• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENYELENGGARAAN TUGAS PEMBANTUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB V PENYELENGGARAAN TUGAS PEMBANTUAN"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

279

BAB V

PENYELENGGARAAN TUGAS PEMBANTUAN

5.1. Tugas Pembantuan Yang diterima

Upaya pemerintah untuk melaksanakan pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan rakyat semakin meningkat. Penyerahan wewenang urusan pemerintahan kepada daerah Otonom untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan dalam sistem desentralisasi merupakan salah satu upaya untuk mempercepat proses pembangunan di daerah. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pemerintahan Daerah, menyebutkan bahwa Pemerintah daerah mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan, disebutkan bahwa tugas pembantuan adalah penugasan dari pemerintah kepada Daerah dan/atau Desa, dari Pemerintah Provinsi kepada kabupaten, atau kota dan/atau Desa, serta dari pemerintah Kabupaten, atau kota kepada Desa untuk melaksanakan tugas tertentu dengan kewajiban melaporkan dan mempertanggungjawabkan pelaksanaannya kepada yang menugaskan.

5.1.1. Dasar Hukum

Peraturan yang mendasari pelaksanaan Tugas Pembantuan telah diatur dalam

Undang-undang 32 tahun 2004 sebagaiman telah diubah melalui Undang-undang

republic Indonesia Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pemerintahan Daerah, sedangkan

mengenai dana tugas pembantuan diatur dalam Pasal 94 Undang Undang 33 tahun

2004 tentang perimbangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah yang

berisikan penjelasan umum dana tugas pembantuan, penganggaran dana tugas

pembantuan, penyaluran dana tugas pembantuan serta pertanggungjawaban dan

pelaporan pelaksanaan Tugas Pembantuan. Selain itu, masing-masing jenis tugas

pembantuan yang diterima tersebut memiliki Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran

(DIPA) sebagai dasar operasional pelaksanaannya oleh SKPD yang menerimanya,

meliputi:

(2)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

280

1. Dinas Pertanian Tanaman Pangan : a. DIPA Nomor : 018.03.4.239093/2014 b. DIPA Nomor : 018.08.4.239053/2014 2. Dinas Kesehatan :

a. DIPA Nomor : 024.03.4.239269/2014 b. DIPA Nomor : 024.05.4.230575/2014 3. Dinas Sosial :

a. DIPA Nomor : 027.03.4.230574/2014 4. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi:

a. DIPA Nomor : 026.04.4.239270/2014 5. Dinas Kelautan dan Perikanan :

a. DIPA Nomor : 032-07.7.239055./2014 b. DIPA Nomor : 032-07.4.239095/2014

6. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa : a. DIPA Nomor : 010.05.5239273/2014

7. Dinas Pekerjaan Umum :

a. DIPA Nomor : 033.05.5.503760/2014 8. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

a. DIPA Nomor : 010-84.4.230578/2014

5.1.2. Instansi Pemberi Tugas Pembantuan

Kementerian pemberi Tugas Pembantuan tahun 2014 pada Pemerintah Kabupaten Sumbawa adalah :

1. Kementerian Pertanian (Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian);

2. Kementerian Kesehatan (Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan);

3. Kementerian Sosial (Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan);

4. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi);

5. Kementerian Kelautan dan Perikanan (Direktorat Jenderal Kelautan Pesisir dan

Pulau-pulau Kecil/ KP3K, Direktorat Jendral Perikanan budidaya);

(3)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

281

6. Kementerian Dalam Negeri (Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat Desa);

7. Kementerian Pekerjaan Umum (Direktorat Jenderal Cipta Karya);

8. Kementerian Dalam Negeri (Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil).

5.1.3. Satuan Kerja Perangkat Daerah Pelaksana Tugas Pembantuan

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang melaksanakan Tugas Pembantuan tahun 2014 adalah sebagai berikut.

1. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Hortikultura 2. Dinas Kesehatan

3. Dinas Sosial

4. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 5. Dinas Kelautan dan Perikanan

6. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD)

7. Dinas Pekerjaan Umum

8. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

5.1.4. Program dan Kegiatan Yang Diterima dan Pelaksanaannya

Program dan kegiatan Tugas Pembantuan yang di terima di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2014 adalah :

1) Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Pangan untuk Mencapai Swasembada dan Swasembada Berkelanjutan, yang dialokasikan pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa :

a) Pengelolaan Produksi Tanaman Aneka Kacang dan Umbi;

b) Pengelolaan Produksi Tanaman Serelia;

c) Pengelolaan Sistem Penyediaan Benih Tanaman Pangan;

d) Dukungan Manajemen dan Teknis Lainnya pada Ditjen Tanaman

Pangan.

(4)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

282

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

Tabel 5.1

Realisasi Anggaran Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Pangan untuk Mencapai Swasembada dan Swasembada

Berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014 Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi

Output Instansi Rp (000) %

Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Tanaman Pangan untuk Mencapai Swasembada dan Swasembada Berkelanjutan

Pengelolaan Produksi Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

2.227.300 2.226.810 99,98

- Pengembangan budidaya aneka kacang dan umbi - Lap pelaksanaan

SLPTT

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

Pengelolaan produksi

tanaman serelia

3.579.500 3.470.880 96,97 - Terlaksananya SLPTT komunitas serelia - Laporan pengelolaan

produksi serelia

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Pengelolaan

sistem penyediaan Benih tanaman pangan

25.000 25.000 100,00 Laporan kegiatan

perbenihan Dinas

Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Dukungan

Manajemen dan teknis lainnya

70.000 68.232 97,47 - Rancangan program kegiatan dan rencana kerja tanaman pangan

- Administrasi

pelaksanaan kegiatan manajemen tanaman pangan

- Laporan pelaksanaan manajemen tanaman pangan

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

Total 5.901.800 5.790.922 98,12

(5)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

283

2). Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Produk Tanaman Hortikultura Berkelanjutan, yang dialokasikan pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa :

a) Peningkatan produksi, Produktivitas dan mutu produk tanaman hortikultura berkelanjutan;

b) Dukungan manajemen dan teknis lainnya pada Ditjen Hortikultura;

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

Tabel 5.2

Realisasi Anggaran Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Produk Tanaman Hortikultura Berkelanjutan

di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014 Program

Kegiatan

Pagu (Rp.

000)

Realisasi

Output Instansi Rp

(000) %

Program Peningkatan Produksi, produktivitas dan mutu produk Tanaman hortikultura Berkelanjutan

Peningkatan produksi, Produktivitas dan mutu produk

tanaman hortikultura berkelanjutan

676.425 662.693 97,97

Pengembangan kawasan tanaman buah

- Sekolah lapang GAP - Sarana prasarana pasca

panen

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

Dukungan Manajemen dan teknis lainnya

120.325 107.053 88,97 - Penataan dan Pengelolaan Laporan pelaksanaan kegiatan pengembangan

Hortikultura

- Penataan dan Pengelolaan, keuangan dan perlengkapan - Layanan perkantoran

Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura

Total 796.750 769.747 96,61

3). Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, yang dialokasikan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa :

a) Bantuan Operasional Kesehatan (BOK);

b) Perencanaan BOK;

(6)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

284

c) Monitoring dan Evaluasi BOK;

d) Laporan Kegiatan/Sosialisasi/Pembinaan.

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

Tabel 5.3

Realisasi Anggaran Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014

Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Bantuan Operasional Kesehatan (BOK)

6.529.000 6.442.164 98.67 Bantuan operasional

kesehatan Dinas

Kesehatan

Perencanaan

BOK 62.730 52.975 84,45 Pelaporan dan

pencatatan Dinas

Kesehatan Monitoring dan

Evaluasi BOK 43.520 35.760 82,17 Terlaksana Monitoring dan evaluasi Bantuan Operasional Kesehatan

Dinas Kesehatan Laporan

Kegiatan/Sosiali sasi/Pembinaan

163.250 145.097 88,88 Dokumen monitoring dan

evaluasi Bantuan Operasional Kesehatan

Dinas Kesehatan Total 6.798.500 6.675.997 98,20

4). Program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, yang dialokasikan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa:

a) Konstruksi Sarana Air Minum,

b) Dokumen Pelaksanaan Peningkatan Akses Air Minum, c) Laporan Keuangan dan BMN,

d) Dokumen Penunjang Manajemen Program Penyehatan Lingkungan, e) Dokumen Pelaksanaan Tempat-tempat Umum,

f) Dokumen Pelaksanaan Pengawasan Kualitas Air,

g) Pemicuan Desa STBM.

(7)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

285

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

Tabel 5.4

Realisasi Anggaran Program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014

Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Konstruksi Sarana Air Minum

1.000.000 449.900 44,99 Konstruksi sarana air

minum Dinas

Kesehatan

Dokumen Pelaksanaan Peningkatan Akses Air Minum

3.560 2.421 68,00 Dokumen Pelaksanaan Peningkatan Akses Air Minum

Dinas Kesehatan

Laporan

Keuangan dan BMN

8.420 4.840 57,48 Laporan Keuangan dan

BMN Dinas

Kesehatan

Dokumen Penunjang Manajemen

39.040 21.199 54,30 Dokumen Penunjang Manajemen Program

Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan

Dokumen Pelaksanaan Tempat-tempat Umum

75.175 67.627 89,96 Dokumen Pelaksanaan

Tempat-Tempat Umum Dinas Kesehatan

Dokumen Pelaksanaan Pengawasan Kualitas Air Minum

7.980 3.980 49,87 Dokumen Pelaksanaan

Pengawasan Kualitas Air Dinas Kesehatan

Pemicuan Desa

STBM 29.000 24.998 86,20 Pemicuan Desa STBM Dinas Kesehatan

Total 1.163.175 574.964 49,43

(8)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

286

5). Program Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, yang dialokasikan pada Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa : a) Rumah warga KAT yang mendapat bantuan bahan bangunan,

b) Warga KAT yang mendapat bantuan jaminan hidup,

c) Warga KAT yang mendapat bantuan peralatan kerja, peralatan rumah tangga, bibit tanaman keras dan sertifikasi lahan,

d) Laporan keuangan/kinerja/monitoring/publikasi/sosialisasi serta kegiatan pendukung pelaksanaan pemberdayaan KAT.

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

Tabel 5.5

Realisasi Anggaran Program Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014

Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Program Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Rumah warga

KAT yang mendapat bantuan bahan bangunan

1.908.000 1.823.857 95,59 Terehabilitasinya rumah

warga KAT Dinas Sosial

Warga KAT yang mendapat bantuan

Jaminan hidup

339.000 339.000 100,00 Tersalurnya bantuan jaminan Hidup bagi warga

Dinas Sosial

Warga KAT yang mendapat bantuan

peralatan kerja, peralatan rumah tangga, bibit tanaman keras dan sertifikasi lahan

238.500 238.500 100,00 Tersalunya bantuan

peralatan bagi warga Dinas Sosial

Laporan Keuangan /kinerja/monito ring/evaluasi/pu blikasi/sosialisa

83.650 81.249 97,13 Terlaksanaya monitoring terhadap pelaksanaan pemberdayaan KAT

Dinas Sosial

(9)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

287

Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Program Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan si serta

kegiatan pendukung pelaksanaan pemberdayaan KAT

Total 2.569.150 2.482.606 96,63

6). Program Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi, yang dialokasikan pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa :

a) Pengembangan sarana dan prasarana kawasan transmigrasi, b) Pengembangan usaha di kawasan transmigrasi,

c) Peningkatan kapasitas SDM dan masyarakat di kawasan transmigrasi d) Perencanaan teknis pengembangan masyarakat dan kawasan transmigrasi, e) Dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Ditjen P2MKT.

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

Tabel 5.6

Realisasi Anggaran Program Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014

Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Program Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi Pengembangan

Pengembangan sarana dan prasarana kawasan transmigrasi

22.000 22.000 100,00 Berkembangnya Sarana dan Prasarana di Permukiman

Transmigrasi dan Kawasan Transmigrasi.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Pengembangan usaha di

kawasan transmigrasi

324.900 104.813 32,26 Meningkatnya

pendapatan transmigran dan masyarakat sekitar

di permukiman

transmigrasi/ kawasan transmigrasi dengan

Dinas Tenaga

Kerja dan

Transmigrasi

(10)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

288

Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Program Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi peningkatan

produktivitas lahan, penerapan teknologi tepat guna dan jejaring pemasaran,

kelembagaan ekonomi yang fungsional dan kewirausahaa

Peningkatan kapasitas SDM dan masyarakat di kawasan transmigrasi

983.500 839.139 85,34 Terwujudnya kapasitas masyarakat transmigrasi yang produktif sehat, terdidik, berbudaya dan partisipatif serta kelembagaan yang meningkat di kimtrans/

kawasan transmigrasi.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Perencanaan teknis

pengembangan masyarakat dan kawasan

transmigrasi

112.680 58.064 51,53 - Tersedianya dokumen perencanaan

pengembangan

masyarakat dan kawasan transmigrasi yang berkualitas

- Tersedianya data dan informasi Permukiman Transmigrasi/Kawasan yang akurat dan Valid

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Ditjen P2MKT

344.269 343.615 99,81 Terlaksananya

pelayanan teknis dan Administratif Ditjen.

P2MKT

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Total 1.787.349 1.367.811 76,53

7). Program Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya, yang dialokasikan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa :

a) Pengembangan Sistem Kesehatan ikan dan Lingkungan Pembudidayaan Ikan, b) Pengembangan Sistem Perbenihan Ikan,

c) Pengembangan Sistem Prasarana dan Sarana Pembudidayaan Ikan,

(11)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

289

d) Pengembangan Sistem Produksi Pembudidayaan Ikan, e) Pengembangan Sistem Usaha Pembudidayaan Ikan,

f) Peningkatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Direktorat Jendral Perikanan Budidaya.

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

(12)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

290

Tabel 5.7

Realisasi Anggaran Program Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014

Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Program Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya Pengembangan

sistem

kesehatan ikan dan lingkungan pembudidayaan ikan

40.140 38.141 95.02 Terbangunnya

Laboratorium Uji Dinas Kelautan dan Perikanan

Pengembangan sistem

prasarana dan sarana

pembudidayaan ikan

88.070 88.070 100,00 Terlaksananya koordinasi Tim Pokja Minapolitan

Dinas Kelautan dan Perikanan

Pengembangan sistem produksi pembudidayaan ikan

282.060 277.209 98,28 - Terlaksananya pengembangan Denfarm - Terlaksananya

Sosialisasi - Terlaksananya

Kegiatan

Dinas Kelautan dan Perikanan

Peningkatan dukungan manajemen dan pelaksanan tugas teknis lainnya Ditjen perikanan budidaya

139.730 111.784 80,00 Pelaksanaan program (perencanaan,

monitoring dan evaluasi) dan Pengelolaan keuangan (SAI dan SABMN)

Dinas Kelautan dan Perikanan

Total 550.000 515.204 93,67

8). Program Pengelolaan Sumberdaya Laut, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, yang dialokasikan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa :

a) Pemberdayaan masyarakat pesisir dan Pengembangan Usaha.

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

(13)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

291

Tabel 5.8

Realisasi Anggaran Program Pengelolaan Sumberdaya Laut, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014

Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Program Pengelolaan Sumberdaya Laut, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Administrasi

PUGAR 152.070 136.916 90,03 Terlaksananya

administrasi pugar Dinas Kelautan dan Perikanan

Pemberdayaan

Usaha PUGAR 766.160 747.986 97,63 - Publikasi Pugar dan terbangunnya UPG - Tersosialisasinya

program di masyarakat - Tersedianya Tenaga

Pendamping - Terlaksananya

pendanpingan pada Masyarakat

- Terlaksananya Monev.

Dinas Kelautan dan Perikanan

Total 918.230 884.902 96,37

9). Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, yang dialokasikan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa :

a) Peningkatan Kemandirian Masyarakat Perdesaan (PNPM);

b) Fasilitasi Pemberdayaan Adat dan Sosial Budaya Masyarakat.

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

(14)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

292

Tabel 5.9

Realisasi Anggaran Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014

10). Program Pembinaan dan Pengembangan Infrastruktur Pemukiman, yang dialokasikan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa :

a) Pengaturan, pembinaan, pengawasan dan pelaksanaan penataan bangunan dan pengelolaan gedung dan rumah negara.

Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Peningkatan

kemandirian masyarakat perdesaan (PNPM):

- Cakupan PNPM Mandiri Perdesaan

20.212.904 19.362.176 95,79 Meningkatnya pemberdayaan masyarakat dan kapasitas

pemerintahan desa /kelurahan dalam memfasilitasi proses pengelolaan pembangunan yang partisipatif dan demokratis.

Badan

Pemberdayaan Masyarakat dan

Pemerintahan Desa

Fasilitasi Pemberdayaan Adat dan Sosial Budaya

Masyarakat:

- Cakupan Penerapan PNPM Generasi

11.098.616 11.011.957 99,22 Meningkatkan pelayanan pengembangan pemberdayaan adat dan sosial budaya

masyarakat sesuai standar

Badan

Pemberdayaan Masyarakat dan

Pemerintahan Desa

Total 31.311.520 30.374.132 97,01

(15)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

293

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

Tabel 5.10

Realisasi Anggaran Program Pembinaan dan Pengembangan Infrastruktur Pemukiman di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014

11). Program Penataan Administrasi Kependudukan, yang dialokasikan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa, dengan kegiatan berupa:

a) Pengembangan Sistem Administrasi Kependudukan (SAK) Terpadu.

Untuk Pelaksanaannya terlihat seperti pada tabel berikut.

Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Program Pembinaan dan Pengembangan Infrastruktur Permukiman Pengaturan,

Pembinaan, Pengawasan dan Pelaksanaan Penataan

Bangunan dan Lingkungan, Pengelolaan Gedung dan Rumah Negara:

- Bantuan sosial untuk

pemberdayaan

sosial /

keswadayaan masyarakat

2.042.500 2.042.500 100,00 Meningkatnya

implementasi produk pengaturan, pelayanan

pembinaan dan

pengawasan, kualitas hasil pembangunan dan penyelenggaraan

penataan bangunan dan lingkungan.

Dinas Pekerjaan Umum

Total 2.042.500 2.042.500 100,00

(16)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

294

Tabel 5.11

Realisasi Anggaran Program Penataan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014

5.1.5. Sumber dan Jumlah Anggaran

Pelaksanaan Tugas Pembantuan di Kabupaten Sumbawa Tahun 2014 sebesar Rp. 55.040.879.000,- ( Lima Puluh Lima Milyar Empat Puluh Juta Delapan Ratus Tujuh

Puluh Sembilan Ribu Rupiah ) yang terdiri dari Tugas Pembantuan sebesar Rp. 21.686.859.000,- ( Dua Puluh Satu Milyar Enam Ratus Delapan Puluh Enam Juta

Delapan Ratus Lima Puluh Sembilan Ribu Rupiah ) dan Urusan Bersama sebesar Rp. 33.354.020.000,- ( Tiga Puluh Tiga Milyar Tiga Ratus Lima Puluh Empat Juta Dua

Puluh Ribu Rupiah ).

Adapun alokasi anggaran pada masing-masing SKPD Pelaksana Tugas Pembantuan Kabupaten Sumbawa tahun 2014 berasal dari :

1. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian

Tugas Pembantuan pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumbawa, berdasarkan DIPA TA. 2014 Nomor : 018.03.4.239093/2014, Tanggal 5 Desember 2013, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 5.901.800.000,- ( Lima Milyar Sembilan ratus Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah ).

2. Direktorat Jenderal Holtikultura Kementerian Pertanian

Tugas Pembantuan pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumbawa, berdasarkan DIPA TA. 2014 Nomor : 018.08.4.230576/2014, Tanggal 5 Desember 2013, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 796.425.000,- ( Tujuh Ratus Sembilan Program

Kegiatan Pagu Rp.000

Realisasi (000)

Output Instansi

Rp %

Program Penataan Administrasi Kependudukan Pengembangan

Sistem Administrasi Kependudukan (SAK) Terpadu

1.201.905 480.765 40,00 - Tertibnya database kependudukan berbasis NIK dan pelayanan Dokumen

kependudukan - Terwujudnya

pemberian NIK pada setiap penduduk

Dinas Kependu dukan dan Pencatat an Sipil

Total 1.201.905 480.765 40,00

(17)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

295

Puluh Enam Juta Empat Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah ).

3. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan

Tugas Pembantuan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa berdasarkan DIPA TA. 2014 Nomor : 024.03.4.239269/2014, Tanggal 5 Desember 2013, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 6.798.500.000,- ( Enam Milyar Tujuh Ratus Sembilan Puluh Delapan Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ).

4. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan

Tugas Pembantuan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, berdasarkan DIPA TA. 2013 Nomor : 024.05.4.230575/2014, Tanggal 5 September 2014, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp1.163.175.000,- ( Satu Milyar Seratus Enam Puluh Tiga Juta Seratus Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah ).

5. Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian Sosial

Tugas Pembantuan pada Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, berdasarkan DIPA TA.

2014 Nomor : 027.03.4.230574/2014, Tanggal 5 Desember 2013, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 2.569.150.000,- ( Dua Milyar Lima Ratus Enam Puluh Sembilan Juta Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah ).

6. Direktorat Jenderal Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Tugas Pembantuan pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa, berdasarkan DIPA TA. 2014 Nomor : 026.07.4.239270/2014, Tanggal 5 Desember 2013, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 1.787.349.000,- ( Satu Milyar Tujuh Ratus Delapan Puluh Tujuh Juta Tiga Ratus Empat Puluh Sembilan Riibu Rupiah ).

7. Direktorat Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan

Tugas Pembantuan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa,

berdasarkan DIPA TA. 2014 Nomor : 032-07.7.239055/2014, Tanggal 5 Desember

2013, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 918.230.000- ( Sembilan Ratus Delapan

Belas Juta Dua Ratus Tiga Puluh Ribu Rupiah ).

(18)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

296

8. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan

Tugas Pembantuan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, berdasarkan DIPA TA. 2014 Nomor : 032.07.4.239095/2014, Tanggal 5 Desember 2013, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 550.000.000,- ( Lima Ratus Lima Puluh Juta Rupiah ).

9. Diraktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Dalam Negeri

Urusan Bersama pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sumbawa, berdasarkan DIPA TA. 2014 Nomor : 010.05.5239273/2014, Tanggal 5 Desember 2013, dengan total Pagu Anggaran sebesar Rp.

33.850.703.000,- ( Tiga Puluh Tiga Milyar Delapan Ratus Lima Puluh Juta Tujuh Ratus Tiga Ribu Rupiah ).

10. Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum

Urusan Bersama pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumbawa, berdasarkan DIPA TA. 2014 Nomor : 033.05.5.503760/2013, Tanggal 5 Desember 2013, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp. 2.042.500.000,- ( Dua Milyar Empat Puluh Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ).

11. Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri

Tugas Pembantuan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa, berdasarkan DIPA TA. 2014 Nomor : 010.08.4.230578/2014 Tanggal 25 September 2014, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp.1.201.905.000,- ( Satu Milyar Dua Ratus Satu Juta Sembilan Ratus Lima Ribu Rupiah ).

5.1.6. Permasalahan dan Solusi

Beberapa permasalahan yang timbul dalam penerimaan bantuan/Dana Tugas Pembantuan yaitu :

1. Permasalahan :

a) Belum optimalnya sistem pelaporan berbasis web ( e-Monev ) dari

Kementerian Bappenas, karena sebagian program yang DIPAnya keluar di

pertengahan tahun belum dapat ditampilkan pada aplikasi tersebut, seperti

pada Program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan di Dinas

(19)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

297

Kesehatan dan Program Penataan Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sehingga sistem pengendalian dan evaluasi yang dilaksanakan masih bersifat manual.

b) Pada Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Produk Tanaman Hortikultura Berkelanjutan, mengalami keterlambatan dalam proses pelaksanaannya karena menunggu datangnya musim penghujan, sehingga bibit yang akan diberikan kepada petani mengalami penundaan tanam.

c) Masih adanya DIPA-DIPA yang turun di pertengahan dan di akhir tahun, seperti pada Program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan di Dinas Kesehatan dan Program Penataan Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sehingga berdampak terhadap lambatnya proses-proses penyelesaian pekerjaan secara administratif seperti penunjukan PPK, Pejabat Penandatangan SPM dan Bendahara Pengeluaran. Kondisi lambatnya proses administratif ini, akan berdampak terhadap lambatnya pelaksanaan operasional dilapangan.

d) Adanya revisi DIPA dan POK yang dilaksanakan oleh SKPD pengelola Tugas Pembantuan, karena tidak sesuai dengan kebutuhan. Hal ini berdampak pada tertundanya realisasi serapan anggaran seperti yang ditargetkan, sehingga terjadi penumpukan realisasi diakhir tahun.

2. Solusi

a) Melakukan koordinasi dan konsultasi secara berjenjang ke Provinsi dan ke Pusat mengenai program-program yang DIPAnya terbit di pertengahan tahun untuk dapat diakses secara on line, sehingga realisasi anggaran dan realisasi kinerja dapat dimonitor melalui sistem e-Monev . Selain itu, penyempurnaan terhadap sistem aplikasi ini perlu terus dilaksanakan melalui penyederhanaan format yang ada, sehingga sistem pelaporan yang dilaksanakanan dapat berjalan optimal.

b) Perlunya penyelarasan diawal tahun antara rencana operasional yang telah disusun dengan kondisi iklim yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, sehingga keterlambatan pembagian bibit kepada masyarakat tidak terkendala oleh faktor-faktor non teknis.

c) Koordinasi dan konsultasi yang intensif dengan Pemerintah Pusat melalui

Kementerian/Lembaga pemberi bantuan, agar DIPA dapat turun pada awal

(20)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

298

tahun, sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan guna menghasilkan pekerjaan yang berkualitas. Demikian pula dengan SKPD pengelola Tugas Pembantuan tersebut, untuk dapat mempersiapkan sedini mungkin kelengkapan administrasi guna berjalannya pelaksanaan kegiatan dilapangan.

d) Mengecek kesesuaian POK dengan DIPA dan peraturan perbendaharaan, sehingga revisi dapat segera terealisasi sesuai kebutuhan, dengan tetap berpedoman pada peraturan dan ketentuan yang berlaku. Hal ini sebagai langkah percepatan serapan anggaran sesuai dengan yang telah ditargetkan, guna menghindari terjadinya penumpukan realisasi di akhir tahun.

5.2. Tugas Pembantuan yang Diberikan 5.2.1. Dasar Hukum

Tugas pembantuan yang dilimpahkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa ke desa sebagaimana telah diatur dalam Undang Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan daerah, sedangkan mengenai dana tugas pembantuan diatur dalam Pasal 94 Undang Undang 33 tahun 2004 tentang perimbangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah yang berisikan penjelasan umum dana tugas pembantuan, penganggaran dana tugas pembantuan, penyaluran dana tugas pembantuan serta pertanggungjawaban dan pelaporan pelaksanaan Tugas Pembantuan. Lebih lanjut diturunkan dalam Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2008 Tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan, pada Bab VII tentang penyelenggaraan tugas pembantuan.

5.2.2 Urusan Pemerintahan yang Ditugasperbantukan Kepada Desa

Dalam rangka pelaksanaan kewenangan Pemerintah Desa sebagaimana

ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan

Daerah, sebagaimana telah diubah kedua dengan Undang-Undang nomor 12 tahun

2008 pada pasal 212 dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Pemerintah nomor 72

Tahun 2005 tentang Desa pasal 67 perihal keuangan Desa, dijelaskan bahwa

keuangan desa hak dan kwajiban desa dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan

desa yang dapat dinilai dengan uang termasuk didalamnya segala bentuk kekayaan

(21)

Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kab. Sumbawa Tahun 2014

299

yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban desa tersebut, sehingga perlu dikelola dalam suatu sistem pengelolaan keuangan desa.

Pengelolaan keuangan desa merupakan subsistem dari sistem pengelolahan Keuangan Negara dan Daerah dalam mendanai penyelenggaraan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dalam pengelolahan keuangan desa diperlukan suatu standar pengaturan yang dimulai dari aspek perencanaan dan penganggaran maupun aspek pelaksanaan, penatausahaan, keuangan desa dan pertanggungjawaban keuangan desa.

Seluruh kegiatan yang didanai Alokasi Dana Desa (ADD) direncanakan, dilaksanakan dan dievaluasi secara terbuka dengan melibatkan seluruh masyarakat di desa, dimana seluruh kegiatan harus dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi, teknis dan hukum. Alokasi Dana Desa (ADD) dilaksanakan dengan menggunakan prinsip hemat, terarah dan terkendali.

Pemberian Alokasi dana Desa (ADD) merupakan wujud dari pemenuhan hak desa untuk menyelenggarakan otonominya agar tumbuh dan berkembang mengikuti pertumbuhan dari desa itu sendiri berdasarkan keanekaragaman, partisipasi, demokratisasi dan pemberdayaan masyarakat.

5.2.3 Sumber dan Jumlah Anggaran

Sumber anggaran yang digunakan berasal dari APBD Kabupaten Sumbawa.

Adapun jumlah kumulatif anggaran yang dialokasikan untuk diberikan ke desa sebagai pelimpahan kewenangan/penugasan pemerintah daerah yang terdiri dari:

a. Bantuan Keuangan Ke Pemdes :Rp. 32.499.058.504,-

b. Pajak/Retribusi :Rp. 329.700.000,-

c. Hibah kepada Desa :Rp. 793.000.000,-

Referensi

Dokumen terkait

Amalgam merupakan jenis bahan restorasi gigi yang paling banyak tersedia di rumah sakit dan puskesmas yang ada di lingkungan Kabupaten Bireuen, yang mana semua instansi kesehatan

Beberapa kendala pengelolaan data yang terjadi pada Klinik Ummi adalah belum efektifnya pengelolaan data pasien dikarenakan masih manual, dimana proses pencatatan data

ZAINUDDIN PEJABAT KESIHATAN DAERAH SEBERANG PERAI TENGAH LOT 89, MUKIM 17, BERAPIT 14000 BUKIT MERTAJAM PULAU PINANG.. BUKIT

melaksanakan penyusunan Rencana Strategis (Renstra), Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), Laporan Kinerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) dan Laporan

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga nomor 13 tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Purbalingga ( Pasal 35 ) DPPKAD merupakan

Pada tahun anggaran 2019 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Berau telah melaksanakan urusan dalam membantu jalannya pemerintahan khusus pada bidang

Sebaliknya, walaupunmetode yang dipakai oleh CASA berbeda dengan BMKG, tidak bisa dikatakan bahwa metode yang digunakan oleh CASA tidak valid, karna tahap-tahap

Pengaruh Pursed Lip Breathing Dan Meniup Balon Terhadap Kekuatan Otot Pernapasan, Saturasi Oksigen Dan Respiratory Rate Pada Pasien Ppok.. Comparison Of Training Pursed