Encore Wire Corporation terus membuka fasilitas produksi baru untuk memenuhi permintaan yang terus bertambah. Jumlah fasilitas produksi industri diperkirakan akan terus meningkat dengan pertumbuhan rata-rata 0.7% setiap tahunnya dalam jangka waktu lima tahun hingga 2014, menjadi 446 pabrik produksi. Dalam lima tahun hingga 2014, para produsen juga terus menginvestasikan di dalam proses produksi secara otomatis, yang
17 menyebabkan biaya modal naik, sedangkan mengurangi biaya upah tenaga kerja. Sebagai hasilnya, jumlah pekerja di dalam industri ini diperkirakan akan menurun sebesar 2.3% dalam lima tahun ke 2014, menjadi 27,842 orang.
Margin laba industri terkait terus berubah di dalam lima tahun terakhir. Di tahun 2009, pengolah dan produsen industri terkait mengalami margin profit yang rendah oleh karena penurunan permintaan dan naiknya kompetisi dari impor dengan biaya rendah, yang menekan harga jual rata-rata tanpa mengikuti pengurangan biaya input dan bahan dasar seperti tembaga. Dengan naiknya permintaan terhadap produk industri di dalam tahun-tahun menuju 2014, produsen-produsen industri mampu melimpahkan biaya input/ bahan dasar yang tinggi terhadap konsumen, meningkatkan margin profit ke level yang lebih sehat. Lebih lagi, kelahiran kabel fiber optic selama lima tahun terakhir ini terus mendongkrak margin profit industri rata-rata; kabel fiber optik, yang mana terus meningkat dalam menggantikan kabel komunikasi tradisional oleh karena kecepatan transmisi mereka yang lebih tinggi, dan dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan kabel tembaga yang tradisional.
Industri produk kabel memiliki tingkat yang signifikan dalam perdagangan internasional, dngan ekspor sebesar 30% dari pendapatan industri, dan impor yang mencukupi sekitar 35% dari permintaan domestik. Baik impor maupun ekspor jatuh secara dramatis di tahun 2009 oleh karena resesi, namun bangkit kembali setelahnya, mengikuti merosotnya biaya pengiriman dan meningkatnya permintaan dunia terhadap produk-produk kabel. Mesikpun nilai tukar dollar yang lebih rendah di dalam periode lima tahun, impor terus naik sejak 2010, terutama dari negara-negara dengan tingkat upah tenaga kerja rendah seperti RRT dan Meksiko. Kedua negara tersebut telah mengalami peningkatan sebesar 10% setiap tahunnya dalam impor produk kabel mereka ke dalam Amerika Serikat di dalam lima tahun terakhir. Secara keseluruhan, dalam jangka waktu lima tahun menuju 2014, impor sudah berkembang dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 9.7% mencapai 7.8 milyar US dollar. Sebagai respon terhadap besarnya pemasukan impor, banyak produsen industri domestik yang memindahkan tempat produksinya ke luar negeri untuk bersaing dengan produsen asing.
Ekspor juga sudah meningkat dalam lima tahun terakhir, disebabkan oleh naiknya permintaan terhadap produk industri terkait dari negara-negara berkembang. Seiring dengan negara-negara berkembang memperlebar dan meningkatkan infrastruktur mereka, hal tersebut meningkatkan permintaan mereka terhadap kabel dan kawat bangunan, juga kabel listrik. Di samping itu,
18 pendapatan per kapita juga meningkat di negara-negara tersebut, permintaan konsumen mereka terhadap alat-alat elektronik, yang mana menstimulasi permintaan terhadap kabel dan kawat elektronik. Di 2014, ekspor diperkirakan akan menurun 9.9% oleh karena naiknya nilai tukar dollar dan meningkatnya persediaan produk-produk yang lebih murah di luar negeri. Terlepas dari antisipasi penurunan tahun ini, ekspor masih dapat meningkat dengan pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 8.7% dalam jangka waktu lima tahun menuju 2014, mencapai 5.7 milyar US dollar. Kenaikan pasar ekspor telah membantu mendongkrak pendapatan industri dan secara tidak langsung mengurangi kerugian yang disebabkan oleh persaingan impor.
Tabel 8: Impor Kabel AS dari Dunia
United States Ports Import from World (Transport Mode: All Transport Modes) Via Port: All Ports
Commodity: 8544, Insulated Wire, Cable And Other Insulated Electrical Conductors; Optical Fiber Cables, Of Individually Sheathed Fibers, With Conductors Etc. Or Not Calendar Year: 2011 - 2013
Partner Country
United States Dollars % Share
%Δ 13/12 2011 2012 2013 2011 2012 2013 World 14386227794 16091887180 17013578301 100 100 100 5.73 Mexico 7135434613 8060256171 8398773901 49.6 50.09 49.37 4.2 China 2921017642 3268419003 3661546655 20.3 20.31 21.52 12.03 Honduras 426086106 501807976 586412528 2.96 3.12 3.45 16.86 Canada 620536151 605417312 524691364 4.31 3.76 3.08 -13.33 Nicaragua 349996532 401795715 482656911 2.43 2.5 2.84 20.12 Philippines 393281746 443922725 467777867 2.73 2.76 2.75 5.37 Vietnam 221628395 337920435 415156675 1.54 2.1 2.44 22.86 Japan 245929893 264735612 289923216 1.71 1.65 1.7 9.51 Germany 295403020 283467181 286160680 2.05 1.76 1.68 0.95 Taiwan 226176376 211280701 211135714 1.57 1.31 1.24 -0.07 Indonesia 246117245 213806874 197111076 1.71 1.33 1.16 -7.81
Sumber: Global Trade Atlas diolah oleh ITPC
Berdasarkan laporan tahun 2013 di tabel di atas, Indonesia tidak masuk 10 besar importir produk kabel ke dalam Amerika Serikat. Tiga eksportir produk kabel dan kawat dari dunia ke AS adalah Meksiko, RRT dan Honduras. Dalam periode tiga tahun terakhir dari tahun 2011-2013, Indonesia mengalami penurunan dalam ekspor, dengan nilai ekspor terendah di tahun 2013 mencapai 197 juta US dollar.
19 Tabel 9: Impor Variasi Produk Kabel AS dari Indonesia
United States Ports Import from Indonesia (Transport Mode: All Transport Modes) Via Port: All Ports
Commodity: 8544, Insulated Wire, Cable And Other Insulated Electrical Conductors; Optical Fiber Cables, Of Individually Sheathed Fibers, With Conductors Etc. Or Not
Calendar Year: 2011 - 2013 Commodity Description
United States Dollars % Share %Δ 13/12 2011 2012 2013 2011 2012 2013
8544
Insulated Wire, Cable Etc; Opt Sheath Fib
Cables 246117245 213806874 197111076 100 100 100 -7.81
854430
Insulated Ignition Wiring Sets And Other Wiring Sets For Vehicles, Aircraft And
Ships 169148836 140647767 116402799 68.73 65.78 59.05 -17.24
854442
Electric Conductors, For A Voltage Not Exceeding 1000 V, Fitted With Connectors,
Nesoi 46007384 45977102 54490168 18.69 21.5 27.64 18.52
854411 Insulated Winding Wire Of Copper 30627992 26501956 24395198 12.44 12.4 12.38 -7.95
854449
Insulated Electric Conductors, For A Voltage Not Exceeding 80 V, Not Fitted
With Connectors 157479 187377 1590144 0.06 0.09 0.81 748.63
854420
Insulated Coaxial Cable And Other Coaxial
Electrical Conductors 136796 278128 196653 0.06 0.13 0.1 -29.29
854460
Insulated Electric Conductors, For A
Voltage Exceeding 1,000 V 19662 0 36114 0.01 0 0.02 n/a
854419 Insulated Winding Wire, Nesoi 2280 111324 0 0 0.05 0 -100
854470
Insulated Optical Fiber Cables, Made Up
Of Individually Sheathed Fibers 16816 103220 0 0.01 0.05 0 -100
Sumber: Global Trade Atlas diolah oleh ITPC
Potensi Pasar Impor Produk Kabel ke AS
Impor produk kabel diperkirakan akan meningkat dengan pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 9.7% dalam periode lima tahun menuju 2014, mencapai total 7.8 milyar US dollar. Sumber utama untuk impor industri adalah dari RRT dan Meksiko, yang mana keduanya mencakup 70% dari keseluruhan impor tahunan produk kabel ke dalam Amerika Serikat. RRT telah menjadi salah satu sumber yang meningkat pesat dalam lima tahun terakhir sebab negara tersebut menawarkan tenaga kerja yang murah dan kebijakan pemerintah yang terbatas, sehingga mengurangi biaya operasional; dan sebagai hasilnya banyak produsen produk kabel membuka fasilitas fasilitas baru di RRT di tahun-tahun belakangan ini. Contohnya, LS Cable & System, sebuah perusahaan berbasis di Korea yang merupakan salah satu produsen kabel tenaga listrik dan komunikasi seluruh dunia, memiliki kehadiran
20 sangat besar di RRT, di samping memiliki pabrik pabrik di Malaysia, Vietnam dan India. Meksiko adalah salah satu partner perdagangan yang kuat, sebab seperti RRT, negara tersebut dapat menawarkan biaya produksi yang rendah, dan bersaing dengan produsen domestik atas dasar harga. Di samping itu, Meksiko juga diuntungkan dengan kedekatan lokasi geografis ke Amerika Serikat dan keuntungan lain yang diperoleh dari NAFTA (North
American Free Trade Agreement).
Oleh sebab banyaknya tenaga kerja dengan upah yang rendah di luar, menyebabkan banyak kabel dan kawat hasil produksi asing lebih terjangkau dari konsumen domestik, maka impor diperkirakan akan mencakup 34.3% dari permintaan domestik di tahun 2014. Di tahun-tahun terakhir ini, banyak perusahaan Amerika Serikat yang mengekspansi pabrik-pabrik produksi mereka ke luar negeri untuk mengurangi biaya tenaga kerja. Walaupun tenaga kerja bukanlah biaya industri terbesar (di tahun 2014, upah tenaga kerja
diperkirakan mencakup 7.7% dari pendapatan keseluruhan industri), angka tersebut dianggap cukup besar dalam memiliki dampak terhadap harga. Dengan proses produksi yang semakin ke arah otomatis, akan ada penurunan besar-besaran di dalam biaya upah tenaga kerja, yang menyebabkan upah tenaga kerja rendah kehilangan kelebihannya dalam bersaing. Bahkan, perusahaan Kabel Encore, yang memproduksi produk kabel listrik bangunan menemukan kecilnya persaingan terhadap impor sebab proses produksi mereka yang sangat bergantung kepada mesin sehingga biaya tenaga kerja tidak terlalu
mempengaruhi harga produk-produk mereka.
21
Produsen Utama Produk Kabel di AS
Di Amerika Serikat ada beberapa pemain utama yang bergerak di industri produk kabel. Adapun perusahaan-perusahaan tersebut adalah:
Sumber: Ibisworld
Southwire Company
Market Share: 21.3%
Didirikan pada tahun 1950 dan berpusat di Carrolton, GA, Perusahaan Southwire adalah
perusahaan produsen kabel dan kawat yang sangat besar di Amerika Serikat. Southwire memiliki 19 pabrik produksi di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada, dengan tenaga kerja di seluruh dunia sebesar 5,600, yang mana setengahnya bekerja di Carrolton, GA. Di tahun 2013, Southwire menghasilkan pendapatan perusahaan sebesar 4.8 milyar US dollar. Di tahun 2013, Southwire mengolah 785 juta pon tembaga dan 429 juta pon aluminium.
General Cable Technologies Corp.
Market Share: 9.3%
Berdiri pada tahun 1994 dengan pusat di Highland Heights, KY, General Cable Technology Corp. adalah produsen dan pengembang utama produk kabel fiber optik dunia. Perusahaan tersebut memiliki 15,000 karyawan yang bekerja di 61 pabrik di seluruh dunia, 16 diantaranya terletak di dalam Amerika Serikat. Pada tahun 2013, perusahaan tersebut menghasilkan pendapatan sebesar 6.5 milyar US dollar, dengan dibawah 30% datang dari produksi domestik Amerika Serikat. General Cable memproduksi lebih dari 100,000 jenis produk, menyediakan beraneka
22 ragam jenis produk kabel untuk pasar dunia. Pasar tersebut antara lain adalah keperluan listrik, infrastruktur listrik, industri konstruksi/ pembangunan dan komunikasi.
Encore Wire Corporation
Market Share: 6.0%
Berdiri pada tahun 1989 dan berpusat di McKInney, Texas, Encore Wire Corp. adalah perusahaan produsen kabel dan kawat listrik bangunan dengan biaya rendah. Perusahaan ini adalah supplier utama untuk pemasangan kabel listrik interior baik dalam gedung-gedung komersial dan
industri, perumahan, apartemen maupun rumah produksi. Seluruh tenaga kerja perusahaan
Encore sekitar 1,100 jiwa bekerja di pabrik-pabrik yang terletak di McKinney, TX. Di tahun 2013, Encore mengasilkan pendapatan total sebesar 1.2 milyar US dollar. Perusahaan Encore
menghasilkan dan menjual berbagai macam kabel dan kawat bangunan.
CommScope Inc.
Market Share: 5.0%
Berdiri pada tahun 1953 dan berpusat di Hickory, NC, CommScope Inc. adalah supplier global solusi infrastruktur untuk jaringan komunikasi. Perusahaan ini memiliki sekitar 2,600 hak paten dan paten aplikasi di seluruh dunia yang berkaitan dengan solusi infrasstruktur. CommScope memiliki 27 pabrik produksi di seluruh dunia, 7 di antaranya ada di Amerika Serikat. Di tahun 2013, perusahaan tersebut menghasilkan pendapatan total sebesar 3.5 milyar US dollar.
CommScope membagi operasinya ke dalam tiga segmen utama: wireless (tanpa kabel),
perusahaan, dan broadband.
Perusahaan Lainnya
Industri Produsen Kabel dan Kawat terdiri dari banyak perusahaan perusahaan kecil yang menyumbang kurang dari 5% pendapatan industri. Di tahun 2014, ada sekitar 370 perusahaan lainnya yang diperkirakan akan mengkontribusi kepada sisa 55% dari pendapatan keseluruhan industri.
23
Prysmian Group
Estimated market share: 3.7%
Prysmian Group adalah perusahaan multi nasional yang berbasis di Itali, dengan kantor pusat di
Milan (Itali), yang memproduksi kabel untuk sektor energi dan telekomunikasi. Perusahaan tersebut memiliki 91 pabrik di 50 negara dan 17 pusat penelitian dan pengembangan di Eropa, Amerika Serikat dan Amerika Selatan. Di Februari 2011, Prysmian bergabung dengan Draka
Cable, membuat mereka menjadi produsen kabel terbesar di dunia dalam hal pendapatan. Di
tahun 2013, perusahaan tersebut mencetak pendapatan total sebesar 9.8 milyar US dollar. Di Amerika Serikat sendiri, Prysmian memiliki 8 pabrik produksi, yang mana pendapatannya diperkirakan mencapai 750 juta US dollar di 2014.
Rea Magnet Wire Company, Inc. Estimated market share: 3.2%
Rea Magnet Wire Company, Inc. dikategorikan sebagai produsen kabel magnet terbesar di
Amerika Utara dan RRT, dan salah satu produsen kabel magnet terbesar di dunia. Perusahaan tersebut memiliki 6 pabrik produksi di Amerika Serikat dan 5 di RRT. Pendapatan yang terkait dengan industri terkait akan mencapai 650 juta dollar di 2014. Rea memiliki sekitar 1200 karyawan, dengan 700 berada di Amerika Serikat, dan sisanya di RRT. Rea menghasilkan kabel magnet yang menutupi tembaga, aluminium dan kuningan, dengan tambahan kabel terbuka yang dipakai untuk membuat motor, transformer dan koil.
LS Cable & System Ltd.
Estimated market share: Less than 1.0%
LS Cable, sebuah perusahaan berbasis di Korea, memiliki 37 lokasi produksi di 26 negara. Di
tahun 2013, operasi industri terkait di Amerika Serikat menyumbang 1.9% dari pendapatan perusahaan secara keseluruhan. Seiring dengan itu, total pendapatan perusahaan diperkirakan akan mencapai 4.5 milyar US dollar di tahun 2014, dengan pendapatan dari industri terkait akan mencapai hanya sekitar 85.5 juta US dollar.
24
III.
Kebijakan Impor
Regulasi dan Ketentuan Produk Kabel di AS
Operasi produksi Kabel harus mengikuti hukum dan ketentuan lingkungan federal, negara bagian, dan luar negeri yang berkaitan dengan penyimpanan, penanganan, pembuangan, transportasi dan penyaluran material-material beracun serta produk limbah. Hukum dan ketentuan ini akan meningkatkan biaya produksi para produsen dengan menuntut setiap perusahaan memastikan fasilitas fasilitas dan produk produknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bersamaan dengan itu, para produsen juga harus mengikuti Undang-Undang Kesehatan dan Keamanan Tenaga Kerja yang dikeluarkan oleh kongres di tahun 1970, yang mana mengatur persyaratan-persyaratan keamanan untuk para pekerja di pabrik pabrik produksi.
Ada beberapa badan-badan yang mengatur standar industri seperti Underwriters Laboratories, the
Telecommunications Industry Association, the National Electronic Manufacturers Association, the National Electronic Manufacturers Association dan The American Society for Testing and Materials;
organisasi-organisasi inilah yang menentukan standar teknis untuk industri produksi kabel dan kawat. Bersamaan dengan itu, banyak produk-produk akhir yang harus mengikuti ketentuan yang dibuat oleh pemerintah federal, negara bagian dan lokal. Di tahun 2005, Departemen Energi Amerika Serikat memulai Program Manajemen Energi Federal, yang mengatur standar efisiensi terhadap beranekaragam produk, termasuk peralatan elektronik.
25
Tarif Bea Masuk
Tarif bea cukai untuk produk kabel memasuki negara Amerika Serikat berkisar dari 0 – 5.3%. Berikut bagan pembagian tariff bea masuk produk kabel ke dalam Amerika Serikat berdasarkan sumber dari Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat:
26 Sumber: US International Trade Commision
Saluran Distribusi Produk Kabel di AS
Secara umum distribusi penjualan produk alas kaki berawal dari pihak produsen atau manufaktur pembuat produk yang kemudian didistribusikan melalui wholesaler atau pusat-pusat grosir. Kemudian dari pusat grosir didistribusikan langsung ke toko toko retail dan toko toko yang menjual produk-produk elektronik pada umumnya. Beberapa toko akan langsung membeli dari produsen dengan alasan untuk mendapatkan harga yang lebih kompetitif.
Gambar 2: Alur Distribusi Manufaktur
Manufaktur
Pusat Grosir
- Toko retail
- Toko Elektronik
27
IV. Peluang Dan Strategi
Segmentasi dan Produk Kabel
Kabel dan kawat biasanya digunakan di bangunan-bangunan komersial dan perumahan, produk-produk elektronik dan listrik, jaringan listrik bawah tanah maupun di atas, serta kendaraan-kendaraan.
Kabel Bangunan
Segmen kabel bangunan diperkirakan akan mencapai 15.6% dari pendapatan industri di tahun 2014. Kabel bangunan membawa aliran listrik ke seluruh bangunan dan perumahan. Penurunan besar dalam aktifitas pembangunan rumah di Amerika Serikat dari tahun 2009 hingga 2010 memiliki dampak negatif terhadap penjualan kabel bangunan. Namun, nilai konstruksi baik perumahan maupun gedung non residensial swasta telah bangkit dari tahun 2010 hingga 2014, meningkatkan permintaan terhadap produk kabel bangunan dan menyebabkan persentase pendapatan segmen industri ini meningkat di dalam lima thaun menuju 2014.
Kabel Elektronik
Kabel elektronik diperkirakan menyumbang 19.8% dari total pendapatan industri terkait di tahun 2014. Meningkatnya produksi barang barang eletronik di luar negeri di tahun tahun belakangan ini telah mengurangi permintaan kabel elektronik yang diproduksi secara domestik dalam lima tahun terakhir ini. Terlebih lagi, melemahnya daya belanja konsumen di Amerika Serikat di tahun 2009 menarik turun permintaan terhadap produk produk elektronik. Faktor faktor ini menyebabkan kontribusi segmen ini terhadap pendapatan industri terkait sedikit menurun dalam lima tahun menuju 2014.
Kabel Power/ Tenaga Listrik
Kabel tenaga listrik diperkirakan mengkontribusikan 20.5% dari total pendapatan industri terkait di tahun 2014. Perusahaan perusahaan Daya dan Jasa (utilitas) menggunakan kabel di dalam jaringan
28 transmisinya untuk menyediakan tenaga listrik kepada sub stasiun distributor, dan dari sub stasiun tersebut kepada meteran pengguna listrik. Konstruksi Daya dan Utilitas telah meningkat di lima tahun terakhir, disebabkan oleh investasi pihak swasta dan juga potongan pajak untuk energi alternatif, yang mana akan diperkirakan terus meningkat hingga 2019. Kenaikan ini telah menstimulasi naiknya permintaan terhadap kabel listrik, menyebabkan bagian segmen ini terhadap pendapatan industri secara keseluruhan meningkat dalam lima tahun hingga 2014.
Kabel Fiber Optik
Kabel Fiber Optik diperkirakan menyumbang 19.8% dari total pendapatan industri terkait di tahun 2014. Produksi kabel fiber optik telah meningkat sebesar 12% di dalam lima tahun terakhir menuju 2014. Akan tetapi, seiring dengan produksi kabel fiber optik menjadi lebih efisien, maka produk ini pun menjadi berkurang mahalnya, sehingga mempengaruhi perkembangan bagian segmen ini terhadap pendapatan keseluruhan.
Kabel Telepon dan Telegraf
Kabel telepon dan telegraf diperkirakan mengambil bagian 4.8% dari total pendapatan di tahun 2014. Permintaan dari perusahaan telekomunikasi dengan kabel, pembeli utama kabel telepon dan telegraf, telah meningkat dengan pertumbuhan rata-rata setiap tahunnya sebesar 1.7% di dalam lima tahun belakangan ini. Namun permintaan terhadap kabel telepon dan telegraf mengalami penurunan dalam lima tahun terakhir oleh karena perubahan pasar kea rah telepon tanpa kabel; teknologi tanpa kabel dan juga kabel fiber optic yang terus menggantikan produk telekomunikasi yang masih memakai kabel, menurunkan kontribusi segmen ini terhadap pendapatan total industri terkait dalam lima tahun sampai 2014.
Lainnya
Produk kabel tertutup lainnya mencakup 14.3% dari pendapatan total industri terkait di tahun 2014. Segmen ini meliputi kabel magnet, yang banyak digunakan di motor listrik untuk aplikasi otomotif dan industri. Kabel magnet juga digunakan di dalam transformer untuk generator tenaga
29 listrik, pengubah tenaga listrik danpengendali listrik dalam aplikasi perindustrian. Segmen ini juga mencakup kabel berlapis baja, yang mana merupakan kabel servis yang ditutup dan dilindungi oleh penutup fleksibel yang terbuat dari baja dan digunakan di daerah-daerah yang mana kabel tersebut ditempatkan di lingkungan yang bercuaca ekstrim.
Strategi
Untuk mempertahankan dan memaksimalkan potensi Indonesia dalam perdagangan produk kabel, beberapa hal yang dapat dikembangkan untuk menambah ekspor kabel ke Amerika Serikat adalah:
Pemasaran produk kabel buatan Indonesia dengan memberikan info faktual dalam katalog: Dengan memberikan informasi tambahan mengenai produk kabel buatan Indonesia,
hal ini akan memperkuat kesadaran konsumen akan potensi kabel Indonesia. Katalog ini juga akan berguna bagi para buyers atau calon konsumen untuk mengetahui seluruh produk kabel dari Indonesia.
Kualitas dan Konsistensi Produksi Kabel: Mutu, kualitas dan konsistensi perlu untuk terus
menerus dijaga, terutama di pasar AS dimana konsumennya memiliki kesadaran tinggi terhadap lingkungan dan alam.
Promosi Melalui Pameran Dagang Internasional: Pengembangan promosi produk kabel
buatan Indonesia dilakukan melalui keikutsertaan dalam pameran dagang internasional di Amerika Serikat. Promosi melalui pemasangan iklan pada berbagai macam media seperti televisi, majalah, dan internet di Amerika Serikat juga patut untuk dilakukan.
30 PERAN ITPC CHICAGO
ITPC akan membantu promosi pemasaran di Amerika Serikat melalui: a. Pemberian informasi pasar (Market Brief);
b. Penyediaan data dan informasi mengenai daftar importir/agen/distributor; c. Membantu melakukan kontak dagang dan mempersiapkan pertemuan bisnis; d. Menghubungkan dengan pihak pemerintah setempat ataupun organisasi
lainnya;
e. Mendampingi pengusaha dalam pertemuan bisnis (jika diperlukan); f. Membantu keikutsertaan pada pameran internasional;
g. Membantu mempromosikan produk Indonesia melalui penyebaran brosur, display dan sample;
31
V. Informasi Penting
TPO dan Kedutaan Amerika Serikat di Indonesia
TRADE PROMOTION ORGANIZATION/TPO KEDUTAAN
U.S. Commercial Center Wisma Metropolitan II, 3rd Floor
Jl. Jendral Sudirman Kav. 29-31 Jakarta 12920, Indonesia
Tel: (62-21) 526-2850 Fax: (62-21) 526-2855 E-mail: [email protected] Web: www.buyusa.gov/indonesia/en/
Jalan Medan Merdeka Selatan No. 3-5 Kecamatan Gambir Jakarta Pusat Jakarta 10110 Indonesia Telepon: (62-21) 3435-9000 Faks: (62-21) 3435-9922 Web: jakarta.usembassy.gov
Kamar Dagang Amerika Serikat di Indonesia, Kadin Indonesia dengan
Amerika Serikat dan Kamar Dagang Indonesia di Amerika Serikat
KAMAR DAGANG AMERIKA SERIKAT
DI INDONESIA DENGAN AMERIKA SERIKAT KADIN INDONESIA
AmCham Indonesia National Secretariat World Trade Centre 11th Floor Jl. Jenderal Sudirman Kav. 29 – 31
Jakarta 12920 Indonesia Tel: (62-21) 526-2860 Fax: (62-21) 526-2861 Email: [email protected] Web: http://www.amcham.or.id
Kamar Dagang dan Industri Indonesia
Indonesian Chamber of Commerce and Industry
Menara Kadin Indonesia Lt. 29 Jalan HR Rasuna Said X-5 kav 2-3,
Jakarta 12950 - Indonesia Tel: (62-21) 527-4484 Fax: (62-21) 527-4331
Email: [email protected] Web: www.kadin-indonesia.or.id
KAMAR DAGANG INDONESIA DI AMERIKA SERIKAT
American Indonesian Chamber of Commerce 317 Madison Ave
Suite 1619, New York, NY 10017 Tel: (212) 687-4505 E-mail: [email protected]
32
Asosiasi Wire & Cable di Amerika Serikat
ASOSIASI WIRE & CABLE DI AMERIKA SERIKAT Wire Association International, Inc.
(WAI)
1570 Boston Post Road - P.O. Box 578 Guilford, CT
Tel +1 203 453-2777
http://www.wirenet.org/
Wire and Cable Industry Suppliers Association (WCISA) 1741 Akron Peninsula Rd · Akron, OH Tel:+ 330 864-2122 · Fax:+ 330 864-5298 Email: [email protected] http://www.wcisaonline.org/
Daftar Pameran Kabel di Amerika Serikat
DAFTAR PAMERAN KABEL DI AMERIKA SERIKAT Interwire Trade Show 2015
27-30 April 2015 Georgia World Congress Center 285 Andrew Young InternationalBlvd NW
Atlanta, GA 30313
www.interwire15.com
Perwakilan Kedutaan/Konsulat Indonesia di Amerika Serikat
PERWAKILAN INDONESIA DI AMERIKA SERIKAT
Embassy of the Republic of Indonesia Washington DC 2020 Massachusetts Ave. N.W. Washington, D.C. 20036, USA Tel 202 775 5200 Fax 202 775 5365 Web: www.embassyofindonesia.org
The Consulate General of the Republic of Indonesia in San Francisco
1111 Columbus Avenue San Francisco, CA 94133 Tel: (415) 474 – 9571 Fax: (415) 441 - 4320 Web: www.kjrisfo.net The Consulate General of the Republic of
Indonesia in Los Angeles 3457 Wilshire Boulevard Los Angeles, CA 90010 Tel: (213) 383 - 5126) Fax: (213) 487 - 3971 Web: www.kjri-la.net
The Consulate General of the Republic of Indonesia in Houston 10900 Richmond Avenue Houston, TX 77042 Tel: (713) 785 - 1691 Fax: (713) 780 - 9644 Web: www.indonesiahouston.net The Consulate General of the Republic of
Indonesia in Chicago 211 West Wacker Drive, 8th Floor
Chicago, IL 60606
The Consulate General of the Republic of Indonesia in New York
5 East 68th Street New York, NY 10065
33 PERWAKILAN INDONESIA DI AMERIKA SERIKAT
Tel: (312) 920 - 1880 Fax: (312) 920 - 1881 Web: www.indonesiachicago.info Tel: (212) 879 - 0600 Fax: (212) 570 – 6206 Web: www.indonesianewyork.org
34
Daftar Importir Produk Kabel di AS
35 30
Informasi Lainnya
Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago
Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi ITPC Chicago: www.itpcchicago.com, telephone (312) 640 – 2463 atau faksimili (312) 640 - 2648
Statistical Information
United States Bureau Of Labour Statistics: www.bls.gov United States Bureau of Economic Analysis: www.bea.gov
Product Compliance and Regulations
The Consumer Product Safety Improvement Act (CPSIA) of 2008 www.cpsc.gov/about/cpsia/cpsia.html
Customs requirements: www.cbp.gov Fair trading regulations: www.ftc.gov
US Food and Drug administration: www.accessdata.fda.gov United States Department Of Agriculture: www.usda.gov
Setting-up buying a company
Business license and permit requirement: http://www.sba.gov Business name availability and registration as a foreign company: www.nj.gov/treasury/revenue/gettingregistered, www.sos.state.oh.us
Search for trademarks, business and product names that have already been registered: www.uspto.gov/trademarks/index.jsp
Apply for an United States Business Number: www.sba.gov
Register a website domain name: www.domain.com/domains/tlds/us.bm
Tax and GST
Tax obligations and apply for a Tax File Number (TFN): www.ustaxcourt.gov/electronic_access.htm
Trade shows/expos
Expo Database: www.expodatabase.com/trade-shows-america/usa/
Employment regulations
United States Department of Labour: www.dol.gov/compliance/guide/
Business directories
USA Directory: www.usadirectory.biz
USA manufacturer Directory: www.manufacturerusa.com
State business information
Business information pada 50 state: www.usa.gov/Agencies/State-and-Territories.shtml
Media and business news
Wall Street Journal : www.wsj.com New York Times: www.nytimes.com
Washington Post: www.washingtonpost.com Newyork Daily News: www.nydailynews.com Chicago Tribune: www.chicagotribune.com The Aegis: www.baltimoresun.com