KATA PENGANTAR
Puji Syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas tersusunnya Laporan Kinerja Tahun 2021, Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Laporan ini diharapkan dapat memberikan gambaran pencapaian program/kegiatan Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi, BPIP Tahun Anggaran 2021.
Sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018 tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Program/kegiatan Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi, BPIP yaitu melaksanakan pengendalian, pemantauan, dan evaluasi dalam pelaksanaan kebijakan pembinaan ideologi Pancasila. Dalam pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila diperlukan peran Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi agar pelaksanaan tugas dan fungsi Pembinaan Ideologi Pancasila berjalan sesuai rencana dan tujuan.
Laporan Kinerja Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi tahun 2021 adalah salah satu wujud pertanggungjawaban pengendalian dan pengawasan pelaksanaan program/kegiatan di tahun anggaran 2021. Laporan evaluasi program juga merupakan tolok ukur perbaikan program/kegiatan tahun - tahun berikutnya.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Dewan Pengarah BPIP, Kepala BPIP, dan Wakil Kepala BPIP atas segala arahan dan bimbingan serta semua pihak yang telah membantu sehingga laporan ini dapat disusun. Semoga laporan evaluasi program ini dapat bermanfaat untuk pencapaian program/kegiatan selanjutnya.
Jakarta, Januari 2022,
Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi
Rima Agristina
DAFTAR ISI
Halaman Sampul ... i
Kata Pengantar ... ii
Daftar Isi ... iii
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang... 1
Kedudukan, Tugas Pokok, dan Fungsi ... 2
Tugas Pokok ... 2
Fungsi ... 2
Struktur Organisasi dan Sumber Daya Manusia ... 3
Struktur Organisasi ... 3
Sumber Daya Manusia ... 8
Dasar Hukum ... 9
Aspek Strategis ... 10
Isu Strategis ... 11
Sistematika Penyajian ... 15
BAB II PERENCANAAN KINERJA Rencana Strategis ... 16
Perjanjian Kinerja ... 32
Pengukuran Kinerja ... 34
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA Capaian Kinerja ... 37
Realisasi Anggaran ... 62
Perbandingan Capaian Kinerja ... 66
BAB IV PENUTUP Kesimpulan ... 74
Saran ... 76 Lampiran
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dibentuk melalui Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, yang sebelumnya dalam peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 berbentuk Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila. Perubahan dari Unit Menjadi Badan dalam rangka Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. BPIP merupakan revitalisasi Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP).
Berdasarkan Perpres di atas, tugas BPIP adalah membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, melaksanakan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan, dan melaksanakan penyusunan standardisasi pendidikan dan pelatihan, serta memberikan rekomendasi berdasarkan hasil kajian terhadap kebijakan atau regulasi yang bertentangan dengan Pancasila kepada lembaga tinggi negara, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, organisasi sosial politik, dan komponen masyarakat lainnya.
Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), terdiri dari kebijakan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2015 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2015, Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, Peraturan Presiden Nomor 7 tahun 2018, Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah serta berbagai Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis yang dikeluarkan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) lingkup BPIP, merupakan dasar dalam pelaksanaan program/kegiatan BPIP. Laporan Kinerja Program BPIP Tahun 2021 merupakan salah satu komponen dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah
(SAKIP) yang memberikan informasi mengenai pelaksanaan dan capaian program/kegiatan dalam tahun anggaran 2021.
1.2 KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018 tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, tugas pokok dan fungsi Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi adalah sebagai berikut:
1.2.1 Tugas Pokok
Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan pengendalian, pemantauan, dan evaluasi dalam pelaksanaan kebijakan pembinaan ideologi Pancasila.
1.2.2 Fungsi
Dalam melaksanakan tugasnya, Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :
a. pengendalian pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila;
b. pemantauan dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan pembinaan ideologi Pancasila;
c. pelaksanaan pengukuran pelembagaan Pancasila dalam kebijakan, regulasi, dan praktik penyelenggaraan negara;
d. pengusulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila; dan
e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Pimpinan.
1.3 STRUKTUR ORGANISASI DAN SUMBER DAYA MANUSIA 1.3.1 Struktur Organisasi
STRUKTUR ORGANISASI DAN SDM
DEPUTI BIDANG PENGENDALIAN DAN EVALUASI
Berdasarkan bagan di atas, Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi, terdiri dari :
a. Direktur Pengendalian, b. Direktur Evaluasi.
a. Direktorat Pengendalian
Direktorat Pengendalian rincian tugas sebagai berikut :
Direktorat Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan urusan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila. Dalam menjalankan tugas, Direktorat Pengendalian menyelenggarakan fungsi:
1) koordinasi pengendalian pembinaan ideologi Pancasila;
2) pelaksanaan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila;
3) penyusunan usulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila; dan
4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Deputi.
DEPUTI BIDANG PENGENDALIAN DAN EVALUASI
DIREKTUR PENGENDALIAN
SUBDIT PENGENDALIAN
I
STAF
SUBDIT PENGENDALIAN
II
STAF
SUBDIT PENGENDALIAN
III
STAF
DIREKTUR EVALUASI
SUBDIT EVALUASI I
STAF
SUBDIT EVALUASI II
STAF
SUBDIT EVALUASI III
STAF
Direktorat Pengendalian terdiri atas 3 (tiga) Subdirektorat, yaitu : a. Subdirektorat Pengendalian I;
b. Subdirektorat Pengendalian II;
c. Subdirektorat Pengendalian III; dan d. Kelompok Jabatan Fungsional.
Subdirektorat Pengendalian I mempunyai tugas melaksanakan penyiapan koordinasi dan pengendalian serta penyusunan usulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila bidang hubungan antarlembaga, sosialisasi, komunikasi, dan jaringan.
Subdirektorat Pengendalian II mempunyai tugas melaksanakan penyiapan koordinasi dan pengendalian serta penyusunan usulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila bidang hukum, advokasi, dan pengawasan regulasi.
Subdirektorat Pengendalian III mempunyai tugas melaksanakan penyiapan koordinasi dan pengendalian serta penyusunan usulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila bidang pengkajian dan materi, pendidikan dan pelatihan, dan pelaksanaan urusan tata usaha Direktorat.
b. Direktorat Evaluasi
Direktorat Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan urusan evaluasi pembinaan ideologi Pancasila.
Direktorat Evaluasi dalam menyelenggarakan fungsinya, melaksanakan : 1) koordinasi evaluasi pembinaan ideologi Pancasila;
2) pelaksanaan evaluasi pembinaan ideologi Pancasila;
3) pelaksanaan pengukuran pelembagaan Pancasila; dan 4) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Deputi.
Direktorat Evaluasi terdiri atas:
a. Subdirektorat Evaluasi I;
b. Subdirektorat Evaluasi II;
d. Kelompok Jabatan Fungsional.
Adapun tugas dari Subdit Evaluasi, adalah sebagai berikut :
Subdirektorat Evaluasi I mempunyai tugas melaksanakan penyiapan koordinasi dan evaluasi pembinaan ideologi Pancasila serta pelaksanaan pengukuran pelembagaan Pancasila bidang hubungan antarlembaga, sosialisasi, komunikasi, dan jaringan.
Subdirektorat Evaluasi II mempunyai tugas melaksanakan penyiapan koordinasi dan evaluasi pembinaan ideologi Pancasila serta pelaksanaan pengukuran pelembagaan Pancasila bidang hukum, advokasi, dan pengawasan regulasi.
Subdirektorat Evaluasi III mempunyai tugas melaksanakan penyiapan koordinasi dan evaluasi pembinaan ideologi Pancasila serta pelaksanaan pengukuran pelembagaan Pancasila bidang pengkajian dan materi, pendidikan dan pelatihan, dan pelaksanaan urusan tata usaha Direktorat.
Subbagian Tata Usaha
Mempunyai tugas melakukan urusan tata usaha, kepegawaian, dan rumah tangga Direktorat.
Stuktur Organisasi Berdasarkan Peraturan Baru
Pada tahun 2021, BPIP menerbitkan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 5 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. Dengan diterbitkannya peraturan badan yang baru ini, membawa perubahan yang signifikan pada Tupoksi dari Deputi bidang Pengendalian dan Evaluasi terutama pada Tupoksi dari Direktorat Pengendalian dan Direktorat Evaluasi yaitu:
a. Direktorat Pengendalian
Direktorat Pengendalian mempunyai tugas melaksanakan pengendalian pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila.
Dalam menjalankan tugasnya, Direktorat Pengendalian menyelenggarakan fungsi:
1) perencanaan, pengoordinasian, dan pelaksanaan kebijakan strategis dan program teknis pengendalian pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila;
2) penyusunan metode pengendalian pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila;
3) pengendalian pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila untuk memastikan program pembinaan ideologi Pancasila dilaksanakan selaras dengan arah kebijakan, garis besar haluan ideologi Pancasila, dan peta jalan pembinaan ideologi Pancasila;
4) penyusunan usulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila agar selaras dengan arah kebijakan, garis besar haluan ideologi Pancasila, dan peta jalan pembinaan ideologi Pancasila;
5) pengoordinasian penyelenggaraan pembinaan ideologi Pancasila pada tahap pembentukan Paskibraka;
6) pembinaan terhadap Duta Pancasila Purnapaskibraka Indonesia;
7) evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi; dan 8) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Deputi.
Direktorat Pengendalian terdiri atas kelompok jabatan fungsional.
b. Direktorat Evaluasi
Direktorat Evaluasi mempunyai tugas melaksanakan pengukuran pelembagaan Pancasila dalam kebijakan, regulasi, dan praktik penyelenggaraan negara serta pemantauan dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan pembinaan ideologi Pancasila.
Dalam menjalankan tugasnya, Direktorat Evaluasi menyelenggarakan fungsi:
1) perencanaan, pengoordinasian, dan pelaksanaan kebijakan strategis dan program teknis evaluasi implementasi kebijakan pembinaan ideologi Pancasila;
2) penyusunan metode evaluasi pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila dan pengukuran pelembagaan Pancasila dalam kebijakan, regulasi, dan praktik penyelenggaraan negara;
3) pengukuran pelembagaan Pancasila dalam kebijakan, regulasi, dan praktik penyelenggaraan negara;
4) pemantauan dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan pembinaan ideologi Pancasila berdasarkan arah kebijakan, garis besar haluan ideologi Pancasila, dan peta jalan pembinaan ideologi Pancasila;
5) evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dan fungsi; dan 6) pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Deputi.
Direktorat Evaluasi terdiri atas kelompok jabatan fungsional.
Tabel 1.1
Struktur Organisasi Berdasarkan Perban BPIP Nomor 5 Tahun 2021
1.3.2 Sumber Daya Manusia
Tabel 1.2
Personel Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi Berdasarkan Golongan dan Tingkat Pendidikan Tahun 2021
Gambar 1.1
Komposisi Personel Berdasarkan Golongan dan Tingkat Pendidikan Tahun 2021
Sumber: Data Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi, 2021
DEPUTI NON PNS IV III II I HONORER S3 S2 S1 D3 SMA SMP SD
JUMLAH 1 7 13 9 1 9 17 1 2
% 3.33% 23.33% 43.33% 30.00% 3.33% 30.00% 56.67% 3.33% 6.67%
BPIP GOLONGAN JENJANG PENDIDIKAN
DEPUTI NON PNS
1 3%
IV 7 23%
III 13 44%
HONORER 9 30%
Komposisi Berdasarkan Golongan
S3 1 3%
S2 9 30%
S1 17 57%
D3 1 3%
SMA 2 7%
Komposisi Berdasarkan Jenjang Pendidikan
1.3.3 DASAR HUKUM
Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi bertanggung jawab langsung kepada Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, melaksanakan tugasnya berlandaskan peraturan perundang-undangan, antara lain:
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5);
3. Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi pemerintah (Lembaran negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);
5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;
6. Peraturan Menpan dan RB Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;
7. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018 tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI;
8. Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, Nomor 1 tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pembinaan Ideologi Pancasila;
9. Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, Nomor 1 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Tahun 2020 – 2024;
10. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila Kepada Generasi Muda Melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka;
11. Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksana Peraturan Presiden Republik Indonesia
Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila Kepada Generasi Muda Melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka; dan 12. Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 5 Tahun 2021
tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
1.4 ASPEK STRATEGIS
Aktualisasi nilai-nilai Pancasila harus dilakukan di semua bidang pembangunan nasional, terutama bidang prioritas yang mencakup; (1) bidang mental, agama, rohani, kebudayaan, dan penelitian; (2) bidang kesejahteraan dan kesehatan; (3) bidang pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup;
(4) bidang pemerintahan, pertahanan dan keamanan; (5) bidang penegakan hukum dan HAM; (6) bidang produksi dan pertanahan; (7) bidang distribusi dan perhubungan; serta (8) bidang keuangan dan penganggaran. Aktualisasi nilai- nilai Pancasila dalam berbagai bidang pembangunan nasional tersebut harus dilakukan secara terencana, terstruktur, sistemik, dan masif secara nasional agar mampu mewujudkan kontribusi hasil-hasil pembangunan nasional secara optimal dalam pencapaian tujuan berbangsa dan bernegara.
Selanjutnya, pelaksanaan pembangunan nasional yang dilakukan berdasarkan nilai-nilai Pancasila diharapkan mampu secara optimal mentransformasikan terwujudnya masyarakat adil dan makmur secara materiil dan spirituil berlandaskan Pancasila sebagai tujuan berbangsa dan bernegara.
Masyarakat adil dan makmur yang dicita-citakan tersebut merupakan tatanan masyarakat Indonesia yang berdaulat dalam bidang ekonomi, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Unsur-unsur pokok masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila adalah: (1) terjaminnya sandang pangan dan perumahan yang layak sehingga tidak ada kecemasan bagi warga negara Indonesia dalam menghadapi masa depan; (2) terdapat jaminan kesehatan dan pendidikan setiap warga negara Indonesia sehingga dapat menunaikan tugas dan haknya dengan sebaik-baiknya; (3) adanya jaminan hari tua bagi setiap warga negara Indonesia sehingga tidak hidup dalam kecemasan dan kemelaratan jika sudah tidak berdaya mencari nafkah; (4) adanya jaminan
memperkembangkan kebudayaan serta menyempurnakan kehidupan kerohaniannya sehingga tercukupi kebutuhan lahir maupun batin; serta (5) adanya kesempatan yang luas bagi warga negara Indonesia dalam berbuat dan bekerja untuk kepentingan umat manusia.
1.5 ISU STRATEGIS
Dalam Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Tahun 2020 – 2024, BPIP telah menetapkan 5 (lima) pokok soal yang telah diidentifikasikan sebagai Isu Strategis, yaitu :
1. Kurangnya pemahaman Pancasila.
2. Terjadinya ekslusivisme sosial.
3. Masih tingginya kesenjangan sosial.
4. Belum terlembaganya Pancasila.
5. Belum diarustamakannya keteladanan Pancasila
Sementara isu strategis di Deputi bidang Pengendalian dan Evaluasi sendiri ada 4 (empat), yaitu:
1. Belum terselenggaranya pengendalian pembinaan ideologi Pancasila;
2. Belum terselenggaranya pengendalian aktualisasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat;
3. Belum terselenggaranya evaluasi pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila;
4. Belum terlaksananya evaluasi aktualisasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat.
Ke-empat isu strategis tersebut, menjadi target kinerja Deputi Pengendalian dan Evaluasi. Sebagaimana sesuai dengan Peraturan BPIP tentang Organisasi dan Tata Kerja BPIP yang menjadi kewenangan Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi meliputi:
a. pengendalian pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila;
b. pemantauan dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan pembinaan ideologi Pancasila;
c. pelaksanaan pengukuran pelembagaan Pancasila dalam kebijakan, regulasi, dan praktik penyelenggaraan negara;
d. pengusulan langkah dan strategi untuk memperlancar pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila; dan
e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Pimpinan.
Selain itu, berdasarkan Rencana Strategis di atas, indikator kinerja sasaran program pembinaan ideologi pancasila Deputi Pengendalian dan Evaluasi tahun 2020 – 2024, dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :
Tabel 1.3
Indikator Kinerja Sasaran Program Pembinaan Ideologi Pancasila Deputi Pengendalian Dan Evaluasi Tahun 2020 – 2024
Program Sasaran
Program Indikator Kinerja
Target
2020 2021 2022 2023 2024
Pembinaan Ideologi Pancasila.
Terlaksananya pengendalian dan Evaluasi pembinaan ideologi Pancasila
Persentase dokumen
pengendalian
kebijakan strategis dan program teknis Pembinaan Ideologi Pancasila yang dimanfaatkan
40% 60% 80% 80% 100%
Persentase rekomendasi hasil evaluasi kebijakan strategis dan program teknis Pembinaan Ideologi Pancasila yang Ditindaklanjuti
40% 60% 80% 80% 100%
Persentase sistem pengendalian dan evaluasi terpusat berbasis elektronik yang dimanfaatkan
100% 100% 100% 100% 100%
Dalam Rencana Strategis tersebut juga dicantumkan sasaran kegiatan, serta target dan indikator kinerja kegiatan pada masing-masing Direktorat pada Deputi pengendalian dan Evaluasi, yaitu dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 1.4
Target Kinerja Kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila Deputi Pengendalian Dan Evaluasi Tahun 2020 – 2024 Kegiatan Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target
2020 2021 2022 2023 2024
Pelaksanaan Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila.
Terlaksananya pengendalian pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila
Jumlah dokumen
pengendalian pelaksanaan
pembinaan ideologi
Pancasila
3 Dok 3 Dok 3 Dok 3 Dok 3 Dok
Jumlah pembangunan dan pengembangan sistem pengendalian terpadu berbasis elektronik
1 Paket
2 Paket
2 Paket
2 Paket
2 Paket
Terlaksananya pengendalian aktualisasi nilai-nilai Pancasila
Jumlah dokumen
rekomendasi kebijakan strategis aktualisasi nilai-nilai Pancasila
1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok
Pelaksanaan evaluasi hasil pembinaan ideologi pancasila
Terlaksananya evaluasi hasil pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila
Jumlah dokumen evaluasi pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila
3 Dok 3 Dok 3 Dok 3 Dok 3 Dok
Jumlah pembangunan dan pengembangan sistem evaluasi terpadu berbasis elektronik
1 Paket
2 Paket
2 Paket
2 Paket
2 Paket
terlaksananya pengendalian aktualisasi nilai-nilai Pancasila
jumlah dokumen evaluasi dan penanganan pendidikan dan tenaga kependidikan yang menentang ideologi negara
1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok
jumlah dokumen evaluasi
dan penanganan
penyelenggara negara dan
1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok
ASN yang menentang ideologi negara
jumlah dokumen evaluasi dan penanganan organisasi masyarakat, organisasi dan perusahaan asing serta media yang bertentangan
dengan ideologi
negara/Pancasila
1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok 1 Dok
Sejak terbitnya Peraturan Presiden RI Nomor 13 tahun 2021 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila pada Generasi Muda Melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi mendapatkan mandat untuk: 1) pengoordinasian penyelenggaraan pembinaan ideologi Pancasila pada tahap pembentukan Paskibraka; dan 2) pembinaan terhadap Duta Pancasila Purnapaskibraka Indonesia.
Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi sesuai tugas dan fungsinya telah melaksanakan berbagai program/kegiatan searah dengan mandat Renstra dan kebijakan BPIP dalam kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila bidang Pengendalian dan Evaluasi.
1.6 SISTEMATIKA PENYAJIAN
Pada dasarnya Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAPORAN KINERJA) ini adalah untuk mengkomunikasikan pencapaian kinerja Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi selama tahun 2021 Capaian kinerja (performance result) 2021 tersebut diperbandingkan dengan Rencana Kinerja (performance plan) 2021 sebagai tolak ukur keberhasilan tahunan organisasi. Dengan pola pikir tersebut, maka Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi disusun dengan sistematika penyajian sebagai berikut:
Bab I Pendahuluan, menguraikan gambaran umum organisasi, penekanan pada aspek strategis organisasi serta permasalahan yang dihadapi
Bab II Perencanaan dan Perjanjian Kinerja, menguraikan ringkasan/ikhtisar perencanaan kinerja (Renstra) dan perjanjian kinerja (dokumen perjanjian kinerja) tahun yang bersangkutan.
Bab III Akuntabilitas Kinerja, menguraikan pencapaian sasaran-sasaran organisasi pelapor, dengan pengungkapan dan penyajian dari hasil pengukuran dan analisis capaian kinerja.
Bab IV Penutup, menguraikan simpulan umum atas capaian kinerja organisasi serta langkah di masa mendatang untuk meningkatkan kinerjanya.
Lampiran : Dokumen PK
Kertas Kerja Pengukuran Kinerja Dokumentasi Kegiatan
Pemberitaan Deputi Pengendalian dan Evaluasi
BAB II
PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA
2.1 RENCANA STRATEGIS
Kinerja Badan Pembinaan Ideologi Pancasila termuat dalam dokumen- dokumen perencanaan, diantaranya dokumen Rencana Strategis 5 tahunan, Rencana Kerja Tahunan dan Rencana Kegiatan Anggaran. Rencana Strategis Badan Pembinaan Ideologi Pancasila adalah dokumen perencanaan BPIP jangka menengah (5 tahun) yang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian/Lembaga, yang disusun dengan menyesuaikan kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM–Nasional) dan bersifat indikatif Perencanaan.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional pasal 15 ayat (1) dan pasal 19 ayat (2), setiap Kementerian/Lembaga wajib menyusun Rencana Strategis Kementerian/Lembaga (Renstra–K/L) untuk menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Di samping itu, sesuai dengan Inpres Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Diktum Kedua, setiap instansi pemerintah sampai tingkat Eselon II wajib menyusun Rencana Strategis untuk melaksanakan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai wujud pertanggungjawaban kinerja instansi pemerintah.
Adapun indikator kinerja program, kegiatan dan indikator kinerja kegiatan serta target capaian kinerja Deputi Pengendalian dan Evaluasi memiliki sebagaimana termuat dalam Peraturan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 1 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Tahun 2020 - 2024 adalah sebagai berikut :
a. Indikator Kinerja Program
Indikator Kinerja Program adalah alat ukur yang mengindikasikan keberhasilan pencapaian hasil (outcome) dari suatu program. Indikator Kinerja Program ditetapkan secara spesifik untuk mengukur pencapaian kinerja berkaitan dengan
sasaran program (outcome). Indikator kinerja program dalam Kerangka Akuntabilitas Organisasi merupakan ukuran pencapaian kinerja program.
Indikator Kinerja Program dalam Struktur Manajemen Kinerja merupakan sasaran kinerja program yang secara akuntabilitas berkaitan dengan unit organisasi di BPIP setingkat Eselon IA. Kriteria-kriteria yang digunakan dalam merumuskan Indikator Kinerja Program adalah sebagai berikut:
1) Harus mencerminkan sasaran kinerja unit organisasi Eselon IA sesuai dengan visi, misi dan tupoksinya;
2) Harus dapat mendukung pencapaian kinerja BPIP (visi, misi dan sasaran strategis); dan
3) Harus dapat dievaluasi berdasarkan periode waktu tertentu.
Metode pemilihan Indikator Kinerja Program Teknis berdasarkan sumber ketersediaan dan pengumpulan datanya dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
1) Kelompok data/informasi tersedia Indikator kinerja program dapat disusun dengan menggunakan indikator yang sudah tersedia.
2) Kelompok data/informasi dikumpulkan sendiri oleh BPIP. Kelompok indikator ini dibagi menjadi 3 (tiga) bagian yaitu:
a) Indikator kinerja program berasal dari indikator kinerja kegiatan terpenting;
b) Indikator kinerja program merupakan Indeks Komposit dari Indikator- indikator kinerja kegiatannya; dan
c) Indikator kinerja program merupakan indikator survei penilaian pencapaian kinerja program.
Indikator Kinerja Program yang dirumuskan harus memenuhi kriteria indikator kinerja yang baik, yaitu:
1) Specific: indikator kinerja program dapat diidentifikasi dengan jelas dan tidak bermakna ganda sehingga mudah untuk dimengerti dan digunakan;
2) Measurable: indikator kinerja program dinyatakan dengan jelas dan terukur dengan skala penilaian tertentu yang disepakati, dapat berupa pengukuran secara kuantitas, kualitas atau harga;
3) Achievable: indikator kinerja program merupakan sesuatu yang dapat dicapai;
4) Relevant: mencerminkan keterkaitan (relevansi) secara logis dan langsung antara target outcome dalam rangka mencapai target impact yang ditetapkan;
dan
5) Time Bond: waktu/periode pencapaian indikator kinerja program ditetapkan.
Adapun indikator capaian program pada Deputi Pengendalian dan Evaluasi adalah sebagai berikut:
1) Persentase dokumen pengendalian kebijakan strategis dan program teknis pembinaan ideologi Pancasila yang dimanfaatkan
2) Persentase dokumen evaluasi kebijakan strategis dan program teknis pembinaan ideologi Pancasila yang ditindaklanjuti
3) Persentase sistem pengendalian dan evaluasi terpusat berbasis elektronik yang termanfaatkan
b. Kegiatan Teknis dan Indikator Kinerja Kegiatan
Kegiatan Teknis, dibagi berdasarkan jenisnya, yaitu:
1) Kegiatan prioritas nasional, yaitu kegiatan-kegiatan dengan output spesifik dalam rangka pencapaian sasaran nasional. Kegiatan prioritas nasional harus memenuhi kriteria-kriteria pertimbangan antara lain:
a) Memiliki pengaruh yang besar/signifikan terhadap pencapaian sasaran pembangunan nasional;
b) Merupakan kegiatan yang mendesak dan penting untuk segera dilaksanakan;
c) Merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk melaksanakannya;
d) Memiliki ukuran kinerja yang spesifik, tegas dan terukur sehingga dapat secara langsung dipantau manfaatnya terhadap masyarakat; dan
e) Realistis untuk dilaksanakan dan dapat diselesaikan sesuai dengan target jangka waktu yang telah ditetapkan. Rumusan kegiatan prioritas nasional akan ditambahkan kepada unit organisasi Eselon 2 yang sesuai untuk melaksanakannya, dengan memperhatikan kontribusi keluaran (output)kegiatan prioritas nasional ini terhadap hasil (outcome)program pada tingkat Eselon 1A-nya.
Bahwa berdasarkan rencana Kerja Deputi Pengendalian dan Evaluasi Tahun 2021 adapun kegiatan yang menjadi Prioritas Nasional adalah:
1. Evaluasi dan Penanganan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Menentang Ideologi Pancasila;
2. Evaluasi dan Penanganan Penyelenggara Negara dan ASN yang Menentang Ideologi Pancasila; dan
3. Evaluasi dan Penanganan Ormas, Organisasi dan Perusahaan Asing serta Media yang Tidak Bertentangan dengan Ideologi Negara/
Pancasila
2) Kegiatan prioritas K/L, yaitu kegiatan-kegiatan dengan output spesifik dalam rangka pencapaian Sasaran Strategis K/L. Kegiatan prioritas K/L memiliki target kinerja output yang lebih besar daripada kegiatan teknis non-prioritas. Dalam pelaksanaannya, kegiatan prioritas K/L dapat berubah menjadi kegiatan teknis non-prioritas sesuai dengan adanya Dalam rangka Perencanaan Kebijakan (yang terdiri dari prioritas, fokus prioritas, dan kegiatan prioritas), dapat terjadi bahwa kegiatan teknis tidak dapat dicerminkan secara langsung pada kegiatan Eselon 2 yang berdasarkan Tupoksi sesuai Pendekatan Akuntabilitas Kinerja.
Untuk kasus seperti ini, Eselon 2 yang bersangkutan dapat menggunakan lebih dari 1 (satu) kegiatan, yaitu;
a) Kegiatan yang berdasarkan pendekatan tupoksi, dan;
b) Kegiatan Prioritas Nasional yang ditambahkan perubahan kebijakan pada tingkat K/L. Dengan adanya perubahan ini, target kinerja output kegiatan akan ditetapkan pada tingkat baseline-nya.
Adapun kegiatan teknis yang terdapat pada Deputi Pengendalian dan Evaluasi adalah sebagai berikut :
1) Kegiatan Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila, dengan beberapa aktivitas kegiatan yang dilaksanakan, diantaranya sebagai berikut :
1) Sub Direktorat I :
a. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output rekomendasi hasil pengendalian bidang hubungan antarlembaga, sosialisasi, komunikasi, dan jaringan sebagai berikut:
• Kelas Pembinaan Ideologi Pancasila pada Pelatihan Public Speaking bersama Siberkreasi dan Kominfo
• Rapat Koordinasi bersama Kementerian Kominfo Dalam Rangka Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2021
• Koordinasi Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila di Sulawesi Selatan
b. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output usulan langkah dan strategi bidang hubungan antarlembaga, sosialisasi, komunikasi, dan jaringan sebagai berikut
• Penyusunan usulan langkah dan strategi di bidang hubungan antar lembaga dan kerjasama "Strategi kerjasama antar organisasi dalam menanggulangi intoleransi di kalangan pelajar" (IPNU, IPM, IPPNU)
• DKT Pengendalian Intoleransi di kalangan pelajar dengan tema "Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Rangka Pencegahan Dan Penanggulangan Intoleransi Dan Ekstrimisme”
• Rapat Koordinasi Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila dengan Organisasi Pelajar
• Koordinasi Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila ke Perpustakaan Proklamator Bung Hatta bersama Lembaga Perpustakaan Nasional
• Koordinasi Pembuatan Alat Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila berupa Film Animasi dengan Pemberdayaan Komunitas Pelajar & Mahasiswa
• Kegiatan Penyusunan Usulan Langkah dan Strategi di Bidang Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan “Strategi Pembumian Nilai-nilai Pancasila dalam rangka Pencegahan Paham Intoleransi dan Radikalisme di Masyarakat sebagai Langkah Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila”
• Kegiatan Kelulusan Kelas Public Speaking Siberkreasi
“Berani Bicara Buat Indonesia Bangga!”
c. Rekomendasi strategis hasil aktualisasi pembudayaan pancasila
▪ Workshop Digital Culture dengan tema "Peran Aktif Purna Paskibraka Indonesia dalam rangka Membangun Karakter Bangsa di Era Digital"
▪ Penyusunan Rekomendasi Strategis Aktualisasi Pembudayaan Pancasila Bersama Komunitas Agama, Komunitas Lingkungan, Komunitas Adat, dan Komunitas Seni
• Koordinasi Penyusunan Rekomendasi Strategis Aktualisasi Pembudayaan Pancasila Dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat
• Kunjungan ke Tempat Pengelolaan Sampah di Bandung, Jawa Barat
• Kegiatan Webinar Internasional dengan Tema “Di Balik Keindahan Tari Merak Sunda”
• Webinar yang dilaksanakan secara daring dan luring dengan tema “Perjuangan Perempuan Indonesia Membangun Optimisme dan Berkarya di Tengah Pandemi”
• Penyerahan Rekomendasi strategis aktualisasi pembudayaan Pancasila bersama Komunitas agama, Komunitas Lingkungan, Komunitas adat, dan Komunitas seni
• Penyusunan Strategi Di Bidang Pembudayaan Pancasila Dalam Merumuskan Langkah-Langkah Pencegahan Dan Penanggulangan Perilaku Intoleransi Dan Radikalisme
• Webinar Tingkatkan Imunitas dengan Berbicara Hal Positif
“Mengenal Indonesia”.
• Seminar Kebangsaan dengan Tema “Penguatan Karakter Bangsa melalui Penanaman Nilai-nilai Pancasila di Kalangan Generasi Milenial”
• Dialog “Pemuda Bicara Menyongsong Indonesia 2045”
2) Sub Direktorat II :
a. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output rekomendasi strategis bidang hukum, advokasi, dan pengawasan regulasi sebagai berikut:
• Rapat Pembahasan Metodologi dan Hasil Pengukuran Indeks Kota Toleran
• Pelaksanaan Koordinasi Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila Dan Penyusunan Rekomendasi Bidang Hukum, Advokasi Dan Pengawasan Regulasi di Provinsi Sulawesi Tengah
• Pelaksanaan Koordinasi Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila Dan Penyusunan Rekomendasi Bidang Hukum, Advokasi Dan Pengawasan Regulasi di Kalimantan Barat
• Pelaksanaan Koordinasi Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila Dan Penyusunan Rekomendasi Bidang Hukum, Advokasi Dan Pengawasan Regulasi di Kalimantan Selatan
b. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output usulan langkah dan strategi hukum, advokasi, dan pengawasan regulasi sebagai berikut:
• Diskusi Kelompok Terpumpun Penyusunan Usulan Langkah dan Strategi Aktualisasi Ekonomi Pancasila melalui Pengembangan Bisnis dan Inovasi Ekonomi Pancasila
• Rapat Penyusunan Usulan Langkah dan Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Produk Hukum Pemerintah Kota
c. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output aktualisasi ekonomi Pancasila adalah sebagai berikut:
• Rapat Penyusunan Usulan Langkah dan Strategi Aktualisasi Ekonomi Pancasila di Kalangan UMKM
• Rapat Persiapan Peluncuran Aplikasi Wirausaha Ekonomi Pancasila Paskibraka Indonesia (WEPPI)
• Rapat Aktualisasi Ekonomi Pancasila
• Rapat Pembahasan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila
• Diskusi Penyusunan Program Pemodelan Aktualisasi Ekonomi Pancasila Melalui Strategi Kolaborasi
• Diskusi Penyusunan Program Pemodelan Aktualisasi Ekonomi Pancasila Melalui Strategi Kolaborasi bersama Kementerian Desa
• Rapat Persiapan Pelaksanaan Pemodelan Pengenalan Nilai- Nilai Pancasila Melalui Permainan Tradisional pada 70 sekolah di Provinsi Jawa Barat
• Rapat Persiapan Awal Launching Aplikasi WEPPI
• Rapat Persiapan Pemodelan Pancamain di Jawa Barat bersama Bank BRI
• Launching Aplikasi WEPPI
3) Sub Direktorat III :
a. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output rekomendasi hasil pengendalian bidang pengkajian dan materi, pendidikan dan pelatihan sebagai berikut:
• Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pembentukan Paskibraka Tahun 2021 Dalam Rangka Penyusunan Pengendalian Materi, Pendidikan Dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Generasi Muda
• Rapat Pembahasan Pembinaan KPOTI Pengembangan Produk Pancamain Indonesia Sebagai Alat Pengendalian PIP Segmen Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah, dan Rapat Koordinasi Persiapan Webinar Internasional “Di Balik Keindahan Tari Merak Sunda”
• Peninjauan Kampung Pancasila (Kampung Sawah, Bekasi)
• Peninjauan Kampung Pancasila (Kampung Teras Pancasila, Tangerang)
• Podcast dengan Tema “Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh
• Rapat Persiapan Evaluasi Reformasi Birokrasi pada Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi
b. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output usulan langkah dan strategi pengendalian bidang pengkajian dan materi, pendidikan dan pelatihan sebagai berikut:
• Rapat Pengembangan Permainan Tradisional Melalui Konsep Pancamain Indonesia sebagai Alat Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila Segmen Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah
• Pelaksanaan Pembuatan Video Tutorial Tari Merak Sunda
• Rapat Pembuatan Film Pendek
• Kegiatan Pengendalian dan Penyusunan Usulan Langkah dan Strategi di bidang Pendidikan dan Pelatihan, dan Pembinaan Ideologi di Universitas Airlangga, Surabaya
• Rapat Pembahasan Lanjutan Pembuatan Film Pendek
• Rapat Pembahasan Lanjutan Pembuatan Film Karakter Animasi
• Kegiatan Kunjungan Dinas ke Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
• Penyusunan Pedoman Penetapan Purna Paskibraka sebagai Duta Pancasila
• Rapat Pembahasan Pembuatan Komik
• Presentasi Nusantarapedia
• Kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar
• Rapat Pembahasan Lanjutan Pembuatan Film Karakter Animasi
• Rapat Pembahasan Pembuatan Komik
• Webinar Pengenalan Pancamain Indonesia
• Webinar Pembinaan Karakter Penerus Bangsa melalui Pelestarian Tari Merak Sunda
• Webinar Pembumian Pancasila melalui Pancamain Indonesia di Wilayah Jawa Barat
• Rapat Review Film Nasionalisme
• Pembuatan Sinopsis Film Paskibraka
• Pembuatan Film Pendek Nasionalisme
• Pembuatan Film Karakter Animasi Etus & Elsi
• Rapat Koordinasi Penguatan Pembumian Pancasila Melalui Pancamain Indonesia dan Koordinasi PIP bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur
• Menghadiri Pelaksanaan Pangkotrad di Toba
• Menghadiri Kegiatan Pelatihan Pembentukan Pangkalan Olahraga Tradisional (Pangkotrad) Kabupaten Deli Serdang dan Koordinasi PIP terhadap generasi muda melalui Program Paskibraka di Provinsi Sumatera Utara
• Rapat Pembahasan Pembuatan Komik Mural dan Kisah Remaja Jalanan I & II
• Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila melalui Pancamain Indonesia di Wilayah Jawa Barat
• Rapat Pembahasan Pembuatan Komik Mural dan Kisah Remaja Jalanan III, IV, V
• Pembinaan Ideologi Pancasila melalui Pemodelan Pancamain Indonesia di Wilayah Jawa Barat dan Rapat Evaluasi PIP Melalui Pemodelan Pancamain Indonesia di Wilayah Jawa Barat
• Menghadiri Penetapan Purnapaskibraka Duta Pancasila Provinsi DIY, Kunjungan Ke Sentra Pembuatan Alat Permainan Tradisional, dan Koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2)
c. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian aktualisasi demokrasi Pancasila sebagai berikut:
• Audiensi dengan Rektor Universitas Negeri Semarang di Semarang, Jawa Tengah
• Penyusunan Rekomendasi Strategis Aktualisasi Demokrasi Pancasila di Universitas Negeri Semarang
2) Kegiatan Direktorat Evaluasi Pembinaan Ideologi Pancasila, dengan beberapa aktivitas kegiatan yang dilaksanakan, di antaranya sebagai berikut:
1) Sub Direktorat Evaluasi I:
a. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output rekomendasi hasil evaluasi dan pengukuran pelembagaan bidang hubungan antarlembaga, sosialisasi, komunikasi, dan jaringan sebagai berikut:
• Evaluasi PIP di lingkungan UMKM melalui Webinar Pancasila dalam Tindakan, Bangga Produk UMKM Indonesia
• Evaluasi PIP di lingkungan UMKM melalui Seminar Pancasila dalam Tindakan, Bangga Produk UMKM Indonesia
b. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output hasil rekomendasi evaluasi dan penanganan ormas, organisasi dan perusahaan asing serta media yang menentang ideologi negara/Pancasila sebagai berikut:
• Penyusunan usulan langkah dan strategi di bidang hubungan antar lembaga dan kerjasama "Strategi kerjasama antar organisasi dalam menanggulangi intoleransi di kalangan pelajar" (IPNU, IPM, IPPNU)
• Kegiatan Evaluasi PIP di Lingkungan Organisasi Masyarakat melalui Seminar: Peran Organisasi
Masyarakat dalam Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, di Kota Ternate Maluku Utara
• Pelaksanaan Evaluasi PIP di Lingkungan ORMAS melalui Kegiatan Webinar “Pancasila dalam Tindakan, Peran Karang Taruna sebagai Organisasi Sosial Kemasyarakatan dalam Pandemi Covid-19
• Evaluasi PIP di lingkungan Ormas melalui Seminar Peran Pekerja Sosial dan Penyuluh Sosial dalam Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila
• Evaluasi PIP di lingkungan Media melalui Seminar Peran Media dan Generasi Muda dalam Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila
• Evaluasi PIP di lingkungan Media melalui Seminar Peran Generasi Muda dalam aktualisasi nilai nilai Pancasila melalui Media
• Pelaksanaan Evaluasi PIP di Lingkungan Organisasi dan Perusahaan Asing melalui Kegiatan Webinar “Peran Satuan Pendidikan Kerjasama dalam Aktualisasi Nilai- Nilai Pancasila
• Pelaksanaan Evaluasi PIP di Lingkungan Organisasi dan Perusahaan Asing melalui Kegiatan Webinar “Peran Satuan Pendidikan Kerjasama dalam Aktualisasi Nilai- Nilai Pancasila di masa Pandemi Covid-19
2) Sub Direktorat Evaluasi II:
a. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output rekomendasi hasil evaluasi dan pengukuran pelembagaan bidang hukum, advokasi dan pengawasan regulasi sebagai berikut:
• Rapat Penyusunan Rancangan Peraturan BPIP tentang Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria Penyelenggaraan PIP pada Generasi Muda melalui program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka
• Rapat Koordinasi Dalam Rangka Pembentukan Paskibraka
• Rapat Pemutakhiran Alat Ukur Evaluasi PIP di Lingkungan ASN - Perpusnas RI
• Rapat Pemutakhiran Alat Ukur Evaluasi PIP di Lingkungan PMI
b. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output pembangunan dan pengembangan sistem evaluasi berbasis elektronik sebagai berikut:
• Rapat Persiapan Pengembangan Aplikasi Perisai Pancasila
• Rapat Penyusunan Desain Antarmuka Pengguna Aplikasi Perisai Pancasila
• Rapat Hasil Pembuatan Dokumen Kerangka Logis dan Alur Pikir Aplikasi Perisai Pancasila
• Rapat Implementasi Desain Antar Muka (Mockup) Aplikasi Perisai Pancasila
• Rapat Uji Coba (Testing) dan Evaluasi Aplikasi Perisai Pancasila
c. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output rekomendasi hasil evaluasi dan penanganan penyelenggara negara dan ASN yang menentang ideologi negara sebagai berikut:
• Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan ASN sebagai Abdi Masyarakat di Kota Surakarta Jawa Tengah
• Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan ASN dalam Situasi Pandemi Covid-19 di Kota Kendari Sulawesi Tenggara
• Pancasila dalam Tindakan, Peran ASN Perancang Peraturan Perundang-undangan Indonesia dalam Penyusunan Peraturan Perundang-undangan di Masa
• Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan ASN dalam Situasi Pandemi Covid-19 di Kota Manado, Sulawesi Utara
• Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan ASN dalam Situasi Pandemi Covid-19 di Kabupaten Lampung Timur
3) Sub Direktorat Evaluasi III:
a. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output rekomendasi hasil evaluasi dan pengukuran pelembagaan bidang pengkajian materi dan pendidikan dan pelatihan sebagai berikut:
• Diskusi Kelompok Terpumpun Penyusunan Peraturan BPIP Delegasi Dari Peraturan Presiden Terkait Pembinaan Ideologi Pancasila pada Generasi Muda Melalui Program Paskibraka 2021
• Rapat Pemutakhiran Alat Ukur di Lingkungan Pendidikan
• Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Guru di Lingkungan Pendidikan Menengah
• Rapat Evaluasi Instrumen Evaluasi Pembianaan Ideologi Pancasila
• Penyusunan Keputusan Kepala BPIP Tentang Pedoman Kepengurusan Organisasi Duta Pancasila Purnapaskibraka Indonesia (DPPI)
• Penyusunan Bahan Laporan Evaluasi Pelaksanaan Sebagai Bahan Usulan Rekomendasi PIP
b. Aktivitas kegiatan untuk pencapaian output rekomendasi hasil evaluasi dan penanganan pendidik dan tenaga kependidikan yang menentang ideologi negara sebagai berikut:
• Seminar Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan ASN Tenaga Pendidik sebagai Abdi Masyarakat
• Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Pendidikan dalam Situasi Pandemi Covid-19
• Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan ASN Tenaga Pendidik dalam Situasi Pandemi Covid-19
• Seminar “Pancasila Dalam Tindakan, Peran Pendidik Dalam Pandemi Covid 19”
• Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila di Lingkungan Pendidikan dalam Situasi Pandemi Covid-19
• Seminar “Pancasila Dalam Tindakan, Peran Pendidik Dalam Pandemi Covid 19”
• Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila di Lingkungan Pendidik Dalam Situasi Pandemi Covid -19
c. Target Capaian Kinerja Program
Terkait target kinerja dijelaskan mengenai hasil dan satuan hasil yang akan dicapai dari setiap indikator kinerja, baik itu program dan kegiatan, Sasaran Program dan kegiatan, Indikator Kinerja Program dan Indikator Kinerja Kegiatan serta target volume yang ingin dicapai.
Adapun target capaian Kinerja Program Deputi Pengendalian dan Evaluasi Tahun 2021 adalah sebagai berikut :
Tabel 2.1
Target Capaian Kinerja Program Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program/Indikator
Kinerja Kegiatan
Target volume Tahun 2021 Terlaksananya
pengendalian dan evaluasi Pembinaan Ideologi Pancasila
Persentase dokumen Pengendalian Kebijakan Strategis dan program Teknis Pembinaan Ideologi Pancasila yang dimanfaatkan
60%
Persentase Rekomendasi Hasil Evaluasi Kebijakan Strategis dan program Teknis Pembinaan Ideologi Pancasila yang ditindaklanjuti
60%
Persentase sistem pengendalian dan evaluasi terpusat berbasis elektronik yang termanfaatkan
100%
Sementara target capaian Kinerja Kegiatan Deputi Pengendalian dan Evaluasi Tahun 2021 adalah sebagai berikut :
Tabel 2.2
Target Capaian Kinerja Kegiatan
Program/Kegiatan Sasaran Kegiatan
Indikator Kinerja
Program/Indikator Kinerja Kegiatan
Target Volume Tahun 2021 Pengendalian
Pembinaan
Ideologi Pancasila
Terlaksananya Pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila
Jumlah Dokumen Pengendalian Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila
3 Dokumen
Jumlah pembangunan dan
pengembangan sistem
pengendalian terpadu berbasis elektronik
2 Paket
Terlaksananya Pengendalian Aktualisasi Nilai- Nilai Pancasila
Jumlah Dokumen Rekomendasi Kebijakan Strategis Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila
1 Dokumen
Evaluasi Pembinaan
Ideologi Pancasila
Terlaksananya Evaluasi Pembinaan Ideologi Pancasila
Jumlah Dokumen evaluasi Pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila
3 Dokumen
Jumlah pembangunan dan pengembangan sistem evaluasi terpadu berbasis elektronik
2 Paket
Terlaksananya Evaluasi
Aktualisasi Nilai- Nilai Pancasila
Jumlah Dokumen evaluasi dan penanganan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang menentang Ideologi Negara
1 Dokumen
Jumlah Dokumen evaluasi dan penanganan Penyelenggara Negara dan ASN yang menentang Ideologi Negara
1 Dokumen
Jumlah Dokumen evaluasi dan penanganan Ormas, Organisasi dan Perusahaan Asing, serta Media yang tidak bertentangan dengan Ideologi Negara/Pancasila
1 Dokumen
2.2 PERJANJIAN KINERJA
Sebagai penjabaran dari sasaran yang hendak dicapai dalam Pengendalian dan Evaluasi telah ditetapkan target-target sasaran Indikator Kinerja Program (IKP) yang tertuang di dalam Penetapan Kinerja tahun 2021.
Penetapan kinerja berisi tekad dalam rencana kinerja tahunan yang dicapai antara Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi yang menerima amanah/tanggungjawab/kinerja dengan pihak yang memberikannya. Penetapan kinerja ini merupakan suatu janji kinerja yang diwujudkan oleh seorang pejabat penerima amanah kepada Bapak Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
Berdasarkan sasaran program, indikator dan volume target outcome pada Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi yang tertuang dalam Rencana Strategis tersebut, maka dilakukan perjanjian kinerja antara Deputi Pengendalian dan Evaluasi kepada Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, yang mengamanatkan kepada Deputi untuk bekerja dan berkinerja sesuai dengan sasaran program, indikator dan target outcome tersebut.
Perjanjian Kinerja Deputi Pengendalian dan Evaluasi kepada Kepala Badan ditanda tangani oleh kedua pihak yang bertujuan untuk mewujudkan manajemen Pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada dampak hasil (Outcome)
2.2.1 Perjanjian Kinerja Kerja Deputi dengan Direktur
Perjanjian kinerja juga dilakukan antara Direktur Pengendalian dengan Deputi Pengendalian dan Evaluasi dan Direktur Evaluasi dengan Deputi Pengendalian dan Evaluasi. Berikut adalah isi perjanjian kinerja dari Direktur Pengendalian dengan Deputi:
Tabel 2.3
Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Direktorat Pengendalian
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Target
2021 Terlaksananya pengendalian
Pembinaan Ideologi Pancasila
Jumlah dokumen pengendalian pelaksanaan Pembinaan ldeologi Pancasila
3
Dokumen
Jumlah pembangunan dan
pengembangan sistem
pengendalian terpadu berbasis elektronik
2 Paket
Terlaksananya pengendalian aktualisasi nilai-nilai Pancasila
Jumlah dokumen rekomendasi kebijakan strategis aktualisasi nilai-nilai Pancasila
1
Dokumen
Berikut adalah perjanjian kinerja antara Direktur Evaluasi dengan Deputi yang meliputi:
Tabel 2.4
Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Direktorat Evaluasi
Sasaran Kegiatan Indikator Kinerja Target 2021
Terlaksananya evaluasi Pembinaan Ideologi Pancasila
Jumlah dokumen evaluasi pelaksanaan Pembinaan Ideologi Pancasila
3 Dokumen
Jumlah pembangunan dan pengembangan sistem evaluasi terpadu berbasis elektronik
2 Paket
Terlaksananya evaluasi aktualisasi nilai-nilai Pancasila
Jumlah dokumen evaluasi dan penanganan Pendidik dan tenaga kependidikan yang menentang Ideologi Negara
1 Dokumen
Jumlah dokumen evaluasi dan penanganan penyelenggara negara dan ASN yang menentang Ideologi Negara
1 Dokumen
Jumlah dokumen evaluasi dan penanganan ormas, organisasi dan perusahaan asing, serta media yang bertentangan dengan Ideologi Negara/
Pancasila
1 Dokumen
2.3 PENGUKURAN KINERJA
Kegiatan pengukuran dan evaluasi terhadap kinerja dilakukan untuk mendapatkan gambaran keberhasilan dan ketidakberhasilan dalam pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan di awal program.
Didasarkan atas informasi kinerja atau gambaran tingkat keberhasilan pencapaian masing-masing indikator yang diukur, maka ditindaklanjuti sebagai bagian pembinaan dan perencanaan program/kegiatan ke depan sehingga setiap program/kegiatan dapat lebih berhasil guna dan berdayaguna.
Manfaat lain dari pengukuran kinerja adalah memberikan gambaran kepada pihak-pihak internal dan eksternal tentang pelaksanaan misi organisasi dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran yang telah di tetapkan dalam dokumen Renstra atau pun Penetapan Kinerja.
Pengukuran Kinerja Indikator Program dilakukan dengan cara menjadikan jumlah rekomendasi kegiatan Pengendalian dan evaluasi sebagai parameter atau acuan ukur. Setelah itu dilakukan pengukuran untuk melihat substansi yang dimanfaatkan oleh Deputi terkait maupun stakeholder lainnya.
Adapun rumus yang digunakan dalam mengukur persentase capaian outcome sebagai berikut:
∑ Pemanfaatan Rekomendasi Hasil Pengendalian
∑ Rekomendasi Hasil Pengendalian
∑ Pemanfaatan Rekomendasi Hasil Evaluasi yang ditindaklanjuti
∑ Rekomendasi Hasil Evaluasi
∑ Pemanfaatan Sistem Elektronik yang termanfaatkan
∑ Paket Pembangunan dan Pengembangan Sistem
Kategori capaian kinerja (penentuan posisi) beserta simbol warna capaian, sebagai berikut:
Tabel 2.5
Warna Rentang Capaian Kinerja
Kategori Rentang Capaian Kinerja Simbol
Warna
Sangat Baik >100 Biru
Baik 80-100 Hijau
Cukup 50-79 Kuning
Kurang < 49 Merah
Sementara Pengukuran Kinerja Indikator Kegiatan dilakukan dengan cara menjadikan jumlah dokumen kegiatan pengendalian dan evaluasi sebagai parameter atau acuan ukur. Setelah itu dilakukan pengukuran untuk melihat substansi yang dimanfaatkan oleh Deputi terkait maupun stakeholder lainnya.
Adapun rumus yang digunakan dalam mengukur persentase capaian kegiatan adalah sebagai berikut:
∑ Capaian Dokumen
∑ Target Dokumen
X 100
X 100
X 100
X 100
Kategori capaian kinerja (penentuan posisi) beserta simbol warna capaian, sebagai berikut:
Tabel 2.6
Warna Rentang Capaian Kegiatan
Kategori Rentang Capaian Kinerja Simbol
Warna
Sangat Baik >100 Biru
Baik 80-100 Hijau
Cukup 50-79 Kuning
Kurang < 49 Merah
Kegiatan pembandingan tingkat kinerja yang dicapai dengan target dalam penetapan kinerja, menjadi salah satu bagian yang menjadi fokus pengukuran.
Didasarkan atas Peraturan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Nomor 1 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Tahun 2020 – 2024, maka pelaporan ini mengacu dan melaporkan capaian kinerja program sesuai penetapan kinerja yang telah ditandatangani pada Perjanjian Kinerja.
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
3.1 CAPAIAN KINERJA
A. ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA PROGRAM DAN KEGIATAN PENGENDALIAN DAN EVALUASI 2021
Berdasarkan data hasil evaluasi Akuntabilitas pada Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi dapat dianalisis menjadi dua capaian kinerja, yaitu Capaian Kinerja Program dan Capaian Kinerja Kegiatan, dengan hasil analisis sebagai berikut:
1. Analisis Capaian Kinerja Program
Pada tahun 2021 sasaran program Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi adalah terlaksananya pengendalian dan evaluasi pembinaan ideologi Pancasila dengan indikator kinerja program sebanyak 3 (tiga) indikator yaitu 1) persentase dokumen pengendalian kebijakan strategis dan program teknis pembinaan ideologi Pancasila yang dimanfaatkan dengan target capaian sebesar 60%; 2) persentase dokumen hasil evaluasi kebijakan strategis dan program teknis pembinaan ideologi Pancasila yang ditindaklanjuti dengan target capaian sebesar 60%; 3) Persentase system pengendalian dan evaluasi terpusat berbasis elektronik yang termanfaatkan dengan target capaian sebesar 100%.
Berdasarkan data hasil laporan pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing subdirektorat di Deputi Pengendalian dan Evaluasi, didapatkan sejumlah 4 dokumen hasil pengendalian kebijakan strategis dan program teknis PIP, 6 hasil evaluasi kebijakan strategis dan program teknis pembinaan ideologi Pancasila dan 3 pembangunan dan pengembangan system pengendalian dan evaluasi terpusat berbasis elektronik yang sudah dimanfaatkan, dengan rincian penjelasan sebagai berikut:
Tabel 3.1
Capaian Kinerja Program 2021
Sasaran dan Indikator (Sasaran dan Indikator Program)-(kegiatan,
sasaran kegiatan, inditator kegiatan)
Capaian Indikator Kinerja Program Ket Penanggungjawab
Target Rincian Keluaran
→ deputi
Terlaksananya pengendalian dan evaluasi Pembinaan Ideologi Pancasila
Persentase dokumen
pengendalian
kebijakan strategis dan program
teknis Pembinaan Ideologi Pancasila yang dimanfaatkan
60% 1. Dokumen hasil pelaksanaan
pengendalian PIP
2. Dokumen hasil pengendalian aktualisasi nilai-nilai Pancasila
Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi
Persentase rekomendasi hasil evaluasi kebijakan strategis dan
program teknis Pembinaan Ideologi Pancasila yang Ditindaklanjuti
60% 1. Dokumen hasil evaluasi pelaksanaan pembinaan ideologi Pancasila
2. Dokumen hasil pelaksanaan evaluasi aktualisasi nilai-nilai Pancasila
Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi
Persentase sistem
pengendalian
dan evaluasi terpusat berbasis
elektronik yang dimanfaatkan
100% 1. Telah dilakukan pembuatan dan pengembangan aplikasi database 2. Pengembangan aplikasi Perisai
Pancasila yang sudah ditindaklanjuti dan termanfaatkan
3. Pengembangan aplikasi Perisai Pancasila Paskibraka yang sudah ditindaklanjuti dan termanfaatkan
Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi