INSTITUT AKUNTAN PUBLIK INDONESIA DAN
SERTIFIKASI AUDITOR INDONESIA Achsin Slamet
Dr., SE., SH., MM., M.Kn., M.Ec.Dev., M.Si., Ak., CA., CPA., CTA., CLA., CRA
Disampaikan di:
UNIVERSITAS GAJAHMADA YOGYAKARTA
Curicullum Vitae:
Jabatan Profesi:
- Ketua (Board Member) Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI);
- Ketua Dewan Sertifikasi Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI);
- Ketua Dewan Sertifikasi Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI);
- Wakil Ketua Komite Profesi Akuntan Publik (KPAP);
- Ketua Badan Sertifikasi Likuidator Perhimpunan Profesi Likuidator Indonesia (APLI);
-- Tim Ahli RUU Penilai Publik - Komite IV DPD RI
Profesi yang dijalani:
Akuntan Publik (Certified Public Accountant - CPA);
Legal Auditor (CLA), Konsultan Hukum dan Advokat;
Kurator Kepailitan Bisnis dan Pengurusan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Korporasi
Likuidator Badan Hukum
Penilai Publik (Appraisal) ;
Dosen FEB UB Malang;
Agenda Paparan
Sekilas tentang IAPI
Landasan yuridis sertifikasi CPA of Indonesia
Stratifikasi Sertfikasi di IAPI
Recognition of Prior Learning (RPL)
Legal Backing Praktik Akuntan Publik
KMK No. 443/KMK.01/2011 tentang Penetapan IAPI sebagai Asosiasi Profesi Akuntan Publik (APAP)
PP 84/2012 Tentang Komite Profesi Akuntan Publik (KPAP)
PP 20/2015 Tentang Praktik Akuntan Publik
PMK No. 17/PMK.01/2008 tentang Jasa Akuntan Publik
KMK No. 140/2013 tentang Penetapan Anggota Komite Profesi Akuntan Publik (KPAP)
Sekilas Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)
IAPI sebagai APAP berbadan hukum perhimpunan yang disahkan
Kemenkumham
KMK 443/KMK.01/2011 tanggal 27
Desember 2011 tentang penetapan IAPI sebagai Asosiasi Profesi Akuntan Publik (APAP) dan IAPI beranggotakan:
• Akuntan Publik
• CPA of Indonesia
• Individu lain yang berminat
Associate Member pada International Federation of Accountants (IFAC) sejak Nopember 2014.
Wewenang IAPI Sesuai UU 5/2011, IAPI :
1. Menyusun dan
menetapkan SPAP;
2. Menyelenggarakan ujian profesi akuntan publik (CPA);
3. Menyelenggarakan PPL; dan
4. Melakukan reviu mutu anggota.
ASEAN MRA on Accountancy Services
• MRA on Accountancy Services telah disepakati :
– Pengakuan kesetaraan profesi akuntansi di ASEAN melalui ASEAN CPA. Untuk dapat teregistrasi menjadi ASEAN CPA harus telah memiliki sertifikasi profesi dari asosiasi profesi dan/atau regulator profesi di masing-masing negara anggota ASEAN.
–Professional Regulatory Authority (PRA) di Indonesia adalah PPAJP, sedangkan National Accountancy Body (NAB) adalah IAPI, IAI, dan IAMI.
–Asean CPA dapat bekerja bidang akuntansi di negara-negara
Ujian Profesi Akuntan Publik
• Tujuan untuk mendapatkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan komitmen pada etika profesi yang memadai yang diperlukan untuk menjalankan profesi akuntan publik.
• Dilaksanakan oleh IAPI dalam bentuk ujian sertifikasi dalam rangka untuk mendapatkan CPA of Indonesia.
• CPA of Indonesia sebagai perwujudan ukuran kompetensi
profesional dan komitmen etika bidang akuntansi dan auditing di Indonesia.
Kompetensi Profesional SDM KAP
• Knowledge bidang:
– akuntansi, auditing, keuangan dan related field
• Professional skills:
– intellectual, personal, interpersonal &communication, organizational – Managerial & leadership skills
– Enterpreneurship skills
• Professional values, ethics and behaviour:
– professional skepticism & professional judgment, ethical principles, commitment to public interest
Ukuran kompetensi dan
professionalisme CPA of Indonesia
CPA sebagai quality
assurance dari IAPI bagi seseorang yang akan menjadi auditor yang
LANDASAN YURIDIS SERTIFIKASI CPA
OF INDONESIA
Sejarah lahirnya UU Gelar Akuntan
Sejarah Lahirnya UU 34/1954 adalah, pertimbangkn terhadap kondisi saat itu yakni terdapatnya pemberian aneka ragam jasa yang memiliki kemiripan, yakni:
– Jasa audit (controle) dan auditing (controle leer);
– Jasa perpajakan (belasting);
– Jasa kepabeanan (boomzaken, inklaring, uitklaring);
– Jasa penyusunan sistem akuntansi (organisatie administrtatie);
– Jasa konsultasi ekonomi (bedriejfs-economie), dan – Jasa penagihan (incasso).
• Karena kemiripan aneka ragam praktik tersebut, lalu lahirlah UU No.
34/1954 tentang Gelar Akuntan (hanya enam pasal) yang bertujuan untuk melindungi public trust dan menghindarkan tumpang-tindih
pemberian aneka jasa tersebut, maka kemudian diberikan privelege right (hak istimewa) bahwa jasa audit hanya dapat dilakukan oleh
Pasal 44 UU Akuntan Publik No. 5/2011
Menyusun dan menetapkan SPAP (Standar Professional Akuntan Publik)
Menyelenggarakan Ujian Profesi Akuntan Publik (UPAP)
Menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL)
Melakukan Review Mutu Bagi Anggotanya
Penjelasan pasal 44 ayat (2) UU No 5/2011
• Peraturan Pemerintah (PP) akan mengatur...
penentuan persyaratan peserta ujian profesi
akuntan publik (UPAP)
PP No. 20/2015 Tentang Praktik Akuntan Publik (1/3)
• Pasal 2 ayat (1):
Asosiasi Profesi Akuntan Publik berwenang
menyelenggarakan Ujian Profesi Akuntan Publik (UPAP) Yang dimaksud dengan “Ujian Profesi Akuntan Publik”
adalah ujian yang diselenggarakan untuk menguji kompetensi sebagai salah satu persyaratan untuk
mendapatkan sertifikat tanda lulus ujian profesi akuntan publik (STL UPAP)
PP No. 20/2015 Tentang Praktik Akuntan Publik (2/3)
• Pasal 2 Ayat (2):
IAPI menetapkan silabus dan mata ujian; kriteria kelulusan ujian; ketentuan dan tata cara pendaftaran; melaksanakan ujian; menetapkan kelulusan ujian; menerbitkan sertifikasi tanda lulus ujian profesi; menetapkan sebutan profesi; dan melaksanakan tugas lain berkait dengan pelaksanaan ujian profesi akuntan publik
Yang dimaksud dengan “melaksanakan tugas lain berkait dengan pelaksanaan ujian profesi akuntan publik” antara lain adalah melakukan kerjasama dalam penyelenggaraan ujian profesi akuntan publik.
PP No. 20/2015 Tentang Praktik Akuntan Publik (3/3)
Pasal 3 ayat (1):
• Peserta ujian adalah seseorang yang memiliki
pengetahuan dan kompetensi di bidang akuntansi dan/atau telah terdaftar dalam register negara untuk akuntan;
Pasal 3 ayat (2):
Pengetahuan dan kompetensi yang dimaksud oleh ayat
(1) diperoleh melalui: S-1, D-IV, S-2, S-3, PPAk, dan
PPAP
• SERTIFIKASI CPA OF INDONESIA
Akuntan Publik & Kantor Akuntan Publik
Akuntan Publik (Ijin AP)
• Akuntan Publik adalah seseorang yang telah mendapat ijin dari Menteri Keuangan sesuai UU AP no 5/2011
Kantor Akuntan Publik (Ijin KAP)
• Tempat dimana Akuntan Publik berpraktik
Jasa yang dapat diberikan (Pasal 3 UU AP No 5/2015
• Akuntan Publik dapat memberikan jasa asurans (Privelege right) seperti: audit, review dan jasa lainnya dan dapat memberikan jasa non asurans seperti: kompilasi, agreed upon procedures, dan jasa lainnya.
Legal Backing Praktik Akuntan Publik
UU 34/1954 Tentang Gelar
Akuntan
UU No. 5/2011 Ttg AP
PP No.
20/2015 Ttg Praktik
AP
PMK No.17/2008 Ttg Jasa AP
Peraturan Asosiasi IAPI
RPMK 2016 tentang Pembinaan, Pengawasan dan Perijinan Akuntan Publik ...
=
• Hanya terdiri dari 6 Pasal;
• Pasal 4 dan 5 (ttg kantor akuntan) dihapus pada saat diundangkannya UU AP No. 5/2011
KMK No. 443/KMK.01/2011 ttg IAPI sebagai APAP
Peraturan Pengurus dan Peraturan DS -
IAPI
Cara Memperoleh CPA of Indonesia
Lulus ujian
CPA
• Pengalaman kerja bidang akuntansi, auditing, keuangan minimal 3 tahun, atau
• Pengalaman sebagai
tenaga pengajar akuntansi, keuangan dan auditing
minimal 4
• Terdaftar sebagai Anggota IAPI
Srtf
CPA
Cara Mendapatkan Ijin Akuntan Publik (AP)
Memiliki sertifikat CPA
Pengalaman Kerja 1000 jam (yang 500
jam diantaranya sebagai ketua tim)
di KAP
I
jin Praktik AP dariKementerian Keuangan
Cara Mendapatkan Ijin Kantor Akuntan Publik (KAP)
Memiliki Ijin AP
Persyaratan Administratif
lainnya
Ijin KAP dari Kementerian
Keuangan
Persyaratan Ijin Akuntan Publik (AP)
Izin Akuntan Publik diberikan oleh Menteri Keuangan dengan persyaratan :
a. Memiliki Sertifikat Tanda Lulus Ujian Sertifikasi Ujian Profesi Akuntan Publik (STL UPAP) yang diselenggarakan oleh IAPI;
b. Dalam hal tanggal kelulusan STL UPAP sebagaimana dimaksud pada huruf a telah melewati masa 2 (dua) tahun, maka wajib menyerahkan bukti telah mengikuti Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) paling sedikit 60 (enam puluh) Satuan Kredit PPL (SKP) dalam 2 (dua) tahun terakhir;
c. Berpengalaman praktik di bidang audit umum atas laporan keuangan paling sedikit 1000
(seribu) jam dalam 7 (tujuh) tahun terakhir dan paling sedikit 500 (lima ratus) jam diantaranya memimpin dan/atau mensupervisi perikatan audit umum, yang disahkan oleh Pemimpin/
Pemimpin Rekan KAP;
d. Berdomisili di wilayah Republik Indonesia yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau bukti lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
e. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
f. Tidak pernah dikenakan sanksi administratatif pencabutan izin Akuntan Publik; dan
g. Membuat Surat Permohonan, melengkapi formulir Permohonan Izin Akuntan Publik, membuat surat pernyataan tidak merangkap jabatan sedan
Syarat ijin Kantor Akuntan Publik (KAP)
Syarat untuk mendapatkan izin usaha KAP :,
• Pemimpin KAP memiliki izin Akuntan Publik;
• Menjadi anggota IAPI;
• Mempunyai paling sedikit 3 (tiga) orang auditor tetap dengan tingkat pendidikan formal bidang akuntansi yang paling rendah berijazah setara Diploma III dan paling sedikit 1 (satu) orang diantaranya memiliki register negara untuk akuntan;
• Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
• Memiliki rancangan Sistem Pengendalian Mutu (SPM) KAP yang memenuhi Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) dan paling kurang mencakup aspek kebijakan atas seluruh unsur pengendalian mutu;
• Domisili Pemimpin KAP sama dengan domisili KAP;
• Memiliki bukti kepemilikan atau sewa kantor, dan denah kantor yang Menunjukkan kantor terisolasi dari kegiatan lain
• Membuat Surat Permohonan, melengkapi formulir Permohonan Izin Usaha Kantor Akuntan Publik, dan membuat surat pernyataan bermeterai cukup
Bentuk Usaha Kantor Akuntan Publik
(UU No. 5/2011 Pasal 12 Ayat 1)
KAP dapat berbentuk usaha:
a. perseorangan;
b. persekutuan perdata;
c. firma; atau
d. bentuk usaha lain yang sesuai dengan karakteristik profesi Akuntan Publik, yang diatur dalam Undang-
Undang (Limited Liabilities Partnership atau Partnership Limited Liablities Company).
Mata Ujian CPA of Indonesia (Berakhir pada Desember 2016)
APK : Akuntansi dan Pelaporan Keuangan
LBHP : Lingkungan Bisnis, Hukum Komersial dan Perpajakan
AAS : Auditing dan Assurance Services
AMSI : Akuntansi Manajemen, Manajemen Keuangan dan Sistem Informasi
• Total durasi ujian untuk empat mata uji adalah 14 jam:
– AAS 4 jam - AMSI 3 jam
– APK 4 jam - LBHP 3 jam
Informasi lebih detil, persyaratan dokumen, cara pendaftaran, silabus lengkap & contoh soal silahkan kunjungi:
Waktu dan Tempat CPA Exam
• Waktu:
– Periode ujian: Feb-Mar, Mei-Juni, Agustus-September, November-Desember
– Periode tidak ada ujian: Januari, April, Juli, dan Oktober
• Tempat:
– Online examination di CPA testing center seluruh Indonesia
CPA Exam
• Mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh IAPI
• Ujian dilaksanakan secara terkomputerisasi (on line)
• Syarat peserta ujian adalah S1/D4/S2/S3 Akuntansi/register Negara Akuntan/PPAk/PPAP...
• Membayar biaya pendaftaran dan biaya per mata uji ke IAPI.
• Bentuk soal pilihan ganda (90-100 soal) dan 2-3 soal essay
• Peserta uji dapat mengikuti ujian di testing center di seluruh Indonesia sepanjang tahun.
• Peserta dapat mengatur sendiri waktu dan tempat ujian sesuai keinginan dan kesiapannya.
Office 8 Building 12th Floor
Suasana Ujian CPA
• SERTIFIKASI BAGI AUDITOR DI IAPI
Pengembangan CPA of Indonesia 2016
CPA
CPAI
A-CPAI Designasi
Ujian tingkat lanjutan
Ujian tingkat profesional
Ujian tingkat dasar
Level Ujian Kompetensi Advanced Level
Intermediate Level
Foundation Level
Rujukan IES IES 8
IES 2 – 6
IES 1
1 mata ujian auditing
lanjutan
5 mata ujian
5 mata ujian Mata Ujian
Sebagian mata ujian pada tingkat dasar dan tingkat profesional dapat ditempuh ketika seseorang masih menempuh pendidikan di bidang akuntansi, namun kedua sertifikat diterbitkan ketika sudah menyelesaikan pendidikan minimal S1, dan untuk
Test Subjects:
1. Audit, Assurance & Ethics 2. Accounting & Advance
Financial Reporting
3. Management Accounting, Financial Management &
Information Technology 4. Business Strategy &
Advance Tax
5. Risk Management,
Governance & Internal Audit Test Subjects:
1.Introduction of Audit &
Assurance
2.Accounting & Financial Reporting
3.Macro and Micro Economics 4.Management, Tax &
Business Law
5.Cost Accounting, Financial Management & Information System
Test Subjects:
Advanced Auditing &
Assurance
Typical Competencies:
Combining the various Typical Competencies :
Typical Competencies:
Associate Certified Professional
Auditor of Indonesia (A-CPAI)
Certified Professional Auditor of Indonesia (CPAI)
Certified Public Accountant of Indonesia (CPA)
New CPA Program in 2016
Transisi 2015 – 2016
CPA of Indonesia
A-CPAI CPAI
Jalur existing hingga 31/12/2016 S1/D4/S2/S3
akuntansi
• 4 mata ujian: AAS, APK, AMSI, LBHP
• 3 tahun pengalaman kerja/4 tahun dosen
2015 2015/2016
5 mata ujian
level dasar • 5 mata ujian level profesional
• 3 thn pengalaman kerja
• 1 mata ujian auditing lanjutan
• Pengalaman kerja asurans
Ujian Tingkat Dasar (ACPAI)
• 5 mata ujian pada tingkat kemampuan dasar (biaya ujian per mata uji Rp.300.000):
– Pengantar auditing & asurans (PAA)
– Akuntansi & pelaporan keuangan Korporat (APKK) – Pengantar ekonomi makro & mikro (PEMM)
– Pengantar manajemen, perpajakan & hukum bisnis (PPHB)
– Akuntansi biaya, manajemen keuangan & sistem informasi (AMSI)
Setiap mata ujian tersebut sudah ditentukan learning outcomes- nya. Contoh LO untuk pengantar auditing & asurans:
• Menjelaskan tujuan dan tahapan suatu audit atas laporan keuangan
• Menjelaskan dan menerapkan prosedur audit atas golongan
Ujian Tingkat Profesional (CPAI)
• 5 mata ujian dengan tingkat kemampuan intermediate (biaya ujian per mata uji Rp.500.000):
– Auditing, asurans & etika profesi (AAE)
– Akuntansi dan pelaporan keuangan lanjutan (APKL)
– Manajemen risiko, tata kelola dan pengendalian internal (MTPI) – Strategi bisnis dan perpajakan lanjutan (SBPL)
– Akuntansi manajemen, manajemen keuangan dan teknologi informasi (AMTI)
Setiap mata ujian tersebut telah ditentukan LO. Contoh LO untuk mata uji auditing, asurans dan etika profesi pada level ini adalah:
• Menyusun strategi audit yang tepat sesuai tujuan audit
• Menilai risiko salah saji material
• Menerapkan standar auditing yang relevan dan ketentuan UU yang
Ujian Tingkat Lanjutan – Level Partner (CPA)
• 1 mata ujian auditing lanjutan dengan kemampuan tingkat lanjut (advance), dengan model ujian berupa: pilihan ganda, case study dan workshop):
• Memiliki keahlian profesional untuk menerapkan berbagai disiplin pengetahuan (menggabungkan) yang dilandasi nilai-nilai, etika dan perilaku profesional dalam audit atas laporan keuangan:
– Audit atas laporan keuangan
– Pelaporan dan akuntansi keuangan – Tata kelola dan manajemen risiko – Lingkungan bisnis
– Teknologi informasi
– Hukum bisnis dan ketentuan peraturan UU yang berlaku – Keuangan dan manajemen keuangan
Recognition of Prior Learning (RPL)
Bagi Mahasiswa Yang Telah
Menempuh Pendidikan PPAK
Test Subjects:
1. Management Accounting, Financial Management & Information Technology 2. Business Strategy & Advance Tax 3. Risk Management, Governance &
Internal Control
Test Subjects:
1.Introduction of Audit & Assurance 2.Accounting & Financial Reporting 3.Macro and Micro Economics
4.Management, Tax & Business Law Test Subjects:
Advanced Auditing & Assurance
RPL Bagi Mahasiswa PPAK
Ujian Tingkat Lanjutan
Ujian Tingkat Profesional
Ujian Tingkat
Dasar U
P A P
Test Subjects:
Reporting
Test Subjects:
1. Audit, Assurance & Ethics 2. Accounting & Advance Financial
Reporting
Tidak dapat diberikan RPL sebagai waiver, peserta harus
menempuh mata ujian tersebut
Dapat diberikan RPL oleh DS-IAPI sebagai waiver, sehingga
peserta tidak harus menempuh mata ujian tersebut.
Persyaratan RPL
• Program PPAK harus mendapatkan Surat
Tanda Terdaftar (STT) dari Dewan Sertifikasi (DS) – IAPI.
• Mahasiswa yang telah menyelesaikan
program pendidikan PPAK yang memiliki STT
dapat mengajukan RPL ke Dewan Sertifikasi
(DS) – IAPI.
Persyaratan Penerbitan STT bagi PPAK
• Memiliki izin penyelenggaraan pendidikan PPAK
• Kegiatan belajar mengajar program telah berjalan efektif
• silabus dan capaian pembelajaran mata kuliah program PPAK setara dengan Learning Outcomes (LO) mata ujian pada UPAP
• Perguruan tinggi atau program PPAK memiliki atau berkomitmen untuk membangun CPA Test Center
• Perguruan tinggi/program PPAK bersedia
menyelenggarakan kegiatan pengembangan profesi AP, seperti seminar, sosialisasi kepada civitas akademika.
Persyaratan Penerbitan STT bagi PPAK
• Memiliki izin penyelenggaraan pendidikan PPAK
• Kegiatan belajar mengajar program telah berjalan efektif
• silabus dan capaian pembelajaran mata kuliah program PPAK setara dengan Learning Outcomes (LO) mata ujian pada UPAP
• Perguruan tinggi atau program PPAK memiliki atau berkomitmen untuk membangun CPA Test Center
• Perguruan tinggi/program PPAK bersedia
menyelenggarakan kegiatan pengembangan profesi AP, seperti seminar, sosialisasi kepada civitas akademika.
STT
• Masa berlaku STT untuk jangka waktu 3 tahun dan dapat diperpanjang
• STT diumumkan di website IAPI.
• Secara tahunan, program yang memiliki STT harus melaporkan ke DS-IAPI:
– Gambaran umum kegiatan belajar program, termasuk
penerimaan dan kelulusan mahasiswa dan kinerja lulusan dalam memperoleh pekerjaan.
– Perubahan-perubahan yang ada.
– Pelaksanaan kegiatan CPD bagi tenaga pengajar.
Persyaratan Permohonan RPL bagi Mahasiswa Lulusan PPAK
• Mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan di program PPAK yang memiliki STT.
• Memiliki ijazah S1/D-4 akuntansi
• Memiliki surat rekomendasi dari pengelola program PPAK untuk mendapatkan RPL
• Telah mengikuti kegiatan seminar tentang profesi AP yang diselenggarakan oleh PPAK bekerjasama dengan IAPI
• Menjadi anggota / telah terdaftar di IAPI.
Waiver Mata Ujian
• Sebagian atau seluruh mata ujian pada ujian tingkat dasar, atau
• Sebagian atau seluruh mata ujian pada ujian tingkat dasar dan pada ujian tingkat profesional, maksimal:
– Akuntansi manajemen, manajemen keuangan, dan teknologi informasi
– Strategi bisnis dan perpajakan lanjutan, atau
– Manajemen risiko, tata kelola dan pengendalian internal.
• Waiver diberikan kepada orang per orang berdasarkan keputusan Dewan Sertifikasi.
• DS dapat membuat kriteria tambahan untuk menentukan waiver bagi
Waktu Pengajuan, Masa Berlaku dan Pasca Waiver
• Pengajuan permohonan RPL ke DS paling lambat 2 tahun sejak dinyatakan telah selesai menempuh pendidikan dari program PPAK.
• Setelah mendapatkan RPL sebagai waiver atas beberapa mata ujian, orang yang mendapatkan RPL harus menempuh mata ujian tingkat profesional yang tidak mendapatkan
waiver.
• Jangka waktu untuk menyelesaikan mata ujian tingkat
profesional yang tidak mendapatkan waiver adalah 2 tahun.
• Jika terlewati, maka harus mengikuti program khusus yang ditentukan oleh DS.
Manual Mengunduh Contoh Soal Ujian CPA (pelaksanaan ujian akan berakhir bulan Desember 2016)
• Buka website www.cpaofindonesia.or.id
• Lihat di “Home” di bagian kanan ada contoh Soal Ujian CPA;
• Mata Ujian yang akan dipilih;
• File dapat diunduh (di download) dalam format Pdf.
TAMPILAN COVER UNTUK AAS DAN AMSI
TAMPILAN COVER APK DAN KUNCI JAWABAN SOAL
Tampilan Cover Latihan Soal & Kunci Jawaban Ujian Tingkat Dasar (ACPAI)