• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI. DAFTAR ISI... i DAFTAR GAMBAR... ii. DAFTAR TABEL... ii BAB 1. PENDAHULUAN... 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAFTAR ISI. DAFTAR ISI... i DAFTAR GAMBAR... ii. DAFTAR TABEL... ii BAB 1. PENDAHULUAN... 1"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

i DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ... i

DAFTAR GAMBAR ... ii

DAFTAR TABEL ... ii

BAB 1. PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Rumusan Masalah ... 2

1.3. Tujuan Program ... 2

1.4. Luaran Yang Diharapkan ... 2

1.5. Manfaat Program ... 2

BAB 2. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ... 3

2.1. Gambaran Umum Lingkungan Usaha ... 3

2.2. Analisis Produk ... 3

2.3. Peluang Usaha dan Pasar ... 3

2.4. Teknik Pemasaran ... 3

2.5. Analisis BEP (Break Event Point) ... 4

BAB 3. METODE PELAKSANAAN ... 6

3.1. Tahap Persiapan ... 6

3.2. Tahap Produksi ... 6

3.3. Tahap Pemasaran dan Penjualan ... 6

3.4. Evaluasi ... 6

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ... 7

4.1. Anggaran Biaya ... 7

4.2. Jadwal Kegiatan ... 7

DAFTAR PUSTAKA ... 8

LAMPIRAN ... 9

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pendamping ... 9

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan... 14

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas15 Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana ... 16

(2)

ii DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Alur pelaksanaan Rainy Room Soul Service ... 6

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Rekapitulasi anggaran biaya ... 7 Tabel 2. Jadwal kegiatan ... 7

(3)

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Kota Surabaya sebagai salah satu kota terbesar Indonesia yang kedua setelah Jakarta, tingkat awerness terhadap kesehatan mental belum bisa dikatakan tinggi baik itu remaja, dewasa, ataupun lanjut. Memendam perasaan negatif salah satu permasalahnnya, hal ini pula yang akan menimbulkan dampak negatif terhadap jiwa dan raga. Karena kesibukan masing-masing ataupun ada orang yang sebenarnya ingin melepaskan perasaan menangis tetapi tidak ingin orang lain tahu atau takut mengganggu dengan suara tangisan tersebut. Maka dari itu mereka membutuhkan tempat untuk melampiaskan rasa kesedihan agar tidak menimbulkan stress ataupun depresi.

Menurut psikiater dr Elly Ingkiriwang, SpKJ, terlalu sering memendam perasaan merupakan salah satu faktor yang berperan terhadap timbulnya psikosomatik. Dia mengatakan, memendam perasaan adalah penyebab stres yang merupakan pemicu utama gangguan kejiwaan ini. "Sejak kecil, kita sudah diajarkan untuk memendam perasaaan. Coba lihat kalau bayi menangis, orangtua selalu menyuruh untuk berhenti. Padahal tangis merupakan salah satu upaya menyaluran emosi," kata staf pengajar di Fakultas Kedokteran Ukrida ini dalam seminar kesehatan jiwa di RS Omni Alam Sutera. Goleman (1999:412) mengemukakan bahwa emosi kesedihan timbul dalam diri individu disebabkan oleh keadaan suasana hati yang sedih, suram, pedih, muram, melankolis, mengasihani diri, kesepian, ditolak, putus asa, dan depresi berat.

Ketika beranjak dewasa, saat emosi sedang meluap-luap dan butuh penyaluran, justru malah dimarahi. Lama kelamaan kebiasaan memendam emosi ini akan terbawa hingga dewasa dan dapat memicu gangguan kejiwaan, salah satunya psikosomatis. Disebagian orang penyaluran emosi tentu berbeda-beda, ada yang setelah meluapkan dengan menghancurkan barang menjadi reda namun cara ini tentu merusak dan merugikan secara material.

Dengan cara lain berupa menangis menjadi salah satu bentuk meluapkan emosi yang sederhana dan manfaatnya akan terasa. Setelah pandemi pelayanan ruangan kesedihan yang ingin kami dirikan ini akan sangat bermanfaat dan juga ekonomis dibandingkan dengan Rage Room atau breakroom yang telah ada di Indonesia dengan harga yang cukup menguras dompet.

Oleh karena itu dengan latar belakang yang sudah dipaparkan tadi, bertujuan menciptakan inovasi baru dalam pangsa pasar pelayanan jasa dengan menyediakan jasa layanan ruangan khusus untuk meluapkan kesedihan bagi siapa saja yang ingin meluapkan kesedihan tetapi tidak tahu

(4)

ingin meluapkan dimana. Dengan tersedianya ‘Rainy Room Soul Service : Inovasi Pelayanan Ruangan Khusus Meluapkan Kesedihan’, yang diharapkan mampu menjadi tempat meluapkan kesediahn yang nyaman, aman, dan juga tidak menguras dompet.

1.2. Rumusan Masalah

Rumusan masalah yang akan diselesaikan melaui program ini adalah sebagai berikut :

1. Apa inovasi dari jasa pelayanan Rainy Room Soul Service?

2. Bagaimana membuat strategi usaha dari jasa pelayanan Rainy Room Soul Service?

3. Bagaimana menciptakan peluang usaha dari Rainy Room Soul Service?

1.3. Tujuan Program

Berdasarkan rumusan masalah diatas, dapat diketahui tujuan dari program ini yaitu :

1. Mengenalkan ke khalayak umum jasa pelayanan Rainy Room Soul Service.

2. Menyediakan tempat bagi mereka yang ingin meluapkan kesedihan dengan menggunakan jasa pelayanan di Rainy Room Soul Service.

3. Membuat strategi usaha dari jasa pelayanan Rainy Room Soul Service.

4. Menciptakan peluang usaha dari jasa pelayanan Rainy Room Soul Service.

1.4. Luaran Yang Diharapkan

1. Terciptanya inovasi jasa pelayanan Rainy Room Soul Service sebagai solusi bagi mereka yang ingin meluapkan kesedihan.

2. Membuka peluang pengembangan dan pemasaran dalam jangkauan yang luas guna keberlanjutan usaha.

3. Publikasi melalui media massa serta media online tentang Rainy Room Soul Service : Inovasi Pelayanan Ruangan Khusus Meluapkan Kesedihan.

4. Pembuatan laporan kemajuan dan laporan akhir produk Rainy Room Soul Service : Inovasi Pelayanan Ruangan Khusus Meluapkan Kesedihan.

1.5. Manfaat Program

1. Memotivasi serta mengembangkan tingkat kreativitas pada mahasiswa.

2. Melatih kerjasama tim dalam menciptakan usaha dengan ide yang inovatif.

3. Mengasah kemampuan dan pengalaman untuk praktik wirausaha.

(5)

BAB II. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

2.1. Gambaran Umum Lingkungan Usaha

Ruangan untuk meluapkan kesedihan ini atau Rainy Room akan berada di lingkungan sekitar pusat Kota Surabaya dengan sasaran utamanya adalah masyarakat umum baik itu remaja, dewasa, maupun lanjut usia. Rainy Room memberikan fasilitas kepada pelanggan yang ingin meluapkan kesedihannya di sebuah ruangan pribadi yang nyaman, aman, tertutup, dan dengan diberi sentuhan furniture yang kekinian juga memberikan penawaran harga yang ramah di kantong saku. Lokasi yang strategis ini mempermudah akses pelanggan dan juga usaha ini agar dapat dikenal oleh khalayak umum.

Dengan ketersediaan tempat dan alat penunjang menjadi faktor utama dan yang paling penting dalam perencanaan program ini. Selain itu, konsep ruangan yang telah tersedia dapat dipilih sesuai keinginan pelanggan yang dimana menjadi keunggulan dari usaha ini.

2.2. Potensi Sumber Daya

Tim utama Rainy Room terdiri dari tiga orang yang berasal dari tim PKM-K ini sendiri dan juga untuk usaha ini kami akan merekrut pegawai satu atau dua orang sebagai asisten di lapangan yang bertugas untuk mengawasi pelanggan dari ruangan staff dan satu orang lainnya akan bertugas untuk perawatan ruangan guna kenyamanan pelanggan.

2.3. Analisis Produk

Rainy Room Soul Service merupakan ruangan yang dikhususkan untuk meluapkan kesedihan. Keunikan dari ruangan ini dibandingkan dengan usaha yang telah ada yaitu breakroom atau rage room adalah memberikan nuansa ruangan yang nyaman, aman, dan juga futuristic serta tidak ada benda-benda yang berpotensi membahayakan pelanggan. Karena desain dari ruangan ini sendiri dibuat senyaman mungkin sehingga pelanggan leluasa untuk meluapkan kesedihannya, tentu ruangan ini menjamin tidak dapat mengganggu pelanggan lain karena kedap suara. Sehingga jika tangisan sekeras apapun tidak akan terdengar oleh orang lain. Jika pelanggan setelah menggunakan fasilitas ruangan ini masih belum bisa lega, kami juga menyediakan fasilitas tambahan yaitu konseling dengan psikolog yang bekerja sama dengan usaha ini.

2.4. Peluang Usaha dan Pasar

Setelah pandemi ini berakhir peluang mengembangkan usaha dipastikan masih bisa berjalan sesuai alur yang ada yaitu secara offline, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku. Karena usaha

(6)

ini masih terbilang belum banyak yang mendirikan, menjadikan sebuah usaha yang menggiurkan dan juga bermanfaat bagi sasaran utama kami yang sedang membutuhkan sebuah tempat untuk meluapkan kesedihan. Dengan demikian kami meyakini bahwa produk yang kami buat akan memiliki peluang usaha yang besar sebagai jasa pelayanan penyedia tempat untuk meluapkan kesedihan agar tidak selalu memendam emosi negatif yang dimana akan menyebabkan stress serta depresi.

2.5. Teknik Pemasaran

Dengan memperhatikan teknik pemasaran berupa 4P (Product, Price, Place, Promotion) yang digunakan pada produk kami, antara lain :

1. Product (Produk)

Teknik pertama yang sangat penting dalam memulai suatu usaha adalah produk. Kualitas dan inovasi produk juga sangat penting agar produk yang kita miliki akan laku besar di pasaran dan dapat bertahan lama. Produk yang kami tawarkan memberikan solusi bagi khalayak umum yang mencari tempat untuk meluapkan kesedihan.

2. Price (Harga)

Kedua ialah menentukan harga produk, yang merupakan hal penting dikarenakan harga menjadi penentu pelanggan untuk menggunakan tempat yang kami sediakan. Metode yang digunakan dalam penentuan harga yaitu dengan cara menentukan harga pokok produksi, kemudian menambah persenan keuntungan yang rasional.

3. Place (Tempat)

Dikarenakan produk yang ditawarkan ialah berupa tempat dan juga jasa pelayanan bagi mereka yang ingin membooking tempat maka produk atau usaha ini pelanggan datang langsung ke tempat. Dan untuk membookingnya bisa melalui media online ataupun langsung.

4. Promotion (Promosi)

Dan terakhir, untuk promosi terkait produk akan lebih banyak dilakukan menggunakan media sosial salah satunya menggunakan instagram yang kebanyakan orang menggunkan aplikasi ini.

2.6. Analisis BEP (Break Event Point)

Biaya produksi = Bahan habis pakai + peralatan penunjang + lain-lain = (Rp. 1.600.000 + Rp. 5.000.000) + Rp. 400.000

= Rp. 7.000.000

BEP Harga = Biaya Produksi /Total Produksi

= Rp. 7.000.000/24 (total hari usaha beroperasi)

= Rp. 291.000

= Rp. 300.000

(7)

BEP harga akan mencapai titik impuls pada saat harga mencapai Rp. 300.000 Pendapatan = Harga jual produk x Jumlah Produksi

= Rp. 300.000 x 24

= Rp. 7.200.000

Keuntungan = Pendapatan – Biaya Produksi = Rp. 7.200.000 – Rp. 7.000.000

= Rp. 200.000

BEP Produksi = Biaya Produksi / Harga = Rp. 7.000.000 / Rp. 300.000

= 24 hari

Jadi, pemasaran “Rainy Room Soul Service” akan mencapai titik impuls pada saat beroperasi selama 24 hari.

BEP Tingkat Pengembalian

= Biaya Produksi / Keuntungan

= Rp. 7.000.000/200.000

= 35 hari

(8)

BAB III. METODE PELAKSANAAN

Berikut ini kami jelaskan metode pelaksanaan usaha Rainy Room Soul Service dari awal pelaksanaan hingga evaluasi :

Gambar 2. Alur pelaksanaan Rainy Room Soul Service

3.1. Tahap Persiapan

Pada persiapan awal, kami mulai dengan melakukan survei lokasi untuk dijadikan tempat Rainy Room berada serta menyiapkan perlengkapan untuk dekorasi ruangan serta perlengkapan persiapan usaha.

3.2. Tahap Produksi

Dalam proses produksi dilakukan pendesainan ruangan sesuai konsep.

Dilakukan pula penataan perlengkapan. Pembuatan brosur dan pamflet yang ditempel di tempat-tempat strategis dan juga media sosial instagram, untuk memperkenalkan letak Rainy Room dan menyertakan program promo khusus.

3.3. Tahap Pemasaran

Melakukan promosi dan branding melalui media sosial instagram yang tentunya ditambahkan kontak untuk menghubungi lebih lanjut jika ada yang berminat untuk menggunakan ruangan dari Rainy Room ini.

3.4. Tahap Evaluasi

Evaluasi dilakukan untuk mencari kelebihan dan kelemahan metode pemasaran yang dipakai serta untuk mengetahui apakah pemasaran produk ini mengalami kemajuan atau kemunduran. Indikasinya berupa banyaknya pelanggan yang datang setiap harinya. Apabila target pelanggan harian maupun bulanan belum terpenuhi, maka akan dilakukan perubahan dari segi strategi promosi dan publikasi.

Tahap Persiapan Tahap Produksi Tahap Pemasaran Tahap Evaluasi

(9)

BAB IV. ANGGARAN BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1. Anggaran Biaya

Tabel 1. Rekapitulasi anggaran biaya

No Jenis Pengeluaran Sumber Dana Besaran

Dana (Rp)

1

Bahan habis pakai (ATK, kertas, tinta printer, beban listrik, alat protokol kesehatan)

Belmawa 1.600.000

Perguruan Tinggi -

Instansi Lain (jika ada) -

2

Sewa dan jasa (Sewa tempat, peredam suara, CCTV, furniture ruangan)

Belmawa 5.000.000

Perguruan Tinggi -

Instansi Lain (jika ada) - 3 Transportasi lokal maksimal 30% dari

jumlah dana yang diusulkan

Belmawa 100.000

Perguruan Tinggi -

Instansi Lain (jika ada) - 4

Lain-lain (biaya komunikasi, biaya bayar akses publikasi)

Belmawa 300.0000

Perguruan Tinggi -

Instansi Lain (jika ada) -

Jumlah 7.000.000

Rekap Sumber Dana

Belmawa 7.000.000

Perguruan Tinggi -

Instansi Lain (jika ada) -

Jumlah 7.000.000

4.2. Jadwal Kegiatan

Tabel 2. Jadwal kegiatan

No Jenis Kegiatan

Bulan Person Penanggung-

jawab

1 2 3 4

1. Pengadaan peralatan Afriyanto Gunawan

2. Pembuatan produk Fani Maulina

4. Pemasaran dan penjualan Sheny Salwa A.

5. Evaluasi Fani Maulina, Afriyanto

Gunawan, Sheny Salwa A.

6. Pembuatan laporan pertanggungjawaban

Fani Maulina, Afriyanto Gunawan, Sheny Salwa A.

(10)

DAFTAR PUSTAKA

Charmaz, K. 2006. Grief. Cited In Handbook of The Sociology of Emotions. Texas : Springer.

Kartika, U. 2013. Sering Pendam Perasaan Hati-Hati Psikosomatik. Url : https://- health.kompas.com/read/2013/10/05/1452161/Sering.Pendam.Perasaan.Hati -hati.Psikosomatik. Diakses pada tanggal 05 Maret 2022.

Kuncoro, M. 2014. Metode Riset Untuk Bisnis & Ekonomi. Edisi ke-4. Erlangga.

Jakarta. Indonesia.

LPM Psikogenesis. 2017. The Five Stage Of Grief (Lima Tahap Kesedihan). Url : http://www.psikogenesis.com/2017/12/the-five-stage-of-grief-lima-

tahap.html Diakses pada tanggal 05 Maret 2022.

Nisak, Z. 2013. Analisis SWOT Untuk Menentukan Strategi Kompetitif. Ekonomi Bisnis, 1 (1):5-6.

(11)

LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pendamping Biodata Ketua Tim

(12)

Anggota Tim 1

(13)

Anggota Tim 2

(14)

Biodata Dosen Pendamping

(15)
(16)

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

No Jenis Pengeluaran Volume Harga

Satuan (Rp)

Total (Rp) 1 Belanja Bahan (maks. 60%)

Paket Furniture Ruangan 2 1.300.000 2.600.000

Paket Peredam suara 2 1.000.000 2.000.000

Bahan lainnya sesuai program PKM 1 100.000 100.000

SUB TOTAL - 4.700.000

2 Belanja Sewa (maks. 15%)

Sewa gedung/alat 1 1.200.000

1.200.0000 Sewa lainnya sesuai program PKM - - -

SUB TOTAL 1.200.000

3 Perjalanan lokal (maks. 30 %)

Kegiatan penyiapan bahan 2 50.000 100.000 Kegiatan lainnya sesuai program PKM - - -

SUB TOTAL 100.000

4 Lain-lain (maks. 15 %)

Protokol kesehatan (masker, sanitizer, dll)

2 50.000 100.000

Jasa layanan instrumentasi 1 250.000 250.000

Percetakan produk 2 150.000 300.000

ATK lainnya 1 200.000 200.000

Lainnya sesuai program PKM 1 150.000 150.000

SUB TOTAL 1.000.000

GRAND TOTAL

- 7.000.000

GRAND TOTAL (Tujuh Juta Rupiah)

(17)

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas No Nama/NIM Program

Studi

Bidang Ilmu

Alokasi Waktu (jam/minggu)

Uraian Tugas

1 Fani Maulina/

20201770122

S1 Psikologi Psikologi 18 jam/minggu Mengontrol berlangsungnya program kegiatan,

membuat desain, membantu pengerjaan laporan

akhir.

2 Arfiyanto Gunawan/

201901770104

S1 Psikologi Psikologi 18 jam/minggu Melakukan survei, promosi produk,

dan membantu pengerjaan laporan

akhir.

3 Sheny Salwa Aqilla/

20201770069

S1 Psikologi Psikologi 18 jam/minggu Mengkoordinasi peralatan yang dibutuhkan dan membuat produk,

membantu pengerjaan laporan

akhir.

(18)

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana

Gambar

Tabel 1. Rekapitulasi anggaran biaya

Referensi

Dokumen terkait

Agustus 2017, dua kelompok pengeluaran memberikan andil dalam pembentukan deflasi yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,30 persen; dan kelompok transpor, komunikasi

Prinsip kerja dari arus searah adalah membalik phasa tegangan dari gelombang yang mempunyai nilai positif dengan menggunakan komutator, dengan demikian arus yang

peningkatan produktivitas karet kering lima kali lebih tinggi dengan menggunakan klon - klon unggul dibandingkan bahan tanaman.. semaian terpilih dan mas a

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama R.I, menyatakan bahwa lembaga di bawah ini telah melakukan updating data Pendidikan Islam (EMIS) Periode Semester GENAP

Menurut fuqaha dari kalangan mazhab hanafi, zina adalah hubungan seksual yang dilakukan seorang laki-laki secara sadar terhadap perempuan yang disertai nafsu

Abstrak — Latar belakang penelitian ini adalah rendahNya hasil belajar mata pelajaran matematika kelas IV SD Negeri 60/II Muara Bungo. Faktor penyebabnya adalah pembelajaran masih

9.13.1 Kaedah pelupusan secara tukar beli dilaksanakan bagi stok yang masih boleh digunakan dalam bentuk asal tetapi tidak diperlukan oleh PTj dan tiada PTj lain yang

1) Setiap Orang yang mengetahui pelanggaran Hak Cipta dan/atau Hak Terkait melalui sistem elektronik untuk Penggunaan Secara Komersial dapat melaporkan kepada