108
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
PERKEMBANGAN SMA NEGERI 1 LUBUK SIKAPING: STUDI PERUBAHAN STATUS (1955-2016)
Pandu Tri Yoanda, Erniwati, Etmi Hardi
Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Email:[email protected]
ABSTRACT
This paper is a study of the story of the institution, which illustrates the deveopment of educational institutions namely SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping was bron from 1955 and going until now. This paper illustrates how the development of SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping since it is inception until 2016 which focuses on the changing school status.the developments school starts from fillial to change in independent schools, superior classes and referral schools. So that it can see the contribution of this education to the development of education in Pasaman Regency. This writing uses a descriptive method which is supported by historical methods. The steps in this study are inseperable from historical methods and qualitative methods are often used, namely; Heusristics in the from of data colletion or information from documents and interviews with resource persons in the from of school development and managenent. Then criticism (extren and intern) then the interpretation and final writing.
Keyword : School, Development, Education, Change, Management
A. PENDAHULUAN
SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping adalah lembaga pendidikan formal yang merupakan sekolah menengah atas di wilayah Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. sekolah ini merupakan sekolah menengah atas pertama di Kabupaten Pasaman yang didirikan pada tahun 1955.1 Sekolah ini dibangun atas dasar memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat Kabupaten Pasaman.
Sebelum SMA Negeri Lubuk Sikaping berdiri, dibentuklah Panitia Pembangunan SMA Negeri Kabupaten Pasaman yang dipendekkan dengan BPSMA. Akte Notaris No. 28.15.12.74 th 1945 oleh wakil Notaris Hasan Kalbi. Adapun tugas BPSMA ini adalah mengadakan persiapan untuk mendirikan SMA Negeri Kabupaten Pasaman.2
Masalah penelitian ini tentang sejarah lembaga pendidikan negeri di daerah Kabupaten Pasaman yaitu SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. SMA ini adalah sekolah menengah atas negeri pertama di Kabupaten Pasaman yang bertempat di kecamatan Lubuk Sikaping yang lumayan tua dalam kancah pendidikan di Sumatera Barat. Di mana penulis ingin mengetahui bagaimana latar belakang dan proses berdirinya SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping, perkembangan sekolah dari masa awal berdiri sampai masa kontemporer sekarang. Penulis akan berfokus dengan
1Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Profil Sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tahun 2016.
Hlm. 3
2Ibid
109
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
perubahan status SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dalam perkembanganya menjadi lembaga pendidikan sekolah menengah atas pertama di Pasaman di mulai dari awal berdiri sekolah tersebut.
Selain selain sekolah tertua di Kabupaten Pasaman dan termasuk sekolah berprestasi di daerah. Sekolah SMA Negeri Lubuk 1 Sikaping juga memberi tempat bagi setiap putra-putri daerah untuk bersekolah di mana semakin banyaknya jumlah penduduk dan semakin banyaknya minat penduduk ingin bersekolah serta membantu pemerintah dalam memenuhi kewajiban negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945.
Berdasarkan ulasan tersebut berupa rumusan masalah adalah; 1). Bagaimana perubahan status sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping sejak didirikan pada tahun 1955-2016 ? 2).
Mengapa terjadi perubahan status SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping sejak tahun 1950 hingga 2016 ?
B. METODOLOGI
Penelitian ini adalah penelitian sejarah dengan menggunakan metode deskriptif yang mana didukung dengan metode sejarah. Adapun langkah-langkah dalam penelitian ini tidak terlepas dari metode sejarah dan metode kualitatif yang sering digunakan, yaitu; Heuristik (pengumpulan data/informasi), kritik (ektern dan intern), interpretasi dan penulisan.
Metode penelitian pertama adalah heuristik mencari dan mengumpulkan data yang dianggap relevan dan berhubungan dengan kajian penelitian, penulis akan mengambil data melalui berbagai sumber data baik wawancara maupun dokumen dan data-data yang ada di lapangan nantinya. Penulis mencari data arsip tentang SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping pada Arsip Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Badan Pusat Statistik dan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Data berupa dokumen-dokumen yang akan penulis cari adalah beberapa arsip, izin dan data-data statistik dari berbagai instansi. Data tersebut terkait dengan sejarah berdiri SMA Negeri 1 Lubuksikaping , perkembangan sekolah terutama perubahan status dan berbagai data lain yang diperlukan. Data wawancara yang penulis rencanakan untuk dapatkan yaitu dari berbagai narasumber yang kredibel akan perkembangan sekolah tersebut, seperti para pendiri atau kerabat, para guru-guru serta para murid-murid pada masa tertentu tergantung pada data yang di butuhkan untuk penelitian ini.
Kritik sumber adalah penulis akan melakukan pengujian dan seleksi terhadap dokumen dan data berkaitan dengan SMAN 1 Lubuk Sikaping. Kritik sumber dibagi dua yaitu kritik sumber interen dan kritik sumber ekteren dimana berlaku untuk seluruh jenis data yang di temukan. Tahapan selanjutnya adalah interpretasi. Data yang sudah di kritik kemudian dihubungkan dan dikomparasikan. Langkah terakhir metode penulisan penelitian adalah dilakukan penulisan terhadap hasil-hasil yang diperoleh dalam metode-metode sebelumnya.
C. HASIL DAN PEMBAHASAN
SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping adalah SMA paling tua di Kabupaten Pasaman. Sekolah ini didirikan pada tanggal 16 September 1955. SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping merupakan Filial dari SMA B Bukittinggi pada tahun 1955. Setelah mengalami sejumlah perkembangan, pada tanggal 16 Februari 1957 dengan SK Pendirian Nomor 5468/BIII, sekolah ini berdiri
110
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
sendiri dengan nama SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Dibuktikan dengan SK penunjukan nama sekolah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman.3
SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping didirikan karena bertambahnya jumlah penduduk dan keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Dikarenakan jumlah sekolah sangat terbatas di daerah Kabupaten Pasaman yang memaksa para anak-anak muda untuk merantau ke daerah Bukittinggi untuk melanjutkan pendidikan bersekolah di sekolah formal.
Hingga pada tahun 1951 didirikan SMA di wilayah Kabupaten Pasaman untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat Pasaman dan memudahkan untuk memperoleh pembelajaran.
Sama pada sekolah lainnya pada umumnya suatu sekolah baru akan digandeng oleh sekolah madiri terdekat untuk menjadi sekolah yang mandiri juga. Dimana SMA B Bukittinggi (SMA 2 Bukittinggi) yang bertugas memfilialkan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Pada masa ini sekolah dipimpin oleh Bapak Sabirin baik itu di SMA B Bukittinggi maupun di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Sehingga Bapak Sabirin tercatat menjadi kepala sekolah pertama SMA Negeri 1 Lubuk Sikpaing. Masa filial ini berakhir pada bulan desember tahun 1956 dan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menjadi sekolah yang telah mandiri.
Selain menjadi filial SMA B Bukittinggi, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping sebagai sekolah menengah atas tertua di Pasaman juga ikut memfilialkan SMA-SMA lain yang berada di dekat SMA Kabupaten Pasaman. Salah satu SMA yang difiliakan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping adalah SMA Negeri 1 Rao pada tahun 1985. Sebelum memfilialkan SMA Negeri 1 Rao, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping juga memfilialkan SMA di Simpang Ampek Kabupaten Pasaman Barat (Pada saat itu Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat masih menjadi satu kabupaten yaitu Kabupaten Pasaman). Setelah memfilialkan SMA Negeri 1 Rao, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping juga memfilialkan SMA Negeri 1 Bonjol di Kumpulan.
Selanjutnya SMA Negeri 1 Rao memfilialkan SMA Negeri 1 Panti dan SMA Negeri 1 Bonjol memfilialkan SMA Negeri 1 Tigo Nagari serta SMA Negeri 1 Panti memfilialkan SMA Negeri 1 Padang Gelugur. Sehingga proses filial dar SMA ke SMA lainya terus berlanjut dan bersambung-sambung sampai SMA yang difilialkan menjadi sekolah yang mandiri. Terakhir pada tahun 2012-2013 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping memfilialkan SMA Negeri 2 Lubuk Sikaping.4
Demi mendirikan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dibentuklah panitia yang bernama Panitia Pembangunan SMA Negeri Kabupaten Pasaman yang dipendekkan dengan BPSMA.
Akte Notaris No. 28.15.12.74 th 1945 oleh wakil Notaris Hasan Kalbi. Adapun tugas BPSMA ini adalah mengadakan persiapan untuk mendirikan SMA Negeri di Kabupaten Pasaman.
Susunan BPSMA tersebut adalah sebagai berikut:
Ketua : I. Haji Latif Ketua DPD Kab. Pasaman
: II. Syamsiar Thaib, anggota DPD Kab. Pasaman Sekretaris : I. Munik Dt. Bandaro Basa
: II. Amir Hamzah
3 Wawancara dengan Elfajridel, 9 November 2018 di Lubuk Sikaping
4 Elfajridel , Op.cit
111
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687 Bendahara : Z.A. Dt. Bandaro Kuning5
Panitia menghubungi Kementrian PP dan K di Jakarta, yang pada waktu itu Menteri PP&K adalah Mr. Mohd. Yamin, maka pendirian sebuah SMA Negeri di Lubuk Sikaping disetujui. Peletakan batu pertama pendirian SMA ini dilaksanakan oleh Menteri PP&K Mr.
Mohd. Yamin pada bulan Januari 1955. Sejak 16 September 1955 berdirilah SMA Negeri Lubuk Sikaping (beslit Menteri PP&K tgl 6 Februari 1957 No.5468/BIII). Yang jumlah kelasnya pada waktu itu dua kelas yaitu Ib dan Ic dengan jumlah murid 54 orang.
Gedung yang dipakai pada awalnya adalah gedung yang dipinjam dari SD Teladan Lubuk Sikaping. Semula merupakan SMA Negeri yang berdiri sendiri, kemudian menjadi filial dari SMA Negeri Bukit Tinggi dengan Pimpinan Sekolah Bapak Sabirin Kepala SMA Negeri di Bukit Tinggi. Pada saat berdirinya SMA Negeri Lubuk Sikaping th 1955 dengan mempergunakan lokal SD I Teladan Lubuk Sikaping menjadi tempat belajar siswa, tetapi pada th 1956 atas usaha BPSMA, dibangunlah tiga lokal belajar yang pada saat ini menjadi lokal SMP Negeri Lubuk Sikaping bagian Utara. Pertumbuhan murid yang selalu bertambah menyebabkan BPSMA membangun lagi tiga buah lokal belajar baru pada lokasi SMA Lubuk Sikaping yang ada pada saat ini. Luas lokasi SMA 6.130 m2 dengan ruangan berjumlah lebih kurang 38 buah diantaranya termasuk 16 buah ruangan teori (lokal belajar). Seluruhnya kelas berjumlah 30 kelas, yaitu kelas pagi dan sore dengan siswa berjumlah 1085 orang siswa.
Selama pergolakan PRRI terjadi sejak April 1958 bisa dikatakan pendidikan pada SMA Negeri Lubuk Sikaping tidak berjalan lebih kurang selama 2 tahun. Sekolah baru dibuka kembali secara resmi 1 Agustus 1960, di bawah Pimpinan Agus Zulkifli. Ujian akhir SMA Negeri Lubuk Sikaping untuk pertama sekali diadakan pada akhir tahun ajaran 1959/1960 dimana pengikut ujian sebanyak tujuh orang.
Saat fillial SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dan SMA B Bukittinggi berlangsung 1 tahun lamanya. Masa filial tersebut berlangsung dari tahun 1955 dan berakhir pada tahun 1956. Masa filial tersebut adalah untuk mempersiapkan sarana prasarana dan objek pendukung dari SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping untuk menjadi sekolah yang mandiri. Tahun 1956 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mampu menjalankan roda pendidikan sendiri sebagai lembaga sekolah negeri yang mandiri maka dilepaslah status filial dari SMA B Bukittinggi. Maka terpilihlah Bapak Soejitno menjadi kepala sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menggantikan Bapak Sabirin.
Gedung untuk proses belajar pada masa itu sangat terbatas jumlahnya. Awalnya saat filial SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping meminjam gedung dari SD Teladan Lubuk Sikaping menjadi ruang belajar. Namun pada saat masa fillial selesai dibangunlah 3 lokal belajar untuk mendukung kelancaran proses belajar di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Pertambahan jumlah pelajar yang semakin meningkat maka dibangunlah 3 lokal belajar lagi untuk mendukung proses belajar mengajar. Masa itu SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mempunyai 6 lokal belajar.
Saat SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping lepas filial SMA B Bukittinggi SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menjadi sekolah yang mandiri dan menjalankan roda kepengurusan sekolah sendiri. Masa awal sekolah mandiri ini SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dipimpin oleh Bapak Soejitno yang diangkat menjadi kepala sekolah pada tahun 1957.
Namun kendala pada masa awal sekolah menjadi sekolah mandiri. Pada masa ini terjadi pemberontakan PRRI yang berpusat di Sumatera Barat dan menjalar keseluruh Indonesia.
5 Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman tahun 2016, Profil Sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tahun 2016. Hlm 4
112
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
Sehingga proses belajar mengajar di beberapa sekolah-sekolah terpaksa terhenti. Pada saat itu SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping yang berada di jalur lintas Sumatera yang menghubungkan Padang, Sumatera Barat dan Medan Sumatera Utara. Sehingga daerah Lubuk Sikaping terkena dampak pemberontakan tersebut. Sehingga semua kegiatan di SMA Negeri 1 Lubuk Sikapings dihentikan selama 2 tahun lamanya. Kegiatan di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping baru mulai kembali berjalan pada tahun 1959.
Setelah gejolak pemberontakan PRRI, SMA Negeri 1 kembali menjalankan aktivitas pendidikan. Tahun 1959 ditetapkan Bapak Agus Zulkifli menjadi Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tepatnya pada tanggal 1 maret tahun 1959. Beliau menjabat sebagai kepala sekolah sampai 1 juni tahun 1963. Pada 1 Juni 1963 kepala sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping berganti kepada Bapak Azwargani beliau menjabar menjadi kepala sekolah sampai 12 februari 1975.
Tahun 1974 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping memiliki kelas yang sudah lumayan banyak dimana telah mampu menampung 3 kelas tiap angkatan. Dimana kelas X berjumlah 3 kelas, kelas XI berjumlah 1 kelas IPA dan 2 kelas IPS serta kelas XII berjumlah 1 kelas IPA dan 2 kelas IPS. Setiap kelas biasanya mempunyai 30-35 orang di dalam satu rombongan belajar. Jabatan kepala sekolah selanjutnya dipegang oleh Bapak Drs. Samsuir Tasman, dimulai dari 5 oktober 1976 dan erakhir pada 5 november 1981.
6 November 1981 Bapak Drs. Kamil Rasyad menjadi kepala sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping hingga beliau dipindahkan menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA 2 Padang pada tahun 1986. Masa kepemimpinan Bapak Kamil Rasyad pada tahun 1985 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mendapat penghargaan sebagai sekolah dengan lolosan PMDK kedua terbanyak di Sumatera Barat di bawah SMA Negeri 1 Padang. Dimana siswa yang lulus pada masa itu berjumlah sebanyak 56 orang.6
Kepala sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping berganti kepada tahun 1986. Dimana Ibu Hasniar Rudolf menjabat sebagai kepala sekolah pada 8 maret 1986 sampai pada tahun 1994. Ditahun 1994 atas dasar keinginan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman ingin memajukan pendidikan daerah, maka dipeloporiah dibentuknya program kelas unggul pada tahun 1994 ini. Program kelas uggul ini lebih dikenal dengan sebutan program kelas berasrama. Dimana didalam program kelas berasrama ini semua kebutuhan siswa ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman.
Ditahun 1994 atas dasar keinginan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman ingin memajukan pendidikan daerah, dipeloporiah dibentuknya program kelas unggul pada tahun 1994 ini. Program kelas uggul ini lebih dikenal dengan sebutan program kelas berasrama.
Dimana didalam program kelas berasrama ini semua kebutuhan siswa ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman. Pada 31 agustus kepala sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping diganti kepada Bapak Alamsyah. Pada masa kepemimpinan beliau mulai timbul aturan disiplin yang lebih tegas yang dijalankan dilingkup sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dan terus membudaya hingga masa sekarang. Jabatan beliau berakhir pada 23 oktober 1998. Kemudian pada masa sekolah mandiri ini kepala sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping selanjutnya adalah Bapak Drs. Chairi Busni pada tahun 1998 sampai 2000 dan jabatan kepala
6 Wawancara dengan Bunga TRS, 8 November 2018 di Lubuk Sikaping
113
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
sekolah yang terakhir pada masa ini adalah pada Bapak Drs. Armandanel, M.Pd pada tahun 2000 sampai tahun 2002.7
Untuk meningkatkan pendidikan Kabupaten Pasaman, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman di bawah pimpinan Bupati Taufik Martha mempercayakan sekolah ini untuk membuka satu kelas unggul yang disebut dengan Kelas Unggul SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Peserta didik pada kelas ini diberikan sejumlah fasilitas berupa; asrama bagi peserta didik, pembina, bantuan biaya kosumsi bagi peserta didik dan pembina, bantuan biaya uang sekolah dan bantuan kesejahteraan guru yang mengajar pada kelas unggul ini. Semua fasilitas tersebut seluruhnya dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman demi mewujudkan kemajuan dan meningkatkan pendidikan di daerah Kabupaten Pasaman.
Program kelas unggul ini adalah salah satu program yang dipelopori Pemda Kabupaten Pasaman melalui Bupati waktu itu Bapak Taufik Matha. Dengan adanya kelas unggul ini diharapkan mampu memajukan pendidikan di Kabupaten Pasaman sehingga menghasilkan individu yang berilmu pengetahuan dan beretika baik. Dampak dari dibentuknya kelas unggul ini adalah melahirkan budaya disiplin dikalangan siswa-siswa SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping.
Dimana dalam program unggul ini siswa-siswa SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mendapatkan sarana dan rasarana yang semua dibiayai Pemerintah daerah. SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mendapatkan gedung untuk pemodokan siswa-siswa yang sampai saat 2016 berjumlah 4 gedung pemondokan. Gedung-gedung pemondokan berada di luar area sekolah namun tetap dekat dengan sekolah. Pemodokan tersebut berjumlah 2 gedung pemondokan untuk putra dan 2 gedung pemondokan putri. Setiap gedung menpunyai petugas dan penjaganya masing-masing.
Sehingga sejak 3 tahun berdirinya program kelas unggul atau yang lebih dikenal dengan program kelas berasrama menghasilkan semakin banyaknya jumlah siswa-siswa SMA Negeri 1 Lubuk Sikpaing lolos dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri favorit di Indonesia.8 Salah satu alumni dari kelas unggul ini adalah Professor Gunawan menjadi dosen di Fakultas Teknik Universitas Andalas.9
Pada tahun 2004, masa kepemimpinan Kepala Sekolah Bapak Zulkifli, S.Pd dengan program Pemerintah Nasional SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat ditunjuk sebagai salah satu Sekolah Standar Internasional (SSI) di mana itu menjadi salah satu sekolah yang dipercaya sebagai salah satu dari 100 SMA yang dahulu dinamakan sebagai Sekolah Standar Internasional (SSI) di seluruh Indonesia.
SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mendapatkan status Sekolah Standar Internasional (SSI), nantinya akan lebih dikenal dengan nama Rintisan Sekolah Menengah Atas Bertaraf Internasional (R-SMA-BI). Status SSI ini tidak lepas dari usaha semua pihak sekolah baik itu guru dan komite yang dipimpin oleh kepala sekolah. Kepala Sekolah pada masa ini adalah Bapak Zulkifli, S.Pd yang menjabat menjadi kepala sekolah sejak 27 november 2002 sampai 5 september 2007. SSI sendiri adalah program pemerintah nasional untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia sehingga bisa sederajat dengan pedidikan di negara-negara lain. Prestasi SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping meraih SSI tidak lepas dari prestasi-prestasi siswa pada olimpiade baik itu tingkat daerah, provinsi maupun nasional dan juga atas pengadaan kelas berasrama di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Salah satu Alumni pertama dari program Sekolah
7 Wawancara dengan Elfajridel, 9 November 2018 di Lubuk Sikaping 8 Wawancara dengan Anton Saputra, 9 November 2018 di Lubuk Sikaping 9 Wawancara dengan Bapak Elfajridel, 9 November 2018 di Lubuk Sikaping
114
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
Standar Internasional ini adalah Bapak Heru Maulana yang bertempat tinggal di Pilubang, Kenagarian Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping. Sekarang beliau sedang menempuh S3 di Finlandia dimana beliau adalah salah satu dari dosen di Jurusan Matematika, Fakultas FMIPA, Universitas Negeri Padang.10
Nama Sekolah Standar Internasional (SSI) di ganti menjadi Rintisan Sekolah Menengah Atas Berstandar Internasional (R-SMA-BI). Sebagai sekolah dengan gelar Rintisan Sekolah Menengah Atas Bertaraf Internasional (R-SMA-BI) di Indonesia. Pada tahun pelajaran 2005/2006, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping resmi membuka 1 (satu) kelas Rintisan SMA Bertaraf Internasional (R-SMA-BI) yang disebut dengan Kelas R-SMA-BI sebagai cikal-bakal bagi perkembangan selanjutnya. Peserta didik kelas R-SMA-BI ini juga mendapat bantuan fasilitas seperti; asrama peserta didik, pembina, bantuan biaya konsumsi, bantuan uang sekolah, dan bantuan biaya kesejahteraan guru/ staf pengajar. Pada tahun pelajaran 2006/2007 kelas Unggul dan kelas R-SMA-BI dinobatkan menjadi kelas Unggulan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dengan melaksanakan program R-SMA-BI. Kelas ini terdiri atas 2 yaitu; Kelas Asrama A dan kelas Asrama B. 11
Tahun pelajaran 2007/2008 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping melanjutkan Program R- SMA-BI dan membentuk kerjasama dengan 6 sekolah R-SMA-BI di Sumatera Barat. Februari 2009 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping juga membentuk kerjasama dengan SMA Negeri 5 Bandung sebagai realisasi dari Program Sister School. Kedua sekolah ini bekerjasama dalam tukar-menukar informasi tentang perkembangan pendidikan. Hal ini ditandai dengan memberikan kesempatan bagi 5 orang guru dan 16 orang peserta didik R-SMA-BI SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping untuk mengikuti program Magang Guru dan Peserta didik di SMA Negeri 5 Bandung.
Tahun 2010, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menyelenggarakan Program Sister School dengan Mandurrah College Australia. Beberapa orang guru diberi kesempatan untuk magang di sekolah tersebut. Pada tahun 2010 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping memperoleh sertifikat ISO 2008-9001 dari SAI GLOBAL, dengan nomor sertifikat qec27237. Selanjutnya, pada Maret 2011 Sister School juga telah dijalin dengan SMAN 3 Yogyakarta.12
Pada tahun 2011 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping kembali mendapat bantuan revitalisasi bangunan oleh pemerintah Kabupaten Pasaman. Bantuan tersebut kembali di pelopori oleh Bapak Benny Utama S.H., M.M. yang pada masa tersebut menjabat sebagai Bupati Kabupaten Pasaman periode 2010-2015. Bantuan revitalisasi tersebut berupa pembangunan gedung bertingkat dua di sebelah timur area kampus sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikpaing di mana di dekat gerbang masuk sekolah. Bantuan revitalisasi tersebut dimulai pada tahun 2011 dan bangunan tersebut selesai dibangun pada tahun 2013. Bangunan gedung tersebut digunakan sebagai kelas untuk menunjang proses belajar mengajar siswa SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping.13
Pada tahun 2012, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menempatkan siswa meraih prestasi akademik. Sebanyak 4 orang siswa berhasil menjadi finalis pada OSN tingkat Nasional mata pelajaran Matematika, Fisika, Biologi, dan TIK.
10 Ibid
11 Arsip SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping Tahun 2016 12 Ibid
13 Wawancara dengan Elfajridel, 9 November 2018 di Lubuk Sikaping
115
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
Setelah kepemimpinan Bapak Zulkifli, S.Pd., kepala sekolah selanjutnya di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping adalah Bapak Emdison, S.Pd., M.M. Beliau menjabat menjadi kepala sekolah sejak 5 september 2007 hingga 15 juli 2013. Pada bulan Februari 2009 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping juga membentuk kerjasama dengan SMA Negeri 5 Bandung sebagai realisasi dari Program Sister School. SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mengalami kemajuan dibidang sarana dan prasarana dengan adanya program revitalisasi dari Pemerintah Daerah serta pembelian bus sekolah. Kemudian pada tahun 2010 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping meraih sertifikat ISO 2008-9001 dari SAI GLOBAL, dengan nomor sertifikat qec27237 sehingga dapat meningkatkan elektabilitas SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping di kancah pendidikan Nasional. Selain itu pada tahun 2010 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping juga mengadakan Sister School dengan College Australia serta pada tahun 2011 menjalin Sister School dengan SMA Negeri 3 Yogyakarta. Namun pada tahun 2013 program R-SMA-BI resmi dihapuskan Pemerintah Nasional sehingga status R-SMA-BI dihilangkan dari semua sekolah di Indonesia.
Namun sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tanggal 8 Januari 2013 tentang Pembubaran RSBI dan SBI, maka SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping kembali pada program SMA reguler biasa. Sebagai sekolah yang pernah berstatus R-SMA-BI, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tetap berupaya secara maksimal untuk mengimplementasikan semua Standar Nasional Pendidikan. Bahkan, sejak tahun pelajaran 2013/2014, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menetapkan standar ketuntasan di atas 75 dan secara berkesinambungan terus melakukan pemenuhan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP).14
Pencapaian nilai rata-rata UN peserta didik dari tahun ke tahun cenderung mengalami kenaikan dan mempertahankan pencapaian kelulusan 100%. Peserta didik yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, melalui PMDK atau SNMPTN dari tahun ke tahun juga meningkat. Tahun 2013, dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah Bapak Emdison, S.Pd., M.M., SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mendapat penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat sebagai SMA yang terbanyak di level Kabupaten menyumbangkan lulusannya di perguruan tinggi negeri. Selanjutnya, tahun 2014, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping kembali mendapat penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat sebagai SMA terbanyak ke-3 di level provinsi yang menyumbangkan lulusannya di perguruan tinggi negeri.
Pada tahun 2014, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping berhasil menempatkan siswa meraih prestasi akademik. Sebanyak 2 orang siswa berhasil menjadi finalis pada OSN tingkat Nasional di Mataram untuk mata pelajaran Matematika dan Astronomi, dan berhasil meraih medali perunggu untuk bidang Astronomi.
Dari masa awal berdiri untuk menjalankan proses pembelajaran pihak SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menggunakan kelas hasil pinjaman dar SD Teladan Lubuk Sikaping. Sehingga sampai lepas dari masa filial SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping masih menggunakan bangunan pinjaman dari SD Teladan. Bantuan kepada SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping adalah dari pemerintah dan bantuan dari komite serta alumni yang tergabung dalam suatu komunitas yang bernama “Luxica”.
Setelah penghapusan R-SMA-BI, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping kembali kepada statusnya sebagai sekolah reguler. Pada masa sekolah reguler ini SMA Negeri 1 Lubuk
14 Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman tahun 2016, Profil Sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tahun 2016
116
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
Sikaping dipimpin oleh Bapak Drs. Noviar, M.M. Bapak Drs. Noviar, M.M. menjabat sebagai kepala sekolah dari 15 juli 2013 sampai 29 september 2013.15
Tahun 2014 setelah dihapusankannya sistem RSBI keluar Peraturan Menteri pendidikan nomor 14 tentang perpindahan Sekolah Menengah Atas dari Pemerintah Daerah Kabupaten pada Pemerintah Provinsi. Di mana peraturan tersebut mulai dijalankan pada tahun 2016 dua tahun sejak keluar Permen tersebut. Sehingga sejak tahun 2016 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping berganti nama dari Pemerintah Kabupaten Pasaman SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menjadi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping.
Setelah penghapusan RSBI, SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping masih tetap mempunyai aroma sekolah berstandar internasional dengan masih rajin menjuarai olimpiade tingkat daerah, kemudian masih sering menjadi finalis di olimpiade tingkat provindi dan sempat mendapat mendali pada olimpiade tingkat nasional. Namun karena penghapusan R-SMA-BI SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tidak melakukan seleksi penerimaan baru seperti ketatnya pada masih masa R-SMA-BI dan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping juga memberlakukan status free rayon. Dimana free rayon SMA Negeri Lubuk Sikaping adalah untuk wilayah Kabupaten Pasaman.
SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping terus mendapat tambahan sarana dan prasaran dari bantuan dan upaya-upaya dari pihak pemerintah daerah, komite dan pihak-pihak sekolah. Pada 2013 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mendapat bantuan untuk membangun Mesjid Sekolah di dalam area sekolah. Pembangunan mesjid ini diharapkan semua siswa-siswa SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dapat beribadah di dalam area sekolah menggantikan mushola sekolah yang berukuran kecil dan diharapkan juga dapat meningkatkan intensitas beribadah siswa-siswa.
Pembangunan Mensjid ini dimulai pada saat kepemimpinanan Bapak Emdison, S.Pd., M.M.
sebagai Kepla Sekolah. Pembangunan mesjid ini tidak lepas dari bantuan komite dan alumni dari SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dimana pembangunan mesjid bertingkat dua ini masih berlangsung hingga saat sekarang ini pada tahun yang sama SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mendapatkan Bus Sekolah dari bantuan komite dan perjuangan pihak-pihak di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Dimana bus ini diharapkan dapat menjunjang tranportasi sekolah untuk menhadiri undangan atau untuk ikut dalam perlombaan yang diadakan di dalam maupun luar kota.
Tahun 2016 melalui Kepala Sekolah Bapak Drs.H. Rizka Khaira, M.SI. dicanangkan untuk pengadaan infocus disetiap kelas-kelas sehingga memudahkan guru-guru untuk mengajar dan enghindari untuk berebut infocus jika ingin menggunakannya pada proses belajar mengajar. Namun pada tahun yang sama wujud dari pengahapusan sistem R-SMA-BI dan aplikasi free rayon di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping maka dihapuskanlah sistem kelas berasrama. Penghapusan kelas berasrama ini berdampak pada pengurangan sarana dan prasarana untuk sekolah, dimana gedung untuk pemondokan asrama dihapuskan kepemilikannya dari pihak sekolah. Gedung-gedung pemondokan tersebut dikembalikan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman.16
Hingga saat ini SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping rutin mendapat bantuan dari pemerintah, baik itu sarana kursi dan meja ataupun pembaharuan laptop dan revitalisasi bagunan.17
15 Wawancara dengan Noviar, 12 November 2018 di Lubuk Sikaping 16 Wawancara dengan Noviar, 12 November 2018 di Lubuk Sikaping 17 Wawancara dengan Lisman, 8 November 2018 di Lubuk Sikaping
117
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
Walupun setelah penghapusan sistem SMA RSBI, SMA Negeri 1 Lubuk sikaping diamanahkan menjadi sekolah rujukan di Kabupaten Pasaman pada tahun 2016 sampai saat sekarang. Sekolah rujukan tidak terlepas dari sebuah pencapaian prestisius dalam dunia pendidikan di tanah air. Dengan meraih kesuksesan tersebut sekolah tersebut akan menjadi rujukan bagi sekolah dasar lainnya yang ada dalam lingkup Kabupaten/Kota. Sekolah Rujukan disetiap Kabupaten/Kota merupakan sekolah rujukan pelayanan pendidikan yang bermutu dan memiliki program unggulan tersendiri.18
Dengan menjadi sekolah rujukan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping diharapkan menjadi rujukan atau contoh bagi sekolah lain dalam pengembangan pengetahuan dan pelaksanaan praktik pendidikan yang baik. Praktek tersebut meliputi majamenen penataan lingkungan sekolah, sarana dan prasarana yang menunjang proses belajar mengajar dan kegiatan pembudayaan sebagai pendidikan karakter siswa. Sehingga selanjutnya SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping diharapkan mampu menjadi pelopor pelaksanaan kebijakan, pengembang keunggulan dan keunikan sehingga dapat menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah Negeri lain di Kabupaten Pasaman.
Kemudian tahun 2016 kepala SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping berganti kepada Bapak Drs. H. Rizka Khaira, M.Si. beliau menjabat sebagai kepala sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dari 29 september 2016 hingga 28 april 2017. Pada tahun 2016 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping memperoleh status Sekolah Rujukan dimana SMA tersebut menjadi pedoman bagi sekolah-sekolah disekitarnya.19
April 2017 Bapak Drs. H. Rizka Khaira, M.Si. dipindahkan menjadi kepala sekolah SMA Negeri 2 Lubuk Sikaping. Kemudian diantikan dengan PLT sementara yaitu Ibu Dewi Martini, S.Pd . selanjutnya setelah masa PLT kepala sekolah dari Ibuk Dewi Martini, S.Pd digantikan dengan Bapak Lisman, S.Pd pada tahun 2017.
Semenjak awal berdiri hingga sekarang SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping telah memiliki 16 orang kepala sekolah diantaranya yaitu :
No. Nama Tahun
1 Sabirin 1955-1956
2 Soejitno 1957-1958
3 Agus Zulkifli 1958-1963
4 Azwar Gani 1963-1975
5 Drs. Samsuri Tasman 1976-1981
6 Drs. Kamil Rasyad 1981-1986
7 Hasniar Rudolf 1986-1994
8 Alamsyah 1994-1998
9 Drs. Chairil Busni 1998-2000
10 Drs. Armadanel, M.Pd. 2000-2002
11 Zulkifli, S.Pd. 2002-2007
12 Emdison, S.Pd., M.M. 2007-2013
13 Drs. Noviar, M.M., 2013-2016
18 Rudhy, dkk. 2017. Menjadikan Sekolah Dasar Negeri Sebagai Sekolah Rujukan Bagi Sekolah Dasar Lain.Kompasiana
19 Wawancara dengan Rizka Khaira, 12 November 2018 di Lubuk Sikaping
118
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
14 Drs. H. Rizka Khaira Oktober 2016-
Mar 2017
15 Plt. Dewi Martini, S.Pd April-Mei 2017
16 Lisman, S.Pd Juni 2017-
sekarang Sumber :Arsip SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tahun 2017
Dalam tulisan ini hanya akan menjelaskan beberapa orang yang dinilai mempunyai andil penting dalam perkembangan dan kemajuan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menurut beberapa narasumber yang penulis wawancarai. Narasumber tersebut terdiri dari kepala sekolah, mantan-mantan kepala sekolah, para guru dan beberapa orang alumni dari SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Tokoh-tokoh tersebut diantaranya adalah :
1. Sabirin
Bapak Sabirin kepala sekolah pertama di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping pada masa SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menjadi Filial dari SMA B Bukittinggi. Beliau menjabat menjadi kepala sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping pada tahun 1955 sampai 1956. Walau hanya menjabat sebentar sebagai kepala sekolah, Bapak Sabirin mempunyai andil dalam memimpin SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping untuk pertama kalinya dan membawa SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping menjadi sekolah yang mandiri lepas dari filial SMA B Bukittinggi.
2. Drs. Kamil Rasyad
Drs kamil Rasyad menjadi kepala sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dari 6 november 1981 sampai 8 maret 1986. Pada masa kepemimpinan beliau mulai muncul budaya disiplin ketat yang sampai saat sekarang menjadi budaya di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping.
Beliau menciptakan disiplin yang ketat mulai dari cara berpakaian, ukuran untuk panjang rambut siswa hingga aturan belajar untuk menunjang proses pembelajaran.20
Saat kepemimpinan Bapak Drs. Kamil Rasyad SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mulai rajin mengikuti olimpiade-olimpiade dan dari beberapa perlombaan juga mampu membawa pulang gelar juara. Selain itu Bapak Drs.Kamil Rasyad selama memimpin SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping membawa sekolah mendapatkan penghargaan pada tahun 1985 dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai sekolah peringkat kedua teranyak meloloskan siswa-siswa dalam PMDK ke perguruan tinggi negeri sebanyak 56 orang di bawah SMA Negeri 1 Padang pada peringkat pertama. Salah satu siswa yang menjadi alumni pada masa kepemimpinan Bapak Drs. Kamil Rasyad adalah Bapak Professor Gunawan yang menjadi dosen di fakulta teknik Unand. Atas prestasi beliau membawa siswa-siswa lulus PMDK kedua terbanyak di Sumatera Barat, beliau dipindah tugaskan untuk memimpin SMA Negeri 2 Padang ibukota provinsi Sumatera Barat. 21
3. Zulkifli, S.Pd.
Bapak Zulkifli, S.Pd adalah kepala sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping yang kesebelas. Beliau menjabat menjadi kepala sekolah pada 27 november 2002 hingga 5 september 2007.22
20 Wawancara dengan Yeni Roswita, 8 November 2018 di Lubuk Sikaping 21 Wawancara dengan Asnimar, 8 November 2018
22 Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman tahun 2016, Profil Sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tahun 2016.
119
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
Selama masa kepemimpinannya, beliau mempelopori mencanangkan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping sebagai salah satu dari 100 SMA, R-SMA-BI (Rintisan Sekolah Menengah Atas Bertaraf Internasional) pada masa itu dikenal dengan istilah Sekolah Standar Internasional (SSI) mengikuti program Pemerintah Nasional pada masa itu. Sehingga pada tahun 2004 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping berhasil mendapatkan salah status SSI.pada masa itu salah satu alumni pertama SMA Negeri 1 Lubuk Sikpaing pada masa berstatus SSI adalah Bapak Heru Maulana dosen Matematika di Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Padang.
4. Emdison, S.Pd., M.M.
Bapak Emdison, S.Pd., M.M. menjadi kepala sekolah di SMA Negeri 1 lubuk Sikaping pada tahun 2007 sampai tahun 2013. Beliau termasuk tokoh penting yang mana mempunyai andil lumayan bersar dalam memajukan pendidikan di SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping. Tahun 2013 berhasil membawa SMA Negeri 1 lubuk Sikpaing menempati perigkat 3 dalam lulusan Siswa PMDK ke Perguruan Tinggi Negeri terbanyak di Sumatera Barat. Bapak Emdison yang lahir di Kubangan Buayo pada 31 Desember 1963 ini juga mempunyai andil dalam mempelopori pembangunan Mesjid di dalam area kampus SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dan juga selama kepemimpinan beliau mampu mendapatkan Bus atas milik sekolah untuk menunjang keperluan tranportasi jika SMA Negeri 1 Lubuk Sikpaing mendapat undangan atau mengadiri acara tertentu.
Selama masa kepemimpinan beliau SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mampu membawa siswanya mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional dan berhasil membawa pulang mendali perunggu dicabang lomba Geografi. Selain itu siswa-siswa SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping juga aktif dan rutin mengikuti oliampiade tingkat Nasional dan Kabupaten melanjutkan prestasi-prestasi sebelumnya.23 Pada olimpiade tingkat Kabupaten SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping rutin membawa piala baik itu juara umum ataupun juara pada cabang tertentu.
Selain itu SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping juga menjadi langganan dalam menjadi Gita Bahana pembawa lagu dan pembawa musik dalam merayakan upacara hari-hari besar nasional seperti HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, HUT Kabupaten Pasaman, Hari Pahlawan dan hari- hari besar lainnya.24
5. Bupati Pasaman letkol.Taufik Martha
Bapak letkol. Taufik Martha adalah Bupati Pasaman pada periode tahun1990 sampai tahun 2000. Beliau adalah seorang Purnawirawan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel. Walaupun beliau bukan berasal dari tokoh pendidikan namun mempunyai andil besar dalam kemajuan pendidikan Pasaman terkhusus SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping.
Andilnya adalah mempelopori terbentuknya kelas unggul atau kelas berasrama pada tahun 1994. Dimana dibentuk kelas unggul ini semua kebutuhan siswa ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, dimulai dari kebutuhan asrama, makan hingga tranportasi semua dibiayai oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman. Sehingga dengan dibentuk kelas unggul ini adalah salah salah satu faktor penunjang kemajuan pendidikan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping.25
6. Bupati Pasaman Benny Utama S.H., M.M.
23 Wawancara dengan Elfajridel, 9 November 2018 di Lubuk Sikaping 24 Wawancara dengan Noviar, 12 November 2018 di Lubuk Sikaping 25 Ibid
120
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
Bapak H. Benny Utama, S.H., M.M. orang kedua diluar dunia pendidikan yang mempunyai andil dalam kemajuan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping terutama dibidang sarana dan Prasarana. Beliau menjadi Wakil Bupati Pasaman pada tahun 2000 hingga tahun 2005, mewakili kepemimpinan Bupati Drs. Baharuddin, R. M.M. Kemudian Bapak Benny Utama menjadi Bupati Kabupaten Pasaman pada tahun 2010 hingga tahun 2015.
Peranan penting beliau adalah saat menjabat menjadi wakil bupati mempelopori bantuan revitalisasi sarana dan prasarana SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping yaitu pembangunan gedung tingkat dua pada tahun 2003. Dimana pembangunan gedung tersebut mengganti gedung lama yang bertingkat satu pada sisi barat sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping.
Kemudian pada tahun 2010 Bapak Benny Utama kembali mempelopori bantuan revitalisasi SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping saat menjabat sebagai Bupati Pasaman pada tahun 2011.
Revitalisasi bantuan berupa memperbaharui gedung lama yang bertingkat satu menjadi gedung baru yang bertingkat dua pada area sebelah timur sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping, dimana proses pembangunan selesai pada tahun 2013 dan gedung bisa digunakan pada tahun tersebut.26
D. KESIMPULAN
SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping adalah sekolah menengah atas tertua di Kabupaten Pasaman. SMA ini dicangankan berdiri pada tahun 1951 dan pada tahun 1955 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping telah resmi berdiri dan menjadi sekolah filial dari SMA b Bukittinggi. Melalui perkembangan waktu SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mendapatkan status sekolah mandiri pada tahun 1956. Namun malang pada wal berdiri tersebut kegiatan sekolah terpaksa dihentikan karena adanya gejolak PRRI yang melanda daerah Sumatera Tengah. Hingga pada tahun 1960 kegiatan belajar mengajar kembali berjalan dan SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping dapat melanjutkan proses belajar mengajar sebagai sekolah yang mandiri.
Setelah lama melintang menjadi sekolah di Kabupaten Pasaman SMA Negeri 1 Lubuk Soikaping mendapat kepercayaan untuk membuka kelas unggul di sekolah tersebut. Hal ini merupakan wujud dari program Pemerintah Daerah untuk memjukan pendidikan di Kabupaten Pasaman menjadi lebih baik dan berkualitas. Proses kelas unggul ini dimulai pada tahun 1990 dan berlangsung sampai tahun 2016.
SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping juga termasuk 1 dari 10 SMA RSBI di Provinsi Sumatera Barat. Status ini merupakan kepercayaan dari pemerintah pusat kepada SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping untuk mengemban beban memajukan pendidikan Kabupaten Pasaman.
Dalam perjalannya SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping juga mendapatkan sertifikat Sai Global berstandar ISO merupakan wujud sekolah yang teah bertaraf internasional. Namun tahun 2013 SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping melepas status RSBI karena kebijakan Pemerintah Pusat.
Walaupun demikian SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping mendapat kepercayaan sebagai sekolah rujukan di Kabupaten Pasaman.
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah Jalaluddin. 1997. Filsafat Pendidikan. Jakarta. : Gaya Media Pratama
Arsip Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman tahun 2016, Profil Sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tahun 2016.
26 Ibid
121
www.rc-institut.id email: [email protected]
ojs.rc-institut.id Phone: 0813 6364 8687
Arsip SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping, Profil Sekolah SMA Negeri 1 Lubuk Sikaping tahun 2017.
Asnan, Gusti. 2007.Dunia Maritim Pantai Barat Sumatera.Yogyakarta: Ombak.
Asnan,Gusti. 2006. Pemerintahan Daerah Sumatera Barat dar VOC Hingga Reformasi.
Yogyakarta : Citra Pustaka.
Badan Pusat Statistik. 1988-2016 . Pasaman Dalam Angka. Mita Luhur: Lubuksikaping.
Dodi, Setia Adi. 1982. Pendidikan Dan Kependudukan. Jakarta: PT.Persada.
Edi Sedyawati, M. Zainuddin dan Edhie Wuryanto. 1991. Sejarah Pendidikan Indonesia Sebelum Kedatangan Bangsa-Bangsa Barat. Jakarta: DEPDIKBUD.
Elly Kristin Debora, Dian Kurnia Anggreta & Faishal Yasin. 2013. Strategi masyarakat multikultural pasaman barat menghindari konflik. Padang: STKIP PGRI SUMBAR..
Endriyani, Derry. 2003. Perkembangan Madrasah Sumatera Thawalib di Parabek kecamatan Banuhampu Sei. Puar Kabupaten Agam (2000-2003). (Skripsi Mahasiswa UNP)
Hasbullah. 1996. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Http://www.sman1.lubuksikaping.sch.id/profil Https://kbbi.web.id
Iftarni.2012. Pondok Pesantren Al Makmur Tungkar Jorong Sawah Laweh Kenagarian Tungkar Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota. Skipsi 2012 UNP
KBBI dalam Poerwadarminta .1999. Hlm 31
Laura, Maria Fransiska. 2010. Sekolah Dasar (SD)Agnes Yayasan Prayoga Padang (1972- 2009). (Skripsi Mahasiswa UNP).
Lia Rosliana, dkk. 2015. Manajemen Perbatasan Fokus Inovasi Pendidikan Di Perbatasan Kalimantan Utara. Kalimantan Utara: Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan aparatur III LAN
MakmurEffendi. 2013. Mengenal Lebih Dekat Rupa Bumi Pasaman. Wordpress.
Mestika Zed. 1999. Metodologi Sejarah. Padang : Fakultas Ilmu Sosial UNP
Mike Ermagusti. 2010. Percetakan Mita Luhur: Perkembangan Bisnis Keluarga Mikdarsyah di Lubuk Sikaping (1983-2006). (Skripsi Mahasiswa UNP).
Pasaman dalam Angka. 2008. Kerjasama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Badan Pusat Satatistik Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat.
Pasaman Dalam Angka.2016. Kerjasama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Badan Pusat Satatistik Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat.
Pasaman DalamAngka.1989. Kerjasama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Badan Pusat Satatistik Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat.
Pemda Pasaman. 1955. Merah Putih diPersada Pasaman
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010. Pengelolaan Dan Penyelenggaraan Pendidikan.
Putra, Yulvindo Harlim. 2012. Pondok Pesantren Al-Kahfi Pelompek Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci (2005-2012). (Skripsi Mahasiswa UNP).
Setiadi, Elly dan Usman Kolip. 2011. Pengantar Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahn Sosial; Teori, Aplikasi dan Pemecahannya. Jakarta: Kencana.
Yulizar. 2009. SMK Dhuafa Nusantara: Sekolah Swasta Gratis di Kota Padang(1997-2007).
(Skripsi Mahasiswa UNP)