26
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui impelemtasi pembelajaran PJOK pada masa pandemi COVID 19 di SMK Batik 1 Surakarta. Data yang diperoleh menggunakan kuisioner berupa pertanyaan untuk implementasi pembelajaran PJOK selama pandemi covid-19. Hasil kuesioner tersebut diolah menggunakan aplikasi SPPS 25. Hasil analisis dari angket siswa dapat dilihat sebagai berikut :
1. Dimensi Perencanaan
Dimensi perencanaan terbagi menjadi 4 indikator antara lain:
a. Indikator Tujuan Pembelajaran
Analisis deskriptif dari hasil data yang di peroleh dengan jumlah item pertanyaan sebanyak 2 butir, sebagai berikut :
Tabel 4. 1 Tujuan Pembelajaran
Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 43 32,6
Setuju 79 59,8
Tidak Setuju 8 6,1
Sangat Tidak Setuju 2 1,5
Jumlah 132 100
Dari tabel di atas maka dapat diperoleh gambaran tujuan pembelajaran yang dapat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran sebagai berikut:
Gambar 4. 1 Diagram Tujuan Pembelajaran
Berdasarkan tabel dan gambar di atas dapat diketahui bahwa jawaban
“Sangat Setuju” memiliki nilai 32,6, “Setuju” memiliki nilai 59,8, “Tidak Setuju” memiliki nilai 6,1, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 1,5.
b. Indikator Materi Pembelajaran
Analisis deskriptif dari hasil data yang diperoleh dengan jumlah item pertanyaan sebanyak 2 butir, sebagai berikut :
Tabel 4. 2 Materi Pembelajaran
Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 46 34,8
Setuju 73 55,3
Tidak Setuju 12 9,1
Sangat Tidak Setuju 1 0,8
Jumlah 132 100
Dari tabel di atas maka dapat diperoleh gambaran materi pembelajaran yang dapat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran sebagai berikut:
Sangat Setuju; 43
Sangat Tidak Setuju; 2 Setuju; 79
Tidak Setuju; 8
Gambar 4. 2 Materi Pembelajaran
Berdasarkan tabel dan gambar di atas dapat diketahui bahwa jawaban
“Sangat Setuju” memiliki nilai 34,8, “Setuju” memiliki nilai 55,3, “Tidak Setuju” memiliki nilai 9,1, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 1.8.
c. Indikator Metode Pembelajaran
Analisis deskriptif dari hasil data yang diperoleh dengan jumlah item pertanyaan sebanyak 5 butir, sebagai berikut:
Tabel 4. 3 Metode Pembelajaran
Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 53 16,1
Setuju 195 59,1
Tidak Setuju 66 20,0
Sangat Tidak Setuju 16 4,8
Jumlah 330 100
Dari tabel di atas maka dapat diperoleh gambaran metode pembelajaran yang dapat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran sebagai berikut:
Sangat Setuju;
46
Sangat Tidak Setuju; 1 Setuju; 73
Tidak Setuju;
12
Gambar 4. 3 Metode Pembelajaran
Berdasarkan tabel dan gambar di atas dapat diketahui bahwa jawaban
“Sangat Setuju” memiliki nilai 16,1, “Setuju” memiliki nilai 59,1, “Tidak Setuju” memiliki nilai 20,0, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 4,8.
d. Indikator Media Pembelajaran
Analisis deskriptif dari hasil data yang diperoleh dengan jumlah item pertanyaan sebanyak 4 butir, sebagai berikut:
Tabel 4. 4 Tujuan Pembelajaran
Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 37 14,02
Setuju 175 66,29
Tidak Setuju 36 13,64
Sangat Tidak Setuju 16 6,06
Jumlah 264 100
Dari tabel di atas maka dapat diperoleh gambaran metode pembelajaran yang dapat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran sebagai berikut:
Sangat
Setuju; 53 Sangat Tidak Setuju; 16
Setuju; 195 Tidak Setuju;
66
Gambar 4. 4 Media Pembelajaran
Berdasarkan tabel dan gambar di atas dapat diketahui bahwa jawaban
“Sangat Setuju” memiliki nilai 14,0, “Setuju” memiliki nilai 66,3, “Tidak Setuju” memiliki nilai 13,6, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 6,1.
2. Dimensi Pelaksanaan Dan Proses Pembelajaran
Dimensi pelaksanaan dan proses pembelajaran terbagi menjadi 2 antara lain:
a. Indikator Pengelolaan
Analisis deskriptif dari hasil data yang di peroleh dengan jumlah item pertanyaan sebanyak 19 butir, sebagai berikut:
Tabel 4. 5 Pengelolaan
Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 325 25,9
Setuju 755 60,2
Tidak Setuju 131 10,4
Sangat Tidak Setuju 43 3,4
Jumlah 1254 100
Dari tabel di atas maka dapat diperoleh gambaran pengelolaan yang dapat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran sebagai berikut :
Sangat Setuju;
37
Sangat Tidak Setuju; 16
Setuju; 175 Tidak Setuju;
36
Gambar 4. 5 Pengelolaan
Berdasarkan tabel dan gambar di atas dapat diketahui bahwa jawaban
“Sangat Setuju” memiliki nilai 25,9, “Setuju” memiliki nilai 60,2, “Tidak Setuju” memiliki nilai 10,4, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 3,4.
b. Indikator Komunikatif
Analisis deskriptif dari hasil data yang di peroleh dengan jumlah item pertanyaan sebanyak 4 butir, sebagai berikut :
Tabel 4. 6 Komunikatif
Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 66 25,0
Setuju 166 62,9
Tidak Setuju 24 9,1
Sangat Tidak Setuju 8 3,0
Jumlah 264 100
Dari tabel di atas maka dapat diperoleh gambaran komunikatif yang dapat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran sebagai berikut:
Sangat Setuju;
325
Sangat Tidak Setuju; 43 Setuju; 755
Tidak Setuju;
131
Gambar 4. 6 Komunikatif
Berdasarkan tabel dan gambar di atas dapat diketahui bahwa jawaban
“Sangat Setuju” memiliki nilai 25, “Setuju” memiliki nilai 62,9, “Tidak Setuju” memiliki nilai 9,1, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 3,0.
3. Dimensi Evaluasi
Dimensi evaluasi dibagi menjadi 2 indikator antara lain:
a. Indikator Hasil Belajar
Analisis deskriptif dari hasil data yang diperoleh dengan jumlah item pertanyaan sebanyak 12 butir, sebagai berikut :
Tabel 4. 7 Hasil Belajar
Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 117 14,8
Setuju 475 60,0
Tidak Setuju 164 20,7
Sangat Tidak Setuju 36 4,5
Jumlah 792 100
Dari tabel diatas maka dapat diperoleh gambaran hasil belajar yang dapat disajikan dalam bentuk diagram linngkaran sebagai berikut:
Sangat Setuju; 66
Sangat Tidak Setuju; 8 Setuju; 166
Tidak Setuju; 24
Gambar 4. 8 Hasil Belajar
Berdasarkan tabel dan gambar di atas dapat diketahui bahwa jawaban
“Sangat Setuju” memiliki nilai 14,7, “Setuju” memiliki nilai 60,0, “Tidak Setuju” memiliki nilai 20,7, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 4,5. Hal tersebut menjadikan evaluasi kepada guru untuk memberikan intruksi pengerjaan tes dengan detail dan evaluasi yang lengkap.
b. Indikator Penilaian Pembelajaran
Analisis deskriptif dari hasil data yang diperoleh dengan jumlah item pertanyaan sebanyak 9 butir, sebagai berikut :
Tabel 4. 7 Penilaian Pembelajaran
Jawaban Frekuensi Persentase
Sangat Setuju 114 19,2
Setuju 379 63,8
Tidak Setuju 81 13,6
Sangat Tidak Setuju 20 3,4
Jumlah 594 100
Dari tabel diatas maka dapat diperoleh gambaran penilaian pembelajaran yang dapat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran sebagai berikut:
Sangat Setuju;
117
Sangat Tidak Setuju; 36
Setuju; 475 Tidak Setuju;
164
Gambar 4. 9 Penilaian Pembelajaran
Berdasarkan tabel dan gambar di atas dapat diketahui bahwa jawaban
“Sangat Setuju” memiliki nilai 19,2, “Setuju” memiliki nilai 63,8, “Tidak Setuju” memiliki nilai 13,6, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 3,4.
4. Hasil Uji a. Uji Validitas
Berikut adalah hasil data yang diperoleh untuk digunakan sebagai uji validitas, sebagai berikut:
Tabel 4. 8 Uji Validitas
Variabel Correlation
Dimensi Perencanaan 0.8
Dimensi Pelaksanaan dan Proses Pembelajaran 0.9
Dimensi Evaluasi 1.0
Dari hasil diatas maka dapat diketahui bahwa nilai dari dimensi perencanaan sebesar 0,8, nilai dari dimensi pelaksanaan dan proses pembelajaran sebesar 0,9, dan nilai dimensi evaluasi sebesar 1,0. Dari ketiga nilai tersebut diketahui bahwa nilai-nilai tersebut lebih besar dari nilai alpha yaitu 0,317. Maka dapat disimpulkan bahwa data yang digunakan benar-benar valid atau dapat diterima kenyataannya.
Sangat Setuju;
114 Sangat Tidak Setuju; 20
Setuju; 379 Tidak Setuju; 81
b. Uji Reliabilitas
Berikut adalah hasil data yang diperoleh untuk digunakan sebagai uji reliabilitas, sebagai berikut :
Tabel 4. 9 Uji Reliabilitas Case Processing Summary
N %
Cases Valid 66 100,0
Excludeda 0 0,0
Total 66 100,0
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
0,926 3
Dari tabel di atas dapat diketahui nilai Cronbach alpha sebesar 0,926 lebih besar dari nilai alpha sebesar 0,6. Maka dapat diketahui bahwa data uji yang digunakan benar dan sudah teruji kebenarannya.
B. Pembahasan
Dari hasil diatas dapat kita bahas mengenai perencanaan, pelaksanaan proses pembelajaran dan evaluasi dari hasil data uji siswa, sebagai berikut:
1. Dimensi Perencanaan
Perencanaan pembelajaran adalah suatu sistem yang terdiri dari gabungan berbagai subsistem yakni terkait dengan tujuan, materi, metode, dan media. Perencanaan pembelajaran sangat penting dalam memandu guru melaksanakan pembelajaran sesuai tujuan dan menjadi pedoman perbaikan kualitas pembelajaran. Dimensi perencanaan dibagi menjadi 4 indikator antara lain:
a. Indikator Tujuan Pembelajaran
Dari data uji siswa dapat diketahui bahwa jawaban “Sangat Setuju”
memiliki nilai 32,6, “Setuju” memiliki nilai 59,8, “Tidak Setuju” memiliki nilai
6,1, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 1,5. Maka dari jawaban tersebut dapat diketahui banyak siswa setuju yang menjelaskan program pembelajaran dalam RPP dapat dipahami oleh siswa. Kemudian beberapa siswa tidak setuju yang menjelaskan siswa kurang memahami materi sesuai RPP dengan baik.
Hal ini dijadikan evaluasi untuk memperbaiki RPP yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa.
b. Indikator Materi Pembelajaran
Dari data uji siswa dapat diketahui bahwa jawaban “Sangat Setuju”
memiliki nilai 34,8, “Setuju” memiliki nilai 55,3, “Tidak Setuju” memiliki nilai 9,1, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 1.8. Maka dari jawaban tersebut dapat diketahui banyak siswa setuju yang menjelaskan materi pembelajaran sudah dipahami. Kemudian terdapat beberapa siswa yang tidak memahami materi pembelajaran sehingga menjadi evaluasi bagi guru untuk mengemas materi pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami.
c. Indikator Metode Pembelajaran
Dari data uji siswa dapat diketahui bahwa jawaban “Sangat Setuju”
memiliki nilai 16,1, “Setuju” memiliki nilai 59,1, “Tidak Setuju” memiliki nilai 20,0, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 4,8. Maka dari jawaban tersebut dapat diketahui banyak siswa setuju yang menjelaskan metode pembelajaran yang diterapkan sesuai dan dapat diikuti dengan baik. Kemudian terdapat beberapa siswa tidak setuju yang menjelaskan siswa belum mengikuti metode pembelajaran yang diterapkan. Hal tersebut menjadi evaluasi bagi guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih beragam, menarik dan sesuai karakteristik siswa.
d. Indikator Media Pembelajaran
Dari data uji siswa dapat diketahui bahwa jawaban “Sangat Setuju”
memiliki nilai 14,0, “Setuju” memiliki nilai 66,3, “Tidak Setuju” memiliki nilai 13,6, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 6,1. Maka dari jawaban tersebut dapat diketahui banyak siswa setuju yang menjelaskan media pembelajaran yang digunakan efektif membantu siswa dalam memahami materi. Kemudian terdapat beberapa siswa yang masih kesulitan memahami
materi karena media pembelajaran kurang efektif. Hal tersebut menjadi evaluasi bagi guru untuk menerapkan media pembelajaran yang bervariasi dan menarik.
Berdasarkan pembahasan diatas, dapat diketahui rata-rata persentase respon siswa terhadap pembelajaran daring PJOK menurut dimensi perencanaan. Persentase siswa sangat setuju yaitu 24,37 %, setuju 60,12 %, tidak setuju 12,3%, dan sangat tidak setuju 3,55%. Dapat disimpulkan bahwa siswa setuju dengan pembelajaran daring PJOK karena rata-rata persentase terbesar pada setuju.
2. Dimensi Pelaksanaan dan Proses Pembelajaran
Dimensi pelaksanaan dan proses pembelajaran adalah interaksi edukatif antara guru dan siswa di lingkungan belajar dengan memanfaatkan sarana dan prasarana untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan dan proses pembelajaran sangat penting untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami materi dan menentukan tercapainya tujuan pembelajaran. Dimensi pelaksanaan dan proses pembelajaran terbagi menjadi 2 antara lain:
a. Indikator Pengelolaan
Dari data uji siswa dapat diketahui bahwa jawaban “Sangat Setuju”
memiliki nilai 25,9, “Setuju” memiliki nilai 60,2, “Tidak Setuju” memiliki nilai 10,4, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 3,4. Maka dari jawaban tersebut dapat diketahui banyak siswa setuju yang menjelaskan pelaksanaan dan proses pembelajaran meliputi sistem pembelajaran, komunikasi, dan optimalisasi pembelajaran diikuti dengan baik oleh siswa. Kemudian terdapat beberapa siswa tidak setuju yang menjelaskan pelaksanaan dan proses pembelajaran belum diikuti dengan baik oleh siswa. Hal tersebut menjadi evaluasi bagi guru untuk memperhatikan tahap-tahap pelaksanaan pembelajaran secara terstruktur dan menarik untuk diikuti siswa.
b. Indikator Komunikatif
Dari data uji siswa dapat diketahui bahwa jawaban “Sangat Setuju”
memiliki nilai 25, “Setuju” memiliki nilai 62,9, “Tidak Setuju” memiliki nilai
9,1, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 3,0. Maka dari jawaban tersebut dapat diketahui banyak siswa setuju yang menjelaskan guru sudah membangun komunikasi yang baik dalam pembelajaran sehingga respon siswa sudah aktif.
Kemudian terdapat beberapa siswa tidak setuju yang menjelaskan respon siswa tidak aktif karena pembelajaran dinilai kurang komunikatif. Hal tersebut menjadi evaluasi bagi guru untuk membangun komunikasi yang aktif dan edukatif sesuai dengan karakteristik siswa.
Berdasarkan pembahasan diatas, dapat diketahui rata-rata persentase respon siswa terhadap pembelajaran daring PJOK menurut dimensi pelaksanaan dan proses pembelajaran. Persentase siswa sangat setuju yaitu 25,45 %, setuju 61,55 %, tidak setuju 9,75%, dan sangat tidak setuju 3,2%.
Dapat disimpulkan bahwa siswa setuju dengan pembelajaran daring PJOK karena rata-rata persentase terbesar pada setuju.
3. Dimensi Evaluasi
Dimensi evaluasi adalah kegiatan untuk mengukur atau menilai proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Evaluasi pembelajaran sangat penting untuk mengetahui pencapaian pembelajaran dari segi kuantitas dan kualitas.
Dimensi evaluasi dibagi menjadi 2 indikator antara lain:
a. Indikator Hasil Belajar
Dari data uji siswa dapat diketahui bahwa jawaban “Sangat Setuju”
memiliki nilai 14,7, “Setuju” memiliki nilai 60,0, “Tidak Setuju” memiliki nilai 20,7, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 4,5. Maka dari jawaban tersebut dapat diketahui banyak siswa setuju yang menjelaskan beberapa tes dan evaluasi yang diberikan sudah dikerjakan dengan baik dan sesuai instruksi.
Kemudian terdapat beberapa siswa tidak setuju yang menjelaskan tes dan evaluasi yang diberikan belum dikerjakan dengan baik. Hal tersebut menjadikan evaluasi kepada guru untuk memberikan intruksi pengerjaan tes dengan detail dan evaluasi yang lengkap.
b. Indikator Penilaian Pembelajaran
Dari data uji siswa dapat diketahui bahwa jawaban “Sangat Setuju”
memiliki nilai 19,2, “Setuju” memiliki nilai 63,8, “Tidak Setuju” memiliki nilai
13,6, dan “Sangat Tidak Setuju” memiliki nilai 3,4. Maka dari jawaban tersebut dapat diketahui banyak siswa setuju yang menjelaskan guru sudah memberikan rubrik penilaian dengan jelas dan penilaian dilakukan secara transparan sehingga siswa dan orang tua dapat mengakes hasil penilaian.
Kemudian terdapat beberapa siswa tidak setuju yang menjelaskan guru belum sepenuhnya memberikan rubrik dan penilaian secara jelas sehingga siswa belum memahami hasi penilaian yang telah diberikan. Hal tersebut menjadikan evaluasi bagi guru untuk menjelaskan rubrik dan penilaian kepada semua siswa secara detail dan terbuka.
Berdasarkan pembahasan diatas, dapat diketahui rata-rata persentase respon siswa terhadap pembelajaran daring PJOK menurut dimensi evaluasi.
Persentase siswa sangat setuju yaitu 16,95 %, setuju 61,9 %, tidak setuju 17,15%, dan sangat tidak setuju 3,95%. Dapat disimpulkan bahwa siswa setuju dengan pembelajaran daring PJOK karena rata-rata persentase terbesar pada setuju.
Dari ketiga dimensi yang sudah dijelaskan di atas, pembelajaran PJOK tetap dilaksanakan selama pandemi covid-19. Dalam pelaksanaannya terdapat perbedaan, dari yang biasanya pertemuan tatap muka berubah menjadi pembelajaran daring dengan memanfaatkan teknolgi demi memutus rantai penyebaran covid-19. Guru juga menyesuaikan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan kondisi pandemi covid-19 untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Pelaksanaan pembelajaran menggunakan aplikasi daring seperti whatsapp untuk memudahkan komunikasi dengan siswa dan pemberian tugas sebagai bahan evaluasi pembelajaran. Respon siswa terhadap pembelajaran daring sudah baik karena persentase setuju berdasarkan hasil angket yang telah diberikan. Meskipun demikian, terdapat beberapa siswa tidak setuju yang menjelaskan kendala pembelajaran daring karena beberapa faktor dilihat dari dimensi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.