• Tidak ada hasil yang ditemukan

EKSPLORASI BAKTERI SELULOLITIK DARI TANAH HUTAN MANGROVE BAROS KRETEK, BANTUL, Eksplorasi Bakteri Selulolitik Dari Tanah Hutan Mangrove Baros, Kretek, Bantul, Yogyakarta.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EKSPLORASI BAKTERI SELULOLITIK DARI TANAH HUTAN MANGROVE BAROS KRETEK, BANTUL, Eksplorasi Bakteri Selulolitik Dari Tanah Hutan Mangrove Baros, Kretek, Bantul, Yogyakarta."

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Jumlah Populasi Bakteri Selulolitik Pada Kedalaman Berbeda

Referensi

Dokumen terkait

Hasil pengujian aktivitas enzim protease dari sembilan isolat bakteri, ditemukan tiga isolat bakteri yang menghasilkan enzim protease yaitu nomor 2,6, dan 7.

Jumlah bakteri pendegradasi minyak tertinggi terdapat pada hari ketujuh isolat BM7c yaitu dengan jumlah 8,9 x 10 5 CFU/ml, ini menunjukkan bahwa isolat bakteri

Hal ini menyebabkan bakteri selulolitik yang berada pada gambut saprik dapat memperoleh substrat yang lebih banyak, sehingga jumlah bakteri yang hidup pada tanah ini juga lebih

Hasil penelitian dari proses skrining dalam media starch agar dan skim milk, bahwa ditemukan 19 isolat bakteri proteolitik, namun tidak ditemukan bakteri tergolong

kemudian dilakukan pemurnian mikroba dengan menumbuhkan kembali bakteri yang telah tumbuh dari hasil isolasi sebelumnya untuk menghasilkan biakan isolat- isolat bakteri yang

Dari hasil penelitian penapisan bakteri selulolitik yang diisolasi dari berbagai jenis tanah didapatkan satu isolat yang potensial yaitu Isolat 6.2 menunjukan

Lahan gambut dengan umur sawit 5-10 tahun memiliki populasi bakteri yang paling banyak yaitu 4x103, pada kedalaman 0-20 cm, kemudian yang paling sedikit yaitu tanaman sawit alami yaitu

Dari hasil penelitian penapisan bakteri selulolitik yang diisolasi dari berbagai jenis tanah didapatkan satu isolat yang potensial yaitu Isolat 6.2 menunjukan aktivitas lebih baik