• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN BERDASARKAN ANALISIS POLEN DAN SPORA DAERAH CIHIDEUNG, LEMBANG, JAWA BARAT.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN BERDASARKAN ANALISIS POLEN DAN SPORA DAERAH CIHIDEUNG, LEMBANG, JAWA BARAT."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

35 BAB V

KESIMPULAN

Berdasarkan analisis polen dan spora pada endapan hasil data bor dangkal di daerah

Cihideung, Lembang, Jawa Barat dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Berdasarkan data analisis polen dan spora pada interval kedalaman 80cm - 18cm

diketahui bahwa endapan di daerah penelitian merupakan endapan yang berkembang di

lingkungan Danau, yaitu berdasarkan tekstur sedimen dan kandungan organik yang

mengindikasikan sedimentasi terus menerus akibat aliran dari sungai yang kemudian

terkukung pada suatu lingkungan pengendapan serta kelimpahan dan kekayaan jenis

polen dan spora yang berasal dari kelompok dataran tinggi, kelompok semak, kelompok

perairan, kelompok rawa air tawar hingga kelompok rerumputan,

2. Berdasarkan data analisis polen dan spora serta didukung data profil endapan pada

interval kedalaman 80cm - 68cm diinterpretasikan terjadi tiga periode perubahan

lingkungan pengendapan. Periode I (interval kedalaman 80cm s.d. 68cm) pendangkalan

danau yang disebabkan oleh pergantian musim menjadi musim kering dicirikan dominasi

kelompok polen rerumputan dan profil endapan berupa paleosol, Periode II (interval

kedalaman 68cm - 18cm) penggenangan danau yang disebabkan adanya perubahan iklim

yaitu musim hujan sehingga muka air danau naik yang dicirikan oleh melimpahnya polen

Referensi

Dokumen terkait

Melihat kemampuan potensi daerah dalam penerbitan sukuk ijarah yang ditunjukkan dalam hasil analisis kemampuan keuangan daerah, perhitungan rasio kemampuan membayar

Berdasarkan data-data kondisi lapangan di daerah penelitian dilakukan analisis untuk menentukan daerah sasaran artificial recharge dan juga metode-metode yang bisa

Karakteristik jenis endapan yang terbentuk di lingkungan pengendapan di daerah muara Sungai Bogowonto dan sekitarnya merupakan hasil dari proses geomorfologi fluvial, angin

Laporan Tugas Akhir yang berjudul “Studi Alterasi dan Mineralisasi Endapan Emas Berdasarkan Analisa Petrografi dan XRD Conto Inti Pemboran Daerah Arinem, Kabupaten

Diagenesis kedua terjadi dalam lingkungan fresh water phreatic, yang ditandai oleh pelarutan yang membentuk porositas vug, pelarutan pada cang- kang fosil yang kemudian diisi

Berdasarkan hasil analisis conto batuan, tanah dan tailing, peninggian harga merkuri (Hg) di Daerah Gunung Gede pada conto endapan sungai di daerah hilir dari lokasi penambangan

Untuk kemungkinan pembentukan daerah otonom baru, dari data Cakupan Luas Wilayah dapat diketahui bahwa seluruh kabupaten di Provinsi Jawa Barat, layak untuk dimekarkan menjadi 2 dua

Hasil analisis fasies menunjukkan bahwa Formasi Tapak daerah penellitian terendapkan dengan mekanisme turbidit pada suprafan lobes di bagian middle fan dari sub-marine fan system..