• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sosialisasi Desk Pembahasan Musrenbangnas 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sosialisasi Desk Pembahasan Musrenbangnas 2017"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

REPUBLIK INDONESIA

Direktorat Otonomi Daerah Bappenas

Sosialisasi Desk Pembahasan Musrenbangnas 2017

Jakarta, 18 April 2017

(2)

REPUBLIK INDONESIA

AGENDA RANGKAIAN MUSRENBANGNAS 2017

11 April

Rakorbangpus

26 April

Pembukaan Musrenbangnas

27-28 April 2-3 Mei 4-5 Mei 8-9 Mei

Pembahasan Desk per Prioritas Nasional

Forum Pembahasan bagi Provinsi:

Maluku

Maluku Utara

Papua

Papua Barat

Forum Pembahasan bagi Provinsi:

Kaltara

Kaltim

Sulut

Gorontalo

Sulteng

Sulbar

Sulsel

Sultra

NTB

NTT

Forum Pembahasan bagi Provinsi:

Aceh

Sumut

Riau

Sumbar

Kepri

Jambi

Bengkulu

Kep. Babel

Sumsel

Lampung

Forum Pembahasan bagi Provinsi:

Banten

Jabar

DKI Jakarta

DI Yogyakarta

Jateng

Jatim

Bali

Kalbar

Kalteng

Kalsel

12-21 April (6 hari kerja)

Multilateral Meeting

(dilaksanakan oleh masing-masing penanggungjawab PN)

Bilateral Meeting

(dilaksanakan oleh masing-masing

direktorat sektor Bappenas) Pembahasan Desk Papua

(3)

REPUBLIK INDONESIA

Kementerian PPN/Bappenas Direktur Penanggung Jawab PN

Direktorat Sektor Bappenas

PEMBAHASAN DESK PER PRIORITAS NASIONAL

Kementerian/Lembaga Kepala Biro Perencanaan K/L

Pemerintah Daerah Kepala Bappeda Provinsi

PESERTA

WAKTU DAN TEMPAT Waktu Pelaksanaan

8 (delapan) hari kerja

Kamis tanggal 27 April 2017 sampai dengan hari Selasa tanggal 9 Mei 2017

Tempat Pelaksanaan Hotel Bidakara

KONSEP MEKANISME PENYELENGGARAAN

• Pembahasan akan dilakukan dalam bentuk forum multilateral antara penanggung jawab PN, K/L, dan Bappeda Provinsi.

• Teknis pelaksanaan:

• Setiap provinsi diberikan waktu pembahasan selama 1,5 jam untuk masing- masing PN.

• Masing-masing provinsi membahas 5 PN dalam 1 hari.

• Untuk PN besar (Pro-KL yang dibahas banyak) dipecah kedalam beberapa desk pada satu ruangan.

• Khusus untuk Papua dan Papua Barat terdapat sesi pembahasan desk Papua.

• Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, DJA dan DJPK Kemenkeu dapat turut hadir dalam setiap desk pembahasan.

(4)

REPUBLIK

INDONESIA SUBSTANSI PEMBAHASAN PER DESK

Pembahasan yang akan dilakukan dibagi per Prioritas Nasional dengan mempertimbangkan jumlah Program Prioritas sampai dengan Proyek K/L. PN dengan jumlah PP dan Pro K/L banyak dapat dipecah kedalam

beberapa desk.

Substansi yang dibahas adalah hal-hal yang masih dispute (residu) dari hasil pembahasan secara virtual dalam aplikasi e-planning

Inti pembahasan dalam desk yaitu Program Prioritas PN yang ada dalam e-planning yang ada dilaksanakan di daerah (top-down)

Selain itu, pembahasan secara cepat terkait meliputi :

• Usulan dari SIMU yang dibiayai oleh APBN yang mendukung PN

• Usulan dari Daerah yang dibiayai oleh APBD yang mendukung PN

• Usulan dari Daerah yang dibiayai oleh Pihak Lain (Swasta, BUMN, KPBU dll) yang mendukung PN

• Usulan dari Daerah ke K/L yang dibiayai oleh DAK(menunggu arahan Rapim)

Kesepakatan akan dituangkan kedalam berita acara kesepakatan yang ditandangani oleh K/L, Bappeda 1

2

3

4

(5)

REPUBLIK

INDONESIA PEMBAHASAN DESK PER PRIORITAS NASIONAL

KODE

PN PRIORITAS NASIONAL JUMLAH DESK

1 PENDIDIKAN 1 desk

2 KESEHATAN 2 desk

3 PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN 1 desk

4 PENGEMBANGAN DUNIA USAHA DAN PARIWISATA 1 desk

5 KETAHANAN ENERGI 1 desk

6 KETAHANAN PANGAN 2 desk

7 PENANGGULANGAN KEMISKINAN 1 desk

8 INFRASTRUKTUR, KONEKTIVITAS DAN KEMARITIMAN 1 desk

9 PEMBANGUNAN WILAYAH 3 desk

10 POLITIK, HUKUM, PERTAHANAN DAN KEAMANAN 1 desk

JUMLAH DESK 14 desk

Pembagian Desk per Prioritas Nasional • Kebutuhan Pembahas dari

Kementerian/Lembaga adalah 2 orang di setiap Desk terkait (Pemetaan lihat Lampiran).

• Biro Perencanaan dapat mengirimkan Pejabat/Staf dari unit Eselon I/II yang dapat mengambil keputusan (sebagai Pembahas) di setiap desk tersebut (Pemetaan Program K/L terkait di setiap desk sesuai dengan Lampiran Surat Undangan acara ini).

• Setiap Pejabat yang menjadi Pembahas diharapkan diberikan Surat Tugas untuk pembahasan tersebut serta memberikan nomor kontak (handphone) ke Panitia.

• Surat Tugas paling lambat diserahkan kepada Panitia pada hari Jumat, 21 April 2017 melalui email

[email protected]

(6)

REPUBLIK INDONESIA

Dalam 2 hari terdapat 10 provinsi dengan pembagian provinsi di wilayah

paling timur Indonesia berada di hari pertama pembahasan, serta wilayah Jawa,Bali dan sebagian Kalimantan di

hari terakhir.

Khusus untuk Papua dan Papua Barat terdapat pembahasan desk Papua yang

direncanakan akan dilaksanakan setalah pembukaan Musrenbangnas

Skema jadwal pembahasan tiap harinya

PEMBAHASAN DESK PER PRIORITAS NASIONAL

Pembagian Provinsi untuk Pembahasan Desk Musrenbangnas Tahun 2017

No Hari Tanggal Provinsi

1 Kamis dan Jum’at

27 dan 28 April 2017

(4 provinsi)

Maluku Papua

Maluku Utara Papua Barat

2 Selasa dan Rabu

2 dan 3 Mei 2017 (10 provinsi)

Kalimantan Utara Sulawesi Barat Kalimantan Timur Sulawesi Selatan

Sulawesi Utara Sulawesi Tenggara

Gorontalo NTB

Sulawesi Tengah NTT

3 Kamis dan

Jum’at 4 dan 5 Mei 2017 (10 provinsi)

Aceh Jambi

Sumatera Utara Bengkulu

Riau Kep. Bangka

Belitung Sumatera Barat Sumatera Selatan Kepulauan Riau Lampung

4 Senin dan Selasa

8 dan 9 Mei 2016 (10 provinsi)

Banten Jawa Timur

Jawa Barat Bali

DKI Jakarta Kalimantan Barat

(7)

LAYOUT HOTEL BIDAKARA

AREA SUBADRA-UTARI LANTAI 2

PN 7 (KEMISKINAN;

145 org)

PN 10 (POLHUKAM;

273 org)

(8)

LAYOUT HOTEL BIDAKARA AREA KUNTHI LANTAI 2

PN 1 (PDK;

95 org)

PN 3 (PRMH-KIM;

101 org)

PN 4 (DU-PAR; 272 org)

PN 5 (ENERGI; 91 org)

RUANG SEKRETARIAT PN 2

(KES; 90 org)

PN 2 (KES; 90 org)

SPPD &

R. PERLENGKAPAN

(9)

LAYOUT HOTEL BIDAKARA AREA LANTAI 1

PN 9 (PEMWIL)

PN 6 (PNGN; 57

org)

PN 6 (PNGN; 57

org)

PN 9 (PEMWIL)

PN 9 (PEMWIL)

PN 8 (KONEKTIVITAS;

62 org)

(10)

REPUBLIK INDONESIA

SOP PERSIDANGAN

Tata Tertib Persidangan

1. Batas durasi pembahasan diberikan maksimal selama 90 menit.

2. Seluruh peserta persidangan diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu.

3. Peserta persidangan wajib menggunakan name tag yang didapatkan saat melakukan registrasi dengan jumlah sebagai berikut:

a. K/L : maksimal 2 orang per PN b. Bappeda provinsi : maksimal 6 orang per PN

4. Hanya peserta persidangan dengan menggunakan nametag yang dapat memasuki ruangan sidang pembahasan.

5. Peserta persidangan wajib menggunakan pakaian resmi.

6. Menempati tempat khusus yang ditetapkan oleh panitia.

7. Mengikuti arahan dari pimpinan sidang (Penanggung Jawab PN) selama pembahasan sidang.

8. Mengikuti persidangan dengan tertib dan menghormati hak peserta lain.

9. Usulan baru akan dibahas setelah pembahasan substansi dalam e-planning SIMU telah selesai.

(11)

REPUBLIK INDONESIA

SOP Biro Perencanaan K/L

1. Hadir 10 menit sebelum setiap sesi.

2. Melakukan registrasi di meja registrasi persidangan masing-masing PN.

3. Mengikuti tata tertib persidangan.

4. Mengikuti pembahasan sesuai dengan alur yang diarahkan oleh Penanggung Jawab PN selaku pimpinan sidang.

5. Menandatangani berita acara kesepakatan di akhir sesi pembahasan.

SOP PERSIDANGAN

(12)

REPUBLIK INDONESIA

TERIMAKASIH

Bahan paparan diupload di:

musrenbangnas.bappenas.go.id

(13)

REPUBLIK INDONESIA

LAMPIRAN:

Peserta dalam Desk Pembahasan*)

*) Keterangan :

Data masih dimungkinkan mengalami perubahan berdasarkan hasil pertimbangan Multilateral Meeting dan Bilateral

Meeting s.d tanggal 21 April 2017.

(14)

REPUBLIK

INDONESIA PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

PRIORITAS NASIONAL 1: PENDIDIKAN

Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Penanggung Jawab PP Direktorat Pendidikan dan Agama

Jumlah Desk 1 (satu)

Jumlah Program Prioritas 2 (dua)

Rincian Program Prioritas 1. PP Pendidikan Vokasi

2. PP Peningkatan Kualitas Guru Lokasi Desk Pembahasan R. Kunthi 206 Lt.2, Hotel Bidakara

Pembahas Vivi Andriani

Notulis Suprapto Budi Nugroho

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

2. Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 3. Kementerian Pertanian 4. Kementerian Lingkungan

Hidup dan Kehutanan 5. Kementerian Pemuda dan

Olahraga

6. Kementerian Perhubungan 7. Kementerian Agama

8. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

10. Kementerian Koperasi dan UKM

11. Kementerian Kelautan dan Perikanan

12. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi

13. Kementerian Perindustrian 14. Badan Koordinasi Penanaman

Modal (BKPM)

15. Kementerian Koordinasi Perekonomian

16. Kementerian Komunikasi dan Informatika

17. Kementerian Dalam Negeri

1. Direktorat Pendidikan dan Agama

2. Direktorat Pendidikan Tinggi, IPTEK, dan Kebudayaan

3. Direktorat Perdagangan, Investasi, dan Kerjasama Internasional

4. Direktorat Transportasi

5. Direktorat Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda, dan Olahraga

(15)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 2: KESEHATAN

Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Penanggung Jawab PP Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat

Jumlah Desk 2 (dua)

Jumlah Program Prioritas 3 (tiga)

Rincian Program Prioritas 1. Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak 2. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

3. Preventif dan Promotif (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) Lokasi Desk Pembahasan Desk I R. Kunthi 201 Lt.2, Hotel Bidakara

Desk II R. Kunthi 203 Lt.2, Hotel Bidakara DESK I

PP Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak Nama Pembahas: Ahmad Taufik

Nama Notulis:Dewi Amalia Solikha

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Kesehatan 2. Kementerian Dalam Negeri

3. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 4. Kementerian Agama

5. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 6. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

7. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) 8. Badan Standar Nasional (BSN)

9. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

1. Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat

2. Direktorat Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda, dan Olahraga

3. Direktorat Pengembangan Wilayah dan Kawasan 4. Direktorat Pendidikan Tinggi, IPTEK, dan Kebudayaan

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(16)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 2: KESEHATAN DESK II

PP Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

PP Preventif dan Promotif (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) Nama Pembahas: Inti Wikanestri

Nama Notulis: Mohammad Dzulfikar

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Kesehatan

2. Kementerian Hukum dan HAM 3. Kementerian Sosial

4. Kementerian Pertanian 5. Kementerian PUPR

6. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

7. Kementerian Pemberdayaan

Perempuan dan Perlindungan Anak 8. Kementerian Desa, Pembangunan

Daerah Tertinggal dan Transmigrasi 9. Kementerian Dalam Negeri

10. Kementerian Agama

11. Kementerian Kelautan dan Perikanan

12. Kementerian Perindustrian 13. Kementerian Perdagangan 14. Kementerian Keuangan 15. Kementerian Pemuda dan

Olahraga

16. Kementerian Perhubungan 17. Badan Standarisasi Nasional

(BSN)

18. Badan Pengkajian dan Penerapan Tekonologi (BPPT)

19. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

20. Badan Narkotika Nasional (BNN) 21. Lembaga Ilmu Pengetahuan

1. Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat 2. Direktorat Pendidikan Tinggi, IPTEK, dan

Kebudayaan

3. Direktorat Kehutanan dan Konservasi SDA

4. Direktorat Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda, dan Olahraga

5. Direktorat Pengembangan Wilayah dan Kawasan 6. Direktorat Daerah Tertinggal, Transmigrasi dan

Perdesaan

7. Direktorat Lingkungan Hidup

8. Direktorat Kelautan dan Perikanan

9. Direktorat Perdagangan, Investasi dan Kerjasama Ekonomi Internasional

10. Direktorat Keuangan Negara dan Analisis

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(17)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 3: PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Pengembangan Regional

Penanggung Jawab PP Direktorat Perkotaan, Perumahan, dan Permukiman

Jumlah Desk 1 (satu)

Jumlah Program Prioritas 2 (dua)

Rincian Program Prioritas 1. Penyediaan Perumahan Layak 2. Air Bersih dan Sintasi

Lokasi Desk Pembahasan R. Kunthi 205 Lt.2, Hotel Bidakara

Pembahas Wahanudin

Notulis Kania Mayang Lestari

K/L Direktorat Sektor

1. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

2. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) 3. Kementerian Kesehatan

4. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

5. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

6. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) 7. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 8. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

9. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) 10. Kementerian Dalam Negeri

11. Badan Informasi Geospasial (BIG)

12. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN 13. Kementerian Sosial

1. Direktorat Perkotaan, Perumahan dan Permukiman

2. Direktorat Perdagangan, Investasi dan Kerjasama Ekonomi Internasional

3. Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan

4. Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air 5. Direktorat Pengairan dan Irigasi

6. Direktorat Pendidikan Tinggi, IPTEK dan Kebudayaan

7. Direktorat Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan 8. Direktorat Lingkungan Hidup

9. Direktorat Daerah Tertinggal, Transmigrasi dan Perdesaan 10. Direktorat Pengembangan Wilayah dan Kawasan

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(18)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 4: PENGEMBANGAN DUNIA USAHA DAN PARIWISATA

Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Ekonomi

Penanggung Jawab PP 1. Direktorat Perdagangan, Investasi dan Kerjasama Ekonomi Internasional 2. Direktorat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Jumlah Desk 1 (satu)

Jumlah Program Prioritas 5 (lima)

Rincian Program Prioritas 1. Pengembangan 3 Kawasan Pariwisata (dari 10)

2. Pengembangan 5 Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) (dari 10) 3. Pengembangan 3 Kawasan Industri (KI) (dari 14)

4. Perbaikan Iklim Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja 5. Peningkatan Ekspor Barang dan Jasa Bernilai Tambah Tinggi Lokasi Desk Pembahasan R. Kunthi 202 Lt.2, Hotel Bidakara

Pembahas 1. Indra Ni Tua

2. Dwi Martini

Notulis Yunus Gastanto

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Perdagangan

2. Badan Standarisasi Nasional (BSN) 3. Kementerian Perindustrian

4. Kementerian Koperasi dan UKM

5. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 6. Kementerian Pertanian

7. Kementerian Keuangan

8. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 9. Badan Ekonomi Kreatif

10. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR)

11. Kementerian Komunikasi dan Informatika 12. Kementerian Kesehatan

15. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN 16. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 17. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) 18. Badan Pusat Statistik (BPS)

19. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

20. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi 21. Badan Informasi Geospasial (BIG)

22. Kementerian Dalam Negeri

23. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) 24. Kementerian Ketenagakerjaan

25. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) 26. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

1. Direktorat Perdagangan, Investasi dan Kerjasama Ekonomi Internasional

2. Direktorat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 3. Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air 4. Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan

5. Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air 6. Direktorat Sumber Daya Energi, Mineral dan

Pertambangan

7. Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan

8. Direktorat Pendidikan Tinggi, IPTEK dan Kebudayaan 9. Direktorat Lingkungan Hidup

10. Direktorat Pengembangan Wilayah dan Kawasan

11. Direktorat Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(19)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 5: KETAHANAN ENERGI Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam

Penanggung Jawab PP Direktorat Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan

Jumlah Desk 1 (satu)

Jumlah Program Prioritas 2 (dua)

Rincian Program Prioritas 1. EBT dan Konservasi Energi 2. Pemenuhan Kebutuhan Energi Lokasi Desk Pembahasan R. Kunthi 204 Lt.2, Hotel Bidakara

Pembahas 1. Yusuf Suryanto

2. Nizhar Marizi

Notulis Babang Sugandhi

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

2. Kementerian Keuangan 3. Kementerian Perindustrian

4. Badan Standarisasi Nasional (BSN) 5. Kementerian Riset, Teknologi dan

Pendidikan Tinggi

6. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

7. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)

8. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN)

9. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

10. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

11. Badan Pengkajian dan

Penerapan Teknologi (BPPT) 12. Kementerian Dalam Negeri 13. Kementerian Agraria dan Tata

Ruang/BPN

14. Kementerian Perdagangan

1. Direktorat Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan

2. Direktorat Pendidikan Tinggi, IPTEK dan Kebudayaan

3. Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air

4. Direktorat Perdagangan, Investasi dan Kerjasama Ekonomi Internasional

5. Direktorat Kerjasama Pemerintah Swasta dan Rancang Bangun

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(20)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 6: KETAHANAN PANGAN Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Penanggung Jawab PP Direktorat Pangan dan Pertanian

Jumlah Desk 2 (dua)

Jumlah Program Prioritas 2 (dua)

Rincian Program Prioritas 1. Peningkatan Produksi Pangan

2. Pembangunan Sarana dan Prasarana Pertanian (termasuk irigasi)

Lokasi Desk Pembahasan R. Birawa Bagian Samping Lt.1, Hotel Bidakara (terbagi menjadi 2 sekat untuk 2 desk) DESK I

PP Peningkatan Produksi Pangan Pembahas: Sunari

Notulis: Ifan martino

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Pertanian 2. Kementerian Perindustrian

3. Kementerian Kelautan dan Perikanan 4. Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) 5. Badan Meteorologi, Klimatologi dan

Geofisika

6. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

7. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

8. Badan Pusat Statistik (BPS)

9. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)

10. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

1. Direktorat Pangan dan Pertanian

2. Direktorat Pendidikan Tinggi, IPTEK dan Kebudayaan

3. Direktorat Lingkungan Hidup

4. Direktorat Perdagangan, Investasi dan Kerjasama Ekonomi Internasional 5. Direktorat Kelautan dan Perikanan

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(21)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 6: KETAHANAN PANGAN DESK II

(PP Pembangunan Sarana dan Prasarana Pertanian (termasuk irigasi) Pembahas: Jarot Indarto

Notulis: Puspita Suryaningtyas

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

2. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

3. Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

4. Kementerian Pertanian 5. Kementerian Dalam Negeri 6. Kementerian Perindustrian

7. Kementerian Perdagangan 8. Badan Informasi Geospasial

(BIG)

9. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

10. Badan Pengkajian dan

Penerapan Teknologi (BPPT) 11. Lembaga Penerbangan dan

Antariksa Nasional (LAPAN)

1. Direktorat Pangan dan Pertanian

2. Direktorat Pengairan dan Irigasi

3. Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan

4. Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air 5. Direktorat Pendidikan Tinggi,

IPTEK, dan Kebudayaan 6. Direktorat Perdagangan,

Investasi dan Kerjasam Ekonomi Internasional

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(22)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 7 : PENANGGULANGAN KEMISKINAN Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan

Penanggung Jawab PP Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial

Jumlah Desk 1 (satu)

Jumlah Program Prioritas 3 (tiga)

Rincian Program Prioritas 1. Jaminan dan Bantuan Sosial Tepat Sasaran 2. Pemenuhan Kebutuhan Dasar

3. Perluasan Akses Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi Lokasi Desk Pembahasan R. Subadra-Drupadi, Lt.2, Hotel Bidakara

Pembahas 1. Moris Nuaimi

2. Mahastuti

Penulis 1. Rizki Raisa Putra

2. Harry Lesmana

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Kesehatan 2. JKN

3. Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

4. Kementerian Sosial 5. Kementerian Keuangan

6. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)

7. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 8. Kementerian Agama

9. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

10. Kemenko Perekonomian

11. Kementerian Ketenagakerjaan 12. Kementerian Koperasi dan UKM 13. Kementerian Perdagangan 14. Kementerian Perindustrian

15. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

16. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 17. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) 18. Badan Ekonomi Kreatif

19. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) 20. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) 21. Kementerian Dalam Negeri

22. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR)

1. Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial

2. Direktorat Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga

3. Direktorat Keuangan Negara dan Analisis Moneter

4. Direktorat Perdagangan, Investasi dan Kerjasama Ekonomi Internasional 5. Direktorat Otonomi Daerah

6. Direktorat Jasa Keuangan dan BUMN

7. Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air

8. Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat 9. Direktorat Industri, Pariwisata dan Ekonomi

Kreatif

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(23)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 8 : INFRASTRUKTUR, KONEKTIVITAS, DAN KEMARITIMAN Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Sarana dan Prasarana

Penanggung Jawab PP 1. Direktorat Transportasi

2. Direktorat Energi, Telekomunikasi, dan Informastika

Jumlah Desk 1 (satu)

Jumlah Program Prioritas 2 (dua)

Rincian Program Prioritas 1. Pengembangan Sarana dan Prasarana Transportasi (darat, laut, udara, dan inter-moda)

2. Pengembangan Telekomunikasi dan Informatika

Lokasi Desk Pembahasan R. Birawa Assembly Hall, Lt.1, Hotel Bidakara (1 sekat untuk 1 desk)

Pembahas 1. Dail Umami Asri

2. Rizki Sammyho Putera

Notulis Sri Oka Rahmati

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Perhubungan

2. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR)

3. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN

4. Kementerian Komunikasi dan Informatika

5. Kementerian Kesehatan 6. Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan

7. Lembaga Penyiaran Publik Radio RI

8. Lembaga Penyiaran Publik Televisi RI

9. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)

1. Direktorat Transportasi 2. Direktorat Tata Ruang

dan Pertanahan 3. Direktorat Energi,

Telekomunikasi, dan Informastika

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(24)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 9 : PEMBANGUNAN WILAYAH

Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Pengembangan Regional

Penanggung Jawab PP 1. Direktorat Daerah Tertinggal, Transmigrasi, dan Perdesaan 2. Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan

Jumlah Desk 3 (tiga)

Jumlah Program Prioritas 5 (lima)

Rincian Program Prioritas 1. Pembangunan Wilayah Perbatasan dan Daerah Tertinggal 2. Pembangunan Perdesaan

3. Reforma Agraria

4. Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (a.l Kebakaran Hutan)

5. Percepatan Pembangunan Papua (pembahasan khusus pada Desk Papua) Lokasi Desk Pembahasan R. Birawa Bagian Samping Lt.1, Hotel Bidakara (terbagi menjadi 3 sekat untuk 3 desk)

DESK I

PP Pembangunan Wilayah Perbatasan dan Daerah Tertinggal PP Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (a.l Kebakaran Hutan) Pembahas: Arief Wiroyudo

Notulis: Aruminingsih

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;

2. Kementerian Komunikasi dan Informatika;

3. Kementerian Perhubungan;

4. Kementerian Dalam Negeri;

5. Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi;

6. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM);

7. Kementerian Kesehatan;

8. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;

9. Kementerian Perdagangan;

12. Kementerian Luar Negeri;

13. Kementerian Keuangan;

14. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan;

15. Kementerian Pertanian;

16. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN;

17. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN);

18. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP);

19. Badan Keamanan laut (BAKAMLA);

1. Direktorat Daerah Tertinggal, Transmigrasi, dan Perdesaan;

2. Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan;

3. Direktorat Pendidikan Tinggi, IPTEK dan Kebudayaan 4. Direktorat Pengembangan Wilayah dan Kawasan 5. Direktorat Kelautan dan Perikanan

6. Direktorat Pangan dan Pertanian

7. Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(25)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 9 : PEMBANGUNAN WILAYAH DESK II

PP Pembangunan Perdesaan Pembahas: Hindun Barokah

Notulis: Citra Sawita Murni

K/L Direktorat Sektor

1. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

2. Kementerian Desa, Daerah Tertinggal & Transmigrasi;

3. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan;

4. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN;

5. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral;

6. Badan SAR Nasional (BASARNAS);

7. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN);

8. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT);

9. Kementerian Kesehatan;

10. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat;

11. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG);

12. Badan Informasi Geospasial (BIG);

13. Kementerian Kelautan dan Perikanan;

14. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI);

1. Direktorat Daerah Tertinggal, Transmigrasi, dan Perdesaan 2. Direktorat Tata Ruang dan

Pertanahan

3. Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air 4. Direktorat Lingkungan Hidup 5. Direktorat Kelautan dan

Perikanan

6. Direktorat Pendidikan Tinggi, IPTEK dan Kebudayaan

7. Direktorat Pengairan dan Irigasi

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(26)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 9 : PEMBANGUNAN WILAYAH DESK III

PP Reforma Agraria Nama Pembahas: Aswicaksana

Nama Notulis: Idham Khalik

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN;

2. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan;

3. Badan Informasi Geospasial (BIG);

4. Kementerian Kelautan dan Perikanan;

1. Direktorat Tata Ruang dan Pertanahan

2. Direktorat Kelautan dan Perikanan

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(27)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 10 : POLITIK, HUKUM, PERTAHANAN, DAN KEAMANAN Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan

Penanggung Jawab PP 1. Direktorat Politik dan Komunikasi

2. Direktorat Aparatur Negara 3. Direktur Hukum dan Regulasi

4. Direktorat Politik Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan International 5. Direktorat Pertahanan dan Keamanan

Jumlah Desk 1 (satu)

Jumlah Program Prioritas 4 (empat)

Rincian Program Prioritas 1. Penguatan Pertahanan

2. Stabilitas Politik dan Keamanan 3. Kepastian Hukum

4. Reformasi Birokrasi

Lokasi Desk Pembahasan R. Utari-Parikesit, Lt.2, Hotel Bidakara Pembahas

Notulis

K/L Direktorat Sektor

1. Kementerian Luar Negeri

2. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)

3. Arsip Nasional RI (ANRI) 4. Kementerian Perdagangan

5. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 6. Kementerian Perhubungan

7. Kementerian Kesehatan

8. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) 9. Kemenko Perekonomian

10. Komisi Pemilihan Umum (KPU)

11. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) 12. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

13. Kementerian Dalam Negeri 14. Kemenko-Polhukam

15. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) 16. Kementerian Agama

17. Kementerian Komunikasi dan Informatika 18. Kementerian Keuangan

19. Kementerian Kelautan dan Perikanan 20. Kepolisian RI (Polri)

21. Badan Narkotika Nasional (BNN) 22. Kementerian Pemuda dan Olah Raga 23. Badan Keamanan Laut (BAKAMLA)

24. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

1. Direktorat Politik Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan International

2. Direktorat Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga

3. Direktorat Aparatur Negara, 4. Direktorat PIKEI,

5. Direktorat Pendidikan dan Agama, 6. Direktorat Transportasi,

7. Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat 8. Direktorat Jasa Keuangan dan BUMN 9. Direktorat Pertahanan dan Keamanan

10. Direktorat Pendidikan Tinggi, IPTEK dan Kebudayaan

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(28)

REPUBLIK INDONESIA

PRIORITAS NASIONAL 10 : POLITIK, HUKUM, PERTAHANAN, DAN KEAMANAN Penanggung Jawab PN Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan

Penanggung Jawab PP 1. Direktorat Politik dan Komunikasi

2. Direktorat Aparatur Negara 3. Direktur Hukum dan Regulasi

4. Direktorat Politik Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan International 5. Direktorat Pertahanan dan Keamanan

Jumlah Desk 1 (satu)

Jumlah Program Prioritas 4 (empat)

Rincian Program Prioritas 1. Penguatan Pertahanan

2. Stabilitas Politik dan Keamanan 3. Kepastian Hukum

4. Reformasi Birokrasi

Lokasi Desk Pembahasan R. Utari-Parikesit, Lt.2, Hotel Bidakara Pembahas

Notulis

K/L Direktorat Sektor

1. Badan SAR Nasional

2. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) 3. Lembaga Sandi Negara

4. Badan Intelijen Negara (BIN)

5. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) 6. Kementerian Pertahanan

7. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) 8. Mahkamah Agung (MA)

9. Kementerian Agraria dan Tata Ruang

10. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI 11. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Komnas HAM) 12. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

13. Kejaksaan Republik Indonesia 14. Badan Standarisasi Nasional (BSN)

15. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)

16. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

17. Badan Kepegawaian Negara

18. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) 19. Lembaga Administrasi Negara

20. Ombudsman RI

21. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

11. Direktorat Politik dan Komunikasi 12. Direktorat Otonomi Daerah

13. Direktorat Perencanaan Kependudukan dan Perlindungan Sosial

PESERTA DALAM DESK PEMBAHASAN

(29)

REPUBLIK INDONESIA

LAMPIRAN:

Agenda Desk Pembahasan

(30)

REPUBLIK

INDONESIA ACARA HARI I KAMIS, 27 APRIL 2017

MALUKU MALUKU UTARA

PAPUA PAPUA BARAT

PROVINSI

(31)

REPUBLIK

INDONESIA ACARA HARI II JUMAT, 28 APRIL 2017

PROVINSI

MALUKU MALUKU UTARA

PAPUA PAPUA BARAT

Waktu PN 6 PN 7 PN 8 PN 9 PN 10

08.00 - 09.30 Maluku Papua Barat Papua Maluku Utara

09.35 - 11.05 Maluku Utara Maluku Papua Barat Papua

11.05 – 13.00 ISTIRAHAT

13.00 - 14.30 Papua Maluku Utara Maluku Papua Barat

14.35 – 16.05 Papua Barat Papua Maluku Utara Maluku

16.10 - 17.40 Papua Barat Papua Maluku Utara Maluku

(32)

REPUBLIK

INDONESIA ACARA HARI III SELASA, 2 MEI 2017

KALIMANTAN UTARA

KALIMANTAN

TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI TENGAH

PROVINSI

(33)

REPUBLIK

INDONESIA ACARA HARI IV RABU, 3 MEI 2017

NTB KALIMANTAN

UTARA

NTT KALIMANTAN

TIMUR SULAWESI UTARA GORONTALO SULAWESI TENGAH

SULAWESI BARAT SULAWESI SELATAN

SULAWESI TENGGARA

PROVINSI

(34)

REPUBLIK

INDONESIA ACARA HARI V KAMIS, 4 MEI 2017

JAMBI BENGKULU KEP. BANGKA

BELITUNG

SUMATERA

SELATAN LAMPUNG

PROVINSI

(35)

REPUBLIK

INDONESIA ACARA HARI VI JUMAT, 5 MEI 2017

SUMATERA BARAT JAMBI

KEPULAUAN RIAU

BENGKULU KEP. BANGKA

BELITUNG

SUMATERA

SELATAN LAMPUNG

ACEH SUMATERA UTARA RIAU

PROVINSI

(36)

REPUBLIK

INDONESIA ACARA HARI VII SENIN, 8 MEI 2017

BANTEN JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH DI YOGYAKARTA

PROVINSI

(37)

REPUBLIK

INDONESIA ACARA HARI VIII SELASA, 9 MEI 2017

KALIMANTAN TENGAH BANTEN

KALIMANTAN SELATAN

JAWA BARAT DKI JAKARTA JAWA TENGAH DI YOGYAKARTA

JAWA TIMUR BALI KALIMANTAN

BARAT

PROVINSI

(38)

FORMAT SURAT TUGAS

PRIORITAS NASIONAL NAMA JABATAN NIP NO. HP

PENDIDIKAN

KESEHATAN (2 Desk)

PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN PENGEMBANGAN DUNIA USAHA DAN PARIWISATA

KETAHANAN ENERGI

KETAHANAN PANGAN (2 Desk)

PENANGGULANGAN KEMISKINAN INFRASTRUKTUR, KONEKTIVITAS DAN KEMARITIMAN

PEMBANGUNAN WILAYAH (3 Desk)

POLITIK, HUKUM, PERTAHANAN DAN KEAMANAN

*) Disesuaikan dengan prioritas nasional yang terkait

Referensi

Dokumen terkait

Pada sebuah konflik, tujuan pihak yang terlibat konflik biasanya.. memiliki peranan yang sangat penting bagi mereka, sehingga jika

Pokja Metoda Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat dengan Prakualifikasi Pengadaan Barang/ Jasa keperluan RSUD Dr.. Harga Perkiraan Sendiri (HPS)

Pembuktian Kualifikasi dapat diwakilkan kepada orang yang tercantum dalam akte pendirian perusahaan/perubahannya dengan membawa surat kuasa dari direktur

Apabila tidak dapat memenuhi undangan pembuktian kualifikasi ini sesui dengan jadwal yang sudah ditetapkan di atas maka perusahaan saudara dinyatakan gugur

- mengolah informasi yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan/ eksperimen mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi.

Berdasarkan Berita Acara Hasil Evaluasi Prakualifikasi Seleksi Umum Pokja Dinas Kelautan dan Perikanan ULP Pemerintah Kabupaten Bintan 04.I.6/BAEK/Pokja-

Segala hal yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan akan diatur dalam Surat Perjanjian (Kontrak) dengan ketent uan bahwa apabila dikemudian hari terdapat

Kegunaan dari penelitian ini adalah memberikan informasi perbandingan kualitas semen kambing Boer umur yang berbeda dengan cara mengetahui kualitas volume,