• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Kereta Dorong Bayi Yang Lebih Ergonomis (Studi Kasus di Perusahaan Baby Champion).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Kereta Dorong Bayi Yang Lebih Ergonomis (Studi Kasus di Perusahaan Baby Champion)."

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

v Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK

Perusahaan pembuatan kereta dorong bayi “X” merupakan salah satu industri menengah yang berkembang cukup baik. Perusahaan “X” ini telah melakukan survey mengenai keinginan konsumen terhadap produk kereta dorong bayi. Oleh karena itu perusahaan ingin mengimplementasikan masukan-masukan dari konsumen secara nyata dalam kereta dorong bayi. Keinginan konsumen pada kereta dorong bayi ini antara lain adalah kereta dorong bayi yang kurang luas, kereta dorong bayi yang tidak memiliki tempat penyimpanan barang, dan kereta dorong bayi yang kurang aman pada mekanisme pengereman.

Dalam merancang kereta dorong bayi data-data yang dibutuhkan untuk perancangan ini yaitu data umum perusahaan kereta dorong bayi “X”, data antropometri anak usia 2 tahun yang meliputi tinggi anak, lebar bahu anak, tinggi badan duduk, tebal badan anak, lebar lengan, tinggi popliteal. Kemudian data produk pembanding yang meliputi lebar, tinggi, tebal tempat tidur, tinggi atap, panjang sandaran kaki dan lebar aksesoris. Data antropometri kemudian diolah dengan menggunakan uji kenormalan data, seragam, cukup, dan perhitungan persentil. Merk pembanding pada perancangan ini adalah merk Baby Elle, Chicco dan Graco.

Komponen-komponen yang akan dirancang pada kereta dorong bayi ini adalah tempat tidur bayi, tempat aksesoris, tinggi kereta dorong, diameter handel, tempat menyimpan barang, diameter aksesoris, tinggi pijakan kaki kemudian tombol handel yang dapat disesuaikan. Hasil perancangan pada komponen tempat tidur bayi meliputi panjang tempat tidur sebesar 95cm, lebar tempat tidur sebesar 40cm, tinggi kereta dorong sebesar 102cm, diameter handel sebesar 4.7cm, tempat penyimpanan barang dengan dimensi panjang 45cm, tinggi 25cm dan lebar 20cm, diameter aksesoris tempat penyimpanan botol sebesar 8cm, dan tinggi pijakan kaki sebesar 25cm

Pengujian data antropometri dalam perancangan ini menggunakan uji kenormalan data, seragam dan uji cukup, menghitung persentil dan melakukan

scoring concept yang kemudian dianalisis. Hasil analisis menyatakan bahwa produk pengembangan rancangan merupakan produk yang lebih baik dari ketiga produk merk pembanding karena produk rancangan memiliki keleluasaan tempat tidur, memiliki keamanan kereta dorong bayi, dan memiliki kemudahan dalam membawa kereta dorong bayi yang lebih baik dibandingkan dengan merk pembanding.

(2)

vi Universitas Kristen Maranatha

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1-1 1.2 Identifikasi Masalah... 1-2 1.3 Batasan masalah dan Asumsi... 1-2 1.4 Perumusan Masalah ... 1-3 1.5 Tujuan Penelitian ... 1-3 1.6 Sistematika Penelitian ... 1-3

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Definisi Ergonomi ... 2-1 2.2 Dasar Keilmuan Dari Ergonomi ... 2-1 2.3 Antropometri... 2-2 2.4 Antropometri Statis ... 2-3 2.5 Penerapan Data Antropometri ... 2-4 2.6 Konsep Perancangan Dan Pengukuran ... 2-5 2.7 Teknik Perancangan ... 2-5 2.8 Tahap Perancangan ... 2-6 2.9 Karakteristik Teknik Perancangan & Karakteristik Perancang ... 2-6 2.10 Prosedur Perancangan ... 2-7 2.11 Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Membuat Suatu Rancangan

(3)

vii Universitas Kristen Maranatha 2.12 Uji Kenormalan Data ... 2-8 2.13 Uji Keseragaman Data ... 2-8 2.14 Uji Kecukupan Data ... 2-9 2.15 Persentil ... 2-9 2.16 Metode Penilaian (Concept Scoring) ... 2-11

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Flowchart ... 3-1 3.2 Keterangan Flowchart ... 3-4

BAB 4 PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

4.1 Data Umum Perusahaan ... 4-1 4.2 Data Antropometri Anak Usia 2 Tahun ... 4-1 4.3 Ukuran Kereta Dorong Bayi Aktual ... 4-4 4.4 Pengolahan Data... 4-5 4.4.1 Pengolahan Data Tinggi Badan ... 4-7 4.4.2 Pengolahan Data Lebar Pinggang ... 4-12 4.4.3 Pengolahan Data Tinggi Badan Duduk ... 4-17 4.4.4 Pengolahan Data Tinggi Popliteal ... 4-21 4.4.5 Pengolahan Data Lebar bahu ... 4-26 4.4.6 Pengolahan Data Lebar Lengan Anak... 4-30 4.4.7 Pengolahan Data Tebal Badan ... 4-35

BAB 5 ANALISISDATA DAN USULAN

(4)

viii Universitas Kristen Maranatha 5.6 Komponen Kereta Dorong Bayi ... 5-17 5.7 Usulan Perancangan ... 5-17 5.8 Scoring Concept ... 5-20 5.8.1 Analisis Scoring Concept ... 5-21 5.9 Nilai Guna Produk ... 5-24

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

(5)

ix Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR TABEL

Tabel Judul Halaman

2.1 Rating 2-12

4.1 Data Antropometri Tinggi anak 4-1

4.2 Data Antropometri Lebar Pinggang 4-1

4.3 Data Antropometri Tinggi Badan Duduk 4-2

4.4 Data Antropometri Tinggi Popliteal 4-2

4.5 Data Antropometri Lebar Bahu 4-2

4.6 Data Antropometri Tebal Badan Anak 4-3

4.7 Data Antropometri Lebar Lengan 4-3

4.8 Uji Seragam Tinggi Anak 4-10

4.9 Uji Seragam Lebar Pinggang 4-14

4.10 Uji Seragam Tinggi Badan Duduk 4-19

4.11 Uji Seragam Tinggi Popliteal 4-23

4.12 Uji Seragam Lebar Bahu 4-28

4.13 Uji Seragam Lebar Lengan 4-32

4.14 Uji Seragam Tebal Badan 4-37

5.1 Tabel Rancangan 5-4

(6)

x Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GAMBAR

Gambar Judul Halaman

3.1 Flowchart 3-1

4.1 Gambar Aktual Kereta Dorong Baby Elle 4-4

4.2 Gambar Aktual Kereta Dorong Chicko 4-5

4.3 Gambar Aktual Kereta Dorong Graco 4-6

4.4 Gambar Langkah Uji Normal Tinggi Badan 4-7 4.5 Gambar Langkah Uji Normal Tinggi Badan 4-8 4.6 Gambar Langkah Uji Normal Tinggi Badan 4-8 4.7 Gambar Langkah Uji Normal Tinggi Badan 4-9 4.8 Gambar Langkah Uji Normal Tinggi Badan 4-9

4.9 Uji Seragam Tinggi Badan 4-11

4.10 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Pinggang 4-12 4.11 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Pinggang 4-13 4.12 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Pinggang 4-13 4.13 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Pinggang 4-14

4.14 Uji Seragam Lebar Pinggang 4-15

4.15 Gambar Langkah Uji Normal TBD 4-17

4.16 Gambar Langkah Uji Normal TBD 4-17

4.17 Gambar Langkah Uji Normal TBD 4-18

4.18 Gambar Langkah Uji Normal TBD 4-18

4.19 Gambar Uji Seragam TBD 4-20

4.20 Gambar Langkah Uji Normal TPO 4-21

4.21 Gambar Langkah Uji Normal TPO 4-22

(7)

xi Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GAMBAR (Lanjutan)

Gambar Judul Halaman

4.23 Gambar Langkah Uji Normal TPO 4-23

4.24 Gambar Uji Seragam TPO 4-24

4.25 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Bahu 4-26 4.26 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Bahu 4-26 4.27 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Bahu 4-27 4.28 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Bahu 4-27

4.29 Gambar Uji Seragam Lebar Bahu 4-29

4.30 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Lengan 4-30 4.31 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Lengan 4-31 4.32 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Lengan 4-31 4.33 Gambar Langkah Uji Normal Lebar Lengan 4-32

4.34 Gambar Uji Seragam Lebar Lengan 4-33

4.35 Gambar Langkah Uji Normal Tebal Badan 4-35 4.36 Gambar Langkah Uji Normal Tebal Badan 4-35 4.37 Gambar Langkah Uji Normal Tebal Badan 4-36 4.38 Gambar Langkah Uji Normal Tebal Badan 4-36

4.39 Gambar Uji Seragam Tebal Badan 4-38

5.1 Gambar 3D kereta dorong bayi 5-6

5.2 Gambar kain penyangga pada aksesoris 5-8

5.3 Gambar melipat kereta dorong 5-10

5.4 Gambar panjang tempat tidur bayi 5-11

5.5 Gambar lebar tempat tidur bayi 5-11

5.6 Gambar tinggi atap 5-12

5.7 Gambar tinggi kereta dorong 5-12

5.8 Gambar lebar pegangan pendorong 5-13

5.9 Gambar diameter genggam handel 5-13

(8)

xii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GAMBAR (Lanjutan)

Gambar Judul Halaman

5.11 Gambar tinggi pijakan kaki 5-14

5.12 Gambar dimensi tempat tas 5-14

5.13 Gambar diameter aksesoris 5-15

5.14 Gambar 2D 5-16

5.15 Gambar Penyimpanan Tas 5-18

5.16 Gambar mekanisme pengereman 5-18

5.17 Gambar Aksesoris 5-19

(9)

xiii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran A

Data Mentah (Data Antropometri Anak Usia 2 Tahun) Lampiran B

Data Aktual Kereta Dorong Bayi

Lampiran C

Lampiran Kurva Normal

Lampiran D

Data Antropomteri Orang Dewasa

Lampiran E

Data Antropomteri Tangan

Lampiran F

(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)

KOMENTAR DOSEN PENGUJI

Nama Mahasiswa : R.Indah Utami P

NRP : 0623048

Judul Tugas Akhir : Perancangan Kereta Dorong Bayi Yang Lebih Ergonomis

(Studi Kasus di Perusahaan Baby Champion)

Komentar – Komentar Dosen Penguji :

1. Referensi bab 2 & Daftar pustaka jumlahnya berbeda

2. Ukuran untuk kedalaman

3. Analisis masih kurang detail

(27)

DATA PENULIS

Nama : R.Indah Utami P

Tempat/ Tanggal Lahir : Bandung, 17 Maret 1988

Alamat : Komplek. Sukasari Indah no 31 Bandung

No. Telepon : 022- 5940597

HP : 081281320200

Pendidikan : TK. Patal Bandung

SDN Sukasari Indah Bandung

SD Dian Kencana Bandung

SLTP Negeri 11 Bandung

SMU Negeri 22 Bandung

(28)

1-1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Masalah

Perusahaan Baby Champion merupakan perusahaan pembuatan kereta dorong bayi yang berkembang cukup baik. Perusahaan ini telah melakukan survey mengenai keinginan konsumen terhadap produk kereta dorong bayi.

Oleh karena itu perusahaan “Baby Champion” yang bergerak dibidang

pembuatan kereta dorong bayi menginginkan adanya suatu perancangan untuk dapat mengembangkan produk yang ada agar dapat memiliki fungsi yang lebih baik dari kereta dorong pada umumnya sesuai dengan keinginan konsumen. Dimana keinginan konsumen dalam perancangan kereta dorong bayi ini antara lain adalah kereta dorong bayi yang kurang luas, kereta dorong bayi yang tidak memiliki tempat penyimpanan barang, dan kereta dorong bayi yang kurang aman pada mekanisme pengereman.

Sekarang ini kereta dorong bayi sering digunakan oleh para konsumen sambil berjalan – jalan ke mall. Mereka menyimpan tas atau perlengkapan

bayi didalam kereta dorong tersebut, tanpa memikirkan apakah itu aman atau tidak. Untuk itu perlu adanya suatu rancangan baru untuk kereta dorong bayi dengan memiliki berbagai macam fungsi, diantaranya dapat membawa perlengkapan bayi, dan memiliki fungsi yang aman dalam menjalankan kereta dorong bayi ini, tetapi juga dengan menggunakan konsep ergonomi dalam mendesainnya.

(29)

Bab 1 Pendahuluan 1-2

Laporan Tugas Akhir Universitas Kristen Maranatha

1.2Identifikasi Masalah

Masalah yang terdapat pada kereta dorong bayi tersebut antara lain adalah: 1. Bayi dirasa kurang nyaman

Didalam kereta dorong, bayi dirasa tidak nyaman, dikarenakan kereta dorong bayi yang digunakan seringkali dipakai untuk menyimpan barang di dalamnya dan kereta dorong bayi memiliki tempat yang kurang luas 2. Kereta dorong bayi hanya memiliki fungsi yang sederhana

Kereta dorong bayi yang ada, hanya memiliki fungsi untuk membawa bayinya saja, sedangkan pada kenyataannya sering kali digunakan untuk membawa barang atau tas perlengkapan untuk bayi

3. Kereta dorong bayi kurang aman

Kereta dorong bayi yang ada tidak memiliki keamanan yang pasti, dimana kereta dorong bayi kurang aman dari segi pengereman.

1.3Pembatasan Masalah dan Asumsi

Batasan Masalah

1. Perusahaan yang diamati adalah perusahaan Baby Champion 2. Jenis produk yang diamati adalah kereta dorong bayi

3. Perancangan kereta dorong bayi untuk 1 bayi

4. Ukuran antropometri yang digunakan adalah ukuran antropometri anak usia 2 tahun diambil dari puskesmas Cimahi

5. Data antropometri orang dewasa didapat dari buku “Ergonomi Konsep

Dasar dan Aplikasi” karangan Eko Nurmianto.

6. Yang digunakan sebagai merk pembanding adalah merk Baby Elle, Chicco, Graco

7. Barang yang dapat dibawa pada kereta dorong bayi adalah tas bayi yang berukuran: panjang 45cm, lebar 22cm, dan tinggi 20cm

8. Ukuran diameter tempat botol bayi 8 cm, kedalaman 6cm 9. Jumlah data yang digunakan 36 data

Asumsi

1. Data antropometri yang digunakan sebagai patokan ukuran orang dewasa

(30)

Bab 1 Pendahuluan 1-3

Laporan Tugas Akhir Universitas Kristen Maranatha Dasar dan Aplikasi” karangan Eko Nurmianto mewakili data yang

dibutuhkan.

2. Tingkat ketelitian 10%, dan tingkat kepercayaan 95%

3. Untuk lebar tempat tidur dan tinggi pijakan kaki pada perancangan diberi nilai allowance 10cm

1.4Perumusan Masalah

Terdapat beberapa perumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: 1. Bagaimana rancangan kereta dorong bayi saat ini pada umumnya?

2. Bagaimana bentuk dan ukuran yang dihasilkan dalam pengembangan rancangan ini?

3. Bagaimana usulan dari tempat penyimpanan barang?

4. Bagaimana usulan rancangan sistem mekanisme pengereman pada kereta dorong bayi?

1.5Tujuan penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:

1. Mengetahui rancangan kereta dorong bayi saat ini pada umumnya

2. Untuk dapat menganalisis dan mengusulkan bentuk dan ukuran yang dihasilkan dalam pengembangan rancangan ini

3. Untuk dapat menganalisis dan mengusulkan rancangan dari tempat penyimpanan barang

4. Untuk dapat menganalisis dan mengusulkan rancangan sistem mekanisme pengereman pada kereta dorong bayi

1.6 Sistematika Penulisan

BAB 1 PENDAHULUAN

(31)

Bab 1 Pendahuluan 1-4

Laporan Tugas Akhir Universitas Kristen Maranatha

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

Bagian ini berisi teori-teori, mengenai perancangan produk yang termasuk dalam studi bidang ergonomi yang menunjang penelitian yang dilakukan.

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

Berisi diagram alir proses pembuatan laporan ini dari awal penelitian/pengambilan data sampai dalam proses pembuatan laporannya, dengan penjelasan singkatnya.

BAB 4 PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Berisi data-data yang diambil dari pengamatan di lapangan dan pengolahannya.

BAB 5 PERANCANGAN DAN ANALISIS

Berisi analisis dari data-data yang diambil dari pengamatan dilapangan dengan analisis pengolahan datanya, juga memberikan usulan rancangan terbaik.

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

(32)

6-1 Universitas Kristen Maranatha

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1 Kesimpulan

1. Kereta dorong bayi yang kebanyakan beredar di masyarakat sekarang dirasa kurang memiliki kenyamanan untuk bayi, dikarenakan pada kereta dorong bayi tidak terdapat tempat penyimpanan perlengkapan bayi seperti tas bayi, sehingga seringkali barang bawaan disimpan didalam kereta dorong yang dimana dapat membuat bayi dirasa tidak nyaman. 2. Kereta dorong yang beredar di pasaran kurang memiliki keamanan

dalam menggunakan kereta dorong bayi tersebut, hal ini disebabkan karena bila pemegang kereta dorong bayi dilepas serinngkali kereta dorong bayi melaju dengan sendirinya terlebih lagi jika jalan agak menurun, hal ini menjadi kekhawatiran para pemilik kereta dorong bayi. Pada produk perancangan memiliki system pengereman yang baik, sehingga aman untuk digunakan.

3. Bentuk dan ukuran yang dihasilkan pada rancangan ini sebagian besar memiliki bentuk yang tidak beda jauh dengan kereta dorong bayi pada umumnya, hanya beberapa ukuran saja yang berbeda. Pada kereta dorong bayi rancangan ukuran yang digunakan berdasarkan ukuran yang dihitung berdasarkan ukuran data antropometri yang sudah disesuaikan, baik data antropometri untuk bayi maupun data antropometri untuk pendorong kereta dorong bayi.

(33)

Bab 6 Kesimpulan Dan Saran 6-2

Laporan Tugas Akhir Universitas Kristen Maranatha

4. Tempat penyimpanan tas bayi yang terdapat pada kereta dorong memiliki penyangga dibawahnya agar pada saat tas bayi dirasa berat, maka kain tempat menyimpan tas tidak mudah rusak.

5. Pada kereta dorong bayi rancangan terdapat sistem pengereman, dimana agar pemilik kereta dorong tidak merasa khawatir pada saat membawa kereta dorong tersebut, dimana pada saat tuas ditekan maka kereta dorong bayi baru dapat dijalankan, akan tetapi jika tuas dilepas maka kereta dorong bayi akan secara otomatis berhenti, juga pengereman ini terdapat pada roda depan dan belakang, hal inilah yang membuat kereta dorong rancangan dapat lebih aman untuk digunakan

6.2 Saran

1. Jika perusahaan ingin membuat kereta dorong bayi yang lebih baik, maka perusahaan dianjurkan untuk membuat kereta dorong bayi yang memiliki keamanan dalam menjalankan kereta dorong tersebut, karena keamanan kereta dorong sangat penting untuk diperhatikan.

2. Untuk rancangan berikutnya jika perusahaan ingin lebih dapat bersaing, maka perusahaan melakukan perancangan kereta dorong bayi yang dapat di bongkar pasang agar dapat digunakan untuk tempat duduk bayi di dalam mobil.

(34)

xiii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

1. Dosen dan Team Asisten Laboratorium Analisis Perancangan Kerja dan Ergonomi II. “Kumpulan Teori dan Diktat Kuliah Analisis Perancangan dan Ergonomi II”, Jurusan Teknik Industri, Universitas Kristen Maranatha,

Bandung, Indonesia, 2006.

2. Nurmianto, Eko. “Ergonomi : Konsep Dasar dan Aplikasinya”, Guna Widya,

Surabaya, Indonesia, 2003.

3. Walpole, Ronald.E.; Pengantar Statistika, Edisi Ketiga, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1993.

Gambar

Tabel Judul

Referensi

Dokumen terkait