• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNDANG-UNDANG DESA (UU No. 6 tahun 2014) Berkah ataukah Masalah Bagi Desa Adat.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "UNDANG-UNDANG DESA (UU No. 6 tahun 2014) Berkah ataukah Masalah Bagi Desa Adat."

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

melihat masa depan dengan cara yang baru. Apabila kita perhatikan Kewenangan Desa Adat seperti yang diatur dalam pasal 103. Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014, dimana Desa

kesatuan Masyarakat Hukum Adat yang selama ini merupakan bagian dari Desa, akan ditransformasi menjadi suatu Desa Adat.. Artinya dalam kajian yuridis status Desa

Sementara itu, di Provinsi Jambi dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), lembaga keagamaan/adat dianggap sama pentingnya dengan pemdes.. Dalam aspek tata kelola pemerintahan

karena dari salah satu pasal undang undang tersebut ada yang menyebutkan bahwa harus memilih salah satu desa,memang benar di bali memiliki dua jenis pemerintahan

Pelaksanakan tugasnya kepala desa mempunyai wewenang memimpin penyelenggaraan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama BPD, mengajukan rancangan

Menurut Pasal 6 UU Desa, jenis desa terdiri dari Desa dan Desa Adat, penyebutan Desa atau Desa Adat disesuaikan dengan penyebutan yang berlaku di daerah setempat. Desa

Dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menjelaskan bah- wa Desa adalah desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain,

Dalam hal ini berhubungan UU No.6 tahun 2014 Tentang Desa sebagaimna menyebutkan bahwa Desa adalah Desa dan Desa Adat atau yang disebutkan dengan nama lain, selanjutnya disebut Desa,