Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Bubunan Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini berada di desaBlaban Kecamatan Batu Marmar Kabupaten PamekasanJawa Timur dengan menggunakan laporan pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa (ADD) tahun
Transparansi pengelolaan ADD pada desa Tegiri untuk seluruh penerapannya sudah sesuai dengan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014, yaitu adanya kegiatan pencatatan
samping itu forum evaluasi tersebut juga telah menerapkan prinsip-prinsip transparansi dalam pertanggungjawaban ADD secara periodik sebagaimana konsep transparansi
Tim pelaksana desa yaitu Kepala Desa sebagai penanggung jawab pengelola dana dan dibantu oleh Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan tokoh
Penggunaan dana ADD adalah 30% untuk biaya operasional Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD); 70% untuk pemberdayaan masyarakat dan penguatan
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pengawasan yang dilakukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengelolaan yaitu pada saat persiapan, perencanaa dan
Selanjutnya, Transparansi menurut Penelitian Garung & Ga 2020 dengan judul “Pengaruh Akuntabilitas dan Transparansi terhadap Pengelolaan Alokasi Dana Desa ADD dalam Pencapaian Good
Tujuan dari BPD yaitu untuk mewakili masyarakat dan memiliki beberapa fungsi, yang salah satu fungsi yang harus dilakukan oleh BPD yakni memberikan pengawasan kepada perangkat desa agar