• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kalkulus Multivariabel I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Kalkulus Multivariabel I"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

611.12.029 Kalkulus Multivariabel I

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit

Atina Ahdika, S.Si, M.Si

Statistika FMIPA Universitas Islam Indonesia

(2)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Aturan Rantai

Ingat kembali aturan rantai pada fungsi satu peubah!

Jika y = f (x (t)), di mana baik f maupun t adalah fungsi-fungsi yang dapat didiferensialkan

dy dt = dy

dx dx dt

(3)

Teorema A

Misalkan x = x (t) dan y = y (t) dapat didiferensialkan di t, dan misalkan z = f (x , y ) dapat didiferensialkan di (x (t), y (t)), maka z = f (x (t), y (t)) dapat didiferensialkan di t dan

dz dt = ∂z

∂x dx dt +∂z

∂y dy dt

(4)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Contoh 1

Andaikan z = x3y , di mana x = 2t dan y = t2. Tentukan dzdt.

Penyelesaian:

dz dt = ∂z

∂x dx dt +∂z

∂y dy dt

= (3x2y )(2) + (x3)(2t)

= 6(2t)2(t2) + (2t)(2t)3

= 24t4+ 16t4= 40t4 Atau bisa juga dengan substitusi langsung, yaitu

z = x3y = (2t)3(t2) = 8t5 sehingga dzdt = 40t4.

(5)

Andaikan z = x3y , di mana x = 2t dan y = t2. Tentukan dzdt. Penyelesaian:

dz dt = ∂z

∂x dx dt +∂z

∂y dy dt

= (3x2y )(2) + (x3)(2t)

= 6(2t)2(t2) + (2t)(2t)3

= 24t4+ 16t4= 40t4 Atau bisa juga dengan substitusi langsung, yaitu

z = x3y = (2t)3(t2) = 8t5 sehingga dzdt = 40t4.

(6)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Contoh 2

Ketika sebuah silinder lingkaran tegak yang padat dipanaskan, jari-jari r dan tingginya h akan meningkat, sehingga luas permukaannya S juga meningkat. Andaikan pada waktu sesaat ketika r = 10 cm dan h = 100 cm, r meningkat 0.2 cm/jam dan h meningkat 0.5 cm/jam. Seberapa cepatkah peningkatan S pada waktu tersebut?

Penyelesaian:

Luas permukaan total silinder adalah S = 2πrh + 2πr2, jadi dS

dt = ∂S

∂r dr dt +∂S

∂h dh dt

= (2πh + 4πr )(0.2) + (2πr )(0.5)

= (2π · 100 + 4π · 10)(0.2) + (2π · 10)(0.5)

= 58π cm2/jam

(7)

Ketika sebuah silinder lingkaran tegak yang padat dipanaskan, jari-jari r dan tingginya h akan meningkat, sehingga luas permukaannya S juga meningkat. Andaikan pada waktu sesaat ketika r = 10 cm dan h = 100 cm, r meningkat 0.2 cm/jam dan h meningkat 0.5 cm/jam. Seberapa cepatkah peningkatan S pada waktu tersebut?

Penyelesaian:

Luas permukaan total silinder adalah S = 2πrh + 2πr2, jadi dS

dt = ∂S

∂r dr dt +∂S

∂h dh dt

= (2πh + 4πr )(0.2) + (2πr )(0.5)

= (2π · 100 + 4π · 10)(0.2) + (2π · 10)(0.5)

= 58π cm2/jam

(8)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Contoh 3

Andaikan w = x2y + y + xz di mana

x = cos θ, y = sin θ, dan z = θ2. Tentukan dwd θ dan hitunglah nilai tersebut di θ = π3.

Penyelesaian: dw d θ = ∂w

∂x dx d θ +∂w

∂y dy d θ +∂w

∂z dz d θ

= (2xy + z)(−sin θ) + (x2+ 1)(cos θ) + (x )(2θ)

di θ = π3

dw d θ = −1

8− π2√ 3 18 +π

3

(9)

Andaikan w = x2y + y + xz di mana

x = cos θ, y = sin θ, dan z = θ2. Tentukan dwd θ dan hitunglah nilai tersebut di θ = π3.

Penyelesaian:

dw d θ = ∂w

∂x dx d θ +∂w

∂y dy d θ +∂w

∂z dz d θ

= (2xy + z)(−sin θ) + (x2+ 1)(cos θ) + (x )(2θ)

di θ = π3

dw d θ = −1

8− π2√ 3 18 +π

3

(10)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Aturan Rantai Versi Kedua

Jika z = f (x , y ), dimana x = x (s, t) dan y = y (s, t), maka masuk akal apabila kita menanyakan ∂z∂s dan ∂z∂t

Teorema B

Misalkan x = x (s, t) dan y = y (s, t) mempunyai turunan parsial pertama di (s, t) dan misalkan z = f (x , y ) dapat dideferensialkan di (x (s, t), y (s, t)). Maka z = (x (s, t), y (s, t)), mempunyai turunan parsial pertama yang dinyatakan dengan

∂z

∂s = ∂z

∂x

∂x

∂s + ∂z

∂y

∂y

∂s

dan ∂z

∂t = ∂z

∂x

∂x

∂t + ∂z

∂y

∂y

∂t

(11)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Contoh 4

Jika z = 3x2− y2, di mana x = 2s + 7t dan y = 5st, tentukan ∂z∂t dan nyatakan dalam s dan t.

∂z

∂t = ∂z

∂x

∂x

∂t +∂z

∂y

∂y

∂t

= (6x )(7) + (−2y )(5s)

= 42(2s + 7t) − 10s(5st)

= 84s + 294t − 50s2t

(12)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Contoh 4

Jika z = 3x2− y2, di mana x = 2s + 7t dan y = 5st, tentukan ∂z∂t dan nyatakan dalam s dan t.

Penyelesaian:

∂z

∂t = ∂z

∂x

∂x

∂t +∂z

∂y

∂y

∂t

= (6x )(7) + (−2y )(5s)

= 42(2s + 7t) − 10s(5st)

= 84s + 294t − 50s2t

(13)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Contoh 5

Jika w = x2+ y2+ z2+ xy , di mana

x = st, y = s − t, dan z = s + 2t, tentukan ∂w∂t.

∂w

∂t = ∂w

∂x dx dt +∂w

∂y dy dt +∂w

∂z dz dt

= (2x + y )(s) + (2y + x )(−1) + (2z)(2)

= (2st + s − t)(s) + (2s − 2t + st)(−1) + (2s + 4t)(2)

= 2s2t + s2− 2st + 2s + 10t

(14)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Contoh 5

Jika w = x2+ y2+ z2+ xy , di mana

x = st, y = s − t, dan z = s + 2t, tentukan ∂w∂t. Penyelesaian:

∂w

∂t = ∂w

∂x dx dt +∂w

∂y dy dt +∂w

∂z dz dt

= (2x + y )(s) + (2y + x )(−1) + (2z)(2)

= (2st + s − t)(s) + (2s − 2t + st)(−1) + (2s + 4t)(2)

= 2s2t + s2− 2st + 2s + 10t

(15)

Andaikan F (x , y ) = 0 mendefinisikan y secara implisit sebagai sebuah fungsi untuk x , misalnya y = g (x ), tetapi fungsi g tersebut sulit atau tidak mungkin untuk ditentukan. Kita masih dapat menentukan dydx.

Dengan mendiferensialkan kedua ruas dari F (x , y ) = 0 terhadap x dengan Aturan Rantai, kita memperoleh

∂F

∂x dx dx +∂F

∂y dy dx = 0 Dengan menyelesaikan dydx akan dihasilkan rumus

dy

dx = −∂F /∂x

∂F /∂y

(16)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Contoh 6

Tentukan dy /dx jika x3+ x2y − 10y4 = 0 dengan menggunakan a. Aturan Rantai

b. Pendiferensialan implisit

Penyelesaian:

a. Misalkan F (x , y ) = x3+ x2y − 10y4, maka dy

dx = −∂F /∂x

∂F /∂y = −3x2+ 2xy x2− 40y3 b. Diferensialkan kedua ruas terhadap x

3x2+ x2dy

dx + 2xy − 40y3dy dx = 0

Selesaikan dydx dan akan diperoleh hasil sama seperti dengan Aturan Rantai.

(17)

Tentukan dy /dx jika x3+ x2y − 10y4 = 0 dengan menggunakan a. Aturan Rantai

b. Pendiferensialan implisit Penyelesaian:

a. Misalkan F (x , y ) = x3+ x2y − 10y4, maka dy

dx = −∂F /∂x

∂F /∂y = −3x2+ 2xy x2− 40y3 b. Diferensialkan kedua ruas terhadap x

3x2+ x2dy

dx + 2xy − 40y3dy dx = 0

Selesaikan dydx dan akan diperoleh hasil sama seperti dengan Aturan Rantai.

(18)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Jika z adalah sebuah fungsi implisit dari x dan y yang didefinisikan oleh persamaan F (x , y , z) = 0, maka pendiferensialan kedua ruas terhadap x , dengan mempertahankan agar nilai y tetap, akan menghasilkan

∂F

∂x

∂x

∂x +∂F

∂y

∂y

∂x + ∂F

∂z

∂z

∂x = 0

Jika kita menyelesaikan ∂z∂x dan memperhatikan bahwa ∂y∂x = 0, maka kita akan memperoleh persamaan berikut. Perhitungan yang sama juga berlaku untuk rumus kedua

∂z

∂x = −∂F /∂x

∂F /∂z, ∂z

∂y = −∂F /∂y

∂F /∂z

(19)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Contoh 7

Jika F (x , y , z) = x3ey +z− y sin (x − z) = 0 mendefinisikan z secara implisit dari fungsi x dan y , tentukan ∂z∂x.

∂x = −

∂F /∂z = −

x3ey +z+ y cos (x − z)

(20)

Aturan Rantai dan Fungsi Implisit Aturan Rantai Turunan Fungsi Implisit

Contoh 7

Jika F (x , y , z) = x3ey +z− y sin (x − z) = 0 mendefinisikan z secara implisit dari fungsi x dan y , tentukan ∂z∂x.

Penyelesaian:

∂z

∂x = −∂F /∂x

∂F /∂z = −3x2ey +z− y cos (x − z) x3ey +z+ y cos (x − z)

Referensi

Dokumen terkait

Perangsangan sekresi endogen hormon kebuntingan (estradiol dan progesteron) melalui superovulasi dapat meningkatkan jumlah korpus luteum, sehingga merangsang peningkatan

Bahkan menurut pakar sejarah peradilan, peradilan agama sudah ada sejak Islam masuk ke Indonesia, yaitu melalui tahkim, dan akhirnya pasang surut perkembanganya

Perilaku lain yang masih kurang pada siswi SMA Negeri 7 Yogyakarta adalah sejumlah 28 responden (34,1%) menggunakan pembalut (pantyliner) saat mengalami keputihan dan sejumlah

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Perubahan Konsep Diri pada Pasien Pasca Stroke di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Umum Daerah dr.. M Hauluss

PDKT13 (Pendidikan Dasar Karakter Terbaru sesuai Kurikulum 2013) adalah sebuah program yang memberikan pembelajaran untuk memperkuat konsep diri berkarakter individu

Menurut penelitian yang dilakukan Ridha Rahmawati tahun 2009 lalu, didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara stunting dengan skor IQ anak usia

berdasarkan prosentase di atas maka dapat disimpulkan bahwa metode yang dipakai oleh penerjemah dalam menerjemahkan kalimat tanya pada subtitle serial tv Shalahuddin

Pada penelitian ini, material Bata beton sekam padi (BBSP) dan Bata beton murni (BBM) dicoba sebagai bahan penelitian yang dipilih untuk mengetahui material yang mempunyai